Author: Iwanbanaran

  • Breaking !! Harga BBM Melesat Tajam…Pertamina Naikkan hingga 23 ribuan perliter !! Ediannn

    Breaking !! Harga BBM Melesat Tajam…Pertamina Naikkan hingga 23 ribuan perliter !! Ediannn

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Asli cak, bener-bener bikin mripat merem melek denger kabar pagi ini. Kalau sampeyan rencana mau mampir ke SPBU buat ngisi “vitamin” buat tunggangan kesayangan, mending tarik napas dalem-dalem dulu. Pasalnya, per hari ini, 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi. Dan kenaikannya? Jan… aseli bikin dompet bergetar hebat cak! Lhaa piyee…Harga BBM Melesat Tajam…Pertamina bahkan menaikkan salah satu jenis BBM hingga 23 ribuan perliter !!! Ajurrrr…

    IWB dapet update kenaikan ini nggak main-main, terutama buat lini BBM oktan tinggi dan diesel kelas atas. Kebijakan ini mulai berlaku tepat pukul 00.00 WIB tadi pagi. Alasan klasiknya ya apalagi kalau bukan fluktuasi harga minyak global yang emang lagi nggak menentu akibat perang Iran- Amerika….

    Coba kita intip rinciannya ya cak, biar sampeyan nggak kaget pas liat angka di dispenser SPBU:

    • Pertamax Turbo: Sekarang nangkring di Rp19.400 per liter (naik Rp6.300).

    • Pertamina Dex: Iki sing paling ngeri cak… tembus Rp23.900 per liter (naik gila-gilaan Rp9.400!).

    • Dexlite: Bedis alias beda tipis sama saudaranya, kini di angka Rp23.600 per liter.

    • Pertamax Green: Masih lumayan kalem di Rp12.900 per liter.

    • Pertamax (Biasa): Anteng di angka Rp12.300 per liter.

    Jebule kenaikan paling “sadis” emang ada di sektor diesel macam Pertamina Dex dan Dexlite. Gila bener cak, naiknya hampir sepuluh ribu per liter!

    Tapi tenang dulu cak, ojo langsung muring-muring alias marah-marah hehehe. Buat kaum mendang-mending atau pengguna motor harian yang masih setia sama “cairan biru” dan ijo, ada kabar yang cukup melegakan. Pemerintah kabarnya masih mematok harga BBM subsidi tetap stabil. Pertalite masih di angka Rp10.000 per liter, dan Solar subsidi juga belum bergeming dari Rp6.800. Alhamdulillah… isih iso nafas rek!

    Kenaikan harga BBM non-subsidi ini emang dilematis cak. Di satu sisi, buat sampeyan yang motor atau mobilnya udah kompresi tinggi, haram hukumnya turun oktan karena performa mesin bisa “ngedrop” atau malah ngelitik (knocking). Tapi di sisi lain, pengeluaran operasional jelas bakal membengkak signifikan. Saran IWB, Hindari gaya betot gas sruntulan yang bikin BBM makin boros. Rutin servis berkala dan cek tekanan ban biar mesin tetap efisien. Piye menurut sampeyan cak soal kenaikan harga BBM kali ini? Apakah bakal bikin sampeyan pindah pakai motor listrik? Monggo tumpahkan pendapat sampeyan di kolom komentar.  (iwb)

  • Harga Plastik melesat….Yamaha Terpaksa Naikkan Harga Motor!

    Harga Plastik melesat….Yamaha Terpaksa Naikkan Harga Motor!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….IWB cukup kaget ketika ngecek update harga terbaru motor di bulan April ini. Ternyata tekanan global akibat perang Iran-USA tidak hanya mempengaruhi harga BBM, tapi merembet ke material plastik, Kangbro. Material yang sangat vital buat bodi, panel, sampe komponen struktural motor kita ini harganya lagi “terbakar” di pasar internasional. Dan ini membuat beberapa pabrikan otomotif tidak kuat lagi menahan harga lama. Yup…Harga Bahan Baku Plastik Global Melambung, Yamaha Resmi Naikkan Harga Motor!

    Menurut Rifki Maulana, Manager Public Relations YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM), isu kenaikan harga bahan baku plastik ini emang udah jadi tekanan global buat industri otomotif. Imbasnya? Yamaha jadi salah satu yang pertama mengambil langkah berani dengan menyesuaikan harga jual produknya biar produksi tetep jalan terus.

    Daftar Kenaikan Harga: Dari Lexi sampe Xmax! Nah, buat sampeyan yang lagi ngincer motor baru Yamaha, siap-siap cek dompet lagi ya. Kenaikannya variatif tergantung model dan segmennya. Berikut ringkasan yang IWB dapet:

    • Lexi LX 155 Series: Semua varian kompak naik sekitar Rp 300.000. Sekarang tipe Connected/ABS nangkring di angka Rp 32.000.000.

    • Nmax Series: Varian Neo dan Neo S juga ikut naik Rp 300.000. Jadi sekarang Nmax Neo S dibanderol Rp 35.055.000.

    • Aerox 155 Series: Versi Standard naik Rp 300.000, tapi yang bikin kaget itu varian CyberCity yang naik paling tinggi di kelasnya, yaitu Rp 500.000 menjadi Rp 29.080.000!

    • Maxi Scooter (Xmax 250): Iki sing paling berasa, Kangbro! Xmax 250 Connected dan Tech Max masing-masing naik Rp 1 juta! Kini harganya jadi Rp 69.215.000 dan Rp 76.610.000. Mringis tenan…

    • Kenaikan Terendah: Rata-rata di angka Rp 300.000, terutama untuk segmen 155cc entry level.

    • Kenaikan Tertinggi: Ada di keluarga Xmax 250 yang langsung melonjak Rp 1 juta. Wajar sih, secara dimensi bodi plastiknya paling bongsor, jadi efek kenaikan bahan baku plastik global paling berasa di sini.

    • Kejutan di Aerox: Varian CyberCity naik lebih tinggi (Rp 500 ribu) dibanding varian standard lainnya.

    Kenapa Plastik Begitu Berpengaruh?

    Sampeyan harus tahu, motor modern itu hampir sebagian besar “bajunya” pake plastik polimer berkualitas tinggi. Pas harga petrokimia dunia naik dan distribusi terganggu, otomatis biaya produksi di pabrik ikutan melesat. Yamaha tampaknya udah nggak bisa lagi nahan beban biaya itu lewat efisiensi internal, makanya “terpaksa” dilempar ke harga jual. IWB ngelihat langkah Yamaha ini sebagai kejujuran pabrikan dalam menghadapi realita pasar global…

    Last….Walaupun pahit buat konsumen, penyesuaian ini penting biar kualitas material motor yang sampeyan terima tetep terjaga dan nggak disunat-sunat. Jadi jangan kaget kalau nanti sampeyan beli motor Yamaha ada kenaikan bervariasi antara 300 hingga 1 juta rupiah dari harga awal sebelum perang. Pertanyaannya sekarang, apakah pabrikan sebelah (Honda, Suzuki, Kawasaki) bakal ikutan “manasin” harga juga dalam waktu dekat? Biasanya sih kalau satu udah gerak, yang lain tinggal nunggu momentum. Piye menurut sampeyan cak? Masih masuk akal nggak kenaikannya atau malah bikin sampeyan mikir dua kali buat ganti motor baru? Monggo tumpahkan opininya di kolom komentar… (IWB)

    Daftar Penyesuaian Harga Motor Yamaha (Per April 2026)

    Model Motor Varian Harga Baru (OTR Jakarta) Estimasi Kenaikan
    Lexi LX 155 Standard Rp 27.350.000 Rp 300.000
    S Version Rp 29.150.000 Rp 300.000
    Connected / ABS Rp 32.000.000 Rp 300.000
    Nmax “Turbo” Neo Version Rp 34.065.000 Rp 300.000
    Neo S Version Rp 35.055.000 Rp 300.000
    Aerox 155 Standard Rp 28.880.000 Rp 300.000
    CyberCity Rp 29.080.000 Rp 500.000
    Alpha Standard Rp 30.200.000 Rp 300.000
    Xmax 250 Connected Rp 69.215.000 Rp 1.000.000
    Tech Max Rp 76.610.000 Rp 1.000.000
  • Bedah Teknis ZXMOTO 820RR….Jawara WSSP Portimao Penakluk Yamaha R9 dan Panigale !!!

    Bedah Teknis ZXMOTO 820RR….Jawara WSSP Portimao Penakluk Yamaha R9 dan Panigale !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….seluruh dunia sedang membicarakan ZXMOTO. Seperti yang sudah IWB terangkan sebelumnya pada artikel lawas dimana ZXMOTO 820RR berhasil menjadi jawara diajang WSSP Portimao menaklukkan Yamaha R9 dan Panigale sebagai penantang serius ZXMOTO. IWB yakin sampeyan penasaran seperti apa sih produknya ? makanya pada artikel ini IWB mencoba membeberkan kesampeyan tentang bedah Teknis ZXMOTO 820RR….Jawara WSSP Portimao Penakluk Yamaha R9 dan Panigale !!!

    Kisah ini bermula pada Pada September 2025, pabrikan asal China, ZXMOTO, resmi memperkenalkan lini terbaru mereka di ajang CIMA Show. Bukan satu, melainkan tiga varian motor sport 3 silinder yang siap menggebrak pasar global. Dipimpin oleh pendiri merek yang juga eks pimpinan Kove (yang kini sudah tersedia di AS), ZXMOTO mengusung ambisi besar untuk menciptakan motor sport dengan spesifikasi eksotis yang menyaingi pabrikan besar dunia.

    Nama ZXMOTO sendiri diambil dari inisial pendirinya, Zhang Xue (Z – X). Meski terbilang baru, pabrikan ini sudah memproduksi motor dalam jumlah besar, termasuk 10.000 unit 500RR (4 silinder) dan varian retro 500F. Kini, 820RR menjadi proyek paling ambisius mereka, dengan klaim sebagai motor tercepat China setidaknya sampai pabrikan seperti CFMOTO merilis superbike 1000cc mereka. Dan semua terbukti di Portimao kemarin diajang WSSP 2026…..

    Tiga Varian ZXMOTO 820RR

    Varian Tenaga Bobot Fitur Utama
    820RR (Base) 135 hp 191 kg Cornering ABS + TC, adjustable rake, suspensi KYB standar
    820RR-R (High-Spec) 145 hp 186 kg Panel TFT 6.2 inci (Android), velg forged aluminium, knalpot titanium, suspensi KYB DLC
    820RR-RS (Top Line) 150 hp 175 kg Knalpit Akrapovič full titanium, titanium conrod & valve, suspensi Öhlins, Brembo GP4, tangki aluminium, subframe magnesium

    Varian Tertinggi: 820RR-RS

    Varian ini adalah puncak teknologi ZXMOTO. Dengan bobot hanya 175 kg dan tenaga 150 hp, rasio power-to-weight-nya mencapai 0,857 hp/kg—sangat kompetitif di kelasnya cak. Komponen balap seperti titanium conrod dan valve memungkinkan mesin berputar lebih tinggi tanpa menambah bobot, sementara Öhlins dan Brembo GP4 menjanjikan handling dan pengereman setara motor Eropa.

    Varian Naked: 820R

    Selain versi fairing penuh, ZXMOTO juga memamerkan 820R—motor naked dengan mesin dan sasis yang sama. Mengusung setang tinggi dan lampu depan bergaya KTM, motor ini masih dalam tahap pengembangan dan belum dirilis detail spesifikasinya.

    Spesifikasi Teknis Unggulan

    Komponen Detail
    Mesin 3 silinder, 820cc, DOHC, 4 katup per silinder
    Tenaga Maksimal 135–150 hp (tergantung varian)
    Kecepatan Maksimal 299 km/jam (186 mph)
    Bobot 175–191 kg
    Suspensi Depan KYB DLC / Öhlins (fully adjustable)
    Rem Depan Brembo radial 4 piston / GP4
    Fitur Elektronik Cornering ABS, cornering traction control, cruise control
    Panel Instrumen 6.2 inci berbasis Android (RR-R/RS)

    1. Bobot Super Ringan
      Varian tertinggi hanya 175 kg, lebih ringan dari pesaing sekelas (Yamaha R9, Ducati Panigale V2). Kombinasi tangki aluminium, subframe magnesium, dan komponen titanium menjadi kunci.

    2. Teknologi Balap di Kelas Menengah
      Fitur seperti cornering ABS + TC biasanya hanya ditemukan di motor mahal. ZXMOTO menyematkannya bahkan di varian dasar.

    3. Rasio Power-to-Weight Kelas Dunia
      Dengan 150 hp / 175 kg, 820RR-RS memiliki rasio yang setara dengan Aprilia RS660 pabrikan atau Triumph Street Triple 765 RS.

    4. Ekosistem Produksi Massal
      ZXMOTO sudah terbukti mampu memproduksi 10.000 unit 500RR. Ini menunjukkan kapasitas produksi dan kontrol kualitas yang matang, tidak hanya sekadar pamer konsep.

    Ringkasan Data

    Item Detail
    Model ZXMOTO 820RR, 820RR-R, 820RR-RS, 820R (naked)
    Mesin 820cc, 3 silinder, DOHC
    Tenaga (varian tertinggi) 150 hp
    Bobot (varian tertinggi) 175 kg
    Kecepatan Maks 299 km/jam (186 mph)
    Fitur Unggulan Cornering ABS+TC, cruise control, TFT Android (RR-R/RS)
    Status Dipamerkan di CIMA Show Sep 2025, produksi ditargetkan 2026

    Nahhh…jadi gitu cak. ZXMOTO 820RR adalah proyek ambisius yang menunjukkan bahwa pabrikan China tidak lagi hanya membuat motor murah, tetapi mulai merambah segmen performa tinggi. Dengan spesifikasi yang menggiurkan—mesin 3 silinder, bobot ringan, dan fitur elektronik canggih—ZXMOTO berpotensi menjadi pesaing serius di kelas menengah global. Apalagi yang terbaru membuktikan bahwa produk mereka super kompetitif mampu melawan pabrikan mapan seperti Ducati, Yamaha, Honda dan Kawasaki. Harga ZXMOTO 820RR yang hanya 43.800 Yuan (sekitar Rp 94-102 juta) sangat kompetitif jika dibandingkan dengan motor Jepang atau Eropa sekelas (800cc) yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah . Hal ini menjadi salah satu faktor utama meledaknya popularitas ZXMOTO, terutama setelah kemenangan ganda mereka di ajang WSBK Portimão Maret 2026….(iwb)

  • Breaking !! Yamaha Cygnus X 2026 Resmi Meluncur….Penantang Serius Vario 125 !?

    Breaking !! Yamaha Cygnus X 2026 Resmi Meluncur….Penantang Serius Vario 125 !?

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Pasar skuter matik 125cc–150cc tengah memanas. Yamaha secara resmi memperkenalkan generasi terbaru Cygnus X di ajang Osaka dan Tokyo Motorcycle Show 2026. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Iwata tersebut siap menantang dominasi Honda Vario 125 di segmen yang selama ini dikuasai kompetitor….

    Yang menarik, Yamaha memutuskan untuk menghidupkan kembali nama “Cygnus X” setelah beberapa tahun menggunakan embel-embel “Gryphus” di pasar Jepang. Keputusan ini disambut antusias oleh para penggemar setia yang menganggap nama Cygnus X memiliki ikatan emosional kuat sejak generasi pertamanya hadir pada 2003.

    Desain: Lebih Tajam dan Agresif

    Secara visual, Cygnus X 2026 mengusung bahasa desain yang jauh lebih tajam dan aerodinamis dibanding pendahulunya. Yamaha mempertahankan siluet kompak yang mudah dikendalikan, tetapi seluruh panel bodi direkayasa dengan garis-garis tegas yang memberikan kesan sporty dan futuristik.

    Fitur pencahayaan menjadi sorotan utama. Yamaha menyematkan lampu utama LED dengan konfigurasi tiga mata (triple-eye) yang memberikan karakter wajah garang dan berwibawa. Desain ini sekaligus membedakannya dari kompetitor yang umumnya mengusung lampu tunggal atau ganda.

    Dimensi motor ini tetap ramping, memudahkan pengendara untuk bermanuver di kemacetan perkotaan. Namun, Yamaha mengklaim telah melakukan optimalisasi pada distribusi bobot dan geometri sasis untuk meningkatkan stabilitas di kecepatan tinggi.

    Mesin: VVA dan Idling Stop untuk Efisiensi Maksimal

    Di sektor dapur pacu, Cygnus X 2026 mengandalkan mesin 125cc berpendingin cairan 4-katup. Teknologi unggulan Variable Valve Actuation (VVA) masih dipertahankan, memungkinkan mesin menghasilkan torsi optimal di putaran rendah sekaligus tenaga puncak yang responsif di putaran atas.

    Data teknis menunjukkan mesin ini mampu menghasilkan tenaga 12,2 PS pada putaran tertentu, sebuah angka yang cukup kompetitif di kelas 125cc. Yamaha juga membekali motor ini dengan sistem Idling Stop yang mematikan mesin secara otomatis saat berhenti lebih dari beberapa detik, lalu menghidupkannya kembali saat gas diputar.

    Kombinasi VVA dan Idling Stop diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan, menjadikan Cygnus X 2026 sebagai pilihan ideal untuk pengguna harian yang mengutamakan irit BBM.

    Fitur Canggih: TFT dan Konektivitas Smartphone

    Salah satu keunggulan utama Cygnus X 2026 dibanding pesaingnya adalah panel instrumen TFT full color berukuran besar yang dilengkapi fitur auto-dimming (penyesuaian kecerahan otomatis berdasarkan kondisi cahaya). Layar ini tidak hanya menampilkan informasi dasar seperti kecepatan dan putaran mesin, tetapi juga terintegrasi dengan smartphone pengendara.

    Pengguna dapat mengakses fungsi navigasi turn-by-turn, menerima notifikasi panggilan dan pesan, serta memutar musik tanpa harus mengoperasikan ponsel secara langsung. Ini merupakan nilai tambah signifikan di kelas matic 125cc.

    Bagasi Luas dan Port USB-C

    Dari sisi kepraktisan, Cygnus X 2026 menawarkan ruang bagasi bawah jok berkapasitas 28 liter. Wihhh ini gede cak….bahkan lebih gede dibanding NMAX yang berada diangka 25liter. Angka ini cukup untuk menampung satu helm full-face beserta beberapa perlengkapan kecil lainnya. Bentuk kompartemen yang persegi memudahkan pengguna untuk memasukkan dan mengeluarkan barang.

    Yamaha juga menyematkan soket USB-C di area dek depan, memungkinkan pengendara mengisi daya ponsel atau perangkat elektronik lainnya selama perjalanan. Sebuah convenience hook (pengait barang) turut disediakan di area tengah dek untuk menggantung tas belanjaan.

    Sasis dan Kaki-Kaki: Lebih Kaku, Lebih Stabil

    Yamaha mengklaim telah merancang ulang sasis Cygnus X 2026 dengan tingkat kekakuan yang lebih tinggi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan stabilitas saat melaju di kecepatan tinggi maupun saat melewati tikungan tajam.

    Suspensi belakang masih menggunakan dual shock konvensional dengan pegas berwarna merah—sebuah sentuhan sporty yang menjadi ciri khas Cygnus. Ukuran ban dibesarkan menjadi 110/70-12 di depan dan 130/70-12 di belakang, yang seharusnya memberikan daya cengkeram lebih baik.

    Sistem pengereman mengandalkan cakram depan berdiameter 267mm dengan ventilasi tipe piringan (petal disc) yang didukung ABS. Rem belakang juga menggunakan cakram berukuran 230mm, melengkapi paket keselamatan yang cukup mumpuni untuk kelasnya.

    Posisi Berkendara dan Kenyamanan

    Dengan tinggi jok 785mm, Cygnus X 2026 tergolong sedang untuk ukuran skuter matic. Pengendara dengan tinggi 176cm dan berat 70kg masih bisa menapak dengan nyaman. Posisi berkendara cenderung tegak dan rileks, meskipun pengendara bertubuh besar mungkin merasa lutut sedikit tertekuk karena posisi dek yang relatif tinggi.

    Jok dilapisi bahan anti-slip dengan jahitan merah yang memperkuat kesan sporty. Bagian belakang dilengkapi grab bar berukuran cukup besar untuk memudahkan penumpang atau saat memarkir motor.

    Spek Singkat

    Item Detail
    Mesin 125cc, liquid-cooled, 4-katup, VVA
    Tenaga Maksimal 12,2 PS
    Sistem Bahan Bakar Injeksi (FI)
    Fitur Tambahan Idling Stop System
    Rangka New design (lebih kaku)
    Suspensi Depan Teleskopik
    Suspensi Belakang Dual shock (pegas merah)
    Rem Depan Cakram 267mm + ABS
    Rem Belakang Cakram 230mm
    Ban Depan 110/70-12
    Ban Belakang 130/70-12
    Instrumen TFT full color + konektivitas smartphone
    Bagasi 28 liter
    USB Port USB-C
    Kapasitas Tangki BBM Tidak disebutkan
    Tinggi Jok 785 mm

    Last….pertanyaan terbesar adalah kapan motor ini akan masuk ke Indonesia. Saat ini, Yamaha masih memprioritaskan pasar Jepang dengan jadwal peluncuran pada musim panas 2026 (sekitar Juli–Agustus). Secara historis, model-model Cygnus (atau yang dikenal dengan nama “Siganteng” di Indonesia) selalu memiliki basis penggemar setia di Tanah Air. Mengingat persaingan di segmen matic 125cc–150cc saat ini sangat ketat, mungkinkah besar Yamaha Indonesia (YIMM) akan mengimpor motor ini, baik secara CBU maupun CKD. Sayang belum ada pernyataan resmi dari YIMM. Namun, jika melihat tren dan potensi pasar, Cygnus X 2026 seharusnya patut dipertimbangkan hadir di Indonesia untuk melawan Vario. Piye cak menurut sampeyan…yess oraaa ?? (iwb)

  • Jack Miller Bongkar Seremnya Mesin V4 Yamaha MotoGP….!!!

    Jack Miller Bongkar Seremnya Mesin V4 Yamaha MotoGP….!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Jack Miller, dengan gaya blak-blakannya yang khas melukiskan situasi sulit yang dihadapi timnya di MotoGP 2026. Dalam pernyataan yang keras namun jujur, pembalap asal Australia itu mengakui bahwa motor Yamaha M1 dengan mesin V4 baru cukup menyeramkan. Bahkan Miller menggambarkan ketika motor digeber….stiker motormu seakan ingin terkelupas. Lhoo kok isooo ???

    Motor Yamaha yang saat ini dalam masa transisi dari mesin inline-4 ke V4 masih terus berjuang untuk menemukan performa kompetitif. Hasil di MotoGP Austin menjadi bukti pahit: keempat pembalap Yamaha tertinggal jauh dengan gap kecepatan di lintasan lurus yang sangat signifikan dibanding kompetitor. Miller menggunakan analogi yang gamblang untuk menggambarkan betapa rentannya Yamaha V4 saat ini. Baginya, berkendara di lintasan lurus dengan motor tersebut seperti menjadi hewan buruan yang tak berdaya.

    “Saat kami mencoba membuka gas di lintasan lurus, Anda seperti domba yang masuk perangkap. Setiap kali melewati trek lurus, stiker motor Anda akan terkelupas,” ujar Miller menggunakan istilah slang yang berarti “dilewati dengan mudah.”

    Pernyataan ini diperkuat oleh data di lintasan. Bahkan dalam duel langsung dengan motor Ducati, seperti yang terjadi pada Morbidelli di sprint race, perbedaannya sangat terang: begitu gas dibuka, Yamaha tidak punya peluang untuk membalas.

    Perjalanan Panjang Proyek V4

    Meski menghadapi masa sulit, Miller mengajak semua pihak untuk tetap tenang. Proyek V4 Yamaha masih dalam tahap pengembangan penuh dan membutuhkan waktu. Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar sudah dilewati, yaitu menurunkan empat motor di trek. Namun, setelah itu, pekerjaan justru semakin berat.

    “Rintangan besar adalah bisa menurunkan empat motor di trek. Kami sudah melewatinya, tapi Anda bahkan tidak punya waktu untuk menarik napas. Anda langsung dibanjiri data dan umpan balik dari pembalap, lalu mencoba mencari tahu apa yang perlu ditingkatkan.”

    Miller tetap yakin bahwa masa depan akan lebih baik. Ia berharap jeda sebelum seri Jerez bisa dimanfaatkan tim untuk membawa pembaruan signifikan, termasuk perubahan pada rangka, lengan ayun, dan pengembangan lebih lanjut pada mesin.

    “Mudah-mudahan saat Jerez nanti, kami bisa sedikit lebih kompetitif dan berusaha menjadi lebih baik seiring berjalannya musim. Bukan karena kurang berusaha.”

    Analisis Livio Suppo: Risiko Yamaha Sangat Besar

    Livio Suppo, manajer tim legendaris yang pernah membawa Miller ke MotoGP, memberikan analisis tajam tentang strategi Yamaha. Menurutnya, pabrikan Jepang itu memilih jalan yang sangat sulit dan berisiko.

    “Masalahnya adalah Yamaha memilih jalan yang sangat sulit. Saya sudah mengkritik keputusan mereka sampai batas tertentu. Memang benar bahwa semuanya akan berubah tahun depan, tapi juga benar bahwa dengan mengembangkan mesin V4 1000cc dan mesin 850cc untuk regulasi baru secara bersamaan, risikonya adalah alih-alih melakukan satu hal dengan baik, mereka malah melakukan dua hal dengan buruk.”

    Suppo mengingatkan bahwa motor Yamaha versi inline-4 tahun lalu sebenarnya masih kompetitif. Ia mencatat bahwa motor tersebut meraih lima pole position, dan Fabio Quartararo hampir menang di Silverstone jika bukan karena masalah teknis.

    “Motor saat ini, seperti yang terlihat, masih jauh dari performa seperti itu. Mereka memilih strategi yang tentu sangat berani dan bahkan terpuji dari sudut pandang tertentu. Mereka berkata: kami mulai bekerja tahun ini untuk memastikan motor lebih baik tahun depan. Waktu yang akan membuktikan apakah mereka benar.”

    Perbandingan Top speed (Ilustrasi)

    Meski data pastinya bervariasi per sirkuit, secara umum Yamaha V4 2026 masih tertinggal cukup jauh dari kompetitornya di lintasan lurus:

    Pabrikan Estimasi Kecepatan Puncak Keterangan
    Ducati ~360 km/jam Tercepat di kelasnya
    Aprilia ~358 km/jam Kompetitif
    KTM ~355 km/jam Di atas rata-rata
    Honda ~350 km/jam Masih mengejar
    Yamaha V4 ~340-345 km/jam Tertinggal signifikan

    Data di atas menjelaskan mengapa Miller merasa “stikernya terkelupas” setiap kali di lintasan lurus. Selisih 10-15 km/jam di kecepatan puncak adalah jurang yang sangat sulit ditutup hanya dengan kemampuan pengereman atau kecepatan tikungan.

    Yamaha kini berharap banyak pada jeda panjang sebelum seri Eropa. Para insinyur di Iwata terus bekerja tanpa henti, menganalisis data dari tiga seri pembuka (Thailand, Brasil, Austin) untuk menemukan formula yang tepat.

    Target realistis Yamaha saat ini bukanlah kemenangan, melainkan mendekati zona poin dan mengurangi jarak dari para pesaing. Miller dan rekan-rekannya kemungkinan besar masih akan menghadapi musim yang berat sebelum motor V4 benar-benar matang.

    Last….keputusan Yamaha untuk beralih ke mesin V4 di tengah musim, sambil juga mempersiapkan regulasi 850cc untuk 2027, adalah langkah yang sangat berani. Namun, seperti yang diingatkan Suppo, keberanian ini bisa berbuah manis atau pahit. Untuk saat ini, Miller dan pembalap Yamaha lainnya harus bertahan dan terus mengumpulkan data sebanyak mungkin. Pertanyaannya: akankah pengorbanan ini membuahkan hasil saat regulasi baru diberlakukan tahun depan? Hanya waktu yang bisa menjawab semuanya cak..abott rekkk-rekkkk !! (iwb)

  • Gegerrrr..Daftar Paten Honda Airblade 160 Resmi masuk Indonesia !!

    Gegerrrr..Daftar Paten Honda Airblade 160 Resmi masuk Indonesia !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sebuah temuan menarik berpotensi mengubah peta persaingan skutik Tanah Air. Baru-baru ini, data Berita Resmi Desain Industri dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI terendus memperlihatkan pendaftaran desain terbaru dari prinsipal Honda Jepang (Honda Motor Co., Ltd). Jika diamati secara saksama, siluet dan garis desain tersebut identik dengan Honda Air Blade 2026 yang beberapa waktu lalu sempat rilis di Vietnam. Pertanyaannya: apakah ini sekadar formalitas perlindungan desain, atau kode keras bahwa Honda akan memproduksi Air Blade 160 di Indonesia? waaahhhh….ikiiii…

    Secara visual, desain yang didaftarkan ini membawa aura sporty urban yang sangat kental. Berbeda dengan Vario yang mengandalkan dek datar, Air Blade 2026 tetap setia dengan konsep backbone/spine frame. Artinya, tangki bensin diletakkan di bagian tengah (mirip PCX atau ADV), yang secara otomatis mengubah ergonomi berkendara menjadi lebih ke arah skutik sport. Berdasarkan dokumen Berita Resmi Desain Industri, berikut adalah penjabaran detail mengenai paten desain tersebut:

    1. Data Administrasi Paten

    • Nomor Permohonan DI: A00202601442.

    • Tanggal Penerimaan: 10 Maret 2026.

    • Tanggal Pengumuman: 13 April 2026.

    • Pemohon: HONDA MOTOR CO., LTD. yang beralamat di Minato-ku, Tokyo, Jepang.

    • Data Prioritas: Menunjukkan bahwa desain ini sebelumnya telah didaftarkan di Jepang pada 11 September 2025 dengan nomor 2025-018275. Ini menandakan bahwa model ini adalah model global terbaru dari Honda.

    2. Detail Desain Industri

    • Judul Desain: MOTOR SKUTER.

    • Pendesain: Worawit Chawalitnimitkul dan Tanat Lothim (keduanya menunjukkan keterlibatan tim desain dari Thailand, yang merupakan basis pengembangan utama untuk motor-motor skutik Honda di Asia Tenggara).

    • Klaim: Bentuk dan konfigurasi dari motor skuter tersebut.

    3. Analisis Visual (Identifikasi Kendaraan)

    Berdasarkan gambar perspektif dan tampak atas, desain ini secara jelas merujuk pada Honda Air Blade generasi terbaru (kemungkinan besar versi 160cc). Berikut adalah ciri-ciri teknis yang terlihat:

    • Dek Tidak Rata (Center Tunnel): Terdapat gundukan di bagian tengah (tampak perspektif dan atas), yang mengonfirmasi bahwa ini adalah skutik tipe sport dengan tangki bensin di depan, bukan dek rata seperti Honda Vario.

    • Lampu Depan (Fascia): Memiliki desain lampu ganda yang tajam dan agresif, ciri khas keluarga Air Blade yang sporty.

    • Proporsi Bodi: Bagian belakang terlihat padat dengan knalpot yang mendongak ke atas, memberikan kesan racy.

    • Kaki-kaki: Terlihat menggunakan velg palang yang kokoh, dengan ban belakang yang tampak cukup lebar untuk memberikan stabilitas.

    4. Indikasi untuk Pasar Indonesia

    Pendaftaran desain ini di DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) dengan konsultan hukum di Jakarta Pusat merupakan indikasi kuat bahwa:

    1. Proteksi Hukum: Honda ingin mengamankan hak kekayaan intelektual desain mereka agar tidak ditiru oleh pihak lain di Indonesia.

    2. Rencana Peluncuran: Meskipun pendaftaran paten tidak selalu berarti 100% akan dijual, namun biasanya ini merupakan langkah awal sebelum produsen (dalam hal ini PT AHM) melakukan pengujian unit (spyshot) atau meluncurkan produk secara resmi di tanah air.

    3. Persaingan Pasar: Jika benar akan diluncurkan, motor ini kemungkinan besar diposisikan untuk menantang Yamaha Aerox 155, mengingat keduanya memiliki konfigurasi dek yang serupa.

    Sasis Backbone dan Ergonomi “Maxi”

    Air Blade diposisikan sebagai rival head-to-head bagi Yamaha NVX atau Aerox 155. Perbedaan paling fundamental dengan Vario 160 terletak pada penggunaan rangka model backbone dengan material besi tubular. Artinya, tidak ada lagi dek rata (flat deck). Tangki bensin diletakkan di tengah, mirip skutik kategori maxi. Selain itu, sektor buritan sudah dibekali dual shockbreaker – sebuah keunggulan yang jelas dibanding Vario yang masih single shock.

    Catatan: Untuk sistem pengereman belakang, motor ini terpantau masih menggunakan model tromol, belum cakram seperti standar kompetitor di kelas tertinggi. Buat Indonesia, harus cakram dong?

    Anomali Bobot: Lebih Ringan dari Vario?

    Ada hal menarik saat bicara soal angka di atas kertas. Walaupun Air Blade menggunakan rangka besi tubular konvensional, bobotnya justru tergolong sangat ringan, yakni hanya 113 kg. Angka ini sekitar 4 kg lebih ringan dibandingkan Vario 160 yang sudah menggunakan teknologi eSAF.

    1. Kapasitas Tangki – Hanya 4,4 liter (Vario 160: 5,5 liter)

    2. Sektor Kaki-kaki – Ban 14 inci dengan profil lebih ramping (90/80-80 depan, 100/80-12 belakang)

    Performa Mesin: Torsi yang Menghentak

    Meski secara platform mengusung mesin yang sama (156cc, 1-silinder, 4-katup eSP+ berpendingin cairan), terdapat perbedaan output yang cukup signifikan:

    Parameter Air Blade 2026 Vario 160
    Daya Maksimum 11,2 kW @ 8.000 rpm ~11,8 kW
    Torsi Maksimum 14,8 Nm @ 6.000 rpm 13,8 Nm

    Air Blade memiliki karakter yang lebih punchy di putaran bawah hingga menengah, sangat cocok untuk gaya berkendara stop-and-go di perkotaan. Torsi yang lebih besar di rpm lebih rendah membuat akselerasi awal lebih responsif.

    Fitur dan Fungsionalitas

    Untuk urusan fitur pendukung harian, Air Blade sudah cukup lengkap:

    • Smart Key System (Keyless)

    • Bagasi 23 liter – cukup luas untuk satu helm full-face

    • USB Charger – di bawah jok, dilengkapi lampu LED bagasi

    • Panel Meter – full digital LCD (mirip Vario 160), belum ada konektivitas smartphone (Honda RoadSync)

    Di Vietnam, varian tertinggi sudah dilengkapi sistem pengereman ABS serta skema warna lebih eksklusif untuk memperkuat kesan sporty.

    Kuwi cak sekilas tentang penjabaran secara dalam sosok yang kita sebut sebagai new AirBlade. Honda Air Blade 2026 adalah motor yang secara desain dan spesifikasi sangat menjanjikan. Dengan suspensi ganda, torsi besar di rpm rendah, dan bobot ringan, ia punya modal kuat untuk menantang dominasi Yamaha Aerox di segmen skutik sport. Namun, semuanya masih bersyarat pada satu pertanyaan: Akankah AHM benar-benar memproduksinya di Indonesia?

    Last….daftar paten tidak menjadi jaminan produk tersebut akan diproduksi atau dipasarkan disini. Namun bisa saja hanya tindakan Honda untuk mengamankan desainnya dari jiplakan merk lain. Walaupun tetap ada potensi tsb IMHO sangat kecil. Analisa ini mengacu pada terawangan IWB yang tidak menemukan pergerakan project yang mengarah pada Air Blade 160. Tapi boleh cak sampeyan tampung dan kita pantau bareng-bareng. New Air Blade masuk Indonesia ?? emang sampeyan tertarik cak ?? monggo berikan komennya…(iwb)

  • Dominasi Jepang – Eropa Runtuh……Merk Cina ZXMOTO 820RR juara di balap WSSP !!

    Dominasi Jepang – Eropa Runtuh……Merk Cina ZXMOTO 820RR juara di balap WSSP !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…dunia gegerrrr cakkk, semua bengong termasuk IWB yang belum pernah mendengar merk ini muncul sebagai merk besar Cina. Sampeyan pasti pernah dengar merk Cina seperti CFMoto ataupun QJMotor….tapi ZXMoto baru sekarang. Namun justru merk ini sukses menghancurkan dominasi Jepang dan Eropa dibalap WSSP Portimao 2026. Yup….pada akhir Maret 2026, pabrikan asal China, ZXMOTO, berhasil mencatatkan namanya sebagai yang pertama dari Negeri Tirai Bambu yang menjuarai ajang World Supersport (WSSP) di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) di Portimão, Portugal. Kok iso…apakah hanya kebetulan ? yuk IWB akan share sedikit perihal merk yang buat geger jagad racing dunia ini cak…

    Kemenangan ZXMOTO 830RR di ajang World Supersport (WSSP) Portimao 2026 memang menjadi kejutan besar sekaligus pernyataan tegas bahwa pabrikan Cina bukan lagi sekadar “pengikut” di dunia balap motor internasional cak. ZXMOTO bahkan mengalahkan Yamaha, Ducati serta Kawasaki. Betul cak…Kemenangan ganda ZXMOTO di Portimão menjadi lebih spektakuler jika melihat siapa saja lawan yang berhasil mereka taklukkan. Apalagi ZXMOTO bukan merk kolaborasi seperti halnya CFMoto ataupun QJMotor yang memang perusahaan sangar besar. ZXMOTO punya pribadi…seseorang yang berbakat dibidangnya yakni mekanik. Dalam dua balapan WorldSSP di Portugal tersebut, ZXMOTO 820RR-RS berhasil mengalahkan para pabrikan besar yang sudah puluhan tahun mendominasi ajang balap dunia. Ini lawan ZXMOTO cak….

    Ducati Panigale V2

    Riders : Jaume Masia | Orelac Racing Verdnatura

    Ducati merupakan rival terdekat ZXMOTO di Portimão. Jaume Masia finis sebagai runner-up di kedua balapan, hanya terpaut 3.685 detik di Race 1 dan 0.720 detik di Race 2.

    Motor yang digunakan adalah Panigale V2 dengan mesin 955cc 2-silinder. Dengan kapasitas mesin terbesar di kelasnya, Ducati mengandalkan torsi besar yang menguntungkan di tikungan lambat. Kelebihan Ducati ada pada akselerasi keluar tikungan berkat torsinya.

    Yamaha YZF-R9

    Riders : Lucas Mahias (P4), Roberto García (P5), Albert Arenas (P3 Race 2) | GMT94 & AS BluCru Racing

    Yamaha menjadi pabrikan dengan jumlah pembalap terbanyak di papan atas. Lucas Mahias bahkan sempat memimpin Race 2 sebelum akhirnya finis keempat.

    Motor yang digunakan adalah YZF-R9 dengan mesin 890cc 3-silinder. Yamaha mengandalkan keseimbangan power dan handling yang baik. Kelebihan Yamaha ada pada stabilitas di kecepatan tinggi dan sasis yang sudah matang.

    Pabrikan Lain yang Berlaga

    Selain tiga pabrikan utama di podium, beberapa merek lain juga ikut ambil bagian namun belum mampu menembus 5 besar:

    • Kawasaki (ZX-6R 636) – Dengan mesin 636cc 4-silinder, Kawasaki unggul di putaran atas (top-end) tetapi kalah tenaga di putaran bawah.

    • Honda (CBR600RR) – Mesin 600cc 4-silinder yang sudah sangat matang, tetapi mulai tertinggal dalam urusan tenaga mentah.

    • Triumph (Street Triple 765 RS) – Mesin 765cc 3-silinder yang cukup kompetitif di kelas menengah.

    • MV Agusta (F3 800 RR) – Motor Italia eksklusif dengan basis teknis solid, tetapi kalah dari segi dukungan tim dan anggaran.

    Namun semua merk diatas bisa ditaklukkan oleh ZXMoto 820RR. Pertanyaannya kok bisa ??

    Kalo dari analisa spek cak..racikan motor Cina memang cukup istimewa karena ZXMOTO memilih jalan dengan mesin 3 silinder yang dianggap pas. Mesin 819cc 3-silinder ZXMOTO berada di posisi paling menguntungkan. Lebih besar dari 600cc 4-silinder (Kawasaki/Honda) tetapi lebih kecil dari 955cc Ducati, sehingga tidak terlalu dihukum oleh aturan keseimbangan performa. ZXMOTO mendesain motor dengan karakter high-rpm power. Di trek Portimão yang memiliki straight panjang 970 meter, kecepatan puncak menjadi senjata utama yang membuat ZXMOTO unggul hingga 3.6 detik di Race 1. Dibalik motor yang kuat, ada tim Italia Evan Bros Racing yang sebelumnya sukses membawa Yamaha juara. Tim ini paham betul cara mengatur strategi balapan dan manajemen ban Pirelli—faktor krusial di balapan jarak jauh….

    Artinya cak….Keberhasilan ini bukan kebetulan semata, melainkan hasil dari kombinasi regulasi yang mendukung, investasi teknis yang masif, dan strategi tim yang sangat matang. Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan. Ini bukti bahwa “Kecepatan China” kini harus diperhitungkan. Terus gimana sejarah ZXMOTO ?? Semua berawal dari mimpi dari seorang montir jalanan yang bernama Zhang Xue….

    Pria yang sempat berhenti sekolah dan magang di bengkel ini memiliki tekad untuk membuktikan bahwa China bisa membuat motor kelas dunia .

    • Tahun 2013: Datang ke Chongqing dengan hanya 20.000 yuan dan bermodalkan mimpi .

    • Tahun 2024: Mendirikan ZXMOTO dan meluncurkan 500RR.

    • Tahun 2025: Penjualan menembus 25.000 unit, omset mencapai 745 juta yuan .

    Perjalanannya yang penuh liku ini membuktikan bahwa inovasi di China saat ini tidak lagi lahir dari pabrik besar semata, tetapi juga dari individu-individu berani dengan visi besar. Berbeda dengan strategi konvensional (jual dulu baru naik kelas), ZXMOTO memilih “Race to Win” . Mereka mengikuti jejak legenda Jepang seperti Honda yang dulu membuktikan kualitasnya di lintasan balap untuk mendapatkan pengakuan global. Kemenangan ini langsung menggerus skeptisisme konsumen dan mengangkat nilai merek secara instan, membuka jalan bagi produk jalanan mereka. Dari informasi yang IWB dapatkan…kemenangan ini telah memicu efek domino yang luar biasa :

    • Gelombang Pemesanan: Dalam 100 jam setelah kemenangan, total pesanan melonjak menjadi 5.543 unit .

    • Minat Investor: Perusahaan menyelesaikan pendanaan Seri A senilai 90 juta yuan, dengan valuasi mencapai 1,09 miliar yuan .

    • Target Ambisius: ZXMOTO menargetkan penjualan 60.000 unit dan omset 1,8 miliar yuan pada tahun 2026 .

    Dengan target besar ini, China tidak hanya ingin membuat motor murah, tetapi juga ingin mengambil pangsa pasar kelas menengah ke atas yang selama ini dikuasai oleh merek Eropa dan Jepang..

    Last…ZXMOTO 830RR menang karena mereka tidak lagi mencoba meniru motor Jepang, melainkan menciptakan segmen baru melalui mesin 3-silinder 800cc+ yang sangat kompetitif di bawah regulasi WSSP saat ini. Keberhasilan di Portimao adalah bukti bahwa “Engineering China” kini sudah setara dengan standar World Championship. So…kita tunggu saja apakah ketajaman ZXMOTO akan berlanjut di balapan berikutnya ? (iwb)

    Spesifikasi sekilas ZXMOTO

    Aspek Keunggulan ZXMOTO 820RR-RS
    Mesin & Performa Mengusung mesin 820cc triple (3 silinder) yang diklaim memiliki akselerasi dan performa sebanding dengan motor 1000cc .
    Bobot Super Ringan Versi balapnya (820RR-RS) hanya berbobot 175 kg atau sekitar 10% lebih ringan dari pesaing .
    Sasis & Elektronik Menggabungkan sasis kokoh dengan sistem kontrol IMU 6 sumbu canggih, memungkinkan traksi dan pengereman optimal di tikungan .
    Spesifikasi & Prestasi Detail
    Model Juara ZXMOTO 820RR / 820RR-RS
    Kelas Balap WorldSSP (Supersport 600-800cc)
    Pembalap Valentin Debise (Prancis)
    Hasil Balapan Juara 1 (Race 1 & Race 2) di Portimão, Portugal
    Keunggulan Menang dengan selisih 3.685 detik di Race 1
    Berat Versi Balap 175 kg
    Target Ekspor Eropa, Amerika Utara, Rusia, Uni Emirat Arab

  • Pecco Bagnaia Ungkap Teori “Konsumsi Ban Sangat Aneh” pada Ducati GP26 !!

    Pecco Bagnaia Ungkap Teori “Konsumsi Ban Sangat Aneh” pada Ducati GP26 !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..Iki baru panas, cak! Lhaa piyee….Di saat para fans lagi adem-ayem, Pecco Bagnaia malah melempar sebuah teori yang bikin dahi mengernyit. Setelah balapan yang penuh drama, sang juara dunia bertahan ini buka suara soal masalah yang bikin dia gagal tampil maksimal. Dan poin utamanya? Apalagi kalau bukan si karet bundar alias ban! (more…)

  • Bedah Honda CB400 Super Four E-Clutch 2026….tampang Kalem, knalpot Seremmm !!!

    Bedah Honda CB400 Super Four E-Clutch 2026….tampang Kalem, knalpot Seremmm !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….di ajang Tokyo Motorcycle Show 2026, Honda kembali mengguncang dunia otomotif dengan memamerkan CB400 Super Four E-Clutch Concept. Bukan sekadar penyegaran tampilan, motor konsep ini membawa revolusi terbesar di sektor mesin sejak legenda 4 silinder 400cc itu lahir. Jika pendahulunya dikenal sebagai “puncak analog”, maka generasi terbaru ini hadir sebagai “pelopor era elektronik”. Penasaran ?? Berikut adalah bedah tuntas mesin New CB400 Super Four yang diklaim Honda sebagai “Inline-four generasi baru untuk era kontrol elektronik” cak….

    Publik sudah akrab dengan mesin NC42 yang identik dengan HYPER VTEC karakter khas yang memberikan sensasi “ledakan” tenaga di putaran menengah. Namun, untuk model konsep terbaru ini, Honda memilih jalan berbeda. Mesin baru ini tetap berkapasitas 400cc 4 silinder segaris cak, tetapi dirancang dari lembaran putih (clean sheet design) tanpa kaitan teknis dengan NC42. Fokus utamanya bukan lagi pada mekanikal murni, melainkan integrasi teknologi elektronik mutakhir.

    Poin perubahan terbesar:

    1. Sistem Intake Downdraft + Throttle by Wire (TBW) : Menggantikan sistem side-draft konvensional. Saluran intake diluruskan untuk meningkatkan efisiensi pengisian udara di putaran atas dan respons gas instan.

    2. VTEC Ditiadakan : Sebagai gantinya, karakter mesin diatur sepenuhnya oleh kontrol elektronik melalui TBW.

    3. E-Clutch sebagai Basis Desain: Transmisi 6-speed manual ini dikembangkan khusus agar bisa melaju dan berhenti tanpa menarik tuas kopling (E-Clutch), namun tetap mempertahankan sensasi manual yang “tajam”.

    Sangarnya cak…Honda tidak hanya mengubah sistem intake, tetapi juga merancang ulang total wujud fisik mesin. Platform mesin CB400 Super Four terbaru ini sebenarnya adalah saudara kandung dari CBR400R FOUR, yang menandakan efisiensi tinggi dan kompak.

    Komponen NC42 (Old) New CB400SF Concept (2026)
    Layout Poros Konvensional 3-Shaft Triangular Layout (Crank, Main, Counter)
    Cam Chain Posisi tengah Posisi samping (Side Cam Chain)
    Panjang Mesin Relatif panjang Lebih pendek (berkat side cam chain)
    Sistem Intake Side-draft Downdraft

    Dengan memindahkan cam chain ke samping, Honda berhasil memangkas panjang mesin secara signifikan. Hasilnya, mesin menjadi lebih ringkas, memungkinkan desain sasis yang lebih fleksibel dan distribusi bobot yang lebih baik.

    E-Clutch: Teknologi Kunci “Manual Tanpa Repot”

    E-Clutch adalah bintang utama di sini. Berbeda dengan DCT (Dual Clutch Transmission) yang menghilangkan tuas kopling sepenuhnya, E-Clutch mempertahankan tuas kopling fisik, namun memberikan kebebasan kepada sampeyan untuk tidak menggunakannya saat start-stop macet.

    • Start & Stop Tanpa Kopling: Riders bisa langsung masuk gigi 1 dan menambah gas tanpa menarik tuas kopling. Motor tidak akan mati.

    • Manual Mode Kapan Saja: Jika ingin sensasi full kontrol, sampeyan bisa menarik tuas kopling seperti motor biasa.

    • Aktuator Mini: Honda berhasil mengecilkan unit aktuator E-Clutch sehingga tidak mengganggu desain bodi.

    Honda menyebut ini sebagai “Electronic Control MT” jembatan antara generasi tua yang rindu sensasi manual dan generasi baru yang ingin kenyamanan matik.

    Knalpot 4-1: Homage ke CB400 FOUR Legendaris

    Dari sisi visual, salah satu elemen yang paling mencuri perhatian adalah knalpot 4-1 (four-into-one) . Susunan header yang rapi dan meliuk indah ini sengaja didesain menyerupai CB400 FOUR klasik dari tahun 1970-an. Ciri khass iki cak…Honda paham betul akan hal ini….

    • Desain Mekanis yang “Dipamerkan” : Honda tidak menyembunyikan pipa knalpot di balik fairing, justru menjadikannya sebagai ornamen estetika.

    • Sistem Ekslusif : Berbeda dengan NC42 yang cenderung tersembunyi, layout 4-1 pada model ini menjadi ciri khas visual di sisi kanan motor.

    • Sound Engineering: Suara disetel sedemikian rupa agar memiliki “nada berkarakter” saat putaran naik, dipadukan dengan kontrol TBW pada intake.

    Last….jelas cak, Honda tidak main-main dengan proyek CB400 Super Four kali ini. Mesin baru yang dikembangkan bersama platform CBR400R FOUR menandakan bahwa pabrikan asal Jepang ini serius membawa motor 400cc 4 silinder naked ke era berikutnya. Dengan perpaduan desain retro klasik (knalpot 4-1) dan teknologi masa depan (E-Clutch, TBW, Downdraft) , CB400 Super Four E-Clutch Concept adalah bukti bahwa motor legendaris pun bisa beradaptasi dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan jati diri. Honda CB400 Super Four E-Clutch 2026 ??….tampang Kalem, tapi Seremmm !!! piye menurut sampeyan cak ?…(iwb)

  • EKSKLUSIF: Bocor Foto dan Video Ducati GP27 850cc…ini Senjata Marquez Tahun depan !!

    EKSKLUSIF: Bocor Foto dan Video Ducati GP27 850cc…ini Senjata Marquez Tahun depan !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnya setelah adem cukup lama kalah start dari KTM dan Honda, kini pabrikan Bologna menggebrak dengan bocoran foto dan video GP27. Yang terbaru Ducati sudah menerjunkan senjata rahasia mereka di Sirkuit Misano. Ducati Desmosedici GP27….ini senjata Marquez tahun depan !! (more…)