Author: Iwanbanaran

  • AHM kerahkan puluhan Motor di PRJ 2026….Vario 160 jadi Pusat perhatian !!

    AHM kerahkan puluhan Motor di PRJ 2026….Vario 160 jadi Pusat perhatian !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….PT Astra Honda Motor (AHM) dipastikan tampil agresif pada gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Mengambil lokasi strategis di Hall A & D, Booth Nomor 35, pabrikan berlambang sayap mengepak ini kerahkan puluhan Motor di PRJ 2026. Dan dilalah cak dilokasi ternyata Vario 160 masih jadi pusat perhatian cak !!

    Akhirnya Pekan Raya Jakarta di buka. AHM seperti biasa hadir disana dengan posisi strategis yakni Hall A & D, Booth Nomor 35. Mereka membagi area pameran ke dalam 10 zona display untuk mengakomodasi berbagai preferensi buat sampeyan. Dan ada puluhan motor dipamerkan oleh merekaBerikut adalah pemetaan zona pameran Honda di JFK 2026:

    • Area Fashion: Menampilkan lini skutik retro modern, antara lain Stylo160, Scoopy, dan Genio.

    • Area Speedy Lifestyle: Diisi oleh varian skutik perkotaan yang responsif, Vario125 dan Vario160.

    • Area Big Scooter: Menampilkan jajaran skutik premium bertubuh bongsor, ADV160 dan PCX160.

    • Area Urban: Menjadi rumah bagi BeAT Series, GTR150, CB150R Streetfire, CB650R, serta lini produk terbaru CMX500.

    • Area Racing: Merepresentasikan DNA balap Honda melalui klan sport fairing, mulai dari CBR150R, CBR250RR, hingga flagship CBR1000RR.

    • Area EV (Electric Vehicle): Menunjukkan komitmen elektrifikasi AHM dengan memajang Honda ICON e: dan CUV e:.

    • Area Lifestyle: Didedikasikan khusus untuk skutik premium Honda Forza.

    • Area Xplorer: Zona bagi para petualang yang diisi oleh CB150X, CRF Series (CRF150L, CRF250L, CRF250Rally), dan moge adventure XL750.

    • Area Modif Corner: Menyajikan inspirasi modifikasi estetis melalui unit display modifikasi Stylo160.

    • Apparel & HGP Display: Menyediakan ragam produk fashion resmi Honda, pelumas, serta suku cadang asli (Honda Genuine Parts).

    Daya tarik utama booth Honda pada JFK 2026 tertuju pada diperkenalkannya produk terbaru, New Honda CMX500 Rebel cak. Mengusung jargon “Express Yourself”, motor besar bergenre cruiser ini mendapatkan penyegaran estetika untuk memperkuat karakternya di pasar moge tanah air. Memang New CMX500 tetap mempertahankan konsep desain low-rider yang berkarakter kuat. Struktur rangka tubular Rebel 500 dirancang secara presisi guna menghasilkan dimensi yang ramping, terutama pada area kaki pengendara demi menunjang aspek kenyamanan.

    Di atas kertas, motor ini memiliki panjang trail 110mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 1.490mm. Konfigurasi tersebut menghasilkan ketinggian jok yang sangat ergonomis, yakni 690mm. Dikombinasikan dengan posisi pijakan kaki tengah (mid-mount footpegs), New CMX500 menawarkan keseimbangan kemudi yang optimal bagi pengendaranya. Untuk pasar domestik, PT AHM memasarkan New Honda CMX500 Rebel dengan harga Rp 209.352.000,- (On The Road Jakarta). Konsumen diberikan dua pilihan warna eksklusif, yaitu:

    • Matte Gunpowder Black Metallic

    • Matte Dim Gray Metallic (Varian warna baru)

    Spesifikasi Teknis dan Fitur Keamanan

    Sektor dapur pacu New Honda CMX500 Rebel mengandalkan mesin berkapasitas 471,03 cc, 4-stroke, DOHC, Parallel Twin Cylinder yang diklaim mampu menyemburkan tenaga optimal di setiap rentang putaran mesin. Mesin ini mengadopsi ukuran bore x stroke 67mm x 66,8mm dengan rasio kompresi 10,7:1, serta didukung kapasitas bak oli sebesar 2,5 liter. Transmisi manual 6-percepatannya juga dikembangkan secara spesifik agar perpindahan gigi terasa halus, sangat ideal untuk operasional di area perkotaan yang padat.

    Dari segi fungsionalitas dan keselamatan berkendara, model ini telah dilengkapi dengan teknologi Assist/Slipper Clutch. Kehadiran fitur ini berfungsi nyata untuk memperingan pengoperasian tuas kopling serta mereduksi potensi selip pada roda belakang akibat efek engine brake saat melakukan penurunan gigi (downshift) secara ekstrem.

    Last…yang menarik dari pantauan IWB ternyata Vario 160 masih jadi pusat perhatian tanda banyak yang nggak tahu gen baru akan segera meluncur. So…Bagi sampeyan yang ingin melihat langsung jajaran produk terbaru serta inovasi teknologi dari Honda, pameran ini dapat dikunjungi di kawasan JIExpo Kemayoran sepanjang periode pelaksanaan JFK 2026. Gazz cakkkk !! (iwb)

  • Breaking !! Yamaha Rilis MX King 150 Pramac Racing Motogp….hanya 2000 unit !!!

    Breaking !! Yamaha Rilis MX King 150 Pramac Racing Motogp….hanya 2000 unit !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggelar launching MX King 150 Prima Pramac livery di event Jakarta Fair Kemayoran, 11 Juni 2026. Edisi spesial itu menjadi pilihan teranyar yang memenuhi passion pecinta racing di Tanah Air. Karakter istimewa MX King 150 sebagai Raja Jalanan “King of Street” makin memperkuat keunggulan produk ini untuk meningkatkan pengalaman berkendara bagi konsumen. Diluncurkannya MX King 150 Prima Pramac livery salah satunya karena popularitas Toprak Razgatlıoğlu yang mendapatkan atensi tinggi dari para fans di Indonesia. Rider asal Turki tim Prima Pramac Yamaha MotoGP itu kian menjadi magnet perhatian setelah mengunjungi Jakarta awal tahun 2026…!!

    Identitas MX King 150 yang memiliki Racing DNA juga sangat sesuai buat biker penyuka kecepatan dengan sentuhan racy style. Ditambah dengan keinginan tampil beda penuh kebanggaan di jalanan, tepat memilih MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.

    ”Di tahun 2026 ini MX King 150 hadir sebagai produk spesial dengan penyematan beberapa livery khusus. Pada awal tahun kami memperkenalkan MX King 150 Special Livery Yamaha 70th Anniversary sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-70 Yamaha. Lalu yang terbaru adalah edisi terbatas MX King 150 Prima Pramac livery diperkenalkan untuk memuaskan kebutuhan penikmat balap dan penggemar bebek sport Yamaha. Kami memang kerap merilis motor-motor unggulan livery Yamaha MotoGP untuk memanjakan konsumen. Kali ini diaplikasikan pada MX King 150 yang kualitasnya telah terbukti andal dari segi performa dan style. Hingga kini menjadi favorit pengendara yang tetap mengenalnya sebagai Raja Bebek yang melegenda,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

    Yamaha memasarkan MX King 150 Prima Pramac livery seharga Rp 29.900.000 rekomendasi on the road Jakarta. Line up MX King 150 kini semakin bervariasi setelah sebelumnya telah diisi dengan kehadiran produk bernilai sejarah Special Livery Yamaha 70th Anniversary yang dipasarkan dengan harga Rp 29.200.000 rekomendasi on the road Jakarta. Selain itu, juga tersedia MX King 150 dengan tiga warna yaitu Blue, Silver, Cyber City yang masing-masing seharga Rp 29.000.000 rekomendasi on the road Jakarta.

    MX King 150

    King of Style

    Yamaha MX King 150 tampil dengan tiga lampu (terdiri dari 2 low beam dan 1 high beam) dengan bentuk yang tajam dan sudah mengadopsi teknologi LED sehingga membuat sistem pencahayaan bagian depan motor menjadi lebih terang, efisien dan tahan lama. Motor bebek sport ini juga telah dilengkapi dengan fitur hazard lamp yang berfungsi sebagai tanda ketika pengendara mengalami kondisi darurat.

    King of Agility

    Semakin lincah dengan Light Frame Design serta pijakan kaki pengendara yang dapat dilipat sehingga efektif dalam meningkatkan kelincahan dan kenyamanan saat sedang bermanuver. Posisi berkendara motor juga semakin sporty berkat kehadiran suspensi mono shock yang terdapat pada bagian belakang motor. Perpaduan ban tubeless lebar (F: 90/80-17 dan R: 120/70-17) dengan velg berukuran 17-inch yang terdapat pada bagian kaki-kaki motor, tidak hanya menciptakan rasa berkendara yang lebih stabil tetapi turut membuat tampilan motor menjadi terlihat gagah. Juga telah dilengkapi dengan double disc brake sehingga mampu meningkatkan sistem pengereman menjadi semakin optimal.

    King of Technology

    Menggunakan digital speedometer yang memiliki desain futuristik dan bersifat informatif dalam menyajikan beragam informasi terkait sepeda motor kepada sang pengendara.

    King of Performance

    Mengusung mesin 150cc fuel injection, 4 valve, dengan 5 percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 11.3 kW/8500 rpm dan torsi 13.8 Nm/7000 rpm. Selain itu, mesin yang mengadopsi teknologi balap tersebut telah dilengkapi dengan liquid cooled (berpendingin cairan) yang mampu menjaga suhu mesin tetap stabil serta Forged Piston & DiASil Cylinder yang membuat mesin motor menjadi tiga kali lebih awet, kuat dan ringan…(YIMM PR edite iwb)

  • PRJ 2026 : Bersiaplah cak…hari ini ada 3 Motor Baru yang dirilis!! New Vario 160 Masuk..??

    PRJ 2026 : Bersiaplah cak…hari ini ada 3 Motor Baru yang dirilis!! New Vario 160 Masuk..??

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..Ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair Kemayoran 2026 kembali menjadi panggung panas bagi para produsen roda dua. Kalau dianalisis dari pergerakan pasar, peta persaingan tahun ini sangat menarik karena adanya pergeseran peta segmen dari pabrikan Jepang besar serta agresivitas merek baru dan motor listrik (EV) yang semakin matang. Inilah cak…analisa PRJ 2026, hari ini ada 3 Motor Baru yang dirilis!! New Vario 160 Masuk..?? (more…)

  • Motor Viral Honda Hoo Ride….ADV versi Dek Rata Yang Makin di Cari !!

    Motor Viral Honda Hoo Ride….ADV versi Dek Rata Yang Makin di Cari !!

    Iwanbanaran.com – Cak… kalau kita ngomongin motor matic adventure Honda, di kepala sampeyan pasti langsung keluar nama ADV160 atau X-ADV. Padahal seperti yang pernah IWB bahas diluar sana ada satu lagi motor matic petualang buatan Honda yang desainnya nggak kalah liar, tapi punya fungsionalitas yang jauh lebih praktis. Yup, namanya Honda “Hoo Ride” (HooRide) rilisan Wuyang Honda Tiongkok! Sebuah matic dek rata dengan desain crossover membuatnya makin di cari….

    IWB baru saja ngintip ulasan menarik hadirnya Honda Hoo Ride yang mengupas tuntas edisi ke-33 dari seri motor langka dunia. Kalau kita coba bedah ulang…Wuyang Honda secara resmi mengklaim kalau garis desain Hoo Ride ini berkiblat pada sang kakak legendaris, Honda CRF1100L Africa Twin. Tengok saja area depan yang dibekali lampu LED ganda berdesain kotak melancip yang kokoh banget. Konon pancaran lampunya tembus 75.000 cd dengan sudut 80 derajat. Padang jingglang pastinya kalau buat turing malam hari, Cak!

    Tapi uniknya, alih-alih mirip Africa Twin, media Jepang justru bergurau kalau wajah depan motor ini sekilas malah mirip robot ayam yang tangguh tapi menggemaskan. Kreatif bener ya Cak, hehehe. Untuk mendukung aura petualang, windshield-nya juga bisa disetel naik-turun dalam dua pilihan ketinggian (1180mm dan 1205mm). Yang bikin ADV minder adalah fiturnya cak….

    Yup…Untuk ukuran matic kelas 125cc, fiturnya bener-bener melimpah ruah dan kelewat mewah. Tiongkok sepertinya sudah selangkah di depan kalau urusan gadget di motor. Coba sampeyan intip daftarnya:

    • Panel Speedometer TFT 5 Inci: Layar full warna multifungsi yang bahkan bisa menampilkan ramalan cuaca! Di bawahnya langsung disediakan accessory bar bawaan pabrik buat pasang holder HP.

    • Konektivitas Wi LINK & NFC: Selain pakai Smart Key alias keyless, sampeyan bisa menyalakan motor ini pakai kartu NFC atau lewat aplikasi di smartphone.

    • Tombol Khusus Kamera DJI: Ini yang paling gila, Cak! Di saklar kemudi varian tertinggi, ada tombol khusus yang terintegrasi langsung dengan action cam DJI (kompatibel untuk Osmo Action 4, 5 Pro, dan 6). Jadi kalau pas turing nemu pemandangan apik, tinggal pencet satu tombol di stang, kamera langsung jepret atau rekam!

    • Dual Port USB: Di laci kiri sudah tertanam dua colokan sekaligus, yaitu USB-A dan USB-C. Kurang ramah apa coba buat kaum gadget-freak?

    • Fitur Keamanan Maksimal: Remnya sudah ABS 2-channel, ada Traction Control (HSTC), plus bonus TPMS (Tyre Pressure Monitoring System) buat memantau tekanan ban langsung dari layar panel indikasinya. Gendeng!

    Berbeda dengan ADV160 yang punya dek tengah menonjol karena tangki bensin, Honda Hoo Ride ini menganut paham lantai dek rata (flat deck) berukuran 276mm x 450mm. Keuntungan dek rata ini jelas buat harian praktis banget, bisa buat naruh galon atau tas belanjaan, plus ada gantungan barangnya juga.

    Lho, terus tangki bensinnya di mana Cak? Nah, tangki bensin diletakkan di bawah lantai dek bawah. Efeknya luar biasa, pusat gravitasi jadi lebih rendah (motor makin stabil) dan ruang bagasi di bawah jok jadi luas banget sampai muat dua helm jet (tergantung ukuran)! Joknya sendiri ramah lingkungan buat postur Asia karena tingginya cuma 760 mm, empuk dan tebal pula.

    Urusan performa, sampeyan nggak usah ragu. Jantung mekanis Honda Hoo Ride ini mengandalkan mesin eSP+ 124,7cc, 4-katup, SOHC, berpendingin cairan. Yup, ini adalah basis mesin yang sama persis dengan yang dipakai Honda PCX 125 atau Honda Lead 125 di pasar global.

    Mesin ini terkenal halus, bertenaga, dan super irit. Klaim resminya, motor ini cuma butuh 2,2 liter bensin untuk menempuh jarak 100 km. Ediann irit tenan. Ditambah kapasitas tangki yang mumpuni, jarak jelajahnya diklaim tembus hingga 380 km sekali full tank. Siap diajak ridding antar kota tanpa sering mampir SPBU, Cak! Kaki-kakinya pun kekar, menggunakan ban dual-purpose lansiran YOSUN dan dual shockbreaker belakang yang bisa disetel preload-nya.

    Di Tiongkok, Wuyang Honda menawarkan Hoo Ride dalam tiga varian: Standard, High-End (punya grafis off-road, velg warna emas yang keren, dan koneksi kamera DJI), serta High-End Box Edition (sudah dilengkapi top box belakang yang tersambung dengan sistem smart key). Harganya berkisar antara 12.980 Yuan hingga 14.680 Yuan (kalau dirupiahkan sekitar Rp29 jutaan sampai Rp33 jutaan, atau sekitar 305.000 hingga 345.000 Yen di Jepang).

    Last…melihat spesifikasi dan fiturnya, Honda Hoo Ride 125 ini bener-bener matic paket lengkap yang sangat menggoda. Bayangin saja, sampeyan dapet ketangguhan matic adventure, kepraktisan dek rata khas matic komuter, mesin badak eSP+ turunan PCX, ditambah fitur masa kini yang komplitnya minta ampun. Nggak heran kalau jurnalis Jepang sampai merengek ke Honda pusat agar motor ini juga dijual resmi di negeri Sakura. Ya…betul cak, motor ini makin di cari walau hingga sekarang masih belum pasti apakah akan masuk ke Jepang. Pertanyaannya, kalau seumpama Astra Honda Motor (AHM) boyong motor ini ke Indonesia buat mendampingi ADV160 di kelas 125cc, kira-kira bakal laris manis tanjung kimpul nggak Cak? Mengingat orang kita demen banget sama motor dek rata yang tampangnya sangar. Tulis pendapat sampeyan di kolom komentar ya! Gazzzz… (Iwb)

    Spesifikasi Honda Hoo Ride

    Panjang total x lebar x tinggi 1905×706×1215 mm
    jarak roda 1315 mm
    jarak bebas tanah 136 mm
    Tinggi dudukan 760 mm
    Berat kendaraan 125 kg
    Jenis mesin Mesin satu silinder 4-tak SOHC 4-katup berpendingin air
    Perpindahan total 124,7cc
    Diameter x Langkah Piston 53,5 x 55,5 mm
    Rasio kompresi 11.5
    Output maksimum 8,2kW (11,2PS) / 8250rpm
    Torsi Maksimum 11,7 Nm (1,19 kgf・m)/5250 rpm
    Kapasitas tangki bahan bakar 8,2 liter
    Jenis transmisi Sabuk V dengan kecepatan variabel kontinu
    Jenis rem (depan/belakang) Satu cakram, satu cakram
    Ukuran ban (depan dan belakang) 100/80-17・130/70-17
    Efisiensi bahan bakar (mode WMTC) 47,17 km/L
    Kapasitas penumpang 2 orang
    Negara asal Cina
  • Terbongkar Kenapa Veda sulit di Hongaria…” Aku kehabisan Ban…” !!

    Terbongkar Kenapa Veda sulit di Hongaria…” Aku kehabisan Ban…” !!

    Iwanbanaran.com – Cak… seri kedelapan Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, akhir pekan kemarin (7/6/2026) bener-bener jadi ujian berat buat pembalap muda kebanggaan tanah air, Veda Ega Pratama. Sempat bikin kita optimis lewat performa apiknya di awal sesi latihan, rider besutan Honda Team Asia ini harus legawa finis di posisi ke-16 dan gagal membawa pulang poin berharga. Selepas balapan, Veda secara blak-blakan membongkar semua rintangan yang bikin dia kerepotan menjinakkan sirkuit baru sepanjang 4,08 kilometer tersebut. Nah, berikut rangkuman analisis dari IWB, monggo disimak Cak!

    Balaton Park ini adalah sirkuit gres yang baru pertama kali dicicipi oleh Veda. Selain belum hafal betul lekuk-lekuknya, kondisi aspal ternyata kurang bersahabat. Layout sirkuit yang punya 17 tikungan dengan kombinasi chicane (tikungan zigzag) rapat bener-bener menguras fisik. IWB mencatat, petaka sebenarnya berawal pada hari Sabtu pagi. Veda sempat mengalami lowside crash di Tikungan 3 yang membuat motornya lumayan babak belur. Proses perbaikan di paddock memakan waktu lama, sehingga Veda kehilangan sisa waktu berharga di sesi tersebut.

    Dampaknya fatal banget, Cak. Tim mekanik jadi kehilangan momen krusial untuk melakukan race simulation (simulasi balapan). Alhasil, mereka kekurangan data penting mengenai ketahanan ban dan setelan final motor untuk hari Minggu. Gara-gara nggak punya data simulasi balap, tim terpaksa meraba-raba setelan motor. Sialnya lagi, saat race day, cuaca di sirkuit mendadak berubah jadi jauh lebih panas. Kombinasi setelan yang kurang matang dan suhu aspal yang menyengat langsung bikin sektor pengereman motor Honda NSF250RW milik Veda terasa kedodoran sejak lap-lap awal…

    Padahal kalau sampeyan intip jalannya start, performa Veda bener-bener gila. Start dari posisi ke-9, dia langsung melesat merangsek ke barisan depan di posisi ke-6. Sayang seribu sayang, momentum emas itu langsung buyar setelah ia harus menjalani hukuman Long Lap Penalty (LLP) di Lap ke-3 akibat insiden di sesi sebelumnya. Menjalani LLP di sirkuit sempit seperti Balaton Park otomatis melempar posisinya ke urutan 17 dan tertinggal jauh dari rombongan depan. Saat mencoba push habis-habisan untuk mengejar ketertinggalan, Veda malah terlibat duel sengit dengan pembalap papan bawah yang justru bikin bannya makin tersiksa.

    “Pas balapan, kesulitannya ya mungkin karena pertama kali juga saya balap di situ. Terus, sirkuitnya memang sulit karena banyak chicane dan juga grip-nya tidak terlalu bagus. Akhirnya tidak ada setelan yang siap untuk race, karena memang belum sempat simulasi race. Terus saat balapan kondisi lebih panas dan saya kesulitan saat mengerem. Setelah long lap saya tertinggal ke belakang, terus saya juga sempat bertarung dengan rider di belakang dan sempat naik posisinya. Sayang saya kehabisan grip ban dan ya susah,” keluh Veda.

    Balapan itu sendiri akhirnya harus dihentikan lebih awal (Red Flag) di lap terakhir menyusul crash horor yang melibatkan beberapa pembalap. Berdasarkan regulasi, hitungan finis diambil dari lap sebelumnya, dan Veda dinyatakan finis di posisi ke-16. Akibat pulang dengan tangan hampa dari Hungaria, posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 terpaksa melorot dari peringkat 3 ke peringkat 6 dengan raihan 71 poin. Yang bikin makin nyesek, takhta puncak klasemen Rookie of the Year yang sempat dipegang Veda kini direbut oleh rival terdekatnya, Brian Uriarte (72 poin), dengan selisih tipis cuma 1 angka!

    Last…. balapan di Balaton Park kemarin bener-bener jadi learning curve alias pelajaran yang mahal banget buat seorang rookie seperti Veda Ega Pratama. Secara speed, bocah kita ini sejatinya punya potensi luar biasa dan mampu jabanin pembalap Eropa di barisan depan. Hanya saja, manajemen weekend balap dan adaptasi cepat saat ada kendala darurat memang masih perlu dipoles lagi. Tapi Perjalanan musim 2026 masih panjang, masih banyak sirkuit klasik seperti Brno di Ceko (19-21 Juni) yang menanti di depan mata. Kita doakan semoga Veda dan Honda Team Asia bisa segera bangkit. Semangat Veda, Gazzz !! (iwb)

  • Dokter Bedah Marquez Dr. Costa: ” Penderitaan membuatnya jadi Ksatria ” !!

    Dokter Bedah Marquez Dr. Costa: ” Penderitaan membuatnya jadi Ksatria ” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Kemenangan bersejarah Marc Marquez di Grand Prix Hongaria 2026, yang sekaligus menandai kemenangan ke-100 sepanjang kariernya di semua kelas Kejuaraan Dunia, terus menuai kekaguman dari berbagai tokoh penting di dunia motorsport. Salah satu ulasan yang paling mendalam datang dari Dr. Claudio Costa, dokter ikonik sekaligus pendiri Clinica Mobile yang telah merawat ratusan pembalap legenda selama berdekade-dekade. Bagi Dr. Costa, pencapaian luar biasa The Baby Alien di Sirkuit Balaton Park bukan sekadar menambah angka dalam buku statistik. Lebih dari itu, ini adalah bukti nyata dari kemenangan jiwa manusia atas ujian fisik dan mental yang sangat ekstrem.

    Menurut Dr. Costa, periode-periode sulit yang dilalui Marquez akibat cedera parah pada lengan kanannya sejak tahun 2020—yang membutuhkan serangkaian operasi besar dan fase pemulihan yang sangat panjang—sama sekali tidak melemahkan pembalap asal Spanyol tersebut. Sebaliknya, proses menyakitkan itu justru mengubah watak dan kekuatannya secara total.

    “Penderitaan telah membentuknya menjadi seorang ksatria yang tak terkalahkan (an invincible knight),” ujar Dr. Costa saat mengulas kebangkitan magis pembalap bernomor 93 tersebut.

    Dr. Costa menjelaskan beberapa poin penting mengapa Marquez kini menjadi sosok yang berbeda:

    • Mentalitas yang Kebal: Pembalap biasa mungkin akan menyerah atau kehilangan kecepatan mereka setelah mengalami trauma fisik yang begitu berat. Namun, Marquez menggunakan penderitaan tersebut sebagai “bahan bakar” untuk membentuk mental yang lebih kuat.

    • Gaya Balap yang Matang: Di lintasan, Marquez yang sekarang bukan lagi sekadar pembalap muda yang mengandalkan bakat alami yang agresif. Ia telah bertransformasi menjadi seorang pahlawan sirkuit yang penuh perhitungan, tenang, dan memiliki ketahanan mental yang sulit digoyahkan oleh para rivalnya.

    Last….Kemenangan ke-100 Marquez ini diraih lewat aksi memukau di Grand Prix Hongaria. Ia memamerkan gaya berkendara yang sangat rapi dan cerdik dalam memanfaatkan peluang, terutama setelah insiden tabrakan besar yang menyingkirkan beberapa pembalap utama termasuk Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Bagi komunitas MotoGP, ulasan dari Dr. Costa ini semakin mempertegas naratif bahwa Marc Marquez telah berhasil menyelesaikan salah satu kisah kebangkitan (comeback) paling agung dalam sejarah olahraga modern. Dari titik terendah di mana ia hampir pensiun akibat cedera yang mengancam kariernya, kini ia kembali berdiri megah sebagai ksatria yang tak tertandingi di atas lintasan. Piye menurut sampeyan cak…setuju dengan opini dokter bedah Costa ?? (iwb)

  • Cetak Sejarah! Marc Marquez Jadi Pembalap Ke 3 yang Tembus 100 Kemenangan Grand Prix !!

    Cetak Sejarah! Marc Marquez Jadi Pembalap Ke 3 yang Tembus 100 Kemenangan Grand Prix !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap legendaris Marc Marquez resmi menorehkan namanya dalam buku sejarah emas Kejuaraan Dunia Balap Motor. Lewat kemenangan gemilang di Grand Prix Hongaria yang digelar di Sirkuit Balaton Park, sang The Baby Alien kini resmi mengoleksi 100 kemenangan sepanjang kariernya di semua kelas (125cc/Moto3, 250cc/Moto2, dan 500cc/MotoGP). Pencapaian ini menempatkan Marquez ke dalam klub elite yang sangat eksklusif. Sepanjang sejarah balap motor dunia, kini hanya ada tiga pembalap yang mampu menembus angka tiga digit atau 100 kemenangan Grand Prix…!!

    Sebelum Marquez, rekor fantastis ini hanya bisa diraih oleh dua legenda besar asal Italia, yaitu Giacomo Agostini dengan rekor 122 kemenangan (atau 123 jika menghitung kelas 750cc pada tahun 1977), dan musuh bebuyutan sekaligus ikon MotoGP, Valentino Rossi, yang mengoleksi 115 kemenangan.

    Peta Persaingan di Kelas Utama (Premier Class)

    Meski Marquez sukses menyentuh angka 100 kemenangan secara total di semua kelas, statistik di kelas utama (500cc/MotoGP) menunjukkan dinamika yang berbeda. Hingga saat ini, belum ada satu pun pembalap dalam sejarah yang mampu mencetak 100 kemenangan hanya di kelas tertinggi saja.

    Di kelas premier, Valentino Rossi masih kokoh memegang takhta tertinggi sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak, yaitu 89 kemenangan. Marc Marquez menguntit di posisi kedua dengan 74 kemenangan, disusul oleh Giacomo Agostini di tempat ketiga dengan 68 kemenangan.

    Berikut adalah daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak khusus di kelas premier (500cc/MotoGP):

    1. Valentino Rossi – 89 kemenangan

    2. Marc Marquez – 74 kemenangan

    3. Giacomo Agostini – 68 kemenangan

    4. Mick Doohan – 54 kemenangan

    5. Jorge Lorenzo – 47 kemenangan

    6. Casey Stoner – 38 kemenangan

    7. Mike Hailwood – 37 kemenangan

    8. Dani Pedrosa – 31 kemenangan

    9. Eddie Lawson – 31 kemenangan

    10. Francesco Bagnaia – 31 kemenangan

    11. Kevin Schwantz – 25 kemenangan

    Last…Kemenangan ke-100 Marquez ini diraih di tengah balapan dramatis di Hongaria, di mana ia berhasil memanfaatkan situasi pelik setelah insiden tabrakan beruntun yang melibatkan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang turut menyeret total lima pembalap. Marquez menunjukkan kematangan luar biasa dengan membawa pulang podium tertinggi sekaligus mengamankan tonggak sejarah baru dalam kariernya yang penuh dengan pasang surut akibat cedera di masa lalu. Dengan usia dan performa yang kembali kompetitif, publik kini menanti apakah Marquez mampu mengejar rekor 115 kemenangan milik Valentino Rossi atau bahkan mendekati rekor sepanjang masa milik Giacomo Agostini di masa depan. Satu yang pasti, nama Marc Marquez kini semakin tidak tergoyahkan sebagai salah satu pembalap terhebat yang pernah ada di dunia motorsport. Gooo Marc !! (iwb)

  • Memanas…Banding tim Leopard di tolak, Pertimbangkan bawa ke CAS !!??

    Memanas…Banding tim Leopard di tolak, Pertimbangkan bawa ke CAS !!??

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Kabar Buruk bagi Leopard: FIM Tolak Upaya Banding! Panel Juri Banding (Stewards’ Appeal Panel) memperkuat keputusan awal dan menolak banding dari tim. Leopard kini tidak punya pilihan selain mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Waah makin mawuttt cakkk….

    Berita besar hari ini di kelas Moto3 adalah didiskualifikasinya Adrien Fernandez dari GP Thailand, Brasil, Austin, Jerez, Le Mans, dan Barcelona. Ini merupakan pukulan telak bagi Tim Leopard yang kini terpaksa menghadapi kemunduran yang signifikan. Kendati demikian, pihak tim tidak tinggal diam dan segera mengajukan banding atas keputusan tersebut. Alasan mereka adalah….tidak ada bukti khusus mereka cheating. Berikut pernyataan resmi tim Leopard..

    ” Leopard Racing mengakui keputusan yang dikeluarkan oleh Panel Steward FIM MotoGP™ mengenai mesin #810 dan #811 dan perubahan hasil Grand Prix Thailand, Brasil, Spanyol, Prancis, dan Catalunya untuk pembalap #31 Adrián Fernández.

    Tim dengan hormat tidak setuju dengan kesimpulan yang dicapai dan menegaskan bahwa mereka telah memulai semua prosedur yang tersedia berdasarkan peraturan yang berlaku untuk melindungi hak-hak mereka dan hak-hak pembalapnya, sambil mengevaluasi, bersama dengan penasihat hukum mereka, langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil.

    Leopard Racing selalu beroperasi sepenuhnya sesuai dengan peraturan teknis dan olahraga Kejuaraan Dunia Moto3™ dan dengan tegas menolak anggapan bahwa mesin apa pun telah dibuka atau dimodifikasi tanpa izin.

    Juga dicatat bahwa inspeksi teknis yang dilakukan pada dua mesin tidak mengidentifikasi komponen ilegal, modifikasi peningkatan performa, bagian yang tidak sesuai, atau elemen teknis yang bertentangan dengan peraturan Moto3™.

    Selanjutnya, mesin yang digunakan selama Grand Prix Italia di Mugello telah menjalani pemeriksaan teknis yang ekstensif dan dinyatakan sepenuhnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Perselisihan saat ini hanya menyangkut interpretasi elemen-elemen tertentu yang berkaitan dengan sistem penyegelan mesin dan kesimpulan yang diambil dari pengamatan tersebut. Leopard Racing percaya bahwa sejumlah pertanyaan teknis dan prosedural yang signifikan masih belum terselesaikan, termasuk metodologi yang digunakan untuk menetapkan dugaan pelanggaran dan proporsionalitas sanksi yang dikenakan. Lebih lanjut dicatat bahwa tidak ada perwakilan tim yang hadir selama inspeksi ini.

    Tim menganggap bahwa tidak ada bukti yang jelas yang disajikan untuk menetapkan apakah dan kapan dugaan pelanggaran tersebut dikatakan telah terjadi, atau indikasi bahwa keuntungan teknis atau olahraga apa pun telah diperoleh.

    Leopard Racing akan terus mempertahankan posisinya melalui semua saluran yang tersedia, dengan tekad dan keyakinan akan kebenaran tindakannya, sambil tetap menghormati lembaga olahraga yang terlibat.

    Terakhir, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para pembalap, mitra, sponsor, dan penggemar kami atas kepercayaan dan dukungan mereka yang berkelanjutan selama proses ini..”

    • Leopard Racing

    Namun, dalam satu jam terakhir, Juri Banding FIM resmi menolak banding tim tersebut, sekaligus mengonfirmasi keputusan awal: yakni diskualifikasi sang pembalap dari enam seri GP pertama.

    Berikut adalah pernyataan resminya:

    Direktur Teknis telah menetapkan, berdasarkan inspeksi fisik, bukti yang diberikan oleh pihak pabrikan, serta pemeriksaan segel mesin, bahwa integritas sistem penyegelan resmi yang telah disetujui telah dilanggar dan mesin bernomor #810 telah dibuka tanpa izin. Sesuai dengan Pasal 2.6.3.3.13(c), mesin dengan segel pengaman yang rusak, diotak-atik, atau hilang dianggap sebagai mesin yang dibangun ulang (rebuilt) dan harus diperlakukan sebagai mesin baru dalam alokasi mesin untuk pembalap.

    Mesin tersebut sebenarnya telah menyelesaikan masa pakainya dan telah dihapus dari alokasi pembalap sesuai dengan prosedur standar akhir masa pakai. Namun, temuan berikutnya yang menunjukkan bahwa segel pengaman telah diotak-atik dan mesin telah dibuka tanpa izin mengharuskan mesin ini dianggap telah dibangun ulang, sehingga dihitung sebagai mesin tambahan dalam alokasi pembalap. Konsekuensinya, mesin #810 dihitung satu kali untuk penggunaannya selama masa pakai aslinya, dan dihitung untuk kedua kalinya berdasarkan dugaan pembangunan ulang sesuai dengan Pasal 2.6.3.3.13(c).

    Oleh karena itu, mesin #810 digunakan sebagai mesin yang dialokasikan dan, setelah adanya ketetapan bahwa sistem penyegelan pengaman resmi telah dilanggar, maka berdasarkan Pasal 2.6.3.3.13(c), mesin tersebut dianggap sebagai mesin yang dibangun ulang dan diperlakukan sebagai mesin baru dalam alokasi pembalap. Akibatnya, alokasi mesin untuk pembalap tersebut diubah.

    Keputusan Direktur Teknis ini didasarkan secara eksklusif pada fakta yang terbukti bahwa integritas sistem penyegelan resmi telah dilanggar dan mesin-mesin tersebut telah dibuka tanpa izin.

    Juri FIM MotoGP (FIM MotoGP Stewards) setuju dengan penerapan Regulasi Teknis seperti yang ditentukan oleh Direktur Teknis beserta konsekuensi terkait alokasi mesin yang diatur dalam Pasal 2.6.3.3.13(c).

    Panel Juri FIM MotoGP menilai bahwa campur tangan tanpa izin terhadap sistem penyegelan teknis yang sah merupakan tindakan yang merugikan kepentingan acara atau olahraga tersebut sesuai dengan Pasal 3.3.2.2.

    Panel Juri Banding FIM MotoGP merujuk pada Pasal 2.4.5.3(3), di mana penyerahan sepeda motor pada saat Pemeriksaan Teknis (Technical Scrutineering) merupakan pernyataan implisit tentang kepatuhan terhadap regulasi teknis.

    Tanggung jawab untuk mempersiapkan sepeda motor agar mematuhi semua regulasi teknis dan keselamatan berada sepenuhnya di tangan tim.

    Panel Juri Banding FIM MotoGP menyatakan puas dengan penjelasan yang diberikan oleh Direktur Teknis beserta staf teknis, serta oleh teknisi dari perusahaan yang bertanggung jawab membantu produsen mesin, serta mengenai prosedur terkait, termasuk penyerahan foto-foto tambahan yang memperlihatkan kondisi segel dan bagian internal mesin.

    Pihak Tim tidak dapat memberikan penjelasan yang meyakinkan mengenai kondisi segel pengaman beserta bukti-bukti relevan yang menunjukkan bahwa telah dilakukan tindakan invasif di dalam mesin.

    Sistem penyegelan resmi merupakan bagian integral dari regulasi daya tahan mesin Moto3 dan merupakan mekanisme untuk memverifikasi kepatuhan terhadap batasan alokasi dan pembangunan ulang mesin. Dengan menyerahkan mesin yang segel pengamannya telah diotak-atik dan dibuka tanpa izin, tim telah menyerahkan materi yang kepatuhannya terhadap regulasi tidak bisa lagi diverifikasi.

    Begitu integritas tersebut dilanggar, Direktur Teknis tidak bisa lagi memastikan dengan penuh keyakinan bahwa mesin tetap berada dalam kondisi semula saat pertama kali disetujui dan dialokasikan.

    Sudah menjadi prinsip baku dalam Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM bahwa hasil balapan harus didasarkan pada peralatan yang kepatuhannya dapat diverifikasi. Ketika tindakan tim/peserta membuat verifikasi tersebut menjadi tidak mungkin dilakukan, maka hasil olahraga yang diraih tidak dapat dianggap cukup andal untuk tetap dipertahankan dalam klasemen.

    Keputusan Berdasarkan alasan-alasan yang dikemukakan di atas, Komisaris Banding FIM memutuskan:

    • Memperkuat keputusan yang dikeluarkan oleh Juri FIM MotoGP™;

    • Menolak banding yang diajukan.

    Sesuai dengan Pasal 3.4.4, 3.7.2.2, 3.7.2.3, dan 3.7.2.4 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, tim memiliki hak untuk menyanggah keputusan Komisaris Banding FIM ini di hadapan Pengadilan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan selanjutnya, jika diperlukan, di hadapan pengadilan selanjutnya. Pemberitahuan banding harus diajukan dalam waktu 5 hari sejak tanggal dan waktu notifikasi ini dikeluarkan…

    Yesss…itu cak isi resmi penolakan banding. Kini untuk iktiar final tim Leopard bisa mengajukan final banding ke CAS atau Pengadilan Arbitrase Olahraga. Hanya saja dari pengalaman masa lalu CAS ini akan inline dengan keputusan FIM MotoGP Stewards. Kasus yang pernah terjadi pada Rossi saat dituduh menendang Marquez hingga harus start paling belakang di Valencia juga ditolak oleh CAS. Jadi sepertinya tim Leopard harus merelakan perjuangan mereka untuk tidak banding karena justru akan membuat mereka makin tak menentu…(iwb)

  • Breaking…Kawasaki Rilis Teaser “Matic Baru”, New Era Datang cakk !!!

    Breaking…Kawasaki Rilis Teaser “Matic Baru”, New Era Datang cakk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnyaaa era baru datang. Sebuah teaser yang sebenarnya sudah IWB terawang via IG Iwanbanaran akan gebrakan Geng ijo. Yup…Kawasaki, yang sejak dulu fokus total pada segmen sport akhirnya, perkemarin merilis teaser peluncuran produk baru. Sebuah sosok yang awalnya kita pikir merupakan moge. Tapi setelah kita pelototin….fix, Kawasaki Rilis Teaser “Matic Baru”, yesss era baru Datang cakk !!!

    Peta persaingan pasar sepeda motor matik (skutik) tanah air tampaknya akan kedatangan penantang baru dari arah yang sangat tidak terduga cak. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) baru saja mengejutkan jagat maya dengan merilis sebuah gambar teaser misterius melalui akun media sosial resminya. Langkah radikal ini mengindikasikan kuat bahwa pabrikan yang identik dengan warna hijau ini siap keluar dari zona nyaman untuk bertarung di ceruk pasar komuter harian.

    Dalam unggahan resmi tersebut, tertulis tajuk besar “NEW MODEL UNVEILING” dengan kepastian tanggal peluncuran pada 11 Juni 2026. Lokasi yang dipilih pun sangat strategis dan memiliki massa masif, yakni di Kawasaki Booth, Jakarta Fair 2026, Kemayoran. Sontak, pergerakan KMI ini langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan pengamat otomotif dan pencinta roda dua nasional termasuk IWB. Terus piye soal teaser ini ? apa analisa dan indikasinya ??

    Analisis Siluet Fascia: Identik dengan Kawasaki Brusky 125

    Jika kita bedah secara detail grafis utama pada gambar teaser tersebut, terlihat dengan jelas siluet lampu depan (fascia) sebuah motor modern yang berada di dalam kegelapan. Desain lampu DRL (Daytime Running Light) LED yang tajam, menyudut miring, dan membentuk tatapan agresif ganda tersebut langsung mengarahkan IWB investigasi ke satu nama global: Kawasaki Brusky 125.

    Sebagai informasi, Kawasaki Brusky 125 bukanlah model yang sepenuhnya asing di kawasan Asia Tenggara. Motor ini telah resmi mengaspal terlebih dahulu di pasar Filipina dan merupakan hasil kolaborasi strategis (rebadge) antara Kawasaki dengan produsen motor asal Malaysia, Modenas (di Malaysia dikenal sebagai Modenas Karisma 125). Kemiripan desain fascia pada teaser KMI dengan unit Brusky 125 yang ada di luar negeri mencapai tingkat akurasi yang sangat presisi.

    Meskipun demikian, BRUSKY 125 memiliki tampilan yang berhasil disematkan unsur “Kawasaki-ness”. Desainnya didominasi oleh garis grafis yang sporty, seringkali menampilkan striping lime green (hijau khas Kawasaki) yang membuatnya tidak terlihat canggung saat dipajang berdampingan dengan motor sport Ninja atau Z di dealer. Bagian depannya memiliki front mask yang agresif dengan lampu depan dual keen yang tajam. Desain ini menggunakan struktur berlapis yang menyerupai motor sport modern, dan uniknya, skuter ini sudah dilengkapi dengan lampu hazard sebagai fitur standar. Yah… Memang tetap ada kontroversi karena banyak yang bilang desainnya mirip dengan Vario 125 Honda…

    Bocoran Spesifikasi Teknis (Merujuk Versi Global)

    Apabila Kawasaki Brusky 125 yang diluncurkan di Jakarta Fair nanti membawa spesifikasi yang sama dengan versi yang beredar di Filipina, maka motor ini akan diposisikan langsung sebagai penantang tangguh Honda Vario 125 dan Yamaha Gear 125. Berikut adalah estimasi spesifikasi teknis di atas kertas:

    • Tipe Mesin: 4-Tak, SOHC, Silinder Tunggal, 2-Katup, Berpendingin Udara

    • Kapasitas Murni: 124,8 cc (Fuel Injection)

    • Tenaga Maksimum: 9,52 HP @ 7.500 RPM

    • Torsi Maksimum: 10 Nm @ 6.000 RPM

    • Sistem Transmisi: Otomatis, CVT (Continuously Variable Transmission)

    • Sektor Kaki-Kaki: Suspensi Depan Teleskopik, Monoshock Belakang, Velg 14 Inci

    • Sistem Pengereman: Rem Cakram (Depan) & Rem Tromol (Belakang)

    • Kapasitas Tangki: 5,1 Liter

    • Fitur Unggulan: Lampu Full LED, Panel Meter Semi-Digital, USB Charging Socket, Bagian bodi sporty bergaris tajam.

    “Bersiaplah untuk sesuatu yang baru datang dari Kawasaki Motor Indonesia,” tulis takarir resmi akun @kawasaki_indonesia, mempertegas keseriusan mereka membawa napas baru ke aspal Indonesia.

    Selama beberapa dekade terakhir, strategi bisnis Kawasaki di Indonesia terbilang sangat konsisten dan segmented. KMI memposisikan dirinya sebagai pabrikan premium yang fokus pada segmen motor sport (lini Ninja dan Z), motor petualang/trail (lini KLX dan Versys), serta motor klasik berkelas (lini W series). Keputusan untuk membawa motor matik berkapasitas kecil ke Indonesia menandai pergeseran paradigma (shifting paradigm) yang luar biasa besar.

    Alasan utamanya tentu tidak lepas dari kue pasar sepeda motor di Indonesia yang lebih dari 85 persennya kini didominasi oleh segmen skutik harian. Menepinya pasar motor bebek dan sport konvensional membuat Kawasaki melirik celah baru guna memperluas basis konsumennya di tanah air, sekaligus memanfaatkan loyalitas merek (brand loyalty) “Geng Ijo” yang sangat kuat.

    Last….Kehadiran lini skutik dari Kawasaki ini tentu memunculkan tantangan tersendiri bagi internal KMI. Di satu sisi, langkah ini membuka gerbang pasar baru yang sangat masif. Di sisi lain, mereka harus menjaga agar citra premium dan eksklusif yang selama ini melekat pada brand Kawasaki tidak tergradasi oleh hadirnya skutik entry-level. Oleh karena itu, kunci utama keberhasilan Brusky 125 di Indonesia akan sangat bertumpu pada penetapan harga (pricing strategy). Jika KMI mampu membanderol motor ini di kisaran harga psikologis Rp 20 jutaan hingga Rp 23 jutaan—setara dengan rival terdekatnya maka Brusky 125 diprediksi akan menjadi opsi alternatif yang sangat seksi bagi konsumen yang bosan dengan model skutik yang itu-itu saja di jalanan perkotaan. Prosesi pembukaan selubung misteri motor baru ini dijadwalkan berlangsung tepat pada pukul 16.30 WIB di JIExpo Kemayoran pada hari pertama gelaran Jakarta Fair (11 Juni 2026). Mari kita tunggu bersama, apakah “Geng Ijo” benar-benar akan resmi memulai invasi matik mereka di tanah air minggu ini! Kawasaki Brusky 125 ? siapkan celengan sampeyan cakkk…(iwb)

  • Update Klasemen Sementara Moto3 Hongaria 2026…Veda Ega tertekan !!

    Update Klasemen Sementara Moto3 Hongaria 2026…Veda Ega tertekan !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, harus rela turun ke posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 setelah gagal meraih poin di seri Hungaria, Minggu (7/6/2026). Veda yang start dari posisi 9 dan sempat merangsek ke 6….akhirnya harus puas finis di urutan 16 setelah terkena hukuman long lap penalty. Inilah Update Klasemen Sementara Moto3 Hongaria…Veda Ega tertekan !! (more…)