Iwanbanaran.com – Cakkkk….Suzuki kembali menggebrak pasar roda dua internasional dengan memperkenalkan model skutik terbarunya untuk lini tahun 2027. Mengincar pasar yang berbeda, pabrikan berlogo “S” ini meluncurkan Suzuki Burgman 150 yang punya desain sangat agresif. Walau sudah landing dibeberapa region namun kini muncul gen baru ini di Filipina. Yup….Suzuki Burgman 150 Terbaru 2027…muka Alien yang mulai Tebar pesona !!
Sampeyan kalau melihat tampang motor ini dijamin bakal mengernyitkan dahi sambil membatin, “Iki motor opo robot fiksi ilmiah, Cak?” Asli, Suzuki melepas ego desain kalemnya lewat Burgman 150 terbaru! Motor yang merupakan hasil kongkalikong Suzuki dengan raksasa China, Dachangjiang Group (Haojue), resmi mendarat di Filipina setelah sebelumnya tebar pesona di Kolombia. Lupakan desain Burgman lawas yang bunder-bunder elegan. Burgman 150 iki bengisss pol! Lampu depannya mengadopsi gaya triple LED alias tiga lensa bertumpuk dengan DRL yang lekukannya mirip gelombang radikal. Kalau dilihat dari depan, jiannn mirip ra Roman Alien yang siap menerkam mangsa. Agresif dan berkarakter kuat!
Secara dimensi, motor beroda 14 inci ini memang disiapkan buat nantang kedigdayaan Honda PCX serta Yamaha NMAX. Tapi hebatnya, tinggi jok cuma 760 mm—ramah banget buat postur tubuh rata-rata orang Asia, anti-jinjit-jinjit club, Cak! Dapur pacunya mengandalkan mesin 149cc SOHC berpendingin cairan dengan muntahan tenaga mencapai 14,2 HP. Tapi yang bikin IWB tersenyum adalah fiturnya yang lumayan juozzz. Lawong ada sensor tekanan angin segala. Dan berikut sekilas fiturnya :
-
Layar TFT Full-Color
-
Traction Control System (TCS) & ABS 2-Channel: Biar sampeyan ora ndlosor pas nemu jalan licin.
-
TPMS (Tyre Pressure Monitoring System): Tekanan ban bisa dipantau langsung dari speedometer.
-
Keyless + Dual Slot Charger USB-C.
Soal harga? Di Filipina motor iki dijual 165.000 Peso atau kalau dirupiahkan ketemu di angka Rp43,7 jutaan. Walah….mringis tenan celengan sampeyan nek masuk kene, Cak! Mahalll wkwkwk
Pertanyaannya… apakah kedua motor ini bakal diboyong PT SIS ke tanah air?
Untuk Burgman 150 ini masih abu-abu, Cak. Mengingat statusnya yang diproduksi di China, tentu butuh kalkulasi matang biar harganya ora melambung tinggi pas masuk Indonesia. Jadi saran IWB ora usah banyak ngarep walaupun udah masuk Filipina. Wisss… kita pantau terus pergerakan Suzuki. Piye menurut sampeyan? Tertarik nunggu Burgman 15o berwajah alien ini ?? Monggo berikan komentarnya di kolom bawah… Gasss poll!! (iwb)


Spesifikasi Teknis Lengkap Suzuki Burgman 150 (Model 2027)
| Parameter Spesifikasi | Detail Teknis Suzuki Burgman 15 |
|---|---|
| Dimensi (P x L x T) | 1.970 × 755 × 1.160 mm |
| Jarak Sumbu Roda (Wheelbase) | 1.315 mm |
| Grounded Clearance (Min.) | 135 mm |
| Tinggi Jok (Seat Height) | 760 mm (Sangat Ramah Postur Asia) |
| Berat Kendaraan (Curb Weight) | 145 kg |
| Tipe / Bentuk Mesin | 4-Tak, SOHC, Silinder Tunggal, Berpendingin Cairan (Water-Cooled) |
| Kapasitas Total Silinder | 149 cc |
| Bore × Stroke (Diameter x Langkah) | 57,3 × 57,9 mm |
| Tenaga Maksimum | 14,2 HP / 8.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 14,2 N·m (1,44 kg-m) / 6.500 rpm |
| Kapasitas Tangki BBM | 8 Liter |
| Tipe Transmisi | Otomatis (CVT) |
| Sistem Rem (Depan / Belakang) | Cakram Hidrolik / Cakram Hidrolik (Dilengkapi 2-Channel ABS) |
| Ukuran Ban Depan | 110/80 R14 53P |
| Ukuran Ban Belakang | 130/70 R14 61P |
| Kapasitas Penumpang | 2 Orang |
| Konsumsi BBM Efisiensi | 43,6 km/Liter (Metode pengetesan internal / WMTC mode belum rilis resmi) |


Bastianini dikenal sebagai pembalap dengan gaya balap yang sangat halus dalam manajemen ban belakang, terutama di paruh kedua balapan. Namun, transisi dan pengembangan motor dalam satu-dua musim terakhir menuntut fleksibilitas yang luar biasa pada karakternya.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap rookie andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit pada balapan utama Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit TT Assen, Minggu (28/6/2026) sore WIB. Sempat tampil memukau bahkan memimpin jalannya balapan, pembalap Honda Team Asia itu gagal membawa pulang poin setelah mengalami kecelakaan (crash) di lap kedelapan. Dalam wawancara pasca race, Veda Ega akui lakukan kesalahan…” Feeling motor bagus, tapi sayang aku lakukan kesalahan…” !! 
Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap utama Aprilia Racing sekaligus salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP, Marco Bezzecchi, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan mengerikan dalam kecepatan tinggi pada balapan utama MotoGP Belanda di Sirkuit TT Assen. Hasil pemeriksaan medis sudah keluar…..apakah cedera parah ??
“Marco Bezzecchi telah menjalani CT scan dan pemeriksaan radiologi lengkap, dan hasilnya tidak ditemukan cedera apa pun. Oleh karena itu, ia sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan diizinkan pulang pada Minggu malam,” tulis pernyataan lanjutan dari Aprilia.
Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap pabrikan Ducati, Marc Marquez, mengakui bahwa posisi ini adalah hasil maksimal yang bisa ia kejar di MotoGP Belanda. Meski begitu, ia mengaku sangat lega dan puas bisa menyelesaikan balapan di Sirkuit Assen dalam kondisi sehat dan tanpa cedera tambahan. Bagi pembalap berjuluk The Baby Alien ini, seri Assen memang sudah diprediksi menjadi “akhir pekan untuk bertahan hidup”. Desain sirkuit yang didominasi tikungan kanan cepat dinilai sangat menguras fisik dan tidak cocok dengan kondisi kebugarannya saat ini. Yup…Marquez Race di Assen masuk ” Safe Mode ” alias bertahan !!
Balapan Marquez juga diwarnai momen menegangkan saat ia terlibat aksi saling salip yang agresif dengan Fabio Di Giannantonio. Akibat manuver tersebut, Marquez terpaksa melebar dan memotong jalur di chicane terakhir. Momen ini mengingatkan penggemar pada insiden legendaris antara dirinya dengan Valentino Rossi di sirkuit yang sama pada tahun 2015. Pengawas balapan (Stewards) akhirnya menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Di Giannantonio karena memotong chicane. Menanggapi insiden tersebut, Marquez menganggapnya sebagai hal biasa dalam balapan. “Ya, pada akhirnya itu adalah insiden balap (racing incident). Setidaknya pada tahun 2015 lalu, saya masih melewati chicane itu,” candanya.
Iwanbanaran.com – Cakkk….Akhir pekan di Sirkuit Assen yang sejatinya berjalan dominan bagi Francesco ‘Pecco’ Bagnaia harus ternoda oleh keputusan Steward. Pasca-balapan Sprint GP Belanda, sang juara bertahan Ducati itu tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah dijatuhi penalti pasca-balapan yang merenggut posisi finisnya di zona poin. Bagnaia pun secara terbuka melayangkan kritik dan meminta pihak otoritas MotoGP untuk meninjau ulang regulasi penalti yang dinilainya kurang adil..!!
“Saya menerima keputusan itu karena aturan adalah aturan, tetapi kita harus menggunakan akal sehat. Saya tidak menyalip siapa pun, saya tidak mendapatkan keuntungan waktu, dan saya justru kehilangan momentum di akselerasi berikutnya. Menjatuhkan penalti yang merusak seluruh hasil kerja keras akhir pekan hanya karena masalah beberapa milimeter di lap terakhir adalah hal yang berlebihan. Mungkin kita perlu mempertimbangkan kembali bagaimana aturan ini diterapkan, terutama di lap terakhir ketika semua pembalap berkendara di batas maksimal absolut. Hari Minggu adalah cerita yang berbeda. Kami memiliki kecepatan untuk menang, tetapi kami tidak boleh lagi melakukan kesalahan sekecil apa pun, dan kami harus berdoa agar tidak ada kejutan lain dari ruang Steward,” pungkas Pecco dengan tegas…
Iwanbanaran.com – Cakkk….Perebutan takhta juara dunia MotoGP memang masih sangat terbuka, namun bagi Marc Marquez, sirkuit Assen akhir pekan ini adalah tentang kalkulasi risiko yang matang, bukan nekat tanpa arah. Pasca-balapan Sprint di GP Belanda, sang juara bertahan secara terbuka mengakui bahwa dirinya tengah mengaktifkan “safe mode” (mode aman) demi mengamankan poin penting dan menghindari fatalnya area gravel sirkuit legendaris tersebut. Marc Marquez Akui Takut Crash di Assen ” Kerikilnya besar-besar” !!
Iwanbanaran.com – Cakkk…Luar biasa! Perjuangan tanpa lelah ditunjukkan oleh pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, pada sesi kualifikasi Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit ikonik TT Assen. Sempat terseok-seok di sesi latihan, pembalap berjuluk The Rocket Boy ini membuktikan mental petarungnya dengan sukses mengamankan posisi start ke-7 untuk balapan utama. Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk melanjutkan tren positifnya di musim debut (rookie) kelas Moto3….!!!
Memasuki Q2 yang diisi oleh 18 pembalap tercepat, persaingan makin memuncak. Sirkuit Assen yang dikenal sebagai The Cathedral of Speed menuntut presisi tinggi karena tikungan-tikungannya yang mengalir cepat (fast and flowing). Disini cak..kembali Veda terbukti mampu menjinakkan karakter sirkuit legendaris ini. Ia sukses mempertajam catatan waktunya hingga berhasil mengunci posisi ke-7. Inipun Veda sempat nangkring diposisi terbaik ke 3 cukup lama sebelum jebol di akhir lap oleh para pembalap lain. Hasil ini membuatnya berhak memulai balapan dari baris ketiga (Row 3), sementara posisi terdepan (pole position) direbut oleh Maximo Quiles.
Hasil kualifikasi Moto3 Assen
Iwanbanaran.com – Cakeeep… bener-bener nggak kasih kendor cakkk! PT Astra Honda Motor (AHM) diam-diam langsung tancap gas di pertengahan tahun ini dengan memberikan sentuhan fresh pada skutik sejuta umat mereka, New Honda BeAT series. Yup, skutik penopang market roda dua tanah air ini resmi mendapatkan baju baru alias penyegaran warna dan desain striping yang makin berani, ekspresif, dan tentu saja… makin memikat mata! Yesss….warnanya makin Keren cakkk !!
Fitur & Dapur Pacu: Tetap Juara di Kelas Lincah-Irit
Berapa mahar yang harus disiapkan untuk meminang skutik berwajah segar ini? Ini dia list resminya, cak:





