Author: Iwanbanaran

  • Iannone Menang di Mugello dan Tantang Casey Stoner: “Ayo Balapan Lagi! Motor Ini Tak Punya Elektronik”

    Iannone Menang di Mugello dan Tantang Casey Stoner: “Ayo Balapan Lagi! Motor Ini Tak Punya Elektronik”

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Andrea Iannone kembali menunjukkan taringnya. Setelah menerima penalti long-lap pada Race 1 King of the Baggers di Mugello, pembalap asal Italia itu bangkit dan mendominasi Race 2. Kemenangan ini menjadi yang pertamanya sejak ia menang di Aragon pada musim SBK 2024. Dalam konferensi pers usai balapan, Iannone tampak berseri-seri. Ia mengaku sangat bahagia dan terharu dengan dukungan luar biasa dari para penggemar. Yang paling menarik perhatian adalah pernyataan Iannone tentang motor yang dikendarainya saat ini. Ia justru menantang legenda MotoGP, Casey Stoner, untuk kembali turun balapan. “Motor ini hebat. Kami tidak punya aerodinamika, tidak punya elektronik. Mungkin Casey Stoner bisa balapan lagi,” kata Iannone dengan antusias….

    Andrea Iannone tidak buang-buang waktu: setelah menerima penalti long-lap di Balapan 1 melawan para pembalap kelas Baggers di Mugello, ia mendominasi balapan kedua dan kembali meraih kemenangan untuk pertama kalinya sejak kemenangannya di Aragon pada musim SBK 2024. Sesuai dengan kodratnya sebagai seorang pembalap murni, The Maniac memberikan segalanya, dan selama konferensi pers pasca-balapan, ia benar-benar terpancar kegembiraan dari wajahnya.

    “Setelah pagi ini, ketika saya tidak melihat bendera kuning itu, saya sempat berpikir, ‘Wah, kapan hari keberuntungan saya akan tiba?’” ujarnya. “Dan saya meyakinkan diri sendiri bahwa hari ini adalah harinya. Apa pun risikonya, saya akan mencoba membawa pulang kemenangan di Mugello. Kami melewatkan balapan pertama. Nasib buruk datang bertubi-tubi. Lalu bendera itu bahkan disebabkan oleh rekan setim saya sendiri. Saya sempat berpikir, ‘Sialan’.”

    “Saya bahagia. Ini luar biasa, dan saya sangat bersenang-senang. Melihat betapa banyak orang yang peduli pada saya itu lebih mengharukan daripada saat mengendarai motor. Kami berada di upper paddock, kami lebih dekat dengan para penggemar, dan melihat semua orang ini datang hanya untuk saya… untuk memeluk saya, untuk memberi tahu saya agar tidak menyerah. Seorang gadis memberi saya mawar buatan tangan ini dan menulis sebuah catatan yang membuat saya meneteskan air mata. Itu sangat indah. Saya bahagia orang-orang melihat fakta bahwa saya tidak pernah menyerah, fakta bahwa saya selalu bangkit kembali sambil tersenyum saat terjatuh. Itulah yang dia tulis kepada saya, dan itu benar-benar menyentuh hati saya karena itulah kenyataannya.”

    “Balapannya sangat sengit karena semua orang berkendara dengan sangat cepat, sama seperti di setiap kategori dan setiap kompetisi. Semua orang ingin menang, lalu, jika saya ada di sana… mereka berpikir, ‘kapan lagi momen seperti ini akan terjadi?’ Saya merasa seperti di rumah sendiri di sini. Saya ingin berterima kasih kepada Harley-Davidson atas dukungan mereka, Niti, Fabrizio Cecchini, dan semua orang yang mewujudkan hal ini, dan saya juga ingin berterima kasih kepada diri saya sendiri karena tidak pernah menyerah dalam perjuangan, karena memiliki gairah dan semangat untuk balapan.”

    “Motor ini hebat. Kami tidak punya aerodinamika, tidak ada elektronik. Mungkin Casey Stoner bisa balapan lagi. Saya akan bertanya padanya, ‘apakah kamu mau datang dan balapan lagi di sini bersama kami? Kami bersenang-senang di sini. Aku menunggumu!’ Dengan legenda seperti dia, mungkin Vale (Valentino Rossi) juga akan kembali. Tapi saya rasa pembalap lain tidak terlalu tertarik, meski begitu saya hanya sekadar melemparkan ide ini. Cukup satu balapan saja. Kita akan melakukannya di Phillip Island, jadi Casey tidak perlu bepergian terlalu jauh.” serunya…

    “Motor Ini Tidak Berhenti!”

    Iannone juga menjelaskan betapa uniknya karakter motor yang dikendarainya. Saat ditanya bagaimana cara mengerem di tikungan San Donato yang terkenal cepat di Mugello, jawabannya membuat geleng-geleng kepala.

    “Motor ini tidak berhenti! Saat kamu mulai mengerem dan motornya mulai melambat, buka matamu lebar-lebar, karena jika kamu melakukan semua itu dengan mata terbuka, rasanya tidak mungkin. Untuk sesaat, kamu harus memalingkan muka,” jelasnya.

    Ia juga menggambarkan bagaimana motor ini melaju dengan rentang putaran mesin yang sangat sempit, antara 3.000 hingga 6.000 rpm. Ban pun harus bekerja keras dan mengalami selip panjang. Terlepas dari segala tantangan, kemenangan ini terasa sangat istimewa bagi Iannone. Ia mengaku memikirkan segala perjuangannya saat melihat bendera finis dikibarkan.

    “Setiap kemenangan itu hebat, terlepas dari kategorinya. Menang itu selalu kerja keras, baik di MotoGP, Moto2, atau SBK. Tidak ada yang memberikan kemenangan cuma-cuma,” tegasnya.

    Last…Iannone, yang kini menjadi bagian dari keluarga Harley-Davidson, menutup dengan pernyataan bahwa ia masih sangat mencintai dunia balap. “Hari-hari terbaik dalam hidupku kuhabiskan di garasi sebagai anak kecil, mengerjakan skuter atau motorku. Ini adalah hidupku,” pungkasnya. Apakah tantangan Iannone akan ditanggapi oleh Casey Stoner caj ? Atau mungkinkan kita melihat balapan eksibisi antara Iannone, Stoner, dan Rossi di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawab….(iwb)

  • Kabar bagus Pasca Mugello….Mati Rasa di Bahu Marquez telah hilang !!

    Kabar bagus Pasca Mugello….Mati Rasa di Bahu Marquez telah hilang !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez finis di posisi ketujuh pada balapan utama MotoGP Italia, Minggu (31/5/2026). Ia kalah dalam duel sengit melawan Pedro Acosta (KTM) serta disalip Ai Ogura (Aprilia) dan Fabio Di Giannantonio (Ducati) di lap-lap akhir. Namun, bagi Marquez, hasil akhir bukanlah segalanya. Ia menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga: perasaan baru di lengannya setelah menjalani operasi ganda (bahu dan kaki). Betul cak….Mati Rasa di Bahu Marquez telah hilang !!

    Dalam wawancara seusai balapan, Marquez mengungkapkan bahwa target utama operasi bahunya telah tercapai. Masalah mati rasa (numbness) yang selama ini mengganggunya tidak lagi terasa. Ia mengakui bahwa tidak ada yang bisa menjamin ia akan kembali seperti dulu. Tapi ia berjanji akan berusaha sekuat tenaga….

    “Bagi saya, yang terpenting adalah mati rasa itu tidak ada. Saya merasa memiliki perasaan baru di lengan. Ini yang paling penting dan itu adalah target dari operasi. Mulai sekarang, tidak masalah berapa 100 persen kemampuan saya. Saya akan mencoba mencapai 100 persen saya setiap hari. Saya akan mencoba memacu lengan ini hingga batasnya, dan kemudian kita lihat di mana saya bisa sampai. Tidak ada yang mengatakan saya akan kembali seperti dulu. Tapi saya akan mencoba. Anda tahu sisi mental saya.”

    Marquez mengaku tidak tahu bagaimana kondisi bahunya akan bertahan sepanjang akhir pekan. Ia hanya memaksakan diri hingga tubuh dan lengan kanannya berkata “berhenti”.

    “Faktanya, saya tidak tahu bagaimana kondisinya. Saya hanya memberikan segalanya hingga tubuh dan lengan kanan saya berkata ‘oke, berhenti!’.”

    Ia mengingat momen ketika ia merasa sangat lelah dan melihat ke pit wall—masih tersisa sepuluh lap. Ada rasa frustrasi di sana, tetapi ia memilih untuk terus bertarung.

    “Saya tahu saya akan kalah dalam pertarungan itu, tapi saya berkata, ‘jika saya harus menjual kulit saya, saya akan menjualnya dengan mahal’. Kami memiliki pertarungan yang hebat dengan banyak pembalap, dan yang terpenting bagi saya adalah saya menyelesaikan seluruh akhir pekan, dan titik awal bagi saya adalah bahwa rehabilitasi di atas motor tidaklah buruk.”

    Marquez juga menyinggung cedera kakinya yang didapat di Le Mans. Ia meremehkan cedera tersebut dibandingkan dengan masalah bahunya.

    “Cedera kaki itu ‘peanuts’ (remeh temeh) dibandingkan dengan apa yang saya alami di bahu. Berbicara tentang cedera itu (kaki), saya sudah siap untuk balapan di Catalunya (jika tidak ada masalah bahu). Kaki kanan tidak 100 persen, tapi itu bukanlah batasan di atas motor.”

    Hasil finis P7 mungkin tidak spektakuler. Namun, pernyataan Marquez bahwa mati rasa di bahunya telah hilang adalah kabar luar biasa. Selama awal musim, ia mengaku mengendarai motor “hanya dengan satu setengah lengan” karena saraf radialnya tertekan oleh sekrup patah dari cedera lama. Kini, setelah sekrup tersebut diangkat, ia bisa mulai “membangun kembali” kekuatan dan kepercayaan dirinya. Mugello menjadi titik awal rehabilitasi yang sesungguhnya.

    Yang menarik cak, Marquez menunjukkan bahwa ia masih bisa bertarung sengit dengan pembalap top seperti Acosta, meskipun akhirnya kalah. Jika ia terus membaik, ia bisa menjadi ancaman serius di paruh kedua musim—meskipun gelar juara mungkin sudah terlalu jauh. Target Marquez ke depan: Bukan mengejar Bezzecchi, tetapi membangun kembali performa dan kebugarannya, satu balapan pada satu waktu. Goooo Marc !!! (iwb)

    2026 Italian MotoGP, Mugello – Race Results

    Pos Rider Nat Team Time/Diff
    1 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP26) 40m 57.347s
    2 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP26) +3.559s
    3 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP26) +5.098s
    4 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +5.132s
    5 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP26) +5.453s
    6 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +7.467s
    7 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP26) +10.762s
    8 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP25) +14.644s
    9 Raul Fernandez*** SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +13.380s
    10 Diogo Moreira BRA Pro Honda LCR (RC213V)* +21.366s
    11 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +21.479s
    12 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +21.795s
    13 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +22.059s
    14 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +29.789s
    15 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +32.289s
    16 Toprak Razgatlioglu** TUR Pramac Yamaha (YZR-M1)* +31.920s
    17 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +32.717s
    18 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +34.335s
    19 Michele Pirro ITA BK8 Gresini Ducati (GP25) +40.553s
    Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) DNF
    Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) DNF
    Cal Crutchlow GBR Castrol Honda LCR (RC213V) DNF
  • Pertempuran Mugello 2026: Veda Berjuang keras, Finis P8 Hanya Terpaut 1 Detik dari Juara !!

    Pertempuran Mugello 2026: Veda Berjuang keras, Finis P8 Hanya Terpaut 1 Detik dari Juara !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Seri ketujuh Kejuaraan Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Mugello kembali menyajikan salah satu balapan paling menegangkan musim ini. Di tengah dominasi motor-motor bermesin KTM, pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), sukses mencuri perhatian lewat penampilan taktis dan penuh nyali untuk mengamankan posisi finis 10 besar. Yup Veda Ega Pratama, Finis P8 Hanya Terpaut 1 Detik dari Juara !!

    Berdasarkan data klasifikasi resmi….balapan sepanjang 17 lap ini berlangsung sangat rapat akibat efek slipstream konstan di lintasan lurus Mugello yang panjang. Veda Ega Pratama yang mengendarai motor nomor #54 berhasil finis di posisi ke-8 (P8). Pencapaian luar biasa terlihat dari margin waktu yang sangat tipis. Veda menyentuh garis finis dengan total catatan waktu yang hanya terpaut +1.081 detik dari sang pemenang balapan, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo). Jarak yang sangat ketat ini membuktikan bahwa Veda sepanjang balapan terus berada di dalam rombongan utama (leading group) dan aktif bertarung memperebutkan podium hingga tikungan terakhir. Di belakangnya, Veda sukses menahan gempuran pembalap tangguh seperti Joel Kelso (P9) dan Jesus Rios (P10).

    Sirkuit Mugello dikenal memiliki lintasan lurus utama sepanjang 1.141 km yang menjadi tantangan besar bagi motor Honda NSF250RW milik Honda Team Asia dalam menandingi akselerasi KTM. Namun, data menunjukkan bahwa Veda mampu meminimalkan kelemahan tersebut dengan cerdik. Kecepatan puncak (Top Speed) tertinggi yang berhasil ditembus oleh Veda selama akhir pekan ini tercatat mencapai 244.3 km/jam. Melalui strategi penempatan posisi yang presisi dan pemanfaatan tow (curi angin) dari pembalap di depannya, Veda berhasil menjaga top speed motornya tetap setara dengan rombongan depan Honda lainnya (seperti Adrian Fernandez dan David Almansa), serta hanya kalah tipis dari catatan absolut motor KTM yang berada di kisaran 246–247 km/jam. Walaupun pada akhirnya Veda harus mengakui top speed Pini yang tembus 252,9 km/jam disaat Veda tembus 249,4km/jam..

    Kunci keberhasilan Veda menembus posisi 8 besar adalah konsistensi ritme balapnya yang sangat solid (pacing).

    • Konsistensi Lap: Mayoritas waktu putaran Veda berada di angka stabil 1 menit 56 detik rendah hingga 1 menit 55 detik tinggi.

    • Manajemen Ban Akhir Balapan: Keunggulan fisik dan manajemen ban Veda terlihat jelas pada 4 lap terakhir. Ketika performa cengkeraman ban mulai menurun drastis, Veda justru sukses mendobrak 1’55.991 detik pada lap 13…ini gilaaa. Kemampuan meredam degradasi ban ini memungkinkannya memenangi duel sengit melawan Joel Kelso tepat saat keluar dari tikungan terakhir, Bucine, menuju garis finis.

    Dengan finis di posisi ke-8, Veda Ega Pratama berhak membawa pulang 8 poin tambahan yang sangat berharga. Tambahan poin dari sirkuit Mugello ini memperkokoh posisi Veda di papan tengah klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Meskipun puncak klasemen masih dipimpin kuat oleh Maximo Quiles (yang pada balapan ini mengalami nasib sial dan hanya finis di posisi ke-11), keberhasilan Veda mencetak poin reguler di tanah Eropa secara beruntun menunjukkan grafik perkembangan yang terus menanjak tajam sebagai pembalap rookie.

    Last…GP Italia 2026 menegaskan kematangan Veda Ega Pratama di atas lintasan. Mampu finis dengan selisih waktu hanya 1.081 detik dari podium puncak di sirkuit teknis sekelas Mugello adalah bukti nyata bahwa talenta emas Indonesia ini memiliki kecepatan dan mentalitas yang setara dengan pembalap top Eropa lainnya. Putaran berikutnya di Litar Balaton Park, Hongaria, akan menjadi pembuktian lanjutan bagi Veda untuk terus mendekati podium impian. Gooo Vedaaa !! (iwb)

    Hasil Lengkap Balapan Moto3 GP Italia 2026 (Mugello)

    • P1  | Brian Uriarte (SPA) – Red Bull KTM Ajo [KTM] | Waktu: 33’07.801

    • P2 | Alvaro Carpe (SPA) – Red Bull KTM Ajo [KTM] | Selisih: +0.418

    • P3 | Hakim Danish (MAL) – AEON Credit – MT Helmets – MSI [KTM] | Selisih: +0.456

    • P4 | Adrian Fernandez (SPA) – Leopard Racing [HONDA] | Selisih: +0.482

    • P5 | Joel Esteban (SPA) – LEVEL UP – MTA [KTM] | Selisih: +0.842

    • P6 | Eddie O’Shea (GBR) – GRYD – MLav Racing [HONDA] | Selisih: +0.970

    • P7 | David Muñoz (SPA) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP [KTM] | Selisih: +1.069

    • P8 🇮🇩 | Veda Pratama (INA) – Honda Team Asia [HONDA] | Selisih: +1.081

    • P9 | Joel Kelso (AUS) – GRYD – MLav Racing [HONDA] | Selisih: +1.085

    • P10 | Jesus Rios (SPA) – Rivacold Snipers Team [HONDA] | Selisih: +1.091

    • P11 | Maximo Quiles (SPA) – CFMOTO Valresa Aspar Team [KTM] | Selisih: +1.202

    • P12 | Matteo Bertelle (ITA) – LEVEL UP – MTA [KTM] | Selisih: +1.285

    • P13 | Marco Morelli (ARG) – CFMOTO Valresa Aspar Team [KTM] | Selisih: +1.351

    • P14 | Scott Ogden (GBR) – CIP Green Power [KTM] | Selisih: +1.569

    • P15 | Guido Pini (ITA) – Leopard Racing [HONDA] | Selisih: +2.330

    • P16 | Ryusei Yamanaka (JPN) – AEON Credit – MT Helmets – MSI [KTM] | Selisih: +5.565

    • P17 | Adrian Cruces (SPA) – CIP Green Power [KTM] | Selisih: +5.596

    • P18 | Valentin Perrone (ARG) – Red Bull KTM Tech3 [KTM] | Selisih: +5.636

    • P19 | Cormac Buchanan (NZE) – CODE Motorsports [KTM] | Selisih: +5.740

    • P20 | Nicola Carraro (ITA) – Rivacold Snipers Team [HONDA] | Selisih: +8.904

    • P21 | Ruche Moodley (RSA) – CODE Motorsports [KTM] | Selisih: +9.679

    • P22 | Zen Mitani (JPN) – Honda Team Asia [HONDA] | Selisih: +26.357

    • P23 | Leo Rammerstorfer (AUT) – SIC58 Squadra Corse [HONDA] | Selisih: +26.435

  • Veda Start dari P13 di Mugello…Jangan Kuatir, jurus Attacking akan dilakukan !!!

    Veda Start dari P13 di Mugello…Jangan Kuatir, jurus Attacking akan dilakukan !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Italia dari posisi ke-13 (baris kelima) setelah sesi kualifikasi (Q2) yang berlangsung ketat di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5/2026). Pembalap Honda Team Asia itu mencatatkan waktu 1 menit 55,548 detik, terpaut 0,686 detik dari David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang merebut pole position. Meskipun start dari posisi yang kurang ideal, analisis mendalam terhadap jalannya Q2 dan karakteristik sirkuit menunjukkan bahwa peluang Veda untuk tampil kompetitif di balapan utama tetaplah besar. Yup….Jangan Kuatir cak, Kans kedepan Terbuka !!

    Berdasarkan data kualifikasi (Q2) Moto3 Mugello 2026 dan situasi di lintasan, Veda Ega Pratama harus puas start dari posisi ke-13 dengan catatan waktu 1 menit 55,548 detik (terpaut +0,686 detik dari David Almansa di posisi pole). Faktor taktis paling krusial pada Q2 kemarin adalah gagalnya sebagian besar pembalap untuk melakukan final run (lap pemungkas). Menjelang menit-menit akhir, mayoritas pembalap melakukan strategi waiting game di pit dan keluar bersamaan untuk mencari slipstream.

    Akibatnya, rombongan besar ini…termasuk Veda cak, terlambat keluar dan tidak sempat melewati garis start/finis sebelum bendera finis (chequered flag) berkibar. Hal ini membuat catatan waktu Veda di awal sesi (percobaan pertama) tidak bisa dipertajam di menit-menit krusial saat kondisi sirkuit biasanya menyediakan grip terbaik. Mugello terkenal dengan trek lurusnya yang sangat panjang (main straight sepanjang 1,1 km). Di Moto3, mendapatkan slipstream (curi angin/towing) di trek lurus ini bisa memangkas waktu hingga 0,5 – 0,8 detik per lap. Nah disini IWB berikan beberapa catatan penting yakni…

    • Jika melihat data waktu parsial (Best Partial Time), Veda sebenarnya memiliki ritme yang konsisten sejak sesi Practice hari Jumat (di mana ia sempat menembus posisi ke-9 untuk lolos langsung ke Q2).

    • Namun di Q2, ketika pembalap seperti David Almansa berhasil mencetak waktu benchmark yang kuat sendirian di awal (1:54,862) dan Hakim Danish mendapat towing yang tepat untuk posisi ke-2, Veda terjebak di grup yang tidak ideal secara positioning di lintasan saat melakukan hot lap.

    Dalam wawancara resminya seusai kualifikasi, Veda mengakui bahwa kondisi cuaca di Mugello sangat panas dan terik. Di kelas Moto3 yang menggunakan motor berkapasitas kecil, suhu aspal yang tinggi sangat memengaruhi performa ban depan dan belakang (ban Pirelli lebih cepat greasing atau kehilangan grip optimum), serta sedikit menurunkan densitas udara yang berpengaruh pada performa maksimal mesin NSF250RW khususnya konsistensi stop and go. Dan dari data cak…secara performa murni, Veda tidak lambat. Jaraknya dari urutan ke-13 ke posisi ke-4 (Brian Uriarte – 1:55,092) hanya berkisar 0,4 detik. Di kelas Moto3 yang sangat kompetitif, kesalahan kecil di satu tikungan atau kehilangan momen slipstream di sektor terakhir langsung membuat posisi pembalap merosot 5 hingga 10 peringkat. Terus gimana peluang Veda hari ini ??

    Meskipun harus start dari grid ke-13 (barisan kelima), peluang Veda di Mugello masih sangat terbuka lebar. Karakteristik sirkuit ini justru diuntungkan oleh posisi start barisan tengah karena:

    • Balapan Rombongan (Group Racing): Mugello hampir selalu menyajikan balapan pack besar di Moto3. Pembalap di posisi belasan bisa dengan cepat merangsek ke rombongan depan memanfaatkan slipstream massal di trek lurus utama setiap lapnya.

    • Modal Positif: Veda punya kenangan manis di Mugello saat menyapu bersih kemenangan (Race 1 & Race 2) di ajang Red Bull Rookies Cup musim lalu. Ia sudah sangat paham titik pengereman terbaik (hard braking) setelah trek lurus panjang Mugello (Tikungan 1 – San Donato) untuk melakukan overtaking.

    Last…Tren performa Veda musim ini menunjukkan bahwa ia adalah comeback king. Dari posisi start buruk di Catalunya (P20), ia finis P8. Dari P17 di Jerez, ia finis P6. Jika ia bisa start dari P13, target finis di P7-P10 sangat realistis, bahkan P5 jika ada insiden di depan. Veda Ega Pratama mungkin gagal menembus 10 besar di kualifikasi cak, tetapi balapan utama adalah cerita yang berbeda. Start dari P13 di Mugello dengan trek lurus super panjang dan sejarah balapan grup yang ketat bukanlah bencana. Kunci utama adalah start yang bersih dan tetap tenang. Mugello adalah trek yang panjang, dan di Moto3, segalanya bisa terjadi di lap-lap akhir. So…mari doakan Veda lancar, gooo merah putihhh !! (iwb)

    Hasil Kualifikasi Moto3 Mugello (Q2) – Posisi 1-14

    Posisi No Pembalap Tim Catatan Waktu Gap
    1 22 David ALMANSA Liqui Moly Dynavolt Intact GP 1’54.862
    2 13 Hakim DANISH AEON Credit – MT Helmets – MSI 1’55.138 +0.276
    3 97 Marco MORELLI CFMOTO Gaviota Aspar Team 1’55.151 +0.289
    4 51 Brian URIARTE Red Bull KTM Ajo 1’55.209 +0.347
    5 28 Maximo QUILES CFMOTO Gaviota Aspar Team 1’55.298 +0.436
    6 64 David MUÑOZ Liqui Moly Dynavolt Intact GP 1’55.365 +0.503
    7 31 Adrian FERNANDEZ Leopard Racing (HONDA) 1’55.379 +0.517
    8 27 Rico SALMELA Red Bull KTM Tech3 1’55.429 +0.567
    9 66 Joel KELSO GRYD – MLav Racing (HONDA) 1’55.498 +0.636
    10 73 Valentin PERRONE Red Bull KTM Tech3 1’55.503 +0.641
    11 54 Jesus RIOS Rivacold Snipers Team (HONDA) 1’55.527 +0.665
    12 83 Alvaro CARPE Red Bull KTM Ajo 1’55.538 +0.676
    13 9 Veda PRATAMA Honda Team Asia (HONDA) 1’55.548 +0.686
    14 18 Matteo BERTELLE LEVEL UP – MTA 1’55.699 +0.837
  • Tantang PCX dan NMAX !! Zontes 150X Model 2026 lahir, Gendong Rangka Aluminium…Ediannn !!!

    Tantang PCX dan NMAX !! Zontes 150X Model 2026 lahir, Gendong Rangka Aluminium…Ediannn !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… Segmen skutik bongsor kelas 150cc yang selama ini adem ayem dikuasai oleh duet raksasa Jepang, Honda PCX dan Yamaha NMAX, sepertinya bakal kedatangan badai besar dari negeri tirai bambu! Yup, pabrikan Zontes secara resmi telah meluncurkan gacoan teranyar mereka, yaitu Zontes 150X model 2026 di pasar Thailand! Asliii cakk, pas IWB intip spesifikasinya, ini motor bukan kaleng-kaleng, fiturnya bener-bener bikin geleng-geleng kepala!

    Secara visual, Zontes 150X mengusung konsep yang mereka sebut sebagai Urban Adventure. Garis bodinya bertumpuk-tumpuk tajam, kekar, aerodinamis, dan punya aura futuristik yang kental banget. Sektor pencahayaannya pun super ciamik, cakk! Di bagian depan, sampeyan bakal disuguhi lampu utama full LED berbentuk “X-Shape” yang dikombinasikan dengan 4 buah lampu proyektor, plus lampu DRL yang mempertegas tatapan sangarnya. Bener-bener kelihatan mahal dan intimidatif!

    Gebrakan Sasis Aluminium Alloy

    Nah, ini dia rahasia paling ngeri dari Zontes 150X yang nggak dipunyai rival-rivalnya. Kalau skutik mainstream biasanya pakai rangka baja tubular biasa, Zontes nekat membekali motor ini dengan sasis berbahan aluminum alloy utuh satu bagian!

    Keputusan ekstrem ini bikin bobot rangkanya cuma 8,5 kg saja, cakk! Dampaknya? Bobot kosong total motor ini berhasil ditekan hingga di angka 108 kg. Bayangkan cakk, bodi segambot itu tapi bobotnya enteng mirip motor matic kecil! Sudah pasti power-to-weight ratio-nya jadi superior, bikin manuver selap-selip di kemacetan kota jadi makin lincah, enteng, dan responsif banget!

    Fitur Super Hedon, Ada Electric Windscreen-nya Cakk!

    Soal fitur, Zontes bener-bener royal dan tega mengemas fitur kelas matic 250cc ke atas ke dalam motor 150cc ini:

    • Electric Windscreen: Kaca depan bisa naik-turun secara elektrik hanya dengan pencetan tombol di setang! Ediaann, udah kayak Forza

    • Panel Instrumen TFT 5 Inchi: Sudah full color dan mendukung fitur Mirror Screen serta konektivitas Zontes Smart App (DriveSync). Navigasi hingga status motor terpampang jelas.

    • Keyless Entry 3.0 (Rating IP67): Canggihnya, kalau baterai remote sampeyan habis di jalan, motor tetap bisa dinyalakan secara darurat lewat sensor cadangan bertanda “IMMO” di laci kiri.

    • Safety Kelas Wahid: Sudah dilengkapi rem cakram depan-belakang, sistem ABS Dual Channel, serta Traction Control System (TCS) dan TPMS (pengukur tekanan ban) sebagai standar bawaan pabrik!

    • Bagasi & Tangki Gajah: Ruang penyimpanan di bawah joknya lega banget sampai bisa menelan 2 helm sekaligus! Ditambah kapasitas tangki BBM yang mencapai 11 liter, sekali isi full tank diklaim bisa menempuh jarak hingga hampir 500 km!

    Gimana dengan mesinnya? Zontes 150X menggendong mesin berkasitas murni 149,5cc, SOHC, 4-katup dengan pendingin cairan. Di atas kertas, semburan tenaganya tembus 17,7 HP pada 8.700 rpm dan torsi puncak 15,5 Nm pada 6.500 rpm dengan pasokan bensin dari injeksi pintar Bosch. Ini gedeeee cak. Kompresinya pun cukup tinggi di angka 12,5:1. Nggak main-main, jeroan mesinnya sudah dilapisi material keramik tanpa liner (sleeveless) serta mengadopsi Forged Piston (Piston Tempa). Teknologi ini biasanya cuma ada di motor sport performa tinggi agar mesin lebih tahan siksaan RPM tinggi, minim gesekan, dan suhu mesin tetap stabil dalam jangka panjang….

    Last….di pasar Thailand, Zontes 150X model 2026 ini dipasarkan dengan harga mulai dari 74.800 Baht atau jika kita konversikan ke rupiah berada di kisaran Rp 33 jutaan (tergantung varian dan kurs setempat). Banderol harganya bener-bener mepet dan menyenggol langsung pasar Honda PCX dan Yamaha NMAX. Rangka aluminium super ringan, mesin bertenaga dengan piston tempa, bagasi muat dua helm, plus fitur electric windscreen yang mewah. Kalau seandainya Zontes Indonesia berani memasukkan motor ini ke tanah air dengan harga yang sama, kira-kira bakal laku keras nggak nih, cakk? Sampenyan tertarik meminang? Monggo corat-coret opininya di kolom komentar… Juozzz gandozzz!! (iwb)

  • Mugello FP1, Marquez masih ” Kaku”…Fabio melesat !!!

    Mugello FP1, Marquez masih ” Kaku”…Fabio melesat !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Italia di Sirkuit Mugello dimenangkan oleh pembalap tuan rumah, Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati), dengan catatan waktu 1 menit 46,242 detik. Ia unggul 0,369 detik dari Jorge Martin (Aprilia) yang finis di posisi kedua. Sesi yang berlangsung dalam kondisi trek sedikit basah setelah hujan semalam ini menjadi momen kembalinya Marc Marquez ke lintasan setelah absen di Catalunya akibat operasi ganda (bahu dan kaki). Namun, juara bertahan itu hanya mampu finis di posisi ke-14, tertinggal 1,177 detik dari pemuncak klasemen. Yup….Marquez masih ” Karatan ” cak !!

    Marc Marquez menjalani sesi pertamanya sejak operasi bahu dan kaki. Ia finis di posisi 15, tertinggal 1,177 detik. Namun, mengingat kondisinya yang baru pulih, catatan waktu ini masih dalam batas wajar. Marc sendiri mengakui bahwa badannya masih terasa kaku….makanya jadi terkesan tumpul karatan cak. Sedang Pecco Bagnaia, finis di posisi 8 tetapi sempat terjatuh di gravel tikungan 1 pada menit-menit akhir sesi. Beruntung tidak cedera. Pecco Bagnaia, yang merupakan pembalap tuan rumah dan tiga kali juara Mugello (2022, 2023, 2024), finis di posisi 8 dengan gap 0,729 detik. Ia terjatuh di tikungan 1 menjelang akhir sesi, tetapi tidak mengalami cedera serius. Btw IWB sudah siapkan komparasi lap time hari ini dan ternyata tetap jauh banget cak….

    Perbandingan dengan Rekor Lap Mugello

    Kategori Pembalap Catatan Waktu Tahun
    Best Lap Marc Marquez 1’44.169 2025
    Fastest Race Lap Pecco Bagnaia 1’45.770 2024
    FP1 2026 (tercepat) Fabio Di Giannantonio 1’46.242 2026

    Dengan Catatan waktu Di Giannantonio masih lebih lambat 2 detik dari rekor lap absolut Marquez (1’44.169) karena kondisi trek basah. Btw,,,Sesaat setelah sesi selesai, tim medis resmi menyatakan Marquez fit sepenuhnya untuk menjalani sisa akhir pekan ini.

    Sementara Maverick Vinales membawa KTM Tech3, ke posisi empat sebagai pembalap tercepat dari kubu pabrikan Austria. Sementara itu, Jack Miller, yang menunggangi Yamaha bersama tim Prima Pramac, menunjukkan progres positif dengan menempati posisi kelima. Pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), mengawali pekan balapan kandangnya dengan kurang mulus setelah hanya mampu bertengger di posisi ke-14.

    Di barisan belakang, pembalap veteran Cal Crutchlow kembali merasakan atmosfer grid MotoGP setelah absen tiga tahun. Ia hadir untuk menggantikan Johann Zarco di tim Castrol LCR Honda. Crutchlow menutup FP1 di posisi buncit (ke-22) karena masih harus beradaptasi ulang dengan ritme motor kelas utama. Btw Alex Marquez  dan Johann Zarco masih mengalami cedera sehingga absen. Kalau Alex diganti Pirro sedang Zarco digantikan Cal. Berikut hasil FP1 Mugello 2026…Gazzzz Marccccccc…(iwb)

    2026 Italian MotoGP, Mugello – Free Practice (1) Results

    Pos Rider Nat Team Time/Diff Lap Max
    1 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP26) 1’46.242s 15/17 352k
    2 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP26) +0.369s 14/15 358k
    3 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.438s 17/17 356k
    4 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.452s 15/17 356k
    5 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.502s 15/17 352k
    6 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.552s 14/16 360k
    7 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP25) +0.674s 5/11 350k
    8 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP26) +0.729s 6/13 355k
    9 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.830s 17/17 352k
    10 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +0.996s 11/15 352k
    11 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.004s 10/15 355k
    12 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +1.035s 15/17 359k
    13 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.150s 13/17 356k
    14 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP26) +1.173s 11/17 360k
    15 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP26) +1.177s 10/13 352k
    16 Michele Pirro ITA BK8 Gresini Ducati (GP25) +1.180s 13/15 347k
    17 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.206s 10/13 362k
    18 Diogo Moreira BRA Pro Honda LCR (RC213V)* +1.278s 5/16 359k
    19 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.308s 4/10 347k
    20 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.501s 8/12 354k
    21 Toprak Razgatlioglu TUR Pramac Yamaha (YZR-M1)* +1.823s 5/17 355k
    22 Cal Crutchlow GBR Castrol Honda LCR (RC213V) +3.671s 16/16 350k

    Jadwal Selanjutnya (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Sabtu, 30 Mei FP2 15.10
    Sabtu, 30 Mei Kualifikasi 17.50
    Sabtu, 30 Mei Sprint Race 20.00
    Minggu, 31 Mei Warm Up 14.40
    Minggu, 31 Mei Race 19.00
  • Kejutan !! Cal Crutchlow Kembali ke LCR Honda…Gantikan Johann Zarco !!

    Kejutan !! Cal Crutchlow Kembali ke LCR Honda…Gantikan Johann Zarco !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Kejutan datang dari paddock MotoGP menjelang seri Italia di Sirkuit Mugello. Tim LCR Honda secara resmi mengumumkan bahwa Cal Crutchlow, pembalap asal Inggris yang sudah pensiun dari balap penuh waktu sejak 2020, akan kembali turun lintasan sebagai pengganti Johann Zarco yang cedera. Keputusan ini diambil setelah Zarco mengalami kecelakaan mengerikan di tikungan 1 Grand Prix Catalunya pekan lalu, yang melibatkan Pecco Bagnaia dan beberapa pembalap lain. Pembalap asal Prancis itu harus menjalani operasi lutut dan dipastikan absen untuk waktu yang tidak ditentukan….

    Kecelakaan di Catalunya menjadi salah satu insiden paling mengerikan musim ini. Zarco terlibat dalam tabrakan multi-pembalap di tikungan pertama, yang mengakibatkan cedera serius pada lututnya.

    “Pertama-tama, saya berharap Johann Zarco cepat pulih. Sebagai pembalap, tidak pernah mudah menghadapi situasi seperti ini,” ujar Crutchlow dalam pernyataan resmi LCR.

    LCR Honda memiliki keterbatasan opsi untuk menggantikan Zarco. Aleix Espargaro (test rider Honda) masih dalam masa pemulihan pasca kecelakaan saat tes awal tahun ini. Sementara Takaaki Nakagami fokus penuh pada pengembangan motor 850cc untuk 2027.

    Pada Rabu (27/5), Crutchlow dilaporkan menjalani tes di Misano sebagai bagian dari persiapan untuk turun di Mugello. Kini, LCR telah mengonfirmasi rencana tersebut.

    “Saat saya menerima telepon untuk menggantikan Zarco, saya merasa terhormat dan tersanjung. Saya harus mencobanya,” kata Crutchlow.

    “Kami tahu ini akan menjadi akhir pekan yang intens, tetapi saya siap memberikan yang terbaik bersama tim dan memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Mari kita lihat bagaimana hasilnya!”

    Nama Cal Crutchlow bukanlah sosok asing pastinya cak. Berikut adalah rekam jejaknya…

    Tahun Peristiwa Catatan
    2011 Debut MotoGP bersama Tech3 Yamaha
    2012 Podium pertamanya di kelas premier
    2014 Pindah ke tim pabrikan Ducati Hanya satu musim
    2015 Pindah ke LCR Honda (tim satelit dengan dukungan pabrikan) Awal hubungan panjang dengan LCR
    2016 Menang di GP Ceko (Brno) Pembalap Inggris pertama yang menang sejak 1981
    2016 Menang lagi di Australia (Phillip Island) Kemenangan kedua musim itu
    2018 Menang di Argentina Kemenangan ketiga dan terakhir
    2020 Pensiun dari balap penuh waktu Setelah 6 tahun bersama LCR
    2021-2023 Test rider Yamaha Beberapa kali jadi pengganti pembalap
    2023 Penampilan terakhir dengan Yamaha di GP Jepang Finis P13 (poin)

    Crutchlow juga pernah menjadi test rider Yamaha, tetapi cedera tangan dalam beberapa tahun terakhir memaksanya mengurangi aktivitas balap.

    Lucio Cecchinello, bos tim LCR, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Crutchlow.

    “Kami semua bersama Johann Zarco dan mendoakan pemulihannya yang cepat. Dalam upaya kami untuk menggantikan Johann, kami merasa beruntung bisa mengandalkan mantan pembalap kami, Cal Crutchlow, dengan siapa kami berbagi banyak momen hebat dan selalu menjaga ikatan yang kuat.”

    “Kami berterima kasih atas ketersediaannya, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memanfaatkan waktu kebersamaan ini sementara Zarco pulih.”

    Belum diketahui apakah Crutchlow juga akan turun di seri Hungaria pekan depan atau hanya untuk Mugello saja. Dengan pengalaman Crutchlow tiga kali pemenang balapan MotoGP—tim setidaknya mendapatkan pengganti yang kompeten dan tidak perlu menarik pembalap Moto2 yang belum berpengalaman. Bagi Zarco, fokus utamanya kini adalah pemulihan. Setelah operasi dan rehabilitasi, ia diharapkan bisa kembali pada paruh kedua musim jika kondisinya memungkinkan. Pertanyaannya: Masih mampukah Crutchlow, di usia 40 tahun dan dengan cedera tangan yang pernah dialaminya, bersaing di MotoGP yang semakin ketat? Kita akan lihat aksinya di Mugello akhir pekan ini cak….(iwb)

  • ” Lupakan Titel Juara dunia …” seru Marc Marquez !!

    ” Lupakan Titel Juara dunia …” seru Marc Marquez !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez kembali ke lintasan MotoGP akhir pekan ini di Sirkuit Mugello, Italia, setelah absen di seri Catalunya. Namun, juara dunia tujuh kali itu dengan tegas menepis ekspektasi bahwa ia akan langsung mengejar ketertinggalan di klasemen. “Jika saya kembali dengan mentalitas bahwa saya bisa memenangkan kejuaraan ini, saya akan cedera lagi, Jadi mari lupakan titel juara dunia,” ujar Marquez !!

    Marquez saat ini tertinggal 85 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia). Secara matematis, ia masih memiliki peluang. Namun, secara fisik dan mental, ia memilih jalur yang lebih realistis.

    “Sekarang bukan saat yang tepat. Sekarang saya dalam mentalitas untuk membangun kembali masa depan saya, karena dengan cara saya berkendara di balapan pertama, saya tidak bisa melanjutkan. Mari kita lihat apakah di balapan mendatang saya dapat membangun kembali lengan kanan saya, dan dari titik itu saya tahu kecepatan akan datang. Tapi pertama-tama, saya harus merasa baik dengan kondisi fisik saya. Cedera Kaki itu ‘peanuts’ (remeh temeh). Kaki tidak masalah. Saya sudah siap untuk balapan di Catalunya (jika tidak ada masalah bahu). Yang menjadi batasan terbesar saya selama beberapa bulan terakhir adalah bahu. Saya bekerja sangat keras. Pada 2025, saya bisa berkendara dengan baik. Tapi kecelakaan di Indonesia itu menghantam bahu kanan lagi yang merupakan titik lemah saya, dan sekarang kami mengeluarkan beberapa material dari dalam. Saya tidak tahu, dokter tidak tahu, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi saya tahu saya akan berusaha, dan jika saya perlu berusaha, saya harus berada di atas motor. Cara termudah adalah tinggal di rumah dan kembali dalam tiga atau empat balapan. Tapi saya tidak takut untuk menghadapi situasi dengan cara yang baik, dan selalu berusaha untuk segera membaik.” tutup Marc…

    Pernyataan Marquez ini adalah pengakuan realistis bahwa gelar juara dunia 2026 mungkin sudah di luar jangkauannya. Dengan defisit 85 poin dan ia sendiri mengakui bahwa ia belum bisa berkendara 100%, target yang lebih masuk akal adalah:

    • Menyelesaikan setiap balapan tanpa cedera tambahan

    • Mengumpulkan poin secara konsisten untuk membantu Ducati di klasemen konstruktor

    • Mempersiapkan diri untuk 2027 – era regulasi 850cc di mana ia diperkirakan akan tetap bersama Ducati

    Pernyataan ini juga meredakan tekanan bagi rekan setimnya, Pecco Bagnaia, yang kini menjadi andalan utama Ducati untuk mengejar Aprilia. Namun, tanpa Marquez yang kompetitif, beban Bagnaia semakin berat. Sementara itu, Aprilia (Bezzecchi dan Martin) serta KTM (Acosta) bisa bernapas lega. Salah satu pesaing terberat mereka memilih untuk tidak memaksakan diri mengejar gelar. Piye menurut sampeyan cak….percaya sama omongan Marquez ora ? (iwb)

    Jadwal MotoGP Italia (Mugello) 2026 (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Jumat, 29 Mei FP1 15.45
    Jumat, 29 Mei Practice 20.00
    Sabtu, 30 Mei FP2 15.10
    Sabtu, 30 Mei Kualifikasi 17.50
    Sabtu, 30 Mei Sprint Race 20.00
    Minggu, 31 Mei Race 19.00

  • Alex Marquez akui Kaget Acosta melambat…” Aku Beruntung ” !!

    Alex Marquez akui Kaget Acosta melambat…” Aku Beruntung ” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, akhirnya buka suara untuk pertama kalinya mengenai kecelakaan mengerikan yang menimpa dirinya di Grand Prix Catalunya beberapa pekan lalu. Dalam video YouTube terbarunya, adik dari Marc Marquez itu mengungkapkan detail detik-detik setelah insiden serta proses pemulihan yang berat. Kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta (KTM) di tikungan 10 Sirkuit Barcelona-Catalunya membuat pembalap asal Spanyol itu menderita beberapa patah tulang. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit di Barcelona pada Minggu malam setelah balapan, menjalani operasi, dan baru diperbolehkan pulang pada Senin sore. Akibat cedera ini, Alex Marquez dipastikan absen di GP Italia (Mugello) akhir pekan ini dan kemungkinan juga seri Hungaria pekan depan. Alex Marquez akui Kaget Acosta melambat…” Aku Beruntung ” !! serunya…

    Dalam video tersebut, Alex Marquez mengaku tidak mengingat secara detail insiden yang menimpanya. Ia hanya memiliki kilasan ingatan (flashes) tentang kejadian tersebut dimana dia kaget karena Acosta tiba-tiba melambat dan setelah itu tidak teringat sama sekali kejadiannya….

    “Ketika saya tiba di rumah sakit, saya pikir sudah jam 3:30 sore, saat itulah saya mulai mengingat semuanya 100 persen. Dan saya meminta untuk melihat rekaman kecelakaan itu karena saya kurang lebih hanya memiliki kilasan ingatan, tapi tidak mengingatnya 100 persen. Saya ingin melihat seperti apa kecelakaannya. Saat itu, saya benar-benar menyadari betapa beruntungnya saya bisa terhindar dari dinding di sebelah kanan trek, bagaimana saya masuk ke trek pada saat itu, bagaimana saya jatuh… Saat itulah saya menjadi sadar akan semua keberuntungan yang saya miliki.”

    Alex Marquez mengakui bahwa pemulihan dari cedera ini tidak mudah. Ia dipulangkan pada Senin pagi dan langsung bepergian ke Madrid. Sesampainya di rumah, kondisinya memburuk.

    “Saya dipulangkan pada Senin pagi dan bepergian ke Madrid. Sampai di rumah, saya merasa tidak enak badan. Obat-obatan mengurangi rasa sakit, tetapi rasa sakitnya meningkat secara signifikan. Ini bukan cedera di mana, misalnya, tahun lalu Anda melukai jari Anda, lalu Anda jatuh, dan Anda langsung berpikir untuk pulih. Ini adalah kecelakaan di mana dampaknya begitu besar sehingga Anda harus semacam ‘mendarat kembali ke bumi’. Ini adalah proses sekitar satu minggu untuk tubuh kembali normal, dengan rasa sakit yang luar biasa. Bukan soal kapan, tapi bagaimana. Kembali dalam keadaan 100 persen siap dan mengetahui bahwa Anda tidak memiliki cedera apa pun dan Anda dapat memberikan 100 persen di lintasan.”

    Pernyataan ini menunjukkan bahwa Alex Marquez tidak akan terburu-buru. Ia ingin pulih total sebelum kembali menggeber Ducati GP24-nya.

    Last….Absennya Alex Marquez tentu menjadi pukulan berat bagi tim Gresini Ducati. Namun, keselamatan pembalap adalah prioritas utama. Sementara itu, Pedro Acosta (KTM) malah lolos tanpa cedera dalam insiden yang sama. Kecelakaan ini juga menjadi pengingat betapa berbahayanya olahraga MotoGP, di mana sepersekian detik bisa menentukan hidup dan mati. Alex Marquez bisa disebut sebagai salah satu yang paling beruntung dalam insiden horor di Catalunya tersebut. Kita semua tentu berharap Alex Marquez segera pulih dan bisa kembali ke lintasan dengan performa terbaiknya. Semangat Alex !! (iwb)

  • Breaking !! Yamaha Rilis Skutik Lucu Axis Z Model 2026….moncongnya Panjang poll !!

    Breaking !! Yamaha Rilis Skutik Lucu Axis Z Model 2026….moncongnya Panjang poll !!

    Iwanbanaran.com – Caaaakkkk…dunia per-skutikan kelas entry-level kembali digoyang oleh pabrikan garputala! Yup, Yamaha Jepang baru saja meluncurkan versi terbaru dari skutik fungsional andalan mereka, yaitu Yamaha Axis Z model 2026. Sampeyan semua pasti sudah tahu, motor ini terkenal banget di sana sebagai rajanya komuter harian yang praktis, lincah, dan yang paling penting… iritnya nggak ketulungan, cakkk. Yamaha Rilis Skutik Lucu Axis Z Model 2026….moncongnya Panjang poll !!

    Nah, pada generasi teranyar ini, Yamaha makin mempertegas posisinya sebagai motor penjelajah perkotaan yang super efisien. Sebenarnya, racikan tangguh Axis Z ini sudah disempurnakan sejak rombakan besar di tahun 2022 lalu, di mana mesinnya sudah lolos regulasi emisi super ketat (Heisei 32 / Reiwa 2). Nggak cuma ramah lingkungan, mesin berkode Blue Core 124cc air-cooled single cylinder SOHC 2-katup ini juga sudah dijejali teknologi SMG (Smart Motor Generator). Asliii ini bikin starter mesin jadi senyap tanpa suara, mak jessss langsung hidup, cakk! Sensasi starternya halus banget, mirip skutik premium! Yahh memang sudah bukan barang baru tapi buat gen Axis Z fitur ini tetap lebih fresh….

    Mesin: Irit dan Ramah Lingkungan

    Jantung pacu Axis Z adalah mesin 124cc, SOHC, 2-katup, berpendingin udara yang sudah mengadopsi teknologi BLUE CORE. Teknologi ini memastikan pembakaran lebih efisien, menghasilkan tenaga yang halus namun tetap bertenaga untuk ukuran skuter harian.

    • Tenaga Maksimal: 6,1 kW (8,3 PS) pada 7.000 rpm

    • Torsi Puncak: 9,8 Nm pada 5.000 rpm

    • Kapasitas Tangki BBM: 5,5 liter

    Fitur Safety Oke, Bagasi Segede Gaban!

    Ora mung kuwi kangbro… Sektor safety dan fungsionalitas juga nggak luput dari perhatian. Untuk menjamin kenyamanan berkendara di malam hari atau saat cuaca buruk berkabut, Yamaha mendongkrak kemampuan lampu utamanya menjadi jauh lebih terang benderang. Lalu untuk urusan pengereman, skutik mungil ini sudah mengadopsi Unified Brake System (UBS). Teknologi ini mengintegrasikan rem depan dan belakang agar bekerja secara proporsional dan seimbang saat tuas rem ditarik. Otomatis, gejala sliding bisa diminimalisir, bikin riding makin tenang dan aman jaya!

    Tapi yang paling juara dari Yamaha Axis Z ini tetap ada pada nilai kepraktisannya yang luar biasa. Bayangkan saja cakk, di balik bodinya yang kompak dan ramping, motor ini punya ruang bagasi bawah jok yang luasnya luar biasa, mencapai 37,5 liter! Iki sih segaban tenan cakk! Helm, jas hujan, tas kerja, sampai belanjaan pasar bisa langsung amblas tertelan di dalam joknya. Ditambah konsumsi bahan bakarnya yang masuk jajaran top-class, motor ini bener-bener jadi tandem maut untuk nemenin sampeyan kerja atau sekolah setiap hari tanpa bikin kantong bolong, super ekonomis!

    Penyegaran Warna Baru Maret 2026

    Untuk edisi teranyar Maret 2026 ini, Yamaha Jepang menyodorkan penyegaran visual yang ciamik dengan menghadirkan 3 pilihan warna baru yang mewah dan elegan:

    Kode Warna Nama Warna Status Kesan Visual
    1 Blueish White Pearl 1 Baru Putih mutiara kebiruan, bersih dan modern
    2 Matte Dull Purplish Blue Metallic 2 Baru Biru ungu metalik doff, elegan dan unik
    3 Dark Blueish Grey Metallic 8 Baru Abu-abu kebiruan gelap, sporty dan tegas
    4 Black Metallic X Bertahan Hitam metalik klasik yang tak pernah salah

    Last….Harga yang tertera (termasuk pajak di pasar Jepang) adalah sekitar 292.600 Yen atau jika dikonversi ke rupiah (estimasi Rp 31-33 jutaan), kompetitor utamanya di Indonesia adalah Honda BeAT, Suzuki Nex, atau sederet skutik 110-125cc lainnya. Warna baru ini akan menemani warna legendaris yang tetap dipertahankan, yaitu Black Metallic X. Total jadi ada 4 varian warna yang siap dipilih sesuai selera sampeyan. Sayang cak motor dengan moncong depan super panjang ini hanya hadir di Jepang. Maklum wae karena kalau dijual disini kayaknya desain sulit diterima. Piye menurut sampeyan ? (iwb)

    Spesifikasi Teknis Yamaha Axis Z (2026)

    Tipe mesin: Silinder tunggal 4-tak SOHC 2-katup berpendingin udara
    Kapasitas total: 124cc
    Diameter x langkah: 52,4 x 57,9mm
    Rasio kompresi: 10,2
    Daya maksimum: 6,1kW (8,3PS) / 7000rpm
    Torsi maksimum: 9,8N・m (1,00kgf・m) / 5000rpm
    Kapasitas tangki bahan bakar: 5,5L
    Tipe transmisi: Transmisi variabel kontinu tipe sabuk V
    Sudut caster: 26°30′
    Trail: 80mm
    Rem depan/belakang: Cakram tunggal hidrolik / Cakram tunggal hidrolik
    Ukuran ban: 100/90-10 56J / 100/90-10 56J