Iwanbanaran.com – Cakkk….Dominasi Ducati di panggung MotoGP mendapat tamparan keras pada seri Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone. General Manager Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna, secara terbuka mengakui bahwa timnya diseret kembali ke realita keras persaingan musim ini setelah digilas oleh ketangguhan armada Aprilia sepanjang akhir pekan. Di sirkuit legendaris sepanjang 5,9 kilometer tersebut, sang juara bertahan sama sekali tidak berkutik. Pabrikan Borgo Panigale gagal menempatkan satu pun pembalapnya di panggung podium, baik pada sesi kualifikasi, Sprint Race, maupun balapan utama (Grand Prix). Ducati akui mereka kalah dari Aprilia…” Kami Gagal” seru Gigi !!
Melalui unggahan tinjauan balapannya, Dall’Igna mengungkapkan rasa kecewanya atas performa Desmosedici yang kehilangan sentuhan terbaiknya usai jeda musim panas.
“Silverstone sekali lagi membuktikan betapa tidak tertebaknya kompetisi ini. Tak banyak yang bisa disampaikan: kami tidak pernah benar-benar berada dalam perburuan kemenangan,” ujar Dall’Igna. “Sejak kualifikasi hingga balapan utama, kami gagal menemukan ritme kompetitif dan selalu kekurangan feeling yang pas pada motor.”
Kendati demikian, sosok teknisi genius asal Italia itu menegaskan tidak ada alasan untuk panik berlebihan, melainkan menjadi sinyal peringatan penting bagi pengembangan teknis timnya.
| Hasil Pembalap Ducati | Sesi Sprint | Balapan Utama (GP) | Catatan Musim / Klasemen |
| Alex Marquez | Posisi 6 | Posisi 4 | Perwakilan Ducati terbaik di Silverstone |
| Marc Marquez | Posisi 9 | Posisi 7 | Turun ke posisi 4 klasemen (-40 poin dari puncak) |
| Fabio Di Giannantonio | Posisi 8 | Posisi 6 | Mengamankan poin krusial untuk VR46 |
| Francesco Bagnaia | Posisi 11 | Gagal Finis (Crash) | Terkendala pasca-operasi lengan |
Sorotan Marquez dan Bagnaia
Dua bintang utama Ducati mengalami akhir pekan yang ingin segera mereka lupakan. Francesco “Pecco” Bagnaia harus mengakhiri balapan di area gravel setelah mengalami kecelakaan (crash). Karakteristik Silverstone yang cepat dan menguras fisik terbukti terlalu berat bagi fisik Bagnaia yang baru saja menjalani operasi lengan.
Sementara itu, Marc Marquez yang datang membawa modal kemenangan ganda di Sachsenring (Jerman), justru mencatatkan hasil terburuknya sejak operasi bahu. Terkendala masalah degradasi ban belakang yang parah serta insiden bendera kuning saat kualifikasi, juara dunia delapan kali tersebut terlempar ke posisi ke-9 saat Sprint dan hanya sanggup mengamankan posisi ke-7 di balapan utama.
“Marc sudah memperingatkan bahwa ini akan menjadi pekan yang sulit. Ia sempat melakukan start bagus dan bertahan di zona podium, sebelum akhirnya merosot secara perlahan. Namun, ia terus berjuang cerdik tanpa mengambil risiko yang tak perlu,” tambah Dall’Igna.
Last…Kekecewaan Ducati menjadi panggung pesta bagi Aprilia. Lewat kemenangan mengejutkan Raul Fernandez dari tim satelit Trackhouse Aprilia, pabrikan asal Noale tersebut kini mencatatkan rekor impresif: keempat pembalapnya berhasil memenangi balapan utama di musim ini. Persaingan gelar juara dunia kini semakin memanas menuju seri Aragon. Pimpinan klasemen Jorge Martin melebarkan keunggulan menjadi 31 poin atas rekan setimnya di tim pabrikan Aprilia, Marco Bezzecchi, sementara Marc Marquez harus bekerja ekstra keras setelah merosot ke posisi keempat klasemen sementara….(iwb)
Leave a Reply