Iwanbanaran.com – Cakkkk…puas, bener-bener puas IWB dibuatnya. Setelah sekian lama dibuat penasaran dengan sepak terjang matik terbaru gacoan PT AHM, akhirnya IWB berkesempatan langsung melakukan ritual wajib, yaitu real test di jalanan raya! Gak tanggung-tanggung cak, IWB bersama rekan-rekan blogger dan vlogger baru saja menuntaskan agenda sakral bertajuk “Touring Explore Belitung” pada Juli 2026 ini. Menempuh perjalanan dari pagi hingga sore…fix, Mesinnya Menipu !! Lhoo kok isooo ?
Jalur yang dilalui nggak main-main cak, rute sejauh 216,1 KM dengan waktu tempuh murni sekitar 4 Jam 27 Menit sukses kita babat habis dari start di Marriott Belitung, menyisir belasan check point ikonik seperti Replika Sekolah Laskar Pelangi, Kelapa Kampit, Tanjung Tinggi, hingga finish kembali di Fairfield by Marriott Belitung. Diajak cruising santai hingga betot gas mentok di aspal Belitung, lantas bagaimana impresi sesungguhnya dari New Honda Vario EVO ini? Mari kita bedah satu per satu kelebihannya cakkk!
Begitu keluar dari garis start dan mulai ketemu jalur lengang, jambakan awal mesin Vario EVO ini langsung bikin IWB ngomong dalam hati, “Asyemm…ancen enak nih motor mesinnya”. Karakter penyaluran tenaganya bener-bener padat berisi cak. Nggak ada ceritanya jeda atau lemot pas selongsong gas dipuntir mendadak. Tenaganya ngisi terus dari putaran bawah (low RPM) merambat mulus tanpa ada gejala loyo sampai ke putaran atas (high RPM). Yang IWB suka sensasi ketika motor digeber pada kecepatan tinggi konstan…mesin Honda ini minim getaran. Mesinnya sukses bikin kaget….hanya oprek mapping ECU kok peningkatannya cukup terasa ya…..wahhhh…
Bukan cuma akselerasinya yang jempolan, pas ketemu trek lurus panjang dan aman, IWB coba maksimalkan nafas mesinnya. Fix…..nafas mesinnya seperti enggan habis. Sepertinya Honda mematik limiter cukup tinggi pada Vario EVO ini. Edannya bahkan banyak dari rekan-rekan blogger lain yang sukses menembus angka top speed hingga 125 km/jam! Yup…akangMV sempat tembus segitu cak. Sedang Wak haji Taufik tembus 124 km/jam. Asyemm…jadi kena tipu mesinnya cak. Lawong klaim Honda top speed hanya 109km/jam…ini kok sengacir ini. Eitt…tunggu dulu cak, itu nggak menipu karena memang pengukuran Honda menggunakan GPS. Sedang pengetesan kita pakai speedometer. Tapi tetap sih…motor ini lebih kencang dari bayangan kita. Sebab estimasi kasar bisa saja Vario EVO ini tembus 115km/jam by GPS. Jelas Untuk ukuran matik harian, kecepatan segini sudah lebih dari cukup dan membuktikan kalau output mesin Vario EVO ini emang dinaikkan secara serius oleh AHM. Terus piye handlingnya ??
Nah, ini sektor yang juga IWB acungi jempol selama meliuk-liuk di jalanan Belitung yang bervariasi. Handling-nya bener-bener mantap, lincah, dan terukur banget. Kehadiran rangka eSAF terbukti memberikan kontribusi besar di sini. Bobot yang proposional dipadukan dengan rigiditas rangka eSAF sukses membuat Vario EVO menjelma menjadi motor yang super agile (lincah). Ditekuk masuk tikungan cornering tajam atau diajak zig-zag menghindari rintangan, motor menurut banget tanpa ada gejala geol-geol. Juozzz tenan ! Tapi tidak afdol kalau kita nggak intip gimana sensasi suspensi….
Jadi cak…Untuk urusan peredaman, karakter suspensi belakang Vario EVO ini memang terasa agak stiff alias sedikit kaku dibagian belakang. Tapi jangan salah cak… setingan begini justru membawa berkah pas dipakai turing kecepatan tinggi. Karakter suspensinya bener-bener stabil dan tidak ngocok (ajrut-ajrutan secara liar) ketika motor dipaksa menghantam lubang atau jalanan yang rusak. Redamannya mantap dan bikin motor tetap anteng di jalurnya. Ini yang IWB harus berikan apresiasi pada engineering Honda. Stiff tapi tidak ngocok saat menghantam lubang atau speedtrap tinggi, racikannya pas. Btw…Satu hal yang bikin turing jarak jauh sejauh 200 km lebih ini nggak bikin badan cepat capek adalah kehalusan mesinnya. Saat motor diajak menjelajah (cruising) konstan di kecepatan 90 km/jam, getaran mesinnya terasa sangat halus cak. Minim vibrasi baik di area setang maupun di area pijakan kaki (dek)….
Untuk varian yang IWB tes sudah dibekali sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System). Remnya bener-bener jempolan, pakem, tur terukur banget. Hal ini didukung juga oleh bobot motor yang tergolong ringan di kelasnya, yaitu hanya 118 kg. Dengan bobot seringan itu, daya cengkeram rem menjadi jauh lebih efektif untuk menghentikan laju motor saat terjadi pengereman mendadak. Dan dari sekian nilai plus lain adalah komsumsi BBMnya. Ini dia yang paling krusial dan bikin dahi berkerut heran. Mesin bertenaga tapi kok iritnya kebangetan? Selama turing dengan gaya berkendara IWB yang agresif, sering geber-geberan, dan seting gas mentok demi merasakan performa puncaknya, konsumsi bensinnya masih sanggup menembus 45 km/liter! Bahkan yang lebih edan lagi, rekan kita Wak Haji Taufik dari TMCblog yang berbobot 58kg sukses mencatatkan angka keiritan hingga 55 km/liter! Gendeng tenan, iritnya naudzubillah cak!
Namun Nggak ada gading yang tak retak, cak. Di samping limpahan kelebihannya, IWB punya sedikit masukan kecil buat tim AHM untuk penyempurnaan ke depan. Masukannya ada di sektor jok. Karakter busa jok bawaannya saat ini dirasakan cenderung medium agak keras. Efeknya baru berasa kalau sampeyan berkendara non-stop di atas 2 jam, area bokong lumayan terasa panas. Kalau racikan joknya nanti bisa dibuat sedikit lebih empuk lagi, dijamin tingkat kenyamanan turing bakal naik berlipat-lipat. Yang kedua speedometernya…bagi IWB yang matanya udah senin kamis (wkwkwk), display Vario EVO ini kekecilan. Praktis untuk melihat speed kadang butuh effort lebih. Kuwi cak beberapa kekurangan yang IWB temui selama seharian penuh membawa turing sejauh 214 km. Selebihnya…juozz gandozz tenan !!
Last….Secara garis besar, Honda Vario EVO sukses menyuguhkan paket komplit yang sangat memuaskan, terutama dari segi sensasi mesin yang responsif, handling terbaik di kelasnya, serta tingkat keiritan bahan bakar yang jempolan. Motor ini tampil makin keren dengan power meningkat drastis yang mampu menyajikan sensasi riding super menyenangkan. Dengan segala keunggulan sultan tersebut, motor ini dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, yakni termurah di angka 28 jutaan dan termahal menyentuh 31 jutaan Rupiah. Dengan rentang harga segitu, jelas motor ini bakal menjadi racun akut yang sangat menggoda iman dan celengan tabungan sampeyan! Terima kasih sebesar-besarnya IWB ucapkan untuk Honda BaBEL (Main Dealer Honda Motorcycle Bangka Belitung) dan PT AHM yang sudah memfasilitasi perjalanan epik ini. New Vario EVO 160 ?? hati-hati cak…jangan pernah ngetes tiwas mumet ndase sampeyan wkwkwk…(iwb)
Mega Gallery Touring Explore Belitung Vario EVO 2026
Lokasi Pulau Lengkuas, Laskar Pelangi dll









