Iwanbanaran.com – Cakkk…..luarrr biasa memang pasar tanah air. Ibarat balapan, Honda ini kayak sudah dapet holeshot terus melesat sendirian di depan meninggalkan lawan-lawannya di belakang dengan jarak yang cukup jauh. Berdasarkan data yang IWB endus, penjualan Honda di bulan April kemarin sukses menembus angka 394.000 unit. Yup…AHM panen cak, horaaa umum !!!
PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan hasil positif pada penjualan motor domestik di bulan April 2026. Sebanyak 394.000 unit sepeda motor Honda berhasil didistribusikan ke konsumen di seluruh Indonesia cak. Secara nasional, total penjualan sepeda motor domestik pada April 2026 mencapai 520.972 unit berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Angka ini meningkat sekitar 16 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 448.974 unit. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (April 2025: 406.691 unit), terjadi peningkatan sekitar 28 persen secara tahunan (year-on-year).
Dari total penjualan nasional tersebut, Honda menyumbang 394.000 unit. Artinya, pangsa pasar (market share) Honda mencapai sekitar 75,6 persen—sebuah angka yang menunjukkan dominasi absolut di pasar roda dua Indonesia.
Grafik Penjualan
| Periode | Penjualan Nasional | Penjualan Honda | Pangsa Pasar Honda |
|---|---|---|---|
| April 2026 | 520.972 | 394.000 | 75,6% |
| Maret 2026 | 448.974 | (data tidak tersedia) | – |
| April 2025 | 406.691 | (data tidak tersedia) | – |
Capaian Honda di April 2026 ini sekaligus mencerminkan pemulihan pasar sepeda motor nasional. Pada bulan-bulan sebelumnya, industri sempat mengalami pelemahan. Namun, momentum Lebaran yang diikuti dengan normalisasi aktivitas kerja terbukti mampu mendorong lonjakan distribusi.
Target AHM untuk menembus 400.000 unit dalam waktu dekat bukanlah hal mustahil. Jika tren positif ini berlanjut, bulan Mei atau Juni 2026 bisa menjadi saksi rekor baru penjualan Honda.
Last…dengan pangsa pasar 75,6 persen, Honda masih menjadi “raja” tak terbantahkan di jalanan Indonesia cak. Kompetitor seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki harus berbagi sisa 25 persen pasar yang ada. Namun, tantangan ke depan tetap ada: perubahan daya beli masyarakat, fluktuasi harga BBM, serta persaingan dari merek motor listrik China yang mulai meramaikan pasar. So…Apakah Honda bisa mempertahankan dominasi ini di tengah gempuran motor listrik? Kita lihat saja pergerakan pasar di bulan-bulan berikutnya. Yang jelas, angka 394.000 unit di April 2026 adalah bukti bahwa permintaan sepeda motor di Indonesia masih sangat tinggi. Piye menurut sampeyan cak…kenapa motor Honda makin ngacirrrr seperti VTEC ?? monggo berikan opininya…(iwb)