Author: Iwanbanaran

  • Panasssss…Acosta Pastikan Siap Tantang Marquez di Ducati !!

    Panasssss…Acosta Pastikan Siap Tantang Marquez di Ducati !!

    Iwanbanaran.comCaaakkk… Persaingan panas jelang era baru regulasi MotoGP 2027 rupanya sudah mulai membakar atmosfer paddock! Wonderkid asal Spanyol, Pedro Acosta, secara terbuka menegaskan kesiapannya untuk menantang sang penguasa sekaligus kompatriotnya, Marc Marquez, saat regulasi anyar mesin 850cc dan pembatasan aerodinamika resmi bergulir di musim 2027 nanti. Nahhh ikiii !!!

    Seperti yang kita tahu cak, musim 2027 akan menjadi babak baru di ajang MotoGP. Pengurangan kapasitas mesin dari 1000cc menjadi 850cc, penghapusan total ride-height device, serta pemangkasan area aerodinamika diprediksi bakal mengembalikan porsi riding skill murni ke tangan pembalap. Bagi Acosta, transisi besar-besaran ini akan mereset peta kekuatan grid dari nol. Semua pabrikan—baik Ducati, KTM, Aprilia, hingga pabrikan Jepang—wajib membangun konsep motor dari lembar kertas kosong.

    “2027 akan menjadi tahun perubahan total. Semua orang mulai dari titik yang sama. Ketika teknologinya dikurangi dan kontrol penuh kembali ke tangan pembalap, itulah saatnya kami membuktikan siapa yang benar-benar tercepat,” tegas pembalap berjuluk El Tiburon tersebut.

    Misi Menumbangkan Marc Marquez 

    Sejak naik ke kelas utama, Acosta memang terus menyedot perhatian publik berkat gaya balapnya yang agresif, berani, dan tanpa kompromi. Namun, menghadapi kombinasi Marc Marquez di atas kubu Ducati jelas bukan perkara gampang. Marquez dikenal sangat lihai beradaptasi dengan karakter motor apa pun, terlebih ketika faktor rider instinct kembali diuji tanpa bantuan perangkat elektronik/aero yang terlalu mendominasi.

    Acosta menyadari betul tantangan raksasa tersebut. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utamanya di MotoGP adalah menjadi yang terbaik—dan untuk menjadi yang terbaik, ia harus menumbangkan nama-nama terbesar, termasuk Marc Marquez. Persaingan ini kian menarik mengingat Ducati, tempat Acosta bernaung tahun depan, terus melakukan investasi masif dalam pengembangan proyek mesin 850cc mereka agar siap tempur sejak seri perdana 2027. Dengan motor yang sama maka potensinya juga terbuka lebar…

    Last…Dualisme kekuatan antara talenta muda penuh ambisi seperti Acosta melawan kematangan mental serta pengalaman segudang milik Marc Marquez dipastikan bakal menjadi jualan utama MotoGP di musim-musim mendatang. Banyak pengamat menilai bahwa gaya balap Acosta yang sangat eksplosif mirip dengan gaya Marc saat pertama kali mengacak-acak kelas GP500/MotoGP di masa mudanya. Tak heran bila pertarungan keduanya di era 2027 nanti digadang-gadang bakal menjadi salah satu rivalitas terhebat dalam sejarah modern balap motor dunia antara Acosta vs Marc. The same the same weapon…piye menurut sampeyan cak ?? (iwb)

  • ” Motogp Modern Hancurkan badanmu !! ” seru Legendaris Randy Mamola

    ” Motogp Modern Hancurkan badanmu !! ” seru Legendaris Randy Mamola

    Iwanbanaran.comCaaakkk… Legenda GP500 asal Amerika Serikat, Randy Mamola, baru-baru ini angkat bicara mengenai evolusi fantastis sekaligus mengerikan dari motor-motor MotoGP era modern. Menurut Mamola, monster prototipe masa kini tidak cuma makin kencang dan canggih, tapi juga menuntut fisik pembalap hingga batas maksimal. Bahkan, beliau tak ragu menyebut bahwa motor MotoGP jaman now benar-benar sanggup “mencincang” atau menghancurkan fisik para rider jika tidak dalam kondisi kebugaran puncak! Waaahhh….

    Dalam wawancara terbarunya, Randy Mamola menyoroti betapa dramatisnya perubahan gaya balap dan beban fisik yang dipikul para pembalap dibanding eranya dulu. Jika di era 2-tak 500cc atau awal era 800cc/1000cc pembalap lebih banyak bertarung melawan wheelie dan keliaran keliaran slide ban belakang, maka di era modern aerodinamika (wings/winglets) dan ride-height device mengubah peta permainan secara radikal. Downforce melimpah yang dihasilkan oleh aero-body modern membuat motor menempel erat ke aspal saat pengereman keras (hard braking) dan cornering kecepatan tinggi. Hasilnya? G-Force yang diterima tubuh pembalap melonjak drastis!

    “Motor MotoGP hari ini memiliki grip dan downforce yang luar biasa. Tapi konsekuensinya, pengereman menjadi sangat lambat dan brutal. Otot lengan, bahu, hingga leher pembalap menahan beban penahanan yang jauh lebih berat dari sebelumnya. Jika fisikmu tidak 100% sempurna, motor ini akan menghancurkanmu secara fisik,” papar Mamola.

    Dampak dari tingginya beban fisik ini terbukti dari maraknya kasus Arm Pump (Compartment Syndrome) serta cidera bahu dan tulang belakang yang dialami grid pembalap modern. Jadwal Sprint Race yang padat di akhir pekan balap disinyalir kian memperparah tekanan fisik tersebut.

    Mamola menambahkan bahwa kecepatan sudut (cornering speed) dan beban saat melakukan perpindahan arah (direction change) pada kecepatan di atas 200 km/jam membutuhkan tenaga ekstra keras. Pembalap tidak lagi sekadar menunggangi motor, melainkan harus bertarung mengendalikan gaya fisika yang diciptakan oleh perangkat aerodinamika canggih.

    Regulasi 2027: Angin Segar yang Dinanti

    Menanggapi fenomena ini, Mamola menyambut positif perubahan regulasi besar-besaran yang akan diterapkan Dorna pada musim 2027 mendatang—termasuk pemangkasan kapasitas mesin dadi 850cc, pembatasan ketat perangkat aerodinamika, serta penghapusan ride-height/holeshot device. Menurutnya, langkah ini sangat krusial tidak hanya untuk mengembalikan aspek pure riding skill ke tangan pembalap, melainkan juga demi menjaga keselamatan serta memperpanjang karier para rider di kelas para raja.

    Last….Ucapan Mamola ini jelas merangkum apa yang kita lihat di lintasan beberapa musim terakhir cak. Lihat saja betapa seringnya pembalap top bertumbangan dan mengeluhkan masalah fisik pasca-balapan. Kuda besi modern memang makin canggih dan predictable, tapi kompensasi energi yang disedot dari tubuh pembalap jan sangat gila-gilaan! Piye menurut sampeyan cak? Lebih suka melihat MotoGP aero modern yang super kencang, atau kembali ke era balap murni tanpa wings dan ride-height device? (iwb)

  • Ini Dia Mekanik Terbaik AHASS Honda se-Indonesia 2026….Badan kecil, Otak Encerrrrrr !!!

    Ini Dia Mekanik Terbaik AHASS Honda se-Indonesia 2026….Badan kecil, Otak Encerrrrrr !!!

    Iwanbanaran.comCakkk… Tidak terasa ajang pembuktian skill para mekanik serta pakar servis motor Honda tanah air alias Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) 2026 kembali digelar! Memasuki usia tiga dekade (30 tahun), ajang ini menjadi sarana “kalibrasi” buat menemukan mana mekanik dan service advisor yang benar-benar juozzz gandozzz di seluruh jaringan AHASS Indonesia. Tidak main-main, ribuan peserta dari Sabang sampai Merauke bertarung ketat demi memperebutkan mahkota juara! Setelah disaring dan berkompetisi ketat. Dan tahu nggak sampeyan siapa jawara mekanik terbaik AHASS se Indonesia yakni cak Randy Dwiki Saputra – PT Mitra Pinasthika Mulia (Surabaya). Yup…kecil-kecil cabe rawit, Badan kecil, Otak Encerrrrrr !!!

    Dalam The 30th Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 ini, total peserta yang mengikuti seleksi awal ini tembus lebih dari 9.700 teknisi dan 2.500 service advisor dari sekitar 3.657 jaringan bengkel resmi AHASS se-Indonesia! Prosedur seleksinya dilakukan bertahap dan sangat ketat. Mulai dari tingkat subregional (kabupaten/kota), naik ke regional (provinsi), hingga puncaknya melesat ke babak final tingkat nasional. Semua peserta bukan orang sembarangan cak. Mereka wajib merupakan lulusan pelatihan Technical Training Level 2 (TTL 2) dan telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun menangani mesin motor Honda di lapangan. Jadi, yang berhasil lolos ke tingkat nasional ini benar-benar jajaran mekanik pilihan!

    Adu Skill Tingkat Tinggi di Cikarang

    Pertarungan sengit babak final AHM-TSC 2026 ini dihelat langsung di markas Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHSRTC), Cikarang, Jawa Barat. Total ada 29 teknisi pit reguler, 29 service advisor, dan 11 teknisi Big Bike terbaik yang lolos ke babak pamungkas.

    Kategori yang dipertandingkan dibagi menjadi tiga:

    1. Teknisi Pit Reguler

    2. Service Advisor

    3. Teknisi Big Bike (khusus kategori ini digelar setiap 2 tahun sekali)

    Ujian yang diberikan pun sangat menguji mental dan kemampuan. Peserta kategori teknisi dibabat habis lewat ujian teori, praktik meja, hingga troubleshooting alias memecahkan problem mesin atau kelistrikan yang sengaja dibuat rumit. Sementara para Service Advisor diuji pemahaman teori, studi kasus, role play, hingga simulasi pelayanan langsung ke konsumen. Semua dinilai secara presisi: ketelitian, efisiensi waktu, keselamatan kerja, hingga kebersihan area kerja. Detail sekecil apa pun sangat diperhatikan!

    Thomas Wijaya selaku Executive Vice President PT AHM menegaskan bahwa kompetisi ini bukan cuma ajang pamer trofi, melainkan wadah edukasi dan penyelarasan standar kualitas teknisi Honda di Indonesia.

    “Menjadi wadah untuk kita saling mengkalibrasi kompetensi. Dan tentunya semakin mengembangkan sumber daya Honda agar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara total yang terus bergerak semakin maju,” tutur Thomas.

    Beliau juga menambahkan bahwa kompetensi teknisi tanah air sudah terbukti di level internasional. Kualitas mekanik lokal tidak kalah dengan teknisi mancanegara, dan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar untuk terus mempertahankan standar tinggi purna jual Honda.

    Hasil Akhir & Daftar Para Juara AHM-TSC 2026

    Setelah pertempuran sengit dan menguras pikiran, akhirnya terpilih para juara sejati yang sukses naik podium! Berikut daftar lengkap pemenangnya:

    1. Randy Dwiki Saputra – PT Mitra Pinasthika Mulia (Surabaya)

    (Kategori Teknisi Pit Reguler)

    Sosoknya berbadan kecil dan kurus. Namun siapa menyangka mekanik asal Jatim ini menjadi best of the best. Cak Randy memastikan bahwa doi sudah ikut kontes selama 3 kali dengan 2026 dan ini membuatnya tahu apa yang harus dilakukan..

    ” Saya berusaha tidak boleh over confidence seperti tahun kemarin. Jadi langkah dan step yang dilakukan harus rapi dan teratur. Yang paling sulit adalah troubleshooting (memecahkan problem mesin atau kelistrikan yang sengaja dibuat rumit). Saya gembira dengan pencapaian ini. Nanti akan ada penggemblengan dari AHM untuk berlaga di Asia Ocenia (bertarung di tingkat Asia)..” serunya

    2. Hefrin Syawal – Astra Motor Kalimantan Timur 2

    (Kategori Service Advisor)

    Pembawaannya memang tenang cak. SA asal Astra Motor Kalimantan ini mengungkapkan perjuangannya yang nggak kenal lelah…

    ” Berkat support keluarga dan tentunya Astra Motor Kaltim….saya bisa sampai seperti ini. Tidak pernah menyangka bisa juara pertama…” serunya tersenyum

    3. Dedy Forqan – PT Trio Motor

    (Kategori Teknisi Big Bike)

    Sebagai teknisi moge Honda, cak Dedy terlihat gembira dengan pencapaian menjadi mekanik terbaik big bike Honda se Indonesia..

    ” Saya tentunya sangat gembira menjadi yang terbaik dan akan terus lakukan yang terbaik..” tukasnya…

    Last….Langkah AHM yang konsisten menggelar kontes teknisi hingga 30 tahun ini patut diapresiasi tinggi. Dampak positifnya jelas kembali ke konsumen Honda motor terawat presisi, pelayanan AHASS makin terstandar, dan aftersales makin josss! Piye cak….Pernah punya pengalaman servis di AHASS yang mekaniknya sangat cekatan menangani masalah motor sampeyan ? Coba tuliskan di kolom komentar…gazzz !! (iwb)

    Nama para pemenang Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026

    Kategori Teknisi Pit Reguler

    • Juara 1: Randy Dwiki Saputra – PT Mitra Pinasthika Mulia (Surabaya)

    • Juara 2: Rinaldi – PT Capella Dinamik Nusantara (Aceh)

    • Juara 3: Naufal Herpan – Astra Motor Nusa Tenggara Barat

    Kategori Service Advisor

    • Juara 1: Hefrin Syawal – Astra Motor Kalimantan Timur 2

    • Juara 2: Sandy Fujianto – Astra Motor Nusa Tenggara Barat

    • Juara 3: I Wayan Okky Fransiska – Astra Motor Bali

    Kategori Teknisi Big Bike

    • Juara 1: Dedy Forqan – PT Trio Motor

    • Juara 2: Trubus – PT Wahana Makmur Sejati

    • Juara 3: Laurentius Pasaribu – PT Indako Trading Coy

    Penghargaan Khusus

    • Best Main Dealer: Astra Motor Kalimantan Timur 2

    • Rookie of the Year (Teknisi): Riski Frendi Dwi Lestari – PT Mitra Pinasthika Mulia (Malang)

    • Rookie of the Year (Service Advisor): Sandy Fujianto – Astra Motor Nusa Tenggara Barat

  • Toprak Razgatlioglu Kaget Engineering Yamaha Ternyata sangat Lambat !!

    Toprak Razgatlioglu Kaget Engineering Yamaha Ternyata sangat Lambat !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Ketimpangan kecepatan pengembangan teknis antara pabrikan Eropa dan Jepang kembali menjadi sorotan utama di paddock MotoGP. Kali ini, pembalap tim Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, menyampaikan kritik tajam sekaligus pandangan terbuka mengenai lambatnya alur kerja para insinyur Yamaha di balik layar. Perbedaan budaya kerja ini dinilai menjadi salah satu faktor kunci mengapa pabrikan berbasis di Iwata, Jepang tersebut masih kesulitan mengejar ketertinggalan performa dari para rival utamanya. Yup…Toprak Razgatlioglu Kaget Engineering Yamaha sangat Lambat !!

    Di tengah krisis performa YZR-M1 yang berlanjut sejak sukses meraih gelar juara dunia pada musim 2021, proses evaluasi dan eksekusi komponen baru di internal Yamaha dinilai memakan waktu yang sangat panjang. Dalam wawancara di saluran YouTube resmi Yamaha Motor Europe, Razgatlioglu mengungkapkan pengalamannya berinteraksi langsung dengan para teknisi asal Jepang di dalam garasi. Pembalap berkebangsaan Turki tersebut menyoroti kontrasnya rentang waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan pembaruan hardware…

    “Insinyur Jepang, cara kerja mereka, dan perhatian mereka pada detail sangat menyeluruh. Mereka bekerja sedikit lambat, tetapi ketika mereka kembali membawa pembaruan, mereka melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa.”

    “Aku belajar hal ini dari orang-orang Jepang. Ya, semua orang bekerja lambat, tetapi pada akhirnya, mungkin delapan bulan atau satu tahun kemudian, mereka kembali dengan sangat kuat karena semua orang bekerja keras dan memperhatikan detail hingga kita bisa melihat perbedaan yang sangat besar. Bagiku, jujur aku sangat terkejut saat melihat orang-orang Jepang ini. Terkadang aku berbicara dengan mereka di dalam garasi Yamaha, mereka selalu mendengarkan dan mencatat. Aku bertanya, ‘Kapan kalian akan mengubah sesuatu?’ Mereka menjawab, ‘Segera.’ ‘Tapi kapan?’ ‘Mungkin tujuh bulan lagi.’ Aku terkejut. Namun tujuh bulan kemudian saat mereka kembali, hasilnya sungguh luar biasa. Cara kerja insinyur Jepang ini, aku menyukainya.” serunya…

    Rentang waktu hingga tujuh bulan untuk sebuah perbaikan teknis merupakan durasi yang sangat signifikan dalam kejuaraan balap motor kelas dunia. Sementara pabrikan Eropa seperti Ducati atau KTM mampu memproduksi dan menguji revisi sasis maupun paket aerodinamika dalam hitungan pekan, insinyur Jepang tetap memegang teguh filosofi Monozukuri—prinsip manufaktur yang sangat mengutamakan presisi, pengujian bertahap, dan nihil risiko kegagalan teknis. Meski menyayangkan durasi pengembangan yang tergolong lambat, Razgatlioglu mengakui kualitas hasil akhir yang dihadirkan para insinyur Yamaha. Menurutnya, tingkat ketelitian tinggi dalam pengujian komponen mampu menghasilkan peningkatan performa yang substantif ketika paket pembaruan tersebut akhirnya tiba di lintasan.

    Last…Kondisi ini menjadi ujian berat bagi Yamaha yang sedang memacu proyek pengembangan mesin anyar berkonfigurasi V4. Dengan perolehan poin yang masih terbatas di papan bawah klasemen, ketepatan merespons masukan pembalap menjadi krusial. Razgatlioglu mengindikasikan bahwa potensi YZR-M1 sebenarnya cukup untuk bersaing di jajaran lima besar, apabila pembaruan performa dapat direalisasikan secara konsisten. Pertanyaan besar yang tersisa bagi manajemen Yamaha adalah apakah kultur pengembangan yang penuh kehati-hatian ini mampu beradaptasi dengan dinamika kompetisi MotoGP modern yang menuntut efisiensi dan kecepatan respons tinggi…??? (iwb)

  • Penjualan Honda di PRJ 2026 “Meledak”…tembus 6500 unit, Vario Terlaris !!!

    Penjualan Honda di PRJ 2026 “Meledak”…tembus 6500 unit, Vario Terlaris !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Kalau ngomongin pameran otomotif tahunan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, dominasi pabrikan berkepak sayap tunggal alias Honda ini memang tidak ada obatnya! Gimana enggak Cakkk… di saat isu ekonomi dan persaingan pasar roda dua makin ketat, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama main dealer Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), justru berhasil mencatatkan rekor penjualan yang bikin geleng-geleng kepala. Tercatat selama gelaran JFK 2026, penjualan sepeda motor Honda meledak hingga tembus lebih dari 6.500 unit! Angka yang sangat fantastis dan jadi bukti shahih betapa tingginya kepercayaan konsumen terhadap lini produk Honda….!!

    Meledaknya penjualan Honda memang tidak mengejutkan namun angka 6500 sebulan jelas adalah pencapaian yang sangat mengerikan. Sebab jika kita hitung maka ini artinya Honda berhasil menjual motor mereka sebanyak 216 unit perhari, ini sih sadizzz tenan. Dari catatan…segmen automatic scooter (skutik) masih menjadi penyumbang terbesar angka penjualan Honda di JFK 2026. Dari data yang dirilis, jajaran skutik Honda mendominasi hampir seluruh total angka Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Yang edian cak…justru penjualan tertinggi kali ini datang dari Vario bukan Beat….

    Breakdown Angka Penjualan Per Model Honda di JFK 2026

    1. Honda Vario Series (All Type)

    Honda Vario Series (baik Vario 125 maupun Vario 160) sukses menahbiskan diri sebagai Raja Penjualan di JFK 2026! Dengan torehan lebih dari 1.500 unit, Vario series terbukti menjadi pilihan utama pengunjung yang mencari perpaduan antara desain sporty, fitur serbaguna, dan mesin yang tangguh untuk komuter harian. Mungkin karena hadirnya EVO cak….

    2. Honda Stylo 160 (All Type)

    Ini dia sang bintang pameran kedua yakni Honda Stylo 160 menempel ketat dengan penjualan meledak lebih dari 1.400 unit! Desain retro-modern dipadu mesin 160cc 4-katup eSP+ yang bertenaga terbukti sukses menyedot perhatian dan impian para milenial serta anak muda di pameran.

    3. Honda Scoopy (All Type)

    Di posisi ketiga, skutik berkarakter unik dan fashionable, Honda Scoopy, terus menunjukkan taji konsistensinya. Mengantongi angka penjualan lebih dari 1.000 unit, Scoopy membuktikan bahwa pesona desain klasik serba bulat ini belum tanding untuk kelas entry-level fashion.

    4. Honda ADV160 (All Type)

    Nah, ini yang sangat menarik! Skutik penjelajah Honda ADV160 mencatatkan angka yang sangat impresif yaitu lebih dari 900 unit. Untuk ukuran matic petualang di kelas medium, angka mendekati seribu unit selama pameran adalah bukti bahwa minat masyarakat terhadap motor bergaya turing/adventure makin tinggi!

    5. Honda BeAT Series (All Type)

    Sang ‘skutik sejuta umat’ Honda BeAT Series melengkapi jajaran 5 besar terlaris dengan membukukan penjualan lebih dari 700 unit. Meskipun posisinya tergeser oleh jajaran matic berkapasitas mesin lebih besar, BeAT tetap memiliki ceruk pasar yang sangat kuat bagi pembeli yang mencari efisiensi dan kelincahan tingkat tinggi.

    Last….Pencapaian penjualan lebih dari 6.500 unit di Jakarta Fair Kemayoran 2026 ini jelas mempertegas peta kekuatan Honda sebagai pemimpin pasar roda dua tanah air. Di saat masyarakat disuguhi begitu banyak pilihan merek baru maupun opsi motor listrik, Honda terbukti masih memegang takhta tertinggi di hati para biker Indonesia. Yang beda adalah peta terlaris dimana biasanya diisi Beat namun di JFK 2026 ini justru Vario yang menjadi pemimpin. Luarr biasa.  Nah, dari sampeyan sendiri ada yang ikutan nyumbang SPK motor Honda pas jalan-jalan ke JFK kemarin ora hehehe..(iwb)

  • Membongkar Rahasia Murahnya “Harga Spare Part Yamaha”….Korbankan Kualitas ??!!

    Membongkar Rahasia Murahnya “Harga Spare Part Yamaha”….Korbankan Kualitas ??!!

    Iwanbanaran.comCakkkk….dari dulu sampai sekarang, kalau kita ngobrolin soal suku cadang alias fast moving / slow moving spare part sepeda motor di tanah air, isu yang satu ini pasti selalu mantul-mantul di kolom komentar. Yup, apalagi kalau bukan julukan “Spare Part Yamaha Terkenal Murah Meriah” dibanding para kompetitornya! Bukan sekadar mitos atau kabar angin gosip pinggir jalan cak, ini fenomena riil yang diakui banyak biker, dari yang cuma sekadar commuter harian sampai anak touring dan balap. Tapiiiii… pertanyaan besarnya, kenapa kok bisa spare part Yamaha (YGP – Yamaha Genuine Parts) dibanderol miring banget tanpa ngorbanin kualitas? Apa rahasia dibalik dapur produksi YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing)? Yo wis, ora usah suwe-suwe, mari kita bedah secara mendalam (deep analysis) lengkap beserta komparasi angka-angka kasar harga part-nya, Cakkk! Cekdottt…

    Supaya ora dibilang Omon-Omon alias kibul-kibul, IWB bakal paparkan contoh komparasi estimasi HET (Harga Eceran Tertinggi) part fast moving untuk motor matic/bebek kelas 110-155cc antara Yamaha dan kompetitor sekelasnya (misal: Honda / Suzuki). Ini adalah harga average yo cak…alias rata-rata. Harga di bawah ini merupakan kisaran HET resmi pabrikan dan bisa bervariasi sesuai tipe motor. Intip disini….

    Komponen Fast Moving Yamaha (YGP) Kompetitor A (Honda/AHM) Kompetitor B (Suzuki/SGP)
    Filter Udara (Air Cleaner) Rp 35.000 – Rp 50.000 Rp 50.000 – Rp 68.000 Rp 45.000 – Rp 60.000
    Kampas Rem Depan (Pad Set) Rp 38.000 – Rp 60.000 Rp 55.000 – Rp 80.000 Rp 60.000 – Rp 85.000
    Kampas Ganda (Clutch Shoe) Rp 120.000 – Rp 150.000 Rp 140.000 – Rp 180.000 Rp 160.000 – Rp 200.000
    V-Belt Kit (Karet + Roller) Rp 130.000 – Rp 170.000 Rp 160.000 – Rp 220.000 Rp 180.000 – Rp 230.000
    Busi Standard (NGK/Denso) Rp 15.000 – Rp 25.000 Rp 18.000 – Rp 30.000 Rp 20.000 – Rp 30.000

    Bisa sampeyan lihat bahwa spare part Yamaha secara umum selalu lebih murah dibandingkan para kompetitornya. Ini yang membuat sampeyan heran dan banyak bertanya ke IWB…kok isooo harga spare part Yamaha semiring itu cak IWB ?? Nah, sekarang kita bongkar dari sisi teknis, strategi bisnis, dan industri manufaktur. Kok bisa Yamaha bikin part OEM quality dengan pricing yang begitu menggoda? Ini dia 4 alasan utama yang bisa IWB kumpulkan :

    Strategi Komponensial “Common Parts” (Platform Sharing)

    Ini dia kuncinya! Yamaha pintar banget dalam hal efisiensi produksi. Mereka menerapkan strategi Part Sharing yang sangat masif.

    • Contoh: Filter udara, saklar, kampas rem, hingga roller CVT yang dipakai NMAX seringkali interchangeable (bisa saling pakai) dengan Aerox, Lexi, bahkan beberapa tipe matic lainnya.

    • Karena part yang sama dipakai oleh jutaan unit motor di jalanan, skala ekonomi (economy of scale) pabrik naik drastis. Biaya cetak (molding) dan produksi per biji part jadi jauh lebih murah!

    Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Sangat Tinggi

    YIMM adalah salah satu basis produksi (global production hub) terbesar Yamaha di dunia. Banyak motor global lahir di Karawang/Pulo Gadung. Imbasnya, rantai pasok (supply chain) suku cadang dari tier-1/tier-2 supplier lokal sudah terbentuk sangat kuat. Tak ada biaya impor tersembunyi yang membengkakkan harga eceran!

    Strategi Bisnis Margin: “Retain Customer Aftersales”

    Secara psikologi bisnis, Yamaha sadar betul bahwa pemilik motor bakal berhadapan dengan biaya kepemilikan (cost of ownership). Jika harga spare part murah, konsumen tidak akan ragu untuk terus servis berkala di bengkel resmi (YRFI/Yamaha Authorized Workshop). Kerennya….Pabrikan memilih mengambil margin tipis per piece suku cadang, tapi volumenya repeat order-nya tinggi terus-menerus! Cerdazzz….

    Katalog Part Digital yang Transparan (No Hidden Price)

    Ini adalah kekuatan Yamaha yang sangat kuat hingga sekarang. Yamaha adalah pelopor keterbukaan harga part lewat aplikasi Yamaha YECAT / Parts Catalogue. Siapa pun bisa cek harga satuan baut sampai kruk as langsung dari HP secara akurat! Keterbukaan ini menekan praktek mark-up harga nakal di level pengecer/dealer, sehingga harga tetap terjaga murah dan sesuai HET di seluruh Indonesia.

    Yup…kuwi cak beberapa alasan kenapa Harga spare part Yamaha Cenderung murah. Jadi tidak ada bahasa mengorbankan kualitas karena justru mereka terkenal memiliki kualitas part yang baik.  Artinya….Slogan murahnya spare part Yamaha bukan semata-mata pangkas kualitas material, melainkan buah dari efisiensi rantai pasok, ketiadaan biaya impor, serta taktik part-sharing antar tipe motor yang sangat jenius.Imbas positifnya ke kita sebagai konsumen jelas berasa: dompet kagak gampang kering pas jadwal servis rutin, dan rasa tenang karena motor selalu dijejali part original YGP tanpa kudu lari ke part KW atau imitasian! Iki analisis murni ala IWB berdasarkan peta industri dan data lapangan, Cakk. Nek sampeyan piye? Ada pengalaman berkesan pas jajan part Yamaha? Opo malah punya pandangan beda? monggo coret-coret di kolom komentar bawah, Gazzz ! (iwb)

  • Bongkar 4 Perbedaan Honda New Vario EVO vs old Vario 160….Ini Rahasia BBM Makin Irit !!

    Bongkar 4 Perbedaan Honda New Vario EVO vs old Vario 160….Ini Rahasia BBM Makin Irit !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…. Honda Vario 160 memang sudah menjadi salah satu skutik high-end paling populer di Indonesia sejak pertama kali meluncur 2022 silam. Namun, AHM rupanya tidak tinggal diam. Memasuki babak baru, AHM resmi menghadirkan penyegaran bertajuk New Honda Vario Evo 160. Namun banyak dari sampeyan yang bertanya-tanya ke IWB melalui DM maupun kolom komentar, “Cak IWB, opo sih bedane Vario Evo 160 iki dibanding versi lama? Opo cuma ganti striping dan casing thok?”. Nah, mumpung unit dan datanya sudah IWB bedah secara membabi buta (hehehe), yuk kita kupas tuntas secara detail dan gamblang opo wae perbedaannya dari mesin, fitur, sampai variannya. Cekidot cak!

    Memang cak kalau membicarakan basis IWB sudah terangkan ke sampeyan bahwa basis masih sama. Namun bukan berarti ini adalah unit yang sami mawon, akan tetapi Vario EVO memang mengalami improvement banyak sektor dibandingkan gen sebelumnya. Apa saja kira-kira. Kita mulai dari sini dulu….

    1. Mesin: Torsi Naik, Jambakan Lebih Terasa!

    Meskipun secara basis masih mengusung mesin 157 cc eSP+ 4-katup berpendingin cairan, AHM melakukan engine re-mapping pada Vario Evo 160. Hasilnya? Torsi puncak merangkak naik, cak!

    • Vario Evo 160: Torsi maksimum naik menjadi 14,0 Nm @ 7.000 rpm (naik 0,2 Nm).

    • Vario 160 Lama: Torsi maksimum ada di angka 13,8 Nm @ 7.000 rpm.

    Untuk tenaga puncak (peak power) sebenarnya masih sama persis di angka 15,4 PS (15,19 HP) @ 8.500 rpm. Namun, berkat kenaikan torsi 0,2 Nm tersebut, feel respon gas di putaran bawah ke tengah terasa sedikit lebih padat dan langsung joss saat diajak stop and go di kemacetan. Ini IWB rasakan secara langsung saat test uji jalanan. Powerband lebih merata dari bawah, tengah hingga atas. Ini yang membuat Vario EVO tidak butuh gas dalam untuk mendapatkan akselerasi. Alhasil motor dengan mudah menggapai komsumsi BBM 1 : 50. Dan ingat cak…MID Vario EVO dalam pengetesan juga sangat akurat. Hanya terpaut nol nol sekian. Jadi MID motor baru AHM ini bisa kita jadikan acuan sahih untuk komsumsi BBM. Torsi nambah…tendangan makin enteng. Yesss…ini cak rahasia BBM Makin Irit !!

    2. Fitur Kepraktisan: USB Type-C!

    Ini dia salah satu update yang sangat mendengarkan curhatan konsumen. Pada Vario 160 lama, konsol boks kiri dilengkapi power charger yang masih membutuhkan adaptor USB (lighter).

    Nah, di Vario Evo 160, AHM menyematkan Direct USB Charger Type-C. Alhasil sampeyan tidak perlu repot beli adaptor tambahan lagi—tinggal colok kabel data modern, handphone langsung terisi!

    Selain itu, gantungan barang di bagian tengah (center hook) kini menggunakan model Pop-Up. Kalau lagi tidak dipakai membawa belanjaan atau kantong plastik, gantungan ini bisa dilipat rapi sehingga area kompartemen tengah terlihat lebih bersih dan estetik.

    3. Varian Lebih Ramai: Muncul Tipe “CBS Nitro”

    Kalau versi sebelumnya AHM hanya menawarkan dua opsi utama yaitu CBS dan ABS, maka pada generasi Evo ini konsumen dimanjakan dengan 3 pilihan varian:

    1. CBS (Standard): Pengeriman kombi brake sistem, cocok untuk penggunaan harian.

    2. CBS Nitro (New Variant!): Mengusung basis CBS namun dibekali livery serta perpaduan warna yang lebih agresif, bold, dan kental aura street racer.

    3. ABS: Varian tertinggi dengan fitur keselamatan Rem ABS Single-Channel serta rem cakram di roda belakang.

    4. Visual, Warna, dan Bobot

    Dari segi dimensi visual, aura gambot dan tajam khas Vario 160 tetap dipertahankan, namun AHM memberikan pilihan warna baru yang jauh lebih fresh dan eye-catching seperti perpaduan warna Nitro Matte Black Red hingga Glossy Blue Lime.

    Menariknya, dari sisi timbangan, terdapat sedikit kenaikan bobot sebesar 1 kg pada seluruh variannya:

    • Vario Evo 160 CBS: 116 kg (sebelumnya 115 kg)

    • Vario Evo 160 ABS: 118 kg (sebelumnya 117 kg)

    Komparasi Spesifikasi Kunci

    Sektor Honda Vario 160 Lama New Honda Vario Evo 160
    Torsi Maksimum 13,8 Nm @ 7.000 rpm 14,0 Nm @ 7.000 rpm
    Port Charger Socket Lighter (Butuh Adaptor) USB Type-C (Direct Plug)
    Center Hook Hook Model Tetap Pop-Up (Dapat Dilipat)
    Pilihan Varian 2 (CBS, ABS) 3 (CBS, CBS Nitro, ABS)
    Bobot Kosong 115 kg (CBS) / 117 kg (ABS) 116 kg (CBS) / 118 kg (ABS)

    Last…jadi tidak hanya tampang yang makin gahar, langkah AHM menyegarkan Vario 160 menjadi versi Evo tergolong smart improvement. Mereka tidak membongkar total desain yang sudah disukai pasar, melainkan menyempurnakan detail-detail kecil yang krusial: torsi lebih padat, colokan charger lebih praktis, dan pilihan varian yang semakin luas. Pilihan kini kembali ke tangan panjenengan semua. Piye bro, tertarik boyong Vario Evo 160 ke garasi ora kiieee ? hehehehe….. (IWB)

     

  • Yamaha “Obrak-abrik” Mandalika….BLU CRU Yamaha Sunday Race Pecah !!!

    Yamaha “Obrak-abrik” Mandalika….BLU CRU Yamaha Sunday Race Pecah !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….atmosfer balapan lokal rasa internasional, ajang balap satu merek alias one make race buatan pabrikan garputala Pecah cak. Panggung Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat sukses dibikin pecah akhir pekan lalu, tepatnya pada 17–19 Juli 2026! Gak tanggung-tanggung, momen ini sekaligus menjadi panggung pesta perayaan Satu Dekade (10 Tahun) Yamaha Sunday Race (YSR). Sirkuit kelas dunia yang biasanya dipakai gelaran MotoGP dan WSBK ini mendadak dipadati ribuan pengunjung. Apalagi edisi istimewa tahun iki makin bergengsi karena dibarengi dengan kejuaraan berskala internasional: R3 BLU CRU Asia Pacific (APAC)!

    Dari info yang IWB terima Hampir 300 starter dari berbagai kelas turun gunung, adu mekanik, adu strategi, dan pamer skill tingkat tinggi di atas lintasan.  Pak Johannes B.M. Siahaan, selaku Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), sampai angkat bicara penuh rasa bangga:

    ”Satu dekade Yamaha Sunday Race menyimpan memori-memori indah bagi pembalap, komunitas, penggemar dan segenap pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ajang akbar ini. Tahun ini bersama-sama merayakan keberhasilan Yamaha Sunday Race sebagai salah satu event inspiratif yang terus menjadi wadah pengembangan dunia racing, dan telah memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia… Bagi komunitas jadi tempat berkumpul menyalurkan passion balap dan kecintaan terhadap Yamaha. Penggemar dan masyarakat pada umumnya pun selalu ikut menikmati beragam suguhan aktivitas khas Yamaha Sunday Race,” beber Pak Johannes.

    Spirit para rider dan anggota komunitas benar-benar meledak di Mandalika. Total ada 15 kelas yang dikompetisikan, Cak! Mulai dari monster lintasan Superstock 600cc – 1000cc, R3 Professional Rider, R3 BLU CRU Asia-Pacific, R25 Comm Pro, R25 Comm A & B, R15 Pro Rider, R15 Idemitsu BLU CRU Junior Pro, R15 Comm A & B, sampai klan skutik bongsor MAXi Race (NMAX, AEROX, LEXi, dan XMAX) yang terbagi dalam kelas 155cc hingga 250cc.

    Candra Hermawan: Start dari Paddock Exit, Tetap Sikat Double Winner!

    Nah, ini dia aktor utama yang bikin penonton di tribune geleng-geleng kepala, Cak! Pembalap tim Yamaha Yamalube Aditama SCM Grup NHK STSJ RK RBT34 GDT Racing Berau, Candra Hermawan, tampil edan-edanan di kelas R15 Pro Rider.

    Sempat kena apes lantaran motornya mengalami kendala klep mesin saat kualifikasi, Candra terpaksa dihukum harus start paling belakang dari paddock exit! Namun, namanya juga rider bermental baja, Candra merayap naik satu per satu melibas lawan-lawannya hingga akhirnya sukses memenangi dua race (double winner) secara meyakinkan!

    Gak cuma di kelas R15 Pro, saat turun di kelas R3 Pro pakai motor 300cc, Candra juga sukses mengamankan podium 3 pada dua race sekaligus. Ediann !

    ”Ini pencapaian berkesan yang saya raih pada 10 tahun Yamaha Sunday Race. Kemenangan race dan podium 3 di dua kelas rider pro makin mempertajam kemampuan saya di kejuaraan lokal. Pastinya bermanfaat juga sebagai latihan untuk kompetisi di Asia yang saya ikuti,” celetuk Candra penuh percaya diri.

    Sebagai catatan, pada kelas R3 Pro, Race 1 dimenangi oleh Fahmi Basam disusul M. Fadhil Musyavi di posisi kedua. Sementara di Race 2, rider asal Thailand, Krittapat Keankum, keluar sebagai kampiun disusul M. Haikal Ramadhan di urutan kedua.

    Persaingan di kelas pembinaan bibit muda R15 Idemitsu Junior Pro juga gak kalah panas, Cak! Dua rider belia, Moch Jallu Vesgio dan Kenzie Akbar Da Ninos, saling sikut dan bergantian mengamankan podium tertinggi. Jallu menjuarai Race 1, sementara Kenzie berhasil membalas dendam dengan menjuarai Race 2….

    Gak cuma rider profesional dan komunitas biasa, para siswa dari SMK Binaan Yamaha juga bikin geger dengan membawa pulang total 11 trofi!

    • Di kelas R25 Comm Pro, duet pembalap SMK Walang Jaya, Bone Fizer T dan M. Iqbal, sukses menguasai podium 1 dan 2 pada Race 1.

    • Di kelas R15 Comm B, podium disapu bersih oleh siswa SMK Binaan! Aditya Ramdani (SMK Islamiyah Adiwerna Tegal) mengamankan podium 1 di Race 1, sementara Aldric Atha (SMK Walang Jaya) merebut podium 1 di Race 2.

    • Di kelas MAXi 155 Semi Pro, Aldyansyah Pratama dari SMK Walang Jaya juga tampil digdaya menjadi yang terbaik. Siswa SMK bukan cuma pinter bongkar mesin, tapi juga jago nikung di sirkuit, Cak!

    Kehadiran Aktor Thailand & Pesta Komunitas di Luar Lintasan

    Kemeriahan 10 tahun YSR makin pecah berkat hadirnya Ing Asavanund, rider berusia 20 tahun asal Thailand yang berlaga di kelas R3 BLU CRU Asia Pacific. Usut punya usut, doi ini juga seorang aktor drama ternama yang punya basis fans sangat besar di Indonesia, Cak! Sontak wae, sesi meet & greet di paddock diserbu ribuan penggemar yang histeris pengen foto bareng. Di luar trek, area pameran dipenuhi stan sponsor ternama seperti Idemitsu, KYB, GS Astra, Pirelli, Ulti-X, IRC Tire, Cargloss, Yamalube, hingga YES24. Ada juga agenda fun riding competition, hiburan musik, pit walk, seremonial 10th Anniversary, serta Sunmori dan Victory Lap mengitari Sirkuit Mandalika yang diikuti oleh ribuan anggota komunitas. Pecah tenan cak acaranya…

    Last….suksesnya perayaan 10 Tahun Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika ini menjadi bukti sahih komitmen panjang Yamaha dalam membangun ekosistem racing di Tanah Air. Dari ajang ini, terbukti lahir bibit-bibit pembalap potensial yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, sekaligus jadi wadah pemersatu komunitas otomotif yang solid. Salam Gazz pollll !!! (iwb)

  • Suzuki Ngamukkkk….Rilis New GSXR250R-F Terbaru 2027, edian sangarrrr !!!!

    Suzuki Ngamukkkk….Rilis New GSXR250R-F Terbaru 2027, edian sangarrrr !!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Suzuki ngamuk cakkk !! Setelah hampir satu dekade adem ayem tanpa perubahan besar, Suzuki akhirnya mengamuk di skena motor sport quarter-liter. Betul cak….Suzuki resmi menghadirkan penyegaran total pada motor sport touring 250cc 2-silinder mereka. Gak tanggung-tanggung, namanya kini berubah menjadi Suzuki GSX250R-F! Yang bikin IWB sumringah, Suzuki gak cuma sekadar ganti baju atau striping, Cak. Mereka merombak sektor dapur pacu hingga fiturnya melonjak signifikan, namun dengan strategi harga yang justru makin murah! Edan, strategi ngajak gelut iki jenenge! Penasaran seperti apa rombakan spesifikasi, peningkatan power, hingga fitur gres pada GSX250R-F ini? Monggo disimak ulasan lengkapnya di bawah ini, Cak!

    Secara tampilan, siluet khas GSX250R yang gagah dan nyaman dipake touring tetap dipertahankan. Namun, Suzuki memberikan sentuhan visual yang jauh lebih modern dan tajam.

    • Aerodinamis Winglet: Pada fascia depan, GSX250R-F kini dibekali aero winglet bawaan pabrik. Gak cuma gaya-gayaan ala motor MotoGP, aero kit ini berfungsi memberikan downforce tambahan saat melibas kecepatan tinggi.

    • Sektor Pencahayaan: Seluruh sistem tata cahaya sudah mengadopsi Full LED—mulai dari lampu utama (headlamp) dengan desain Dawn Blade LED / Projector, DRL, hingga lampu sein dan stoplamp belakang. Tampilan mukanya jadi makin galak dan jauh lebih terang saat diajak night ride, Cak!

    Dan yang terpenting mesin cak. Yesss…Ini dia sektor yang paling ditunggu-tunggu para pemuja performa! Selama 10 tahun, GSX250R lama sering dikritik karena masih menggunakan mesin 250cc 2-silinder SOHC 2-katup (2-valve) yang tergolong “sopan”. Di versi GSX250R-F ini, Suzuki kini merombak total jeroan mesinnya!

    • Konfigurasi 4-Valve + VVL: Suzuki menyematkan kepala silinder anyar dengan konfigurasi 4-Valve per silinder (total 8-valve) plus teknologi katup variabel VVL (Variable Valve Lift).

    • Lonjakan Tenaga (Power): Tenaga maksimal yang dulunya cuma bertahan di angka 25 PS (18,4 kW) kini melonjak drastis hingga 28,8 HP – 29,2 PS pada 9.500 rpm! Ada kenaikan tenaga sebesar 4,2 PS yang bikin napas motor makin panjang di putaran atas.

    • Torsi Lebih Menggigit: Torsi maksimalnya kini menembus 23,6 Nm pada 5.500 rpm. Tarikan bawah ke menengahnya dijamin makin responsif tanpa harus ngeden saat diajak keluar tikungan atau menyalip kendaraan lain.

    • Bobot Tetap Ringan: Walau jeroan mesin dan fiturnya bertambah banyak, bobot isi (kerb weight) GSX250R-F tetap berhasil ditahan di angka 178 kg. Hasilnya? Power-to-Weight Ratio (PWR) motor ini meningkat drastis dibandingkan versi lama!

    Gak cuma mesin yang makin galak, sektor kenyamanan dan keselamatan pengendara juga disumpal berbagai fitur terkini:

    1. Assist & Slipper Clutch: Membikin tuas kopling terasa jauh lebih ringan dan mencegah gejala roda belakang terkunci (wheel hop) saat pengendara melakukan downshift atau turun gigi secara mendadak.

    2. Port Charger USB Type-C (18W): Sangat berguna buat mengecas smartphone atau navigasi GPS saat diajak touring jarak jauh.

    3. TPMS (Tire Pressure Monitoring System): Pengendara bisa memantau tekanan angin ban secara real-time langsung dari panel instrumen. Fitur mewah yang jarang ada di kelasnya!

    4. Kapasitas Tangki 14,5 Liter & Ergo 790 mm: Tinggi jok tetap ramah di angka 790 mm dan kapasitas tangki bbm 14,5 liter memastikan kenyamanan berkendara jarak jauh tanpa sering mampir SPBU.

    Komparasi Spesifikasi: GSX250R Lama vs New GSX250R-F

    Fitur / Spesifikasi GSX250R (Model Lama) All New GSX250R-F
    Mesin 248cc, 2-Silinder, SOHC 2-Valve 248cc, 2-Silinder, SOHC 4-Valve + VVL
    Tenaga Maksimum 25 PS (18,4 kW) 28,8 HP – 29,2 PS
    Torsi Maksimum 23.4 Nm 23,6 Nm @ 5.500 rpm
    Pencahayaan Halogen / LED gabungan Full LED (Projector & DRL)
    Aero Kit Tanpa Winglet Dilengkapi Winglet
    Fitur Tambahan Standard Instrument Assist & Slipper Clutch, TPMS, USB Type-C
    Bobot Isi 178 kg 178 kg

    Harga Malah Turun? Kok Bisa, Cak?!

    Nah, ini dia poin paling menarik!  meskipun mengusung embel-embel huruf “F” di belakang namanya dengan peningkatan tenaga dan fitur melimpah, rumor harga rilis Suzuki GSX250R-F justru berada di kisaran 18.980 Yuan (atau setara Rp 40 jutaan di pasar Tiongkok). Angka ini justru lebih murah dibanding harga rilis generasi sebelumnya yang sempat menyentuh angka 21.000-an Yuan! Langkah berani Suzuki ini jelas dilakukan untuk menggoyang dominasi Kawasaki Ninja 250, Honda CBR250RR, hingga Yamaha YZF-R25 di pasar global.

    Last…langkah Suzuki merilis GSX250R-F ini seperti menjawab semua jeritan dan doa para pecinta Suzuki selama 10 tahun terakhir, Cak! Dulu orang sering mengeluhkan tenaganya yang nanggung, tapi sekarang dengan mesin 4-valve VVL bertenaga nyaris 30 PS, fitur melimpah, plus desain pakai winglet, motor ini jelas dadi ancaman serius di kelas 250cc. Yahh memang masih jauhhhhhh puoll dibanding CBR, Ninja dan R25, tapi lumayanlah cak apalagi sekarang desainnya bengis tenan. Kalau Suzuki Indonesia (SIS) memboyong GSX250R-F ini ke Tanah Air dengan harga yang kompetitif, kira-kira Sampeyan tertarik buat meminang gak? Tulis opini Sampeyan di kolom komentar…gazzz !! (iwb)

  • Yamaha Parah…Cewekpun kini di Racuni Modifikasi Fazzio JDM !!!

    Yamaha Parah…Cewekpun kini di Racuni Modifikasi Fazzio JDM !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….. modifikasi sepeda motor di Indonesia saat ini ternyata sedang menjadi tren yang sangat diminati oleh para Gen Z. Menariknya, bukan cuma kaum pria saja, tapi para cewek alias ladies pun saat ini sudah banyak yang terjun langsung ke dunia modifikasi. Salah satu motor yang paling banyak dipilih adalah jajaran Classy Yamaha Fazzio. Melalui desainnya yang stylish dan fashionable, Yamaha Fazzio berhasil tampil sebagai “White Canvas” sekaligus tempat bermain kreativitas anak muda masa kini. Yup…Yamaha Parah…Cewekpun kini di Racuni Modifikasi Fazzio JDM !!!

    Cerita seru soal kreativitas modifikasi dari para ladies pengguna Yamaha Fazzio kali ini datang dari Kota Yogyakarta. Dalam gelaran Classy Modifest Yogyakarta yang sukses digelar beberapa waktu lalu (27-28/6), para ladies turut memeriahkan acara dengan menampilkan berbagai karya modifikasi kreatif, khususnya yang mengusung konsep cargo ala pengendara “kalcer.” Pihak pabrikan pun menyambut positif tren ini. Pak Rifki Maulana, selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. menjelaskan:

    “Sejak meluncur, Fazzio Hybrid hadir bagi para generasi muda seperti Gen Z yang ingin selalu tampil semakin stylish dan berkarakter. Melalui tampilan desainnya yang stylish dan fashionable, motor ini berhasil bermanifestasi menjadi canvas kreasi bagi para kawula muda, khususnya kemudahan bagi mereka dalam menunjukkan identitas diri mereka… khususnya juga bagi para perempuan, di mana mereka kini juga semakin pede memeriahkan skena modifikasi lewat kreasi mereka,” ungkap Pak Rifki.

    Nah, seperti apa detail modifikasi Fazzio garapan para cewek kreatif Jogja ini? Penasaran toh? Monggo disimak ulasan lengkapnya di bawah ini, Cak!

    1. Silon Japan Style (Khansa Salma, 24 Tahun)

    Karya pertama datang dari Khansa Salma, seorang alumni seni rupa asal Jogja. Khansa menghadirkan modifikasi Yamaha Fazzio dengan pendekatan Japanese Cargo Retro Style.

    • Tampilan & Warna: Dibungkus warna hijau khas telur asin (mint green), dengan aksen grafis warna silver, cokelat tua, dan mustard berlapis pada bodi. Ditambah sentuhan warna cokelat muda di beberapa komponen, tampilannya jadi sangat mencolok dan rapi, Cak!

    • Fitur & Detail: Mengambil konsep city scooter ala kota Tokyo, motor yang diberi nama “Silon Japan” ini dilengkapi foldable crate (keranjang lipat) multiguna, handguard, aluminum cover muffler plate, hingga plat nomor bergaya aksara Kanji.

    • Alasan Modifikasi: “Kalau nama Silon terinspirasi dari kata ‘Si Hijau Telor Asin’. Kalau ide Japanese Cargo-nya jujur aku terinspirasi dari hobi main motor tua dan Japanese fashion. Karena penasaran ingin mencoba dunia modifikasi dan punya background seni, aku termotivasi bereksperimen,” ujar Khansa. Juozzz gandozz tenan!

    2. Nori Style (Dinda Hurin, 23 Tahun)

    Tampil cerah dan berani, modifikasi garapan Dinda Hurin juga sukses mencuri perhatian di Classy Modifest Yogyakarta lewat konsep Retro Pop Up Indonesia 90-an X Japan.

    • Tampilan & Warna: Menggunakan warna dasar kuning cerah yang dipadukan dengan jok warna navy blue, deck cowling cokelat tua, serta stiker striping oranye dan kuning yang membuat Fazzio ini terlihat sangat segar.

    • Fitur & Detail: Detailnya sangat kaya, Cak! Mulai dari grafis motif Seigaiha khas Jepang, cover pelek, spion bulat, gantungan saddle bag di belakang, cover lampu depan dan sein, windshield, back rack, hingga hand grip berwarna cokelat.

    • Alasan Modifikasi: “Aku kasih nama Nori. ‘NO’ dari kata ‘NOrang’ (kuning) dan ‘RI’ dari namaku Hurin. Inspirasinya dari gaya vintage retro pop up Indo 90-an dipadu gaya cargo Jepang. Warna kuningnya tetap dipertahankan karena menggambarkan karakterku yang ceria, sementara sentuhan cargonya menunjukkan sisi pekerja keras,” tutur Hurin.

    3. Amekaji Style (Monika Siwi, 27 Tahun)

    Tema Amekaji Style (American Casual) menjadi konsep modifikasi berikutnya yang dipilih oleh Monika Siwi. Gaya ini memadukan budaya berpakaian kelas pekerja, militer, denim, hingga gaya ala mahasiswa kampus.

    • Tampilan & Warna: Mengombinasikan warna hijau zaitun (olive green), putih, dan hitam. Perpaduan ini menghadirkan kesan yang tenang, elegan, namun tetap menyiratkan aura petualang.

    • Fitur & Detail: Nuansa cargo disajikan lewat front rack dan back rack multiguna, pelek beraksen putih, cover lampu depan dengan lis kuning, spion bulat, serta stiker striping retro gaya 90-an pada bodi depan dan samping.

    • Alasan Modifikasi: “Berangkat dari hobi main motor tua waktu kuliah, aku mulai mengulik dunia modifikasi. Karena suka mix and match fashion, aku dapat banyak referensi yang terinspirasi dari gaya berpakaianku sendiri,” ungkap Monika.

    Last….Modifikasi buatan para ladies dari Jogja ini membuktikan bahwa selera seni kaum hawa di dunia otomotif tidak bisa dipandang sebelah mata. Hasil kreasinya rapi, fungsional, dan tetap ciamik dipakai harian. Piye miturut Sampeyan, Cak? Mana gaya modif yang paling masuk selera? btw…Bagi Sampeyan yang ingin tampil beda dan mengekspresikan karakter diri, lini Classy Yamaha Fazzio Hybrid saat ini dipasarkan dalam empat pilihan varian (harga OTR) dibawah, gazzz cakkk (iwb)

    • Fazzio Hybrid: Rp22.820.000,-

    • Fazzio Hybrid Neo: Rp24.405.000,-

    • Fazzio Hybrid Lux: Rp25.095.000,-

    • Fazzio Special Edition: Rp25.250.000,-