Iwanbanaran.com – Cakkk…Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Italia dari posisi ke-13 (baris kelima) setelah sesi kualifikasi (Q2) yang berlangsung ketat di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5/2026). Pembalap Honda Team Asia itu mencatatkan waktu 1 menit 55,548 detik, terpaut 0,686 detik dari David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang merebut pole position. Meskipun start dari posisi yang kurang ideal, analisis mendalam terhadap jalannya Q2 dan karakteristik sirkuit menunjukkan bahwa peluang Veda untuk tampil kompetitif di balapan utama tetaplah besar. Yup….Jangan Kuatir cak, Kans kedepan Terbuka !!
Berdasarkan data kualifikasi (Q2) Moto3 Mugello 2026 dan situasi di lintasan, Veda Ega Pratama harus puas start dari posisi ke-13 dengan catatan waktu 1 menit 55,548 detik (terpaut +0,686 detik dari David Almansa di posisi pole). Faktor taktis paling krusial pada Q2 kemarin adalah gagalnya sebagian besar pembalap untuk melakukan final run (lap pemungkas). Menjelang menit-menit akhir, mayoritas pembalap melakukan strategi waiting game di pit dan keluar bersamaan untuk mencari slipstream.
Akibatnya, rombongan besar ini…termasuk Veda cak, terlambat keluar dan tidak sempat melewati garis start/finis sebelum bendera finis (chequered flag) berkibar. Hal ini membuat catatan waktu Veda di awal sesi (percobaan pertama) tidak bisa dipertajam di menit-menit krusial saat kondisi sirkuit biasanya menyediakan grip terbaik. Mugello terkenal dengan trek lurusnya yang sangat panjang (main straight sepanjang 1,1 km). Di Moto3, mendapatkan slipstream (curi angin/towing) di trek lurus ini bisa memangkas waktu hingga 0,5 – 0,8 detik per lap. Nah disini IWB berikan beberapa catatan penting yakni…
-
Jika melihat data waktu parsial (Best Partial Time), Veda sebenarnya memiliki ritme yang konsisten sejak sesi Practice hari Jumat (di mana ia sempat menembus posisi ke-9 untuk lolos langsung ke Q2).
-
Namun di Q2, ketika pembalap seperti David Almansa berhasil mencetak waktu benchmark yang kuat sendirian di awal (1:54,862) dan Hakim Danish mendapat towing yang tepat untuk posisi ke-2, Veda terjebak di grup yang tidak ideal secara positioning di lintasan saat melakukan hot lap.
Dalam wawancara resminya seusai kualifikasi, Veda mengakui bahwa kondisi cuaca di Mugello sangat panas dan terik. Di kelas Moto3 yang menggunakan motor berkapasitas kecil, suhu aspal yang tinggi sangat memengaruhi performa ban depan dan belakang (ban Pirelli lebih cepat greasing atau kehilangan grip optimum), serta sedikit menurunkan densitas udara yang berpengaruh pada performa maksimal mesin NSF250RW khususnya konsistensi stop and go. Dan dari data cak…secara performa murni, Veda tidak lambat. Jaraknya dari urutan ke-13 ke posisi ke-4 (Brian Uriarte – 1:55,092) hanya berkisar 0,4 detik. Di kelas Moto3 yang sangat kompetitif, kesalahan kecil di satu tikungan atau kehilangan momen slipstream di sektor terakhir langsung membuat posisi pembalap merosot 5 hingga 10 peringkat. Terus gimana peluang Veda hari ini ??
Meskipun harus start dari grid ke-13 (barisan kelima), peluang Veda di Mugello masih sangat terbuka lebar. Karakteristik sirkuit ini justru diuntungkan oleh posisi start barisan tengah karena:
-
Balapan Rombongan (Group Racing): Mugello hampir selalu menyajikan balapan pack besar di Moto3. Pembalap di posisi belasan bisa dengan cepat merangsek ke rombongan depan memanfaatkan slipstream massal di trek lurus utama setiap lapnya.
-
Modal Positif: Veda punya kenangan manis di Mugello saat menyapu bersih kemenangan (Race 1 & Race 2) di ajang Red Bull Rookies Cup musim lalu. Ia sudah sangat paham titik pengereman terbaik (hard braking) setelah trek lurus panjang Mugello (Tikungan 1 – San Donato) untuk melakukan overtaking.
Last…Tren performa Veda musim ini menunjukkan bahwa ia adalah comeback king. Dari posisi start buruk di Catalunya (P20), ia finis P8. Dari P17 di Jerez, ia finis P6. Jika ia bisa start dari P13, target finis di P7-P10 sangat realistis, bahkan P5 jika ada insiden di depan. Veda Ega Pratama mungkin gagal menembus 10 besar di kualifikasi cak, tetapi balapan utama adalah cerita yang berbeda. Start dari P13 di Mugello dengan trek lurus super panjang dan sejarah balapan grup yang ketat bukanlah bencana. Kunci utama adalah start yang bersih dan tetap tenang. Mugello adalah trek yang panjang, dan di Moto3, segalanya bisa terjadi di lap-lap akhir. So…mari doakan Veda lancar, gooo merah putihhh !! (iwb)
Hasil Kualifikasi Moto3 Mugello (Q2) – Posisi 1-14
| Posisi | No | Pembalap | Tim | Catatan Waktu | Gap |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 22 | David ALMANSA | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 1’54.862 | – |
| 2 | 13 | Hakim DANISH | AEON Credit – MT Helmets – MSI | 1’55.138 | +0.276 |
| 3 | 97 | Marco MORELLI | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 1’55.151 | +0.289 |
| 4 | 51 | Brian URIARTE | Red Bull KTM Ajo | 1’55.209 | +0.347 |
| 5 | 28 | Maximo QUILES | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 1’55.298 | +0.436 |
| 6 | 64 | David MUÑOZ | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 1’55.365 | +0.503 |
| 7 | 31 | Adrian FERNANDEZ | Leopard Racing (HONDA) | 1’55.379 | +0.517 |
| 8 | 27 | Rico SALMELA | Red Bull KTM Tech3 | 1’55.429 | +0.567 |
| 9 | 66 | Joel KELSO | GRYD – MLav Racing (HONDA) | 1’55.498 | +0.636 |
| 10 | 73 | Valentin PERRONE | Red Bull KTM Tech3 | 1’55.503 | +0.641 |
| 11 | 54 | Jesus RIOS | Rivacold Snipers Team (HONDA) | 1’55.527 | +0.665 |
| 12 | 83 | Alvaro CARPE | Red Bull KTM Ajo | 1’55.538 | +0.676 |
| 13 | 9 | Veda PRATAMA | Honda Team Asia (HONDA) | 1’55.548 | +0.686 |
| 14 | 18 | Matteo BERTELLE | LEVEL UP – MTA | 1’55.699 | +0.837 |