Iwanbanaran.com – Cakkk…Kejutan datang dari paddock MotoGP menjelang seri Italia di Sirkuit Mugello. Tim LCR Honda secara resmi mengumumkan bahwa Cal Crutchlow, pembalap asal Inggris yang sudah pensiun dari balap penuh waktu sejak 2020, akan kembali turun lintasan sebagai pengganti Johann Zarco yang cedera. Keputusan ini diambil setelah Zarco mengalami kecelakaan mengerikan di tikungan 1 Grand Prix Catalunya pekan lalu, yang melibatkan Pecco Bagnaia dan beberapa pembalap lain. Pembalap asal Prancis itu harus menjalani operasi lutut dan dipastikan absen untuk waktu yang tidak ditentukan….
Kecelakaan di Catalunya menjadi salah satu insiden paling mengerikan musim ini. Zarco terlibat dalam tabrakan multi-pembalap di tikungan pertama, yang mengakibatkan cedera serius pada lututnya.
“Pertama-tama, saya berharap Johann Zarco cepat pulih. Sebagai pembalap, tidak pernah mudah menghadapi situasi seperti ini,” ujar Crutchlow dalam pernyataan resmi LCR.
LCR Honda memiliki keterbatasan opsi untuk menggantikan Zarco. Aleix Espargaro (test rider Honda) masih dalam masa pemulihan pasca kecelakaan saat tes awal tahun ini. Sementara Takaaki Nakagami fokus penuh pada pengembangan motor 850cc untuk 2027.
Pada Rabu (27/5), Crutchlow dilaporkan menjalani tes di Misano sebagai bagian dari persiapan untuk turun di Mugello. Kini, LCR telah mengonfirmasi rencana tersebut.
“Saat saya menerima telepon untuk menggantikan Zarco, saya merasa terhormat dan tersanjung. Saya harus mencobanya,” kata Crutchlow.
“Kami tahu ini akan menjadi akhir pekan yang intens, tetapi saya siap memberikan yang terbaik bersama tim dan memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Mari kita lihat bagaimana hasilnya!”
Nama Cal Crutchlow bukanlah sosok asing pastinya cak. Berikut adalah rekam jejaknya…
| Tahun | Peristiwa | Catatan |
|---|---|---|
| 2011 | Debut MotoGP bersama Tech3 Yamaha | – |
| 2012 | Podium pertamanya di kelas premier | – |
| 2014 | Pindah ke tim pabrikan Ducati | Hanya satu musim |
| 2015 | Pindah ke LCR Honda (tim satelit dengan dukungan pabrikan) | Awal hubungan panjang dengan LCR |
| 2016 | Menang di GP Ceko (Brno) | Pembalap Inggris pertama yang menang sejak 1981 |
| 2016 | Menang lagi di Australia (Phillip Island) | Kemenangan kedua musim itu |
| 2018 | Menang di Argentina | Kemenangan ketiga dan terakhir |
| 2020 | Pensiun dari balap penuh waktu | Setelah 6 tahun bersama LCR |
| 2021-2023 | Test rider Yamaha | Beberapa kali jadi pengganti pembalap |
| 2023 | Penampilan terakhir dengan Yamaha di GP Jepang | Finis P13 (poin) |
Crutchlow juga pernah menjadi test rider Yamaha, tetapi cedera tangan dalam beberapa tahun terakhir memaksanya mengurangi aktivitas balap.
Lucio Cecchinello, bos tim LCR, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Crutchlow.
“Kami semua bersama Johann Zarco dan mendoakan pemulihannya yang cepat. Dalam upaya kami untuk menggantikan Johann, kami merasa beruntung bisa mengandalkan mantan pembalap kami, Cal Crutchlow, dengan siapa kami berbagi banyak momen hebat dan selalu menjaga ikatan yang kuat.”
“Kami berterima kasih atas ketersediaannya, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memanfaatkan waktu kebersamaan ini sementara Zarco pulih.”
Belum diketahui apakah Crutchlow juga akan turun di seri Hungaria pekan depan atau hanya untuk Mugello saja. Dengan pengalaman Crutchlow tiga kali pemenang balapan MotoGP—tim setidaknya mendapatkan pengganti yang kompeten dan tidak perlu menarik pembalap Moto2 yang belum berpengalaman. Bagi Zarco, fokus utamanya kini adalah pemulihan. Setelah operasi dan rehabilitasi, ia diharapkan bisa kembali pada paruh kedua musim jika kondisinya memungkinkan. Pertanyaannya: Masih mampukah Crutchlow, di usia 40 tahun dan dengan cedera tangan yang pernah dialaminya, bersaing di MotoGP yang semakin ketat? Kita akan lihat aksinya di Mugello akhir pekan ini cak….(iwb)