Iwanbanaran.com – Cak… kalau kita ngomongin motor matic adventure Honda, di kepala sampeyan pasti langsung keluar nama ADV160 atau X-ADV. Padahal seperti yang pernah IWB bahas diluar sana ada satu lagi motor matic petualang buatan Honda yang desainnya nggak kalah liar, tapi punya fungsionalitas yang jauh lebih praktis. Yup, namanya Honda “Hoo Ride” (HooRide) rilisan Wuyang Honda Tiongkok! Sebuah matic dek rata dengan desain crossover membuatnya makin di cari….
IWB baru saja ngintip ulasan menarik hadirnya Honda Hoo Ride yang mengupas tuntas edisi ke-33 dari seri motor langka dunia. Kalau kita coba bedah ulang…Wuyang Honda secara resmi mengklaim kalau garis desain Hoo Ride ini berkiblat pada sang kakak legendaris, Honda CRF1100L Africa Twin. Tengok saja area depan yang dibekali lampu LED ganda berdesain kotak melancip yang kokoh banget. Konon pancaran lampunya tembus 75.000 cd dengan sudut 80 derajat. Padang jingglang pastinya kalau buat turing malam hari, Cak!
Tapi uniknya, alih-alih mirip Africa Twin, media Jepang justru bergurau kalau wajah depan motor ini sekilas malah mirip robot ayam yang tangguh tapi menggemaskan. Kreatif bener ya Cak, hehehe. Untuk mendukung aura petualang, windshield-nya juga bisa disetel naik-turun dalam dua pilihan ketinggian (1180mm dan 1205mm). Yang bikin ADV minder adalah fiturnya cak….
Yup…Untuk ukuran matic kelas 125cc, fiturnya bener-bener melimpah ruah dan kelewat mewah. Tiongkok sepertinya sudah selangkah di depan kalau urusan gadget di motor. Coba sampeyan intip daftarnya:
-
Panel Speedometer TFT 5 Inci: Layar full warna multifungsi yang bahkan bisa menampilkan ramalan cuaca! Di bawahnya langsung disediakan accessory bar bawaan pabrik buat pasang holder HP.
-
Konektivitas Wi LINK & NFC: Selain pakai Smart Key alias keyless, sampeyan bisa menyalakan motor ini pakai kartu NFC atau lewat aplikasi di smartphone.
-
Tombol Khusus Kamera DJI: Ini yang paling gila, Cak! Di saklar kemudi varian tertinggi, ada tombol khusus yang terintegrasi langsung dengan action cam DJI (kompatibel untuk Osmo Action 4, 5 Pro, dan 6). Jadi kalau pas turing nemu pemandangan apik, tinggal pencet satu tombol di stang, kamera langsung jepret atau rekam!
-
Dual Port USB: Di laci kiri sudah tertanam dua colokan sekaligus, yaitu USB-A dan USB-C. Kurang ramah apa coba buat kaum gadget-freak?
-
Fitur Keamanan Maksimal: Remnya sudah ABS 2-channel, ada Traction Control (HSTC), plus bonus TPMS (Tyre Pressure Monitoring System) buat memantau tekanan ban langsung dari layar panel indikasinya. Gendeng!
Berbeda dengan ADV160 yang punya dek tengah menonjol karena tangki bensin, Honda Hoo Ride ini menganut paham lantai dek rata (flat deck) berukuran 276mm x 450mm. Keuntungan dek rata ini jelas buat harian praktis banget, bisa buat naruh galon atau tas belanjaan, plus ada gantungan barangnya juga.
Lho, terus tangki bensinnya di mana Cak? Nah, tangki bensin diletakkan di bawah lantai dek bawah. Efeknya luar biasa, pusat gravitasi jadi lebih rendah (motor makin stabil) dan ruang bagasi di bawah jok jadi luas banget sampai muat dua helm jet (tergantung ukuran)! Joknya sendiri ramah lingkungan buat postur Asia karena tingginya cuma 760 mm, empuk dan tebal pula.
Urusan performa, sampeyan nggak usah ragu. Jantung mekanis Honda Hoo Ride ini mengandalkan mesin eSP+ 124,7cc, 4-katup, SOHC, berpendingin cairan. Yup, ini adalah basis mesin yang sama persis dengan yang dipakai Honda PCX 125 atau Honda Lead 125 di pasar global.
Mesin ini terkenal halus, bertenaga, dan super irit. Klaim resminya, motor ini cuma butuh 2,2 liter bensin untuk menempuh jarak 100 km. Ediann irit tenan. Ditambah kapasitas tangki yang mumpuni, jarak jelajahnya diklaim tembus hingga 380 km sekali full tank. Siap diajak ridding antar kota tanpa sering mampir SPBU, Cak! Kaki-kakinya pun kekar, menggunakan ban dual-purpose lansiran YOSUN dan dual shockbreaker belakang yang bisa disetel preload-nya.
Di Tiongkok, Wuyang Honda menawarkan Hoo Ride dalam tiga varian: Standard, High-End (punya grafis off-road, velg warna emas yang keren, dan koneksi kamera DJI), serta High-End Box Edition (sudah dilengkapi top box belakang yang tersambung dengan sistem smart key). Harganya berkisar antara 12.980 Yuan hingga 14.680 Yuan (kalau dirupiahkan sekitar Rp29 jutaan sampai Rp33 jutaan, atau sekitar 305.000 hingga 345.000 Yen di Jepang).
Last…melihat spesifikasi dan fiturnya, Honda Hoo Ride 125 ini bener-bener matic paket lengkap yang sangat menggoda. Bayangin saja, sampeyan dapet ketangguhan matic adventure, kepraktisan dek rata khas matic komuter, mesin badak eSP+ turunan PCX, ditambah fitur masa kini yang komplitnya minta ampun. Nggak heran kalau jurnalis Jepang sampai merengek ke Honda pusat agar motor ini juga dijual resmi di negeri Sakura. Ya…betul cak, motor ini makin di cari walau hingga sekarang masih belum pasti apakah akan masuk ke Jepang. Pertanyaannya, kalau seumpama Astra Honda Motor (AHM) boyong motor ini ke Indonesia buat mendampingi ADV160 di kelas 125cc, kira-kira bakal laris manis tanjung kimpul nggak Cak? Mengingat orang kita demen banget sama motor dek rata yang tampangnya sangar. Tulis pendapat sampeyan di kolom komentar ya! Gazzzz… (Iwb)
Spesifikasi Honda Hoo Ride
| Panjang total x lebar x tinggi | 1905×706×1215 mm |
| jarak roda | 1315 mm |
| jarak bebas tanah | 136 mm |
| Tinggi dudukan | 760 mm |
| Berat kendaraan | 125 kg |
| Jenis mesin | Mesin satu silinder 4-tak SOHC 4-katup berpendingin air |
| Perpindahan total | 124,7cc |
| Diameter x Langkah Piston | 53,5 x 55,5 mm |
| Rasio kompresi | 11.5 |
| Output maksimum | 8,2kW (11,2PS) / 8250rpm |
| Torsi Maksimum | 11,7 Nm (1,19 kgf・m)/5250 rpm |
| Kapasitas tangki bahan bakar | 8,2 liter |
| Jenis transmisi | Sabuk V dengan kecepatan variabel kontinu |
| Jenis rem (depan/belakang) | Satu cakram, satu cakram |
| Ukuran ban (depan dan belakang) | 100/80-17・130/70-17 |
| Efisiensi bahan bakar (mode WMTC) | 47,17 km/L |
| Kapasitas penumpang | 2 orang |
| Negara asal | Cina |























