Author: Iwanbanaran

  • Pecco Bagnaia Frustasi di Misano..” Aku Hampir jatuh 7 kali..” keluhnya !!

    Pecco Bagnaia Frustasi di Misano..” Aku Hampir jatuh 7 kali..” keluhnya !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Krisis performa yang dialami oleh pebalap pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia, tampaknya masih terus berlanjut tanpa menunjukkan tanda-tanda mereda saat akhir pekan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dimulai. Dalam sesi latihan hari Jumat yang krusial, pebalap asal Italia tersebut mengakui bahwa ia terpaksa harus membalap dengan gaya yang sangat defensif demi mengendalikan motor Desmosedici yang terus memberikannya masalah kepercayaan diri. Situasi ini semakin memperkuat anggapan bahwa sang mantan juara dunia sedang berada dalam salah satu periode paling sulit sepanjang karier kelas utamanya bersama skuad Borgo Panigale. ” Aku hampir jatuh 7 kali…” keluhnya…

    Sepanjang sesi latihan di Misano, Bagnaia terlihat kesulitan untuk mencatatkan waktu kompetitif yang bisa membawanya bersaing secara nyaman di jajaran teratas, jauh tertinggal dari dominasi sesama pebalap Ducati lainnya maupun kejutan yang dihadirkan oleh para pesaing dari pabrikan Aprilia. Ketika dimintai keterangan mengenai gaya balapnya di atas lintasan kandang tersebut, Bagnaia tidak menutup-nutupi fakta bahwa ia tidak bisa lagi memacu motornya secara agresif seperti biasa. Ia menjelaskan bahwa setiap kali ia mencoba menekan batas maksimal, motornya kerap memberikan reaksi yang tidak terduga dan merusak ritme balapnya secara keseluruhan….

    ” Tim sedang bekerja keras untuk mencari tahu masalahnya, tetapi tampaknya mustahil untuk dipahami alasannya. Perbedaannya sangat jelas terlihat pada data antara saya dan semua pebalap Ducati lainnya, karena saya mengerem jauh lebih keras daripada yang lain. Selain itu motornya tidak mau berakselerasi. Saya sangat memperhatikan akselerasi dengan bukaan gas, tetapi justru saya adalah orang yang paling sedikit berakselerasi. Cara kerja motor saya sangat aneh dan tim benar-benar tidak mengerti alasannya. Kami berada dalam situasi yang sangat sulit. Saya mengendarai motor dengan cara yang sangat defensif karena begitu saya mencoba berbuat sedikit saja, saya langsung jatuh…

    “Mengalami crash di setiap tikungan bukanlah cara yang saya inginkan untuk mengatasi situasi ini. Saya hampir jatuh tujuh kali saat sesi latihan dan itu dalam kecepatan yang sangat lambat. Bahkan dalam lap-lap lambat pun saya hampir jatuh, jadi ini sangat aneh dan kita perlu mencari tahu alasannya. Marc membuat perbedaan lebih besar dalam hal itu karena dialah yang menggunakan tekanan rem lebih sedikit tetapi motornya bisa melambat dengan cepat.  Saya menggunakan tekanan hingga dua kali lipat tetapi motornya tidak mau berhenti, jadi ini sangat sulit. Situasinya juga sulit bagi [tim]. Yang saya minta adalah coba pikirkan karena sejak awal musim masalahnya selalu sama. Masalahnya adalah dalam tiga GP terakhir situasinya jauh lebih buruk, entahlah…” keluh Pecco…

    Pendekatan defensif ini tentu saja menjadi sebuah kemunduran besar bagi seorang pebalap yang terbiasa bertarung memperebutkan pole position dan kemenangan di setiap seri cak. Bagnaia menceritakan bahwa masalah utama yang dihadapinya berkaitan erat dengan ketidakcocokan antara karakteristik setelan motor saat ini dengan preferensi gaya berkendaranya. Perubahan kecil pada tingkat cengkeraman lintasan Misano membuat setelan dasar motornya gagal bekerja secara optimal, memaksanya untuk terus-menerus bermain aman di setiap tikungan guna menghindari potensi kecelakaan fatal yang dapat memperburuk kondisi fisiknya maupun mental tim.

    Situasi pelik ini juga memicu berbagai spekulasi di paddock mengenai arah pengembangan teknis yang diambil oleh Ducati Corse. Dalam beberapa balapan terakhir, Bagnaia kerap mengeluhkan kurangnya rasa percaya diri pada bagian depan motor, sebuah komponen krusial yang sangat diandalkannya untuk melakukan pengereman keras dan memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi. Meskipun pihak tim telah mencoba berbagai cara untuk mengembalikan performa motornya ke level terbaik, solusi permanen tampaknya masih belum ditemukan hingga hari pertama latihan di Misano ini berakhir.

    Last….Tekanan publik dan media tentu semakin menghimpit pundak pebalap bernomor start 63 tersebut, terutama mengingat statusnya sebagai salah satu ujung tombak pabrikan asal Italia di kandang mereka sendiri. Para penggemar setia Ducati tentu berharap besar melihat pebalap kebanggaan mereka bangkit di Misano, namun realitas di atas lintasan berbicara lain. Dengan sesi kualifikasi dan Sprint Race yang sudah di depan mata, Bagnaia dan tim tekniknya harus bekerja ekstra keras semalaman untuk menemukan terobosan signifikan. Jika masalah utama pada setelan motor ini tidak segera diatasi, Bagnaia diprediksi akan kembali menjalani balapan yang penuh penderitaan dan harus puas berjuang di barisan tengah demi mengamankan poin seadanya. Nggak heran jadi super frustasi cak…semangat Pecco !!! (iwb)

  • Jorge Martin Pusing dengan Ban Lunak Michelin di Misano !!

    Jorge Martin Pusing dengan Ban Lunak Michelin di Misano !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Jorge Martin, mengakui bahwa dirinya harus berjuang keras pada hari pertama sesi latihan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano. Pemimpin klasemen sementara tersebut hanya mampu mengamankan posisi kesepuluh secara dramatis untuk lolos langsung ke sesi Q2, tertinggal cukup jauh dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang keluar sebagai yang tercepat. Jorge Martin Pusing dengan Ban Lunak Michelin di Misano cak !!

    Martin mengungkapkan bahwa masalah utamanya bukan terletak pada satu atau dua tikungan saja, melainkan ia kehilangan sedikit waktu di hampir seluruh bagian sirkuit dibandingkan Bezzecchi…

    “Saya sangat kesulitan dengan ban belakang kompon lunak. Sejujurnya, saya memang memperkirakan akan sedikit menderita dengan ban lunak karena di sirkuit ini, dengan cengkeraman yang begitu tinggi rasanya seperti di awal musim keseimbangan motor sangat berubah untuk gaya balap saya. Situasinya memang seperti itu, tetapi saya tidak menyangka akan separah ini, jadi saya langsung merasa kesulitan sejak awal…

    “Saya rasa, dalam hal kecepatan balap, saya tidak tertinggal jauh. Saya mungkin hanya terpaut sekitar dua persepuluh detik dari barisan terdepan. Tetapi begitu kami harus masuk ke mode time attack, saya sangat kesulitan. Kami perlu memahami cara agar bisa lebih kompetitif untuk besok. Saya pikir ada hal-hal kecil di sekujur lintasan yang perlu kami satukan, tetapi jika kami bisa melakukan kualifikasi dengan hebat, saya yakin kami bisa bertarung di barisan depan.”

    “Saat melihat data milik [Bezzecchi], situasinya memang sulit karena perbedaannya ada pada hal-hal kecil di setiap tikungan, bukan masalah besar di dua tikungan tertentu,” ujar Martin. “Di seluruh bagian lintasan, saya terus-menerus kehilangan waktu sedikit demi sedikit.”

    Selain kesulitan menemukan ritme yang konsisten, pebalap asal Spanyol itu juga mengeluhkan perubahan keseimbangan pada motor RS-GP miliknya saat dipasangkan ban belakang kompon lunak (soft) untuk sesi time attack di penghujung latihan. Menurutnya, tingkat cengkeraman (grip) yang sangat tinggi di Misano mengubah perilaku motor secara signifikan dan membuatnya merasa berada di batas maksimal kemampuan motor.

    Kendati demikian, Martin merasa kecepatan balapnya (race pace) tidak terlalu buruk dan hanya terpaut sekitar dua persepuluh detik dari barisan terdepan. Tantangan terbesar baginya saat ini adalah menemukan cara untuk memaksimalkan potensi motor saat melakukan putaran cepat di sesi kualifikasi.

    “Jika kami bisa melakukan langkah maju pada setelan motor, biasanya hal itu akan membuatnya jauh lebih seimbang,” tambahnya.

    Last….Meskipun mengawali akhir pekan dengan hasil yang kurang memuaskan, Martin tetap optimistis menatap sesi balapan. Ia menegaskan bahwa targetnya bukanlah sekadar finis di posisi kelima seperti yang diraihnya di Aragon, melainkan berjuang di barisan depan demi mempertahankan posisi puncak di klasemen kejuaraan dunia MotoGP….(iwb)

  • Fokus Berat…Marco Bezzecchi Ogah Mikirin Marc Marquez !!

    Fokus Berat…Marco Bezzecchi Ogah Mikirin Marc Marquez !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Pebalap andalan Aprilia, Marco Bezzecchi, sukses mencatatkan waktu tercepat pada hari pertama sesi latihan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano. Meskipun tampil impresif di kand sendiri dan mengungguli juara bertahan Marc Marquez dengan selisih tipis sekitar 0,1 detik, Bezzecchi menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ingin ambil pusing dengan performa para rivalnya termasuk Marquez…

    “Bagi saya, tidak ada gunanya melihat pebalap lain,” ujar Bezzecchi setelah menguasai sesi latihan. “Satu-satunya hal yang harus saya lakukan adalah melihat diri sendiri dan mencoba memperbaiki apa yang bisa saya kendalikan.” serunya…

    Bagi Bezzecchi, fokus utamanya tertuju pada pengembangan gaya balapnya sendiri, kinerja motor RS-GP, serta sensasi secara keseluruhan di atas lintasan. Ia merasa masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan performa, baik dari sisi teknik berkendara maupun penyesuaian setelan pada motornya, meskipun secara basis awal motornya sudah terasa sangat baik.

    Dominasi Bezzecchi di Misano terlihat jelas pada sektor pertama dan ketiga berkat kecepatan tikungan (cornering speed) dari motor Aprilia. Kendati demikian, hasil kontras justru ditunjukkan oleh rekan setim sekaligus pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin, yang harus puas tercecer di posisi kesepuluh, sementara empat posisi di belakang Bezzecchi justru dikuasai oleh barisan pebalap Ducati.

    Terkait pemilihan ban untuk balapan mendatang, Bezzecchi membuka peluang untuk menggunakan ban belakang kompon soft (lunak). Mengingat tingkat degradasi ban di Sirkuit Misano tidak terlalu masif, opsi ban lunak maupun medium sama-sama menjadi pertimbangan yang realistis baginya.

    Last…menyongsong sesi kualifikasi dan Sprint Race, Bezzecchi saat ini berada di posisi yang kompetitif dalam perebutan gelar juara dunia, di mana ia tertinggal beberapa poin dari Marc Marquez dan Jorge Martin. Dengan pendekatan fokus pada diri sendiri, ia berharap bisa terus mengamankan posisi terdepan di sirkuit rumahnya….(iwb)

  • Marc Marquez akui sulit kalahkan Bezzecchi – Aprilia di Misano !!

    Marc Marquez akui sulit kalahkan Bezzecchi – Aprilia di Misano !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez datang ke Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dengan status sebagai juara bertahan yang baru saja menyapu bersih kemenangan ganda di Sirkuit Aragon. Namun, pebalap andalan Ducati tersebut secara terbuka mengakui bahwa ia menghadapi tantangan yang jauh lebih pelik akhir pekan ini. Berbeda dengan dominasi mutlak yang ditunjukkannya sebelumnya, Marquez merasa dirinya sedikit kesulitan untuk menemukan ritme terbaik di atas motor Desmosedici. Yup…Marc Marquez akui sulit kalahkan Aprilia di Misano !!

    Pada sesi latihan hari Jumat, Marquez sebenarnya sempat menunjukkan kecepatan yang kompetitif dengan memuncaki sesi latihan bebas pertama (FP1) serta mengamankan posisi kedua di bawah pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada sesi latihan sore. Meskipun demikian, ia merasa posisi kedua tersebut tidak serta-merta mencerminkan kenyamanan penuh di atas lintasan. Di Aragon, ia selalu berada di jajaran teratas tanpa hambatan berarti sepanjang sesi latihan, sementara di Misano ia dan timnya masih harus bekerja keras mencari setelan tambahan agar bisa tampil optimal.

    “ Sekarang aku tercepat kedua tapi sebenarnya situasinya tidak seperti di Aragon, ketika saya selalu berada di tiga besar klasemen latihan sepanjang sesi. Disini Saya sedikit kesulitan dan kami harus bekerja, kami harus mencoba mencari sesuatu yang lebih. Memang benar dalam catatan waktu lap cepat saya berada di sana. Namun seperti yang kita lihat, semuanya sangat ketat dan sesi kualifikasi besok akan menjadi sangat penting. Karena jika kamu membuat sedikit saja kesalahan, kamu bisa start di baris kedua atau bahkan ketiga, dan inilah masalah terbesar di MotoGP era sekarang…

    ” Misano adalah salah satu sirkuit di mana segalanya menjadi lebih merata. Seperti yang kita lihat pada catatan waktu lap, Aprilia sangat kuat di tikungan-tikungan cepat dan Ducati kuat di tikungan tipikal stop-and-go. Jadi pada akhirnya, Aprilia kuat di sektor 3, dan Ducati lebih kuat di sektor lain. Setiap motor memiliki potensinya masing-masing dan tugas kami adalah mencoba mencari yang terbaik untuk gaya balapku….

    “Bez dan Aprilia sangat cepat di tikungan-tikungan jenis ini (fast corner). Di area cepat seperti Assen dan Silverstone, mereka sangat kuat. Kami harus mencoba memahami apakah kami bisa menjadi lebih kuat di area lain. Saya belajar dari Silverstone. Saya mencoba mendekatinya dengan cara yang berbeda pada hari Jumat. Target saya adalah tampil sebaik mungkin pada hari Sabtu dan Minggu. Untuk urusan membalap, saya lebih menyukai Austria daripada di sini, tetapi sayang di Austria saya lebih jarang menang. Saya lebih menyukai Motegi daripada trek ini, tetapi di Motegi saya juga lebih jarang menang. Ini adalah sirkuit di mana saya pernah meraih kesuksesan di masa lalu, dan tahun ini kami akan mencoba untuk dekat dengan pebalap terdepan, yang saya yakini Marco akan sulit dikalahkan. Ya, podium, saya yakin masuk podium namun menang ? ini akan menjadi tantangan besar…” tutupnya…

    Jadi cak…dari penuturan diatas, Marquez secara tegas menunjuk Marco Bezzecchi sebagai pebalap paling tangguh dan ancaman terbesar di Misano. Menurut pengamatan peraih sembilan gelar juara dunia tersebut, kekuatan antara pabrikan Ducati dan Aprilia menjadi jauh lebih seimbang di sirkuit ini. Aprilia terbukti sangat superior di tikungan-tikungan cepat, terutama pada sektor ketiga yang mencakup area ikonik Curvone. Sebaliknya, Ducati memiliki keunggulan tersendiri di area pengereman keras dan akselerasi keluar tikungan.

    Menyadari keunggulan rivalnya di area tikungan cepat, Marquez dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan memaksakan diri mencari kecepatan ekstra di sektor tiga. Ia belajar dari pengalaman balapan sebelumnya, di mana mencoba memaksakan motor di luar batas wajar pada area cepat justru membawa risiko besar. Strategi terbaik baginya adalah memaksimalkan potensi Desmosedici di sektor lain di mana mereka memiliki keunggulan kompetitif.

    Selain faktor teknis motor, persaingan ketat di Misano juga membuat sesi kualifikasi menjadi penentu yang sangat krusial. Selisih catatan waktu antar pebalap begitu tipis, sehingga kesalahan kecil saja saat kualifikasi dapat membuat seorang pebalap terlempar ke baris start kedua atau ketiga. Di era MotoGP modern yang sangat kompetitif ini, memulai balapan dari posisi tengah merupakan sebuah kerugian besar yang harus dihindari.

    Last….Dari aspek fisik, Marquez juga mengambil pendekatan yang lebih terukur setelah sempat mengalami masalah kelelahan fisik pada balapan-balapan sebelumnya. Ia mengatur ritme kerja fisiknya sejak hari Jumat demi menjaga kondisi optimal menghadapi sesi kualifikasi, Sprint race, dan balapan utama. Saat ini, Marquez berada di posisi yang kompetitif dalam perebutan gelar juara dunia. Mengingat ketatnya persaingan akhir pekan ini, ia secara realistis menyatakan akan merasa sangat puas dan siap menandatangani hasil podium jika mampu mendapatkannya di Misano. Apakah Marc mampu mengalahkan Bez ?? piye cak…optimis oraa ?? (iwb)

    2026 San Marino MotoGP – Practice Results

    Pos Rider Nat Team Time/Diff Lap Max
    1 ^1 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP26) 1’30.144s 24/25 300k
    2 ˅1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP26) +0.103s 18/23 299k
    3 ^1 Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP26) +0.185s 25/27 299k
    4 ^6 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP26) +0.241s 25/25 298k
    5 ^8 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +0.271s 21/21 298k
    6 = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.344s 19/24 299k
    7 = Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.496s 23/24 298k
    8 ˅3 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) +0.510s 24/27 301k
    9 ^2 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.530s 22/23 301k
    10 ˅2 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP26) +0.546s 23/26 299k
    Qualifying 1:
    11 ^4 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.560s 19/24 299k
    12 ˅9 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.572s 20/26 295k
    13 ˅1 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP25) +0.614s 17/22 297k
    14 ^5 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.715s 24/26 300k
    15 ^1 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +0.799s 25/25 301k
    16 ˅7 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.034s 26/26 293k
    17 ^3 Diogo Moreira BRA Pro Honda LCR (RC213V)* +1.119s 5/25 301k
    18 ^3 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.137s 20/21 295k
    19 ˅1 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP26) +1.315s 6/19 297k
    20 ˅3 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +1.423s 21/23 293k
    21 ˅7 Toprak Razgatlioglu TUR Pramac Yamaha (YZR-M1)* +1.927s 19/19 294k
  • Nicolo Bulega Shock Lihat Lengan Marquez…” Dia Luar biasa” ! serunya

    Nicolo Bulega Shock Lihat Lengan Marquez…” Dia Luar biasa” ! serunya

    Iwanbanaran.com – Cakk….Pujian setinggi langit diberikan oleh bintang WorldSBK sekaligus pebalap masa depan VR46 MotoGP, Nicolo Bulega, kepada sang juara dunia berkali-kali, Marc Marquez. Bulega mengaku dibuat kagum luar biasa dengan ketangguhan fisik dan mental pebalap andalan Ducati tersebut yang tetap mampu tampil kompetitif di barisan depan MotoGP meski harus berjuang mengatasi cedera lengan yang parah. Nicolo Bulega Shock Lihat Lengan Marquez…” Dia Luar biasa” ! serunya

    Pernyataan tersebut dilontarkan Bulega menyusul sorotan publik terhadap kondisi fisik Marquez serta foto-foto medis lengannya yang sempat viral di media sosial. Seperti diketahui, The Baby Alien harus menjalani serangkaian operasi berat pada lengan kanannya akibat akumulasi cedera serius sejak beberapa musim lalu, termasuk insiden kecelakaan di Indonesia dan pergeseran sekrup yang menekan saraf radial.

    Bahkan, sejumlah tim medis menyebut fungsi lengan kanan Marquez saat ini tidak berada dalam kondisi 100 persen penuh akibat prosedur pembedahan komprehensif yang telah ia lalui. Melihat perjuangan tersebut, Bulega takjub bagaimana sang pebalap Spanyol masih sanggup menjinakkan motor MotoGP berkecepatan tinggi.

    “Olahraga ini sangat berat. Anda harus berlatih keras dan berada dalam kondisi fisik prima. Saya rasa hanya Marc yang bisa melakukan apa yang dia lakukan sekarang dengan satu setengah lengan,” ujar Bulega, menggambarkan betapa luar biasanya level determinasi Marquez.

    Last….lebih lanjut, Bulega yang sempat merasakan langsung mengendarai Desmosedici GP milik Marquez saat menjadi pebalap pengganti di akhir musim lalu, juga menyoroti anggapan keliru sebagian orang terhadap profesi pebalap. Ia menegaskan bahwa mengendalikan motor kelas premier menuntut kapasitas fisik, kekuatan otot, dan stamina yang jauh lebih ekstrem dibanding yang dibayangkan banyak orang di luar sana….(iwb)

  • Breaking !! New Honda CB750 Hornet versi 2027 dirilis…Merahnya Angkerrr !!

    Breaking !! New Honda CB750 Hornet versi 2027 dirilis…Merahnya Angkerrr !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda kembali menggebrak pasar Eropa dengan memperkenalkan pembaruan signifikan untuk salah satu motor streetfighter paling sukses di lini menengah mereka, yaitu Honda CB750 Hornet versi tahun 2027. Sejak pertama kali mengaspal, motor yang memadukan kelincahan jalanan dengan performa bertenaga ini sukses mencatatkan angka penjualan fantastis hingga menembus belasan ribu unit setiap tahunnya, menjadikannya salah satu dari tiga besar penguasa segmen naked bike di Benua Biru. Dan kali ini mereka kembali merilis generasi 2027…sebuah gen terbaru yang ternyata makin cakep. Yess….Honda CB750 Hornet versi 2027 dirilis…Merahnya Angkerrr caakkk !!

    Pada pembaruan tahun 2027 ini, Honda memberikan penyegaran total pada sektor estetika dengan menghadirkan empat pilihan warna dual-tone baru yang semakin menonjolkan karakter agresif dan futuristis. Pilihan tersebut meliputi kombinasi Gunmetal Black Metallic & Mat Ballistic Black Metallic yang misterius, Mat Beta Silver Metallic & Iridium Gray Metallic yang bernuansa modern, serta sentuhan warna segar pada Glint Wave Blue Metallic & Mat Ballistic Black Metallic. Tidak ketinggalan, warna legendaris khas balap Honda Grand Prix Red & Gunmetal Black Metallic turut disematkan untuk memuaskan para loyalis garis keras. Jadi memang lebih ke visual cak. Terus piye soal mesin dan fitur ?

    Dapur pacu motor ini tetap mempercayakan mesin andalannya, yakni unit 755cc, 4-tak, SOHC, paralel-twin berteknologi Unicam dengan sudut engkol 270 derajat. Konfigurasi ini mampu menghasilkan tenaga buas hingga 91,8 PS (67,5 kW) pada putaran 9.500 rpm serta torsi puncak mencapai 75 N·m pada 7.250 rpm. Dengan bobot kendaraan yang sangat ringan—hanya 192 kg untuk versi standar dan 196 kg pada varian dengan sistem transmisi canggih—CB750 Hornet menawarkan rasio tenaga terhadap bobot yang luar biasa, menjamin kelincahan maksimal baik saat bermanuver di jalanan perkotaan maupun melibas tikungan tajam di jalur pegunungan.

    Keunggulan utama yang terus menjadi daya tarik global adalah kehadiran teknologi Honda E-Clutch. Sistem inovatif ini memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi, berhenti, hingga berjalan kembali secara mulus tanpa perlu menarik tuas kopling. Dilengkapi dengan fitur auto-blip saat menurunkan gigi serta pengaturan tingkat beban pedal (HARD, MEDIUM, SOFT), E-Clutch memberikan pengalaman berkendara yang jauh lebih praktis dan menyenangkan. Meskipun demikian, Honda tetap mempertahankan tuas kopling konvensional bagi pengendara yang ingin mengambil alih kendali manual kapan saja.

    Last…Honda Eropa juga menyediakan empat paket aksesori resmi (Style, Sport, Comfort, dan Design Package) yang mencakup komponen estetika seperti single-seat cowl dan striping bodi, hingga perangkat fungsional seperti tank bag dan grip heater untuk perjalanan jauh. Di pasaran Inggris, model dengan spesifikasi E-Clutch ini dibanderol dengan harga referensi sekitar 7.549 Poundsterling atau 179 jutaan rupiah. Kombinasi antara performa tinggi, teknologi transmisi mutakhir, dan visual yang memukau menjadikan Honda CB750 Hornet 2027 sebagai salah satu streetfighter kelas menengah yang paling diidamkan saat ini. Sayang model ini belum masuk Indonesia cak. Semoga saja AHM mempertimbangkannya. So…New Honda CB750 Hornet versi 2027 ?? piyee…ganteng ora cakkk ?? (iwb)

    27YM Honda CB750 Hornet

    27YM Honda CB750 Hornet

    27YM Honda CB750 Hornet

    Spesifikasi Honda CB750 Hornet

    Total length x width x height 2090 x 780 x 1085 mm
    wheelbase 1420mm
    minimum ground clearance 140mm
    Seat height 795mm
    Vehicle weight 192kg (E-clutch = 196kg)
    Engine type Water-cooled 4-stroke SOHC 4-valve parallel twin-cylinder
    Total displacement 755cc
    Bore x Stroke 87 x 63.5 mm
    Compression ratio 11.0
    Maximum output 67.5kW (91.8PS) / 9500rpm
    Maximum Torque 75N・m (7.65kgf・m)/7250rpm
    Fuel tank capacity 15.2L
    Transmission type Always-on 6-stage return type
    Brake type (front/rear) Hydraulic double disc / Hydraulic disc
    Tire size (front and rear) 120/70ZR17M/C (58W)・160/60ZR17M/C (69W)
    Fuel consumption rate (WMTC mode value) 23.2 km/L
    Reference price £7549 (UK E-clutch specification)
  • Honda Bikers Day 2026 Kembali Gempur Tanah Air….Ini adalah “Brotherhood” Sejati !!

    Honda Bikers Day 2026 Kembali Gempur Tanah Air….Ini adalah “Brotherhood” Sejati !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….siap-siap pasang kuda-kuda dan panasin mesin kuda besi kalian, karena hajatannya para bikers Honda paling akbar sedunia persilatan tanah air resmi balik lagi! Honda Bikers Day (HBD) 2026 dipastikan bakal menggebrak dengan skala yang makin masif dan melibatkan lintas generasi. Memasuki penyelenggaraan ke-15, PT Astra Honda Motor (AHM) bareng jaringan main dealer siap menyatukan jutaan pasang tangan dalam semangat persaudaraan yang tak pernah luntur. Yess..Honda Bikers Day 2026 Kembali Gempur Tanah Air….Ini adalah “Brotherhood” Sejati !!

    Mengusung tema “Legacy of Spirit”, HBD 2026 bukan cuma sekadar ajang kumpul-kumpul atau temu kangen warisan masa lalu. Lebih dari itu, tema ini merangkkum nyala api semangat yang terus membara, menginspirasi komunitas setia Honda dari generasi senior sampai barisan rider muda yang penuh energi. General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM, Andy Wijaya, menegaskan kalau brotherhood bakal tetap jadi nyawa utama acara ini meski terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    “Bagi kami, legacy bukan hanya tentang apa yang sudah dilakukan, tetapi bagaimana semangat tersebut bisa terus hidup. Honda Bikers Day menjadi ruang untuk mempertemukan bikers yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan komunitas sepeda motor Honda dengan generasi baru yang membawa energi, kreativitas, dan cara berekspresi yang berbeda,” ujar Andy.

    Rangkaian Hajatan Sambangi 4 Pulau Sekaligus, Cak! Enggak tanggung-tanggung, HBD 2026 bakal mampir di empat kota dari empat pulau besar yang siap diserbu gelombang lautan manusia berjaket community:

    • Lampung: Membuka rangkaian awal di Lapangan PKOR Way Halim pada tanggal 26 September 2026.

    • Samarinda: Menyapa pulau Kalimantan bertempat di GOR Kadire Oening Sempaja, Kalimantan Timur, pada 3 Oktober 2026.

    • Makassar: Menggetarkan Sulawesi Selatan di Pantai Akkarena pada 17 Oktober 2026.

    • Ambarawa (Puncak Acara): Titik krusial nan sakral di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, pada 24 Oktober 2026. Pemilihan lokasi ini punya nilai historis mendalam yang melambangkan perjuangan keras, pas banget buat landasan para bikers menyebar kebaikan.

    Dihibur Beragam Aktivitas Lintas Generasi Di lokasi puncak nanti, dijamin mata dan hati bakal dimanja sama seabrek agenda seru, Cak! Mulai dari riding experience jajal motor terbaru Honda, Final Battle Honda Modif Contest (HMC), pameran UMKM lokal, lapak bikers, sampai official merchandise resmi.

    Nuansa kebersamaan makin klop karena acara ini merangkul gaya hidup anak muda kekinian. Sederet hiburan siap memecah keheningan malam, mulai dari penampilan musisi nasional dan lokal, games, doorprize, tantangan karaoke, photo booth, sampai pertunjukan budaya lokal. Buat anak muda juga disiapkan city ride, time trial, stand up comedy, hingga display khusus modifikasi Vario Evo.

    Cara Gabung dan Link Pendaftaran Resmi Buat sampeyan yang mau ngegas dan jadi bagian dari sejarah akbar HBD 2026, pendaftaran udah dibuka lewat jalur wilayah masing-masing di bawah ini:

    Piyee Cak, rute mana nih yang bakal jadi jalur rolling thunder sampeyan menuju titik kumpul nanti? Yuk gazzzz…(iwb)

  • Cedera Ai Ogura Belum Pulih, Ikut Race San Marino di Tolak !!

    Cedera Ai Ogura Belum Pulih, Ikut Race San Marino di Tolak !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Pukulan telak kembali harus diterima oleh pebalap andalan Trackhouse MotoGP, Ai Ogura, dalam perburuan gelar juara dunia musim ini. Pebalap asal Jepang tersebut secara resmi dinyatakan harus absen pada seri Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano akhir pekan ini setelah gagal lolos dalam pemeriksaan medis wajib. Yup…kabarnya cak keputusan berat ini diambil menyusul hasil asesmen medis lanjutan yang dijalaninya di Barcelona. Tim dokter memutuskan bahwa kondisi ibu jari tangan kiri Ogura belum cukup pulih dan berisiko tinggi jika dipaksakan turun ke lintasan…!!

    Sebelumnya, pebalap bernomor start andalan tersebut harus menderita cedera patah tulang metakarpal pertama pada ibu jari kirinya akibat kecelakaan saat berlatih motocross di Jepang beberapa pekan lalu. Cedera tersebut memaksanya menjalani prosedur operasi yang ditangani langsung oleh spesialis dr. Xavier Mir, yang sekaligus membuatnya harus melewatkan seri Aragon sebelumnya. Berikut kronologi lengkap perjalanan cedera Ogura…

    • Kronologi Kecelakaan (Akhir Agustus 2026): Cedera ini bermula ketika Ai Ogura menjalani sesi latihan motocross di Jepang selang beberapa waktu setelah merampungkan seri Grand Prix Inggris (Silverstone). Dalam sesi latihan tersebut, ia mengalami kecelakaan yang berdampak langsung pada tangan kirinya.

    • Deteksi Cedera Setibanya di Eropa: Setibanya kembali di Eropa untuk persiapan menghadapi rangkaian balapan berikutnya, rasa nyeri hebat di tangan kirinya tak kunjung reda. Pemeriksaan lanjutan mengungkapkan adanya patah tulang (fracture) yang cukup serius di bagian ibu jari tangan kirinya.

    • Prosedur Operasi oleh Dr. Xavier Mir: Guna mempercepat proses penyambungan tulang dan pemulihan, pebalap Trackhouse Aprilia ini langsung diterbangkan ke Barcelona. Ia menjalani tindakan operasi darurat yang ditangani langsung oleh ahli bedah ortopedi ternama spesialis pebalap MotoGP, Dr. Xavier Mir.

    • Pemasangan Plat Besi: Dalam tindakan operasi tersebut, tim medis memutuskan untuk memasang plat penyangga kecil (plate) pada struktur tulang ibu jari kiri Ogura yang mengalami patah, agar posisi tulangnya stabil selama masa penyembuhan.

    Last…Absen untuk kedua kalinya secara beruntun tentu menjadi kerugian besar bagi Ogura yang sebelumnya tampil sensasional dan bertengger di papan atas klasemen sementara pebalap MotoGP 2026. Kehilangan poin krusial di dua balapan penting membuat peluang perburuan gelarnya berada di bawah tekanan berat, sementara tim Trackhouse memilih untuk tidak mencari pebalap pengganti di Misano demi fokus penuh pada proses pemulihan jangka panjang sang pebalap. GWS Ai…..(iwb)

  • Breaking !! AHM Rilis New CT125 Terbaru 2027…..Bebek Trail Sultan Lahir !!

    Breaking !! AHM Rilis New CT125 Terbaru 2027…..Bebek Trail Sultan Lahir !!

    Iwanbanaran.com – Cak….ada kabar segar nih buat para penikmat roda dua tanah air! PT Astra Honda Motor (AHM) baru saja merilis penyegaran pada salah satu lini motor hobi paling ikonik sejagat, yakni Honda CT125. Motor bebek penjelajah bergenre Iconic Tracking Cub ini sekarang tampil makin menggoda dengan sentuhan warna baru yang siap bikin iman goyah, Cak! Yess…AHM Rilis New CT125 Terbaru 2027…..Bebek Trail Sultan cakk !!

    Penyegaran paling kentara tentu saja hadir di sektor kelir bodi. Kalau sebelumnya kita lekat dengan nuansa warna merah mentereng, sekarang AHM nambahin opsi warna anyar berjuluk Matte Fresco Brown. Warna cokelat doff ini dipadukan apik sama warna legendaris Glowing Red yang tetap dipertahankan buat ngasih variasi. Perpaduan ini bener-bener sukses bikin tampilannya kian unik, berkarakter kuat, dan makin pas buat diajak blusukan atau sekadar nongkrong santai.

    Marketing Director AHM, Octavianus Dwi, menegaskan kalau karakter ikonik dan fungsional emang jadi DNA utama yang terus dijaga pada Honda CT125.

    “Karakter ikonik dan fungsional menjadi kekuatan utama Honda CT125 yang terus kami pertahankan. Melalui pilihan warna baru Matte Fresco Brown, kami ingin memberikan penyegaran sekaligus pilihan yang semakin beragam bagi konsumen untuk mengekspresikan gaya berkendara mereka, baik saat menikmati aktivitas sehari-hari maupun mengeksplorasi berbagai destinasi,” ujar Octavianus. Btw…piye soal engine ??

    Urusan jantung pacu, kuda besi berbobot bersih 116 kg ini tetap mempercayakan mesin 125cc PGM-FI, 4-langkah, SOHC, berpendingin udara. Karakter mesinnya diracik agar nendang dan responsif di putaran bawah sampai menengah, Cak. Catatan di atas kertas, motor ini sanggup memuntahkan tenaga maksimal sebesar 6,76 kW pada putaran 6.250 rpm dan torsi puncak mencapai 10,8 Nm pada 4.750 rpm. Dipadu bore x stroke 50 x 63,1 mm serta rasio kompresi 10:1, dijamin enteng banget buat dipakai harian di perkotaan maupun trekking nanjak ke daerah pegunungan. Enggak cuma itu cak, aura fungsionalitasnya juga kental banget berkat beberapa detail khas:

    • Fitur Pendukung Trekking: Posisi intake duct sengaja dipasang tinggi buat ngurangin debu yang masuk ke mesin, dipadu knalpot high-mount dan front fender berbahan besi yang bikin tampilannya makin kokoh.

    • Kapasitas Angkut Lega: Tersedia rak besar di belakang jok pengendara dengan daya muat maksimal sampai 20 kg, pas banget buat bawa logistik camping.

    • Kenyamanan & Keamanan: Udah dibekali pencahayaan full LED, panel meter digital bulat yang compact, tangki BBM 5,3 liter, suspensi depan teleskopik, ban berukuran 80/90 di velg 17 inci, plus pengereman cakram ganda dengan ABS 1-channel di roda depan.

    Last…banderol Harga dan Ketersediaan Buat sampeyan semua yang pengen ngeboyong bebek trekking eksklusif ini ke garasi rumah, AHM memasarkan Honda CT125 dengan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta sebesar Rp83.500.000. Perlu dicatat, motor ini hanya dipasarkan secara eksklusif melalui jaringan dealer khusus Honda BigWing dan Wing Dealer di seluruh Indonesia. Jadi memang bebek trail sultan cak. Piyeee…ngilerrr oraa sampeyan ?? (iwb)

  • Hot Teaser !! Kawasaki New Ninja H2 Versi 2027…..The Monster Is Back !?

    Hot Teaser !! Kawasaki New Ninja H2 Versi 2027…..The Monster Is Back !?

    Iwanbanaran.com – Cakkk….dunia permotoran global mendadak dibuat heboh oleh sebuah video misterius yang baru saja dirilis oleh Kawasaki Eropa. Pabrikan berlogo River Mark ini resmi menyebar teaser singkat yang memuat satu kalimat provokatif: “Return to Beyond Belief”. Frasa ini tentu langsung bikin para biker bernostalgia ke masa-masa saat Kawasaki pertama kali mendobrak batas lewat slogan “Built Beyond Belief” saat melahirkan Ninja H2 di panggung EICMA 2014 silam. Inikah Kawasaki New Ninja H2 Versi 2027 ??…..The King Is Back !?

    Kalau sampeyan menyimak video pendek terlampir, Kawasaki memang belum mau membuka selubung wujud utuhnya secara gamblang. Mereka cuma memperdengarkan raungan mesin empat silinder segaris yang dipadu suara chirping khas kipas supercharger berputar ganas dalam kegelapan, ditutup dengan siluet siluet tajam berlogo Ninja H2. Dan yang kedua…muncul teaser dengan menunjukkan speedometer yang kini sangat mirip dengan H2 SX…yahhh seperti versi pembaharuan di 2019 cak. Hanya saja speedometer terbaru lebih tegas dan analognya kuat. Pertanyaannya benarkah ini adalah H2 versi 2027 ??

    Seharusnya demikian cak cak. Karena berdasarkan penelusuran dokumen sertifikasi emisi dari EPA (lembaga lingkungan hidup Amerika Serikat) dan CARB yang sempat bocor beberapa waktu lalu, terungkap bahwa Ninja H2 anyar ini bakal mengadopsi racikan dapur pacu yang mirip dengan sang naked bike saudaranya, Z H2 SE.

    Nah, di sinilah ada satu hal yang cukup menarik sekaligus bikin penasaran. Kalau Ninja H2 versi sebelumnya dikenal beringas tanpa kompromi dengan muntahan tenaga mencapai 228 horsepower, data sertifikasi terbaru justru mengindikasikan angka yang sedikit berbeda. Model terbarunya disinyalir bakal memuntahkan tenaga di kisaran 197 horsepower—sama persis seperti Z H2—dengan batas redline RPM yang dipangkas sekitar 1.000 putaran.

    Kenapa bisa begitu? Usut punya usut, langkah rembesan tenaga ini disinyalir kuat berkaitan erat dengan regulasi emisi global yang kian kejam. Seperti yang kita tahu bersama, Ninja H2 sempat “suntik mati” dan pensiun dini dari pasar Eropa sejak 2021 karena gagal lolos uji polusi. Dengan menyesuaikan mapping mesin dan emisi gas buang, Kawasaki tampaknya sengaja mengorbankan sedikit tenaga demi satu misi besar: membawa sang supercharged hyperbike kembali legal mengaspal di Eropa. Yahh walaupun dibeberapa negara non Eropa justru power H2 melejit hingga 230HP….namun kondisi pengetatan inilah yang membuat sang supercharged berpotensi dikebiri…

    Last….meski pihak Kawasaki masih bungkam seribu bahasa soal tanggal rilis resmi maupun spesifikasi jeroan secara utuh, sinyalemen kuat mengarah ke ajang pameran akbar EICMA 2026 di Milan, Italia, yang bakal digelar pada November mendatang. Pertanyaannya sekarang, apakah penurunan tenaga ini bakal mengurangi kesaktiannya di atas aspal trek lurus? Atau justru racikan elektronik baru dan lolosnya uji emisi ini bikin Ninja H2 jadi makin asyik dan ramah dipakai harian? Kita tunggu saja cak…yang pasti sang monster forced induction segera datang, seruuu kieeee !! (iwb)