Freddie Spencer : ” Salah kalau meremehkan Marquez…” !!

Written by

in

Iwanbanaran.com – Cakk….Juara dunia tiga kali Freddie Spencer memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang meragukan ancaman Marc Márquez di MotoGP, dengan menegaskan bahwa mencoret megabintang asal Spanyol tersebut dari daftar favorit juara adalah sebuah “kesalahan.” Dalam sebuah wawancara eksklusif yang luas, legenda asal Amerika Serikat tersebut membedah lanskap MotoGP saat ini, menawarkan wawasan unik tentang evolusi kejuaraan, nasib para pembalap utama, dan masa depan olahraga ini di bawah Liberty Media.

Spencer, yang terkenal karena berhasil meraih gelar juara dunia kelas 250cc dan 500cc di musim yang sama, tidak ragu sedikit pun tentang tuntutan luar biasa dari motor MotoGP modern. “Motor saat ini sangat rumit dan menuntut begitu banyak dari para pembalap karena kecepatan dan elektroniknya. Segalanya terjadi sangat cepat dan itu luar biasa menuntut. Di era kami, situasinya juga sulit, tetapi karena alasan yang berbeda. Motor kami tidak terprediksi karena tidak memiliki elektronik atau alat modern. Sekarang, motor menyalurkan tenaga dengan lebih mulus berkat elektronik—tetapi performanya jauh lebih tinggi,” jelas Spencer.

Ia menyoroti bagaimana margin yang sangat tipis kini menentukan kejuaraan, dengan kesetaraan di antara pabrikan dan pembalap yang memperbesar dampak dari setiap kesalahan kecil. “Para pembalap terus-menerus berada di batas maksimal, sama seperti kami dulu, tetapi karena alasan yang berbeda. Hari ini, segalanya jauh lebih setara dan kesalahan terkecil sekalipun bisa menjadi pembeda,” ujar Spencer.

Beralih ke Marco Bezzecchi, Spencer mengakui kecepatan murni pembalap Italia tersebut, namun menunjuk pada serangkaian nasib buruk yang menghambat musimnya. “Jika Anda melihat Bezzecchi, kecepatannya masih ada seperti biasa. Apa yang hilang darinya adalah keberuntungan. Ada banyak hal yang tidak berjalan sesuai harapannya saat ini, dan itu sangat disayangkan—terutama apa yang terjadi di Sachsenring, di mana ia terjatuh dan akhirnya mengalami patah beberapa tulang.” Terlepas dari kemunduran tersebut, Spencer menegaskan bahwa Bezzecchi tetap menjadi salah satu tokoh kunci di kategori ini, dan hasil balapannya baru-baru ini tidak mencerminkan potensi aslinya.

Mengenai topik Marc Márquez, ikon balap Amerika tersebut berbicara dengan sangat jelas: “Marc harus selalu ada di antara para favorit juara. Anda tidak akan pernah bisa mencoret pembalap seperti dia dari peta persaingan. Dia adalah Marc Márquez.” Spencer mengaitkan ketatnya kejuaraan ini dengan adanya banyak pesaing, namun menekankan pengalaman dan bakat pembalap Spanyol tersebut sebagai faktor penentu.

Spencer juga menyayangkan penurunan jumlah juara asal Amerika di MotoGP, dengan mengaitkannya bukan pada kurangnya bakat, melainkan pada hilangnya struktur dasar balapan di Amerika Serikat. “Ketika saya masih kecil, ada banyak kompetisi lokal di mana Anda bisa memulainya sejak sangat muda. Ada lintasan-lintasan kecil di mana-mana, yang memungkinkan Anda mendapatkan pengalaman sejak usia empat atau lima tahun. Hal itu hampir hilang sekarang.” Sebaliknya, ia memuji sistem pengembangan yang terorganisir di Spanyol dan Italia, dengan argumen bahwa juara MotoGP asal Amerika berikutnya harus mencapai level yang lebih tinggi lagi untuk menyamai kemajuan Eropa.

Terakhir, Spencer mengungkapkan optimisme yang hati-hati terkait masuknya Liberty Media ke MotoGP. “Kita semua berharap Liberty Media melanjutkan kerja keras yang telah dilakukan oleh Carmelo Ezpeleta dan Dorna selama bertahun-tahun. Mereka pasti akan membawa lebih banyak uang dan eksposur internasional, seperti yang mereka lakukan pada Formula 1, tetapi saya berharap mereka melakukannya secara produktif dan menghormati apa yang membuat MotoGP menjadi spesial.” Ia menambahkan bahwa investasi baru bisa menjadi krusial untuk membangun kembali balapan akar rumput di AS: “Yang kami butuhkan adalah lebih banyak peluang bagi anak-anak muda untuk balapan dan mendapatkan pengalaman sejak usia dini. Itulah yang kami miliki dulu, dan itulah yang dibutuhkan dunia motor Amerika untuk bangkit kembali.” serunya…(iwb)