Author: Iwanbanaran

  • Breaking !! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??

    Breaking !! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??

    Iwanbanaran.comCakkk….Kabar mega transfer akhirnya pecah juga. Setelah bertahun-tahun menjadi ikon sekaligus pahlawan pabrikan garputala, pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo, dipastikan RESMI bergabung dengan Repsol Honda / HRC untuk mengarungi musim MotoGP 2027! Yup… gosip yang tadinya rumor menjelang perubahan regulasi besar-besaran di 2027, sekarang sudah black on white alias sah! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??

    Perhari ini cak…telah dikonfirmasi secara resmi bahwa mantan juara dunia MotoGP, Fabio Quartararo, akan memulai babak baru dalam karier kelas utamanya dengan bergabung bersama Honda untuk musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Pembalap asal Prancis ini telah menjadi pembalap Yamaha sepanjang kariernya di MotoGP, melakukan debutnya bersama tim satelit Petronas SRT pada tahun 2019 dan meraih gelar juara dunia di musim pertamanya sebagai pembalap tim pabrikan pada tahun 2021. Namun, rentetan kemenangan mulai surut pada paruh kedua musim 2022. Meskipun tetap menjadi pembalap andalan Yamaha, Quartararo hanya mampu meraih empat podium Grand Prix dalam empat musim terakhir.

    Motor baru berteknologi V4 memang sempat diperkenalkan pada akhir tahun lalu, tetapi Quartararo secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap lambatnya kemajuan teknis tersebut. Kabar mengenai kesepakatannya dengan Honda pun merebak bahkan sebelum musim 2026 dimulai. Meskipun Honda juga mengalami masa-masa sulit dalam menghadapi keunggulan pabrikan-pabrikan Eropa di beberapa musim terakhir yang berujung pada hengkangnya Marc Marquez Quartararo bertaruh bahwa HRC mampu memanfaatkan transisi ke era mesin 850cc dan ban Pirelli untuk merebut kembali kejayaan mereka.

    IWB sendiri meneliti pergerakan Quartararo selama dua musim terakhir. Dia memang vokal banget mengeluhkan performa YZR-M1 yang kalah perkasa dibanding pembalap Eropa. Walau Yamaha sudah merombak mesin hingga mendatangkan insinyur top, sepertinya daya pikat strategi jangka panjang Honda dengan mesin anyar 850cc di 2027 terlalu sulit untuk ditolak sang juara dunia 2021 ini.

    “Ini adalah langkah besar dan keputusan sulit setelah bertahun-tahun yang indah bersama Yamaha. Namun, menyongsong era baru 2027, proyek yang ditawarkan HRC sangat fantastis. Saya lapar akan kemenangan baru!” ulas Fabio dalam rilis resminya.

    Honda yang belakangan ini pincang dan berusaha bangkit dari masa-masa kelam pasca-era Marc Marquez, seolah mau membuktikan bahwa faktor finansial dan nama besar HRC tetap punya daya sedot magis buat pembalap kelas wahid.

    Mengapa Harus 2027?

    Nah, ini dia poin krusialnya cak…Musim 2027 adalah reset total bagi seluruh pabrikan MotoGP. Regulasi baru bakal merombak drastis:

    • Kapasitas mesin turun dari 1000cc ke 850cc.

    • Pengurangan perangkat aerodynamic (winglet makin dikecilkan).

    • Penghapusan total ride-height device (holeshot).

    Di titik inilah HRC kabarnya menanamkan investasi ugal-ugalan demi membangun motor 850cc terbaik sejak lembar pertama. Quartararo melihat celah ini sebagai momen paling pas untuk “pindah rumah” tanpa perlu takut beradaptasi dengan karakter motor lama.

    Last….Kepindahan Fabio Quartararo ke Honda ternyata juga dibarengin pengumuman resmi David Alonso yang diikat HRC multi year. Apakah ini artinya Alonso yang akan tandem dengan Fabio ?? atau Moreira ?? belum ada kepastian cak. Satu hal yang pasti, peta persaingan MotoGP 2027 dijamin bakal makin panas ! Apakah El Diablo bakal bisa kembali merengkuh mahkota juara dunia bersama Honda, atau malah apes? Monggo coret-oret di kolom komentar bawah!  (iwb)

  • Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru !!

    Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….regulasi teknis anyar MotoGP 2027 yang menurunkan kapasitas mesin jadi 850 cc dan memangkas perangkat aerodinamika ternyata masih belum bikin sang Juara Dunia 8 kali ini puas seratus persen. Marc Marquez secara terbuka angkat bicara mengenai regulasi 2027 tersebut. Menurut doi, perubahan yang bakal diterapkan Dorna dan FIM nanti sebenarnya sudah ke arah yang benar, tapi jujur doi berharap pemangkasan sektor aerodinamika bisa dilakukan lebih ekstrem lagi! Cekidot detailnya, Cak!

    Dalam wawancara terbarunya, Marc Marquez membeberkan pandangannya mengenai pergeseran regulasi dari mesin 1000 cc ke 850 cc. Menurut Marc, penurunan kapasitas mesin tentu bakal memangkas top speed dan potensi kecelakaan fatal di trek-trek lurus panjang. Namun, poin utama yang bikin balapan MotoGP zaman now makin sulit melakukan overtaking alias aksi salip-menyalip justru ada di sektor aerodinamika (downforce/wings)!

    “Penurunan ke mesin 850 cc dan pengurangan aero adalah langkah yang bagus, tapi jujur saya berharap mereka mengurangi aerodinamika lebih banyak lagi,” ungkap Marc.

    Mengapa Marc begitu menyoroti sektor aero ini, Cak?

    1. Turbulensi / Dirty Air: Keberadaan winglet dan fairing canggih menciptakan pusaran angin kotor di belakang motor. Hal ini membuat pembalap di belakangnya sangat sulit menempel ketat saat cornering.

    2. Ban Depan Cepat Panas: Efek downforce berlebih mendorong ban depan terlalu keras ke aspal, bikin suhu dan tekanan ban depan melonjak drastis (overheating) begitu menempel motor lain.

    3. Faktor Pembalap Makin Terdegradasi: Marc menilai bahwa makin rumit sistem aerodinamika dan ride-height device, makin kecil porsi skill murni pembalap untuk membuat perbedaan di lintasan.

    Kembali ke “Pure Riding”: Harapan Marc Buat Balapan Masa Depan

    Marc Marquez yang tumbuh di era motor balap “konvensional” tanpa winglet raksasa mengaku rindu dengan era balapan yang murni mengandalkan kontrol throttle, manajemen ban, dan keberanian manuver di cornering.

    Doi menilai, regulasi 2027 memang sudah menghapus holeshot device dan ride-height device (perangkat pengatur ketinggian motor), yang mana itu merupakan kabar sangat bagus. Namun untuk urusan wings atau sayap aerodinamika, porsi pengurangan yang ditetapkan FIM dinilai Marc masih memberi celah bagi para insinyur pabrikan untuk terus mengeksploitasi downforce.

    “Saat aerodinamika dikurangi secara signifikan, balapan akan kembali menjadi lebih manuverabel, aksi salip-menyalip bakal lebih sering terjadi, dan peran pembalap akan kembali menjadi faktor penentu utama,” tambah sang rider Spanyol.

    Last….apa yang dikatakan Marc Marquez ini memang mewakili jeritan hati banyak pecinta balap sejati, Cak! Regulasi 2027 dengan mesin 850 cc dan penghapusan ride-height device memang sudah merupakan kemajuan besar untuk meredam kecepatan gila-gilaan MotoGP modern. Tapi selama porsi winglet dan aerofairing masih dominan, tantangan dirty air saat overtaking bakal tetap ada. Piye menurut sampeyan, Cak? Setuju nggak sama Marc Marquez kalau sayap-sayap di motor MotoGP harusnya dibabat habis biar balapan makin seru dan banyak aksi salip-menyalip? (iwb)

  • Tips cari Motor listrik Bekas….harga Batereinya bikin dengkul lemesss !!

    Tips cari Motor listrik Bekas….harga Batereinya bikin dengkul lemesss !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….tren kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) di Indonesia makin hari makin menjamur. Nah, seiring berjalannya waktu, pasar motor listrik bekas alias mokas EV juga mulai ramai bertebaran di pasaran. Pertanyaannya… Apakah motor listrik bekas itu masih layak dibeli, atau malah bikin kantong jebol buat perbaikan? Nah, kali ini IWB bakal bedah penjelasan mendalam dari pakar bengkel spesialis motor listrik biar sampeyan nggak salah langkah. Cekidot, Cak! (more…)

  • Pamer kualitas produk…Yamaha ajak Komunitas Grebek Pabrik Pulogadung !!

    Pamer kualitas produk…Yamaha ajak Komunitas Grebek Pabrik Pulogadung !!

    Iwanbanaran.com – Caakkk…..Pamer kualitas produk…Yamaha ajak Komunitas Grebek Pabrik Pulogadung ! Betul cak…anak-anak komunitas Maxi Yamaha dari Pulau Dewata alias XMAX Owners Community (XMOC) Bali diajak langsung ke markasa besar pabrik YIMM. Nggak tanggung-tanggung, mereka diboyong langsung untuk melihat “dapur” rahasia perakitan pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Pulogadung, Jakarta Timur pada 1 Juli 2026 kemarin! IWB catat, momen ini terasa makin spesial karena pas banget bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-71 Yamaha Motor Company (YMC)….

    Melihat langsung proses produksi skutik besar sekelas XMAX jelas bukan pengalaman sembarangan. Puluhan member XMOC Bali yang hadir diajak keliling melahap seluruh rangkaian lini produksi. Mulai dari engine assy process (perakitan mesin), body assy process (perakitan bodi), sampai ke tahap final inspection yang super ketat sebelum motor dilepas ke pasar. Sampeyan tahu sendiri kan, Yamaha XMAX ini merupakan produk berstandar global yang tidak cuma dijual untuk pasar lokal, tapi juga diekspor ke berbagai belahan dunia. Jadi wajar kalau QC (Quality Control) dan standar kepresisian di pabrik Pulogadung ini dibuat presisi tanpa ampun!

    Rifki Maulana selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT YIMM menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen Yamaha untuk terus merangkul dan menjaga kepercayaan konsumen setianya.

    “Kami menerima kedatangan XMAX Owners Community yang berkesempatan mengunjungi pabrik Yamaha di area Head Office Pulogadung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami memperarat hubungan dengan konsumen maupun komunitas… Kami senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan optimal dengan menjaga kualitas proses produksi, termasuk untuk XMAX sebagai produk global yang juga diekspor.” ungkap Rifki.

    Ungkapan gembira juga dilontarkan langsung oleh Gusti Gede Winasa selaku Ketua XMOC Bali. Ia mengaku puas banget bisa melihat sendiri bagaimana racikan motor kesayangannya diproduksi secara profesional.

    “Terimakasih Yamaha sudah memberikan kesempatan kepada XMOC Bali untuk factory visit dengan sambutan yang hangat. Jadi pengalaman melihat langsung proses produksi motor Yamaha, dan kesempatan ini tidak setiap saat bisa didapatkan. Terbukti kualitasnya, saya sebagai pengguna XMAX merasakan kenyamanan, ditambah lagi dengan after sales yang sangat bagus dan sparepart harganya terjangkau,” puji Gusti.

    Nah… ini yang luar biasa! Setelah puas melihat rahasia perakitan di Jakarta, rombongan XMOC Bali tidak langsung pulang naik pesawat atau naik bus, melainkan lanjut TOURING DARAT balik ke Bali!

    Mengandalkan armada Yamaha XMAX dan TMAX, mereka start turing dari Bandung menembus jalur indah Ciwidey, Naringgul, hingga tembus Pangandaran. Tidak berhenti di situ, perjalanan dilanjutkan melibas Yogyakarta, Malang, hingga nantinya bakal finis kembali di Pulau Bali! Sadizzz sih ini cak…(iwb)

  • Tantang Aerox – Airblade !! WMoto Griffin 205 Terbaru resmi dirilis….Serem nihhh powernya !

    Tantang Aerox – Airblade !! WMoto Griffin 205 Terbaru resmi dirilis….Serem nihhh powernya !

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar skuter matik (skutik) sporty makin memanas dengan hadirnya model terbaru garapan MForce Bike Holdings, yaitu WMoto Griffin 205. Setelah sebelumnya diperkenalkan ke publik di ajang Malaysia Bike Show (MBS), skutik bongsor bergaya crossover ini secara resmi telah didistribusikan dan tiba di jaringan pengedar resmi MForce. Yup…Tantang Aerox – Airblade !! WMoto Griffin 205 Terbaru resmi dirilis….Serem nihhh powernya !

    Salah satu hal paling menarik dari WMoto Griffin 205 terletak pada bahasa desainnya cak. Lhaa piyeee…menilai tampilannya, motor ini seperti perpaduan atau “gado-gado” antara Yamaha Aerox dan Yamaha XMAX.

    • Sisi Bodi & Buritan (Nuansa Aerox):

      Melihat siluet bodi samping hingga ke belakang, tarikan garis tegas, fairing tajam, dan bentuk buritan meruncing sangat mirip dengan karakter sporty Yamaha Aerox. Penambahan aksesori sporty winglet di area bodi depan makin menguatkan aura balap dan agresif pada skutik ini.

    • Fascia & Wajah Depan (Nuansa XMAX):

      Namun ketika menatap bagian depan, pandangan langsung tertuju pada bentuk headlight dan fascia depan yang gagah. Desain lampu depannya memberikan aura gahar dan lebar khas skutik premium seperti Yamaha XMAX.

    Meskipun berpenampilan padat dan bervolume, WMoto Griffin 205 tergolong relatif ringan dengan bobot kering sekitar 126 kg. Ketinggian joknya diset pada angka 790 mm, cukup ramah untuk postur tubuh pengendara Asia. Namun dari semuanya cak…yang sangarrr adalah powernyaaaaa !!

    Betul cak…WMoto Griffin 205 tidak hanya sekadar menjual tampilan. Sektor dapur pacunya dibekali mesin satu silinder, 4-langkah, 4-katup, berpendingin cairan dengan kapasitas bersih 198,8 cc. Spesifikasi teknis mesin ini sanggup memuntahkan tenaga hingga Tenaga Maksimum: 19,4 HP (14,5 kW) pada 8.250 RPM dan Torsi Maksimum: 17,4 Nm pada 6.250 RPM. Waah ini sih Aerox, Airblade ataupun Vario nyerah cak. Lha wong kubikasinya gede benerrrr !! Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis CVT. Performa ini jelas berada di atas rata-rata skutik kelas 150–160 cc yang beredar di pasaran, pasti akan memberikan respons akselerasi yang mantap untuk mobilitas perkotaan maupun touring. WMoto tergolong royal dalam menyematkan teknologi modern pada Griffin 205. Berikut Beragam fitur canggih pendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara sudah tersedia sebagai kelengkapan standar:

    1. Sistem Keselamatan Aktif:

      Pengereman cakram di kedua roda sudah dilengkapi sistem Dual-Channel ABS serta Traction Control System (TCS) untuk mencegah roda selip saat berakselerasi di jalan licin.

    2. Kamera Perekam Perjalanan (Riding Recorder / Dashcam):

      Salah satu fitur langka bawaan pabrik adalah integrasi kamera dashcam di bagian depan yang dapat dihubungkan langsung ke ponsel pintar via aplikasi (seperti Road Cam app).

    3. Panel Instrumen Layar TFT Warna:

      Informasi berkendara disajikan secara digital dan modern melalui layar TFT berwarna yang dapat terkoneksi dengan smartphone via aplikasi CarBit Ride.

    4. Sistem Pencahayaan Full LED:

      Lampu depan, belakang, hingga lampu sein sudah mengadopsi teknologi LED untuk pencahayaan optimal.

    5. Kapasitas Tangki BBM Besar (11 Liter):

      Kapasitas tangki bensin hingga 11 liter membuat skutik ini mampu menempuh jarak jauh tanpa perlu sering mampir ke SPBU.

    6. Kepraktisan Lainnya:

      Hadir dengan sistem penguncian Keyless (smart key), port USB charging (Type-A dan Type-C), suspensi belakang bermodel ganda dengan sub-tank (tabung minyak tambahan), serta velg 14 inci.

    Last…Jelas cak dengan mengusung harga yang terjangkau serta spesifikasi mesin dan fitur yang tergolong “overpower” di kelasnya, WMoto Griffin 205 siap menjadi alternatif menarik dari dominasi skutik Jepang. Untuk pasar Malaysia sendiri, WMoto Griffin 205 dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, yakni RM8,888 (belum termasuk asuransi dan pajak jalan). Jika dikonversikan ke Rupiah, harganya berada di kisaran Rp31 juta – Rp34 jutaan. WMoto menawarkan empat pilihan warna menarik Glacier Grey, Action Blue, Xtreme White serta Nitro Red. Setiap pembelian juga menyertakan jaminan garansi pabrikan selama 2 tahun atau 20.000 km. Sadisss tooo. Nah untuk memberikan gambaran detilnya berikut beberapa foto WMoto Griffin 205….piye cakkk, menggoda celengan oraaa menurut sampeyan ??? (iwb)

  • Freddie Spencer : ” Salah kalau meremehkan Marquez…” !!

    Freddie Spencer : ” Salah kalau meremehkan Marquez…” !!

    Iwanbanaran.com – Cakk….Juara dunia tiga kali Freddie Spencer memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang meragukan ancaman Marc Márquez di MotoGP, dengan menegaskan bahwa mencoret megabintang asal Spanyol tersebut dari daftar favorit juara adalah sebuah “kesalahan.” Dalam sebuah wawancara eksklusif yang luas, legenda asal Amerika Serikat tersebut membedah lanskap MotoGP saat ini, menawarkan wawasan unik tentang evolusi kejuaraan, nasib para pembalap utama, dan masa depan olahraga ini di bawah Liberty Media.

    Spencer, yang terkenal karena berhasil meraih gelar juara dunia kelas 250cc dan 500cc di musim yang sama, tidak ragu sedikit pun tentang tuntutan luar biasa dari motor MotoGP modern. “Motor saat ini sangat rumit dan menuntut begitu banyak dari para pembalap karena kecepatan dan elektroniknya. Segalanya terjadi sangat cepat dan itu luar biasa menuntut. Di era kami, situasinya juga sulit, tetapi karena alasan yang berbeda. Motor kami tidak terprediksi karena tidak memiliki elektronik atau alat modern. Sekarang, motor menyalurkan tenaga dengan lebih mulus berkat elektronik—tetapi performanya jauh lebih tinggi,” jelas Spencer.

    Ia menyoroti bagaimana margin yang sangat tipis kini menentukan kejuaraan, dengan kesetaraan di antara pabrikan dan pembalap yang memperbesar dampak dari setiap kesalahan kecil. “Para pembalap terus-menerus berada di batas maksimal, sama seperti kami dulu, tetapi karena alasan yang berbeda. Hari ini, segalanya jauh lebih setara dan kesalahan terkecil sekalipun bisa menjadi pembeda,” ujar Spencer.

    Beralih ke Marco Bezzecchi, Spencer mengakui kecepatan murni pembalap Italia tersebut, namun menunjuk pada serangkaian nasib buruk yang menghambat musimnya. “Jika Anda melihat Bezzecchi, kecepatannya masih ada seperti biasa. Apa yang hilang darinya adalah keberuntungan. Ada banyak hal yang tidak berjalan sesuai harapannya saat ini, dan itu sangat disayangkan—terutama apa yang terjadi di Sachsenring, di mana ia terjatuh dan akhirnya mengalami patah beberapa tulang.” Terlepas dari kemunduran tersebut, Spencer menegaskan bahwa Bezzecchi tetap menjadi salah satu tokoh kunci di kategori ini, dan hasil balapannya baru-baru ini tidak mencerminkan potensi aslinya.

    Mengenai topik Marc Márquez, ikon balap Amerika tersebut berbicara dengan sangat jelas: “Marc harus selalu ada di antara para favorit juara. Anda tidak akan pernah bisa mencoret pembalap seperti dia dari peta persaingan. Dia adalah Marc Márquez.” Spencer mengaitkan ketatnya kejuaraan ini dengan adanya banyak pesaing, namun menekankan pengalaman dan bakat pembalap Spanyol tersebut sebagai faktor penentu.

    Spencer juga menyayangkan penurunan jumlah juara asal Amerika di MotoGP, dengan mengaitkannya bukan pada kurangnya bakat, melainkan pada hilangnya struktur dasar balapan di Amerika Serikat. “Ketika saya masih kecil, ada banyak kompetisi lokal di mana Anda bisa memulainya sejak sangat muda. Ada lintasan-lintasan kecil di mana-mana, yang memungkinkan Anda mendapatkan pengalaman sejak usia empat atau lima tahun. Hal itu hampir hilang sekarang.” Sebaliknya, ia memuji sistem pengembangan yang terorganisir di Spanyol dan Italia, dengan argumen bahwa juara MotoGP asal Amerika berikutnya harus mencapai level yang lebih tinggi lagi untuk menyamai kemajuan Eropa.

    Terakhir, Spencer mengungkapkan optimisme yang hati-hati terkait masuknya Liberty Media ke MotoGP. “Kita semua berharap Liberty Media melanjutkan kerja keras yang telah dilakukan oleh Carmelo Ezpeleta dan Dorna selama bertahun-tahun. Mereka pasti akan membawa lebih banyak uang dan eksposur internasional, seperti yang mereka lakukan pada Formula 1, tetapi saya berharap mereka melakukannya secara produktif dan menghormati apa yang membuat MotoGP menjadi spesial.” Ia menambahkan bahwa investasi baru bisa menjadi krusial untuk membangun kembali balapan akar rumput di AS: “Yang kami butuhkan adalah lebih banyak peluang bagi anak-anak muda untuk balapan dan mendapatkan pengalaman sejak usia dini. Itulah yang kami miliki dulu, dan itulah yang dibutuhkan dunia motor Amerika untuk bangkit kembali.” serunya…(iwb)

  • Breaking !! Yamaha Resmi Rilis Aerox EV 2026….harganya Mikin Mulessss !!!

    Breaking !! Yamaha Resmi Rilis Aerox EV 2026….harganya Mikin Mulessss !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… bocorrr aluss, eh dudu bocor alus maneh iki, tapi wis resmi mbrojolll wkwkwkwk! Sampeyan sing wingi takon-takon spesifikasi detil soal Yamaha Aerox EV 2026 alias Aerox-e sing nembe rilis neng India, kene kene merapat cakkk! IWB wis berhasil ngeduk data jeroane sing luwih gamblang, terutama power karo top speed-e sing bikin penasaran. Kita kupas tuntas spesifikasi mesin listrik, tenaga, sampai kecepatan maksimal dari Yamaha Aerox EV 2026 yang baru saja mbrojol di India! Dan ternyata cak…weladalahhh banderolnya bikin muless rekkk….

    Jujur, pas IWB melihat lembar spesifikasinya, IWB langsung geleng-geleng kepala. Ternyata pabrikan garputala tidak main-main dalam meracik jeroan motor setrum yang satu ini. Karakter sporty Aerox benar-benar diterjemahkan ke dalam performa instan.

    Mari kita bedah sektor dapur pacunya, cak!

    Yamaha Aerox EV ini dibekali dengan motor penggerak listrik berkekuatan peak power hingga 9,4 kW atau setara dengan 12,6 HP. Kalau melihat angka tenaganya, memang terasa beda tipis dengan versi bensin. Tapi tunggu dulu, mari kita tengok torsinya. Biyunggg… torsi puncaknya tembus di angka 48 Nm!

    Perlu dicatat, ini adalah torsi instan khas kendaraan listrik. Jadi begitu sampeyan betot selongsong gas, motor bakal langsung menjambak dlongop tanpa ada jeda sama sekali. Angka 48 Nm ini bahkan hampir tiga kali lipat dari torsi Aerox 155 konvensional. Sungguh performa yang nggilani untuk sebuah skutik perkotaan.

    Lalu bagaimana dengan top speed alias kecepatan maksimalnya?

    Untuk urusan kecepatan, Yamaha India membatasi top speed Aerox EV ini di angka 95 km/jam. Langkah ini sengaja diambil demi menjaga efisiensi konsumsi daya baterai dan faktor keselamatan. Namun, Yamaha menyematkan fitur penolong berupa Boost Mode. Jadi saat sampeyan membutuhkan akselerasi instan untuk mendahului kendaraan di depan, tinggal pencet tombol tersebut dan motor akan melesat lebih responsif. Selain itu, ada juga fitur Reverse Mode (mode mundur) untuk memudahkan parkir, mengingat bobot motor ini naik menjadi 139 kg akibat kompartemen baterai.

    Berbicara soal sumber daya, Aerox EV menggendong dual baterai Lithium-ion dengan kapasitas total 3 kWh. Dalam kondisi terisi penuh, pihak pabrikan mengklaim motor ini dapat menjelajah hingga jarak 117 km. Jarak yang sudah sangat ideal untuk mengakomodasi mobilitas harian di dalam kota.

    Namun, konsekuensi dari semua teknologi premium ini ada pada harganya. Di pasar India, Aerox EV dipasarkan dengan harga 2.82 Lakh Rupee atau jika dikonversikan ke mata uang kita tembus di angka Rp 52 jutaan! Sebuah nominal yang menempatkannya sebagai skutik termahal di kelasnya. Asli cak…harganya bikin mules.  Nah, seluruh data detail mulai dari tenaga 9,4 kW, torsi badak 48 Nm, hingga top speed 95 km/jam sudah IWB jembreng habis ya. Kira-kira kalau motor ini masuk ke Indonesia dengan rentang harga Rp 50 jutaan, sampeyan tertarik untuk meminangnya tidak? Monggo coret-coret komentarmu di bawah, cak! (iwb)

  • Breaking !! Pecco masuk Meja Operasi…lhoo kenapa ????

    Breaking !! Pecco masuk Meja Operasi…lhoo kenapa ????

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Mengambil momentum libur paruh musim MotoGP 2026, pembalap utama Ducati Lenovo Team, Francesco “Pecco” Bagnaia, mengambil langkah medis krusial dengan masuk meja operasi. Lhoo kenapa ??

    Jadi cak…Pecco menjalani operasi fasciotomi endoskopi guna mengatasi sindrom kompartemen (arm pump) pada lengan kanan bawahnya. Operasi yang berlangsung pada hari Rabu (15/7/2026) waktu setempat di Klinik Ortopedi Policlinico di Modena ini dipimpin langsung oleh Profesor Luigi Tarallo dan di bawah arahan Profesor Fabio Catani. Pihak Ducati mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian prosedur medis berjalan dengan sukses tanpa adanya komplikasi apa pun.

    Keputusan Pecco untuk naik meja operasi di tengah libur musim panas (summer break) memunculkan analisis baru di kalangan pengamat paddock. Sepanjang paruh pertama musim 2026, Bagnaia kerap mengeluhkan hilangnya feel berkendara serta kendala daya cengkeram (grip) pada motor Desmosedici GP-nya. Namun dengan adanya tindakan operasi ini, banyak pihak berspekulasi bahwa masalah performa yang dialaminya tidak murni bersumber dari aspek teknis motor, melainkan keterbatasan fisik akibat arm pump yang selama ini ia tahan. Sindrom kompartemen membuat aliran darah di lengan tersumbat akibat tekanan otot ekstrem saat deselerasi, menyebabkan lengan menjadi kaku, mati rasa, dan kehilangan sensitivitas presisi saat mengendalikan motor MotoGP yang sangat bertenaga.

    Dengan menjalani operasi di awal jeda musim panas, Bagnaia memiliki jendela waktu pemulihan yang cukup ketat sebelum paruh kedua kompetisi kembali bergulir di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 7-9 Agustus 2026. Ducati mengonfirmasi bahwa setelah operasi ini, Pecco akan langsung memulai program pemulihan dan rehabilitasi yang telah dijadwalkan agar siap kembali beraksi di lintasan tepat waktu. Hingga paruh pertama musim 2026 berakhir, juara dunia dua kali ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 143 poin. Meski sempat menunjukkan taji lewat raihan empat podium Grand Prix berturut-turut serta kemenangan Sprint Race di Brno, Pecco kini tertinggal 65 poin dari Jorge Martín yang kokoh memimpin puncak klasemen. Dengan 11 putaran tersisa di paruh kedua musim, kesembuhan total lengan kanan ini akan menjadi penentu utama apakah Pecco mampu kembali masuk ke dalam jalur perebutan takhta juara dunia MotoGP 2026….(iwb)

  • Lorenzo sebut Marquez punya 3 Senjata Rahasia kalahkan Martin !!!

    Lorenzo sebut Marquez punya 3 Senjata Rahasia kalahkan Martin !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Mantan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, memberikan analisis tajam mengenai peta persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini. Lorenzo secara khusus menyoroti peluang mantan rival sengitnya, Marc Marquez, yang dinilainya memegang kendali krusial lewat tiga keunggulan utama yang tidak dimiliki pembalap lain. Menurut Lorenzo, meski persaingan di papan atas sangat ketat, Marquez memiliki “tiga kartu as” di lengannya yang bisa menjadi penentu di paruh kedua musim. Lho kok isooo ??

    Menurut Jorge cak…Kartu as pertama adalah faktor psikologis. Lorenzo menekankan bahwa dari seluruh penantang gelar saat ini, Marquez adalah pembalap dengan koleksi gelar juara dunia terbanyak di kelas utama. Pengalaman menghadapi tekanan mental di momen-momen krusial akhir musim menjadi modal yang sangat mahal, sesuatu yang masih harus dibuktikan oleh para rivalnya yang lebih muda. Kartu as kedua terletak pada penguasaan motor. Lorenzo melihat Marquez kini telah mencapai tingkat menyatu (chemistry) yang luar biasa dengan motor Ducati Desmosedici. Karakter menikung Marquez yang agresif kini sudah sepenuhnya terakomodasi oleh keunggulan teknis motor terkuat di grid tersebut, menjadikannya ancaman konstan di setiap sirkuit, baik dalam kondisi kering maupun basah.

    Kartu as ketiga adalah momentum dan tekanan yang justru lepas dari pundaknya. Setelah melewati masa-masa sulit cedera beberapa tahun lalu, Marquez membalap dengan kegembiraan dan determinasi tinggi tanpa beban masa lalu. Hal ini membuatnya berani mengambil risiko di sirkuit pada level yang bisa menciutkan nyali pembalap lain saat duel wheel-to-wheel. Lorenzo menyimpulkan bahwa jika Marquez mampu menjaga konsistensi dan menghindari kesalahan sendiri (unforced errors), tiga keunggulan ini akan langsung mengarahkannya pada trofi juara dunia di akhir musim…

    ” Dia punya tiga kartu yang tidak dimiliki pembalap lain: Aragon, Phillip Island, dan Valencia. Semua sirkuit yang berputar berlawanan arah jarum jam (counter-clockwise). Jika dia tiba di sana dengan selisih poin di klasemen yang masih sangat ketat, dia bisa mendapatkan keunggulan kompetitif yang signifikan. Pembalap lain tidak memiliki senjata penentu seperti itu. Saya percaya, ketika dia tiba di sirkuit dengan dominasi tikungan kiri seperti ketiga trek ini, dia punya peluang menang sebesar delapan puluh hingga sembilan puluh persen. Sebaliknya, di lintasan dengan tikungan kanan, semuanya jauh lebih berimbang. Kejuaraan Dunia ini benar-benar menjadi sangat menarik.” tutup Lorenzo. Piye cak…sampeyan setuju dengan Jorge ??? (iwb)

  • Tangis Warnai Kontes Layanan Honda Nasional KLHN 2026…Nazar Umrohkan Orang tua !!

    Tangis Warnai Kontes Layanan Honda Nasional KLHN 2026…Nazar Umrohkan Orang tua !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..terharu dan sulit untuk membendung air mata ketika melihat tangis salah satu peserta Kontes Layanan Honda Nasional KLHN 2026. Diyah Dwi Darmi (Tunas Dwipa Matra) sukses membuat juri tersentuh dan bangga melihat perjuangan salah satu peserta yang berlaga dalam Customer Retention Officer (CRO). Diyah yang memang lugas, tegas serta menguasai betul materi dengan sangat baik tersebut dipancing tentang nazarnya jika menang. Dan dengan isak nahan tangis, dia ternyata berniat ingin mengumrohkan orang tuanya. ” Tabungan sudah ada tapi belum cukup, kalau saya menang nanti bisa nambahin untuk memberangkatkan kedua orang tua saya…” serunya. Luarrr biasa cakkkk…

    Di 2026 ini Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat lini pelayanan konsumen dengan merampungkan ajang bergengsi Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2026. Memasuki edisi penyelenggaraan yang ke-17, kompetisi tahun ini mengusung tema besar “Metamorforself”, sebuah ajakan bagi seluruh garda terdepan Honda untuk terus bertransformasi demi menghadirkan pelayanan yang berbasis empati, lebih personal, dan adaptif terhadap kebutuhan konsumen modern. Alhamdulilah cak…IWB sudah menjadi juri KLHN ini sekitar 5 tahun lalu termasuk tahun ini sehingga IWB paham betul seperti apa kualitas para peserta KLHN….

    Ajang tahun ini mencatatkan antusiasme luar biasa dengan diikuti oleh 9.449 peserta dari seluruh penjuru tanah air, menandai peningkatan jumlah partisipan dibanding tahun sebelumnya. Melalui seleksi ketat dan berjenjang yang diadakan oleh 29 Main Dealer Honda di tingkat regional, para finalis terbaik disaring untuk memperebutkan takhta juara pada babak final nasional yang berlangsung di Jakarta pada 13–16 Juli 2026. General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division AHM, Antok Yuniarso, membeberkan sebuah fakta menarik. Lewat KLHN ini, AHM sebenarnya sedang membangun fondasi bisnis jangka panjang melalui pemerataan kualitas pelayanan di seluruh diler tanah air.

    Logikanya sangat simpel tapi mematikan:

    1. Melahirkan Konsumen Loyal: Layanan mumpuni berlandaskan empati melahirkan kepuasan. Begitu konsumen puas dengan frontliner, diler, atau mekanik AHASS-nya, mereka otomatis menjadi loyalis yang enggan berpaling ke merek lain saat ingin menambah atau mengganti motor baru.

    2. The Power of Word of Mouth: Konsumen yang puas tidak akan diam, cakk! Mereka bakal merekomendasikan diler atau produk Honda tersebut ke keluarga, tetangga, hingga teman tongkrongan. Rekomendasi organik inilah yang pelan-pelan tapi pasti mendongkrak keran penjualan diler secara masif tanpa perlu bakar duit iklan!

    Bayangkan, cakk… para finalis dari berbagai daerah berkumpul di Jakarta. Mereka saling bertukar cerita mengenai kendala riil di lapangan serta bagaimana cara mengatasinya dengan pendekatan terbaik. Begitu kompetisi selesai, mereka tidak pulang dengan tangan kosong. Mereka membawa pulang insight segar, strategi mutakhir, dan energi baru untuk langsung diterapkan di diler masing-masing. Hasilnya? Standar pelayanan diler di daerah pun ikut terkerek naik, setara dengan standar diler di kota-kota besar. Pemerataan kemampuan inilah yang menjaga fondasi kokoh bisnis AHM di tengah gempuran persaingan industri roda dua yang makin sengit…

    Dan setelah melalui persaingan yang ketat dan luar biasa, nama-nama pemenang muncul. Termasuk Diyah Dwi Darmi  yang berlaga di Customer Retention Officer (CRO) yang dari awal sudah cukup mencuri perhatian karena penuturan yang lugas, tegas dan terkontrol. Dia tahu betul bahwa konsumen adalah nomer satu. Dan untuk berjuang sampai ke Jakarta ini menyisihkan ribuan peserta…jelas itu adalah perjuangan yang tidak mudah. ” Apa nazar kamu kalau menang ?? ” tanya salah satu juri. Disini Diyah diam dan sambil menangis dia mengatakan bercita-cita ingin memberangkatkan orang tuanya untuk umroh. ” Tabungan sudah ada tapi belum cukup, kalau saya menang nanti bisa nambahin untuk memberangkatkan kedua orang tua saya…” serunya. Luarrr biasa cakkkk..

    Melalui kompetisi ini, General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM, Antok Yuniarso, menegaskan bahwa KLHN bukan sekadar ajang adu bakat tahunan. Jauh dari itu, ajang ini dirancang sebagai motor penggerak transformasi internal untuk mencetak agen-agen perubahan (agents of change) di setiap jaringan dealer resmi Honda. Para pemenang diharapkan dapat membagikan ilmu serta menjadi teladan bagi rekan sejawatnya, sehingga standar kualitas pelayanan Honda di seluruh wilayah Indonesia tetap konsisten, tulus, dan mampu memberikan nilai tambah (added value) yang emosional di mata konsumen.

    Last…best main dealer dan AHASS head dikuasai Astra Bali. Sedang Team Leader di menangkan Yanti Erlia Adriyanti (Wahana Makmur Sejati)…Frontline People (FLP) Non-Sales (Cashier, Admin, & Part Counter) dimenangkan Desy Fitriani (Asia Surya Perkasa)….Frontline People (FLP) Sales Merry Ratna Sari dan  (MPM Surabaya) dan Deliveryman adalah Dimas Heriansyah (Astra Motor Kalimantan Barat). Yup…orang-orang hebat yang mendapatkan apresiasi dari pabrikan atas prestasinya. Dan sebaliknya lewat kecakapan para pemenang akan bisa menularkan ilmu positif…..bagaimana melayani konsumen dengan baik. So…selamat buat para Pemenang Kontes Layanan Honda Nasional 2026. Sampeyan semua juozz gandozzz !! (iwb)

    Daftar Lengkap Pemenang Kontes Layanan Honda Nasional 2026

    Berikut adalah daftar lengkap para pemenang dari tujuh kategori individu dan korporat yang dilombakan pada KLHN 2026:

    1. Best Main Dealer

    • Juara 1: Astra Motor Bali

    • Juara 2: Astra Motor D.I. Yogyakarta

    • Juara 3: Tunas Dwipa Matra (TDM)

    2. Dealer/AHASS Head

    • Juara 1: Ogie Haniftaftozani (Astra Motor Bali)

    • Juara 2: Moh Nasir (Astra Motor Nusa Tenggara Barat)

    • Juara 3: Apri Arianto (Tunas Dwipa Matra)

    3. Team Leader

    • Juara 1: Yanti Erlia Adriyanti (Wahana Makmur Sejati)

    • Juara 2: Ovi Puji Astini (Astra Motor Bali)

    • Juara 3: Isnu Juli Nurhidayat (Trio Motor)

    4. Customer Retention Officer (CRO)

    • Juara 1: Diyah Dwi Darmi (Tunas Dwipa Matra)

    • Juara 2: Chindy Fita Yanartin (Astra Motor Jawa Tengah)

    • Juara 3: Rista Sari Nurharyani (Astra Motor D.I. Yogyakarta)

    5. Frontline People (FLP) Sales

    • Juara 1: Merry Ratna Sari (MPM Surabaya)

    • Juara 2: Aditya Pratama Putra (Astra Motor D.I. Yogyakarta)

    • Juara 3: Mei Gina Azaroh (Asia Surya Perkasa)

    6. Frontline People (FLP) Non-Sales (Cashier, Admin, & Part Counter)

    • Juara 1: Desy Fitriani (Asia Surya Perkasa)

    • Juara 2: Septiani Ekatri Suwardini (Astra Motor D.I. Yogyakarta)

    • Juara 3: Siti Kiki M. (Astra Motor Nusa Tenggara Barat)

    7. Delivery Man

    • Juara 1: Dimas Heriansyah (Astra Motor Kalimantan Barat)

    • Juara 2: Nurhuda (MPM Malang)

    • Juara 3: Muhammad Yusuf (Trio Motor)