Iwanbanaran.com – Cakkk…dunia gegerrrr cakkk, semua bengong termasuk IWB yang belum pernah mendengar merk ini muncul sebagai merk besar Cina. Sampeyan pasti pernah dengar merk Cina seperti CFMoto ataupun QJMotor….tapi ZXMoto baru sekarang. Namun justru merk ini sukses menghancurkan dominasi Jepang dan Eropa dibalap WSSP Portimao 2026. Yup….pada akhir Maret 2026, pabrikan asal China, ZXMOTO, berhasil mencatatkan namanya sebagai yang pertama dari Negeri Tirai Bambu yang menjuarai ajang World Supersport (WSSP) di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) di Portimão, Portugal. Kok iso…apakah hanya kebetulan ? yuk IWB akan share sedikit perihal merk yang buat geger jagad racing dunia ini cak…
Kemenangan ZXMOTO 830RR di ajang World Supersport (WSSP) Portimao 2026 memang menjadi kejutan besar sekaligus pernyataan tegas bahwa pabrikan Cina bukan lagi sekadar “pengikut” di dunia balap motor internasional cak. ZXMOTO bahkan mengalahkan Yamaha, Ducati serta Kawasaki. Betul cak…Kemenangan ganda ZXMOTO di Portimão menjadi lebih spektakuler jika melihat siapa saja lawan yang berhasil mereka taklukkan. Apalagi ZXMOTO bukan merk kolaborasi seperti halnya CFMoto ataupun QJMotor yang memang perusahaan sangar besar. ZXMOTO punya pribadi…seseorang yang berbakat dibidangnya yakni mekanik. Dalam dua balapan WorldSSP di Portugal tersebut, ZXMOTO 820RR-RS berhasil mengalahkan para pabrikan besar yang sudah puluhan tahun mendominasi ajang balap dunia. Ini lawan ZXMOTO cak….
Ducati Panigale V2
Riders : Jaume Masia | Orelac Racing Verdnatura
Ducati merupakan rival terdekat ZXMOTO di Portimão. Jaume Masia finis sebagai runner-up di kedua balapan, hanya terpaut 3.685 detik di Race 1 dan 0.720 detik di Race 2.
Motor yang digunakan adalah Panigale V2 dengan mesin 955cc 2-silinder. Dengan kapasitas mesin terbesar di kelasnya, Ducati mengandalkan torsi besar yang menguntungkan di tikungan lambat. Kelebihan Ducati ada pada akselerasi keluar tikungan berkat torsinya.
Yamaha YZF-R9
Riders : Lucas Mahias (P4), Roberto García (P5), Albert Arenas (P3 Race 2) | GMT94 & AS BluCru Racing
Yamaha menjadi pabrikan dengan jumlah pembalap terbanyak di papan atas. Lucas Mahias bahkan sempat memimpin Race 2 sebelum akhirnya finis keempat.
Motor yang digunakan adalah YZF-R9 dengan mesin 890cc 3-silinder. Yamaha mengandalkan keseimbangan power dan handling yang baik. Kelebihan Yamaha ada pada stabilitas di kecepatan tinggi dan sasis yang sudah matang.
Pabrikan Lain yang Berlaga
Selain tiga pabrikan utama di podium, beberapa merek lain juga ikut ambil bagian namun belum mampu menembus 5 besar:
-
Kawasaki (ZX-6R 636) – Dengan mesin 636cc 4-silinder, Kawasaki unggul di putaran atas (top-end) tetapi kalah tenaga di putaran bawah.
-
Honda (CBR600RR) – Mesin 600cc 4-silinder yang sudah sangat matang, tetapi mulai tertinggal dalam urusan tenaga mentah.
-
Triumph (Street Triple 765 RS) – Mesin 765cc 3-silinder yang cukup kompetitif di kelas menengah.
-
MV Agusta (F3 800 RR) – Motor Italia eksklusif dengan basis teknis solid, tetapi kalah dari segi dukungan tim dan anggaran.
Namun semua merk diatas bisa ditaklukkan oleh ZXMoto 820RR. Pertanyaannya kok bisa ??
Kalo dari analisa spek cak..racikan motor Cina memang cukup istimewa karena ZXMOTO memilih jalan dengan mesin 3 silinder yang dianggap pas. Mesin 819cc 3-silinder ZXMOTO berada di posisi paling menguntungkan. Lebih besar dari 600cc 4-silinder (Kawasaki/Honda) tetapi lebih kecil dari 955cc Ducati, sehingga tidak terlalu dihukum oleh aturan keseimbangan performa. ZXMOTO mendesain motor dengan karakter high-rpm power. Di trek Portimão yang memiliki straight panjang 970 meter, kecepatan puncak menjadi senjata utama yang membuat ZXMOTO unggul hingga 3.6 detik di Race 1. Dibalik motor yang kuat, ada tim Italia Evan Bros Racing yang sebelumnya sukses membawa Yamaha juara. Tim ini paham betul cara mengatur strategi balapan dan manajemen ban Pirelli—faktor krusial di balapan jarak jauh….
Artinya cak….Keberhasilan ini bukan kebetulan semata, melainkan hasil dari kombinasi regulasi yang mendukung, investasi teknis yang masif, dan strategi tim yang sangat matang. Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan. Ini bukti bahwa “Kecepatan China” kini harus diperhitungkan. Terus gimana sejarah ZXMOTO ?? Semua berawal dari mimpi dari seorang montir jalanan yang bernama Zhang Xue….
Pria yang sempat berhenti sekolah dan magang di bengkel ini memiliki tekad untuk membuktikan bahwa China bisa membuat motor kelas dunia .
-
Tahun 2013: Datang ke Chongqing dengan hanya 20.000 yuan dan bermodalkan mimpi .
-
Tahun 2024: Mendirikan ZXMOTO dan meluncurkan 500RR.
-
Tahun 2025: Penjualan menembus 25.000 unit, omset mencapai 745 juta yuan .
Perjalanannya yang penuh liku ini membuktikan bahwa inovasi di China saat ini tidak lagi lahir dari pabrik besar semata, tetapi juga dari individu-individu berani dengan visi besar. Berbeda dengan strategi konvensional (jual dulu baru naik kelas), ZXMOTO memilih “Race to Win” . Mereka mengikuti jejak legenda Jepang seperti Honda yang dulu membuktikan kualitasnya di lintasan balap untuk mendapatkan pengakuan global. Kemenangan ini langsung menggerus skeptisisme konsumen dan mengangkat nilai merek secara instan, membuka jalan bagi produk jalanan mereka. Dari informasi yang IWB dapatkan…kemenangan ini telah memicu efek domino yang luar biasa :
-
Gelombang Pemesanan: Dalam 100 jam setelah kemenangan, total pesanan melonjak menjadi 5.543 unit .
-
Minat Investor: Perusahaan menyelesaikan pendanaan Seri A senilai 90 juta yuan, dengan valuasi mencapai 1,09 miliar yuan .
-
Target Ambisius: ZXMOTO menargetkan penjualan 60.000 unit dan omset 1,8 miliar yuan pada tahun 2026 .
Dengan target besar ini, China tidak hanya ingin membuat motor murah, tetapi juga ingin mengambil pangsa pasar kelas menengah ke atas yang selama ini dikuasai oleh merek Eropa dan Jepang..
Last…ZXMOTO 830RR menang karena mereka tidak lagi mencoba meniru motor Jepang, melainkan menciptakan segmen baru melalui mesin 3-silinder 800cc+ yang sangat kompetitif di bawah regulasi WSSP saat ini. Keberhasilan di Portimao adalah bukti bahwa “Engineering China” kini sudah setara dengan standar World Championship. So…kita tunggu saja apakah ketajaman ZXMOTO akan berlanjut di balapan berikutnya ? (iwb)
Spesifikasi sekilas ZXMOTO
| Aspek | Keunggulan ZXMOTO 820RR-RS |
|---|---|
| Mesin & Performa | Mengusung mesin 820cc triple (3 silinder) yang diklaim memiliki akselerasi dan performa sebanding dengan motor 1000cc . |
| Bobot Super Ringan | Versi balapnya (820RR-RS) hanya berbobot 175 kg atau sekitar 10% lebih ringan dari pesaing . |
| Sasis & Elektronik | Menggabungkan sasis kokoh dengan sistem kontrol IMU 6 sumbu canggih, memungkinkan traksi dan pengereman optimal di tikungan . |
| Spesifikasi & Prestasi | Detail |
|---|---|
| Model Juara | ZXMOTO 820RR / 820RR-RS |
| Kelas Balap | WorldSSP (Supersport 600-800cc) |
| Pembalap | Valentin Debise (Prancis) |
| Hasil Balapan | Juara 1 (Race 1 & Race 2) di Portimão, Portugal |
| Keunggulan | Menang dengan selisih 3.685 detik di Race 1 |
| Berat Versi Balap | 175 kg |
| Target Ekspor | Eropa, Amerika Utara, Rusia, Uni Emirat Arab |

