Iwanbanaran.com – Cakkk….Kabar mega transfer akhirnya pecah juga. Setelah bertahun-tahun menjadi ikon sekaligus pahlawan pabrikan garputala, pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo, dipastikan RESMI bergabung dengan Repsol Honda / HRC untuk mengarungi musim MotoGP 2027! Yup… gosip yang tadinya rumor menjelang perubahan regulasi besar-besaran di 2027, sekarang sudah black on white alias sah! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??
Perhari ini cak…telah dikonfirmasi secara resmi bahwa mantan juara dunia MotoGP, Fabio Quartararo, akan memulai babak baru dalam karier kelas utamanya dengan bergabung bersama Honda untuk musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Pembalap asal Prancis ini telah menjadi pembalap Yamaha sepanjang kariernya di MotoGP, melakukan debutnya bersama tim satelit Petronas SRT pada tahun 2019 dan meraih gelar juara dunia di musim pertamanya sebagai pembalap tim pabrikan pada tahun 2021. Namun, rentetan kemenangan mulai surut pada paruh kedua musim 2022. Meskipun tetap menjadi pembalap andalan Yamaha, Quartararo hanya mampu meraih empat podium Grand Prix dalam empat musim terakhir.
Motor baru berteknologi V4 memang sempat diperkenalkan pada akhir tahun lalu, tetapi Quartararo secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap lambatnya kemajuan teknis tersebut. Kabar mengenai kesepakatannya dengan Honda pun merebak bahkan sebelum musim 2026 dimulai. Meskipun Honda juga mengalami masa-masa sulit dalam menghadapi keunggulan pabrikan-pabrikan Eropa di beberapa musim terakhir yang berujung pada hengkangnya Marc Marquez Quartararo bertaruh bahwa HRC mampu memanfaatkan transisi ke era mesin 850cc dan ban Pirelli untuk merebut kembali kejayaan mereka.
IWB sendiri meneliti pergerakan Quartararo selama dua musim terakhir. Dia memang vokal banget mengeluhkan performa YZR-M1 yang kalah perkasa dibanding pembalap Eropa. Walau Yamaha sudah merombak mesin hingga mendatangkan insinyur top, sepertinya daya pikat strategi jangka panjang Honda dengan mesin anyar 850cc di 2027 terlalu sulit untuk ditolak sang juara dunia 2021 ini.
“Ini adalah langkah besar dan keputusan sulit setelah bertahun-tahun yang indah bersama Yamaha. Namun, menyongsong era baru 2027, proyek yang ditawarkan HRC sangat fantastis. Saya lapar akan kemenangan baru!” ulas Fabio dalam rilis resminya.
Honda yang belakangan ini pincang dan berusaha bangkit dari masa-masa kelam pasca-era Marc Marquez, seolah mau membuktikan bahwa faktor finansial dan nama besar HRC tetap punya daya sedot magis buat pembalap kelas wahid.
Mengapa Harus 2027?
Nah, ini dia poin krusialnya cak…Musim 2027 adalah reset total bagi seluruh pabrikan MotoGP. Regulasi baru bakal merombak drastis:
-
Kapasitas mesin turun dari 1000cc ke 850cc.
-
Pengurangan perangkat aerodynamic (winglet makin dikecilkan).
-
Penghapusan total ride-height device (holeshot).
Di titik inilah HRC kabarnya menanamkan investasi ugal-ugalan demi membangun motor 850cc terbaik sejak lembar pertama. Quartararo melihat celah ini sebagai momen paling pas untuk “pindah rumah” tanpa perlu takut beradaptasi dengan karakter motor lama.
Last….Kepindahan Fabio Quartararo ke Honda ternyata juga dibarengin pengumuman resmi David Alonso yang diikat HRC multi year. Apakah ini artinya Alonso yang akan tandem dengan Fabio ?? atau Moreira ?? belum ada kepastian cak. Satu hal yang pasti, peta persaingan MotoGP 2027 dijamin bakal makin panas ! Apakah El Diablo bakal bisa kembali merengkuh mahkota juara dunia bersama Honda, atau malah apes? Monggo coret-oret di kolom komentar bawah! (iwb)




Ungkapan gembira juga dilontarkan langsung oleh Gusti Gede Winasa selaku Ketua XMOC Bali









Iwanbanaran.com – Cakkkk… bocorrr aluss, eh dudu bocor alus maneh iki, tapi wis resmi mbrojolll wkwkwkwk! Sampeyan sing wingi takon-takon spesifikasi detil soal Yamaha Aerox EV 2026 alias Aerox-e sing nembe rilis neng India, kene kene merapat cakkk! IWB wis berhasil ngeduk data jeroane sing luwih gamblang, terutama power karo top speed-e sing bikin penasaran. Kita kupas tuntas spesifikasi mesin listrik, tenaga, sampai kecepatan maksimal dari Yamaha Aerox EV 2026 yang baru saja mbrojol di India! Dan ternyata cak…weladalahhh banderolnya bikin muless rekkk….
Perlu dicatat, ini adalah torsi instan khas kendaraan listrik. Jadi begitu sampeyan betot selongsong gas, motor bakal langsung menjambak dlongop tanpa ada jeda sama sekali. Angka 48 Nm ini bahkan hampir tiga kali lipat dari torsi Aerox 155 konvensional. Sungguh performa yang nggilani untuk sebuah skutik perkotaan.
Berbicara soal sumber daya, Aerox EV menggendong dual baterai Lithium-ion dengan kapasitas total 3 kWh. Dalam kondisi terisi penuh, pihak pabrikan mengklaim motor ini dapat menjelajah hingga jarak 117 km. Jarak yang sudah sangat ideal untuk mengakomodasi mobilitas harian di dalam kota.


































