Bro dan sis sekalian….akhirnya kelar juga proses editing adu drag serta komparasi head to head Suzuki Satria FU150 vs Honda Sonic 150R. Rasa penasaran untuk menguji dilapangan siapa yang menang. Bukan hanya klaim data diatas kertas masing-masing pabrikan. Melibatkan owner langsung salah satu Satria FU lansiran 2014…..motor ayago black predator ini masih menempuh jarak 2000-an kilometer. Wih….sik kinyis-kinyis juga yak motor. Sedang IWB menggunakan unit milik main dealer Wahana Artha dengan status jarak tempuh sekitar 800-an km. Komparasi sendiri tidak hanya melihat sisi performa namun akan mengupas feeling berkendara ataupun handling secara keseluruhan. Nah….siapa yang unggul???….

Ergonomi
Sebagai unit penantang FU, Sonic memiliki posisi ergonomi lebih agresif. Feeling IWB dapatkan dari handle bar stang…..jangkauan tangan dan derajat kemiringan badan. Sementara untuk FU…..entah kenapa IWB merasa feeling ergonomi lebih rileks. Analisa pribadi karena Suzuki membekali jok ujung depan tipis sehingga badan tidak dipaksa membungkuk untuk meraih stang…..
Dari sini IWB bisa membayangkan….untuk jarak jauh kemungkinan Satria FU unggul dibanding Sonic. Tingkat pressure yang didapatkan pada pengendara lebih minim. Feeling kenyamanan FU sedikit diatas Sonic 150R. Tapi kembali pada DNA produk sendiri. Ayago diracik untuk perkotaan yang cukup jarang digunakan menempuh jarak puluhan kilometer seperti diluar kota…..
Handling
Dari sisi feeling handling…..keduanya memiliki karakter sama-sama solid. Untuk high ataupun low speed cukup terukur dan presisi. Namun semua berubah ketika digunakan untuk boncengan. Tidak seperti diawal saat single ride…..handling FU langsung ngedrop. Manuver sedikit kedodoran dan susah melakukan manuver. Secara umum…kita akan merasakan jok belakang seperti melesak kebelakang. Siksaan makin kuat tatkala motor digunakan untuk melibas polisi tidur. Sampeyan kudu alon-alon kalau nggak mau nyanggrok khususnya leher knalpot bawah. Belum lagi suara “kemlethek” rantai seperti membentur swing arm. Testing ini melibatkan boncenger dengan bobot 80 kg. “Dibelakang juga sempit ki joknya..” ujar bro Irwan keIWB. Kemudian gimana dengan Sonic150R??…..
Beda 180 derajat. Sebagai joki didepan IWB merasakan handling nyaris tidak berubah. Salutnya…IWB seperti tidak merasakan membonceng bobot berat. Dipakai zig zag tetap nurut tidak kedodoran. Padahal butuh extra effort untuk melakukannya pada FU. Yang paling menyenangkan adalah reaksi engine. Accelerasi tetap maknyuz kangbro. Tidak heran Irwan berkomentar…”Gila juga Sonic….jambakannya tetap terasa dari belakang..” celotehnya ketika IWB membuka gas guna menyalip kendaraan didepan…..
Dibandingkan FU….torsi Sonic memang jauh lebih padat kendati digandoli beban. Kelebihan lain…rebound suspensi belakang yang termasuk cepat sehingga tidak ada sensasi ajrut-ajrutan kala melibas polisi tidur. Positifnya lagi….suspensi tidak memberikan feeling melesak kedalam. Jadi impressinya motor seperti tidak berat belakang. Sumbangsih rigidnya sasis….hitungan distribution weight dan komponen suspensi menyumbang terbesar kinerja tetap prima. Disini Honda berhasil mempertahankan performa handling disegala kondisi. Satu yang menjadi kekurangan disisi ini adalah kekerasan busa. “Space jok luas untuk dibelakang. Tapi busa kurang empuk. Masih empuk Satria…”seru bro Irwan berusaha memberikan testimoni…..
Engine
Nah….ini dia jantung dari siayago bike. Untuk membuktikan keampuhan performa…IWB sengaja mengadu kedua produk dilapangan. Jadi ora usah kakehan teori diatas kertas ataupun GPS. Toh sudah banyak para media lain bahas secara lengkap dan komplit. Melibatkan pemilik FU langsung…..bobot kita bertiga nyaris imbang. Bro Sawal 78 kg…..Irwan 79 kg dan IWB 81 kg (opo 82 kg ya
). Sebelumnya IWB memastikan pada bro Sawal sebagai owner status tunggangannya. Doi memastikan FU miliknya adalah stock engine alias standart ting-ting. Jarak tempuh baru 2000 km. Menyeting FU pada metode “high” perfomance….awal start dilakukan oleh bro Sawal….
Sayang bro Sawal langsung tertinggal jauh. Kayaknya kurang berpengalaman ki mzbro. Akhirnya bro Sawal mempercayakan tunggangan pada IWB dan bro Irwan sebagai joki. Kita sepakat posisi badan tegak tidak boleh nunduk agar kamera bisa merekam dengan baik. Start dimulai….
Sampeyan akan melihat….IWB sudah melakukan start dengan baik kalau nggak malah bisa dibilang nyolong
. Namun masuk gigi 4 ketika speedometer menunjukkan kecepatan 100 km/jam….FU mulai tertinggal tanpa mampu menyalip kembali. Testing pertama Sonic 150R unggul. Tidak puas…kami melakukan running kedua…
Disini Irwan melakukan flying start dengan sempurna. IWB yang mengendarai FU tertinggal dan tidak mampu mendekati malah cenderung terus menjauh. Wehhh…emang nggak kuat ki. IWB merasakan gear 5 dan 6 tidak bisa berbuat banyak jabanin Sonic. Puas??. Ora….jajal maneh untuk memastikan. Pada test ketiga ini IWB kerahkan segala kemampuan (main selip kopling ala alay nom-noman
). Berhasil….pada gear 4 sempat nyodok kedepan. Tapi…
Kembali secara pasti saat shifting gear 5….power FU seperti ngedrop kalah ringan dibanding Sonic yang pelan-pelan kembali menyalip FU. Ahhh….ulang-ulang. Belum yakin ki. Running keempat kembali digelar. IWB fokus total dan melakukan metode selip kopling sejak awal (kalau Irwan santai melakukan shifting seperti biasa). Berhasilll….gaya ini berhasil mendongkrak akselerasi awal FU. Tapi kembali…..masuk kecepatan 110 km/jam keatas, superioritas engine Sonic susah dikalahkan (angin saat itu memang kencang bro). Perlahan dan pasti….Sonic mendahului ayago Suzuki ini. Hhhmm…apa karena bobot IWB yang lebih berat dibanding Irwan yak. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, akhirnya….kita sepakat “swap” tunggangan. Hasilnya??….
Malah jauh. Satria FU ketinggalan cukup jauh dari Sonic yang IWB tunggangi. Setelah melakukan beberapa kali adu betot Irwan menyerah. “Udah Wan…..jauh. Kalah….power kalah ngisi. Berat untuk mencapai RPM atas..”serunya terlihat kurang antusias. Doi mengatakan…perbedaan feeling langsung terasa setelah nunggang Sonic ganti keSatria FU. Setelah diadu head to head baru terasa tendangan atas tenaga FU seperti kurang apalagi kalau sudah mencapai high RPM. Spek overbore seperti sia-sia tidak bergigi karena sulitnya mendekati red line…
Sementara Sonic tidak. Ayago bike racikan Honda ini tenaganya padat disegala rentang RPM. Bahkan pada final gear gaya dorong masih cukup kuat. Tidak diragukan….keputusan “near square” Honda pada mesin DOHC terbaru mereka menunjukkan hasil positif. Makanya IWB sendiri dari joki FU ganti ke Sonic seperti melek merem. Ora ngoyo cak mesine
. Telat oper gigi wae ora kuatir ngedrop. Mungkin kurang panjang mz Iwan treknya. Kan overbore kelebihannya memang kudu panjang treknya….
Walah….kuwi jalanan SCBD wis dowo kang. Berarti kita kudu ke-tol Palimanan kalau kurang jauh…kan panjang tuh
. Btw…spek overbore-pun tidak bisa optimal jika paket secara keseluruhan kurang mendukung. Karena sebuah engine bukan hanya tergantung pada satu komponen namun haruslah paket konstruksi total meliputi pembakaran, kelistrikan serta part dalam. Lha sampeyan punya engine overbore tapi duwur susah ngangkat terus arepe piye?. Apakah artinya secara performa FU Euro 2 ini kalah dibanding Sonic??…
Dari testing IWB….ya, tidak diragukan. So…dari kacamata IWB sudah tepat jika Suzuki segera menelurkan versi new engine Satria FU injeksi. Karena kini Satria FU bukan lagi sebagai ayago terkencang ditanah air. At least berdasarkan testing pribadi. Namun satu nilai plus Suzuki dimata IWB. Kontrol vibrasi engine ke stang masih sedikit unggul dibanding Sonic. So…akan lebih baik kedepan Honda sudi menambahkan mounting pada pengikat engine kesasis Sonic agar getaran mesin sehalus FU….
Fuel consumption
Walau IWB tidak secara spesifik melakukan testing….dengan pengabut bahan bakar karbu, FU memang lebih boros dibanding Sonic. Apalagi untuk jabanin power ayago Honda, kita harus menyeting riding mode menjadi “high” . Alhasil sama-sama full tank dari Depok….pasca tiba ke Serpong dengan berbagai tes, Sonic masih tinggal setengah tanki sementara FU sudah masuk seperempatnya (berdasarkan sinyal bar)…
Fitur dan material
Untuk Fitur….jelas Sonic unggul dibanding FU. Lahir pada generasi terbaru, Honda telah menjejali speedometer full digital dan lampu LED. Hanya saja untuk material harus diakui Suzuki memiliki casing body lebih solid walau tidak jauh signifikan. Yup…..dengan segala kelebihan yang ditawarkan dengan harga terjangkau, Honda memang kudu putar otak meracik produk mereka. Lha kalau mau sempurna semua….mau dibanderol piro??. Mungkin ibaratnya seperti itu
…..
Kesimpulan
Tidak diragukan, secara mesin…Sonic 150R unggul dibanding FU. Mengadopsi mesin modern hasil pengembangan engine CBR150R membuat engine basis pengembangan dari FXR150R ini kerepotan. Dan memang disinilah kekuatan produk Honda K56A ini. Mesinnya smooth dan enteng bener. Begitu pula handling yang stabil serta lincah didukung frame rigid serta distribution weight yang cukup baik. Hanya tiga poin yang menjadi PR Honda jika ingin membuatnya sempurna yakni….pengurangan vibrasi mesin, jok yang cenderung keras dan material casing yang sedikit masih dibawah rival mereka. Selebihnya…dua jempol !. So….mana yang unggul diantara keduanya??. Sampeyan sendirilah yang berhak memutuskan mzbro.? Penasaran dengan jalannya drag race Satria FU vs Sonic?. Intip wae detil videonya dibawah ini. Wisss…nyarap sik saiki. Driji keriting rek ngetik puanjannggg ki
……(iwb)
Video drag race Honda Sonic 150R vs Suzuki FU150
HP klik disini
Special thanks to : Bro Sawal (owner FU), bro Irwan (Road ride) serta bro Sakti (Wahana Artha)
Post by IWB. Follow us on?.
Twitter : @iwanbanaran
FB Fanspage : Iwanbanaran.wordpress.com
Email : Iwanbanaranblog@gmail.com
Youtube channel : Iwanbanaran
Path : Iwanbanaran
Google+ : Iwanbanaran
Instagram : Iwanbanaranblog
Blog Author : IWBspeed.com | Iwanbanaran.com












Comments
324 responses to “Video : Adu drag & Komparasi head to head Suzuki Satria FU150 vs Honda Sonic 150R…..siapa yang unggul??”
INI VIDEO ADU DRAG NCB VS NVA GAK JADI YA MAS ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
type engine Suzuki FX dibuat tahun 97 ! Dan FU adalah downgrade FX ,! Ingat teknologi 97 bro
duuuhhhhhh……..
sabar sabarrrrr…..
ini “Adu drag & Komparasi head to head Suzuki Satria FU150 vs Honda Sonic 150R” oleh IWB. bukan antara Honda dan Yamaha….
jadi jangan tengkar trus yaaaa….
hihihi….
Tinggal tunggu artikel DRAG NCB VS NVL…
kang tega bgt pake mampang mobil Honda HRV si SUV ganteng…nanti di timpuk sandal karo fby kang…you know lahggg…yamaho mentok roda 2…. tanya fby dong mana mobil produksi yamaho…yg ada punya mesin F1 terburuk sepanjang masa…
BERUKekekekekekekekekekekek
ZLUBBB
kabOOOOrrrrr
Kang Iwan….
Kapan2 bikin artikel pajak2 tahunan yg harus dibayar ke samsat/negara khusus motor2 baru.
Kadang orang kuat beli motornya tapi nyesek lihat pajaknya, ky ane.
Hatur nuhun…
196. Junker – October 6, 2015
Setelah bonyok digebukin MX King, publik dibom artikel pencitraan Sonic biar laku di pasaran.
Kita tunggu performanya menginjak 1 tahun pemakaian akan seperti apa ehekehek
__________________________________________________
BBBOMM
Mantep sonic menang nih, tinggal nunggu pgn liat vixion lwn new cb150r skg nih. Biar beli motornya yakin 100%
Zlubbbhhh – October 6, 2015
Cbr koq cuma poster?..
Cbr koq cuma poster?.
Eh tong, lu baca dr atas..ini artikel sonice vs fyu..gausah bw2 cbr poster.
Alay macam lu bisanya mewek?.
Dah, nonton pesbukers aja, temenmu bences banyak d situ..
Ekekekeke?.
——————————-
FBY 1 ini tolol nya ga keruan .. jaman udah digital masih main poster aja .. dindin jaman skarang mah di tempel wallpaper bukan poster …
tapi ane maklumin secara ente kan anak tiri juragan rondo raja majapahit . jadi ya yg di omong dari atas ampe bawah cuma poster mulu .. pikirannya kuno mainnya cuma poster .
mending tunggu si fufi nongol mas, itu lebih fair, karena sama2 keluaran masa kini, klo fu karbu kan mongstor lawas jadi ya so yesterday lah alias basi, gak cocok diuji bareng sonic….cmiiw… 🙂
Blogger terlalu jujur nanti malah disebut bloger ternakan kang
mending seperti sebelah aja
mau kenceng, irit, hi-tech klo merk Honda ga boleh ditulis
ditulisnya yg jelek aja 🙂
ane yakin blogger ningrat sebelah langsung meriang baca artikel ini…
makin berat aja doktrin yg harus ia tanam
standard baru uji coba head to head
satu motor diler
satu motor konsumen
nanti misalnya Yamaha?suzuki/Kawasaki keluar motor fresh yang sejenis dengan Hondbul jangan lupa metodenya harus sama…
Percuma, paling sonic dnf lagi kayak di kejurnas.
Wow Yamaha HRV nya keren kang. Eeeeh. Maksud ane Honda HRV nya keren kang. Sekeren sonic.
Yamaha avanza nya mana kang kok gak difoto sekalian buat obat meriang FBYek. Ekekekeke
CIEEEEEEEEEEE….FBH DI BLOW UP….KAYAK NEMU UANG 100juta dijalan ….senangnya minta ampun…..tapi motor nya sendiri HONDA BEAT….
SONIC MAH GAK ADA TANDINGANNYA….DI KEJURNAS AJA DIA YG JUARA….
KMREN W LIAT DRAG D TANGERANG SONIC MALU2in sama FU….
Artikel yang bagus om. Sepertinya memang Suzuki harus benar-benar segera menelurkan varian injeksi dari Satria F. Tapi jujur ane baca artikel ente merinding om. Gak ngeri kebut-kebutan make motor kecil? Hehehe.
Ngeliat artikel ente kayaknya emang Sonic cukup mumpuni torsinya. Ane jadi pengen beli meskipun bisa dibilang nantinya badak naik capung hahaha. Di jalanan perkotaan makin macet, sepertinya motor kecil justru enak diajak selap-selip. Kalo buat kenceng mending ane pilih All-New CB150R aja deh biar antep dan gak goyang wkwk.
Semangat terus om memberikan info-info seputar dunia otomotif. Jangan lupa abaikan komentar yang menjelek-jelekan ente dan make kata-kata gak sopan. 😀
sing kalah FU …sing kojel kojel FBY
@Pemburu Sales Honda : Beda kasta gan, memang sama? kelas 150cc, tapi beda lawan.
Disini Verza berjalan sendiri gan, tanpa ada penantangnya. Semua ada lawannya masing?
Coba kadua motor ini di adu sama ninja 150 pasti tewas,, ayam Jago jadi ayam goreng
MX King ga dianggep
hahahaaa..
Soneta = Sonic NEndang Tanpa Ampun…..salam soneta
Cm bs senyum aja mas iwan. Fu skr venturi carb cm 24 mm,exhaust jg beda.power dibatasi demi euro.FU ane gear 5 bs 125kpj.topspeed 145 6gear. Suramadu test .gk percaya monggo
Om iwan, spatbor sonic kok wes kusem ngono, beda sebelahe, ckckck
1 lg…FU ane standart ting-ting.
wajar nanti new fu injeksi menang, cc nya lebih gede wkwk sonic toplah, honda bangkit teruss
jadi kesimpulannya near operstruk menang vs oberbore ? dari komoresi sdh kelihatan sonic harusnya menang….
dijamin blogger sebelah tamah panas dingin denger fakta ini…
mantap, tapi selera tetap masing2.. tenang para fanboy jagoan anda kalah atau menang, tetap ente hanya penonton dan korban bisnis kategori otomotif khususnya roda dua. nikmati saja, kita tunggu insinyur suzuki meracik mesin jet. hihihi
Bukannya Mobil Honda HR-V itu mobil bermesin OHV / SOHC bertampang SUV, tapi takut seperti SUV lain…. Kalau tidak percaya silahkan diajak ngebut dijalanan rusak, disuruh jumping seperti Mitsubishi Pajero, Ford Everest, dsb……………..Berani tidak??? Tuh Honda Jazz sedan SOHC disuruh ikut WRC, kalau habis jumping tidak bisa dibayangkan kualitas kalengnya………………. 😀
Anda keliatan tol Ol nya. Eekeke
Tekno SOHC di mobil sama motor beda jauh kalee. Apalagi disamain sama yang mesinnya seupil. Dungu
Jluubb…
gak sekalian aja Lamborghini diiutin WRC apa F1 juga diikutin juga WRC atau rally dakar. Akakakakka
Dasar FBY dungu…
Jeeellll Ub
thx ulasannya boss….
jarwoonOctober 6, 2015 at2:41 pmbrani gak diler yamaha pimjemin mxking. pasti gak berani. cuma honda yg beraniReply
krna honda lgi gencar promosi,,mxking gk d blow up kya gni udah laku masbro
Oli Sonic 10W-30 nah oli FU berapa viskositasnya, coba pakai oli yg sama, pengen tahu ada pengaruh ga?
Sekalian aja bang mesinya fu diganti mesin sonice
bukan sales – October 7, 2015
Dikejurnas beda dg test standart pabrikan, kejurnas di tasik mx yg juara, kejurnas di purwokerto sonic yg juara. Klo test standart pabrik tar ada alesan ban gambot laah, ini lahh, itu lahh. Klo mau tau/ yakin mending test sendiri aja, yaa pasti minimal nyari yg mau minjemin unit test nya. Ditunggu ncb vs nva kang, dan nanti koment nya jg dipastikan gak beda jauh, ada yg gak terima.
**************
Jempol 2 buat ente sohib,,, no komen negatif but it is komen fulus
dari dimensinya jok sonic lebih comfortable hanya sayangnya keras, kalo empuk its perfect.
bentuk jok sonic lebih sedap dipandang mata.
bentuk lampu belakang (satu paket stoplamp and sign) dua duanya sama sama negatif, dua2 nya sudah terasa sangat usang, sangat buruk, dan sangat membosankan.
234. Andreiesta – October 8, 2015
bukan sales ? October 7, 2015
Dikejurnas beda dg test standart pabrikan, kejurnas di tasik mx yg juara, kejurnas di purwokerto sonic yg juara. Klo test standart pabrik tar ada alesan ban gambot laah, ini lahh, itu lahh. Klo mau tau/ yakin mending test sendiri aja, yaa pasti minimal nyari yg mau minjemin unit test nya. Ditunggu ncb vs nva kang, dan nanti koment nya jg dipastikan gak beda jauh, ada yg gak terima.
**************
Jempol 2 buat ente sohib,,, no komen negatif but it is komen fulus
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kemaren Sonic menang di purwokerto kejurnas motoprix levelnya dibawah Kejurnas Indoprix lawan2 sonic di Motoprix MX135cc. Bore up 150cc bukannya lawan MX KING yang juara Dan rebut semua podium di Indoprix.
Kita Tunggu Kejurnas Indoprix yg gengsinya Lebih tinggi dibanding motoprix…Kita Tunggu apakah sonic bisa juara lawan pasukan MX KING yang berjaya Sebagai juara bertahan
No rangka sonic posisine nug ndi lek??tepak ki yen didadekne pitung puluh.ngarep sonic guri gae rangkane grand.ngidam pentol
Rajin risetnya honda membuahkan hasil.