Category: Otomotif

  • Ini baru Monster cakkk….Bimota TERA model 2026 !!

    Ini baru Monster cakkk….Bimota TERA model 2026 !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pabrikan sepeda motor eksotis asal Italia, Bimota, secara resmi mendobrak batasan desain industri roda dua lewat peluncuran Bimota TERA model 2026. Menjadi bagian dari lini “Tesi” yang legendaris, TERA hadir sebagai motor crossover pertama di dunia yang mengadopsi mekanisme kemudi hub-center steering, berpadu dengan performa ekstrem dari mesin berteknologi supercharger. Peluncuran Bimota TERA menetapkan tolok ukur baru di segmen adventure-touring premium. Motor ini dirancang untuk memberikan kenyamanan jelajah jarak jauh bersama pembonceng, sekaligus menyuguhkan performa fantastis dengan kecepatan maksimum mencapai 270 km/jam. Ini baru Monster cakkk….Bimota TERA model 2026 !!

    Jantung mekanis Bimota TERA mengadopsi mesin yang dicangkok langsung dari Kawasaki Ninja H2 SX. Mesin 4-silinder sejajar berkapasitas 998 cc berpendingin cairan ini dilengkapi dengan modul pengisian paksa supercharger yang responsif. Kombinasi tersebut mampu menyemburkan tenaga puncak hingga 200 PS (147,1 kW) pada 11.000 rpm serta torsi maksimal 137 Nm pada 8.500 rpm. Seluruh daya mekanis disalurkan secara presisi melalui transmisi manual 6-percepatan, memberikan akselerasi luar biasa di setiap putaran mesin.

    Keunggulan paling radikal dari Bimota TERA terletak pada arsitektur kendaraan tanpa rangka konvensional. Mesin bertindak sebagai elemen struktural utama (penopang beban), di mana lengan ayun (swingarm) depan dan belakang dipasang langsung pada blok mesin. Mekanisme kemudi hub-center khas Tesi memisahkan fungsi peredaman suspensi dari fungsi kemudi:

    • Minimalisir Anti-Dive: Mengeliminasi gejala penundukan suspensi depan (nose-dive) saat pengereman keras, sehingga traksi ban depan tetap optimal.

    • Pengendalian Presisi: Pusat gravitasi dan poros roll yang rendah menghasilkan kestabilan berkendara yang belum pernah ada sebelumnya di segmen crossover.

    • Performa Edisi Terbatas: Mampu melaju hingga kecepatan puncak 270 km/jam dengan performa mesin supercharged.

    • Kenyamanan Grand Tourer: Ergonomi disesuaikan untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh secara berpasangan.

    • Handling Dinamis: Sistem hub-center steering menjamin stabilitas tinggi saat pengereman lan responsif saat melibas tikungan tajam.

    Last..Hadirnya Bimota TERA 2026 tidak sekadar menambah portofolio motor crossover di pasar global, melainkan menegaskan keahlian rekayasa presisi tinggi dalam memadukan seni desain dan performa brutal. Lewat keberanian mengawinkan mekanisme kemudi hub-center steering yang legendaris dengan dahsyatnya dorongan mesin supercharged 200 PS, Bimota berhasil menciptakan kategori baru dalam sejarah roda dua: sebuah grand tourer berteknologi tinggi yang sanggup menyajikan kenyamanan jelajah tanpa mengurangi sedikit pun sensasi performa kelas superbike. Hingga saat ini, Bimota belum merilis secara resmi banderol harga pasti untuk pasar global maupun wilayah Asia. Namun, berdasarkan estimasi dan posisi pasarnya di Eropa estimasi kisaran 700 jutaan cak. Bimota TERA 2026 ?? intip saja beberapa fotonya dibawah ini cak..piyee sangarr oraaa ?? (iwb)

    Spesifikasi Teknis Bimota TERA 2026

    Parameter Spesifikasi Teknis
    Mesin 998 cc, 4-Silinder Sejajar, DOHC, 4-Katup, Berpendingin Cairan + Supercharged
    Bore x Stroke / Kompresi 76,0 x 55,0 mm / 11,2 : 1
    Tenaga Maksimum 147,1 kW (200 PS) @ 11.000 rpm
    Torsi Maksimum 137,0 Nm (14,0 kgf·m) @ 8.500 rpm
    Sistem Kemudi / Rangka Hub-Center Steering / Engine Stress Member
    Kapasitas Tangki 19 Liter
    Caster / Trail 21,3° / 117 mm
    Rem (Depan / Belakang) Cakram Ganda Hidrolik / Cakram Tunggal Hidrolik
    Ukuran Ban (Depan / Belakang) 120/70ZR17 M/C (58W) / 190/55ZR17 M/C (75W)

  • Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran !!

    Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pernyataan tegas bernada kelakar meluncur dari Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Bekasi. Di hadapan para pelaku industri, Presiden secara terbuka memberi peringatan (warning) bagi masyarakat yang masih enggan beranjak dari kendaraan berbahan bakar minyak. “Jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri,” seloroh Presiden. Bukan tanpa alasan angka kalkulasi pemerintah menunjukkan bahwa penggunaan motor listrik mampu memangkas biaya operasional harian masyarakat hingga 50 bahkan 70 persen. Ditambah lagi, tekanan emisi global serta besarnya beban impor bahan bakar minyak (BBM) nasional yang menguras devisa negara menjadi alasan kuat mengapa akselerasi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) harus dipacu. Namun, di balik narasi efisiensi dan masa depan hijau tersebut, tersimpan sebuah dilema besar: apa yang terjadi pada perekonomian nasional jika industri kendaraan bensin (Internal Combustion Engine/ICE) dipersulit atau ‘dimatikan’ terlalu cepat?

    Baru-baru ini IWB melihat berseliweran media yang membahas ancaman presiden Prabowo terhadap kendaraan bensin (ICE). Pak presiden berkelakar…”Nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri..” serunya. Pernyataan ini sontak membuat banyak pertanyaan timbul…akan diapain kendaraan ICE yang sudah menjadi andalan transportasi utama kita ? apakah eksistensinya akan dipersulit ? apakah akan ada pajak-pajak tambahan yang dibebankan ke kendaraan ICE agar mulai mati dan semua beralih ke EV ? ini cak yang menurut IWB harus dipertimbangkan betul-betul. Sebab bagaimanapun kendaraan bensin sukses memberikan lapangan kerja buat masyarakat tanah air. Lhoo kok iso ??

    Jadi gini cak…Perbedaan paling mendasar antara kendaraan bensin dan kendaraan listrik terletak pada tingkat kerumitannya. Satu unit mobil atau sepeda motor bensin terdiri dari 2.000 hingga 3.000 lebih komponen bergerak—mulai dari piston, katup (valve), kruk as, sistem injeksi, hingga knalpot dan transmisi multi-percepatan. Sebaliknya, kendaraan listrik hanya mengandalkan sekitar 200 hingga 300 komponen utama yang berpusat pada tiga elemen inti: baterai, controller (inverter), dan dinamo motor.

    Perbandingan Sektor Industri Kendaraan Bensin (ICE) Kendaraan Listrik (EV)
    Kompleksitas Komponen 2.000 – 3.000+ Komponen 200 – 300 Komponen Utama
    Karakteristik Perakitan Padat karya, proses mekanis rumit Berbasis modul elektronik, dominasi otomatisasi
    Ekosistem Pendukung Ribuan UMKM komponen, industri oli, bengkel mesin Pabrik sel baterai, software, SPKLU/SPBKLU
    Perawatan Purna Jual Rutin (Ganti oli, busi, filter, servis mesin) Minimal (Bebas oli mesin & tanpa knalpot)

    1. Rincian Estimasi Tenaga Kerja Vendor & Pabrik Komponen

    Berdasarkan data gabungan dari Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin), industri otomotif Indonesia disokong oleh ribuan pabrik:

    • Vendor Tier-1 (Pabrik Komponen Utama):

      • Jumlah: Sekitar 300 – 500 perusahaan skala menengah-besar (seperti Astra Otoparts, GS Astra, Denso, dll).

      • Fokus: Membuat blok mesin, kabel/harness, sistem pengereman, transmisi, dan suspensi.

      • Estimasi Tenaga Kerja: 150.000 – 220.000 karyawan langsung.

    • Vendor Tier-2 & Tier-3 (UMKM & Industri Kecil Menengah / IKM):

      • Jumlah: Diperkirakan mencapai 1.500 – 2.000+ IKM (termasuk sentra logam seperti di Ceper-Klaten, Tegal, dan Purwakarta).

      • Fokus: Membuat komponen-komponen kecil presisi (baut khusus, ring, bracket, klem, sirip pendingin, komponen knalpot, cor logam).

      • Estimasi Tenaga Kerja: 200.000 – 350.000 pekerja.

    2. Industri Purna Jual & Pendukung Utama (Sangat Terdampak)

    Sektor inilah yang paling banyak menyerap tenaga kerja namun rentan terhadap transisi EV:

    Sektor Pendukung ICE Estimasi Tenaga Kerja di Indonesia Keterangan & Risiko
    Bengkel Tradisional & Independen 600.000 – 1.000.000+ Orang Terdapat >100.000 bengkel kecil (R2 & R4). Mayoritas pendapatan bergantung pada ganti oli & servis mesin bensin.
    Industri Pelumas (Oli Mesin) 30.000 – 50.000 Orang Pabrik formulasi oli, kemasan, hingga jaringan distribusi khusus oli mesin.
    Pabrik Knalpot & Aftermarket 40.000 – 70.000 Orang Industri lokal (seperti sentra knalpot Purbalingga) yang produknya tidak lagi dibutuhkan di EV.

    Jika dijumlahkan secara akumulatif:

    • Manufaktur & Vendor Langsung (Tier 1, 2, 3): Sekitar 350.000 – 570.000 karyawan.

    • Ekosistem Purna Jual & Bengkel: Sekitar 670.000 – 1.120.000 pekerja.

    Last…dengan kalkulasi kasar ada sekitar 1 juta hingga 1,7 juta tenaga kerja di Indonesia yang kehidupannya bergantung langsung pada keberlangsungan rantai pasok dan perawatan komponen mesin pembakaran internal (ICE). Tentu saja ini adalah angka yang super masif dan cukup ngeri kalau beneran ICE diotak atik karena terlalu nafsu dengan EV. Jadi menurut IWB biarkan semua berjalan wajar tidak tergesa-gesa. Toh Penjualan EV di beberapa negara Eropa (seperti Jerman) juga sempat drop signifikan akibat pemerintah mendadak mencabut program subsidi/insentif pembelian mobil listrik. Bahkan Pabrikan besar seperti Ford, General Motors (GM), Mercedes-Benz, dan Volkswagen merestrukturisasi target mereka. Banyak dari mereka yang membatalkan/menunda target menjadi “100% EV” dan beralih kembali memproduksi lebih banyak kendaraan Hybrid serta menunda investasi pabrik baterai baru karena tren market EV yang kurang menguntungkan. Mungkin sekarang masih tertolong dengan harga minyak dunia akibat perang Iran-US. So….apakah kendaraan ICE akan diberangus dimasa depan ?? harapan IWB sih nggak cak karena nggak sesimpel yang kita bayangkan…piye menurut sampeyan cak ?? (iwb)

  • Setelah Filipina, New Suzuki Brugman 15 Siap Gempur Thailand…Indonesia Kapan ???

    Setelah Filipina, New Suzuki Brugman 15 Siap Gempur Thailand…Indonesia Kapan ???

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar skutik bongsor (maxi-scooter) kelas 150–160 cc di kawasan Asia Tenggara dipastikan semakin panas. Menyusul peluncuran perdananya di Filipina sebagai negara pertama di ASEAN, Suzuki Burgman 15 kini menjadi sorotan utama di Thailand dan diprediksi kuat akan diperkenalkan secara resmi pada ajang Motor Expo mendatang. Kehadiran Burgman 15 dirancang untuk mengisi celah strategis di antara Burgman Street 125 EX dan Burgman 400. Berbeda dari para pesaingnya yang cenderung menonjolkan gaya sporty, Suzuki mengusung konsep “Intelligent Luxury”—menghadirkan kombinasi desain elegan, kenyamanan berkendara jarak jauh, serta kelengkapan fitur keselamatan modern. Pertanyaannya..Indonesia kapan ??

    Seperti yang sudah IWB share sebelumnya….Secara visual, Burgman 15 mewarisi DNA keluarga besar Burgman dengan proporsi bodi yang padat dan elegan. Fascia depan dilengkapi dengan sistem pencahayaan Triple LED beserta Daytime Running Light (DRL), lampu sein terintegrasi, serta fitur Passing Light dan Hazard Light bawaan pabrik. Posisi duduk dibuat rileks dengan dek pijakan kaki fleksibel yang memungkinkan posisi kaki selonjoran saat touring.

    Di sektor dapur pacu, skutik ini dibekali mesin 149 cc, monosilinder, SOHC 2-katup berpendingin cairan. Mesin ini sanggup menyemburkan tenaga maksimal hingga 14,4 PS (10,6 kW) pada 8.500 rpm dan torsi puncak 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Karakter penyaluran tenaganya dirancang halus dengan efisiensi bahan bakar yang tinggi, yakni mencapai 43,6 km/liter (standar WMTC). Ditambah kapasitas tangki bahan bakar yang tergolong besar di kelasnya (8 liter), Burgman 15 mampu menempuh jarak jauh tanpa perlu sering mampir ke SPBU.

    Spesifikasi Utama Rincian
    Mesin 149 cc, Monosilinder, SOHC 2-Katup, Pendingin Cairan
    Tenaga Maksimal 14,4 PS (10,6 kW) @ 8.500 rpm
    Torsi Maksimal 14,2 Nm @ 6.500 rpm
    Kapasitas Tangki 8,0 Liter
    Konsumsi BBM 43,6 km/liter (WMTC)
    Layar / Fitur Full Color TFT (Day/Night Mode), TPMS, USB Charger
    Keselamatan Dual-Channel ABS, Traction Control System (TCS)

    Fitur Berlimpah dan Fitur Keselamatan Komplit

    Salah satu keunggulan utama Suzuki Burgman 15 terletak pada panel instrumen digital layar sentuh Full Color TFT yang mendukung Day Mode dan Night Mode. Layar cerdas ini tidak hanya menampilkan informasi standar kendaraan, tetapi juga dilengkapi Sistem Pemantau Tekanan Ban (Tire Pressure Monitoring System / TPMS) secara real-time—fitur langka untuk skutik di kelas 150 cc.

    Untuk menjamin keamanan berkendara, Suzuki menyematkan paket keselamatan yang sangat lengkap:

    1. Dual-Channel ABS: Mencegah roda depan dan belakang terkunci saat pengereman mendadak.

    2. Traction Control System (TCS): Meminimalisir risiko roda belakang selip di jalan licin.

    3. Kepraktisan Harian: Lubang pengisian bahan bakar terletak di bagian depan, dilengkapi kompartemen penyimpanan luas, serta rak belakang (top box rack) bawaan pabrik.

    Last…Di pasar Filipina, Suzuki Burgman 15 dibanderol seharga 165.000 Peso (sekitar Rp45 jutaan). Dan sekarang dikabarkan sudah siap gempur Thailand. Nahh, Dengan masuknya motor ini ke kawasan ASEAN, persaingan di segmen maxi-scooter kelas menengah dipastikan akan semakin menarik perhatian para pecinta otomotif roda dua. Pertanyaannya apakah Suzuki Indonesia akan membawa Brugman 15 ini ketanah air ?? ini yang masih menjadi misteri dan keraguan besar mengingat PT SIS dalam sejarahnya banyak mengambil model dari India ketimbang Hajoue Suzuki. Mumet wiss….(iwb)

  • Gegerr !! MoLinas CAKRA Resmi Dirilis Presiden Prabowo….Lho kok tampang Kayak Alva ??

    Gegerr !! MoLinas CAKRA Resmi Dirilis Presiden Prabowo….Lho kok tampang Kayak Alva ??

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Program Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/8/2026). Jadi masih angettt poll cakkk. Namun yang bikin IWB kaget….Molinas berlabel Cakra ini ternyata memiliki desain yang sangat identik denganMolis Alva N3. Lhooo kok isooo ???

    Jadi memang benar cak, sampeyan jangan kaget karena Pengembangan Molinas memanfaatkan platform kendaraan listrik buatan dalam negeri dari Indika Group, yaitu ALVA N3.  Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa efisiensi penggunaan anggaran harian masyarakat menjadi salah satu daya tarik utama dari konversi kendaraan listrik ini. Penggunaan motor listrik diperkirakan mampu memangkas biaya operasional harian hingga 50 persen sampai 70 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM).

    Performa dan Spesifikasi Teknis ALVA N3 (Molinas)

    Sebagai tulang punggung produk Molinas, sejauh Cakra memang belum dishare speknya cak. Namun jika benar identik dengan ALVA N3…maka spesifikasi gambarannya sbb…

    Spesifikasi Detail Teknis
    Tipe Penggerak Hub Drive
    Daya Maksimal (Power) 4,5 kW (6,1 PS)
    Torsi Maksimal 125 Nm
    Kecepatan Maksimum 80 km/jam
    Kapasitas Baterai Baterai Lithium (Next Gen Battery) 3,3 kWh / dual baterai
    Jarak Tempuh Hingga 140 km (dengan 2 baterai)
    Waktu Pengisian Daya

    Normal: 4 jam (0–100%)

     

    Boost Charging: < 25 menit (10–50%)

    Fitur Pendukung Dek rata luas, Reverse Mode (mundur), Combi Braking System (CBS), USB Port (Type A & C), serta tiga mode berkendara (Eco, Urban, Sport)

    Skema Pembiayaan Ringan: Beli Tanpa DP

    Guna mempermudah akses kepemilikan bagi masyarakat luas, pemerintah tengah merumuskan sejumlah insentif pembiayaan khusus untuk unit Molinas berbasis ALVA N3 ini. Pemerintah berkomitmen menekan suku bunga cicilan dan mengupayakan skema pembelian tanpa uang muka (down payment/DP).

    “Sekarang kita sudah mulai bangkit, hari ini launching. Hari ini saya telah menandatangani, karena hari ini kelompok Indika telah berhasil produksi 20 ribu motor. Saya bilang ke kelompok Indika, kalau kalian nanti mencapai 200 ribu (unit) saya datang lagi, 2 juta (unit) saya datang lagi. Kita akan turunkan bunga cicilan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP. Hari ini adalah yang sangat penting di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur. Perusahaan swasata, dunia akademis, menghadirkan pakar inti untuk RnD, litbang,,” kata Prabowo, Kamis (13/8/2026).

    Selain fasilitas keringanan kredit, pemerintah juga sedang menyusun mekanisme tukar tambah (trade-in) bagi masyarakat pemilik kendaraan berbahan bakar bensin yang berminat beralih ke unit Molinas. Program Molinas mengintegrasikan peran BUMN, pelaku usaha swasta, dan akademisi. Secara khusus, Presiden mengapresiasi kontribusi Indika Group—melalui PT Ilectra Motor Group (IMG) sebagai produsen ALVA—yang telah memproduksi sekitar 20.000 unit motor listrik mendahului peluncuran resmi program nasional ini. Pemerintah mendorong akselerasi kapasitas produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik secara berkelanjutan. Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, jajaran TNI-Polri, serta sejumlah pimpinan dunia usaha nasional….

    Pada peluncuran resmi tanggal 13 Agustus 2026, rincian harga pasti untuk unit Molinas Cakra (Cakra NX1) belum diumumkan secara mendetail kepada publik.

    Beberapa poin penting mengenai penetapan harga dan skema kepemilikannya:

    1. Belum Ada Angka Resmi (Pricelist): Pemerintah dan pihak produsen (Indika Group/ALVA) masih dalam tahap finalisasi penetapan harga On The Road (OTR) serta formula insentif/subsidi final.

    2. Sebagai Pembanding (ALVA N3): Karena Cakra NX1 menggunakan basis penuh dari ALVA N3, sebagai gambaran, ALVA N3 standar dipasarkan di kisaran Rp11,5 juta hingga Rp18,5 jutaan (tergantung varian baterai tunggal/ganda serta skema sewa/pembelian baterai).

    3. Skema Pembelian Tanpa DP & Bunga Kering: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa untuk program Molinas Cakra ini, pemerintah mengupayakan skema pembiayaan khusus rakyat berupa DP 0% (Tanpa DP), suku bunga cicilan yang sangat rendah, serta fasilitas program tukar tambah (trade-in) dari motor bensin lama.

    Last…konsep Molinas namun mengambil dari brand dan produk yang sudah eksis dipasaran memang membuat kita bingung cak. Apalagi pihak Alva juga menjual produk ini secara umum sebelum muncul Cakra ini. Jadi soul Motor Nasionalnya terasa kurang menggigit. Sebagai Blogger roda dua tanah air yang sudah sangat lama, niat positif pemerintah tentunya kita dukung. Hanya saja akan lebih baik sebenarnya Molinas tsb diracik betul agar nuansa Made Indonesianya memang kuat. Sisi bagusnya karena pendanaan mendapatkan banyak keringanan kini sampeyan kalau membeli Alva N3 eh…Molinas Cakra akan lebih mudah hehehe. Cakra ?? piye menurut sampeyan cak…tertarik oraaa dengan Molinas ini ? monggo berikan opininya…(iwb)

  • Kalibrasi Skill “Tekuk Stang” ….Inilah Instruktur Safety Riding Terbaik se-Indonesia 2026 !!

    Kalibrasi Skill “Tekuk Stang” ….Inilah Instruktur Safety Riding Terbaik se-Indonesia 2026 !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….bicarain soal komitmen keselamatan berkendara di jalan raya, PT Astra Honda Motor (AHM) memang rajanya. Udah bukan rahasia lagi kalau AHM paling konsisten menggembleng para rider dan instruktur Honda agar makin mumpuni. Nah, memasuki tahun ke-17 penyelenggaraannya, puncak acara The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026 resmi sukses digelar pada 4–7 Agustus 2026 kemarin! Kalibrasi Skill “Tekuk Stang” ….Inilah Instruktur Safety Riding Terbaik se-Indonesia 2026 !!

    IWB mencatat, pertempuran para jawara safety riding ini dihelat di markas besarnya langsung, yakni Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang. Iki fasilitas pelatihan keselamatan berkendara sepeda motor Honda yang paling megah dan terbesar di kawasan Asia Tenggara, Cak!

    Mengusung tema bertajuk “Beyond Seventeen, The Change Makers”, AHM nggak cuma ngajak peserta buat adu ketangkasan skill berkendara aman, tapi juga menempa mereka menjadi agen perubahan (change makers) di tengah masyarakat. Harapannya, nilai-nilai #Cari_Aman bisa menular ke seluruh lapisan masyarakat lintas profesi dan usia.

    Andy Wijaya (General Manager Marketing Planning and Analysis PT AHM) menegaskan:

    “Kami secara konsisten mengembangkan AHSRIC sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas edukasi keselamatan berkendara di Indonesia. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah membangun keterampilan berkendara sekaligus mencetak individu-individu yang menjadi teladan keselamatan di seluruh penjuru negeri…”

    Seleksi Ketat dari Ribuan Peserta se-Indonesia!

    Sebelum tembus ke panggung nasional di Cikarang, perjuangan para peserta asli berdarah-darah, Cak! Di tingkat regional, ajang ini diserbu oleh:

    • 120 Instruktur Safety Riding

    • 2.690 Advisor Safety Riding dari jaringan Dealer Honda

    • 916 Advisor dari Komunitas Honda se-Indonesia

    Setelah disaring super ketat, terpilihlah 209 peserta terbaik yang berhak mencicipi aspal AHM Safety Riding Park di level nasional. Di edisi ke-17 ini, AHM mempertandingkan 9 kategori kompetisi, termasuk parameter penilaian coaching baru berbasis riset internal serta ekspansi kategori uji inovasi untuk edukasi lalu lintas anak-anak.

    Last…Nggak cuma bikin kompetisi tahunan, AHM bersama jaringan main dealer saat ini sudah membangun 9 Safety Riding Center Honda di berbagai wilayah Tanah Air, plus 6 Safety Riding Lab dan kerja sama di 38 sekolah binaan. Payung besar #Cari_Aman yang digaungkan sejak 2017 ini terbukti ampuh menanamkan pondasi budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi generasi muda sejak dini. Fasilitas mewah AHM Safety Riding Park di Cikarang pun terbuka luas untuk masyarakat umum yang ingin mengasah skill berkendara. Selamat buat para pemenang! Semoga terus jadi panutan dan penular budaya #Cari_Aman di jalan raya. Gasss polll tur tetep safety, Cak! (iwb)

    Daftar Lengkap Jawara AHSRIC 2026

    Piye hasilnya? Sopo wae sing berhasil menyabet podium tertinggi? Cekidot daftarnya di bawah iki, Cak!

    1. Instructor Category (Sport Class)

    • Juara 1: Adni Rahmat Ramli – PT Daya Adicipta Motora

    • Juara 2: Achmad Hilmy – PT Mitra Pinasthika Mulia Surabaya

    • Juara 3: Rama Dhandyano – PT Capella Dinamik Nusantara – Riau

    2. Instructor Category (AT Class)

    • Juara 1: Septi Chamerawati – PT Mitra Pinasthika Mulia Surabaya

    • Juara 2: Resty Purbaningrum – PT Wahana Makmur Sejati

    • Juara 3: Novara Dita – PT Capella Dinamik Nusantara – Aceh

    3. Instructor Category (Big Bike Class)

    • Juara 1: Ibnu Fachrizal – Astra Motor Kaltim 2

    • Juara 2: Amizar Maas – PT Daya Adicipta Motora

    • Juara 3: Fendrik Alam – PT Mitra Pinasthika Mulia Surabaya

    4. Community Advisor Category (Sport Class)

    • Juara 1: Romandhoni Nurrokhim – PT Mitra Pinasthika Mulia Malang

    • Juara 2: Hilmi Eka Fadlillah – PT Daya Adicipta Motora

    • Juara 3: Pius Deo Saputra – Astra Motor Yogyakarta

    5. Community Advisor Category (AT Class)

    • Juara 1: Daya Fawzia N Wibowo – PT Mitra Pinasthika Mulia Malang

    • Juara 2: Ferrina Eky Prasanti – PT Mitra Pinasthika Mulia Surabaya

    • Juara 3: Endy Wulan Agustin – PT Capella Dinamik Nusantara – Riau

    6. Dealer Advisor Category

    • Juara 1: Muhammad Alfan Davinda – PT Wahana Makmur Sejati

    • Juara 2: Eko Junianto – Astra Motor Sulselbartrabon

    • Juara 3: I Nengah Suardiawan – Astra Motor Bali

    +——————————————+————————————+

    |                Kategori                  |               Jawara               |

    | Group Main Dealer (Juara 1) | PT Mitra Pinasthika Mulia Malang |

    +------------------------------------------+------------------------------------+
    | Group Main Dealer (Juara 2)              | PT Capella Dinamik Nusantara - Aceh|

    | Innovation Category (Juara 1) | PT Daya Adicipta Motora |

    | Group Main Dealer (Juara 3)              | Astra Motor Kaltim 2               |
    | Main Dealer Safety Riding Center         | PT Daya Adicipta Motora            |
    | Innovation Category (Juara 2)            | PT Mitra Pinasthika Mulia Surabaya |
    | Innovation Category (Juara 3)            | PT Capella Dinamik Nusantara - Riau|
    +------------------------------------------+------------------------------------+

  • Harga Bekas Wuling Air EV Hancur karena Aira EV….kini hanya 70 jutaan ?? Ancurrr !

    Harga Bekas Wuling Air EV Hancur karena Aira EV….kini hanya 70 jutaan ?? Ancurrr !

    Iwanbanaran.com – Cakkk…kalau sampeyan ngikutin pergerakan pasar otomotif Tanah Air, khususnya mobil Electric Vehicle (EV), asli iki ngeri-ngeri sedap! Ibarat disambar petir di siang bolong, harga mobil listrik bekas belakangan ini bukannya cuma turun halus, tapi terjun bebas mbrodol tanpa ampun! Salah satu fenomena paling bikin geleng-geleng kepala adalah nasib Wuling Air ev. Harga Bekas Wuling Air EV Hancur karena Kehadiran Aira EV….Terjun bebas cakkkk !!!

    Sampeyan ingat kan waktu pertama kali ini mobil meluncur sekitar tahun 2022-2023? Varian puncaknya, Air ev Long Range, dilepas di kisaran Rp 299 juta sampai Rp 300 jutaan! Waktu itu, orang-orang pada antre dan bangga banget bawa pulang mobil mungil nan futuristik ini. Tapi saiki? bubar tenan… Di pasar mobil bekas, harganya langsung jeblok di angka Rp 120 – 140 jutaan saja! Bahkan untuk tipe Standard/Lite seken, ada yang diobral cuma Rp 70 – 100 jutaan! Anjlok sampai 50–60 persen cuma dalam kurun 2-3 tahun!

    Kenapa kok bisa hancur-hancuran begitu? Salah satu penyebab utamanya adalah strategi pabrikan sendiri yang gencar merilis varian anyar berharga miring macam Wuling Air ev Lite / Aira EV series yang dijual cuma di rentang Rp 150 – 180 jutaan baru dari pabrik! Otomatis yang beli unit awal senilai 300 juta langsung elus dada, Cak! udah lebih murah makin lengkap…4 pintu plus interior lebih lega. Monggo sampeyan intip saja komparasi speknya dibawah ini. Biarpun beda harganya dulu hampir separuh sendiri, kalau kita intip jeroannya, ternyata fungsi utamanya relatif mirip-mirip, Cak! IWB beberkan perbandingannya…

    Fitur / Spesifikasi Wuling Air ev Long Range (Awal ~Rp 300 Juta) Wuling Air ev Lite / Aira EV (~Rp 150-180 Juta)
    Kapasitas Baterai 26,7 kWh (Lithium Ferro-Phosphate) 17,3 kWh – 26,7 kWh (Tergantung tipe)
    Jarak Tempuh (Klaim) Hingga 300 Km 200 Km – 300 Km
    Motor Listrik 30 kW (40 PS) / Torsi 110 Nm 30 kW (40 PS) / Torsi 110 Nm
    Layar Interior Integrated Dual Screen 10.25 inci TFT Single Cluster Meter TFT 7 inci
    Fitur Pintar (WIND & IoV) Ada (Perintah suara Bahasa Indonesia & remote app) Absen / Dipangkas
    Sistem Pengereman Cakram 4 roda + EPB (Rem Tangan Elektrik) & Auto Hold Rem Tromol belakang + Rem Tangan Mekanikal
    Airbag & Safety Dual Airbag, ABS, EBD, ESC, ISOFIX Single/Dual Airbag, ABS, EBD

    Konsumen yang beli varian baru berharga Rp 150-180 jutaan (Air ev Lite / Aira EV) memang kehilangan layar ganda 10,25 inci dan fitur komando suara WIND. Tapi secara feel berkendara, motor penggerak, hingga durabilitas bodi harian, fungsinya 80% sama persis! Nah, kondisi inilah yang bikin pembeli mobil bekas ogah bayar mahal untuk Air ev Long Range seken. Wong beli baru gres yang hemat saja harganya makin murah! Mungkin sampeyan heran, kenapa sih mobil listrik depresiasi harganya bisa sekejam ini dibanding mobil mesin bensin (ICE)? Berdasarkan analisa IWB, ada beberapa faktor krusial:

    1. Mobil EV Dianggap Gadget Berjalan (Bukan Aset)

      Mobil listrik itu karakternya mirip smartphone, Cak! Perkembangan baterai, chip, dan teknologi di EV bergulir sangat cepat. Hp flagship harga 20 juta hari ini, begitu keluar versi baru tahun depan, harganya langsung terjun. Konsumen EV paham betul risikonya.

    2. Perang Harga Pabrikan (Price War)

      Gempuran pabrikan Tiongkok yang saling bantai harga (cuci gudang, diskon PPN, hingga pemangkasan fitur) membuat harga unit baru makin terjangkau. Jika unit baru saja terus didiskon puluhan juta, otomatis harga unit bekas di showroom used car ikut ketarik ke bawah.

    3. Hantu “Garansi Baterai” & Biaya Ganti Baterai

      Ini poin paling horor, Cak! Baterai adalah komponen termahal di EV (bisa 40-50% dari harga mobil). Pembeli unit bekas selalu cemas soal Battery Health. Apalagi garansi baterai produsen sering kali gugur jika pemilik sebelumnya telat servis berkala di bengkel resmi. Tanpa garansi resmi, biaya ganti baterai Air ev bisa menyentuh Rp 140 jutaan—alias lebih mahal dari harga jual mobil bekasnya sendiri!

    4. Leasing / Finance Masih Mikir-Mikir

      Banyak perusahaan pembiayaan (multifinance) yang masih ragu memberikan kredit untuk EV bekas karena taksiran harga di masa depan yang belum stabil. Alhasil, pasar EV bekas didominasi pembeli cash, yang pastinya menawar harga setinggi langit!

    Lalu, bagaimana nasib para pemilik atau calon pembeli EV ke depan? Menurut kacamata IWB, akan terjadi pergeseran mentalitas konsumen otomotif:

    • Mentalitas “Pakai Sampai Lunas”, Bukan Dijual Lagi:

      Jangan lagi bermimpi beli mobil listrik buat dijual 3 tahun kemudian dengan mengharapkan harga yang stabil. Konsumen EV masa depan harus menganggap pembelian mobil listrik sebagai biaya operasional (utility expense), bukan investasi. Kerugian dari depresiasi harga bakal ditutup dari penghematan biaya bahan bakar harian dan pajak tahunan yang murah.

    • Pasar Bekas Jadi Surga Pengguna Komuter Harian:

      Bagi pembeli mobil bekas, ini justru berita gembira! Cukup sediakan dana Rp 100 jutaan, sampeyan sudah bisa dapet mobil listrik tahun muda untuk dipakai mondar-mandir kerja di dalam kota tanpa perlu mikir ganjil-genap.

    • Standardisasi Inspeksi Baterai Bekas:

      Ke depannya, bengkel atau lembaga inspeksi independen yang sanggup melampirkan sertifikat Battery Health secara akurat bakal jadi kunci agar EV bekas tidak terlalu hancur harganya.

    Last….EV memang mengubah peta industri otomotif secara drastis. Teknologi maju pesat, tapi konsekuensinya resale value jadi korbannya. Semua IWB serahkan kesampeyan untuk menilai. Yang jelas poin-poin diatas merupakan kumpulan data dan fakta yang coba IWB angkat bahwa setiap kendaraan punya plus minus. Satunya hemat cost karena EV memang murah tanpa beli BBM yang fluktuatif, pajak miring bener serta maintenance yang cukup rendah namun bekasnya tak ada harga dirinya. Sedang ICE sebaliknya…mahal diawal namun masih punya nilai setelahnya. Kalau menurut sampeyan, Cak? Masih berani minang mobil EV baru, atau mending nunggu harga bekasnya makin ambrol ?  (IWB)

  • BMW Motorrad Indonesia Luncurkan BMW F450 GS…Harga Bikin Mulesss !!!

    BMW Motorrad Indonesia Luncurkan BMW F450 GS…Harga Bikin Mulesss !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….BMW Motorrad Indonesia resmi memperkuat penetrasinya di pasar sepeda motor premium Tanah Air dengan meluncurkan dua model moge terbaru pada pembukaan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7). Dua lini yang diboyong meliputi BMW F 450 GS yang menyasar segmen entry-level adventure, serta BMW R 1300 RT sebagai flagship sport tourer. Dan seperti biasa cak…harganya bikin mulessss hehehe…

    Peluncuran BMW F 450 GS sekaligus menandai debut perdana model ini di pasar nasional, setelah sebelumnya sempat diperkenalkan dalam wujud prototipe pada pameran otomotif awal 2025 lalu. Moge petualang berkapasitas sedang ini dipasarkan dengan harga reguler Rp 418,9 juta (OTR Jakarta). Namun, khusus sepanjang pameran GIIAS 2026 berlangsung, pemegang merek memberikan harga promosi sebesar Rp 398,9 juta.

    Secara visual dan ergonomi, F 450 GS mempertahankan bahasa desain khas keluarga GS yang ikonis dengan postur ramping. Sektor kenyamanan disokong oleh jok terpisah, tuas rem dan kopling yang dapat disesuaikan, serta posisi pijakan kaki di area tengah yang fleksibel untuk penggunaan harian maupun petualangan ringan.

    Di sektor dapur pacu, BMW F 450 GS dibekali mesin dua silinder segaris berkapasitas 450 cc berpendingin cairan. Jantung mekanis tersebut sanggup memproduksi tenaga hingga 48 hp serta torsi maksimum 45 Nm melalui transmisi 6-percepatan berfitur slipper clutch. Bobot kosong kendaraan tercatat berada di kisaran 175 kilogram, dengan ditopang susunan rangka teralis, suspensi upside down (USD) di depan, dan velg alloy berukuran 19 inci (depan) serta 17 inci (belakang).

    Flagship Sport Tourer Rp 1,6 Miliar

    Bersamaan dengan tipe adventure, pabrikan asal Jerman ini turut mendaratkan BMW R 1300 RT bagi pecinta jelajah jarak jauh (touring). Model sport tourer papan atas ini dilepas ke pasar dengan banderol Rp 1,6189 miliar (OTR Jakarta).

    R 1300 RT membawa pembaruan desain aerodinamis yang lebih ringkas dibanding generasi terdahulu. Fitur unggulannya mencakup sistem perlindungan angin (wind protection) yang tingkat ketinggiannya dapat diatur secara elektrik melalui sakelar di fairing samping.

    Dapur pacunya mengusung mesin boxer 1.300 cc generasi terbaru. Unit mesin ini mampu menghembuskan daya puncak 145 hp pada 7.750 rpm dan torsi gajah sebesar 149 Nm pada 6.500 rpm. Catatan performa tersebut mengukuhkan R 1300 RT sebagai pemilik mesin boxer paling bertenaga yang pernah diproduksi dalam sejarah manufaktur BMW Motorrad. Motor ini sudah bisa sampeyan boyong jika tertarik karena official mengaspal di Indonesia. Piyee cak…celengan aman oraa ?? wkwkwk (iwb)

    Spesifikasi F 450 GS

    Rated output: 48 hp at 8,750 rpm
    Emission control: Closed-loop 3-way catalytic converter
    Bore x stroke: 72 mm x 51.6 mm
    Capacity: 420 cc
    Max. torque: 32 lb-ft at 6,750 rpm
    Compression ratio: 13.0 : 1
    Mixture control: Electronic intake pipe injection / digital engine management system with throttle-by-wire
    Maximum speed: 102 mph
    Fuel type: Super unleaded (max. 10% ethanol, E10), 95 ROZ/RON, 90 AKI, Super unleaded (max. 25% ethanol, E20) E15-E25, 95 ROZ/RON, 90 AKI
    Alternator: Permanent magnet alternator with 334 W (nominal power)
    Battery: 12 V / 8 Ah
    Clutch: Multiplate clutch in oil bath, slipper clutch, mechanically operated
    Gearbox: Constant-mesh 6-speed gearbox integrated in the transmission housing
    Traction control: BMW Motorrad DTC
    Frame: Steel tube frame with load-bearing engine, steel tube sub-frame
    Front wheel location / suspension: Upside-down telescopic fork, diameter 43 mm
    Rear wheel location / suspension: Aluminum twin-sided swingarm, compression and rebound damping adjustable shock absorber including progressive damping
    Suspension travel, front / rear: 7.1″ / 7.1″
    Wheelbase: 57.7″
    Castor: 4.53″
    Steering head angle: 26.1°
    Wheels: Aluminum cross spoke wheels
    Rim, front: 2.50 x 19″
    Rim, rear: 3.50 x 17″
    Tire, front: 100/90 R19
    Tire, rear: 130/80 R17
    Brake, front: Single disc brake, floating brake discs, diameter 310 mm, 4-piston radial brake caliper
    Brake, rear: Single disc brake, diameter 240 mm, 1-piston floating caliper
    ABS: BMW Motorrad ABS Pro
    Seat height at unladen weight: 33.3″
    Inner leg curve at unladen weight: 74.0″
    Usable tank volume: 3.6 gal
    Reserve: approx. 0.6 gal
    Length: 85.0″ (over license plate holder)
    Height: 47.6″ (above windshield, at unladen weight)
    Width: 34.2″
    Dry weight: 364 lbs
    Unladen weight, road ready, fully fueled: 392 lbs
    Permitted total weight: 782 lbs
    Payload (with standard equipment): 390 lbs
  • Hot Update…Subsidi Kendaraan Listrik di Cabut, Kecuali..?!

    Hot Update…Subsidi Kendaraan Listrik di Cabut, Kecuali..?!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..mumet tenan cak sepertinya kendaraan EV. Jadi ada kabar terbaru cak….mumpung lagi hangat-hangatnya dari panggung GIIAS 2026, IWB mau bawa kabar buat para pecinta roda dua tanah air! Sampeyan yang lagi ngincer motor listrik siap-siap elus dada sekaligus pasang mata lebar-lebar. Soale apa? Sebab dipastikan subsidi kendaraan Listrik akan dicabut, kecuali…??? nahhh ikii cakkk…..

    Jadi cak….Pemerintah fix mengumumkan aturan baru soal subsidi motor listrik. Kalau kemarin-kemarin insentif digelontorkan buat umum asal tembus syarat TKDN, sekarang skemanya dirombak total! Bantuan insentif ke depan cuma bakal dicurahkan khusus buat Program Motor Nasional (Mokel/Monas) dan Mobil Nasional (Molinas). Kabar gempar ini terkuak langsung saat Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita hadir di ajang GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Jadi kendaraan yang bukan termasuk monas atau molinas akan dicabut. Beliau menegaskan bahwa Kemenperin sudah menyiapkan aspek teknisnya.

    “Insentif yang akan kita berikan itu basisnya adalah mobil-mobil yang dikategorikan mobil nasional. Juga motor-motor yang dikategorikan motor nasional, ada program Molinas,” cletuk Pak Menperin di depan awak media.

    Nggak hanya itu…porsi penentuan kriteria siapa yang berhak menerima subsidi bakal dikoordinasikan langsung oleh Menko Perekonomian, Pak Airlangga Hartarto. Arah kebijakannya jelas: Ora sekadar jualan motor listrik, tapi bener-bener murni buat memperkuat industri manufaktur otomotif lokal dalam negeri! Yang paling krusial dan wajib sampeyan catet, ki!! Menurut Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, mekanismenya tak lagi berbentuk pemotongan harga langsung (7 juta atau diskon OTR) ke dompet konsumen saat beli di diler….

    • Skema Lama: Potongan harga langsung untuk pembeli/konsumen per unit.

    • Skema Baru: Dialihkan langsung ke perusahaan produsen tertentu yang ditunjuk dan masuk kriteria industri nasional.

    Last….kaget kalau besok-besok mekanismenya beda banget dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah pengen pabrikan makin terpacu menaikkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), investasi riset lokal, dan nggak cuma sekadar rakit-rakit komponen Import/CKD belaka. Jelas menurut IWB pribadi melihat langkah ini bak pisau bermata dua, Kangbro. Di satu sisi, ini vitamin super jossss buat pabrikan lokal atau prinsipal yang mau serius all-out investasi di bumi pertiwi. Tapi di sisi lain, buat konsumen umum yang ngarep diskon instan pas ngeboyong motor listrik, jelas kudu gigit jari dan adaptasi ulang. Apalagi detail aturan kriteria baku “Motor Nasional” iki masih dimatangkan pemerintah. Artinya yah…kita belum tahu akan seperti apa bentuknya nanti ?? piye menurut sampeyan cak…punya komen soal ini ? (iwb)

  • Bimota bukan Ulah Lagi…Rilis KB4RC, Street Fighter Terganas di Dunia ???

    Bimota bukan Ulah Lagi…Rilis KB4RC, Street Fighter Terganas di Dunia ???

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Bimota kembali menghadirkan keajaiban rekayasa sasis Italia yang dipadukan dengan performa mesin tangguh asal Jepang. Melalui Bimota KB4RC, produsen eksklusif asal Rimini ini mengubah platform kustom ber-fairing KB4 menjadi sebuah naked bike/cafe racer berpenampilan agresi tinggi namun tetap mempertahankan estetika klasik. Seperti apa sosoknya ?? ini baru Killer tenan !!

    Produsen sepeda motor eksklusif asal Italia, Bimota, kembali mencuri perhatian dunia otomotif global lewat peluncuran salah satu mahakarya rekayasa sasis terbarunya cak yakni Bimota KB4RC. Mengambil basis dari varian full-fairing KB4, model roadster/cafe racer ini menyajikan kombinasi langka antara seni desain tinggi khas Rimini dan performa mesin empat silinder yang bertenaga serta andal buatan Kawasaki. Secara visual, Bimota KB4RC memadukan estetika klasik dan fungsionalitas balap modern. Wajah depannya ditandai dengan lampu utama berbentuk bulat tunggal yang memberikan kesan retro-classic. Namun, di balik penampilannya yang bersih, tersembunyi inovasi arsitektur sasis yang unik.

    Bimota mempertahankan tata letak pendinginan tak biasa dengan menempatkan radiator di bagian bawah penutup ekor (tail cowl) belakang. Untuk memastikan pasokan udara dingin tetap optimal, dua saluran udara (air duct) berbahan serat karbon (carbon fiber) berukuran besar dipasang melintang di sisi bodi. Pendekatan ini tidak hanya menjaga suhu operasional mesin tetap stabil, tetapi juga memberikan proporsi visual yang kokoh dan agresif. Pertanyaannya piye sektor mesin ??

    Di sektor dapur pacu, KB4RC mengandalkan mesin empat silinder sejajar berkapasitas 1.043 cc DOHC 16-katup berpendingin cairan yang bersumber dari Kawasaki Ninja 1000SX. Betul cak sampeyan nggak salah baca bahwa sosok motor ini basisnya adalah Ninja 1000SX. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimum sebesar 142 PS (104,5 kW) pada 10.000 rpm serta torsi puncak 111 Nm pada 8.000 rpm. Dengan bobot kendaraan yang tergolong ringan di kelasnya—yakni 191 kg—serta jarak sumbu roda (wheelbase) pendek berukuran 1.390 mm, KB4RC menjanjikan kelincahan pengendalian setara sepeda motor kelas 600 cc dengan luapan tenaga khas motor berkapasitas satu liter.

    Komponen Sasis dan Kaki-Kaki Kelas Atas

    Sesuai tradisi Bimota, sektor sasis menggunakan konstruksi hibrida yang menggabungkan rangka trellis baja di bagian depan dengan pivot plate alumunium padat (billet machining). Pengendalian kendaraan ditunjang oleh perangkat suspensi papan atas dari Öhlins yang dapat disesuaikan sepenuhnya (fully adjustable), serta sistem pengereman cakram ganda berkaliber radial-mount dari Brembo. Ban berukuran 120/70ZR17 di depan dan 190/50ZR17 di belakang dipercaya untuk menyalurkan tenaga mesin secara presisi ke permukaan jalan.

    Spesifikasi Teknis Bimota KB4RC

    Parameter Spesifikasi
    Mesin 1.043 cc, 4-Silinder Sejajar, DOHC, 4-Katup
    Tenaga Maksimum 142 PS @ 10.000 rpm
    Torsi Maksimum 111 Nm @ 8.000 rpm
    Bobot Kendaraan 191 kg
    Dimensi (P x L x T) 2.040 mm x 773 mm x 1.060 mm
    Jarak Sumbu Roda 1.390 mm
    Tinggi Tempat Duduk 810 mm (±8 mm)
    Suspensi / Rem Öhlins Adjustable / Brembo Radial
    Harga Resmi (Jepang) ¥4.730.000 (Termasuk Pajak)

    Last….Di pasar Jepang, Bimota KB4RC dipasarkan dengan label harga 4.730.000 Yen (atau setara dengan kisaran Rp480 jutaan sebelum pajak impor dan bea masuk lokal). Diproduksi dalam jumlah terbatas, model ini ditujukan bagi para pengoleksi dan antusias otomotif yang menginginkan eksklusivitas, estetika desain Italia, serta keandalan performa asal Jepang dalam satu paket utuh. Yahhh kalau dimasukin ke Indonesia total bisa nembus Rp 1 Miliar lebih cak.  Over all, Bimota KB4RC ini memang bukan motor harian biasa, tapi sebuah karya seni rekayasa tinggi buat para kolektor sejati yang pengen tampil lain dari yang lain. Piye menurut sampeyan bro? Tertarik boyong KB4RC ke garasi rumah? Wisss… mending celengan semar-nya dipecah buat yang lain cak wkwkwk…. (IWB)

  • Suzuki Ngamukkkk….Rilis New GSXR250R-F Terbaru 2027, edian sangarrrr !!!!

    Suzuki Ngamukkkk….Rilis New GSXR250R-F Terbaru 2027, edian sangarrrr !!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Suzuki ngamuk cakkk !! Setelah hampir satu dekade adem ayem tanpa perubahan besar, Suzuki akhirnya mengamuk di skena motor sport quarter-liter. Betul cak….Suzuki resmi menghadirkan penyegaran total pada motor sport touring 250cc 2-silinder mereka. Gak tanggung-tanggung, namanya kini berubah menjadi Suzuki GSX250R-F! Yang bikin IWB sumringah, Suzuki gak cuma sekadar ganti baju atau striping, Cak. Mereka merombak sektor dapur pacu hingga fiturnya melonjak signifikan, namun dengan strategi harga yang justru makin murah! Edan, strategi ngajak gelut iki jenenge! Penasaran seperti apa rombakan spesifikasi, peningkatan power, hingga fitur gres pada GSX250R-F ini? Monggo disimak ulasan lengkapnya di bawah ini, Cak!

    Secara tampilan, siluet khas GSX250R yang gagah dan nyaman dipake touring tetap dipertahankan. Namun, Suzuki memberikan sentuhan visual yang jauh lebih modern dan tajam.

    • Aerodinamis Winglet: Pada fascia depan, GSX250R-F kini dibekali aero winglet bawaan pabrik. Gak cuma gaya-gayaan ala motor MotoGP, aero kit ini berfungsi memberikan downforce tambahan saat melibas kecepatan tinggi.

    • Sektor Pencahayaan: Seluruh sistem tata cahaya sudah mengadopsi Full LED—mulai dari lampu utama (headlamp) dengan desain Dawn Blade LED / Projector, DRL, hingga lampu sein dan stoplamp belakang. Tampilan mukanya jadi makin galak dan jauh lebih terang saat diajak night ride, Cak!

    Dan yang terpenting mesin cak. Yesss…Ini dia sektor yang paling ditunggu-tunggu para pemuja performa! Selama 10 tahun, GSX250R lama sering dikritik karena masih menggunakan mesin 250cc 2-silinder SOHC 2-katup (2-valve) yang tergolong “sopan”. Di versi GSX250R-F ini, Suzuki kini merombak total jeroan mesinnya!

    • Konfigurasi 4-Valve + VVL: Suzuki menyematkan kepala silinder anyar dengan konfigurasi 4-Valve per silinder (total 8-valve) plus teknologi katup variabel VVL (Variable Valve Lift).

    • Lonjakan Tenaga (Power): Tenaga maksimal yang dulunya cuma bertahan di angka 25 PS (18,4 kW) kini melonjak drastis hingga 28,8 HP – 29,2 PS pada 9.500 rpm! Ada kenaikan tenaga sebesar 4,2 PS yang bikin napas motor makin panjang di putaran atas.

    • Torsi Lebih Menggigit: Torsi maksimalnya kini menembus 23,6 Nm pada 5.500 rpm. Tarikan bawah ke menengahnya dijamin makin responsif tanpa harus ngeden saat diajak keluar tikungan atau menyalip kendaraan lain.

    • Bobot Tetap Ringan: Walau jeroan mesin dan fiturnya bertambah banyak, bobot isi (kerb weight) GSX250R-F tetap berhasil ditahan di angka 178 kg. Hasilnya? Power-to-Weight Ratio (PWR) motor ini meningkat drastis dibandingkan versi lama!

    Gak cuma mesin yang makin galak, sektor kenyamanan dan keselamatan pengendara juga disumpal berbagai fitur terkini:

    1. Assist & Slipper Clutch: Membikin tuas kopling terasa jauh lebih ringan dan mencegah gejala roda belakang terkunci (wheel hop) saat pengendara melakukan downshift atau turun gigi secara mendadak.

    2. Port Charger USB Type-C (18W): Sangat berguna buat mengecas smartphone atau navigasi GPS saat diajak touring jarak jauh.

    3. TPMS (Tire Pressure Monitoring System): Pengendara bisa memantau tekanan angin ban secara real-time langsung dari panel instrumen. Fitur mewah yang jarang ada di kelasnya!

    4. Kapasitas Tangki 14,5 Liter & Ergo 790 mm: Tinggi jok tetap ramah di angka 790 mm dan kapasitas tangki bbm 14,5 liter memastikan kenyamanan berkendara jarak jauh tanpa sering mampir SPBU.

    Komparasi Spesifikasi: GSX250R Lama vs New GSX250R-F

    Fitur / Spesifikasi GSX250R (Model Lama) All New GSX250R-F
    Mesin 248cc, 2-Silinder, SOHC 2-Valve 248cc, 2-Silinder, SOHC 4-Valve + VVL
    Tenaga Maksimum 25 PS (18,4 kW) 28,8 HP – 29,2 PS
    Torsi Maksimum 23.4 Nm 23,6 Nm @ 5.500 rpm
    Pencahayaan Halogen / LED gabungan Full LED (Projector & DRL)
    Aero Kit Tanpa Winglet Dilengkapi Winglet
    Fitur Tambahan Standard Instrument Assist & Slipper Clutch, TPMS, USB Type-C
    Bobot Isi 178 kg 178 kg

    Harga Malah Turun? Kok Bisa, Cak?!

    Nah, ini dia poin paling menarik!  meskipun mengusung embel-embel huruf “F” di belakang namanya dengan peningkatan tenaga dan fitur melimpah, rumor harga rilis Suzuki GSX250R-F justru berada di kisaran 18.980 Yuan (atau setara Rp 40 jutaan di pasar Tiongkok). Angka ini justru lebih murah dibanding harga rilis generasi sebelumnya yang sempat menyentuh angka 21.000-an Yuan! Langkah berani Suzuki ini jelas dilakukan untuk menggoyang dominasi Kawasaki Ninja 250, Honda CBR250RR, hingga Yamaha YZF-R25 di pasar global.

    Last…langkah Suzuki merilis GSX250R-F ini seperti menjawab semua jeritan dan doa para pecinta Suzuki selama 10 tahun terakhir, Cak! Dulu orang sering mengeluhkan tenaganya yang nanggung, tapi sekarang dengan mesin 4-valve VVL bertenaga nyaris 30 PS, fitur melimpah, plus desain pakai winglet, motor ini jelas dadi ancaman serius di kelas 250cc. Yahh memang masih jauhhhhhh puoll dibanding CBR, Ninja dan R25, tapi lumayanlah cak apalagi sekarang desainnya bengis tenan. Kalau Suzuki Indonesia (SIS) memboyong GSX250R-F ini ke Tanah Air dengan harga yang kompetitif, kira-kira Sampeyan tertarik buat meminang gak? Tulis opini Sampeyan di kolom komentar…gazzz !! (iwb)