Laporan tersebut mengklaim bahwa keputusan itu dipicu oleh kombinasi cedera bahu berkelanjutan yang dialami Vinales, ketegangan hubungan dengan manajemen KTM, serta friksi dengan CEO Tech3, Guenther Steiner.
Namun, Vinales dengan cepat menepis kabar burung tersebut melalui unggahan di media sosial miliknya. Pebalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa ia berniat menyelesaikan musim sesuai dengan kontrak yang ia miliki.
Dalam pernyataan langsung yang diunggah melalui Instagram Story, Vinales meluapkan kekecewaannya terhadap beredarnya laporan yang ia nilai tidak berdasar.
“Saya mulai membaca artikel-artikel yang tidak masuk akal, Mulai minggu lalu saya berada di pusat APC [Red Bull Athlete Performance Centre] dan kami mulai memahami mengapa saya tidak kunjung pulih. Saya sedang membandingkan semua informasi ini dengan dokter-dokter saya untuk memeriksa apakah ini masalahnya dan bagaimana cara agar bisa membaik.Berhentilah menulis artikel bodoh tentang saya. Saya tidak akan balapan di WorldSBK dan saya akan menyelesaikan musim ini sebagaimana tercantum dalam kontrak saya.” serunya kesal…
Bantahan Vinales ini muncul di tengah situasi hubungan yang kian merenggang antara sang pebalap dan pihak pabrikan.Sepanjang paruh pertama musim, Vinales secara terbuka menyuarakan ketidakpuasannya atas penanganan situasi kontrak dan masa depannya oleh manajemen KTM.
Last…Meskipun Vinales bertekad bertahan hingga akhir musim, masa depannya untuk musim depan tetap dipenuhi ketidakpastian. Pihak KTM dan Tech3 dilaporkan telah menjajaki opsi pebalap lain untuk mengisi line-up mereka di masa mendatang. Ciloko tenan cakkkk….(iwb)


Leave a Reply