Iwanbanaran.com – Cakkk….Panggung balap motor dunia, Moto3, kembali dikejutkan oleh talenta muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama. Dalam sesi kualifikasi (Q2) di Circuit of The Americas (COTA) pada Sabtu, 28 Maret 2026, pembalap tim Honda Team Asia ini berhasil mengamankan posisi start ke-4. Pencapaian ini sangat fenomenal mengingat statusnya sebagai rookie di lintasan yang dikenal sangat teknis dan menantang bagi pembalap berpengalaman sekalipun.
Salah satu poin paling mencolok dari performa Veda adalah kemampuannya menaklukkan sektor pertama (T1) COTA. Data Best Partial Times menunjukkan bahwa Veda Ega Pratama menjadi pembalap tercepat di sektor pertama dengan catatan waktu 37,056 detik. Catatan ini bahkan lebih cepat dibandingkan pemegang pole position, Alvaro Carpe, yang hanya mampu mencatatkan 37,110 detik di sektor yang sama. Keunggulan Veda di sektor pembuka ini menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi dalam melakukan braking dan mengambil jalur tikungan (racing line) yang presisi.
Konsistensi di Atas Lintasan
Veda menyelesaikan total 6 lap selama sesi Q2. Progres catatan waktunya menunjukkan adaptasi yang terus meningkat:
-
Lap 2: Memulai dengan catatan kompetitif 2’13.164.
-
Lap 3: Mencatatkan waktu terbaiknya, 2’12.813, yang membawanya ke baris kedua start.
-
Lap 6: Veda bahkan sempat mencatatkan waktu sektor pertama yang lebih tajam lagi, yaitu 37,056 detik, meskipun waktu lap totalnya pada putaran tersebut tidak lebih baik dari putaran ketiga.
Top Speed dan Performa Mesin
Keandalan motor Honda yang ditunggangi Veda juga terlihat dari data kecepatan puncak (top speed). Veda berhasil menembus kecepatan 237,0 km/jam. Kecepatan ini sangat bersaing dengan pembalap top lainnya seperti Scott Ogden (237,5 km/jam) dan hanya terpaut tipis dari Alvaro Carpe (238,6 km/jam).
Potensi Ideal Lap
Menariknya, jika seluruh waktu terbaik Veda di setiap sektor digabungkan (Ideal Lap Time), ia memiliki potensi waktu 2’12.566. Hal ini menandakan bahwa Veda memiliki kapasitas mentah untuk bertarung memperebutkan posisi tiga besar, hanya berselisih sekitar 0,4 detik dari waktu kualifikasi Carpe.
Last….dengan menempati posisi ke-4, Veda hanya terpaut 0,706 detik dari Alvaro Carpe yang berada di posisi teratas. Di belakang Veda, pembalap seperti Guido Pini (2’12.837) dan Joel Esteban (2’12.869) siap mengintai, namun keunggulan Veda di sektor pertama diharapkan menjadi modal kuat untuk melakukan start yang agresif dan menjaga posisi di rombongan depan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi bagi Veda, tetapi juga memberikan harapan besar bagi kebangkitan prestasi balap motor Indonesia di kancah internasional. Balapan utama nanti akan menjadi pembuktian sesungguhnya apakah sang rookie mampu mengonversi posisi start yang menguntungkan ini menjadi podium. Gooo merah putihhh !!! (iwb)


















