Author: Iwanbanaran

  • Membongkar Rahasia Murahnya “Harga Spare Part Yamaha”….Korbankan Kualitas ??!!

    Membongkar Rahasia Murahnya “Harga Spare Part Yamaha”….Korbankan Kualitas ??!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….dari dulu sampai sekarang, kalau kita ngobrolin soal suku cadang alias fast moving / slow moving spare part sepeda motor di tanah air, isu yang satu ini pasti selalu mantul-mantul di kolom komentar. Yup, apalagi kalau bukan julukan “Spare Part Yamaha Terkenal Murah Meriah” dibanding para kompetitornya! Bukan sekadar mitos atau kabar angin gosip pinggir jalan cak, ini fenomena riil yang diakui banyak biker, dari yang cuma sekadar commuter harian sampai anak touring dan balap. Tapiiiii… pertanyaan besarnya, kenapa kok bisa spare part Yamaha (YGP – Yamaha Genuine Parts) dibanderol miring banget tanpa ngorbanin kualitas? Apa rahasia dibalik dapur produksi YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing)? Yo wis, ora usah suwe-suwe, mari kita bedah secara mendalam (deep analysis) lengkap beserta komparasi angka-angka kasar harga part-nya, Cakkk! Cekdottt…

    Supaya ora dibilang Omon-Omon alias kibul-kibul, IWB bakal paparkan contoh komparasi estimasi HET (Harga Eceran Tertinggi) part fast moving untuk motor matic/bebek kelas 110-155cc antara Yamaha dan kompetitor sekelasnya (misal: Honda / Suzuki). Ini adalah harga average yo cak…alias rata-rata. Harga di bawah ini merupakan kisaran HET resmi pabrikan dan bisa bervariasi sesuai tipe motor. Intip disini….

    Komponen Fast Moving Yamaha (YGP) Kompetitor A (Honda/AHM) Kompetitor B (Suzuki/SGP)
    Filter Udara (Air Cleaner) Rp 35.000 – Rp 50.000 Rp 50.000 – Rp 68.000 Rp 45.000 – Rp 60.000
    Kampas Rem Depan (Pad Set) Rp 38.000 – Rp 60.000 Rp 55.000 – Rp 80.000 Rp 60.000 – Rp 85.000
    Kampas Ganda (Clutch Shoe) Rp 120.000 – Rp 150.000 Rp 140.000 – Rp 180.000 Rp 160.000 – Rp 200.000
    V-Belt Kit (Karet + Roller) Rp 130.000 – Rp 170.000 Rp 160.000 – Rp 220.000 Rp 180.000 – Rp 230.000
    Busi Standard (NGK/Denso) Rp 15.000 – Rp 25.000 Rp 18.000 – Rp 30.000 Rp 20.000 – Rp 30.000

    Bisa sampeyan lihat bahwa spare part Yamaha secara umum selalu lebih murah dibandingkan para kompetitornya. Ini yang membuat sampeyan heran dan banyak bertanya ke IWB…kok isooo harga spare part Yamaha semiring itu cak IWB ?? Nah, sekarang kita bongkar dari sisi teknis, strategi bisnis, dan industri manufaktur. Kok bisa Yamaha bikin part OEM quality dengan pricing yang begitu menggoda? Ini dia 4 alasan utama yang bisa IWB kumpulkan :

    Strategi Komponensial “Common Parts” (Platform Sharing)

    Ini dia kuncinya! Yamaha pintar banget dalam hal efisiensi produksi. Mereka menerapkan strategi Part Sharing yang sangat masif.

    • Contoh: Filter udara, saklar, kampas rem, hingga roller CVT yang dipakai NMAX seringkali interchangeable (bisa saling pakai) dengan Aerox, Lexi, bahkan beberapa tipe matic lainnya.

    • Karena part yang sama dipakai oleh jutaan unit motor di jalanan, skala ekonomi (economy of scale) pabrik naik drastis. Biaya cetak (molding) dan produksi per biji part jadi jauh lebih murah!

    Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Sangat Tinggi

    YIMM adalah salah satu basis produksi (global production hub) terbesar Yamaha di dunia. Banyak motor global lahir di Karawang/Pulo Gadung. Imbasnya, rantai pasok (supply chain) suku cadang dari tier-1/tier-2 supplier lokal sudah terbentuk sangat kuat. Tak ada biaya impor tersembunyi yang membengkakkan harga eceran!

    Strategi Bisnis Margin: “Retain Customer Aftersales”

    Secara psikologi bisnis, Yamaha sadar betul bahwa pemilik motor bakal berhadapan dengan biaya kepemilikan (cost of ownership). Jika harga spare part murah, konsumen tidak akan ragu untuk terus servis berkala di bengkel resmi (YRFI/Yamaha Authorized Workshop). Kerennya….Pabrikan memilih mengambil margin tipis per piece suku cadang, tapi volumenya repeat order-nya tinggi terus-menerus! Cerdazzz….

    Katalog Part Digital yang Transparan (No Hidden Price)

    Ini adalah kekuatan Yamaha yang sangat kuat hingga sekarang. Yamaha adalah pelopor keterbukaan harga part lewat aplikasi Yamaha YECAT / Parts Catalogue. Siapa pun bisa cek harga satuan baut sampai kruk as langsung dari HP secara akurat! Keterbukaan ini menekan praktek mark-up harga nakal di level pengecer/dealer, sehingga harga tetap terjaga murah dan sesuai HET di seluruh Indonesia.

    Yup…kuwi cak beberapa alasan kenapa Harga spare part Yamaha Cenderung murah. Jadi tidak ada bahasa mengorbankan kualitas karena justru mereka terkenal memiliki kualitas part yang baik.  Artinya….Slogan murahnya spare part Yamaha bukan semata-mata pangkas kualitas material, melainkan buah dari efisiensi rantai pasok, ketiadaan biaya impor, serta taktik part-sharing antar tipe motor yang sangat jenius.Imbas positifnya ke kita sebagai konsumen jelas berasa: dompet kagak gampang kering pas jadwal servis rutin, dan rasa tenang karena motor selalu dijejali part original YGP tanpa kudu lari ke part KW atau imitasian! Iki analisis murni ala IWB berdasarkan peta industri dan data lapangan, Cakk. Nek sampeyan piye? Ada pengalaman berkesan pas jajan part Yamaha? Opo malah punya pandangan beda? monggo coret-coret di kolom komentar bawah, Gazzz ! (iwb)

  • Bongkar 4 Perbedaan Honda New Vario EVO vs old Vario 160….Ini Rahasia BBM Makin Irit !!

    Bongkar 4 Perbedaan Honda New Vario EVO vs old Vario 160….Ini Rahasia BBM Makin Irit !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…. Honda Vario 160 memang sudah menjadi salah satu skutik high-end paling populer di Indonesia sejak pertama kali meluncur 2022 silam. Namun, AHM rupanya tidak tinggal diam. Memasuki babak baru, AHM resmi menghadirkan penyegaran bertajuk New Honda Vario Evo 160. Namun banyak dari sampeyan yang bertanya-tanya ke IWB melalui DM maupun kolom komentar, “Cak IWB, opo sih bedane Vario Evo 160 iki dibanding versi lama? Opo cuma ganti striping dan casing thok?”. Nah, mumpung unit dan datanya sudah IWB bedah secara membabi buta (hehehe), yuk kita kupas tuntas secara detail dan gamblang opo wae perbedaannya dari mesin, fitur, sampai variannya. Cekidot cak!

    Memang cak kalau membicarakan basis IWB sudah terangkan ke sampeyan bahwa basis masih sama. Namun bukan berarti ini adalah unit yang sami mawon, akan tetapi Vario EVO memang mengalami improvement banyak sektor dibandingkan gen sebelumnya. Apa saja kira-kira. Kita mulai dari sini dulu….

    1. Mesin: Torsi Naik, Jambakan Lebih Terasa!

    Meskipun secara basis masih mengusung mesin 157 cc eSP+ 4-katup berpendingin cairan, AHM melakukan engine re-mapping pada Vario Evo 160. Hasilnya? Torsi puncak merangkak naik, cak!

    • Vario Evo 160: Torsi maksimum naik menjadi 14,0 Nm @ 7.000 rpm (naik 0,2 Nm).

    • Vario 160 Lama: Torsi maksimum ada di angka 13,8 Nm @ 7.000 rpm.

    Untuk tenaga puncak (peak power) sebenarnya masih sama persis di angka 15,4 PS (15,19 HP) @ 8.500 rpm. Namun, berkat kenaikan torsi 0,2 Nm tersebut, feel respon gas di putaran bawah ke tengah terasa sedikit lebih padat dan langsung joss saat diajak stop and go di kemacetan. Ini IWB rasakan secara langsung saat test uji jalanan. Powerband lebih merata dari bawah, tengah hingga atas. Ini yang membuat Vario EVO tidak butuh gas dalam untuk mendapatkan akselerasi. Alhasil motor dengan mudah menggapai komsumsi BBM 1 : 50. Dan ingat cak…MID Vario EVO dalam pengetesan juga sangat akurat. Hanya terpaut nol nol sekian. Jadi MID motor baru AHM ini bisa kita jadikan acuan sahih untuk komsumsi BBM. Torsi nambah…tendangan makin enteng. Yesss…ini cak rahasia BBM Makin Irit !!

    2. Fitur Kepraktisan: USB Type-C!

    Ini dia salah satu update yang sangat mendengarkan curhatan konsumen. Pada Vario 160 lama, konsol boks kiri dilengkapi power charger yang masih membutuhkan adaptor USB (lighter).

    Nah, di Vario Evo 160, AHM menyematkan Direct USB Charger Type-C. Alhasil sampeyan tidak perlu repot beli adaptor tambahan lagi—tinggal colok kabel data modern, handphone langsung terisi!

    Selain itu, gantungan barang di bagian tengah (center hook) kini menggunakan model Pop-Up. Kalau lagi tidak dipakai membawa belanjaan atau kantong plastik, gantungan ini bisa dilipat rapi sehingga area kompartemen tengah terlihat lebih bersih dan estetik.

    3. Varian Lebih Ramai: Muncul Tipe “CBS Nitro”

    Kalau versi sebelumnya AHM hanya menawarkan dua opsi utama yaitu CBS dan ABS, maka pada generasi Evo ini konsumen dimanjakan dengan 3 pilihan varian:

    1. CBS (Standard): Pengeriman kombi brake sistem, cocok untuk penggunaan harian.

    2. CBS Nitro (New Variant!): Mengusung basis CBS namun dibekali livery serta perpaduan warna yang lebih agresif, bold, dan kental aura street racer.

    3. ABS: Varian tertinggi dengan fitur keselamatan Rem ABS Single-Channel serta rem cakram di roda belakang.

    4. Visual, Warna, dan Bobot

    Dari segi dimensi visual, aura gambot dan tajam khas Vario 160 tetap dipertahankan, namun AHM memberikan pilihan warna baru yang jauh lebih fresh dan eye-catching seperti perpaduan warna Nitro Matte Black Red hingga Glossy Blue Lime.

    Menariknya, dari sisi timbangan, terdapat sedikit kenaikan bobot sebesar 1 kg pada seluruh variannya:

    • Vario Evo 160 CBS: 116 kg (sebelumnya 115 kg)

    • Vario Evo 160 ABS: 118 kg (sebelumnya 117 kg)

    Komparasi Spesifikasi Kunci

    Sektor Honda Vario 160 Lama New Honda Vario Evo 160
    Torsi Maksimum 13,8 Nm @ 7.000 rpm 14,0 Nm @ 7.000 rpm
    Port Charger Socket Lighter (Butuh Adaptor) USB Type-C (Direct Plug)
    Center Hook Hook Model Tetap Pop-Up (Dapat Dilipat)
    Pilihan Varian 2 (CBS, ABS) 3 (CBS, CBS Nitro, ABS)
    Bobot Kosong 115 kg (CBS) / 117 kg (ABS) 116 kg (CBS) / 118 kg (ABS)

    Last…jadi tidak hanya tampang yang makin gahar, langkah AHM menyegarkan Vario 160 menjadi versi Evo tergolong smart improvement. Mereka tidak membongkar total desain yang sudah disukai pasar, melainkan menyempurnakan detail-detail kecil yang krusial: torsi lebih padat, colokan charger lebih praktis, dan pilihan varian yang semakin luas. Pilihan kini kembali ke tangan panjenengan semua. Piye bro, tertarik boyong Vario Evo 160 ke garasi ora kiieee ? hehehehe….. (IWB)

     

  • Yamaha “Obrak-abrik” Mandalika….BLU CRU Yamaha Sunday Race Pecah !!!

    Yamaha “Obrak-abrik” Mandalika….BLU CRU Yamaha Sunday Race Pecah !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….atmosfer balapan lokal rasa internasional, ajang balap satu merek alias one make race buatan pabrikan garputala Pecah cak. Panggung Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat sukses dibikin pecah akhir pekan lalu, tepatnya pada 17–19 Juli 2026! Gak tanggung-tanggung, momen ini sekaligus menjadi panggung pesta perayaan Satu Dekade (10 Tahun) Yamaha Sunday Race (YSR). Sirkuit kelas dunia yang biasanya dipakai gelaran MotoGP dan WSBK ini mendadak dipadati ribuan pengunjung. Apalagi edisi istimewa tahun iki makin bergengsi karena dibarengi dengan kejuaraan berskala internasional: R3 BLU CRU Asia Pacific (APAC)!

    Dari info yang IWB terima Hampir 300 starter dari berbagai kelas turun gunung, adu mekanik, adu strategi, dan pamer skill tingkat tinggi di atas lintasan.  Pak Johannes B.M. Siahaan, selaku Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), sampai angkat bicara penuh rasa bangga:

    ”Satu dekade Yamaha Sunday Race menyimpan memori-memori indah bagi pembalap, komunitas, penggemar dan segenap pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ajang akbar ini. Tahun ini bersama-sama merayakan keberhasilan Yamaha Sunday Race sebagai salah satu event inspiratif yang terus menjadi wadah pengembangan dunia racing, dan telah memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia… Bagi komunitas jadi tempat berkumpul menyalurkan passion balap dan kecintaan terhadap Yamaha. Penggemar dan masyarakat pada umumnya pun selalu ikut menikmati beragam suguhan aktivitas khas Yamaha Sunday Race,” beber Pak Johannes.

    Spirit para rider dan anggota komunitas benar-benar meledak di Mandalika. Total ada 15 kelas yang dikompetisikan, Cak! Mulai dari monster lintasan Superstock 600cc – 1000cc, R3 Professional Rider, R3 BLU CRU Asia-Pacific, R25 Comm Pro, R25 Comm A & B, R15 Pro Rider, R15 Idemitsu BLU CRU Junior Pro, R15 Comm A & B, sampai klan skutik bongsor MAXi Race (NMAX, AEROX, LEXi, dan XMAX) yang terbagi dalam kelas 155cc hingga 250cc.

    Candra Hermawan: Start dari Paddock Exit, Tetap Sikat Double Winner!

    Nah, ini dia aktor utama yang bikin penonton di tribune geleng-geleng kepala, Cak! Pembalap tim Yamaha Yamalube Aditama SCM Grup NHK STSJ RK RBT34 GDT Racing Berau, Candra Hermawan, tampil edan-edanan di kelas R15 Pro Rider.

    Sempat kena apes lantaran motornya mengalami kendala klep mesin saat kualifikasi, Candra terpaksa dihukum harus start paling belakang dari paddock exit! Namun, namanya juga rider bermental baja, Candra merayap naik satu per satu melibas lawan-lawannya hingga akhirnya sukses memenangi dua race (double winner) secara meyakinkan!

    Gak cuma di kelas R15 Pro, saat turun di kelas R3 Pro pakai motor 300cc, Candra juga sukses mengamankan podium 3 pada dua race sekaligus. Ediann !

    ”Ini pencapaian berkesan yang saya raih pada 10 tahun Yamaha Sunday Race. Kemenangan race dan podium 3 di dua kelas rider pro makin mempertajam kemampuan saya di kejuaraan lokal. Pastinya bermanfaat juga sebagai latihan untuk kompetisi di Asia yang saya ikuti,” celetuk Candra penuh percaya diri.

    Sebagai catatan, pada kelas R3 Pro, Race 1 dimenangi oleh Fahmi Basam disusul M. Fadhil Musyavi di posisi kedua. Sementara di Race 2, rider asal Thailand, Krittapat Keankum, keluar sebagai kampiun disusul M. Haikal Ramadhan di urutan kedua.

    Persaingan di kelas pembinaan bibit muda R15 Idemitsu Junior Pro juga gak kalah panas, Cak! Dua rider belia, Moch Jallu Vesgio dan Kenzie Akbar Da Ninos, saling sikut dan bergantian mengamankan podium tertinggi. Jallu menjuarai Race 1, sementara Kenzie berhasil membalas dendam dengan menjuarai Race 2….

    Gak cuma rider profesional dan komunitas biasa, para siswa dari SMK Binaan Yamaha juga bikin geger dengan membawa pulang total 11 trofi!

    • Di kelas R25 Comm Pro, duet pembalap SMK Walang Jaya, Bone Fizer T dan M. Iqbal, sukses menguasai podium 1 dan 2 pada Race 1.

    • Di kelas R15 Comm B, podium disapu bersih oleh siswa SMK Binaan! Aditya Ramdani (SMK Islamiyah Adiwerna Tegal) mengamankan podium 1 di Race 1, sementara Aldric Atha (SMK Walang Jaya) merebut podium 1 di Race 2.

    • Di kelas MAXi 155 Semi Pro, Aldyansyah Pratama dari SMK Walang Jaya juga tampil digdaya menjadi yang terbaik. Siswa SMK bukan cuma pinter bongkar mesin, tapi juga jago nikung di sirkuit, Cak!

    Kehadiran Aktor Thailand & Pesta Komunitas di Luar Lintasan

    Kemeriahan 10 tahun YSR makin pecah berkat hadirnya Ing Asavanund, rider berusia 20 tahun asal Thailand yang berlaga di kelas R3 BLU CRU Asia Pacific. Usut punya usut, doi ini juga seorang aktor drama ternama yang punya basis fans sangat besar di Indonesia, Cak! Sontak wae, sesi meet & greet di paddock diserbu ribuan penggemar yang histeris pengen foto bareng. Di luar trek, area pameran dipenuhi stan sponsor ternama seperti Idemitsu, KYB, GS Astra, Pirelli, Ulti-X, IRC Tire, Cargloss, Yamalube, hingga YES24. Ada juga agenda fun riding competition, hiburan musik, pit walk, seremonial 10th Anniversary, serta Sunmori dan Victory Lap mengitari Sirkuit Mandalika yang diikuti oleh ribuan anggota komunitas. Pecah tenan cak acaranya…

    Last….suksesnya perayaan 10 Tahun Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika ini menjadi bukti sahih komitmen panjang Yamaha dalam membangun ekosistem racing di Tanah Air. Dari ajang ini, terbukti lahir bibit-bibit pembalap potensial yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, sekaligus jadi wadah pemersatu komunitas otomotif yang solid. Salam Gazz pollll !!! (iwb)

  • Suzuki Ngamukkkk….Rilis New GSXR250R-F Terbaru 2027, edian sangarrrr !!!!

    Suzuki Ngamukkkk….Rilis New GSXR250R-F Terbaru 2027, edian sangarrrr !!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Suzuki ngamuk cakkk !! Setelah hampir satu dekade adem ayem tanpa perubahan besar, Suzuki akhirnya mengamuk di skena motor sport quarter-liter. Betul cak….Suzuki resmi menghadirkan penyegaran total pada motor sport touring 250cc 2-silinder mereka. Gak tanggung-tanggung, namanya kini berubah menjadi Suzuki GSX250R-F! Yang bikin IWB sumringah, Suzuki gak cuma sekadar ganti baju atau striping, Cak. Mereka merombak sektor dapur pacu hingga fiturnya melonjak signifikan, namun dengan strategi harga yang justru makin murah! Edan, strategi ngajak gelut iki jenenge! Penasaran seperti apa rombakan spesifikasi, peningkatan power, hingga fitur gres pada GSX250R-F ini? Monggo disimak ulasan lengkapnya di bawah ini, Cak!

    Secara tampilan, siluet khas GSX250R yang gagah dan nyaman dipake touring tetap dipertahankan. Namun, Suzuki memberikan sentuhan visual yang jauh lebih modern dan tajam.

    • Aerodinamis Winglet: Pada fascia depan, GSX250R-F kini dibekali aero winglet bawaan pabrik. Gak cuma gaya-gayaan ala motor MotoGP, aero kit ini berfungsi memberikan downforce tambahan saat melibas kecepatan tinggi.

    • Sektor Pencahayaan: Seluruh sistem tata cahaya sudah mengadopsi Full LED—mulai dari lampu utama (headlamp) dengan desain Dawn Blade LED / Projector, DRL, hingga lampu sein dan stoplamp belakang. Tampilan mukanya jadi makin galak dan jauh lebih terang saat diajak night ride, Cak!

    Dan yang terpenting mesin cak. Yesss…Ini dia sektor yang paling ditunggu-tunggu para pemuja performa! Selama 10 tahun, GSX250R lama sering dikritik karena masih menggunakan mesin 250cc 2-silinder SOHC 2-katup (2-valve) yang tergolong “sopan”. Di versi GSX250R-F ini, Suzuki kini merombak total jeroan mesinnya!

    • Konfigurasi 4-Valve + VVL: Suzuki menyematkan kepala silinder anyar dengan konfigurasi 4-Valve per silinder (total 8-valve) plus teknologi katup variabel VVL (Variable Valve Lift).

    • Lonjakan Tenaga (Power): Tenaga maksimal yang dulunya cuma bertahan di angka 25 PS (18,4 kW) kini melonjak drastis hingga 28,8 HP – 29,2 PS pada 9.500 rpm! Ada kenaikan tenaga sebesar 4,2 PS yang bikin napas motor makin panjang di putaran atas.

    • Torsi Lebih Menggigit: Torsi maksimalnya kini menembus 23,6 Nm pada 5.500 rpm. Tarikan bawah ke menengahnya dijamin makin responsif tanpa harus ngeden saat diajak keluar tikungan atau menyalip kendaraan lain.

    • Bobot Tetap Ringan: Walau jeroan mesin dan fiturnya bertambah banyak, bobot isi (kerb weight) GSX250R-F tetap berhasil ditahan di angka 178 kg. Hasilnya? Power-to-Weight Ratio (PWR) motor ini meningkat drastis dibandingkan versi lama!

    Gak cuma mesin yang makin galak, sektor kenyamanan dan keselamatan pengendara juga disumpal berbagai fitur terkini:

    1. Assist & Slipper Clutch: Membikin tuas kopling terasa jauh lebih ringan dan mencegah gejala roda belakang terkunci (wheel hop) saat pengendara melakukan downshift atau turun gigi secara mendadak.

    2. Port Charger USB Type-C (18W): Sangat berguna buat mengecas smartphone atau navigasi GPS saat diajak touring jarak jauh.

    3. TPMS (Tire Pressure Monitoring System): Pengendara bisa memantau tekanan angin ban secara real-time langsung dari panel instrumen. Fitur mewah yang jarang ada di kelasnya!

    4. Kapasitas Tangki 14,5 Liter & Ergo 790 mm: Tinggi jok tetap ramah di angka 790 mm dan kapasitas tangki bbm 14,5 liter memastikan kenyamanan berkendara jarak jauh tanpa sering mampir SPBU.

    Komparasi Spesifikasi: GSX250R Lama vs New GSX250R-F

    Fitur / Spesifikasi GSX250R (Model Lama) All New GSX250R-F
    Mesin 248cc, 2-Silinder, SOHC 2-Valve 248cc, 2-Silinder, SOHC 4-Valve + VVL
    Tenaga Maksimum 25 PS (18,4 kW) 28,8 HP – 29,2 PS
    Torsi Maksimum 23.4 Nm 23,6 Nm @ 5.500 rpm
    Pencahayaan Halogen / LED gabungan Full LED (Projector & DRL)
    Aero Kit Tanpa Winglet Dilengkapi Winglet
    Fitur Tambahan Standard Instrument Assist & Slipper Clutch, TPMS, USB Type-C
    Bobot Isi 178 kg 178 kg

    Harga Malah Turun? Kok Bisa, Cak?!

    Nah, ini dia poin paling menarik!  meskipun mengusung embel-embel huruf “F” di belakang namanya dengan peningkatan tenaga dan fitur melimpah, rumor harga rilis Suzuki GSX250R-F justru berada di kisaran 18.980 Yuan (atau setara Rp 40 jutaan di pasar Tiongkok). Angka ini justru lebih murah dibanding harga rilis generasi sebelumnya yang sempat menyentuh angka 21.000-an Yuan! Langkah berani Suzuki ini jelas dilakukan untuk menggoyang dominasi Kawasaki Ninja 250, Honda CBR250RR, hingga Yamaha YZF-R25 di pasar global.

    Last…langkah Suzuki merilis GSX250R-F ini seperti menjawab semua jeritan dan doa para pecinta Suzuki selama 10 tahun terakhir, Cak! Dulu orang sering mengeluhkan tenaganya yang nanggung, tapi sekarang dengan mesin 4-valve VVL bertenaga nyaris 30 PS, fitur melimpah, plus desain pakai winglet, motor ini jelas dadi ancaman serius di kelas 250cc. Yahh memang masih jauhhhhhh puoll dibanding CBR, Ninja dan R25, tapi lumayanlah cak apalagi sekarang desainnya bengis tenan. Kalau Suzuki Indonesia (SIS) memboyong GSX250R-F ini ke Tanah Air dengan harga yang kompetitif, kira-kira Sampeyan tertarik buat meminang gak? Tulis opini Sampeyan di kolom komentar…gazzz !! (iwb)

  • Yamaha Parah…Cewekpun kini di Racuni Modifikasi Fazzio JDM !!!

    Yamaha Parah…Cewekpun kini di Racuni Modifikasi Fazzio JDM !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….. modifikasi sepeda motor di Indonesia saat ini ternyata sedang menjadi tren yang sangat diminati oleh para Gen Z. Menariknya, bukan cuma kaum pria saja, tapi para cewek alias ladies pun saat ini sudah banyak yang terjun langsung ke dunia modifikasi. Salah satu motor yang paling banyak dipilih adalah jajaran Classy Yamaha Fazzio. Melalui desainnya yang stylish dan fashionable, Yamaha Fazzio berhasil tampil sebagai “White Canvas” sekaligus tempat bermain kreativitas anak muda masa kini. Yup…Yamaha Parah…Cewekpun kini di Racuni Modifikasi Fazzio JDM !!!

    Cerita seru soal kreativitas modifikasi dari para ladies pengguna Yamaha Fazzio kali ini datang dari Kota Yogyakarta. Dalam gelaran Classy Modifest Yogyakarta yang sukses digelar beberapa waktu lalu (27-28/6), para ladies turut memeriahkan acara dengan menampilkan berbagai karya modifikasi kreatif, khususnya yang mengusung konsep cargo ala pengendara “kalcer.” Pihak pabrikan pun menyambut positif tren ini. Pak Rifki Maulana, selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. menjelaskan:

    “Sejak meluncur, Fazzio Hybrid hadir bagi para generasi muda seperti Gen Z yang ingin selalu tampil semakin stylish dan berkarakter. Melalui tampilan desainnya yang stylish dan fashionable, motor ini berhasil bermanifestasi menjadi canvas kreasi bagi para kawula muda, khususnya kemudahan bagi mereka dalam menunjukkan identitas diri mereka… khususnya juga bagi para perempuan, di mana mereka kini juga semakin pede memeriahkan skena modifikasi lewat kreasi mereka,” ungkap Pak Rifki.

    Nah, seperti apa detail modifikasi Fazzio garapan para cewek kreatif Jogja ini? Penasaran toh? Monggo disimak ulasan lengkapnya di bawah ini, Cak!

    1. Silon Japan Style (Khansa Salma, 24 Tahun)

    Karya pertama datang dari Khansa Salma, seorang alumni seni rupa asal Jogja. Khansa menghadirkan modifikasi Yamaha Fazzio dengan pendekatan Japanese Cargo Retro Style.

    • Tampilan & Warna: Dibungkus warna hijau khas telur asin (mint green), dengan aksen grafis warna silver, cokelat tua, dan mustard berlapis pada bodi. Ditambah sentuhan warna cokelat muda di beberapa komponen, tampilannya jadi sangat mencolok dan rapi, Cak!

    • Fitur & Detail: Mengambil konsep city scooter ala kota Tokyo, motor yang diberi nama “Silon Japan” ini dilengkapi foldable crate (keranjang lipat) multiguna, handguard, aluminum cover muffler plate, hingga plat nomor bergaya aksara Kanji.

    • Alasan Modifikasi: “Kalau nama Silon terinspirasi dari kata ‘Si Hijau Telor Asin’. Kalau ide Japanese Cargo-nya jujur aku terinspirasi dari hobi main motor tua dan Japanese fashion. Karena penasaran ingin mencoba dunia modifikasi dan punya background seni, aku termotivasi bereksperimen,” ujar Khansa. Juozzz gandozz tenan!

    2. Nori Style (Dinda Hurin, 23 Tahun)

    Tampil cerah dan berani, modifikasi garapan Dinda Hurin juga sukses mencuri perhatian di Classy Modifest Yogyakarta lewat konsep Retro Pop Up Indonesia 90-an X Japan.

    • Tampilan & Warna: Menggunakan warna dasar kuning cerah yang dipadukan dengan jok warna navy blue, deck cowling cokelat tua, serta stiker striping oranye dan kuning yang membuat Fazzio ini terlihat sangat segar.

    • Fitur & Detail: Detailnya sangat kaya, Cak! Mulai dari grafis motif Seigaiha khas Jepang, cover pelek, spion bulat, gantungan saddle bag di belakang, cover lampu depan dan sein, windshield, back rack, hingga hand grip berwarna cokelat.

    • Alasan Modifikasi: “Aku kasih nama Nori. ‘NO’ dari kata ‘NOrang’ (kuning) dan ‘RI’ dari namaku Hurin. Inspirasinya dari gaya vintage retro pop up Indo 90-an dipadu gaya cargo Jepang. Warna kuningnya tetap dipertahankan karena menggambarkan karakterku yang ceria, sementara sentuhan cargonya menunjukkan sisi pekerja keras,” tutur Hurin.

    3. Amekaji Style (Monika Siwi, 27 Tahun)

    Tema Amekaji Style (American Casual) menjadi konsep modifikasi berikutnya yang dipilih oleh Monika Siwi. Gaya ini memadukan budaya berpakaian kelas pekerja, militer, denim, hingga gaya ala mahasiswa kampus.

    • Tampilan & Warna: Mengombinasikan warna hijau zaitun (olive green), putih, dan hitam. Perpaduan ini menghadirkan kesan yang tenang, elegan, namun tetap menyiratkan aura petualang.

    • Fitur & Detail: Nuansa cargo disajikan lewat front rack dan back rack multiguna, pelek beraksen putih, cover lampu depan dengan lis kuning, spion bulat, serta stiker striping retro gaya 90-an pada bodi depan dan samping.

    • Alasan Modifikasi: “Berangkat dari hobi main motor tua waktu kuliah, aku mulai mengulik dunia modifikasi. Karena suka mix and match fashion, aku dapat banyak referensi yang terinspirasi dari gaya berpakaianku sendiri,” ungkap Monika.

    Last….Modifikasi buatan para ladies dari Jogja ini membuktikan bahwa selera seni kaum hawa di dunia otomotif tidak bisa dipandang sebelah mata. Hasil kreasinya rapi, fungsional, dan tetap ciamik dipakai harian. Piye miturut Sampeyan, Cak? Mana gaya modif yang paling masuk selera? btw…Bagi Sampeyan yang ingin tampil beda dan mengekspresikan karakter diri, lini Classy Yamaha Fazzio Hybrid saat ini dipasarkan dalam empat pilihan varian (harga OTR) dibawah, gazzz cakkk (iwb)

    • Fazzio Hybrid: Rp22.820.000,-

    • Fazzio Hybrid Neo: Rp24.405.000,-

    • Fazzio Hybrid Lux: Rp25.095.000,-

    • Fazzio Special Edition: Rp25.250.000,-

  • Breaking !! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??

    Breaking !! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Kabar mega transfer akhirnya pecah juga. Setelah bertahun-tahun menjadi ikon sekaligus pahlawan pabrikan garputala, pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo, dipastikan RESMI bergabung dengan Repsol Honda / HRC untuk mengarungi musim MotoGP 2027! Yup… gosip yang tadinya rumor menjelang perubahan regulasi besar-besaran di 2027, sekarang sudah black on white alias sah! Fabio Quartararo resmi bersama HRC…Bareng David Alonso ??

    Perhari ini cak…telah dikonfirmasi secara resmi bahwa mantan juara dunia MotoGP, Fabio Quartararo, akan memulai babak baru dalam karier kelas utamanya dengan bergabung bersama Honda untuk musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Pembalap asal Prancis ini telah menjadi pembalap Yamaha sepanjang kariernya di MotoGP, melakukan debutnya bersama tim satelit Petronas SRT pada tahun 2019 dan meraih gelar juara dunia di musim pertamanya sebagai pembalap tim pabrikan pada tahun 2021. Namun, rentetan kemenangan mulai surut pada paruh kedua musim 2022. Meskipun tetap menjadi pembalap andalan Yamaha, Quartararo hanya mampu meraih empat podium Grand Prix dalam empat musim terakhir.

    Motor baru berteknologi V4 memang sempat diperkenalkan pada akhir tahun lalu, tetapi Quartararo secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap lambatnya kemajuan teknis tersebut. Kabar mengenai kesepakatannya dengan Honda pun merebak bahkan sebelum musim 2026 dimulai. Meskipun Honda juga mengalami masa-masa sulit dalam menghadapi keunggulan pabrikan-pabrikan Eropa di beberapa musim terakhir yang berujung pada hengkangnya Marc Marquez Quartararo bertaruh bahwa HRC mampu memanfaatkan transisi ke era mesin 850cc dan ban Pirelli untuk merebut kembali kejayaan mereka.

    IWB sendiri meneliti pergerakan Quartararo selama dua musim terakhir. Dia memang vokal banget mengeluhkan performa YZR-M1 yang kalah perkasa dibanding pembalap Eropa. Walau Yamaha sudah merombak mesin hingga mendatangkan insinyur top, sepertinya daya pikat strategi jangka panjang Honda dengan mesin anyar 850cc di 2027 terlalu sulit untuk ditolak sang juara dunia 2021 ini.

    “Ini adalah langkah besar dan keputusan sulit setelah bertahun-tahun yang indah bersama Yamaha. Namun, menyongsong era baru 2027, proyek yang ditawarkan HRC sangat fantastis. Saya lapar akan kemenangan baru!” ulas Fabio dalam rilis resminya.

    Honda yang belakangan ini pincang dan berusaha bangkit dari masa-masa kelam pasca-era Marc Marquez, seolah mau membuktikan bahwa faktor finansial dan nama besar HRC tetap punya daya sedot magis buat pembalap kelas wahid.

    Mengapa Harus 2027?

    Nah, ini dia poin krusialnya cak…Musim 2027 adalah reset total bagi seluruh pabrikan MotoGP. Regulasi baru bakal merombak drastis:

    • Kapasitas mesin turun dari 1000cc ke 850cc.

    • Pengurangan perangkat aerodynamic (winglet makin dikecilkan).

    • Penghapusan total ride-height device (holeshot).

    Di titik inilah HRC kabarnya menanamkan investasi ugal-ugalan demi membangun motor 850cc terbaik sejak lembar pertama. Quartararo melihat celah ini sebagai momen paling pas untuk “pindah rumah” tanpa perlu takut beradaptasi dengan karakter motor lama.

    Last….Kepindahan Fabio Quartararo ke Honda ternyata juga dibarengin pengumuman resmi David Alonso yang diikat HRC multi year. Apakah ini artinya Alonso yang akan tandem dengan Fabio ?? atau Moreira ?? belum ada kepastian cak. Satu hal yang pasti, peta persaingan MotoGP 2027 dijamin bakal makin panas ! Apakah El Diablo bakal bisa kembali merengkuh mahkota juara dunia bersama Honda, atau malah apes? Monggo coret-oret di kolom komentar bawah!  (iwb)

  • Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru !!

    Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….regulasi teknis anyar MotoGP 2027 yang menurunkan kapasitas mesin jadi 850 cc dan memangkas perangkat aerodinamika ternyata masih belum bikin sang Juara Dunia 8 kali ini puas seratus persen. Marc Marquez secara terbuka angkat bicara mengenai regulasi 2027 tersebut. Menurut doi, perubahan yang bakal diterapkan Dorna dan FIM nanti sebenarnya sudah ke arah yang benar, tapi jujur doi berharap pemangkasan sektor aerodinamika bisa dilakukan lebih ekstrem lagi! Cekidot detailnya, Cak!

    Dalam wawancara terbarunya, Marc Marquez membeberkan pandangannya mengenai pergeseran regulasi dari mesin 1000 cc ke 850 cc. Menurut Marc, penurunan kapasitas mesin tentu bakal memangkas top speed dan potensi kecelakaan fatal di trek-trek lurus panjang. Namun, poin utama yang bikin balapan MotoGP zaman now makin sulit melakukan overtaking alias aksi salip-menyalip justru ada di sektor aerodinamika (downforce/wings)!

    “Penurunan ke mesin 850 cc dan pengurangan aero adalah langkah yang bagus, tapi jujur saya berharap mereka mengurangi aerodinamika lebih banyak lagi,” ungkap Marc.

    Mengapa Marc begitu menyoroti sektor aero ini, Cak?

    1. Turbulensi / Dirty Air: Keberadaan winglet dan fairing canggih menciptakan pusaran angin kotor di belakang motor. Hal ini membuat pembalap di belakangnya sangat sulit menempel ketat saat cornering.

    2. Ban Depan Cepat Panas: Efek downforce berlebih mendorong ban depan terlalu keras ke aspal, bikin suhu dan tekanan ban depan melonjak drastis (overheating) begitu menempel motor lain.

    3. Faktor Pembalap Makin Terdegradasi: Marc menilai bahwa makin rumit sistem aerodinamika dan ride-height device, makin kecil porsi skill murni pembalap untuk membuat perbedaan di lintasan.

    Kembali ke “Pure Riding”: Harapan Marc Buat Balapan Masa Depan

    Marc Marquez yang tumbuh di era motor balap “konvensional” tanpa winglet raksasa mengaku rindu dengan era balapan yang murni mengandalkan kontrol throttle, manajemen ban, dan keberanian manuver di cornering.

    Doi menilai, regulasi 2027 memang sudah menghapus holeshot device dan ride-height device (perangkat pengatur ketinggian motor), yang mana itu merupakan kabar sangat bagus. Namun untuk urusan wings atau sayap aerodinamika, porsi pengurangan yang ditetapkan FIM dinilai Marc masih memberi celah bagi para insinyur pabrikan untuk terus mengeksploitasi downforce.

    “Saat aerodinamika dikurangi secara signifikan, balapan akan kembali menjadi lebih manuverabel, aksi salip-menyalip bakal lebih sering terjadi, dan peran pembalap akan kembali menjadi faktor penentu utama,” tambah sang rider Spanyol.

    Last….apa yang dikatakan Marc Marquez ini memang mewakili jeritan hati banyak pecinta balap sejati, Cak! Regulasi 2027 dengan mesin 850 cc dan penghapusan ride-height device memang sudah merupakan kemajuan besar untuk meredam kecepatan gila-gilaan MotoGP modern. Tapi selama porsi winglet dan aerofairing masih dominan, tantangan dirty air saat overtaking bakal tetap ada. Piye menurut sampeyan, Cak? Setuju nggak sama Marc Marquez kalau sayap-sayap di motor MotoGP harusnya dibabat habis biar balapan makin seru dan banyak aksi salip-menyalip? (iwb)

  • Tips cari Motor listrik Bekas….harga Batereinya bikin dengkul lemesss !!

    Tips cari Motor listrik Bekas….harga Batereinya bikin dengkul lemesss !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….tren kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) di Indonesia makin hari makin menjamur. Nah, seiring berjalannya waktu, pasar motor listrik bekas alias mokas EV juga mulai ramai bertebaran di pasaran. Pertanyaannya… Apakah motor listrik bekas itu masih layak dibeli, atau malah bikin kantong jebol buat perbaikan? Nah, kali ini IWB bakal bedah penjelasan mendalam dari pakar bengkel spesialis motor listrik biar sampeyan nggak salah langkah. Cekidot, Cak! (more…)

  • Pamer kualitas produk…Yamaha ajak Komunitas Grebek Pabrik Pulogadung !!

    Pamer kualitas produk…Yamaha ajak Komunitas Grebek Pabrik Pulogadung !!

    Iwanbanaran.com – Caakkk…..Pamer kualitas produk…Yamaha ajak Komunitas Grebek Pabrik Pulogadung ! Betul cak…anak-anak komunitas Maxi Yamaha dari Pulau Dewata alias XMAX Owners Community (XMOC) Bali diajak langsung ke markasa besar pabrik YIMM. Nggak tanggung-tanggung, mereka diboyong langsung untuk melihat “dapur” rahasia perakitan pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Pulogadung, Jakarta Timur pada 1 Juli 2026 kemarin! IWB catat, momen ini terasa makin spesial karena pas banget bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-71 Yamaha Motor Company (YMC)….

    Melihat langsung proses produksi skutik besar sekelas XMAX jelas bukan pengalaman sembarangan. Puluhan member XMOC Bali yang hadir diajak keliling melahap seluruh rangkaian lini produksi. Mulai dari engine assy process (perakitan mesin), body assy process (perakitan bodi), sampai ke tahap final inspection yang super ketat sebelum motor dilepas ke pasar. Sampeyan tahu sendiri kan, Yamaha XMAX ini merupakan produk berstandar global yang tidak cuma dijual untuk pasar lokal, tapi juga diekspor ke berbagai belahan dunia. Jadi wajar kalau QC (Quality Control) dan standar kepresisian di pabrik Pulogadung ini dibuat presisi tanpa ampun!

    Rifki Maulana selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT YIMM menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen Yamaha untuk terus merangkul dan menjaga kepercayaan konsumen setianya.

    “Kami menerima kedatangan XMAX Owners Community yang berkesempatan mengunjungi pabrik Yamaha di area Head Office Pulogadung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami memperarat hubungan dengan konsumen maupun komunitas… Kami senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan optimal dengan menjaga kualitas proses produksi, termasuk untuk XMAX sebagai produk global yang juga diekspor.” ungkap Rifki.

    Ungkapan gembira juga dilontarkan langsung oleh Gusti Gede Winasa selaku Ketua XMOC Bali. Ia mengaku puas banget bisa melihat sendiri bagaimana racikan motor kesayangannya diproduksi secara profesional.

    “Terimakasih Yamaha sudah memberikan kesempatan kepada XMOC Bali untuk factory visit dengan sambutan yang hangat. Jadi pengalaman melihat langsung proses produksi motor Yamaha, dan kesempatan ini tidak setiap saat bisa didapatkan. Terbukti kualitasnya, saya sebagai pengguna XMAX merasakan kenyamanan, ditambah lagi dengan after sales yang sangat bagus dan sparepart harganya terjangkau,” puji Gusti.

    Nah… ini yang luar biasa! Setelah puas melihat rahasia perakitan di Jakarta, rombongan XMOC Bali tidak langsung pulang naik pesawat atau naik bus, melainkan lanjut TOURING DARAT balik ke Bali!

    Mengandalkan armada Yamaha XMAX dan TMAX, mereka start turing dari Bandung menembus jalur indah Ciwidey, Naringgul, hingga tembus Pangandaran. Tidak berhenti di situ, perjalanan dilanjutkan melibas Yogyakarta, Malang, hingga nantinya bakal finis kembali di Pulau Bali! Sadizzz sih ini cak…(iwb)

  • Tantang Aerox – Airblade !! WMoto Griffin 205 Terbaru resmi dirilis….Serem nihhh powernya !

    Tantang Aerox – Airblade !! WMoto Griffin 205 Terbaru resmi dirilis….Serem nihhh powernya !

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar skuter matik (skutik) sporty makin memanas dengan hadirnya model terbaru garapan MForce Bike Holdings, yaitu WMoto Griffin 205. Setelah sebelumnya diperkenalkan ke publik di ajang Malaysia Bike Show (MBS), skutik bongsor bergaya crossover ini secara resmi telah didistribusikan dan tiba di jaringan pengedar resmi MForce. Yup…Tantang Aerox – Airblade !! WMoto Griffin 205 Terbaru resmi dirilis….Serem nihhh powernya !

    Salah satu hal paling menarik dari WMoto Griffin 205 terletak pada bahasa desainnya cak. Lhaa piyeee…menilai tampilannya, motor ini seperti perpaduan atau “gado-gado” antara Yamaha Aerox dan Yamaha XMAX.

    • Sisi Bodi & Buritan (Nuansa Aerox):

      Melihat siluet bodi samping hingga ke belakang, tarikan garis tegas, fairing tajam, dan bentuk buritan meruncing sangat mirip dengan karakter sporty Yamaha Aerox. Penambahan aksesori sporty winglet di area bodi depan makin menguatkan aura balap dan agresif pada skutik ini.

    • Fascia & Wajah Depan (Nuansa XMAX):

      Namun ketika menatap bagian depan, pandangan langsung tertuju pada bentuk headlight dan fascia depan yang gagah. Desain lampu depannya memberikan aura gahar dan lebar khas skutik premium seperti Yamaha XMAX.

    Meskipun berpenampilan padat dan bervolume, WMoto Griffin 205 tergolong relatif ringan dengan bobot kering sekitar 126 kg. Ketinggian joknya diset pada angka 790 mm, cukup ramah untuk postur tubuh pengendara Asia. Namun dari semuanya cak…yang sangarrr adalah powernyaaaaa !!

    Betul cak…WMoto Griffin 205 tidak hanya sekadar menjual tampilan. Sektor dapur pacunya dibekali mesin satu silinder, 4-langkah, 4-katup, berpendingin cairan dengan kapasitas bersih 198,8 cc. Spesifikasi teknis mesin ini sanggup memuntahkan tenaga hingga Tenaga Maksimum: 19,4 HP (14,5 kW) pada 8.250 RPM dan Torsi Maksimum: 17,4 Nm pada 6.250 RPM. Waah ini sih Aerox, Airblade ataupun Vario nyerah cak. Lha wong kubikasinya gede benerrrr !! Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis CVT. Performa ini jelas berada di atas rata-rata skutik kelas 150–160 cc yang beredar di pasaran, pasti akan memberikan respons akselerasi yang mantap untuk mobilitas perkotaan maupun touring. WMoto tergolong royal dalam menyematkan teknologi modern pada Griffin 205. Berikut Beragam fitur canggih pendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara sudah tersedia sebagai kelengkapan standar:

    1. Sistem Keselamatan Aktif:

      Pengereman cakram di kedua roda sudah dilengkapi sistem Dual-Channel ABS serta Traction Control System (TCS) untuk mencegah roda selip saat berakselerasi di jalan licin.

    2. Kamera Perekam Perjalanan (Riding Recorder / Dashcam):

      Salah satu fitur langka bawaan pabrik adalah integrasi kamera dashcam di bagian depan yang dapat dihubungkan langsung ke ponsel pintar via aplikasi (seperti Road Cam app).

    3. Panel Instrumen Layar TFT Warna:

      Informasi berkendara disajikan secara digital dan modern melalui layar TFT berwarna yang dapat terkoneksi dengan smartphone via aplikasi CarBit Ride.

    4. Sistem Pencahayaan Full LED:

      Lampu depan, belakang, hingga lampu sein sudah mengadopsi teknologi LED untuk pencahayaan optimal.

    5. Kapasitas Tangki BBM Besar (11 Liter):

      Kapasitas tangki bensin hingga 11 liter membuat skutik ini mampu menempuh jarak jauh tanpa perlu sering mampir ke SPBU.

    6. Kepraktisan Lainnya:

      Hadir dengan sistem penguncian Keyless (smart key), port USB charging (Type-A dan Type-C), suspensi belakang bermodel ganda dengan sub-tank (tabung minyak tambahan), serta velg 14 inci.

    Last…Jelas cak dengan mengusung harga yang terjangkau serta spesifikasi mesin dan fitur yang tergolong “overpower” di kelasnya, WMoto Griffin 205 siap menjadi alternatif menarik dari dominasi skutik Jepang. Untuk pasar Malaysia sendiri, WMoto Griffin 205 dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, yakni RM8,888 (belum termasuk asuransi dan pajak jalan). Jika dikonversikan ke Rupiah, harganya berada di kisaran Rp31 juta – Rp34 jutaan. WMoto menawarkan empat pilihan warna menarik Glacier Grey, Action Blue, Xtreme White serta Nitro Red. Setiap pembelian juga menyertakan jaminan garansi pabrikan selama 2 tahun atau 20.000 km. Sadisss tooo. Nah untuk memberikan gambaran detilnya berikut beberapa foto WMoto Griffin 205….piye cakkk, menggoda celengan oraaa menurut sampeyan ??? (iwb)