Aprilia Atur Strategi lawan Marc Marquez…..Perburuan Gelar 2026 Memanas !!

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Ketegangan di dalam garasi Aprilia Racing berada di titik tertinggi musim ini. Chief Executive Officer (CEO) Aprilia Racing, Massimo Rivola, secara tegas menyatakan komitmennya untuk segera membenahi atmosfer “beracun” dan dinamika internal tim demi menyelamatkan peluang gelar juara dunia MotoGP 2026. Langkah tegas ini diambil bertepatan dengan kian melesatnya performa sang juara bertahan, Marc Marquez, yang kini makin mengancam posisi puncak klasemen…!!

Gebrakan yang disiapkan manajemen Aprilia terjadi usai serangkaian insiden dan ketegangan di antara para pebalapnya. Meski mengawali musim 2026 secara dominan melalui manuver Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, konsistensi tim asal Noale, Italia, tersebut goyah akibat friksi internal dan serangkaian kerugian poin dalam beberapa seri terakhir.

Puncaknya, rentetan hasil buruk Bezzecchi—mulai dari insiden dengan rekan setimnya hingga sanksi akibat pelanggaran di lintasan—membuat keunggulan poin Aprilia yang sempat menyentuh angka lebih dari seratus poin perlahan habis tergerus.

Pihak manajemen menyadari bahwa menjaga keharmonisan paddock jauh lebih krusial menjelang paruh kedua musim ketimbang sekadar mengandalkan kecepatan motor. Rivola menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi intrik yang dapat merugikan fokus tim di garis finis.

“Pertama-tama, kami harus mengevaluasi diri sendiri. Fokus kami adalah memberesi internal agar kembali kompetitif seperti di awal musim. Sejak balapan pertama, kami tidak pernah meremehkan Marc Marquez. Ia adalah ancaman nyata dan pabrikannya melakukan pekerjaan yang luar biasa.”.. ujar Massimo Rivola

Di sisi lain, bangkitnya Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati menjadi momok menakutkan bagi rival-rivalnya. Sempat tertinggal hingga 102 poin pasca-operasi bahu di awal musim, pebalap asal Spanyol itu melakukan comeback impresif dengan memenangi rentetan balapan secara beruntun.

Dengan performa Ducati yang kembali menemukan bentuk terbaiknya, perselisihan jarak poin di papan atas klasemen kini kian menipis. Rivola bahkan secara terbuka melabeli Marquez sebagai kandidat terkuat untuk merengkuh gelar juara dunia musim 2026, meski menekankan bahwa Aprilia tidak akan menyerah begitu saja.

“Semua memprediksi Marc Marquez sebagai favorit. Namun, persaingan gelar ini dipastikan akan berlangsung sengit hingga seri pamungkas, dan kami akan bertarung sampai akhir,” tegas Rivola.

Last….kini, fokus Aprilia tertuju pada pembenahan manajemen garasi agar dapat meredam dominasi Ducati. Paruh kedua kompetisi diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit antara kebangkitan beruntun Marquez dan upaya Aprilia dalam mempertahankan kedudukan mereka di garis depan. (iwb)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *