Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesekkk dan kesel ketika Veda Ega yang sukses ngacak-ngacak pasukan KTM kedepan harus mendapatkan Long Lap Penalty karena insiden dengan Munoz. Pembalap Spanyol seakan memprovokasi dengan memberikan isyarat Veda suruh minggir saat berebut posisi 6. Alhasil Veda yang membidik posisi 4 tidak mampu menahan untuk menggempur Munoz saat hard braking dan membuat pembalap Spanyol tsb Crash. Namun jujur cak…terlepas dari hasil yang mundur ke 13 gara-gara double long lap penalty, penampilan Veda Ega kali ini luarrr biasaaa !!
Jalannya balapan memang cukup sengit cak. Pack depan diisi Almansa, Quiles, Carpe dan Uriarte. Sementara pack kedua diisi para pembalap yang akhirnya silih berganti. Namun yang mengejutkan adalah Veda. Progressnya luarrr biasa. Lhaa piyee cak…Veda start dari posisi ke 19, namun tiba-tiba bisa mendekati Munoz yang saat itu nangkring diposisi 6. Kecepatan pembalap asal gunung Kidul ini tidak hanya berhenti sampai disana sebab dia terus mendorong hingga puncaknya terbaik berada diposisi ke 4. Sayang cak..dewi fortuna belum sepenuhnya berpihak. Perjuangan keras Veda harus diganjar dengan dua kali hukuman long lap penalty selama balapan berlangsung gara-gara insiden dengan Munoz…
Kecepatan Murni yang Menakutkan
Meskipun harus melakoni penalti berat yang biasanya langsung merusak ritme balap dan membuang banyak waktu, mental baja Veda sama sekali tidak ciut. Berdasarkan data Fastest Lap of Each Rider, pembalap bernomor 9 ini mencatatkan waktu lap terbaik 1’40.268, yang menempatkannya sebagai pembalap tercepat ke-5 secara keseluruhan di sesi balap tersebut (hanya terpaut 0,783 detik dari pemegang waktu tercepat David Almansa). Catatan waktu ini membuktikan bahwa secara kecepatan motor dan ritme balap (race pace), Veda sebenarnya memiliki potensi besar untuk bertarung di barisan terdepan demi podium. Performanya saat mencatatkan waktu-waktu impresif di tengah padatnya pembalap memperlihatkan daya juang luar biasa khas seorang petarung sejati.
Last…Insiden penalti ganda tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi Veda dan tim untuk tampil lebih disiplin tanpa kehilangan agresivitas. Namun, aksi comeback spektakulernya dari posisi 19 hingga sempat menyodok ke grup depan menunjukkan bahwa talenta Veda Ega Pratama di panggung dunia Moto3 adalah sebuah keniscayaan yang tinggal menunggu waktu untuk benar-benar meledak di atas podium tertinggi. Veda…kamu luarrr biasaaa !! (iwb)
Hasil Race Moto3 Austria:
-
Maximo QUILES (SPA / CFMOTO Gaviota Aspar Team / KTM) – 33’24.323
-
Brian URIARTE (SPA / Red Bull KTM Ajo / KTM) – +2.334
-
Alvaro CARPE (SPA / Red Bull KTM Ajo / KTM) – +7.394
-
Eddie O’SHEA (GBR / GRYD Racing / Honda) – +20.717
-
Guido PINI (ITA / Leopard Racing / Honda) – +20.822
-
Casey O’GORMAN (IRL / SIC58 Squadra Corse / Honda) – +20.948
-
Adrian CRUCES (SPA / CIP Green Power / KTM) – +21.065
-
Marco MORELLI (ARG / CFMOTO Gaviota Aspar Team / KTM) – +21.118
-
Hakim DANISH (MAL / AEON Credit – MT Helmets – MSI / KTM) – +21.594
-
Ryusei YAMANAKA (JPN / AEON Credit – MT Helmets – MSI / KTM) – +21.701
-
Joel KELSO (AUS / GRYD Racing / Honda) – +21.880
-
Valentin PERRONE (ARG / Red Bull KTM Tech3 / KTM) – +23.852
-
Veda PRATAMA (INA / Honda Team Asia / Honda) – +26.821
-
Matteo BERTELLE (ITA / LEVEL UP – MTA / KTM) – +28.016
-
Scott OGDEN (GBR / CIP Green Power / KTM) – +28.936
-
Joel ESTEBAN (SPA / LEVEL UP – MTA / KTM) – +31.044
-
Marcos URIARTE (SPA / CODE Motorsports / KTM) – +32.381
-
Zen MITANI (JPN / Honda Team Asia / Honda) – +38.006
-
Ruche MOODLEY (RSA / CODE Motorsports / KTM) – +41.064
-
Leo RAMMERSTORFER (AUT / SIC58 Squadra Corse / Honda) – +41.192
-
Jesus RIOS (SPA / Rivacold Snipers Team / Honda) – +57.773
-
Nicola CARRARO (ITA / Rivacold Snipers Team / Honda) – +1’17.045
Gagal Finis (DNF):
-
Adrian FERNANDEZ
-
David MUÑOZ
-
Rico SALMELA
-
David ALMANSA

Leave a Reply