Iwanbanaran.com – Cakkk….akhirnya ini berita yang paling ditunggu-tunggu para pecinta roda dua sejati! Pabrikan berlambang sayap mengepak secara resmi mengumumkan kehadiran Sang legendaris Turing bike jalanan CB400. Honda Motor Co., Ltd. meluncurkan All New CB400 SUPER FOUR E-Clutch yang dijadwalkan resmi menyapa publik pada 21 Agustus 2026 mendatang. Mengusung konsep pengembangan “Next Stage CB: Setiap Momen Adalah Kesenangan”, motor legendaris nggak hanya sekadar dandan paras cak. Pabrikan Jepang tersebut melakukan perombakan total dari nol, menyempurnakan aspek kenyamanan, keamanan, hingga performa berkendara kelas wahid. Yup…Revolusi Total sang Legendaris….All New CB400 SUPER FOUR E-Clutch siap Gempur Dunia !!
Desain ? jelas berubah. Namun IWB sudah bahas ini berkali-kali bahwa Daya tarik paling menyengat ada pada penyematan teknologi Honda E-Clutch Generasi Kedua secara standar. Fitur modern ini dikolaborasikan langsung dengan sistem Throttle by Wire (elektronik). Hasilnya? Sampeyan ora perlu repot narik tuas kopling saat perpindahan gigi naik maupun turun! Bahkan pas sampeyan mau shift down secara agresif, sistem bakal melakukan auto-blipping otomatis untuk menyelaraskan putaran mesin (RPM). Jika ada potensi roda belakang melayang atau terangkat saat pengereman mendadak di jalanan bergelombang, sistem semi-kopling elektronik akan bekerja otomatis menjaga kestabilan motor. Jan canggih tenan, cak!
Soal jantung pacu, Honda menanggalkan teknologi HYPER VTEC terdahulu. Sebagai gantinya, mesin 4-silinder segaris anyar diracik ulang dengan optimasi sudut katup yang lebih rapat, rasio kompresi tinggi, serta minim gesekan. Meski harus melintasi regulasi emisi ketat, pabrikan justru berhasil melipatgandakan output tenaga hingga menyentuh angka fantastis: 58 Horsepower! Tarikan bawah hingga atas dijamin melengking tanpa jeda. Ledakan suara juga tidak main-main. Sistem hisap udara downdraft yang didesain ulang berpadu dengan knalpot konfigurasi 4-2-1. Raungan mesin saat digeber pada RPM tinggi dipastikan bakal bikin bulu kuduk merinding, memberikan sensasi berkendara yang kian emosional.
Nggak cuma dapur pacu cak, sasis steel diamond frame dirancang totally fresh. Honda berhasil melakukan efisiensi berat dan sentralisasi massa secara presisi. Bobot total kendaraan kini terpangkas hingga 187 kg—lebih ringan 14 kg ketimbang generasi sebelumnya! Sektor kaki-kaki pun dirombak habis-habisan. Suspensi depan kini mengadopsi Upside Down (USD) Cartridge Type, dipadukan dengan suspensi belakang sistem Pro-Link anyar. Hasilnya adalah perpaduan sempurna antara kenyamanan harian dan ketajaman manuver saat diajak melibas tikungan tajam (cornering).
RINGKASAN SPESIFIKASI UTAMA CB400 E-CLUTCH
-
Tipe Mesin: 4-Silinder Segaris, DOHC
-
Sistem Bahan Bakar: Throttle by Wire (TBW)
-
Tenaga Maksimal: 58 HP
-
Fitur Kopling: 2nd Gen Honda E-Clutch (Auto Blipping & Anti Hopping)
-
Bobot Kendaraan: 187 kg (Lebih ringan 14 kg)
-
Suspensi Depan: Inverted USD Cartridge
-
Panel Meter: 5″ TFT Color + Honda RoadSync
-
Tanggal Peluncuran: 21 Agustus 2026
Menengok area kokpit, panel meter analog lawas berganti menjadi layar TFT Full Color 5 Inci yang sangat futuristik. Layar ini dibekali fitur Honda RoadSync untuk konektivitas telepon pintar (navigasi, musik, panggilan, dan notifikasi). Tak lupa, port pengisian daya USB Type-C sudah terpasang sebagai kelengkapan standar. Secara keseluruhan, All New CB400 SUPER FOUR E-Clutch benar-benar tampil tanpa cela. Klasik namun modern…juozz gandozzz tenan !!
Last…All New CB400 SUPER FOUR E-Clutch dipastikan akan mulai distribusi resmi di Jepang per 21 Agustus 2026 cak. Setelah di pamerkan di Maret 2026…spek dibuka per Juli dan distribusi atau penjualan serentak per 21 Agustus 206. Sebuah nama yang diharapkan akan membuat CB400 tetap menjadi legenda karena motor ini dalam sejarahnya memang laris manis cak. Untuk Honda CB400 Super Four E-Clutch (2026), Honda Motor Co., Ltd. secara resmi membanderolnya di pasar Jepang seharga ¥998.800 (atau sekitar Rp 111,6 jutaan berdasarkan kurs resmi saat ini). Sementara untuk varian fairing-nya, CBR400R FOUR E-Clutch, dilepas dengan harga sedikit lebih tinggi di angka ¥1.199.000 (sekitar Rp 134 jutaan). Jika nantinya masuk ke Indonesia melalui Importir Umum (IU) atau AHM sebagai unit Completely Built Up (CBU), harganya dipastikan membengkak cukup signifikan akibat kompoen pajak barang mewah (PPnBM 60-75% untuk motor di atas 250cc), Bea Masuk, PPN, serta BBN-KB. Kalkulasi kasar IWB berkisar 240 hingga 320 jutaan. Mrongosss tenan !! (iwb)






Konsumen yang beli varian baru berharga Rp 150-180 jutaan (Air ev Lite / Aira EV) memang kehilangan layar ganda 10,25 inci dan fitur komando suara WIND. Tapi secara feel berkendara, motor penggerak, hingga durabilitas bodi harian, fungsinya 80% sama persis! Nah, kondisi inilah yang bikin pembeli mobil bekas ogah bayar mahal untuk Air ev Long Range seken. Wong beli baru gres yang hemat saja harganya makin murah!
Lalu, bagaimana nasib para pemilik atau calon pembeli EV ke depan? Menurut kacamata IWB, akan terjadi pergeseran mentalitas konsumen otomotif:













Nahhh ini dia cakk, Martinator si pemuncak klasemen sementara! Soal kencang dan start agresif di lap awal, Martin emang joss gandozz. Tapi performa Martin belakangan ini malah seperti orang linglung cakk. Dia terus-terusan mengeluhkan bagian depan motor Aprilia RS-GP miliknya. Bahkan Martin sendiri jujur mengakui kalau dengan performa sekarang, dia bakal sulit mempertahankan gelar. Hmm…belum-belum udah keder cak mentalnya…











