Terbongkar Kenapa Veda sulit di Hongaria…” Aku kehabisan Ban…” !!

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cak… seri kedelapan Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, akhir pekan kemarin (7/6/2026) bener-bener jadi ujian berat buat pembalap muda kebanggaan tanah air, Veda Ega Pratama. Sempat bikin kita optimis lewat performa apiknya di awal sesi latihan, rider besutan Honda Team Asia ini harus legawa finis di posisi ke-16 dan gagal membawa pulang poin berharga. Selepas balapan, Veda secara blak-blakan membongkar semua rintangan yang bikin dia kerepotan menjinakkan sirkuit baru sepanjang 4,08 kilometer tersebut. Nah, berikut rangkuman analisis dari IWB, monggo disimak Cak!

Balaton Park ini adalah sirkuit gres yang baru pertama kali dicicipi oleh Veda. Selain belum hafal betul lekuk-lekuknya, kondisi aspal ternyata kurang bersahabat. Layout sirkuit yang punya 17 tikungan dengan kombinasi chicane (tikungan zigzag) rapat bener-bener menguras fisik. IWB mencatat, petaka sebenarnya berawal pada hari Sabtu pagi. Veda sempat mengalami lowside crash di Tikungan 3 yang membuat motornya lumayan babak belur. Proses perbaikan di paddock memakan waktu lama, sehingga Veda kehilangan sisa waktu berharga di sesi tersebut.

Dampaknya fatal banget, Cak. Tim mekanik jadi kehilangan momen krusial untuk melakukan race simulation (simulasi balapan). Alhasil, mereka kekurangan data penting mengenai ketahanan ban dan setelan final motor untuk hari Minggu. Gara-gara nggak punya data simulasi balap, tim terpaksa meraba-raba setelan motor. Sialnya lagi, saat race day, cuaca di sirkuit mendadak berubah jadi jauh lebih panas. Kombinasi setelan yang kurang matang dan suhu aspal yang menyengat langsung bikin sektor pengereman motor Honda NSF250RW milik Veda terasa kedodoran sejak lap-lap awal…

Padahal kalau sampeyan intip jalannya start, performa Veda bener-bener gila. Start dari posisi ke-9, dia langsung melesat merangsek ke barisan depan di posisi ke-6. Sayang seribu sayang, momentum emas itu langsung buyar setelah ia harus menjalani hukuman Long Lap Penalty (LLP) di Lap ke-3 akibat insiden di sesi sebelumnya. Menjalani LLP di sirkuit sempit seperti Balaton Park otomatis melempar posisinya ke urutan 17 dan tertinggal jauh dari rombongan depan. Saat mencoba push habis-habisan untuk mengejar ketertinggalan, Veda malah terlibat duel sengit dengan pembalap papan bawah yang justru bikin bannya makin tersiksa.

“Pas balapan, kesulitannya ya mungkin karena pertama kali juga saya balap di situ. Terus, sirkuitnya memang sulit karena banyak chicane dan juga grip-nya tidak terlalu bagus. Akhirnya tidak ada setelan yang siap untuk race, karena memang belum sempat simulasi race. Terus saat balapan kondisi lebih panas dan saya kesulitan saat mengerem. Setelah long lap saya tertinggal ke belakang, terus saya juga sempat bertarung dengan rider di belakang dan sempat naik posisinya. Sayang saya kehabisan grip ban dan ya susah,” keluh Veda.

Balapan itu sendiri akhirnya harus dihentikan lebih awal (Red Flag) di lap terakhir menyusul crash horor yang melibatkan beberapa pembalap. Berdasarkan regulasi, hitungan finis diambil dari lap sebelumnya, dan Veda dinyatakan finis di posisi ke-16. Akibat pulang dengan tangan hampa dari Hungaria, posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 terpaksa melorot dari peringkat 3 ke peringkat 6 dengan raihan 71 poin. Yang bikin makin nyesek, takhta puncak klasemen Rookie of the Year yang sempat dipegang Veda kini direbut oleh rival terdekatnya, Brian Uriarte (72 poin), dengan selisih tipis cuma 1 angka!

Last…. balapan di Balaton Park kemarin bener-bener jadi learning curve alias pelajaran yang mahal banget buat seorang rookie seperti Veda Ega Pratama. Secara speed, bocah kita ini sejatinya punya potensi luar biasa dan mampu jabanin pembalap Eropa di barisan depan. Hanya saja, manajemen weekend balap dan adaptasi cepat saat ada kendala darurat memang masih perlu dipoles lagi. Tapi Perjalanan musim 2026 masih panjang, masih banyak sirkuit klasik seperti Brno di Ceko (19-21 Juni) yang menanti di depan mata. Kita doakan semoga Veda dan Honda Team Asia bisa segera bangkit. Semangat Veda, Gazzz !! (iwb)