Author: Iwanbanaran

  • Breaking !! Honda CB500 Super Four Classic Colour Edition…ini baru klasik Tulen !!

    Breaking !! Honda CB500 Super Four Classic Colour Edition…ini baru klasik Tulen !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar sepeda motor global kembali dihebohkan oleh langkah agresif Honda dalam menghadirkan lini produk yang memadukan nostalgia masa lalu dengan teknologi modern. Melalui ajang pameran otomotif bergengsi di China, Honda resmi memperkenalkan varian spesial terbarunya, yaitu Honda CB500 Super Four Classic Colour Edition. Kehadiran model ini langsung menarik perhatian para pencinta roda dua, khususnya para kolektor dan penggemar aliran motor naked klasik berkapasitas menengah…!!

    Daya tarik utama dari edisi spesial ini tentu terletak pada sektor visualnya. Honda mengadopsi skema warna legendaris yang sangat ikonik, yang dikenal luas sebagai “Spencer Color”. Perpaduan warna merah, putih, dan biru (tricolor) tersaji secara harmonis di seluruh bodi motor, memberikan penghormatan langsung kepada sang kakak kandungnya yang legendaris, CB1300 Super Four SP. Skema warna klasik ini berhasil memancarkan aura balap era keemasan Honda, menghadirkan nostalgia mendalam bagi siapa saja yang memandangnya.

    Selain pemilihan warna yang memikat, desain bodi motor ini juga mendapat sentuhan detail yang sangat apik. Konsep pengecatan terpisah (separate-color painting) diterapkan dengan presisi tinggi mulai dari bagian tangki bahan bakar hingga panel bodi belakang. Garis-garis tegas yang melintang menciptakan efek visual yang proporsional, membuat motor ini tampak lebih berotot, berdimensi luas, namun tetap mempertahankan garis desain Super Four yang tak lekang oleh waktu. Tangki bahan bakar yang kekar dipadukan dengan jok ergonomis memberikan keseimbangan sempurna antara estetika retro dan kenyamanan berkendara jarak jauh.

    Di balik tampilannya yang sarat akan nuansa klasik dan elegan, Honda CB500 Super Four dibekali dengan spesifikasi teknis yang sangat mumpuni. Mengandalkan mesin berkapasitas 502cc dengan konfigurasi multi-silinder bertenaga, motor ini dirancang untuk memberikan respons akselerasi yang halus namun bertenaga di setiap putaran mesin. Karakter mesin berpendingin cairan ini sangat ideal untuk diandalkan dalam mobilitas perkotaan sehari-hari maupun saat melakukan perjalanan turing akhir pekan.

    Dari segi dimensi dan kepraktisan, motor ini memiliki bobot sekitar 188 kg dengan ketinggian jok yang bersahabat, yakni berada di angka 780 mm. Kombinasi dimensi tersebut membuat motor ini terasa ramah dan mudah dikendalikan oleh berbagai kalangan pengendara dengan beragam postur tubuh. Di pasar China sendiri, varian spesial ini dipasarkan dengan kisaran harga sekitar 43.480 Yuan atau sekitar sekitar Rp97.830.000, menawarkan nilai investasi visual dan kepuasan berkendara yang sepadan bagi para pemiliknya.

    Last….Kehadiran Honda CB500 Super Four Classic Colour Edition menegaskan bahwa Honda sangat memahami cara merawat warisan sejarah kejayaan motor naked sport mereka. Dengan menyatukan pesona visual tempo dulu, performa mesin yang tangguh, serta sentuhan modern, motor ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah karya seni berjalan yang membangkitkan kebanggaan sejati bagi siapa pun yang mengendarainya di jalan raya….(iwb)

    Spesifikasi Mesin CB500 Super Four (Engine Specifications)

    • Tipe Mesin: 4-tak, 4 silinder segaris (Inline-4), DOHC, 16 katup, pendingin cairan (Liquid-cooled)

    • Kubikasi (Displacement): 502 cc

    • Diameter x Langkah (Bore x Stroke): 60,0 mm × 44,4 mm

    • Rasio Kompresi: 12,3 : 1

    • Sistem Bahan Bakar: PGM-FI (Fuel Injection) dengan teknologi Ride-by-Wire (TBW)

    Performa (Performance)

    • Tenaga Maksimum (Power): 71,1 PS – 71,8 PS (sekitar 52,8 kW) pada putaran 11.000 rpm

    • Torsi Maksimum: 47,1 N·m pada putaran 10.000 rpm

    • Kecepatan Puncak (Top Speed): Kurang lebih sekitar 180 km/jam

    Transmisi & Teknologi Berkendara

    • Transmisi: Manual 6-percepatan

    • Sistem Kopling: Dilengkapi teknologi canggih Honda E-Clutch standar (memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi naik dan turun secara mulus tanpa harus menarik tuas kopling, layaknya quickshifter otomatis tanpa repot).

    • Mode Berkendara (Riding Modes): Memiliki 5 mode berkendara (termasuk mode Sport, Urban, Rain, serta User 1 & 2 yang dapat disesuaikan).

    • Kontrol Traksi: Dibekali sistem Honda Selectable Torque Control (HSTC).

    Kaki-Kaki & Dimensi Ringkas

    • Rangka (Frame): Steel Diamond Frame (rangka baja tipe berlian dengan mesin sebagai komponen penopang struktural utama).

    • Suspensi Depan: Upside-down (USD) berukuran 41 mm (menggunakan merek KYB/Showa tergantung batch produksi regional).

    • Suspensi Belakang: Monoshock dengan sistem Pro-Link (dapat disesuaikan preload-nya).

    • Rem Depan: Cakram ganda berukuran 296 mm dengan kaliper radial 4-piston merek Nissin, lengkap dengan ABS dual-channel.

    • Rem Belakang: Cakram tunggal 240 mm dengan ABS.

    • Ukuran Ban:

      • Depan: 120/70 ZR17 M/C

      • Belakang: 160/60 ZR17 M/C

    • Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 14,5 – 14,7 Liter

    • Berat Kosong/Isi (Kerb Weight): 188 kg

    • Tinggi Jok: 780 mm (sangat ramah untuk berbagai postur pengendara).

  • Keren Parah…Honda CB250SS Concept gebrak dunia !!

    Keren Parah…Honda CB250SS Concept gebrak dunia !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda kembali membuat gebrakan di segmen motor retro modern kelas seperempat liter. Melalui ajang pameran otomotif Chongqing Motor Show di China, Honda secara resmi memperkenalkan model konsep terbarunya yang mengusung gaya new-retro penjelajah, yakni Honda CB250SS Concept. Meskipun menyandang status sebagai model “konsep”, Honda menegaskan bahwa versi produksi massal dari motor ini sudah dijadwalkan untuk meluncur secara resmi pada musim semi 2027. Wowww…

    Huruf “SS” pada nama CB250SS merepresentasikan singkatan dari “Style” dan “Story”. Namun, Honda sengaja memberikan kebebasan bagi sampeyan untuk mendefinisikan sendiri makna di balik singkatan tersebut sesuai dengan gaya hidup. Tampilan visual model konsep ini kental dengan nuansa Scrambler Spirit yang tangguh dan siap dilumuri personalisasi. Beberapa daya tarik utama pada desain eksteriornya meliputi:

    • Fasia Depan Khas Retro: Menggunakan lampu utama bulat berdesain klasik yang dilengkapi pelindung jaring (mesh guard) serta visor mini bergaya pelat nomor balap dengan aksen garis merah.

    • Kaki-Kaki Kekar: Didukung oleh suspensi depan berjenis upside-down (pendekatan modern yang memberikan kestabilan tinggi) serta balutan ban bermotif blok (block-pattern) yang siap melibas berbagai medan.

    • Detail Bodi Menawan: Tangki bahan bakar dibalut warna dasar putih dengan garis (stripe) merah mencolok, dipadukan emblem logo “CB” berukuran besar dan tulisan “250SS” yang minimalis. Sektor buritan pengendara dipermanis dengan jok cokelat berdesain tuck-roll klasik.

    • Knalpot Ganda & Skid Plate: Menggunakan sistem pembuangan knalpot right-side dengan ujung pipa ganda (twin tail), dipadu pelindung mesin bawah (under guard) yang semakin memperkuat DNA penjelajah segala medan.

    Untuk sektor dapur pacu, CB250SS Concept dibekali mesin berbasis water-cooled 4-valve DOHC silinder tunggal berkapasitas 250cc. Mesin ini diyakini menggunakan basis platform andalan Honda yang sudah teruji di beberapa model populer seperti CRF250L, Rebel 250, dan CB250R—namun dengan sentuhan warna casing mesin bernuansa emas/perunggu yang elegan. Meski berbagi platform mesin, sasis (frame) yang digunakan tampak dirancang secara khusus dan independen dibandingkan saudaranya yang lain. Sektor buritan mengandalkan suspensi monoshock dengan sistem kaitan (link) untuk meredam kejut secara optimal.

    Last…kehadiran CB250SS Concept di pasar China diproyeksikan sebagai evolusi lanjutan dari model berpendingin udara terdahulu, CB190SS. Belum ada informasi pasti apakah motor penjelajah retro modern ini juga akan diboyong ke pasar global atau Jepang, namun kehadirannya dinilai mampu mengisi kekosongan segmen motor sport naked 250cc yang kian diminati oleh kalangan pengendara muda (Z-generation). Piye cak…keren oraaa ?? (iwb)

  • HOT !! Honda GB350C….sang retro skutik tulen yang dijual murah !!

    HOT !! Honda GB350C….sang retro skutik tulen yang dijual murah !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda kembali memperkuat posisinya di segmen sepeda motor klasik modern dengan menghadirkan lini yang kian digemari para pencinta roda dua bergaya otentik. Salah satu varian yang sukses mencuri perhatian luas adalah Honda GB350C. Mengusung konsep estetika klasik yang jauh lebih mendalam dibandingkan saudaranya, model ini dirancang khusus untuk memikat pengendara yang mendambakan nuansa berkendara penuh nostalgia tanpa harus berkompromi dengan kenyamanan dan keandalan teknologi modern.

    Secara visual, varian “C” yang merepresentasikan karakter Classic ini tampil sangat menonjol berkat berbagai sentuhan estetika era lampau. Perubahan paling mencolok terlihat pada penggunaan ban yang ditutup oleh sepatbor depan dan belakang berukuran besar (deep fender). Desain fender yang menjuntai lebih dalam ini langsung mengingatkan kita pada motor-motor Inggris era 1950-an yang sarat akan keanggunan. Tak hanya itu, penambahan penutup garpu depan (fork cover) turut memperkokoh kesan kekar dan klasik pada bagian front-end.

    Keistimewaan visual GB350C semakin disempurnakan melalui siluet knalpot bergaya cabton yang didesain secara horizontal. Pipa buang ini tidak hanya memberikan proporsi bodi yang seimbang, tetapi juga memancarkan aura motor retro sejati. Ditambah dengan penggunaan jok terpisah (split seat) antara pengendara dan pembonceng, serta sentuhan finishing krom yang cemerlang pada bingkai lampu utama dan panel samping, motor ini sukses menghadirkan level kemewahan tersendiri yang memanjakan mata.

    Di balik tampilannya yang klasik dan elegan, Honda GB350C dibekali dengan jantung pacu yang ramah bagi berbagai kalangan pengendara, mulai dari pemula hingga rider berpengalaman. Motor ini mengandalkan mesin berkapasitas 348cc, 1 silinder, SOHC, 4-langkah dengan sistem pendingin udara. Konfigurasi mesin long-stroke dengan diameter x langkah piston 70,0 x 90,5 mm dirancang untuk memprioritaskan torsi bawah yang melimpah. Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga maksimum sebesar 15 kW (20 PS) pada 5.500 rpm serta torsi puncak mencapai 29 N·m pada putaran rendah 3.000 rpm.

    Karakteristik mesin seperti ini membuat GB350C sangat menyenangkan untuk diajak berkendara santai di perkotaan maupun menikmati perjalanan turing jarak menengah. Setiap puntiran gas menghasilkan denyutan mesin yang khas dan kepuasan tersendiri yang sulit ditemukan pada motor modern biasa. Dengan kapasitas tangki bahan bakar mencapai 15 liter dan transmisi manual 5-percepatan, motor ini juga menawarkan efisiensi serta kenyamanan yang memadai untuk penggunaan harian.

    Untuk mendukung tampilannya yang berkelas, Honda menghadirkan pilihan warna yang sangat selaras dengan konsep retronya, yakni Matte Sandstorm Beige dan Matte Bullet Silver. Kedua opsi warna berbalut matte ini memberikan kesan maskulin, tenang, sekaligus berkarakter kuat, sangat cocok dipadukan dengan gaya hidup pengendara modern yang menyukai estetika tempo dulu.

    Last…di pasar domestik Jepang, Honda GB350C dipasarkan dengan harga sekitar 715.000 yen atau sekitar sekitar Rp81,2 jutaan. Yahh murah cak ya…tapi itu kan di Jepang, kalau disini…ya wis weruhlah wkwkwk. Btw….Honda GB350C disebut bukan sekadar alat mobilitas fungsional semata, melainkan sebuah medium pengekspresian diri. Bagi para pencinta roda dua, mengendarai motor ini menawarkan kebanggaan emosional—sebuah peleburan harmonis antara pesona estetika klasik masa lalu dan presisi teknik mesin masa kini….(iwb)

    Engine type: Air-cooled 4-stroke OHC single cylinder
    Total displacement: 348cc
    Bore x stroke: 70.0 x 90.5mm
    Compression ratio: 9.5
    Maximum output: 15kW (20PS) / 5,500rpm
    Maximum torque: 29N・m (3.0kgf・m) / 3,000rpm
    Fuel tank capacity: 15L
    Transmission type: Constant mesh 5-speed return
    Caster angle: 27°50′
    Trail: 120mm
    Brakes front/rear: Hydraulic disc/Hydraulic disc
    Tire size: 100/90-19M/C 57H・130/70-18M/C 63H

  • Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

    Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit yang selama ini dikenal sebagai para “Alien” di kelas premier…!!

    Status “Alien” dalam kamus MotoGP bukanlah istilah sembarangan. Julukan ini pertama kali melekat pada era keemasan ketika sekelompok kecil pembalap—seperti Jorge Lorenzo sendiri, Marc Marquez, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, dan Casey Stoner—menunjukkan performa di atas rata-rata manusia biasa. Mereka mampu mendominasi dan memenangkan balapan bahkan ketika menghadapi keterbatasan teknis dari motor yang mereka kendarai. Kemenangan Acosta di Red Bull Ring bersama KTM dinilai Lorenzo sebagai sebuah mahakarya yang mencerminkan karakteristik langka tersebut.

    Di tengah dominasi masif pabrikan asal Italia yang menguasai sebagian besar grid musim ini, pencapaian Acosta menaklukkan sirkuit kandang KTM di Austria terasa seperti sebuah mukjizat. Lorenzo secara terbuka memuji bagaimana Acosta mampu mengekstrak potensi maksimal dari motornya, melampaui batasan teknis yang ada berkat bakat alami, insting tajam, dan mentalitas baja yang dimilikinya.

    Sebagai seseorang yang pernah berada di puncak kejayaan dan memahami betul tekanan psikologis serta fisik di level tertinggi MotoGP, Lorenzo mengakui bahwa apa yang ditunjukkan Acosta mengingatkan pada momen-momen magis para legenda di masa lalu. Ia melihat kombinasi keberanian ekstrem dan kecerdasan balap yang jarang dimiliki oleh pembalap seumurannya.

    Berikut adalah kutipan lengkap pernyataan Jorge Lorenzo mengenai Pedro Acosta yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:

    “Bagi saya, Pedro adalah seorang alien sejati. Apa yang dia lakukan di Austria bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh sembarang pembalap di grid saat ini. Menang dengan motor yang tidak berada dalam kondisi paling superior di atas kertas membuktikan bahwa bakat murninya berada di level yang berbeda. Dia memiliki keberanian, insting seorang juara, dan kemampuan untuk membaca jalannya balapan dengan sangat matang di usianya yang masih sangat muda. Ia tidak hanya sekadar cepat, tetapi ia memiliki sesuatu yang spesial yang hanya dimiliki oleh para legenda besar MotoGP.”

    Last….Pengakuan dari seorang pengamat sekaligus legenda hidup seperti Lorenzo tentu menjadi validasi kuat bahwa Pedro Acosta adalah masa depan mutlak dari kejuaraan dunia balap motor. Validasi ini juga mengonfirmasi bahwa estafet kepemimpinan di MotoGP kini berada di tangan yang tepat. Dengan kecepatan, konsistensi, dan mentalitas tanpa takut yang terus diasahnya setiap pekan, Acosta diprediksi tidak hanya akan mengoleksi satu atau dua kemenangan lagi, tetapi berpotensi mendominasi era baru MotoGP selama bertahun-tahun ke depan….(iwb)

  • Bismillah…IWB nonton F1 di Baku Azerbaijan, ngimpi opo cakkkk !!!

    Bismillah…IWB nonton F1 di Baku Azerbaijan, ngimpi opo cakkkk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…ngimpi opo IWB bisa bertolak ke Baku Azerbaijan nonton Formula 1. Sebuah experience luar biasa karena disana nanti kita juga akan digelandang menuju lokasi wisata ikonik. Yang keren cak nggak hanya Azerbaijan karena IWB nanti juga akan ke Doha Qatar sebagai rangkaian Experience yang diberikan oleh Motul. Betul cak…berangkat hari ini 22 September 2026 hingga 30 September 2026….warung akan masuk Autopilot mode !!

    Siapa menyangka IWB dipercaya Motul Indonesia untuk meliput dan melihat secara langsung balapan termahal didunia. Yup…IWB berangkat dengan 4 influencer lain cak seperti Cak Jejelogi, Zikoi GarasiDrift, Vamel dan Natasha Rider. Lhoo kok cuma IWB yang Blogger Motor ?? nahh kuwi yang IWB heran, tapi pasti Motul punya alasan tersendiri cak. Apalagi saat IWB tanda tangan kontrak…ediann, cost per-orang kesana selama 9 hari serta jalan-jalan ke Doha tembus ratusan juga rupiah, ngimpii opo rekkk-rekkk. FYI…Kalender Kejuaraan Dunia Formula 1 2026 kembali akan digelar di jalanan kota tua, yakni Grand Prix Azerbaijan di Sirkuit Baku City, dijadwalkan bergulir dengan format waktu yang tidak biasa. Infonya cak…Seluruh rangkaian akhir pekan balap dimajukan satu hari lebih awal dari jadwal konvensional, di mana sesi puncak balapan utama (main race) dipastikan akan dihelat pada hari Sabtu, bukan hari Minggu seperti biasanya.

    Keputusan penyesuaian jadwal yang unik ini terpaksa diambil oleh pihak penyelenggara F1 demi menghormati hari besar nasional di negara tuan rumah. Tanggal 27 September bertepatan dengan Azerbaijan Remembrance Day (Hari Peringatan Nasional Azerbaijan). Guna menyesuaikan diri dengan agenda penghormatan tersebut serta memastikan kelancaran operasional di area sirkuit jalan raya ibu kota Baku, seluruh agenda resmi dari FIA dan promotor lokal digeser lebih cepat, mulai dari hari Kamis hingga Sabtu.

    Bagi para penonton setia maupun pencinta kecepatan di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, penyesuaian ini menuntut perhatian ekstra agar tidak ketinggalan setiap sesi penting. Rangkaian akhir pekan akan dimulai lebih cepat melalui sesi latihan bebas pertama (Free Practice 1) dan kedua pada hari Kamis waktu setempat. Sesi pembuka FP1 dijadwalkan berlangsung pukul 09:30 pagi waktu Inggris atau sekitar pukul 15:30 WIB, yang kemudian dilanjutkan oleh sesi FP2 pada siang harinya pukul 13:00 BST (19:00 WIB).

    Memasuki hari kedua yaitu Jumat, ketegangan persaingan di lintasan jalan raya Baku langsung meningkat drastis. Para pembalap dan tim harus memaksimalkan sesi latihan bebas terakhir atau FP3 pada pukul 09:30 BST (15:30 WIB) sebagai persiapan krusial terakhir sebelum menghadapi penentuan posisi start. Sesi yang paling dinantikan pada hari Jumat adalah Kualifikasi (Qualifying), yang akan dihelat pukul 13:00 waktu setempat atau pukul 19:00 WIB. Hasil dari sesi kualifikasi inilah yang nantinya akan menentukan grid terdepan untuk perebutan podium utama.

    Puncak dari seluruh rangkaian akhir pekan ini, yakni balapan utama Grand Prix Azerbaijan yang melibas sebanyak 51 putaran di sirkuit jalan raya sepanjang 6 kilometer lebih, akan dilangsungkan pada hari Sabtu, 26 September 2026. Lampu start utama akan padam tepat pukul 12:00 siang waktu BST, atau setara dengan pukul 18:00 WIB di sore hari. Pergeseran hari balapan ke Sabtu ini tentu memberikan nuansa yang berbeda sekaligus menantang bagi para pembalap, karena mereka memiliki waktu pemulihan fisik yang jauh lebih singkat di antara sesi kualifikasi dan race utama.

    Last….Sirkuit Baku City sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu trek jalan raya paling menantang sekaligus mematikan dalam kalender F1. Kombinasi lintasan lurus yang sangat panjang—di mana mobil-mobil melaju dengan kecepatan puncak mendekati batas maksimal—yang langsung berpadu dengan tikungan-tikungan sempit berliku di area kastil tua selalu menjanjikan drama tinggi, insiden safety car, dan kejutan di garis finis. Dengan format balapan hari Sabtu yang langka ini, GP Azerbaijan 2026 dipastikan menjadi salah satu seri paling ikonik dan wajib ditonton musim ini. So…ikuti terus perjalanan IWB karena akan seru pastinya. Gazzz cakkk !! (iwb)

  • Veda Kaget kena Penalti…Konspirasi Eropa berjalan ?!

    Veda Kaget kena Penalti…Konspirasi Eropa berjalan ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….angelll cakkk, angelll emang. Walaupun IWB sebelumnya sempat membahas mengenai dosa Munoz, namun penting rasanya membahas perihal penalti yang ternyata juga mengejutkan Veda. Menurutnya…penalti tersebut diluar dugaan karena dia merasa bersih dan terukur. Tidak heran penalti tsb disebut sebagai konspirasi Eropa yang sedang berjalan ? Nahh untuk menggambarkan seperti apa yang dirasakan Veda, IWB sudah siapkan pernyataan lengkapnya pasca race Austria kemarin….

    Veda mengakui bahwa dia merasa sangat nyaman dengan motornya. Hingga ketemu Munoz yang akhirnya terjadi insiden yang berbuah Penalti. Namun Veda menganggap…Penalti tsb mengejutkan…

    ” Ya Alhamdulillah saya bisa finish di zona poin lagi di posisi 13 dan ya jalannya balapan saya hanya mencoba untuk start bagus dan mencoba untuk improve di setiap lap nya dan ya akhirnya saya saya bisa fight sempat posisi empat dan ya jalannya balapan selama balapan saya memang normal. ” dalam balapan ada kontaknya rider lain dan saya harus dikenakan long lap di tiga lap terakhir dan Dan ya, tapi saya tidak merasa terlalu agresif overtake rider lain dan saya hanya normal overtake. Cuman ya, saya hanya melakukan apa yang dikasih jadi long lap.

    ” Di lap ketiga saya mencoba untuk melakukan long lap. tapi saya gagal karena saya menginjak track limit dan akhirnya di last lap saya mencoba lagi dan ya senang bisa kembali fight di group dan saya juga punya feeling bagus di motor selama balapan dan juga saya rasa saya improve gimana saya riding dengan motor dan ya balapan selanjutnya akan di Asia Motegi dan pastinya saya sudah ada pengalaman di sana. Saya akan mencoba untuk tetap stay dan ya saya akan melakukan yang terbaik untuk di Motegi terima kasih “ seru Veda…

    Veda memang jauh lebih kencang dari pada Munoz cak. Berdasarkan data lembar waktu (lap times) IWB analisis perbandingan kecepatan antara pembalap Indonesia Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) dan David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP). Dan ini hasilnya…

    Analisis Perbandingan Kecepatan

    • Konsistensi & Total Lap: David Muñoz menyelesaikan 16 lap sebelum mengalami insiden dan keluar dari balapan di lap ke-16. Di sisi lain, Veda Ega Pratama menunjukkan daya tahan fisik dan ritme luar biasa dengan menuntaskan total 20 lap penuh.

    • Catatan Waktu Terbaik (Best Lap): Veda mencatatkan waktu terbaik di angka 1’40.268 (pada lap ke-7), sementara Muñoz membukukan waktu terbaik 1’40.483 (pada lap ke-8). Ini membuktikan bahwa dalam hal kecepatan punic (pace murni), Veda sedikit lebih unggul dalam menemukan catatan waktu lap tercepat.

    • Sektor demi Sektor: Perhatikan sektor keempat (pemisah waktu terakhir/kecepatan tikungan akhir), Veda konsisten bermain di kisaran angka 18.9 hingga 19.1 detik dengan titik puncaknya di angka 18.911 detik pada lap ke-7. Kecepatan tertinggi Veda (top speed via catatan sensor) juga sempat menyentuh angka 222.9 km/jam pada lap ke-3.

    Kecepatan Veda Ega Pratama di atas kuda besi Honda Moto3 sungguh di luar nalar dan mencerminkan mentalitas petarung sejati. Memulai balapan dari posisi grid yang cukup jauh di belakang (posisi ke-19), Veda sama sekali tidak mengendurkan gasnya. Ia langsung memperlihatkan race pace yang sangat agresif dan trengginas sejak lampu start padam, melibas satu per satu pembalap di depannya dengan determinasi tinggi untuk merangsek ke barisan depan.

    Konsistensi ritme balap Veda patut diacungi jempol. Di tengah tekanan grup tengah yang sangat ketat dan berbahaya, ia mampu mencatatkan waktu lap yang stabil di kisaran 1 menit 40 detik kecil secara konstan. Puncaknya, ia menunjukkan kecepatan puncaknya saat menembus catatan waktu 1’40.268, sebuah bukti sahih bahwa potensi motor dan kapasitas skill balapnya sudah berada di level pebalap top dunia.

    Tidak berhenti sampai di situ, mental baja Veda terlihat jelas tatkala ia sanggup menembus posisi empat besar, membuktikan daya gedornya yang luar biasa saat bertarung melawan nama-nama besar di grup depan. Bahkan setelah insiden sengit dan hukuman long lap penalty yang mendera akibat duel ketat dengan David Muñoz, Veda tetap menunjukkan stamina dan kecepatan luar biasa hingga menyelesaikan total 20 lap penuh. Performanya hari ini menegaskan bahwa Veda Ega Pratama memang lebih kencang dari Munoz, sayang insiden merenggut posisi 4 yang sudah diraih Veda. Apakah ada konspirasi Eropa ?? kalau soal itu seharusnya nggak cak karena semua ditangani secara profesional walaupun keputusan FIM Steward mengecewakan kita semua…..piye menurut sampeyan ?? (iwb)

  • Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

    Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback brilian setelah merangsek naik dari posisi start ke-19 hingga menembus barisan depan di posisi keempat. Namun, petaka terjadi ketika Veda terlibat insiden senggolan dengan Muñoz saat bertarung di grup depan, yang berujung pada terjatuhnya Muñoz. Akibat kejadian tersebut, Race Direction menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Veda. Drama bertambah panjang karena eksekusi penalti pertama Veda dianggap tidak sesuai prosedur, sehingga ia harus mengulang hukumannya (double penalty) dan akhirnya harus puas finis di posisi ke-13. Tapi tahukah sampeyan bahwa Munoz memang sudah terkenal sebagai pembalap Kotor (Dirty rider) di Eropa. Dikuliti oleh RacerX sebagai majalah dan media balap motor internasional…ternyata Munoz ini terkenal licik dan bermasalah…wahhhh…

    Tidak ada yang meragukan kapasitas kecepatan yang dimiliki oleh David Muñoz. Ketika motornya mendapatkan setelan terbaik dan ia bisa menjaga fokusnya di jalur yang benar, pembalap bernomor 64 ini adalah salah satu rider paling berbahaya di barisan depan (“Brilliant when it works, a problem when it doesn’t”). Namun, masalah terbesarnya terletak pada kontrol emosi dan agresivitas yang kerap lepas kendali. Di kategori Moto3 yang terkenal ketat dan berisiko tinggi, insiden-insiden kecil akibat kecerobohan bisa berakibat fatal bagi keselamatan fisik para pembalap muda lainnya. Pertanyaannya sekarang: Apakah David Muñoz akan belajar dari deretan hukumannya untuk menjadi pembalap yang lebih matang, atau justru ia akan terus konsisten menjadi “anak nakal” paling berbahaya di lintasan Moto3 ?? 

    Lewat infografis mendalam yang dirilis oleh media internasional RacerX, rekam jejak pembalap asal Spanyol ini dibedah secara blak-blakan melalui tajuk “The Sins of David Muñoz” (Dosa-Dosa David Muñoz). Dengan moto kontroversial “Talent without control is a liability” (Bakat tanpa kendali adalah sebuah beban), mari kita bedah rekam jejak insiden dan hukuman yang pernah melilit pembalap berkarakter “garang” ini cak…

    1. Le Mans 2024 (Prancis) – Double Long Lap

      • Kasus: Terlibat insiden yang menyebabkan pembalap lain, Ricardo Rossi, mengalami kecelakaan parah.

      • Vonis Race Direction: Dianggap mengambil risiko yang tidak perlu (“Unnecessary Risk”) dan diganjar hukuman Double Long Lap.

    2. Insiden Thailand / Argentina 2025 – Long Lap + Pit Lane Start

      • Kasus: Tertangkap kamera berkendara secara ugal-ugalan dan tidak bertanggung jawab di area yang sedang dikibarkan bendera kuning (yellow flag).

      • Vonis Race Direction: Tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya bagi para marshal di pinggir trek (“Irresponsible and Dangerous”), berujung pada hukuman berat memulai balapan dari pit lane ditambah long lap penalty.

    3. Jerez 2025 (Spanyol) – Sent to Back of Grid

      • Kasus: Melakukan taktik kotor dengan sengaja memperlambat laju para rivalnya saat mereka tengah berusaha mencatatkan waktu terbaik di sesi kualifikasi cepat.

      • Vonis Race Direction: Dinilai menggunakan taktik yang tidak bisa diterima (“Unacceptable Tactics”), sehingga ia harus rela dihukum turun start paling buncit di barisan belakang grid.

    4. Le Mans 2025 (Prancis) – Demoted Position

      • Kasus: Terlibat kontak sengit di tikungan lap terakhir dengan Joel Kelso. Komentaror MotoGP sekaligus legenda balap, Sylvain Guintoli, menyebut insiden itu sebenarnya belum masuk kategori ultra dirty, namun tetap layak dijatuhi hukuman.

      • Vonis Race Direction: Dinilai berada di batas limit regulasi namun tetap dianggap melanggar (“On the Limit, Still a Penalty”).

    5. Akumulasi Kontak Lainnya (A History of Contact)

      • Catatan pelanggarannya tidak berhenti di situ saja. Muñoz sering kali disorot karena hobi menggunakan sikuan agresif, kontak bodi repetitif di tikungan, hingga manuver-manuver nekat yang sering menghiasi highlight resmi MotoGP karena dianggap kelewat batas (“Moves considered beyond the limit”).

    Nahh..jadi memang kutu kupret cak si Munoz ini. Dilalah rekam jejak Munoz ini juga menjadi poin menarik ketika manuver dan isyarat tangannya yang seakan meremehkan Veda. Betul cak…dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback brilian setelah merangsek naik dari posisi start ke-19 hingga menembus barisan depan di posisi keempat. Akibat kejadian tersebut, Race Direction menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Veda. Drama bertambah panjang karena eksekusi penalti pertama Veda dianggap tidak sesuai prosedur, sehingga ia harus mengulang hukumannya (double penalty) dan akhirnya harus puas finis di posisi ke-13…

    Last..mengingat reputasi David Muñoz di mata media internasional seperti RacerX dikenal sebagai pembalap yang agresif, kerap berada di batas regulasi, dan sering terlibat kontak fisik dengan pembalap lain, insidennya dengan Veda seolah memperkuat rekam jejak gaya balap kelas Moto3 yang memang sangat keras dan kerap memakan korban di tikungan ketat. Bagi Veda Ega Pratama, insiden ini menjadi pelajaran berharga tentang betapa tipisnya batas antara manuver agresif yang sukses dan hukuman penalti di level kejuaraan dunia. Kendati sempat dirugikan oleh penalti ganda tersebut, performa pace Veda yang mampu melesat dari P19 ke posisi 4 besar membuktikan bahwa ia punya kecepatan murni untuk bertarung di barisan depan, meski harus lebih waspada dengan karakter rival-rival beringas seperti Muñoz kedepannya….(iwb)

  • Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

    Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh…

    Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi warm-up yang ampuh mendongkrak performa motornya, ia sempat diprediksi bakal menjadi salah satu kandidat kuat penantang podium. Sayangnya, petaka mulai datang ketika balapan baru berjalan beberapa tikungan awal.

    Rem Depan “Blong” dan Insiden di Turn 1

    Marquez mengawali balapan dengan tempo yang lambat dan keteteran di barisan tengah. Puncaknya terjadi pada lap ke-10, di mana ia terpaksa melebar jauh di Turn 1 setelah mengalami masalah krusial pada sektor pengereman.

    ” Jujur tidak sulit untuk meraih posisi 4, atau setidaknya bertarung memperebutkan podium…saya rasa kecepatan itu ada. Kami memang lebih kesulitan dibanding akhir pekan-akhir pekan lainnya, tetapi kami tetap ada di sana. Namun masalahnya adalah pada paruh pertama balapan, saya mengalami banyak sekali masalah dengan rem depan. Karena alasan itulah saya melebar di Tikungan 1. Tuas rem depan tidak konsisten…setiap titik pengereman terasa berbeda.Ketika saya membuat kesalahan di Tikungan 1, remnya blong…tidak ada tekanan sama sekali di sana. Dan karena itulah saya meluncur sangat jauh melebar…

    ” Rasanya hari ini kami masih sangat beruntung, karena pada suatu momen dalam balapan saya sempat berpikir, ‘Oke, saya tidak bisa melanjutkan’. “Namun kemudian, dari satu lap ke lap berikutnya, remnya mulai berfungsi lagi. Dan setelah itu saya mulai melaju lebih cepat, mendapatkan beberapa posisi kembali. Tapi jelas itu sudah terlambat. Hal positifnya adalah masalah itu terlihat jelas pada data, jadi mereka bisa menganalisisnya dan mencoba mencari solusi untuk masa depan. Sebab Kami mengalami masalah besar. Karena alasan itulah, pada lap-lap awal, saya tidak mengerem dengan keras. Saya hanya berusaha memahami di mana posisi tuas rem pada setiap titik pengereman, dan akibatnya saya banyak kehilangan waktu di situ. Makanya Saya merasa sangat beruntung karena hari ini. Btw posisi maksimalnya sebenarnya adalah kedua atau ketiga, dan pada akhirnya kami finis di posisi kelima. Jadi, kita lihat saja nanti.” serunya…

    Jadi gitu cak….Meski sempat ketakutan dan hampir menyerah, keajaiban kecil terjadi di pertengahan balapan. Secara misterius, sistem pengereman di kuda besinya mulai kembali normal dari satu lap ke lap berikutnya. Marquez lantas tancap gas untuk memperbaiki posisi, meski pada akhirnya ia harus merelakan podium dan finis di urutan kelima, terpaut lebih dari tujuh detik dari pemenang. Selepas balapan, Marquez tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia secara terbuka menyebut dirinya sangat beruntung masih bisa menyelamatkan finis 5 besar setelah mengalami horor rem blong tersebut.

    Last…Kendati akhir pekannya di Red Bull Ring dihantam kendala teknis yang masif, Marquez coba mengambil hikmah. Menurutnya, masalah inkonsistensi rem ini jelas terekam dalam data telemetri, sehingga tim mekanik Ducati bisa menganalisisnya secara mendalam agar masalah serupa tidak terulang di seri-seri berikutnya. Akibat kendala di Austria ini, perolehan poin Marquez di klasemen sementara harus terpaut 12 angka di belakang Jorge Martin yang memimpin perebutan gelar juara dunia. Kendati demikian, dengan kecepatan motor yang sejatinya kompetitif untuk bertarung di posisi dua atau tiga, kiprah Marquez di sisa paruh musim ini pastinya masih bakal sengit dan layak terus kita pantau cak….(iwb)

  • Breaking !! Kawasaki perkenalkan New Ninja 500 SE Terbaru….Makin Keren !!

    Breaking !! Kawasaki perkenalkan New Ninja 500 SE Terbaru….Makin Keren !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia otomotif global kembali disuguhkan varian menarik dari keluarga motor sport kelas menengah Kawasaki. Meskipun lini Ninja 500 telah menjadi sorotan berkat berbagai pembaruan performanya di kancah internasional, beberapa wilayah di luar Jepang—khususnya Selandia Baru dan Australia (Oseania)—mendapatkan keistimewaan berupa varian warna khusus yang sangat langka dijumpai di pasar domestik lain. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Kawasaki Ninja 500 SE Model 2026 dengan balutan skema warna eksklusif Pearl Robotic White x Pearl Matte Sage Green…!!

    Biasanya, lini sport bike andalan Kawasaki selalu identik dengan warna ikonik Lime Green yang garang atau kombinasi grafis gelap yang agresif cak. Namun, untuk spesifikasi pasar Selandia Baru, Ninja 500 SE tampil beda dengan karakter visual yang jauh lebih matang, modern, dan bernuansa futuristis. Kelir utama Pearl Robotic White yang bersih dipadukan secara harmonis dengan aksen Pearl Matte Sage Green (hijau lumut matte berpendar lembut). Perpaduan ini memberikan kesan elegan sekaligus eksklusif, menjadikannya buruan menarik bagi para pencinta motor sport yang menginginkan tampilan berbeda dari lini standar pabrikan pada umumnya.

    Spesifikasi Teknis dan Dapur Pacu Mumpuni

    Sebagai motor sport kelas menengah yang lincah, ramah pengendara harian, namun tetap bertenaga untuk perjalanan jauh (touring), Ninja 500 SE dibekali spesifikasi mekanis yang sangat andal:

    • Performa Mesin: Mengusung mesin berpendingin cairan, 4-tak, DOHC, 4-katup, 2-silinder paralel (parallel twin) dengan kapasitas silinder 451 cc. Ukuran bore × stroke berada di angka 70,0 × 58,6 mm dengan rasio kompresi 11,3.

    • Tenaga dan Torsi: Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimum sebesar 33,4 kW (45 PS) pada 9.000 rpm serta torsi puncak mencapai 42,6 N·m (4,3 kgf·m) pada 6.000 rpm, memberikan akselerasi yang responsif sejak putaran bawah.

    • Transmisi dan Bahan Bakar: Didukung sistem transmisi 6-percepatan return dan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 14,0 liter. Efisiensi bahan bakarnya tergolong sangat irit untuk kelasnya, dengan catatan konsumsi mencapai 26,3 km/L berdasarkan standar mode WMTC.

    Dimensi, Kaki-Kaki, dan Ergonomi

    Dari segi fisik, Ninja 500 SE dirancang agar nyaman dikendarai oleh berbagai postur tubuh:

    • Dimensi Bodi: Memiliki panjang 1.995 mm, lebar 730 mm, dan tinggi 1.120 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 1.375 mm.

    • Kenyamanan Berkendara: Tinggi jok (seat height) berada di angka 785 mm dengan ground clearance setinggi 145 mm, membuat pengendara lebih mudah menapakkan kaki ke tanah. Bobot total kendaraan ini juga tergolong ringan, yakni hanya 173 kg.

    • Kaki-Kaki: Sektor pengereman mengandalkan cakram hidrolik baik di roda depan maupun belakang. Motor ini menggunakan ban depan berukuran 110/70R17M/C (54H) dan ban belakang 150/60R17M/C (66H) yang membungkus velg 17 inci.

    Last…Di pasar Selandia Baru, varian edisi spesial (SE) dengan warna langka ini dibanderol dengan kisaran harga sekitar 10.387 NZ Dollar, menjadikannya salah satu pilihan motor sport 500cc paling berkarakter di kawasan tersebut. Ya…ini harga gila cak karena kalau kita konversi kerupiah jatuhnya adalah 100 jutaan. Apakah model ini akan masuk Indonesia ? sejauh dari terawangan IWB masih negatif cak…jadi kita tunggu saja….(iwb)

    Spesifikasi Ninja 500 SE 2026

    Total length x width x height 1995×730×1120mm
    wheelbase 1375mm
    ground clearance 145mm
    Seat height 785mm
    Vehicle weight 173kg
    Engine type Water-cooled 4-stroke DOHC 4-valve parallel twin-cylinder
    Total displacement 451cc
    Bore x Stroke 70.0 x 58.6 mm
    Compression ratio 11.3
    Maximum output 33.4kW (45PS) / 9000rpm
    Maximum Torque 42.6N・m (4.3kgf・m)/6000rpm
    Fuel tank capacity 14.0L
    Transmission type Always-on 6-stage return type
    Brake type (front/rear) Hydraulic disc brakes, hydraulic disc brakes
    Tire size (front and rear) 110/70R17M/C 54H・150/60 R17 M/C 66H
    Fuel consumption rate (WMTC mode value) 26.3 km/L
    Reference price 10,387 NZD
  • Race Moto3 Austria : Diganjar Long Lap Penalty…..Veda Ega Pratama Luarrrr biasaa !!!

    Race Moto3 Austria : Diganjar Long Lap Penalty…..Veda Ega Pratama Luarrrr biasaa !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesekkk dan kesel ketika Veda Ega yang sukses ngacak-ngacak pasukan KTM kedepan harus mendapatkan Long Lap Penalty karena insiden dengan Munoz. Pembalap Spanyol seakan memprovokasi dengan memberikan isyarat Veda suruh minggir saat berebut posisi 6. Alhasil Veda yang membidik posisi 4 tidak mampu menahan untuk menggempur Munoz saat hard braking dan membuat pembalap Spanyol tsb Crash. Namun jujur cak…terlepas dari hasil yang mundur ke 13 gara-gara double long lap penalty, penampilan Veda Ega kali ini luarrr biasaaa !!

    Jalannya balapan memang cukup sengit cak. Pack depan diisi Almansa, Quiles, Carpe dan Uriarte. Sementara pack kedua diisi para pembalap yang akhirnya silih berganti. Namun yang mengejutkan adalah Veda. Progressnya luarrr biasa. Lhaa piyee cak…Veda start dari posisi ke 19, namun tiba-tiba bisa mendekati Munoz yang saat itu nangkring diposisi 6. Kecepatan pembalap asal gunung Kidul ini tidak hanya berhenti sampai disana sebab dia terus mendorong hingga puncaknya terbaik berada diposisi ke 4. Sayang cak..dewi fortuna belum sepenuhnya berpihak. Perjuangan keras Veda harus diganjar dengan dua kali hukuman long lap penalty selama balapan berlangsung gara-gara insiden dengan Munoz…

    Kecepatan Murni yang Menakutkan

    Meskipun harus melakoni penalti berat yang biasanya langsung merusak ritme balap dan membuang banyak waktu, mental baja Veda sama sekali tidak ciut. Berdasarkan data Fastest Lap of Each Rider, pembalap bernomor 9 ini mencatatkan waktu lap terbaik 1’40.268, yang menempatkannya sebagai pembalap tercepat ke-5 secara keseluruhan di sesi balap tersebut (hanya terpaut 0,783 detik dari pemegang waktu tercepat David Almansa). Catatan waktu ini membuktikan bahwa secara kecepatan motor dan ritme balap (race pace), Veda sebenarnya memiliki potensi besar untuk bertarung di barisan terdepan demi podium. Performanya saat mencatatkan waktu-waktu impresif di tengah padatnya pembalap memperlihatkan daya juang luar biasa khas seorang petarung sejati.

    Last…Insiden penalti ganda tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi Veda dan tim untuk tampil lebih disiplin tanpa kehilangan agresivitas. Namun, aksi comeback spektakulernya dari posisi 19 hingga sempat menyodok ke grup depan menunjukkan bahwa talenta Veda Ega Pratama di panggung dunia Moto3 adalah sebuah keniscayaan yang tinggal menunggu waktu untuk benar-benar meledak di atas podium tertinggi. Veda…kamu luarrr biasaaa !! (iwb)

    Hasil Race Moto3 Austria:

    1. Maximo QUILES (SPA / CFMOTO Gaviota Aspar Team / KTM) – 33’24.323

    2. Brian URIARTE (SPA / Red Bull KTM Ajo / KTM) – +2.334

    3. Alvaro CARPE (SPA / Red Bull KTM Ajo / KTM) – +7.394

    4. Eddie O’SHEA (GBR / GRYD Racing / Honda) – +20.717

    5. Guido PINI (ITA / Leopard Racing / Honda) – +20.822

    6. Casey O’GORMAN (IRL / SIC58 Squadra Corse / Honda) – +20.948

    7. Adrian CRUCES (SPA / CIP Green Power / KTM) – +21.065

    8. Marco MORELLI (ARG / CFMOTO Gaviota Aspar Team / KTM) – +21.118

    9. Hakim DANISH (MAL / AEON Credit – MT Helmets – MSI / KTM) – +21.594

    10. Ryusei YAMANAKA (JPN / AEON Credit – MT Helmets – MSI / KTM) – +21.701

    11. Joel KELSO (AUS / GRYD Racing / Honda) – +21.880

    12. Valentin PERRONE (ARG / Red Bull KTM Tech3 / KTM) – +23.852

    13. Veda PRATAMA (INA / Honda Team Asia / Honda) – +26.821

    14. Matteo BERTELLE (ITA / LEVEL UP – MTA / KTM) – +28.016

    15. Scott OGDEN (GBR / CIP Green Power / KTM) – +28.936

    16. Joel ESTEBAN (SPA / LEVEL UP – MTA / KTM) – +31.044

    17. Marcos URIARTE (SPA / CODE Motorsports / KTM) – +32.381

    18. Zen MITANI (JPN / Honda Team Asia / Honda) – +38.006

    19. Ruche MOODLEY (RSA / CODE Motorsports / KTM) – +41.064

    20. Leo RAMMERSTORFER (AUT / SIC58 Squadra Corse / Honda) – +41.192

    21. Jesus RIOS (SPA / Rivacold Snipers Team / Honda) – +57.773

    22. Nicola CARRARO (ITA / Rivacold Snipers Team / Honda) – +1’17.045

    Gagal Finis (DNF):

    • Adrian FERNANDEZ

    • David MUÑOZ

    • Rico SALMELA

    • David ALMANSA