Author: Iwanbanaran

  • Efek Menang Balap WSSP….Penjualan Moto Cina ZXMOTO melesat !!

    Efek Menang Balap WSSP….Penjualan Moto Cina ZXMOTO melesat !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Kemenangan bersejarah ZXMOTO di ajang World Superbike Championship (WSBK) Portimão ternyata tidak hanya mengguncang papan klasemen, tetapi juga pasar motor global. Pabrikan asal China ini mencatatkan lebih dari 5.000 unit motor terjual dalam waktu kurang dari tiga pekan setelah kemenangan ganda mereka di Portugal. Yup…penjualan mereka melesatttttt !!!

    Seperti yang pernah IWB bahas sebelumnya….Pada putaran penutup Kejuaraan Dunia Superbike di Sirkuit Portimão, Portugal, ZXMOTO menciptakan sejarah. Pembalap Valentin Debise bersama tim Evan Bros Racing berhasil meraih kemenangan 1-2 (finis pertama dan kedua) dengan motor 820 RR. Mereka mengalahkan pabrikan-pabrikan besar seperti Yamaha, Kawasaki, Triumph, Ducati, Honda, MV Agusta, dan QJ. Bagi merek asal China, ini adalah pencapaian yang di luar dugaan (unexpected milestone). Namun, yang lebih mengejutkan adalah respons pasar di dalam negeri setelah kabar kemenangan ini menyebar.

    Menurut laporan efek dari kemenangan di WSBK ini langsung terasa pada angka penjualan ZXMOTO. Dalam kurang dari tiga minggu setelah kemenangan di Portimão, pabrikan tersebut berhasil menjual lebih dari 5.000 unit sepeda motor.

    Angka ini mencerminkan fenomena yang jarang terjadi: prestasi balap secara langsung mendorong keputusan pembelian konsumen. Biasanya, hubungan antara “minggu balap” dan “penjualan showroom” membutuhkan waktu lebih lama. Namun untuk ZXMOTO, kemenangan di sirkuit seolah menjadi “iklan langsung” yang paling efektif.

    Fenomena ini mengingatkan pada kisah sukses pabrikan Jepang di era 1970-an-1980-an, di mana Honda, Yamaha, dan Suzuki menggunakan ajang balap sebagai batu loncatan untuk merebut pasar global. Kini, giliran pabrikan China yang menjalankan strategi serupa—dan berhasil.

    Meski antusiasme pasar sangat tinggi, ZXMOTO menghadapi tantangan klasik:

    1. Kapasitas produksi – Mampu memenuhi lonjakan pesanan?

    2. Layanan purna jual – Jaringan bengkel dan ketersediaan suku cadang di luar China

    3. Konsistensi performa – Mempertahankan keunggulan di musim-musim berikutnya

    Last….Efek ZXMOTO adalah bukti bahwa kemenangan di sirkuit masih menjadi salah satu alat pemasaran paling kuat di industri sepeda motor. Lebih dari 5.000 unit terjual dalam tiga pekan adalah angka yang membuat pabrikan Eropa dan Jepang harus mulai memikirkan ulang strategi mereka. Pertanyaannya sekarang: mampukah ZXMOTO mempertahankan momentum ini, atau ini hanya “efek kejutan” sesaat? Jawabannya akan sangat menentukan apakah kita sedang menyaksikan awal dari pergeseran kekuatan global di industri motor….(iwb)

  • Motogp FP1 Jerez..Martin Crash, Pertarungan Ducati vs Aprilia ketat !!

    Motogp FP1 Jerez..Martin Crash, Pertarungan Ducati vs Aprilia ketat !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap VR46 Ducati, Fabio Di Giannantonio, langsung tancap gas di sesi latihan bebas pertama MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto, Jumat (24/4/2026). Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 36,954 detik menggunakan ban baru di menit-menit akhir sesi, mengungguli rekan setimnya, Franco Morbidelli, yang finis kedua dengan selisih 0,288 detik…!!

    Hasil Lengkap Sesi Practice

    Pos Pembalap Tim Catatan Waktu Gap
    1 Fabio Di Giannantonio VR46 Ducati 1’36.954
    2 Franco Morbidelli VR46 Ducati +0.288
    3 Alex Marquez Gresini Ducati +0.378
    4 Marco Bezzecchi Aprilia Racing +0.393
    5 Marc Marquez Ducati Lenovo +0.542
    6 Raul Fernandez Trackhouse Aprilia +0.556
    7 Jack Miller Pramac Yamaha +0.562
    8 Pedro Acosta Red Bull KTM +0.606
    9 Johann Zarco LCR Honda +0.649
    10 Jorge Martin Aprilia Racing +0.720

    Catatan: Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) finis di posisi 11, sementara Fabio Quartararo (Monster Yamaha) terdampar di posisi 20.

    Drama di Lintasan: Martin Jatuh Lagi

    Jorge Martin, yang sebelumnya terjatuh saat merayakan kemenangan sprint race di COTA, kembali terlibat insiden. Kali ini ia jatuh setelah sesi usai, tepatnya saat sedang dalam perjalanan menuju practice start. Beruntung tidak cedera.

    Rekan setimnya di Aprilia, Ai Ogura, juga sempat mengalami momen heart-stopping ketika ban depan motornya mengunci saat masuk pit lane. Ia nyaris terjatuh tetapi berhasil menyelamatkan motor.

    Toprak Razgatlioglu Terkendala Masalah Teknis

    Pembalap Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu—yang dua kali merebut gelar WorldSBK di Jerez—harus puas finis di posisi 15. Ia bahkan harus memarkir motornya di pinggir lintasan di pertengahan sesi karena masalah teknis. Meski sempat kembali melaju, waktu yang tersisa tidak cukup untuk memperbaiki catatan waktunya.

    Strategi Ban Baru vs Ban Bekas

    Menariknya, posisi 1-2 dikuasai oleh pembalap VR46 yang menggunakan ban baru di akhir sesi (new tyres). Sementara itu, Alex Marquez (posisi 3), Marco Bezzecchi (4), dan Marc Marquez (5) masih mengandalkan ban bekas (old tyres) sepanjang sesi. Ini menunjukkan bahwa potensi waktu sebenarnya dari para pembalap Ducati dan Aprilia di depan masih bisa lebih cepat.

    Status Wildcard dan Absennya Vinales

    Sesi ini juga menjadi ajang uji coba bagi dua pembalap wildcard:

    • Augusto Fernandez (Yamaha): finis di posisi 23 (terakhir)

    • Lorenzo Savadori (Aprilia): finis di posisi 22

    Keduanya turun untuk mengumpulkan data pengembangan motor, bukan mengejar hasil instan.

    Sementara itu, Maverick Vinales (Tech3 KTM) absen karena masih dalam masa pemulihan pasca operasi bahu. Posisinya tidak digantikan oleh pembalap lain.

    Rekor dan Fakta Menarik

    • Marco Bezzecchi berpeluang meraih kemenangan grand prix keenam secara beruntun, rekor yang dimulai dari Portimão akhir 2025.

    • Ia juga telah memimpin 121 lap MotoGP berturut-turut—sebuah angka yang mencengangkan.

    • Fabio Quartararo memegang rekor lap terbaik Jerez (1 menit 35,610 detik) yang dibuatnya pada 2025.

    • Alex Marquez memegang rekor lap tercepat balapan di Jerez (1 menit 37,349 detik), juga dari 2025.

    Agenda Akhir Pekan

    Setelah sesi practice, para pembalap akan kembali ke lintasan untuk FP2 dan kualifikasi pada Sabtu (25/4/2026). Sprint race akan berlangsung pukul 20.00 WIB malam itu juga.

    Sementara itu, tes resmi MotoGP akan digelar di Jerez pada hari Senin (27/4/2026), menjadi momen penting bagi tim untuk menguji komponen baru setelah seri Eropa pertama.

    Analisis Singkat

    Pabrikan Performa di FP1 Catatan
    Ducati Dominan (posisi 1,2,3,5) VR46 tampil mengesankan, Marquez bersaudara solid
    Aprilia Kompetitif (posisi 4,6,10) Bezzecchi konsisten meski pakai ban bekas
    KTM Di belakang (posisi 8,12,18) Acosta terbaik di P8, masih perlu kerja ekstra
    Honda Lumayan (posisi 9,13,14,17) Zarco di P9 jadi yang terbaik, rookie Moreira P13
    Yamaha Tertinggal (posisi 7,15,20,21,23) Miller P7 jadi yang terbaik, Quartararo masih terpuruk

    Last….Dari sesi ini, Ducati masih menjadi pabrikan yang harus dipecundangi, dengan lima motor di 10 besar. Namun, Aprilia tidak kalah siap dengan Bezzecchi dan Martin yang siap menggigit. Persaingan sengit diprediksi akan terjadi di kualifikasi dan sprint race besok….(iwb)

  • Moto3 FP1 Jerez..Veda Ega Kesulitan, Motor Honda Banyak PR ??

    Moto3 FP1 Jerez..Veda Ega Kesulitan, Motor Honda Banyak PR ??

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Veda Ega Pratama mengakhiri sesi FP1 di posisi yang kurang menguntungkan. Di saat pembalap muda lainnya seperti Maximo Quiles dan Matteo Bertelle (Level Up – MTA) berhasil menembus catatan waktu 1 menit 44 detik, Veda masih berjuang di papan bawah. Waaaduhhh…

    Moto3 2026 memasuki seri keempat di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto, Spanyol. Namun, harapan besar publik Tanah Air terhadap Veda Ega Pratama sepertinya masih harus sedikit bersabar. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) yang digelar Jumat (24/4/2026), pembalap Honda Team Asia itu hanya mampu menempati posisi ke-24 dengan catatan waktu 1 menit 46,808 detik. Catatan waktu ini menempatkannya lebih dari 2 detik terpaut dari pemuncak klasemen sementara, Maximo Quiles (CFMOTO Aspar Team) yang melesat dengan waktu 1 menit 44,833 detik.

    Berikut adalah tiga alasan utama mengapa Veda tampak kesulitan di sesi ini:

    1. Defisit Top Speed yang Signifikan

    Data Maximum Speed menunjukkan celah besar antara motor Honda yang ditunggangi Veda dengan para pengguna KTM.

    • Veda Pratama (Honda): 213.4 km/jam.

    • Maximo Quiles (KTM): 219.0 km/jam.

    • Selisih: 5.6 km/jam.

    Di kelas Moto3 yang sangat kompetitif, selisih kecepatan puncak lebih dari 5 km/jam adalah kerugian besar, terutama saat harus melakukan slipstream atau mengejar ketertinggalan di trek lurus Jerez yang menuntut efisiensi mesin.

    2. Masalah Konsistensi di Sektor Tengah (T2 & T3)

    Berdasarkan data Best Partial Times, Veda belum mampu menyatukan sektor-sektor terbaiknya menjadi satu putaran yang sempurna (Ideal Lap).

    • Veda kehilangan banyak waktu di Sektor 2 dan Sektor 3, yang di Jerez didominasi oleh tikungan cepat dan perubahan arah yang lincah.

    • Sementara pembalap papan atas seperti Matteo Bertelle dari tim Level Up – MTA sangat kuat di Sektor 3 (30.758 detik), Veda masih tertinggal cukup jauh di area teknis ini. Ini mengindikasikan Veda mungkin masih mencari setup suspensi yang pas untuk menjaga stabilitas motor saat melibas tikungan cepat Jerez.

    Jika kita tidak hanya melihat satu lap terbaik, tetapi perkembangan catatan waktu Veda sepanjang sesi, terlihat adanya trend peningkatan.

    Dari data yang dihimpun, Veda memulai sesi dengan sangat hati-hati. Catatan waktunya di awal sempat di angka 1 menit 52,7 detik. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mampu memangkas waktu secara signifikan hingga menyentuh 1 menit 46,8 detik di lap ke-11, dan bahkan sempat mencatatkan 1 menit 46,133 detik di lap ke-7.

    Lap Catatan Waktu Kecepatan (km/h)
    2 1’52.702
    5 1’47.669 213,4
    6 1’47.727
    7 1’47.133 213,4
    11 1’46.808
    13 1’47.073

    Ini mengindikasikan bahwa adaptasi Veda terhadap sirkuit Jerez berjalan secara progresif. Ia tidak mengalami kebuntuan, melainkan mencari setelan dan feeling yang tepat.

    3. Adaptasi dengan Paket Honda NSF250RW

    Tahun 2026 menjadi pembuktian berat bagi pengguna Honda. Dari data Top Speed, mayoritas posisi 5 besar dikuasai oleh motor KTM. Veda, yang membela Honda Team Asia, harus bekerja ekstra keras karena karakteristik Honda NSF250RW yang sangat bergantung pada cornering speed yang presisi, namun seringkali kalah tenaga dibandingkan akselerasi brutal KTM/CFMoto.

    Meski saat ini tertahan di urutan 24, Veda bukan tanpa peluang. Sejarah di beberapa seri sebelumnya menunjukkan bahwa ia adalah tipe pembalap yang cepat belajar. Jika tim berhasil menemukan setelan tepat untuk meningkatkan grip belakang dan menemukan titik pengereman optimal di Sektor 3, bukan tidak mungkin Veda bisa melompat masuk ke Q2.

    Target Realistis di Kualifikasi:

    • Minimal: Lolos ke Q2 (Top 18)

    • Target Ideal: Start di posisi 12-16

    Last….kesulitan Veda di FP1 Jerez bukan semata-mata soal talenta, melainkan kombinasi antara performa mesin (Top Speed) yang kalah saing serta optimalisasi di sektor teknis. Jika Honda Team Asia tidak segera menemukan solusi untuk meningkatkan kecepatan di trek lurus, Veda akan terus kesulitan bertarung memperebutkan posisi front row melawan dominasi pasukan KTM dan Level Up – MTA. Kita tungggu saja usaha Veda dan Honda…Gazzz !! (iwb)

  • Gawattt….Marquez Pesimis bisa kalahkan Aprilia di Jerez !!!

    Gawattt….Marquez Pesimis bisa kalahkan Aprilia di Jerez !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Menjelang MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto akhir pekan ini, banyak pihak berharap bahwa seri Eropa perdana akan menjadi titik balik bagi Ducati untuk mengejar ketertinggalan dari Aprilia. Namun, Marc Marquez tidak seoptimis itu. Betul cak…Marquez Pesimis bisa kalahkan Aprilia di Jerez !!! Waaahhhh

    Jadi cak kabar terbaru jelang race Jerez….Marc dengan tegas meragukan klaim bahwa Jerez akan mengubah peta kekuatan yang saat ini didominasi Aprilia. Menurutnya, fakta di lintasan sudah berbicara terlalu keras untuk diabaikan. Marquez menyoroti bahwa musim 2026 telah melewati tiga seri dengan karakter sirkuit yang sangat berbeda: Thailand (Buriram), Brasil (Goiania), dan Amerika Serikat (COTA). Masing-masing memiliki tata letak, permukaan aspal, dan pilihan ban belakang yang berbeda. Namun, hasilnya tetap sama.

    “Maksud saya, bagi saya, orang-orang yang berkata ‘tidak, kita harus menunggu sampai Jerez’… Kita sudah pergi ke tiga trek yang berbeda, dengan tiga tata letak yang berbeda, tiga ban belakang yang berbeda, dan pemenangnya adalah orang yang sama. Pada akhirnya, fakta adalah fakta: Aprilia, terutama dengan Marco, adalah favorit yang jelas. Yang perlu kami lakukan adalah mencoba bekerja langkah demi langkah dan mencoba lebih dekat dengan mereka.” seru Marc…

    Meski Aprilia mendominasi dengan tiga kemenangan utama beruntun, Marquez mencatat bahwa Ducati sebenarnya tidak tertinggal terlalu jauh di klasemen. Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) duduk di posisi keempat, tertinggal 31 poin dari Bezzecchi di puncak.

    “Karena meskipun dengan tiga balapan pertama yang buruk, kami tidak terlalu jauh di kejuaraan. Jadi, mari kita lihat apakah langkah demi langkah kami bisa meningkatkan level kami.”

    Marquez mengakui bahwa jeda panjang pascapenundaan GP Qatar (akibat perang di Iran) telah membantunya memulihkan cedera bahu. Ia merasa lebih siap secara fisik untuk tampil maksimal.

    “Tiga minggu di rumah sangat penting. Saya mencoba bekerja pada titik lemah saya. Tiga balapan pertama tidak mudah, terutama untuk bertahan sepanjang akhir pekan dengan cara yang baik. Tiga balapan pertama sulit, di dalam dan di luar trek. Di dalam, terutama karena saya kesulitan menemukan cara berkendara yang baik. Saya cepat di beberapa area, di beberapa lap, tapi tidak konsisten. Kami tahu alasannya dan kami berusaha memperbaikinya.” tambahnya…

    Pernyataan paling jujur datang saat Marquez mengakui bahwa ia belum memberikan kontribusi maksimal yang diharapkan Ducati saat merekrutnya.

    “Memang benar saya tidak tampil baik dalam tiga balapan pertama ini, tapi saya tidak memberikan ‘ekstra’ yang dibutuhkan seorang pembalap bagus untuk diberikan kepada pabrikan. Ketika sebuah pabrikan merekrut Anda, mereka menunggu ‘ekstra’ itu dari Anda. Itu yang akan kami coba lakukan di balapan-balapan berikutnya. Berusaha menjadi lebih baik dan terus meningkat, karena terutama Marco Bezzecchi dan Aprilia berkendara dengan sangat baik.”

    Last….Marquez datang ke Jerez dengan fisik lebih prima, tetapi kepalanya tetap realistis. Ia tahu bahwa mengalahkan Aprilia tidak akan terjadi dalam semalam. Namun, tekadnya untuk memberikan “ekstra” bagi Ducati bisa menjadi awal dari kebangkitan—atau setidaknya, awal dari perlawanan yang lebih sengit. Nah menurut sampeyan sendiri piyee cak…optimis atau pesimis Marc akan mampu kalahkan Aprilia ? monggo berikan komennya disini…gazzz ! (iwb)

  • Makin Agresif…..Yamaha Turunkan Motor Kelima di Jerez Motogp !!

    Makin Agresif…..Yamaha Turunkan Motor Kelima di Jerez Motogp !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha mengambil langkah berani di Grand Prix Spanyol akhir pekan ini. Pabrikan asal Iwata tersebut akan menurunkan motor MotoGP kelima di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto melalui balapan wild-card untuk pembalap uji pabrikan, Augusto Fernandez. Keputusan ini diambil di tengah tekanan besar untuk mempercepat pengembangan motor Yamaha V4, yang sejauh ini masih kesulitan bersaing dengan pabrikan Eropa.

    Augusto Fernandez, pembalap Spanyol yang musim lalu menggantikan Miguel Oliveira di event yang sama (dengan motor Inline Yamaha), akan kembali turun lintasan. Namun, targetnya bukanlah podium atau poin. Fokus utama penampilan Fernandez adalah “pengumpulan data untuk pengembangan motor” . Setelah akhir pekan yang sulit di COTA, di mana keempat pembalap Yamaha finis di posisi belakang dengan jarak 25 hingga 38 detik dari pemenang, Yamaha butuh jawaban cepat…

    “Saya sangat antusias dengan wild-card pertama saya musim ini, terutama karena digelar di Jerez. Musim dingin terasa panjang bagi saya dengan sedikit kilometer di atas motor MotoGP. Saya tidak sabar untuk kembali akhir pekan ini,” ujar Fernandez.

    Jerez dipilih sebagai lokasi wild-card karena beberapa alasan strategis:

    1. Tata letak lebih ketat – Kelemahan Yamaha di kecepatan puncak tidak akan terlalu terlihat dibandingkan di sirkuit seperti COTA atau Mugello.

    2. Tes resmi hari Senin – Data dari wild-card bisa langsung dianalisis dan diuji lebih lanjut dalam sesi tes pasca-balapan.

    Namun, para pembalap Yamaha memperingatkan bahwa motor V4 juga masih kekurangan di area lain, seperti kemampuan menikung (turning) dan grip belakang.

    Peluang Upgrade Mesin?

    Berkat status konsesi Grade D, Yamaha adalah satu-satunya pabrikan yang diizinkan memodifikasi desain mesin selama musim berjalan. Seri berikutnya di Le Mans telah disebut-sebut sebagai target peluncuran peningkatan mesin pertama Yamaha di 2026.

    Ini membuka kemungkinan bahwa Fernandez akan menggunakan mesin revisi di Jerez, sebelum pembalap reguler (Quartararo, Rins, Miller, dan Oliveira) menjajalnya dalam sesi tes hari Senin.

    Pabrikan Status Wild-card Jerez
    Yamaha Ya – Augusto Fernandez (fokus pengembangan)
    Aprilia Ya – Lorenzo Savadori
    KTM Tidak – Pol Espargaro cedera tangan
    Honda Tidak – Aleix Espargaro pulih dari operasi punggung
    Ducati Tidak – Status konsesi Grade A melarang wild-card

    Catatan Kinerja Yamaha V4 Sejauh Ini

    Sejak debutnya musim lalu melalui tiga kali penampilan wild-card, motor V4 Yamaha belum menunjukkan peningkatan signifikan. Fernandez mencatatkan hasil terbaik di posisi 14. Rekor itu bahkan belum bisa disamai oleh Fabio Quartararo atau Alex Rins di musim 2026, meskipun Quartararo sempat meraih posisi keenam di sprint race Goiania.

    Beberapa pabrikan lain sebenarnya ingin menurunkan wild-card di Jerez, namun terhalang berbagai faktor:

    • KTM – Pol Espargaro cedera tangan, tidak bisa menggantikan Maverick Vinales di Tech3

    • Honda – Aleix Espargaro masih dalam pemulihan pasca operasi tulang belakang

    • Ducati – Status konsesi Grade A (karena terlalu dominan) melarang mereka menurunkan wild-card

    Last…Wild-card Yamaha di Jerez adalah sinyal jelas bahwa pabrikan Jepang itu tidak puas dengan perkembangan V4-nya. Mereka butuh data, dan mereka butuh cepat. Dengan mesin yang masih bisa dikembangkan sepanjang musim (berkat konsesi), setiap sesi di lintasan adalah emas. Pertanyaannya: akankah Fernandez dan tim insinyur Yamaha mendapatkan cukup informasi untuk melakukan lompatan signifikan sebelum seri Eropa berikutnya? Atau ini hanya langkah kecil di tengah laju Aprilia dan Ducati yang sulit dikejar? Kita pantau akhir pekan ini cak…(iwb)

  • Gigi Dall’Igna Berikan komen Senjata Ducati 850cc 2027….Sulit ??

    Gigi Dall’Igna Berikan komen Senjata Ducati 850cc 2027….Sulit ??

    Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, akhirnya buka suara mengenai prototipe motor MotoGP 850cc untuk musim 2027. Setelah uji coba perdana yang dilakukan Michele Pirro di Misano, Dall’Igna memberikan kesan positif dan mengonfirmasi bahwa pengembangan akan segera dilanjutkan. Yup…Gigi Dall’Igna Beberkan Senjata Ducati 850cc 2027….Akhirnya Terbongkar !!

    Musim 2027 akan menjadi salah satu era dengan perubahan regulasi paling drastis dalam sejarah MotoGP. Mulai dari penggantian pemasok ban (Pirelli menggantikan Michelin), aturan aerodinamika yang lebih ketat, penggunaan bahan bakar 100 persen terbarukan, pelarangan ride-height device, hingga yang paling signifikan: penurunan kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc.

    Berbicara di sirkuit Jerez menjelang Grand Prix Spanyol akhir pekan ini (24-26 April), Dall’Igna mengungkapkan bahwa uji coba perdana prototipe 850cc berjalan lancar.

    “Kesan pertama saya dengan motor ini sangat baik. Semuanya bekerja dengan baik, dan motor ini siap untuk pengujian lebih lanjut,” ujar Dall’Igna

    Uji coba yang dilakukan Pirro di Misano ini bersifat tertutup, sehingga detail teknis masih sangat terbatas. Namun, pernyataan optimistis dari Dall’Igna menjadi sinyal bahwa Ducati berada di jalur yang tepat menuju era baru.

    Dall’Igna mengonfirmasi bahwa pengujian akan berlanjut “pekan depan” . Tes selanjutnya akan digelar di Sirkuit Mugello dengan Michele Pirro kembali menjadi test rider.

    Yang menarik, pada tes kali ini, Ducati akan menggunakan paket yang hampir lengkap sesuai regulasi 2027:

    • Mesin 850cc baru

    • Aerodinamika baru (lebih sederhana)

    • Tanpa ride-height device

    • Ban Pirelli (versi pengembangan terkini)

    • Bahan bakar 100% terbarukan hasil kolaborasi dengan Shell

    “Dia (Pirro) akan memiliki seluruh paket yang kami miliki saat ini. Mesin 850cc baru, aerodinamika, tanpa alat bantu atau perangkat penyesuaian ketinggian—hampir semuanya,” jelas Dall’Igna.

    Ducati bukan satu-satunya pabrikan yang sibuk mengembangkan motor 850cc:

    Pabrikan Status Pengembangan 850cc Lokasi Tes
    Ducati Sudah tes di Misano, lanjut di Mugello Misano → Mugello
    Honda Akan hadir di Mugello (dengan Takaaki Nakagami) Mugello
    Aprilia Tes perdana pekan depan di Jerez (Lorenzo Savadori) Jerez
    KTM Paling awal, sudah tes sejak Desember 2025 Jerez
    Yamaha Paling lambat, debut 850cc pekan depan di Jerez Jerez

    Aprilia, misalnya, akan melakukan tes perdana motor 850cc mereka pekan depan di Jerez setelah sesi tes resmi MotoGP pada hari Senin. Pembalap uji Lorenzo Savadori akan menjadi orang pertama yang menjajal RS-GP 850cc.

    Sementara itu, Honda juga dipastikan hadir di Mugello pekan depan bersama Takaaki Nakagami, berbagi trek dengan Ducati.

    Dall’Igna menekankan bahwa prototipe yang diuji sudah mendekati spesifikasi final untuk 2027. Tidak adanya ride-height device dan pembatasan aerodinamika menjadi perubahan fundamental yang harus diadaptasi oleh semua pabrikan.

    Namun, pengalaman Ducati dalam mengelola ban dan elektronik selama era 1.000cc bisa menjadi modal berharga. Pertanyaannya: mampukah mereka mempertahankan dominasi di era 850cc?

    Last…kesan positif Dall’Igna terhadap prototipe 850cc adalah kabar baik bagi para penggemar Ducati. Namun, jalan masih panjang. Semua pabrikan masih dalam tahap awal pengembangan, dan persaingan sesungguhnya baru akan terlihat saat semua tim sudah memiliki data yang cukup. Yang jelas, babak baru MotoGP telah dimulai dari dalam garasi cak. Kita akan menyaksikan hasilnya di lintasan mulai Maret 2027….horaaa sabarrr !! (iwb)

  • Jadwal Lengkap Motogp Jerez 2026…Trans7 Akhirnya tayangkan Moto3 ?!

    Jadwal Lengkap Motogp Jerez 2026…Trans7 Akhirnya tayangkan Moto3 ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….setelah melewati jeda panjang pascapenundaan Grand Prix Qatar, MotoGP 2026 akhirnya memasuki seri Eropa perdana. Grand Prix Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto pada 24-26 April 2026 menjadi penanda dimulainya babak baru musim ini .

    Sirkuit Jerez yang legendaris ini akan menjadi panggung pembuktian bagi para pembalap setelah tiga seri pembuka di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat .

    Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026 (WIB)

    Berikut jadwal sesi untuk kelas premier MotoGP dan balapan pendukungnya :

    Jumat, 24 April 2026

    Sesi Kelas Waktu (WIB)
    Free Practice 1 (FP1) Moto3 14:00 – 14:35
    Free Practice 1 (FP1) Moto2 14:50 – 15:30
    Free Practice 1 (FP1) MotoGP 15:45 – 16:30
    Practice Moto3 18:15 – 18:50
    Practice Moto2 19:05 – 19:45
    Practice MotoGP 20:00 – 21:00

    Sabtu, 25 April 2026

    Sesi Kelas Waktu (WIB)
    Free Practice 2 (FP2) Moto3 13:40 – 14:10
    Free Practice 2 (FP2) Moto2 14:25 – 14:55
    Free Practice 2 (FP2) MotoGP 15:10 – 15:40
    Qualifying 1 MotoGP 15:50 – 16:05
    Qualifying 2 MotoGP 16:15 – 16:30
    Kualifikasi Moto3 17:45 – 18:25
    Kualifikasi Moto2 18:40 – 19:20
    Sprint Race MotoGP 20:00 (12 lap)

    Minggu, 26 April 2026

    Sesi Kelas Waktu (WIB)
    Warm Up MotoGP 14:40 – 15:00
    Race Moto3 16:00
    Race Moto2 17:15
    Race MotoGP 19:00 (25 lap)

    Cerita Menarik yang Patut Disimak

    Aprilia Incar Dominasi

    Setelah Marco Bezzecchi memenangkan tiga balapan utama berturut-turut di awal musim, Aprilia datang ke Eropa sebagai pabrikan yang sedang panas. Namun, Jerez adalah sirkuit yang sangat teknis dan sering menjadi “pemeriksa realitas” bagi motor-motor yang dominan. Pertanyaan besarnya: mampukah Aprilia mempertahankan ritme atau Ducati yang akan bangkit? .

    KTM dan Honda Mulai Menunjukkan Taring

    Pedro Acosta (KTM) sudah merasakan kemenangan Sprint Race di Thailand. Sementara Honda mulai menunjukkan perkembangan di beberapa seri terakhir. Jerez akan menjadi indikator awal siapa yang benar-benar siap menantang duet Aprilia di paruh musim Eropa .

    Kabar dari Kelas Bawah

    Di Moto2, perhatian tertuju pada absennya Ángel Piqueras akibat kecelakaan keras di Austin. Posisinya akan digantikan sementara oleh Marcos Ramírez untuk dua seri ke depan. Di Moto3, semua mata tertuju pada Veda Ega…apakah ia bisa melanjutkan momentum ketajaman performanya ? jelas bikin kita penasaran cak…so kita tunggu saja apalagi kabarnya Trans7 akhirnya akan menayangkan race Moto3 pasca Veda menyedot perhatian kita semua…gazzzz Vedaaa !! (iwb)

    Pekan ini, aksi MotoGP bisa disaksikan melalui berbagai platform:

    • Indonesia: Trans7 (free-to-air) dan layanan streaming Vidio .

    • Spanyol: DAZN, Movistar+, dan siaran gratis di Telecinco (race) & BeMad (kualifikasi) .

    • Amerika Latin: ESPN .

    • Amerika Serikat: NBC Sports dan CNBC .

  • “Zen on Wheels”….AHM Ajak lady Bikers Berkendara Tenang dan Fokus !!

    “Zen on Wheels”….AHM Ajak lady Bikers Berkendara Tenang dan Fokus !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 28 jaringan main dealer sepeda motor Honda menggelar kampanye keselamatan berkendara bertajuk “Zen on Wheels”. Program yang berlangsung 13–24 April 2026 ini menyasar 1.796 perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas.

    Berbeda dari kampanye safety riding pada umumnya, “Zen on Wheels” mengusung pendekatan unik: menenangkan pikiran sebelum menguasai jalan. Kata “Zen” sendiri diartikan sebagai kesadaran penuh terhadap kondisi sekitar—sebuah filosofi yang diterjemahkan menjadi gaya berkendara yang tenang, fokus, dan penuh kesadaran di tengah lalu lintas yang dinamis.

    Peserta tidak hanya duduk manis mendengarkan materi. Mereka diajak praktik langsung menggunakan alat simulasi Honda Riding Trainer untuk merasakan teknik berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Tujuannya jelas: membentuk kebiasaan, bukan sekadar keterampilan teknis.

    AHM menyadari bahwa pengendara perempuan kerap menghadapi mental load—perhatian terbagi, aktivitas bersamaan, hingga kebiasaan terburu-buru. Faktor-faktor inilah yang sering memicu risiko kecelakaan. Maka, ketenangan diri menjadi perlindungan pertama sebelum helm dan jaket.

    Puncak kegiatan digelar di AHM Safety Riding Park pada 20 April 2026. Para peserta mendapat materi dari sejumlah narasumber:

    • Laras Dwi Yulia – Instruktur Safety Riding AHM

    • Iptu Wahyu Martono – Kanit Walsus Subditwal & PJR Korlantas Polri

    • Brigitta Hardi – Praktisi yoga

    Uniknya, pendekatan “Zen” diwujudkan melalui sesi yoga dan teknik pernapasan. Peserta belajar bahwa ketenangan di jalan berawal dari ketenangan dalam diri. Teknik pernapasan, menjaga fokus, dan melatih kehadiran penuh menjadi bekal yang tak kalah penting dari kemampuan teknis berkendara.

    Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di Indonesia.

    “Perempuan kini semakin aktif dalam mobilitas sehari-hari. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya memperkuat keterampilan berkendara, tetapi juga mendorong pentingnya ketenangan dan pengendalian diri, agar setiap perjalanan dapat dijalani dengan aman serta percaya diri,” ujar Andy.

    AHM saat ini didukung oleh lebih dari 120 instruktur safety riding, termasuk 14 instruktur perempuan yang tersebar di berbagai daerah. Sejak tahun 2002, lebih dari 31 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara dari Honda.

    Last….melalui semangat Kartini, program “Zen on Wheels” menjadi ruang refleksi bahwa perempuan Indonesia hari ini tidak hanya bergerak maju, tetapi juga melakukannya dengan ketenangan dan kesadaran—baik di jalan maupun dalam kehidupan. Dengan tagline #Cari_Aman, AHM percaya keselamatan berkendara dapat memberikan dampak yang menyenangkan bagi masyarakat Indonesia. Keren AHM…juozzz !! (iwb)

  • PCX – NMAX Killer ??…Kymco G7 2026 Resmi di Rilis, Mesin Hybrid Tenaga 17,8 PS!

    PCX – NMAX Killer ??…Kymco G7 2026 Resmi di Rilis, Mesin Hybrid Tenaga 17,8 PS!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….dunia skutik kembali dibuat heboh, Cak. Pabrikan asal Taiwan, Kymco, sepertinya benar-benar ingin unjuk gigi dengan inovasi teknologi terbarunya. Kalau biasanya kita hanya disuguhi skutik bensin atau listrik murni, kali ini Kymco mengambil jalan tengah yang sangat menjanjikan. Kenalkan, inilah Kymco G7 2026, versi hybrid dari Kymco KRV…PCX – NMAX Killer ??

    Pabrikan otomotif asal Taiwan, Kymco, kembali menggebrak pasar skuter matik (skutik) global dengan memperkenalkan lini terbaru mereka, Kymco G7. Model ini menarik perhatian besar karena mengusung teknologi Hybrid, yang memadukan keunggulan mesin pembakaran internal dengan efisiensi motor listrik dalam platform desain yang agresif.

    1. Mesin Hybrid yang “Nggilani” Performanya

    Inilah bintang utamanya. Kymco G7 menggabungkan mesin bensin konvensional berkapasitas 175cc dengan motor listrik. Perubahan paling signifikan ada di sektor dapur pacu. Kymco G7 mengadopsi sistem Smart Oil-Electric (Hybrid) dengan teknologi Integrated Starter Generator (ISG). Fungsinya ganda: mengurangi getaran dan keausan saat starter, serta memberikan dorongan torsi tambahan saat akselerasi awal atau menyalip.

    Dengan dukungan sistem injeksi KEIHIN generasi keenam, mesin 175,1 cc 1-silinder 4-katup berpendingin cairan ini mampu menghasilkan tenaga 17,8 PS pada 8.000 rpm. Angka ini naik dari pendahulunya (KRV) yang hanya 17 PS.

    Penggunaan sistem hybrid ini tidak hanya bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan responsivitas akselerasi pada putaran bawah (low-end torque), yang seringkali menjadi tantangan pada skutik berkapasitas mesin menengah.

    Bayangkan saja, Cak, skutik kelas 175-180cc tapi tenaganya sudah setara dengan motor sport 150cc ke atas. Torsi bawahnya jangan ditanya lagi, pasti langsung njengat begitu gas dipuntir sedikit. Cocok banget buat kondisi stop-and-go di perkotaan.

    2. Desain Tajam dan Futuristik

    Secara visual, Kymco G7 merupakan evolusi dari garis desain KRV. Bentuknya lebih lancip dan racy. Lampu depan sudah menggunakan teknologi LED dengan sorot mata yang tajam. Menariknya, meskipun auranya sport banget, motor ini tetap mempertahankan dek rata (flat deck). Jadi, selain terlihat keren, fungsionalitasnya buat membawa barang harian tetap juara, Cak!

    3. Handling Stabil dengan Teknologi PTM

    Kymco melakukan pengurangan bobot signifikan pada G7. Melalui analisis topologi dan penggunaan material baru, bobot total motor berhasil dipangkas 8 kg dibanding KRV. Hasilnya, rasio power-to-weight meningkat drastis, membuat motor lebih lincah dan responsif.

    Kymco tetap mempertahankan sistem Independent Swingarm dengan penggerak sabuk (belt) yang terpisah dari mesin, atau yang mereka sebut PTM. Efeknya, distribusi bobot jadi lebih seimbang dan minim getaran. Sensasi berkendaranya diklaim bakal mirip motor sport, lincah banget buat miring-miring di tikungan, Cak.

    4. Fitur Modern yang Melimpah

    Namanya juga motor masa depan, fiturnya nggak tanggung-tanggung:

    • Panel Instrumen TFT: Layar penuh warna yang bisa terkoneksi ke smartphone.

    • Keyless System: Sudah jadi standar wajib motor premium.

    • ABS & TCS (Traction Control): Menjaga keamanan berkendara biar nggak gampang ndlosor di jalan licin.

    5. Fitur Keselamatan Kelas Atas

    Kymco tidak main-main dalam urusan keselamatan. G7 dibekali sensor Bosch IMU (Inertial Measurement Unit) yang mendeteksi pergerakan motor secara real-time dari tiga sumbu. Berkat IMU, motor ini mampu menyematkan:

    • Cornering ABS – pengereman anti-lock tetap stabil saat menikung

    • Cornering TCS – kontrol traksi cerdas cegah ban selip

    Layar 8 Inci

    Di sektor kokpit, pengguna disambut layar LED Full Color 8 inci—ukuran yang tergolong besar untuk skutik. Panel ini mampu menampilkan informasi navigasi, kecepatan, putaran mesin, hingga status sistem hybrid.

    Harga dan Ketersediaan

    Kymco G7 dibanderol 125.800 TWD (sekitar Rp 68,3 juta) di pasar Taiwan. Konsumen yang pre-order mendapat potongan 3.000 TWD. Tersedia dalam pilihan warna: Vibrant Red, Bright Blue, dan Emerald Green.

    Spesifikasi Detail
    Mesin 175,1 cc, 1-silinder, 4-katup, berpendingin cairan + Hybrid ISG
    Tenaga 17,8 PS @ 8.000 rpm
    Suspensi belakang Monoshock horizontal (PTM)
    Fitur keselamatan Cornering ABS + Cornering TCS (berbasis IMU)
    Panel instrumen LED Full Color 8 inci
    Bobot Turun 8 kg dari KRV
    Harga (Taiwan) 125.800 TWD (~Rp 68,3 juta)

    Last….Kymco G7 adalah lompatan teknologi yang cukup berani. Kombinasi mesin hybrid, PTM, IMU, dan layar 8 inci membuatnya sulit ditandingi di kelas skutik sport 150-180cc. Sayangnya, seperti kebanyakan produk Kymco canggih lainnya, G7 kemungkinan besar tidak akan masuk ke Indonesia. Bagi riders Tanah Air, pilihan skutik premium dengan teknologi sebanding mungkin masih harus mengarah ke Honda PCX, Yamaha NMAX, atau yang terbaru. Tapi setidaknya, kita bisa tahu bahwa persaingan di kelas skutik global semakin ketat dan Kymco tidak mau ketinggalan. So..menurut sampeyan apakah G7 akan menjadi NMAX dan PCX killer jika masuk Indonesia ? monggo berikan opininya…(iwb)

     

    Screenshot

     

  • Breaking !! New TVS Ronin 225 Midnight Blue Rilis….Ada yang berubah cak !!!

    Breaking !! New TVS Ronin 225 Midnight Blue Rilis….Ada yang berubah cak !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…baru saja TVS Motor Company Indonesia resmi menyegarkan jajaran produk modern-retro andalannya, TVS Ronin 225. Peluncuran warna baru Midnight Blue ini tidak hanya sekadar ganti cat, tetapi juga menghadirkan tiga pembaruan fungsional pada varian tertinggi (Top Variant/TD). Apa gerangan ???

    Penyegaran ini menjadi strategi TVS untuk terus menjaga momentum Ronin di kelas motor sport 200-250cc yang mulai padat pemain. Dibandingkan varian TD sebelumnya yang hanya tersedia dalam pilihan Nimbus Grey, Midnight Blue hadir dengan sejumlah penyempurnaan:

    Komponen Ubahan
    Jok Desain lebih panjang dan luas untuk kenyamanan pengendara dan pembonceng
    Rear Hugger Model lebih dinamis, fungsi proteksi cipratan air dan kotoran diklaim lebih maksimal
    Plat nomor belakang Desain dudukan baru, lebih kokoh dan selaras dengan aura retro motor

    Fitur Varian Tertinggi Tetap Komplit

    Sebagai varian kasta tertinggi, Ronin Midnight Blue masih membawa paket fitur unggulan yang menjadi nilai jual utamanya:

    • Dual Channel ABS – keamanan pengereman maksimal

    • SmartXonnect – konektivitas panel instrumen dengan smartphone via Bluetooth

    • Slipper Clutch – mencegah ban belakang mengunci saat downshift agresif

    • Glide Through Technology (GTT) – motor merayap di kemacetan tanpa perlu gas

    • USB charger terintegrasi

    • Visor (windshield) sebagai standar pabrik

    Speedometer juga tetap menampilkan informasi lengkap seperti Distance to Empty, mode pengereman Rain & Urban ABS, serta Call/SMS Alert.

    Harga dan Promo

    TVS Ronin Midnight Blue dibanderol Rp 42.500.000 (OTR Jakarta). Untuk pemesanan hingga 31 Mei 2026, sampeyan mendapatkan:

    • Cashback tunai Rp 1.000.000

    • E-voucher RSV Helmet senilai Rp 800.000

    Last….warna biru gelap malam ini memberikan opsi lebih berani dan premium bagi pencinta motor retro-modern yang ingin tampil beda. Dengan tiga ubahan fungsional dan paket fitur yang tetap melimpah, Ronin Midnight Blue layak menjadi pertimbangan di kelasnya. Yang menarik untuk dicermati adalah respons pasar terhadap harga Rp 42,5 juta—apakah sampeyan akan melihatnya sebagai nilai sepadan atau justru tergerus kompetitor ?? maklum cak banderolnya memang dipandang nggak murah…piye dari sampeyan sendiri ? tertarik oraaa ? (iwb)