Author: Iwanbanaran

  • Menghitung Pajak Kendaraan Listrik…..wong sugih kok disubsidi terus !?

    Menghitung Pajak Kendaraan Listrik…..wong sugih kok disubsidi terus !?

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…..Dunia otomotif Tanah Air sedang ramai membahas Permendagri Nomor 11 Tahun 2026. Intinya, mobil dan motor listrik (KBLBB) tidak lagi otomatis bebas pajak. Pemerintah daerah kini punya wewenang penuh untuk memungut Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB) untuk kendaraan listrik, sama seperti saudaranya yang bermesin konvensional (ICE). Namun, bagi sampeyan yang sedang mengincar motor atau mobil listrik, jangan buru-buru panik. Ada sejarah panjang dan alasan logis di balik aturan ini, dan kabar baiknya, pemda diperkirakan tidak akan langsung mengenakan pajak secara penuh. Mari kita bedah dengan bahasa yang santai namun mendalam cak. Gazzzzz….

    Seperti yang sampeyan semua tahu….dulu, pemerintah melalui Perpres No. 55/2019 “memaksa” pemda untuk memberikan insentif penuh (0%) agar masyarakat mau beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Akibatnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan menguap seiring dengan melonjaknya populasi mobil dan motor listrik di jalanan.

    Bayangkan, kendaraan listrik ikut macet, ikut pakai jalan, tapi kas daerah tidak mendapat apa-apa dari mereka. Situasi inilah yang mendorong para pemangku kebijakan di daerah meminta kewenangan memungut pajak kembali.

    Mekanisme Hitung PKB: Bukan Sekadar Harga Kendaraan

    Jadi gini cak…biar paham Sebelum masuk ke aturan baru, kita pahami dulu rumus dasar PKB yang sebenarnya sudah berlangsung lama:

    PKB = NJKB x Bobot

    • NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor): Harga patokan yang ditentukan pemerintah.

    • Bobot: Angka koefisien yang mencerminkan tingkat kerusakan jalan dan polusi yang ditimbulkan.

    Nah, untuk sepeda motor R2 (roda dua), bobotnya adalah 1 (paling rendah). Jadi selama ini, hitungan PKB motor sudah cukup sederhana.

    Isi Krusial Permendagri 11/2026

    Dalam aturan baru yang diteken Mendagri Tito Karnavian ini, ada dua poin penting terkait KBLBB:

    1. Tidak Ada Pengecualian Otomatis: Kendaraan listrik tidak lagi otomatis bebas pajak. Perlakuannya kini setara dengan kendaraan konvensional…yahh asas keadilan juga cak..

    2. Insentif Hanya untuk “Mobil Tua”: Hanya KBLBB dengan tahun produksi sebelum 2026 yang masih mendapat insentif (bisa tetap 0% sesuai aturan lama). Untuk yang lahir di 2026 dan seterusnya, pemda boleh memungut pajak.

    Dengan kata lain, aturan ini adalah pintu legal bagi pemda untuk mulai menarik uang dari kendaraan listrik baru yang mengaspal di wilayahnya. Ini kuncinya cak…

    Diskusi di Belakang Layar: “Pemda Mulai Bersuara”

    Rumor yang IWB terima….dalam sebuah diskusi tertutup antara Pemerintah Pusat (Kemendagri) dengan Pemerintah Daerah serta asosiasi industri (AISI untuk motor, Gaikindo untuk mobil) pada akhir 2025….terungkap keinginan kuat dari beberapa pemda.

    “Beberapa pemerintah daerah sudah menyampaikan keinginan untuk mulai memungut pajak KBLBB pada tahun 2026 ini,” demikian isi diskusi yang terungkap.

    Prediksi: Tidak Langsung 100%, Ada Masa Transisi

    Eittt tapi jangan kuatir….meski aturan sudah mengizinkan pemungutan, para pembuat kebijakan diperkirakan akan sangat berhati-hati. Jika langsung mengenakan pajak 100% (setara kendaraan ICE), pasar otomotif berpotensi terguncang dan minat beralih ke listrik bisa turun drastis.

    Pendapat IWB : Di tahap awal, pemda kemungkinan besar hanya akan mengenakan tarif 10% hingga 30% dari nilai pajak sesungguhnya. Langkah ini adalah kompromi cerdas: pemda tetap mendapat PAD, sementara konsumen tidak kaget dan industri tetap bergerak. Bingung ?? tenang cak…IWB coba racik ilustrasi….

    Contoh Simulasi (Ilustrasi)

    Misalnya NJKB motor listrik Rp 30 juta, dengan bobot 1.

    • Pajak Penuh (2%): Rp 600.000 per tahun.

    • Jika Pemda terapkan 10% dari pajak penuh: Rp 60.000 per tahun.

    • Jika 30%: Rp 180.000 per tahun.

    Angka-angka ini masih jauh di bawah pajak motor matic 150cc yang bisa mencapai Rp 400.000 – Rp 600.000 per tahun. Nahh dari sini wis mudengkan..??

    Last…Kebijakan ini menurut IWB adalah koreksi alamiah untuk menyeimbangkan antara ekologi dan ekonomi. Kendaraan listrik tetap didorong, tetapi kontribusinya terhadap pendapatan daerah tidak lagi nol. Yang penting dana pajak daerah juga harus digunakan dengan proper…ngakunya fokus sama jalanan, tapi aspal berlubang ditambalnya 1 tahun, kan amsyong. Bagi sampeyan, tidak perlu panik. Pajak akan hadir, tapi besarnya diperkirakan masih “sangat bersahabat” sebagai masa transisi. Tentu saja semua memang akan normal dimasa depan alias nggak mungkin listrik disubsidi terus. Apalagi untuk mobil cak…yang beli mobil listrik ini rata-rata ekonomi menengah keatas alias wong sugih. Walau nggak semua. dominasinya sangat mencolok. Mereka membeli mobil listrik biasanya mobil ke 2 atau ke 3. Mosok wong sugih kok disubsidi terus !?…iyo ora cak hehehe. Kalau motor IWB setuju karena mayoritas pengguna malah para ojek online. So…Pantau terus peraturan daerah (Perda/Pergub) di wilayah sampeyan masing-masing untuk tahu pasti berapa persen pajak yang akan dikenakan di tahun 2026 ini. Semoga mencerahkan sampeyan semua. Piye cak….setuju nggak sih mobil listrik mulai dicabut subsidinya ? monggo berikan opininya….(iwb)

  • Penampakan asli Honda Stylo 2026 Red Burgundy…edian cakeppp puoll cakkk !!!

    Penampakan asli Honda Stylo 2026 Red Burgundy…edian cakeppp puoll cakkk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….seperti yang sampeyan tahu, pasar skutik premium Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran varian warna terbaru dari Honda Stylo 160. PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan warna Burgundy khusus untuk tipe tertinggi, yakni ABS Special Edition. Peluncuran ini dilakukan serentak di berbagai wilayah, termasuk dalam gelaran Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 18 April 2026. Walaupun sudah dirilis, baru hari ini IWB melihat secara langsung penampakannya dan dilalah…cakepp puolll cakkk !!! nah seperti apa panampakannya ?? ini dia foto gallery Honda Stylo 2026 Red Burgundy….

    Secara desain, Honda memang nggak mau ngerubah siluet classic-fashion yang sudah terlanjur dicintai biker tanah air. Lekukannya tetap mengalir, berkelas, tapi tetep ada aura sporty-nya. Namun, fokus kita kali ini adalah kelir Red Burgundy-nya. Warna ini bukan merah sembarangan, cak. Level kemewahannya naik drastis!

    Kelir Sultan, Finishing Berkelas!

    Warna Red Burgundy di versi 2026 ini punya karakter yang unik. Kalau kena sinar matahari, dia memancarkan rona merah tua yang dalam banget, mirip warna wine mahal. Tapi begitu masuk ke area teduh, warnanya berubah menjadi gelap mendekati cokelat kehitaman yang elegan. Padu padan ini makin ciamik karena AHM memberikan glossy yang halus banget di raba….

    Nggak cuma body, cak. AHM juga pinter mainin aksen. Area jok dan deck kaki dilabur warna cokelat tua (dark brown) yang serasi banget dengan warna body-nya. Belum lagi detail emblem 3D gold yang nempel di body samping, bener-bener memberikan kesan kalau ini adalah skutik premium. Wis, pokoke aura “Sultan” kental banget di motor ini!

    Performa Tetap Njengat!

    Urusan dapur pacu, sepertinya Honda masih PD dengan mesin 160cc 4-katup eSP+ berpendingin cairan. IWB sudah sering tes mesin ini, dan sampeyan tahu sendiri kan? Tarikan bawahnya responsif, pas buat meliuk-liuk di kemacetan kota, tapi nafas atasnya juga nggak habis-habis. Powernya tetap berada di angka 11,3 kW pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 13,8 Nm. Kanggo selap-selip? Enteng bener, cak!

    Fitur-fitur unggulan lainnya tetap nempel, seperti:

    • Lampu Full LED yang desainnya tetap ikonik.

    • Honda Smart Key System lengkap dengan Answer Back System (biar nggak bingung nyari motor di parkiran).

    • USB Charger di dalam console box (penting banget buat HP yang lowbat).

    • Ban gambot dengan ring 12 yang bikin tampilan makin padat.

    Last….New Honda Stylo 160 Red Burgundy 2026 ini sepertinya memang disiapkan AHM untuk merangkul biker yang ingin tampil beda tanpa meninggalkan sisi fungsionalitas mesin 160cc yang powerfull. Dan warna ini memang istimewa cak…asli ketika melihat langsung kita dipaksa untuk menggoyang celengan wkwkwk….magnetnya kuat cak. Honda menjual tipe ini bersama aksesoriesnya diangka 33 jutaan. Nah, piye menurut sampeyan cak? Apakah warna Red Burgundy ini bakal jadi idaman baru di garasi sampeyan? Monggo sampaikan opininya di kolom komentar. Gazzzz….(iwb)

  • Jok Special G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125 dirilis…Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Jok Special G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125 dirilis…Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Bagi para pemilik Honda Monkey 125 yang ingin memberikan sentuhan retro pada motor kesayangannya, ada kabar baik dari Jepang. Produsen suku cadang kustom ternama, G-Craft, baru saja memperkenalkan aksesori terbaru mereka yang diberi nama NR Seat. Yup…Jok Sultan dirilis….G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125, Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Jadi cak…ini adalah jok special dengan label NR Seat G-Craft. Ini Bukan sekadar jok biasa, komponen ini dirancang khusus untuk membawa kembali memori kejayaan motor mungil Honda di era 70-an. Desain NR Seat ini mengambil inspirasi langsung dari bentuk dan estetika jok Honda Monkey Z50J tahun 1974, atau yang lebih dikenal di kalangan kolektor dengan sebutan “4L Monkey”. Ciri khas klasik sangat terasa berkat penyematan detail paku (rivet) di bagian samping jok yang memberikan kesan industrial sekaligus antik.

    Lebih Tebal dan Lebih Nyaman

    Selain menang di sektor penampilan, G-Craft juga memperhatikan aspek fungsionalitas dan kenyamanan. Berikut adalah keunggulan teknis dari NR Seat:

    • Peningkatan Ketebalan: Jok ini dibuat 2 cm lebih tebal dibandingkan dengan jok standar bawaan pabrik.

    • Busa Berkualitas Tinggi: Menggunakan material busa yang memiliki tingkat redaman tinggi, sehingga diklaim mampu mengurangi rasa lelah secara signifikan saat digunakan untuk perjalanan jauh atau touring santai.

    • Detail Eksklusif: Di bagian belakang, terdapat logo “Gcraft” yang dibuat dengan teknik emboss, memberikan identitas kustom yang kuat namun tetap elegan.

    Cocok untuk Berbagai Modifikasi

    NR Seat ini dirancang agar kompatibel dengan seluruh tahun produksi Honda Monkey 125. Bagi sampeyan yang mengejar tampilan sempurna, jok ini sangat serasi jika dipadukan dengan grab bar (begel belakang) buatan G-Craft yang sudah beredar di pasaran.

    Menariknya, meskipun jok ini bergaya tahun 74, ia tetap terlihat menyatu dengan model Monkey 125 terbaru yang memiliki skema warna mirip generasi pertama (Z50M). Hal ini menjadikan NR Seat sebagai key item bagi siapa saja yang ingin melakukan modifikasi dengan tema vintage modern.

    Spesifikasi Singkat & Harga

    • Produk: G-Craft NR Seat

    • Kompatibilitas: Honda Monkey 125 (Semua Model)

    • Harga: 36.300 Yen (Sekitar Rp3,8 Juta)

    Last…dengan kehadiran aksesori ini, G-Craft sekali lagi membuktikan bahwa pesona motor klasik tidak pernah mati, justru semakin hidup melalui teknologi dan material modern. Sayang jok edisi special Monkey 125 ini baru lahir di Jepang. Kalau di Indonesia kayaknya kalah dengan MBtech kali cak ya…piye menurut sampeyan ? ganteng oraaa ??….(iwb)

  • Breaking !! YIMM Rilis Aplikasi canggih YAMAHA MOTOR ON (Y-ON)!

    Breaking !! YIMM Rilis Aplikasi canggih YAMAHA MOTOR ON (Y-ON)!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan gaya hidup yang semakin dinamis, Yamaha kembali melakukan gebrakan inovasi. Kali ini, pabrikan asal Iwata tersebut tidak hanya meluncurkan produk-produk anyar, tetapi juga melakukan penetrasi di ranah digital dengan meluncurkan aplikasi baru bernama YAMAHA MOTOR ON (Y-ON) yang resmi tersedia pada April 2026. (more…)

  • HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong !

    HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong !

    Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya masa keemasan kendaraan EV soal subsidi pemerintah pelan-pelan mulai dicabut. Asas keadilan mulai ditegakkan (haiyaahhh). Hal ini berdasarkan update-an terbaru soal regulasi kendaraan listrik (KBLBB) di tanah air. Kalau selama ini kita dimanjain dengan “pajak nol rupiah” alias gratis tis buat PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB, sekarang skemanya berubah total Kangbro !!!

    Jadi cak…dari update paling fresh kemarin, Berdasarkan Permendagri No. 11 Tahun 2026 yang diteken Pak Tito Karnavian, mobil listrik sekarang nggak lagi jadi objek yang dikecualikan dari pajak. Artinya apa? Secara “default” atau aturan dasar, mobil listrik itu SEKARANG KENA PAJAK. Titik!

    Terus, kenapa aturannya berubah? Nah, di dalam pasal 14 aturan tersebut, perhitungan pajak sekarang bener-bener ngelihat dua faktor utama: NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) dan Bobot Koefisien. Yang bikin IWB garuk-garuk kepala, bobot koefisien ini dihitung berdasarkan tingkat kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan.

    Dan tahu nggak sampeyan? Di lampiran aturan itu, ternyata nggak ada bedanya antara mobil listrik sama mobil bensin konvensional (ICE). Sebagai contoh, BYD M6 punya koefisien 1,050—sama persis kayak koefisien Daihatsu Xenia! Jadi secara “kertas”, pemerintah nganggep beban jalan yang ditimbulkan mobil listrik sama aja kayak mobil bensin. Waduhhh…

    Apakah bakal langsung mahal pajaknya? Eits, tunggu dulu… jangan langsung lemes bin galau. Meskipun secara aturan pusat sudah nggak otomatis nol rupiah, tapi pemerintah pusat masih ngasih “celah” buat pemerintah daerah (Pemda) untuk ngasih insentif.

    Jadi intinya begini:

    1. Nggak Seragam Lagi: Dulu mungkin nasional rata-rata dibebasin. Sekarang, tiap daerah bebas nentuin sendiri mau dikasih diskon berapa persen atau malah tetep digratisin.

    2. Tergantung Daerah: Kalau Pemda DKI Jakarta mau tetep gratisin (0%), ya monggo. Tapi kalau Pemda lain mutusin buat narik pajak 10% atau 20% dari dasar pengenaan, ya mereka punya payung hukumnya sekarang.

    IWB pribadi ngelihat ini sebagai langkah transisi pemerintah. Mungkin karena populasi EV sudah makin banyak, pemerintah mulai mikirin maintenance jalanan yang juga butuh dana dari pajak kendaraan. Tapi ya itu, buat sampeyan yang baru mau meminang mobil listrik, wajib banget cek aturan di daerah masing-masing nantinya. Jangan sampe kaget pas STNK turun, angkanya nggak nol lagi, mringis tenan nanti!

    Last…aturan ini memang bikin bingung karena kebijakan angka diserahkan ke pemerintah daerah…amsyong sih cak. Soalnya kalau sudah dikasih payung hukum dari pemerintah pusat, kebiasaan daerah pasti di “push” karena aji mumpung untuk menambah pendapatan daerah. Namun disisi yang lain, ketimpangan antara pajak EV dan ICE memang kebangetan tenan. Lhaa piyeee…sebagai contoh, mosok pajak pertahun BYD Sealion 7 yang harganya 600 jutaan hanya dikenakan 500 ribu rupiah alias masih lebih murah dari motor PCX IWB yang kena 600 ribuan. Kan ora adil tenan…wong sugih malah disubsidi, iyooo ora wkwkwk (pembeli mobil listrik rata-rata punya kemampuan ekonomi diatas rata-rata). Kalau motor listrik full subsidi baru IWB setuju. Menurut sampeyan sendiri piye cak….setuju nggak dengan revisi aturan subsidi ini ? monggo berikan opininya…. (IWB)

  • Honda CBR150R 2026 Edisi “Stealth Black” Meluncur…Wediannn sangarrr tenan !!!

    Honda CBR150R 2026 Edisi “Stealth Black” Meluncur…Wediannn sangarrr tenan !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….memasuki bulan ke empat 2026 ini, Honda melakukan gebrakan dengan meluncurkan new CBR150R model 2026. Sebuah generasi yang angker alias angar tenan karena semua serba hitam. Namun yang menarik….gen terbaru ini diberi selingan warna orange, hasilnya ?? sangarrr tenan !!!

    Berbeda dengan Indonesia yang terkesan anteng…yang terbaru Boon Siew Honda Malaysia baru saja merilis Honda CBR150R Model Year 2026 dengan tampilan anyar yang lebih garang. Namanya “Stealth Black” alias Siluman Hitam…

    Betul cak…Edisi terbaru ini mengusung dominasi matte black di hampir seluruh permukaan bodi. Namun yang menarik, aksen warna oranye ditempatkan di beberapa titik strategis: undercowl, front cowl, bagian belakang, serta garis di tengah tangki. Kombinasi ini berhasil menciptakan kesan agresif sekaligus misterius sesuai dengan namanya. Lek boso Jowone sangarrrr tenannnnn !!

    Ini jelas berbeda dari edisi sebelumnya, seperti CBR150R CyberRoar dengan tema macan dan warna pink mencolok, atau versi lawas dengan skema warna ala Oskadon (biru-kuning) yang super sporty. Terus piye soal spek dan banderol ??

    Di Malaysia, motor ini dibanderol RM 13.399 atau sekitar Rp 58 jutaan (off the road). Angka ini terpaut cukup jauh dibanding harga versi Indonesia yang saat ini masih di kisaran Rp 43-45 jutaan untuk varian ABS. Sedang untuk spek mesin sami mawon cak…

    Dari sektor mesin dan fitur, tidak ada perubahan. CBR150R 2026 tetap mengandalkan jantung pacu 150cc DOHC, 4 katup, berpendingin cairan dengan output:

    • Tenaga maksimal: 16,1 hp @ 9.000 rpm

    • Torsi puncak: 13,7 Nm @ 7.000 rpm

    Fitur Assist & Slipper Clutch masih tersemat, seperti halnya versi yang dijual di Indonesia.

    Beda Varian, Beda Detil

    Setidaknya ada dua perbedaan mencolok antara versi Malaysia dan Indonesia:

    Komponen Versi Malaysia Versi Indonesia
    Lampu sein depan Terpisah, di samping bodi bawah spion Menyatu dengan DRL berbentuk alis di atas headlamp
    Plat nomor depan Stiker di spakbor depan Bracket fisik

    Last….Pertanyaan besarnya akankah AHM membawa varian “Siluman Hitam” ini ke Tanah Air? Sejauh ini belum ada tanda-tanda. CBR150R di Indonesia masih anteng dan santai cak. Namun untuk refreshment sih harusnya ada pergerakan. Jika AHM serius ingin mempertahankan pangsa pasar di kelas sport 150cc, menghadirkan edisi terbatas dengan tampilan segar sesederhana ubahan warna bisa jadi langkah kecil yang cukup berarti. Sayangnya, hingga artikel ini diturunkan, belum ada angin segar dari arah Sunter. Semoga saja setelah rilis artikel CBR150R versi Stealth ini AHM akan menyusul. Piye cak….juozz ora menurut sampeyan versi ini ? monggo berikan opininya…(iwb)

  • Breaking !! Tulang belakang “Prothol”, Aleix Espargaró Jalani Operasi 6 Jam…….Honda Pusing ?!

    Breaking !! Tulang belakang “Prothol”, Aleix Espargaró Jalani Operasi 6 Jam…….Honda Pusing ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…kabar mengejutkan datang dari Aleix Espargaró, yang menjalani operasi panjang dan rumit pasca kecelakaan serius yang menimpanya saat sesi uji coba tertutup di Sirkuit Sepang, Malaysia. Mantan pembalap Aprilia itu mengalami cedera pada beberapa ruas tulang belakang akibat kecelakaan berkecepatan tinggi. Ini membuatnya harus dioperasi selama 6 jam..waahh ngiluuuu puolll !!

    Melalui unggahan di media sosial, Espargaró mengabarkan kabar terkini kondisinya sekaligus menenangkan para penggemar yang khawatir. Ia mengonfirmasi telah menjalani operasi yang berlangsung lebih dari enam jam untuk menstabilkan empat ruas tulang belakang yang terdampak.

    “Kemarin mereka akhirnya mengoperasi saya dan menstabilkan empat ruas tulang belakang,” tulis pembalap asal Spanyol itu.

    Dalam video yang diunggah, Espargaró terlihat masih menggunakan penyangga leher (cervical collar). Ia mengaku masih merasakan sedikit nyeri pasca operasi, namun sudah mulai bisa bergerak.

    “Operasi berlangsung lebih dari enam jam, dan Dr. Fiol serta timnya melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Saya masih merasakan sedikit nyeri, tapi saya sudah mulai bisa bergerak. Saya berharap bisa pulang dalam beberapa hari ke depan. Salam untuk semuanya,” lanjutnya.

    Kronologi Kecelakaan

    Espargaró mengalami kecelakaan saat menjalani sesi uji coba pribadi bersama Honda di Sepang. Informasi awal menyebutkan bahwa ia mengalami cedera pada beberapa ruas tulang belakang setelah terjatuh dengan kecepatan tinggi.

    Insiden ini menjadi pukulan berat bagi Espargaró yang baru bergabung dengan Honda sebagai test rider setelah pensiun dari balapan aktif di akhir musim 2024. Perannya sangat krusial dalam pengembangan motor Honda menjelang era regulasi baru 850cc pada 2027.

    Kondisi Terkini dan Prognosis

    Operasi selama enam jam yang melibatkan stabilisasi empat ruas tulang belakang mengindikasikan cedera yang cukup serius. Namun, pernyataan Espargaró bahwa ia sudah mulai bisa bergerak adalah kabar positif. Prognosis pemulihan cedera tulang belakang biasanya bervariasi tergantung lokasi dan tingkat keparahan, namun bisa memakan waktu beberapa minggu hingga bulan.

    Kabar baiknya, tidak ada indikasi cedera pada sumsum tulang belakang yang disebutkan, sehingga peluang pemulihan penuh masih terbuka lebar. Namun, proses rehabilitasi kemungkinan akan memakan waktu cukup panjang.

    Dampak pada Honda

    Kehilangan Espargaró di masa kritis pengembangan motor 850cc jelas menjadi kerugian besar bagi Honda. Sebagai pembalap dengan pengalaman puluhan tahun di MotoGP, termasuk musim terakhirnya yang kompetitif bersama Aprilia, umpan balik Espargaró sangat berharga.

    Honda kini harus mengandalkan pembalap uji lainnya atau mungkin menunda beberapa program pengembangan. Namun, keselamatan dan pemulihan pembalap tetaplah prioritas utama.

    Last….dunia balap MotoGP kompak mengirimkan doa dan dukungan untuk Espargaró. Rekan-rekan pembalap, tim, dan penggemar berharap agar “El Cantador” dapat pulih sepenuhnya dan segera kembali ke aktivitasnya, baik di lintasan maupun di luar. Proses pemulihan yang panjang telah dimulai. Semua mata tertuju pada langkah berikutnya dari salah satu pembalap paling dihormati di paddock ini. GWS Aleix…(iwb)

  • Gazz ke Belanda….Arai Agaska Target Poin Perdana di World Sportbike Assen !!

    Gazz ke Belanda….Arai Agaska Target Poin Perdana di World Sportbike Assen !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska, bersiap menghadapi seri kedua World Sportbike 2026 di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan ini (17-19 April). Setelah menjalani latihan intensif di Misano, Italia, pembalap asal NTB itu optimistis bisa memperbaiki performa dan memburu poin perdana musim ini…!!

    Bagi Arai, Assen adalah medan baru. Ia belum pernah balapan di sirkuit berjuluk “The Cathedral” ini. Karakter trek yang cepat dengan tikungan-tikungan tajam disebut-sebut cocok dengan gaya balapnya yang agresif. Namun, kurangnya pengalaman menjadi tantangan tersendiri.

    Saya menantikan seri Assen karena belum pernah balapan di trek itu, akan jadi pengalaman baru yang menambah jam terbang di kejuaraan dunia,” ujar Arai dalam rilis resmi Yamaha Indonesia.

    Ia mengaku telah memanfaatkan sesi latihan di Eropa untuk mengasah skill dan semakin mengenal karakter Yamaha R7 yang ditungganginya.

    Kesempatan latihan di Eropa telah saya manfaatkan untuk mengasah skill dan performa, juga makin terbiasa menggeber Yamaha R7. Semoga ini turut mendukung saya mendapatkan poin perdana di World Sportbike dari race Assen,” tambahnya.

    Evaluasi dari Portimão

    Pada seri pembuka di Portimão, Portugal, Arai menuntaskan race 1 di posisi 20 dan race 2 di posisi 23. Hasil tersebut menempatkannya di urutan 26 klasemen sementara tanpa poin. Assen menjadi momentum untuk memperbaiki catatan tersebut.

    Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menilai progres latihan Arai di Eropa cukup positif.

    Seri 2 Assen jadi tantangan Arai Agaska selanjutnya untuk melakukan improvement setelah berbenah melalui latihan di Eropa. Cara itu berdampak positif karena ada progress yang dibutuhkan untuk menyesuaikan dengan atmosfer balapan yang sengit di World Sportbike,” jelas Wahyu.

    Jadwal Balapan (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Jumat, 17 April Free Practice 14:40 – 15:05
    Superpole 19:10 – 19:35
    Sabtu, 18 April Race 1 18:00
    Minggu, 19 April Race 2 18:00

    Last…Arai bergabung dengan tim ProGP NitiRacing di kelas yang menggunakan motor Yamaha R7. Target realistis akhir pekan ini adalah finis di zona poin (15 besar) sekaligus mengoleksi pengalaman berharga di trek basah khas Belanda. Gazzzz Arai !!! (iwb)

  • SHAD Indonesia Rayakan Satu Dekade…Langsung Rilis Empat Produk Baru !!!

    SHAD Indonesia Rayakan Satu Dekade…Langsung Rilis Empat Produk Baru !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Menandai perjalanan sepuluh tahun kiprahnya di industri aksesori roda dua, SHAD Indonesia resmi merayakan hari jadinya yang ke-10 (2016-2026) pada hari ini, 18 April 2026. Dalam momentum perayaan satu dekade tersebut, produsen perlengkapan berkendara ini menegaskan komitmennya terhadap pasar nasional dengan meluncurkan rangkaian produk inovatif yang dirancang untuk menjawab beragam karakteristik kebutuhan pengendara di Indonesia…!!

    Sebagai salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia, Indonesia memiliki peran strategis dalam strategi ekspansi internasional SHAD. Selama sepuluh tahun terakhir, perusahaan terus memperkuat operasional lokal guna memastikan standar desain, engineering, dan kualitas global dapat diakses langsung oleh komunitas motor di Tanah Air.

    Inovasi Produk Terbaru 2026

    Dalam rilis resminya, SHAD memperkenalkan empat produk unggulan yang mencakup kategori top case, side case, hingga tas teknis:

    1. TR46 Aluminum Top Case

    Merupakan evolusi dari seri TR41, top case ini menawarkan kapasitas lebih besar yang mampu menampung hingga dua helm (satu modular dan satu JET, atau satu helm trail ukuran XL).

    • Keunggulan: Memiliki struktur tahan air setara IPX5 dan fitur hook atas untuk muatan tambahan hingga 6 kg.

    • Harga: Dibanderol mulai dari Rp 1.499.000 (Varian Black) hingga Rp 1.799.000 (Varian Alu).

    2. TR27 Side Case

    Solusi penyimpanan samping yang ringkas dan tangguh, dirancang untuk penggunaan harian maupun petualangan.

    • Fitur: Menggunakan material polypropylene yang diperkuat, desain bukaan atas (top opening) untuk akses mudah, serta kompatibel dengan sistem mounting 3P & 4P SHAD.

    • Ketersediaan: Produk ini akan mulai tersedia di pasar pada 1 Juni dengan harga mulai Rp 1.799.000.

    3. SH51 Top Case

    Produk ini ditargetkan untuk segmen touring jarak jauh dengan fokus pada aspek aerodinamis dan stabilitas.

    • Spesifikasi: Mampu menampung dua helm flip-up dengan beban maksimal 10 kg dan dilengkapi Double Locking System.

    • Harga: Dipasarkan seharga Rp 2.299.000 (Carbon) dan Rp 2.499.000 (Alu).

    4. TR08 Waterproof Crash Bar Bag

    Tas berkapasitas 8 liter ini menawarkan perlindungan 100% tahan air (IPX4) dan dirancang untuk dipasang secara universal pada crash bar motor.

    • Material: Menggunakan polyester dengan lapisan PVC ganda dan material Hypalon yang memiliki ketahanan UV hingga 1500 jam.

    • Harga: Tersedia dengan harga retail Rp 699.000.

    Last…Josep, perwakilan dari SHAD, mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan budaya penggunaan boks motor di Indonesia yang kini menjadi bagian dari kenyamanan dan keselamatan berkendara. Memasuki dekade kedua, SHAD Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat posisi pasar melalui dukungan terhadap komunitas dan penghadiran solusi mobilitas yang inovatif. Seluruh produk terbaru ini mencerminkan nilai utama merek yang mengedepankan fungsionalitas dan keamanan, sekaligus mempertahankan estetika teknik yang dikembangkan langsung di Barcelona. Keren cak….(iwb)

  • Marquez akui Nggak Kaget Marco Bezzecchi kencang….ini alasannya !!

    Marquez akui Nggak Kaget Marco Bezzecchi kencang….ini alasannya !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Tiga seri pembuka MotoGP 2026 telah berlalu, dan satu fakta tak terbantahkan: Aprilia sedang mendominasi. Marco Bezzecchi menyapu bersih semua balapan utama (Thailand, Brasil, Amerika Serikat), sementara Jorge Martin menjadi pemenang sprint race di COTA dan duduk manis di peringkat kedua klasemen. Namun, Marc Marquez, semua ini bukanlah kejutan. Ia mengaku sudah melihat tanda-tanda kebangkitan Aprilia sejak akhir musim lalu dan selama tes pramusim….

    Marco Bezzecchi telah menyapu bersih kemenangan di tiga Grand Prix awal, dengan rekan setimnya, Jorge Martin, sukses menjadi pemenang Sprint Race menggunakan RS-GP, serta meraih sepasang podium di balapan utama untuk mengamankan posisi kedua di klasemen kejuaraan dunia. Pedro Acosta berada di posisi ketiga dengan kemenangan debutnya di Sprint Race untuk KTM, sementara pembalap VR46, Fabio di Giannantonio, menjadi penunggang Ducati terbaik di posisi keempat.

    Marquez, berada di posisi kelima secara keseluruhan dan masih mengejar podium Grand Prix pertamanya musim ini, di mana satu-satunya kemenangan yang ia raih sejauh ini berasal dari Sprint Race Goiania. Meskipun Bezzecchi dan Aprilia juga mendominasi seri-seri terakhir musim lalu, banyak pihak merasa kondisinya akan berbeda jika Marquez tidak absen karena cedera. Namun, Marquez menegaskan bahwa ia selalu melihat performa Aprilia tahun lalu yang kemudian dibuktikan lagi dalam tes pramusim sebagai ancaman yang nyata.

    “Menurutku itu bukan kejutan sama sekali. Sudah sejak musim lalu dan pramusim, kami memahami bahwa Marco sangat cepat, dan Aprilia juga cepat serta terus berkembang…” seru Marc. Marquez sendiri masih berusaha mencari performa terbaiknya. Satu-satunya kemenangan musim ini ia raih di sprint race Brasil. Di balapan utama, ia belum sekalipun menjejak podium sebuah fakta yang cukup mengejutkan mengingat statusnya sebagai juara bertahan. Luca Marini (Honda) setuju bahwa dominasi Aprilia sudah terlihat sejak pramusim.

    “Kurang lebih semuanya berjalan sama seperti tes pramusim. Kami melihat semua pabrikan meningkat pesat, terutama Aprilia. Kami (Honda) benar-benar fokus pada rencana kami dan mencoba memahami ber banyak pembaruan yang bisa kami dapatkan di awal musim ini.”

    Sementara itu, rookie Honda Diogo Moreira justru menempatkan Bezzecchi, Martin, dan Aprilia secara umum sebagai kejutan terbesar baginya.

    “Saya akan mengatakan Bezzecchi. Di akhir tahun lalu dia sudah ada di sana, tapi tahun ini dia sangat kuat. Dan juga Martin. Saya akan mengatakan, Aprilia secara umum melakukan pekerjaan sangat baik di musim dingin ini, jadi mereka sangat kuat sekarang. Menurut saya, kombinasi terbaik saat ini adalah Aprilia.”

    Menariknya, Jorge Martin sendiri mengaku tidak menyangka akan sekuat ini. Pembalap Spanyol itu melewatkan sebagian tes pramusim karena rehabilitasi pasca operasi di musim dingin.

    “Berada di podium setelah dua seri sudah cukup mengejutkan,” ujar Martin, yang berhasil meraih podium ganda di Brasil dan COTA.

    Sementara itu, Franco Morbidelli (VR46) memilih sikap hati-hati: “MotoGP penuh dengan kejutan, dan sangat sulit untuk menunjuk hanya satu. Itulah indahnya…” tukasnya. Dominasi Aprilia tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor kunci yang membuat RS-GP begitu kompetitif di awal musim 2026:

    1. Kesinambungan dari Akhir Musim Lalu

    Aprilia sudah menunjukkan performa impresif di akhir musim 2025, bahkan saat Marquez absen karena cedera. Bezzecchi memenangkan tiga dari empat balapan terakhir tahun lalu.

    2. Stabilitas Pembalap

    Berbeda dengan Ducati yang harus beradaptasi dengan kepergian Martin dan kedatangan Marquez, Aprilia mempertahankan duo Bezzecchi-Martin yang sudah kompak.

    3. Pengembangan Musim Dingin yang Efektif

    Saat pabrikan lain sibuk dengan perubahan line-up, Aprilia fokus pada pengembangan RS-GP. Hasilnya terlihat: motor mereka tidak hanya cepat di satu lap, tetapi juga konsisten di jarak balapan penuh.

    Ketiadaan Ducati di tiga besar klasemen adalah sinyal yang cukup mengkhawatirkan bagi pabrikan Borgo Panigale. Satu-satunya pembalap Ducati yang konsisten adalah Fabio Di Giannantonio (VR46) di posisi keempat. Marquez sendiri mengakui bahwa ia masih dalam masa pencarian performa. Cedera bahu yang dideritanya tampaknya masih mempengaruhi kemampuannya untuk memacu motor sejak lap pertama. Ia lebih kuat di akhir balapan, tetapi sering kehilangan terlalu banyak waktu di awal. Apakah ini akhir dari dominasi Marc Ducati ?? (iwb)

    Posisi Pembalap Tim Poin Catatan
    1 Marco Bezzecchi Aprilia Racing Menang semua GP
    2 Jorge Martin Aprilia Racing Juara Sprint COTA
    3 Pedro Acosta KTM Juara Sprint Thailand
    4 Fabio Di Giannantonio VR46 Ducati Pembalap Ducati teratas
    5 Marc Marquez Ducati Lenovo Masih cari podium GP