Category: Yamaha

  • Mesin Turbo Panaskan Bengkulu dalam Tour Boemi Nusantara Etape 2 !!!

    Mesin Turbo Panaskan Bengkulu dalam Tour Boemi Nusantara Etape 2 !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Setelah pada pekan lalu sukses membuka etape perjalanan perdananya mengeksplorasi keindahan bumi Toba Samosir, Sumatera Utara yang menakjubkan, kini MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) kembali bersiap melanjutkan perjalanan ikoniknya menyusuri keindahan panorama dan kekayaan alam bumi rafflesia Bengkulu dalam semangat eksplorasi dan solidaritas yang MAXimal.

    Di etape kedua yang berlangsung pada 25-26 April 2026 ini, Yamaha kembali mengajak dan merangkul para bikers MAXi Yamaha yang terdiri dari media, blogger, vlogger, serta komunitas MAXi yang ada di wilayah Bengkulu untuk menikmati pengalaman riding yang andal bersama MAXi Yamaha dalam menyusuri aneka medan perjalanan Bengkulu yang penuh dengan hidden gems dan kejutan di tiap kilometernya.

    “Etape kedua MAXi Tour Boemi Nusantara di Bengkulu ini menjadi wujud nyata komitmen Yamaha dalam merangkul komunitas sekaligus mengeksplorasi kekayaan alam Bumi Rafflesia yang luar biasa. Melalui perjalanan ini, kami tidak hanya ingin mengajak rekan-rekan media, blogger, vlogger, dan konsumen setia untuk sekadar menikmati berbagai hidden gems yang ada di wilayah Bengkulu. Namun lebih dari itu, kami pun ingin terus membuktikan berbagai keunggulan yang diterjemahkan ke dalam fitur canggih MAXi Yamaha dalam memberikan pengalaman berkendara yang MAXimal. Kami berharap melalui kegiatan ini, tali silahturahmi antara para bikers MAXi Yamaha di tanah Sumatera semakin solid dan erat untuk kini dan waktu yang akan datang.,” ujar Wahidin, Deputy GM Sales & Operation Yamaha Main Dealers Thamrin Brothers.

    Etape kedua MTBN mengajak para bikers mengeksplorasi panorama alam Kepahiang dengan titik awal keberangkatan dari Yamaha Sentral Bengkulu menuju dataran tinggi. Menempuh rute sejauh 128 km, peserta disuguhkan keindahan perkebunan teh Kabawetan dan jajaran Bukit Barisan yang sangat memanjakan mata. Tantangan utama hadir saat melintasi jalur Liku 9 yang ikonik, di mana berbagai kelokan tajam, tanjakan, dan turunan menguji skill berkendara.

    Kondisi perjalanan yang menantang dan penuh kejutan ini pun menjadi playground yang menarik untuk menguji berbagai fitur unggulan pada MAXi Yamaha, mulai dari kehadiran rem ABS dan Traction Control System (TCS) yang bikin sensasi riding terasa semakin pede, rear sub-tank suspension yang mampu meningkatkan performa saat bermanuver, hingga fitur front LED lamp with Dual Projector yang mampu memberikan kualitas pencahayaan yang lebih fokus dan optimal, utamanya saat berkendara di malam hari.

    Dalam perjalanan pada hari kedua, para peserta kembali melanjutkan perjalanan menuju kota Bengkulu untuk join dalam acara community gathering bersama para pengguna MAXi Yamaha yang ada di kota Bengkulu. Melalui rute perjalanan yang jauh lebih panjang sejauh 134 kilometer, para peserta disuguhkan dengan berbagai spot-spot pemberhentian untuk berfoto dan mengabadikan momen perjalanan.

    Berbagai spot pemberhentian hidden gem layaknya Sungai Trokon, Danau Mas Harun Bastari, lembah kebun teh Kabawetan, hingga menikmati panorama sunset Samudra Hindia di Pantai Sungai Suci, menunjukkan bahwa Bengkulu boleh jadi salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang layak untuk dieksplore dan disinggahi bagi para bikers yang hobi lakoni touring bersama MAXi kesayangannya.

    Setibanya di venue community gathering yang berlokasi di Rafflesia Beach Club, para peserta disambut dengan aneka pertunjukkan kebudayaan khas Bengkulu, mulai dari Tari Sekapur Sirih yang menjadi simbol penyambutan yang hangat, atraksi perkusi Dhol yang unik dan anti-mainstream, hingga menerima ikat kepala Besurek yang menyimbolkan rasa solidaritas antar sesama pengguna MAXi Yamaha.

    Acara community gathering terasa spesial dengan kehadiran Wiwik Rahayu, S.T., M.Si, selaku Kabid E-Government Kominfo Kota Bengkulu yang memberikan cinderamata ikonik Bunga Rafflesia dan miniatur Tabot. Dalam momen hangat ini, Yamaha turut membagikan informasi produk terbaru seperti oli Yamalube “TURBO” MATIC, aksesori resmi, hingga koleksi apparel kolaborasi eksklusif. Selain itu, para peserta juga diedukasi mengenai pemanfaatan aplikasi My Yamaha Motor yang dirancang untuk menghadirkan kemudahan layanan serta pengalaman digital bagi konsumen….(YIMM PR)

  • Breaking….Yamaha Resmi Stop produksi Motor Roda 3 Tricity dan Niken !! Waduhhh…

    Breaking….Yamaha Resmi Stop produksi Motor Roda 3 Tricity dan Niken !! Waduhhh…

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Ada kabar yang kurang menyenangkan datang dari negeri Sakura, dimana Yamaha Jepang baru saja memberikan pengumuman yang judulnya cukup kontras: antara prestasi dan tragedi. Kenapa? Karena Yamaha resmi mengumumkan kalau seri Yamaha Tricity skutik roda tiga yang legendaris itu bakal disuntik mati alias stop produksi di Jepang! Waduh, kok bisa ya, Cak? Padahal teknologi LMW (Leaning Multi Wheel) itu sudah jadi identitas Yamaha banget. Mari kita bedah apa yang sebenarnya terjadi di balik berita ini….

    Yamaha Motor secara resmi mengumumkan penghentian produksi untuk seluruh lini model TRICITY di pasar Jepang. Mulai musim panas 2026, skutik roda tiga dengan teknologi kemiringan unik ini akan resmi pensiun dari showroom Negeri Sakura.

    Keputusan ini menandai berakhirnya era LMW (Leaning Multi Wheel) di Jepang, menyusul penghentian model NIKEN pada 2024 lalu. Namun kabar baiknya, untuk pasar luar negeri, termasuk Eropa, model ini kemungkinan masih akan terus dijual.

    Tiga Varian, Satu Nasib

    Yamaha Tricity pertama kali diperkenalkan pada 2013 dan mulai dijual pada 2014. Awalnya hanya tersedia dalam kapasitas 125cc, kemudian diperluas ke 155cc dan 300cc seiring dengan tingginya permintaan akan kendaraan komuter yang stabil dan praktis.

    Ketiga varian tersebut Tricity 125, 155, dan 300 akan dihentikan penjualannya di Jepang tanpa alasan resmi yang diungkapkan Yamaha. Namun, beberapa indikasi menunjukkan bahwa faktor pasar domestik dan pergeseran strategi produk menjadi latar belakangnya.

    Keunggulan LMW: Stabil tapi Lincah

    Keunikan utama Tricity terletak pada sistem dua roda depan dengan mekanisme parallelogram linkage. Sistem ini memungkinkan kedua roda depan bergerak independen saat motor dimiringkan, memberikan stabilitas ekstra tanpa mengorbankan kelincahan layaknya motor roda dua biasa.

    Ini menjadikan Tricity sangat diminati untuk berbagai keperluan:

    • Pengiriman barang (bisnis) karena stabilitas saat berhenti dan bermanuver di perkotaan

    • Touring jarak jauh terutama untuk varian 155cc dan 300cc yang boleh masuk jalan tol (karena kelasnya light motorcycle)

    • Pengguna pemula atau yang kurang percaya diri karena rasa aman yang lebih tinggi

    Semua varian dibekali mesin BLUE CORE dengan VVA (Variable Valve Actuation) yang juga digunakan di NMAX, terkenal irit bahan bakar dan halus.

    Nasib Berbeda di Luar Negeri

    Meskipun pensiun di Jepang, Tricity masih akan terus diproduksi dan dijual di luar negeri. Beberapa bukti menunjukkan:

    • Tricity 300 baru saja diumumkan akan dilengkapi airbag di Eropa (kerja sama dengan Autoliv)

    • Tricity 125 juga mendapat pembaruan model (model change) untuk tahun 2025 di pasar global

    • Tidak ada pengumuman serupa tentang penghentian di situs Yamaha global atau regional Eropa

    Ini berarti pasar Eropa dan kemungkinan Asia Tenggara (termasuk Filipina, Thailand, Vietnam) masih akan menikmati skutik roda tiga ini.

    Dengan dihentikannya Tricity, maka tidak ada lagi model LMW baru yang dijual Yamaha di Jepang. Sebelumnya, saudara besarnya yaitu NIKEN GT (model sport LMW 900cc) sudah lebih dulu dihentikan pada 2024.

    Bagi penggemar LMW di Jepang, tahun 2026 adalah kesempatan terakhir membeli unit baru Tricity. Yamaha menyarankan konsumen yang berminat segera menghubungi dealer resmi.

    Last….keputusan Yamaha menghentikan Tricity di pasar domestiknya sendiri cukup mengejutkan cak. Namun, ini bisa dimaklumi karena pasar Jepang cenderung konservatif dan lebih menyukai skutik roda dua konvensional untuk mobilitas harian. Sementara di Eropa, keunggulan stabilitas LMW sangat dihargai, terutama oleh pengendara pemula dan pengguna lansia. Yang menarik cak, Yamaha justru menambah fitur (airbag) untuk Tricity 300 di Eropa, menandakan bahwa mereka masih serius menggarap segmen ini secara global. Jadi, ini bukan akhir dari LMW hanya pergeseran fokus pasar. Alhamdulilah cak….nggak jadi berduka cita, jebule mung Jepang wae hehehe….(iwb)
  • Makin Agresif…..Yamaha Turunkan Motor Kelima di Jerez Motogp !!

    Makin Agresif…..Yamaha Turunkan Motor Kelima di Jerez Motogp !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha mengambil langkah berani di Grand Prix Spanyol akhir pekan ini. Pabrikan asal Iwata tersebut akan menurunkan motor MotoGP kelima di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto melalui balapan wild-card untuk pembalap uji pabrikan, Augusto Fernandez. Keputusan ini diambil di tengah tekanan besar untuk mempercepat pengembangan motor Yamaha V4, yang sejauh ini masih kesulitan bersaing dengan pabrikan Eropa.

    Augusto Fernandez, pembalap Spanyol yang musim lalu menggantikan Miguel Oliveira di event yang sama (dengan motor Inline Yamaha), akan kembali turun lintasan. Namun, targetnya bukanlah podium atau poin. Fokus utama penampilan Fernandez adalah “pengumpulan data untuk pengembangan motor” . Setelah akhir pekan yang sulit di COTA, di mana keempat pembalap Yamaha finis di posisi belakang dengan jarak 25 hingga 38 detik dari pemenang, Yamaha butuh jawaban cepat…

    “Saya sangat antusias dengan wild-card pertama saya musim ini, terutama karena digelar di Jerez. Musim dingin terasa panjang bagi saya dengan sedikit kilometer di atas motor MotoGP. Saya tidak sabar untuk kembali akhir pekan ini,” ujar Fernandez.

    Jerez dipilih sebagai lokasi wild-card karena beberapa alasan strategis:

    1. Tata letak lebih ketat – Kelemahan Yamaha di kecepatan puncak tidak akan terlalu terlihat dibandingkan di sirkuit seperti COTA atau Mugello.

    2. Tes resmi hari Senin – Data dari wild-card bisa langsung dianalisis dan diuji lebih lanjut dalam sesi tes pasca-balapan.

    Namun, para pembalap Yamaha memperingatkan bahwa motor V4 juga masih kekurangan di area lain, seperti kemampuan menikung (turning) dan grip belakang.

    Peluang Upgrade Mesin?

    Berkat status konsesi Grade D, Yamaha adalah satu-satunya pabrikan yang diizinkan memodifikasi desain mesin selama musim berjalan. Seri berikutnya di Le Mans telah disebut-sebut sebagai target peluncuran peningkatan mesin pertama Yamaha di 2026.

    Ini membuka kemungkinan bahwa Fernandez akan menggunakan mesin revisi di Jerez, sebelum pembalap reguler (Quartararo, Rins, Miller, dan Oliveira) menjajalnya dalam sesi tes hari Senin.

    Pabrikan Status Wild-card Jerez
    Yamaha Ya – Augusto Fernandez (fokus pengembangan)
    Aprilia Ya – Lorenzo Savadori
    KTM Tidak – Pol Espargaro cedera tangan
    Honda Tidak – Aleix Espargaro pulih dari operasi punggung
    Ducati Tidak – Status konsesi Grade A melarang wild-card

    Catatan Kinerja Yamaha V4 Sejauh Ini

    Sejak debutnya musim lalu melalui tiga kali penampilan wild-card, motor V4 Yamaha belum menunjukkan peningkatan signifikan. Fernandez mencatatkan hasil terbaik di posisi 14. Rekor itu bahkan belum bisa disamai oleh Fabio Quartararo atau Alex Rins di musim 2026, meskipun Quartararo sempat meraih posisi keenam di sprint race Goiania.

    Beberapa pabrikan lain sebenarnya ingin menurunkan wild-card di Jerez, namun terhalang berbagai faktor:

    • KTM – Pol Espargaro cedera tangan, tidak bisa menggantikan Maverick Vinales di Tech3

    • Honda – Aleix Espargaro masih dalam pemulihan pasca operasi tulang belakang

    • Ducati – Status konsesi Grade A (karena terlalu dominan) melarang mereka menurunkan wild-card

    Last…Wild-card Yamaha di Jerez adalah sinyal jelas bahwa pabrikan Jepang itu tidak puas dengan perkembangan V4-nya. Mereka butuh data, dan mereka butuh cepat. Dengan mesin yang masih bisa dikembangkan sepanjang musim (berkat konsesi), setiap sesi di lintasan adalah emas. Pertanyaannya: akankah Fernandez dan tim insinyur Yamaha mendapatkan cukup informasi untuk melakukan lompatan signifikan sebelum seri Eropa berikutnya? Atau ini hanya langkah kecil di tengah laju Aprilia dan Ducati yang sulit dikejar? Kita pantau akhir pekan ini cak…(iwb)

  • Breaking !! YIMM Rilis Aplikasi canggih YAMAHA MOTOR ON (Y-ON)!

    Breaking !! YIMM Rilis Aplikasi canggih YAMAHA MOTOR ON (Y-ON)!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan gaya hidup yang semakin dinamis, Yamaha kembali melakukan gebrakan inovasi. Kali ini, pabrikan asal Iwata tersebut tidak hanya meluncurkan produk-produk anyar, tetapi juga melakukan penetrasi di ranah digital dengan meluncurkan aplikasi baru bernama YAMAHA MOTOR ON (Y-ON) yang resmi tersedia pada April 2026. (more…)

  • Gazz ke Belanda….Arai Agaska Target Poin Perdana di World Sportbike Assen !!

    Gazz ke Belanda….Arai Agaska Target Poin Perdana di World Sportbike Assen !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska, bersiap menghadapi seri kedua World Sportbike 2026 di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan ini (17-19 April). Setelah menjalani latihan intensif di Misano, Italia, pembalap asal NTB itu optimistis bisa memperbaiki performa dan memburu poin perdana musim ini…!!

    Bagi Arai, Assen adalah medan baru. Ia belum pernah balapan di sirkuit berjuluk “The Cathedral” ini. Karakter trek yang cepat dengan tikungan-tikungan tajam disebut-sebut cocok dengan gaya balapnya yang agresif. Namun, kurangnya pengalaman menjadi tantangan tersendiri.

    Saya menantikan seri Assen karena belum pernah balapan di trek itu, akan jadi pengalaman baru yang menambah jam terbang di kejuaraan dunia,” ujar Arai dalam rilis resmi Yamaha Indonesia.

    Ia mengaku telah memanfaatkan sesi latihan di Eropa untuk mengasah skill dan semakin mengenal karakter Yamaha R7 yang ditungganginya.

    Kesempatan latihan di Eropa telah saya manfaatkan untuk mengasah skill dan performa, juga makin terbiasa menggeber Yamaha R7. Semoga ini turut mendukung saya mendapatkan poin perdana di World Sportbike dari race Assen,” tambahnya.

    Evaluasi dari Portimão

    Pada seri pembuka di Portimão, Portugal, Arai menuntaskan race 1 di posisi 20 dan race 2 di posisi 23. Hasil tersebut menempatkannya di urutan 26 klasemen sementara tanpa poin. Assen menjadi momentum untuk memperbaiki catatan tersebut.

    Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menilai progres latihan Arai di Eropa cukup positif.

    Seri 2 Assen jadi tantangan Arai Agaska selanjutnya untuk melakukan improvement setelah berbenah melalui latihan di Eropa. Cara itu berdampak positif karena ada progress yang dibutuhkan untuk menyesuaikan dengan atmosfer balapan yang sengit di World Sportbike,” jelas Wahyu.

    Jadwal Balapan (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Jumat, 17 April Free Practice 14:40 – 15:05
    Superpole 19:10 – 19:35
    Sabtu, 18 April Race 1 18:00
    Minggu, 19 April Race 2 18:00

    Last…Arai bergabung dengan tim ProGP NitiRacing di kelas yang menggunakan motor Yamaha R7. Target realistis akhir pekan ini adalah finis di zona poin (15 besar) sekaligus mengoleksi pengalaman berharga di trek basah khas Belanda. Gazzzz Arai !!! (iwb)

  • Harga Plastik melesat….Yamaha Terpaksa Naikkan Harga Motor!

    Harga Plastik melesat….Yamaha Terpaksa Naikkan Harga Motor!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….IWB cukup kaget ketika ngecek update harga terbaru motor di bulan April ini. Ternyata tekanan global akibat perang Iran-USA tidak hanya mempengaruhi harga BBM, tapi merembet ke material plastik, Kangbro. Material yang sangat vital buat bodi, panel, sampe komponen struktural motor kita ini harganya lagi “terbakar” di pasar internasional. Dan ini membuat beberapa pabrikan otomotif tidak kuat lagi menahan harga lama. Yup…Harga Bahan Baku Plastik Global Melambung, Yamaha Resmi Naikkan Harga Motor!

    Menurut Rifki Maulana, Manager Public Relations YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM), isu kenaikan harga bahan baku plastik ini emang udah jadi tekanan global buat industri otomotif. Imbasnya? Yamaha jadi salah satu yang pertama mengambil langkah berani dengan menyesuaikan harga jual produknya biar produksi tetep jalan terus.

    Daftar Kenaikan Harga: Dari Lexi sampe Xmax! Nah, buat sampeyan yang lagi ngincer motor baru Yamaha, siap-siap cek dompet lagi ya. Kenaikannya variatif tergantung model dan segmennya. Berikut ringkasan yang IWB dapet:

    • Lexi LX 155 Series: Semua varian kompak naik sekitar Rp 300.000. Sekarang tipe Connected/ABS nangkring di angka Rp 32.000.000.

    • Nmax Series: Varian Neo dan Neo S juga ikut naik Rp 300.000. Jadi sekarang Nmax Neo S dibanderol Rp 35.055.000.

    • Aerox 155 Series: Versi Standard naik Rp 300.000, tapi yang bikin kaget itu varian CyberCity yang naik paling tinggi di kelasnya, yaitu Rp 500.000 menjadi Rp 29.080.000!

    • Maxi Scooter (Xmax 250): Iki sing paling berasa, Kangbro! Xmax 250 Connected dan Tech Max masing-masing naik Rp 1 juta! Kini harganya jadi Rp 69.215.000 dan Rp 76.610.000. Mringis tenan…

    • Kenaikan Terendah: Rata-rata di angka Rp 300.000, terutama untuk segmen 155cc entry level.

    • Kenaikan Tertinggi: Ada di keluarga Xmax 250 yang langsung melonjak Rp 1 juta. Wajar sih, secara dimensi bodi plastiknya paling bongsor, jadi efek kenaikan bahan baku plastik global paling berasa di sini.

    • Kejutan di Aerox: Varian CyberCity naik lebih tinggi (Rp 500 ribu) dibanding varian standard lainnya.

    Kenapa Plastik Begitu Berpengaruh?

    Sampeyan harus tahu, motor modern itu hampir sebagian besar “bajunya” pake plastik polimer berkualitas tinggi. Pas harga petrokimia dunia naik dan distribusi terganggu, otomatis biaya produksi di pabrik ikutan melesat. Yamaha tampaknya udah nggak bisa lagi nahan beban biaya itu lewat efisiensi internal, makanya “terpaksa” dilempar ke harga jual. IWB ngelihat langkah Yamaha ini sebagai kejujuran pabrikan dalam menghadapi realita pasar global…

    Last….Walaupun pahit buat konsumen, penyesuaian ini penting biar kualitas material motor yang sampeyan terima tetep terjaga dan nggak disunat-sunat. Jadi jangan kaget kalau nanti sampeyan beli motor Yamaha ada kenaikan bervariasi antara 300 hingga 1 juta rupiah dari harga awal sebelum perang. Pertanyaannya sekarang, apakah pabrikan sebelah (Honda, Suzuki, Kawasaki) bakal ikutan “manasin” harga juga dalam waktu dekat? Biasanya sih kalau satu udah gerak, yang lain tinggal nunggu momentum. Piye menurut sampeyan cak? Masih masuk akal nggak kenaikannya atau malah bikin sampeyan mikir dua kali buat ganti motor baru? Monggo tumpahkan opininya di kolom komentar… (IWB)

    Daftar Penyesuaian Harga Motor Yamaha (Per April 2026)

    Model Motor Varian Harga Baru (OTR Jakarta) Estimasi Kenaikan
    Lexi LX 155 Standard Rp 27.350.000 Rp 300.000
    S Version Rp 29.150.000 Rp 300.000
    Connected / ABS Rp 32.000.000 Rp 300.000
    Nmax “Turbo” Neo Version Rp 34.065.000 Rp 300.000
    Neo S Version Rp 35.055.000 Rp 300.000
    Aerox 155 Standard Rp 28.880.000 Rp 300.000
    CyberCity Rp 29.080.000 Rp 500.000
    Alpha Standard Rp 30.200.000 Rp 300.000
    Xmax 250 Connected Rp 69.215.000 Rp 1.000.000
    Tech Max Rp 76.610.000 Rp 1.000.000
  • Breaking !! Yamaha Cygnus X 2026 Resmi Meluncur….Penantang Serius Vario 125 !?

    Breaking !! Yamaha Cygnus X 2026 Resmi Meluncur….Penantang Serius Vario 125 !?

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Pasar skuter matik 125cc–150cc tengah memanas. Yamaha secara resmi memperkenalkan generasi terbaru Cygnus X di ajang Osaka dan Tokyo Motorcycle Show 2026. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Iwata tersebut siap menantang dominasi Honda Vario 125 di segmen yang selama ini dikuasai kompetitor….

    Yang menarik, Yamaha memutuskan untuk menghidupkan kembali nama “Cygnus X” setelah beberapa tahun menggunakan embel-embel “Gryphus” di pasar Jepang. Keputusan ini disambut antusias oleh para penggemar setia yang menganggap nama Cygnus X memiliki ikatan emosional kuat sejak generasi pertamanya hadir pada 2003.

    Desain: Lebih Tajam dan Agresif

    Secara visual, Cygnus X 2026 mengusung bahasa desain yang jauh lebih tajam dan aerodinamis dibanding pendahulunya. Yamaha mempertahankan siluet kompak yang mudah dikendalikan, tetapi seluruh panel bodi direkayasa dengan garis-garis tegas yang memberikan kesan sporty dan futuristik.

    Fitur pencahayaan menjadi sorotan utama. Yamaha menyematkan lampu utama LED dengan konfigurasi tiga mata (triple-eye) yang memberikan karakter wajah garang dan berwibawa. Desain ini sekaligus membedakannya dari kompetitor yang umumnya mengusung lampu tunggal atau ganda.

    Dimensi motor ini tetap ramping, memudahkan pengendara untuk bermanuver di kemacetan perkotaan. Namun, Yamaha mengklaim telah melakukan optimalisasi pada distribusi bobot dan geometri sasis untuk meningkatkan stabilitas di kecepatan tinggi.

    Mesin: VVA dan Idling Stop untuk Efisiensi Maksimal

    Di sektor dapur pacu, Cygnus X 2026 mengandalkan mesin 125cc berpendingin cairan 4-katup. Teknologi unggulan Variable Valve Actuation (VVA) masih dipertahankan, memungkinkan mesin menghasilkan torsi optimal di putaran rendah sekaligus tenaga puncak yang responsif di putaran atas.

    Data teknis menunjukkan mesin ini mampu menghasilkan tenaga 12,2 PS pada putaran tertentu, sebuah angka yang cukup kompetitif di kelas 125cc. Yamaha juga membekali motor ini dengan sistem Idling Stop yang mematikan mesin secara otomatis saat berhenti lebih dari beberapa detik, lalu menghidupkannya kembali saat gas diputar.

    Kombinasi VVA dan Idling Stop diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan, menjadikan Cygnus X 2026 sebagai pilihan ideal untuk pengguna harian yang mengutamakan irit BBM.

    Fitur Canggih: TFT dan Konektivitas Smartphone

    Salah satu keunggulan utama Cygnus X 2026 dibanding pesaingnya adalah panel instrumen TFT full color berukuran besar yang dilengkapi fitur auto-dimming (penyesuaian kecerahan otomatis berdasarkan kondisi cahaya). Layar ini tidak hanya menampilkan informasi dasar seperti kecepatan dan putaran mesin, tetapi juga terintegrasi dengan smartphone pengendara.

    Pengguna dapat mengakses fungsi navigasi turn-by-turn, menerima notifikasi panggilan dan pesan, serta memutar musik tanpa harus mengoperasikan ponsel secara langsung. Ini merupakan nilai tambah signifikan di kelas matic 125cc.

    Bagasi Luas dan Port USB-C

    Dari sisi kepraktisan, Cygnus X 2026 menawarkan ruang bagasi bawah jok berkapasitas 28 liter. Wihhh ini gede cak….bahkan lebih gede dibanding NMAX yang berada diangka 25liter. Angka ini cukup untuk menampung satu helm full-face beserta beberapa perlengkapan kecil lainnya. Bentuk kompartemen yang persegi memudahkan pengguna untuk memasukkan dan mengeluarkan barang.

    Yamaha juga menyematkan soket USB-C di area dek depan, memungkinkan pengendara mengisi daya ponsel atau perangkat elektronik lainnya selama perjalanan. Sebuah convenience hook (pengait barang) turut disediakan di area tengah dek untuk menggantung tas belanjaan.

    Sasis dan Kaki-Kaki: Lebih Kaku, Lebih Stabil

    Yamaha mengklaim telah merancang ulang sasis Cygnus X 2026 dengan tingkat kekakuan yang lebih tinggi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan stabilitas saat melaju di kecepatan tinggi maupun saat melewati tikungan tajam.

    Suspensi belakang masih menggunakan dual shock konvensional dengan pegas berwarna merah—sebuah sentuhan sporty yang menjadi ciri khas Cygnus. Ukuran ban dibesarkan menjadi 110/70-12 di depan dan 130/70-12 di belakang, yang seharusnya memberikan daya cengkeram lebih baik.

    Sistem pengereman mengandalkan cakram depan berdiameter 267mm dengan ventilasi tipe piringan (petal disc) yang didukung ABS. Rem belakang juga menggunakan cakram berukuran 230mm, melengkapi paket keselamatan yang cukup mumpuni untuk kelasnya.

    Posisi Berkendara dan Kenyamanan

    Dengan tinggi jok 785mm, Cygnus X 2026 tergolong sedang untuk ukuran skuter matic. Pengendara dengan tinggi 176cm dan berat 70kg masih bisa menapak dengan nyaman. Posisi berkendara cenderung tegak dan rileks, meskipun pengendara bertubuh besar mungkin merasa lutut sedikit tertekuk karena posisi dek yang relatif tinggi.

    Jok dilapisi bahan anti-slip dengan jahitan merah yang memperkuat kesan sporty. Bagian belakang dilengkapi grab bar berukuran cukup besar untuk memudahkan penumpang atau saat memarkir motor.

    Spek Singkat

    Item Detail
    Mesin 125cc, liquid-cooled, 4-katup, VVA
    Tenaga Maksimal 12,2 PS
    Sistem Bahan Bakar Injeksi (FI)
    Fitur Tambahan Idling Stop System
    Rangka New design (lebih kaku)
    Suspensi Depan Teleskopik
    Suspensi Belakang Dual shock (pegas merah)
    Rem Depan Cakram 267mm + ABS
    Rem Belakang Cakram 230mm
    Ban Depan 110/70-12
    Ban Belakang 130/70-12
    Instrumen TFT full color + konektivitas smartphone
    Bagasi 28 liter
    USB Port USB-C
    Kapasitas Tangki BBM Tidak disebutkan
    Tinggi Jok 785 mm

    Last….pertanyaan terbesar adalah kapan motor ini akan masuk ke Indonesia. Saat ini, Yamaha masih memprioritaskan pasar Jepang dengan jadwal peluncuran pada musim panas 2026 (sekitar Juli–Agustus). Secara historis, model-model Cygnus (atau yang dikenal dengan nama “Siganteng” di Indonesia) selalu memiliki basis penggemar setia di Tanah Air. Mengingat persaingan di segmen matic 125cc–150cc saat ini sangat ketat, mungkinkah besar Yamaha Indonesia (YIMM) akan mengimpor motor ini, baik secara CBU maupun CKD. Sayang belum ada pernyataan resmi dari YIMM. Namun, jika melihat tren dan potensi pasar, Cygnus X 2026 seharusnya patut dipertimbangkan hadir di Indonesia untuk melawan Vario. Piye cak menurut sampeyan…yess oraaa ?? (iwb)

  • Yamaha Cup Race 2026 Kembali Gebrak Sidrap…Wihhh balapan Aerox Turbo cakkk !!!

    Yamaha Cup Race 2026 Kembali Gebrak Sidrap…Wihhh balapan Aerox Turbo cakkk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Gelaran balap one make race legendaris Yamaha segera dimulai. Seri perdana Yamaha Cup Race 2026 akan digelar di Sirkuit Puncak Mario, Sidrap, Sulawesi Selatan, pada 18-19 April 2026. Tahun ini, Yamaha menghadirkan sejumlah aktivitas teranyar yang membuat ajang balap berusia 37 tahun ini semakin atraktif. Sulawesi Selatan menjadi wilayah yang rutin masuk dalam kalender Yamaha Cup Race. Dalam kurun waktu tersebut, sudah 30 kali kejuaraan balap legendaris ini menyambangi Sulsel dengan lokasi yang bervariasi, mulai dari Makassar, Sidrap, Pangkep, hingga Tanjung Bira, Bulukumba. Yamaha Cup Race 2026 Kembali Gebrak Sidrap….kelas Aerox seruuu cakkk !!!

    MAXi Race: Ajang Pembuktian Skutik Premium Yamaha di Sirkuit

    Untuk pertama kalinya, MAXi Race digelar dalam Yamaha Cup Race. Kelas ini menggunakan skutik MAXi Yamaha dan terbagi menjadi tiga kategori:

    Kelas Nama Kelas Spesifikasi
    YCR5 MAXi GP Open 155cc Motor disediakan Yamaha, peserta diseleksi tim Yamaha Riding Academy
    YCR6 MAXi GP Semi Pro 155cc Open Untuk rider profesional, komunitas, dan konsumen (motor pribadi)
    YCR7 MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif Untuk rider profesional, komunitas, dan konsumen (motor pribadi)

    Untuk kelas YCR5, peserta akan melalui proses seleksi ketat oleh tim Yamaha Riding Academy. Penilaian mencakup riding posture (posisi tangan, badan, kaki, kepala/pandangan mata) dan skill berkendara (akselerasi, pengereman, menikung), serta catatan waktu tercepat di trek yang telah disiapkan.

    Line-up MAXi yang dipertandingkan meliputi XMAX, NMAX, AEROX, dan LEXi. Kelas ini menjadi pengalaman berbeda bagi pecinta Yamaha untuk merasakan sensasi balapan sekaligus membuktikan kualitas performa mesin dan teknologi skutik premium Yamaha di lintasan sirkuit.

    Endurance GEAR Ultima: Uji Ketahanan Motor “Kuat Mantap”

    Kelas paling anyar yang juga menjadi magnet perhatian adalah YCR13 (Endurance GEAR Ultima). Balap ketahanan selama 1 jam tanpa henti (engine on) ini menggunakan motor GEAR Ultima yang terkenal dengan jargon “Motor Kuat Mantap”.

    Format Balap:

    • Dua rider bergantian menggunakan satu motor

    • Balapan berlangsung non-stop selama 1 jam

    • Setiap lap merepresentasikan kondisi ekstrem pemakaian harian

    Aspek yang Diuji:

    • Mesin digeber sampai batas maksimal

    • Handling dan stabilitas motor di trek lurus panjang, tikungan tajam, serta kontur naik turun

    • Daya tahan motor dalam jumlah lap yang banyak

    Motor yang digunakan seluruh peserta akan diset dalam kondisi yang sama dan ditunggangi oleh peserta yang sudah terseleksi. Kelas ini bukan sekadar balapan, melainkan ajang pembuktian bahwa GEAR Ultima mampu tetap andal, stabil, dan kuat bahkan saat dipacu tanpa henti.

    Yamalube Turbo Matic Drag Battle: MAXi Drag Combat Battle

    Selain race class, tahun ini Yamaha juga menyuguhkan Yamalube Turbo Matic Drag Battle (YTMDB) dengan kategori baru: MAXi Drag Combat Battle. Total 10 kelas dipertandingkan:

    Kelas Nama Kelas
    YTMDB 1 Aerox Turbo
    YTMDB 2 Aerox Alpha SMK
    YTMDB 3 Matic Open
    YTMDB 4 Bebek Mix Open
    YTMDB 5 MAXI Open 155cc NMAX
    YTMDB 6 MAXI Open 155cc AEROX
    YTMDB 7 MAXI Open 155cc LEXi LX
    YTMDB 8 Dynamic MAXI Open 155cc
    YTMDB 9 Dynamic MAXI Open 250cc
    YTMDB 10 Dynamic MAXI Class On Track KOL & Media

    Deretan MAXi Drag Combat Battle tersaji dalam kelas YTMDB 5 hingga YTMDB 10.

    Kelas Dyno Jet: Adu Tenaga Kuda MAXi Modifikasi

    Tidak ketinggalan, terdapat pula kelas Dyno Jet (DJ) yang mengadu horse power melalui tes dyno skutik MAXi modifikasi.

    Kelas Spesifikasi Motor
    DJ 155 NMAX, AEROX, LEXi LX
    DJ 250 TMAX, XMAX

    Pada kedua kelas tersebut, peserta menggunakan motor pribadi masing-masing. Modifikasi diperbolehkan pada semua bagian motor, termasuk modifikasi engine (bore up).

    Daftar Lengkap Kelas Race Class YCR 2026

    Secara keseluruhan, pada putaran pertama Yamaha Cup Race di Sidrap dibuka 13 kelas:

    Kelas Nama Kelas
    YCR1 MX King 150cc Tune Up Mix Expert
    YCR2 MX King 150cc Tune Up Mix Novice
    YCR3 MX King 150cc Rookie
    YCR4 Matic Standard Showroom 125cc Lokal Open
    YCR5 MAXi GP Open 155cc
    YCR6 MAXi GP Semi Pro 155cc Open
    YCR7 MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif
    YCR8 Bebek 4T 130cc Tune Up Open Ex MP2
    YCR9 Bebek 4T 125cc Tune Up U23 Ex MP4
    YCR10 Bebek Standard 2T 116-125cc Lokal
    YCR11 Bebek Standard 2T 116-125cc U23
    YCR12 Bebek Standard 2T 116-125cc Open
    YCR13 Endurance GEAR Ultima

    Last…Nggak asik cak kalau cuma nonton balap doang. Yamaha juga sudah menyiapkan berbagai aktivitas seru buat pengunjung, mulai dari Sunmori, kompetisi dance, bazaar UMKM, sampai doorprize yang melimpah ruah di exhibition boothHajatan akbar ini juga didukung penuh oleh sponsor seperti Idemitsu, Yamalube, KYB, IRC Tire, dan masih banyak lagi. Buat sampeyan yang gak bisa hadir langsung ke Sidrap, tenang saja, Cakk… Sampeyan bisa pantau Live Streaming lewat YouTube @yamaharacingidn. Gazzzz polll !!! (iwb)

  • Bocorrr !! Power New MX King 155 Terbaru 2026 Melonjakk Tajam….Yamaha Ngamukkkk !!!

    Bocorrr !! Power New MX King 155 Terbaru 2026 Melonjakk Tajam….Yamaha Ngamukkkk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..Yamaha sudah ediann cak. Bocoran terbaru IWB menangkap gebrakan Yamaha yang bikin merinding. Gimana nggak…untuk pertama kalinya motor bebek angka ledakan tenaganya sangarrrr tenan. Yup….Bocorrr !! Power New MX King 155 Melonjakk….Yamaha sudah Ediann !!! (more…)

  • Geger Cak!! Yamaha Rilis PG-1 ABS Limited Edition DG12-2…ediannn versi Tentara cakk !!!

    Geger Cak!! Yamaha Rilis PG-1 ABS Limited Edition DG12-2…ediannn versi Tentara cakk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Yamaha kembali bikin geger dengan meluncurkan varian terbaru dari motor underbone scrambler yang lagi naik daun, apalagi kalau bukan Yamaha PG-1 ABS. Tapi tunggu dulu, ini bukan PG-1 biasa cak, melainkan edisi khusus bertajuk Limited Edition DG12-2. Pertanyaannya, apa saja yang baru? asli cakkk…ini sangarrrrr karena livery nya udah kayak motor siap tempur dihutan !!! Seperti apa ? intip detilnya disini… (more…)