Category: Yamaha

  • Alex Rins Buka Suara Soal Masa Depan di Yamaha…”Aku Dikhianati, Tapi Belum Menyerah” !!

    Alex Rins Buka Suara Soal Masa Depan di Yamaha…”Aku Dikhianati, Tapi Belum Menyerah” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia MotoGP dikejutkan dengan kabar bahwa Alex Rins tidak akan melanjutkan kariernya bersama Yamaha di musim depan. Keputusan ini membuat pembalap asal Spanyol itu harus mencari peluang baru di tengah pasar pembalap yang semakin kompetitif. Dalam wawancara eksklusif dengan media Italia, Rins mengungkapkan kekecewaan dan rasa frustrasinya selama berseragam pabrikan Iwata. “Saya Kaget Hanya Tiga Balapan Mereka Sudah Ambil Keputusan” keluhnya….

    Rins mengakui bahwa momen terberat adalah ketika ia mendengar kabar bahwa Yamaha tidak akan memperpanjang kontraknya.

    “Ini adalah periode yang sulit sejak saya tahu tidak akan melanjutkan bersama Yamaha,” ujar Rins.

    Ia mengenang awal kedatangannya yang penuh harapan. Saat menandatangani kontrak, ia masih bersama LCR Honda dan merasa percaya diri. Yamaha datang membawa prospek menarik, dan Rins melihat potensi besar di sana.

    Namun, transisi dari mesin inline-4 Honda ke V4 Yamaha ternyata tidak mulus.

    “Saya terkejut bahwa setelah hanya tiga balapan, mereka sudah mengambil keputusan tentang masa depan saya. Saya sudah sepenuhnya berkomitmen kepada mereka,” keluhnya, menyiratkan rasa dikhianati.

    “Tanpa Ducati atau Aprilia, Kami Dilupakan”

    Rins tidak ragu menyuarakan ketimpangan kompetitif di MotoGP saat ini.

    “Tahun lalu, mustahil menang tanpa Ducati. Sekarang Aprilia tampil luar biasa. Ducati mungkin menghadapi beberapa tantangan, tapi tetap kompetitif. Rasanya tanpa motor itu, kami dilupakan. Keajaiban tidak mungkin terjadi; kami harus bekerja dengan motor yang kami miliki.”

    Pernyataan ini menjadi kritik tajam terhadap ketimpangan performa antar pabrikan di era MotoGP modern. Rins merasa bahwa bakat dan kerja keras seringkali tidak cukup ketika motor yang dikendarai tidak kompetitif.

    “Saya Masih Alex yang Dulu”

    Meskipun tiga tahun terakhir penuh pasang surut, Rins menegaskan bahwa dirinya tidak berubah.

    “Saya masih Alex yang sama yang dulu bisa memenangkan balapan dan naik podium.”

    Cedera serius di kaki sempat menjadi momok yang menghambat performanya. Namun, Rins mengaku belajar banyak selama masa pemulihan. Ia bahkan mendirikan klinik rehabilitasi yang ia gunakan sendiri untuk pulih.

    “Setelah cedera serius seperti yang saya alami di kaki, sulit untuk kembali lebih kuat. Tapi saya telah belajar banyak. Jika saya merasa sudah tidak bisa tampil lagi, saya akan mempertimbangkan pensiun. Tapi sejujurnya, saya masih merasa seperti berusia 24 tahun, bukan 30 tahun.”

    Pernyataan ini menunjukkan tekad luar biasa. Rins tidak siap menyerah.

    Opsi dan Masa Depan

    Dengan pintu Yamaha tertutup, Rins harus mencari tim baru. Spekulasi yang beredar:

    • Kemungkinan kembali ke Honda, tetapi kursi di LCR terisi dan tim pabrikan sudah penuh.

    • Pindah ke tim satelit Aprilia (Trackhouse) jika salah satu pembalapnya hengkang.

    • Atau bergabung dengan tim KTM yang kemungkinan akan berekspansi.

    Satu hal yang pasti: Rins ingin membuktikan bahwa ia masih bisa bersaing. Pengalamannya meraih kemenangan di MotoGP, termasuk kemenangan spektakuler di Silverstone 2019 dan Phillip Island 2022, menjadi modal berharga.

    Last…Alex Rins mungkin tersingkir dari Yamaha cak, tetapi kariernya di MotoGP belum berakhir. Dengan tekad baja dan pengalaman panjang, ia masih layak diperhitungkan. Yang ia butuhkan hanyalah motor kompetitif dan tim yang percaya padanya. Pertanyaannya sekarang: Tim mana yang akan memberinya kesempatan kedua? Kita akan segera tahu dalam beberapa minggu ke depan di tengah hiruk-pikuk pasar pembalap MotoGP 2027 cak….(iwb)

  • Yamaha Resmi Rilis XSR155 ABS Model 2026…..Buatan Indonesia masuk Jepang !!

    Yamaha Resmi Rilis XSR155 ABS Model 2026…..Buatan Indonesia masuk Jepang !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Setelah sukses besar dengan kehadiran XSR125 di kelas motor ringkas (moped), Yamaha Motor Jepang akhirnya menjawab kerinduan para pencinta motor sport neo-retro kelas menengah. Secara resmi, Yamaha mengumumkan peluncuran Yamaha XSR155 ABS model 2026 untuk pasar domestik Jepang (Japan Domestic Market/JDM) yang dijadwalkan rilis pada 30 Juni 2026. Langkah ini diambil Yamaha demi mengakomodasi permintaan konsumen yang menginginkan motor berkarakter klasik namun memiliki tenaga lebih besar untuk kebutuhan touring jarak jauh dan legal untuk masuk ke jalan tol (akses jalan bebas hambatan di Jepang mensyaratkan mesin di atas 125cc). Yup…Makin Klasik dan Keren !!

    Menariknya, motor sport bergaya timeless yang sangat dinanti ini merupakan produk buatan Indonesia yang diekspor secara utuh ke Negeri Sakura. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai spesifikasi, fitur, dan keunggulan XSR155 JDM model terbaru ini.

    Konsep Desain: Perpaduan Gaya Klasik Modis dan Jiwa Kebebasan

    Mengusung konsep pengembangan “Fashionable × Ride to Fun”, Yamaha XSR155 ABS tetap mempertahankan identitas utama keluarga XSR series yang kental dengan aura Neo-Retro. Siluet bodinya dibuat horizontal, dipadukan dengan lampu depan dan lampu belakang berbentuk bulat yang ikonik namun sudah menggunakan teknologi LED modern.

    Detail estetika motor ini digarap sangat serius. Mulai dari jok dengan motif garis timbul (tack-roll seat), panel spidometer digital bulat, hingga penutup samping berbahan metal dengan aksen lubang yang memberikan kesan premium. Kesan motor penjelajah semakin kuat berkat penggunaan ban bermotif balok (block-pattern) yang siap menemani pengendara mengeksplorasi rute-rute baru.

    Di sektor performa, XSR155 ABS dibekali mesin 155cc (Berpendingin Cairan), 4-tak, SOHC, 4-katup, tunggal. Jantung pacu ini mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 19 PS pada 10.000 rpm dan torsi puncak 14 Nm pada 7.500 rpm. Keunggulan utama dari mesin ini adalah adopsi teknologi VVA (Variable Valve Actuation) khas Yamaha cak. Sistem ini bekerja dengan mengubah profil kem bukaan katup pada putaran mesin rendah dan tinggi, sehingga motor tetap memiliki torsi yang padat di putaran bawah namun tidak kehilangan napas di putaran atas.

    Seluruh tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan yang dilengkapi dengan fitur Assist & Slipper Clutch (A&S). Fitur ini membuat pengoperasian tuas kopling menjadi jauh lebih ringan sekaligus mencegah roda belakang mengunci (slip) akibat efek engine brake yang agresif saat menurunkan gigi secara mendadak.

    Meskipun memiliki tampilan klasik, arsitektur sasis motor ini sangat modern. Yamaha menyematkan rangka Deltabox berbahan baja yang terkenal rigid namun memiliki fleksibilitas optimal untuk memberikan kendali yang lincah dan natural.

    Kaki-kakinya tergolong kekar di kelasnya, menggunakan suspensi depan Upside-Down (USD) berdiameter 37mm dan suspensi belakang monocross tipe tautan (link-type). Untuk memberikan traksi maksimal dan tampilan yang proporsional, roda belakang dibekali ban berukuran lebar, yaitu 140/70-17. Menariknya, dengan segala komponen tersebut, bobot total motor ini tergolong sangat ringan, hanya 137 kg, dengan tinggi jok berada di angka 810 mm.

    Yang menarik cak dalam peluncurannya, Yamaha juga memamerkan model konsep hasil kolaborasi dengan lini fashion ternama Jepang, “HAPPY OUTSIDE BEAMS”. Mengusung tema “Sobat Main di Luar”, motor kustom ini dilabur warna eksklusif Cedar Green dan dilengkapi dengan aksesori pelindung serta boks samping/belakang, menegaskan karakter XSR155 sebagai motor yang sempurna untuk berkemah maupun aktivitas outdoor lainnya.

    Untuk pasar Jepang, Yamaha XSR155 ABS 2026 hadir dalam tiga pilihan warna menawan:

    1. Greenish Gray Metallic 2 (Hijau) – Menampilkan kesan petualang yang matang.

    2. Black Metallic 12 (Hitam) – Menggunakan grafis garis emas-putih yang mengingatkan pada motor sport legendaris Yamaha zaman dulu.

    3. Light Bluish Gray Metallic 9 (Silver) – Tampil futuristik dan bersih dengan aksen modern.

    Last….soal efisiensi, motor ini mencatatkan angka konsumsi bahan bakar yang sangat irit, yakni 48,1 km/liter berdasarkan pengujian standar WMTC. Yamaha menargetkan volume penjualan sebanyak 4.000 unit per tahun di Jepang, dengan harga ritel resmi dipatok sebesar 539.000 Yen (termasuk pajak 10%), atau berkisar di angka Rp56 jutaan jika dikonversi langsung ke rupiah. Seperti apa sosok Yamaha XSR155 ABS (Model 2026 – JDM) ? intip saja beberapa fotonya dibawah ini….! (iwb)

    New Spesifikasi Lengkap Yamaha XSR155 ABS (Model 2026 – JDM)

    • Dimensi (P x L x T): 2.005 × 805 × 1.075 mm

    • Jarak Sumbu Roda: 1.325 mm

    • Tinggi Tempat Duduk: 810 mm

    • Bobot Kendaraan: 137 kg

    • Jenis Mesin: (Berpendingin Cairan), 4-Tak, SOHC, 4-Katup, Tunggal

    • Kapasitas Mesin: 155 cc

    • Tenaga Maksimal: 14 kW (19 PS) / 10.000 rpm

    • Torsi Maksimal: 14 N·m (1.4 kgf·m) / 7.500 rpm

    • Kapasitas Tangki BBM: 10 Liter (Bensin Reguler Tanpa Timbal)

    • Sistem Transmisi: 6-Percepatan Manual (Return)

    • Konsumsi BBM (WMTC): 48,1 km/Liter

    • Ukuran Ban (Depan/Belakang): 110/70-17M/C (54S) / 140/70-17M/C (66S)

    • Sistem Rem: Depan Cakram Tunggal / Belakang Cakram Tunggal (ABS)

    • Negara Produsen: Indonesia

  • Breaking !! Yamaha Rilis Skutik Lucu Axis Z Model 2026….moncongnya Panjang poll !!

    Breaking !! Yamaha Rilis Skutik Lucu Axis Z Model 2026….moncongnya Panjang poll !!

    Iwanbanaran.com – Caaaakkkk…dunia per-skutikan kelas entry-level kembali digoyang oleh pabrikan garputala! Yup, Yamaha Jepang baru saja meluncurkan versi terbaru dari skutik fungsional andalan mereka, yaitu Yamaha Axis Z model 2026. Sampeyan semua pasti sudah tahu, motor ini terkenal banget di sana sebagai rajanya komuter harian yang praktis, lincah, dan yang paling penting… iritnya nggak ketulungan, cakkk. Yamaha Rilis Skutik Lucu Axis Z Model 2026….moncongnya Panjang poll !!

    Nah, pada generasi teranyar ini, Yamaha makin mempertegas posisinya sebagai motor penjelajah perkotaan yang super efisien. Sebenarnya, racikan tangguh Axis Z ini sudah disempurnakan sejak rombakan besar di tahun 2022 lalu, di mana mesinnya sudah lolos regulasi emisi super ketat (Heisei 32 / Reiwa 2). Nggak cuma ramah lingkungan, mesin berkode Blue Core 124cc air-cooled single cylinder SOHC 2-katup ini juga sudah dijejali teknologi SMG (Smart Motor Generator). Asliii ini bikin starter mesin jadi senyap tanpa suara, mak jessss langsung hidup, cakk! Sensasi starternya halus banget, mirip skutik premium! Yahh memang sudah bukan barang baru tapi buat gen Axis Z fitur ini tetap lebih fresh….

    Mesin: Irit dan Ramah Lingkungan

    Jantung pacu Axis Z adalah mesin 124cc, SOHC, 2-katup, berpendingin udara yang sudah mengadopsi teknologi BLUE CORE. Teknologi ini memastikan pembakaran lebih efisien, menghasilkan tenaga yang halus namun tetap bertenaga untuk ukuran skuter harian.

    • Tenaga Maksimal: 6,1 kW (8,3 PS) pada 7.000 rpm

    • Torsi Puncak: 9,8 Nm pada 5.000 rpm

    • Kapasitas Tangki BBM: 5,5 liter

    Fitur Safety Oke, Bagasi Segede Gaban!

    Ora mung kuwi kangbro… Sektor safety dan fungsionalitas juga nggak luput dari perhatian. Untuk menjamin kenyamanan berkendara di malam hari atau saat cuaca buruk berkabut, Yamaha mendongkrak kemampuan lampu utamanya menjadi jauh lebih terang benderang. Lalu untuk urusan pengereman, skutik mungil ini sudah mengadopsi Unified Brake System (UBS). Teknologi ini mengintegrasikan rem depan dan belakang agar bekerja secara proporsional dan seimbang saat tuas rem ditarik. Otomatis, gejala sliding bisa diminimalisir, bikin riding makin tenang dan aman jaya!

    Tapi yang paling juara dari Yamaha Axis Z ini tetap ada pada nilai kepraktisannya yang luar biasa. Bayangkan saja cakk, di balik bodinya yang kompak dan ramping, motor ini punya ruang bagasi bawah jok yang luasnya luar biasa, mencapai 37,5 liter! Iki sih segaban tenan cakk! Helm, jas hujan, tas kerja, sampai belanjaan pasar bisa langsung amblas tertelan di dalam joknya. Ditambah konsumsi bahan bakarnya yang masuk jajaran top-class, motor ini bener-bener jadi tandem maut untuk nemenin sampeyan kerja atau sekolah setiap hari tanpa bikin kantong bolong, super ekonomis!

    Penyegaran Warna Baru Maret 2026

    Untuk edisi teranyar Maret 2026 ini, Yamaha Jepang menyodorkan penyegaran visual yang ciamik dengan menghadirkan 3 pilihan warna baru yang mewah dan elegan:

    Kode Warna Nama Warna Status Kesan Visual
    1 Blueish White Pearl 1 Baru Putih mutiara kebiruan, bersih dan modern
    2 Matte Dull Purplish Blue Metallic 2 Baru Biru ungu metalik doff, elegan dan unik
    3 Dark Blueish Grey Metallic 8 Baru Abu-abu kebiruan gelap, sporty dan tegas
    4 Black Metallic X Bertahan Hitam metalik klasik yang tak pernah salah

    Last….Harga yang tertera (termasuk pajak di pasar Jepang) adalah sekitar 292.600 Yen atau jika dikonversi ke rupiah (estimasi Rp 31-33 jutaan), kompetitor utamanya di Indonesia adalah Honda BeAT, Suzuki Nex, atau sederet skutik 110-125cc lainnya. Warna baru ini akan menemani warna legendaris yang tetap dipertahankan, yaitu Black Metallic X. Total jadi ada 4 varian warna yang siap dipilih sesuai selera sampeyan. Sayang cak motor dengan moncong depan super panjang ini hanya hadir di Jepang. Maklum wae karena kalau dijual disini kayaknya desain sulit diterima. Piye menurut sampeyan ? (iwb)

    Spesifikasi Teknis Yamaha Axis Z (2026)

    Tipe mesin: Silinder tunggal 4-tak SOHC 2-katup berpendingin udara
    Kapasitas total: 124cc
    Diameter x langkah: 52,4 x 57,9mm
    Rasio kompresi: 10,2
    Daya maksimum: 6,1kW (8,3PS) / 7000rpm
    Torsi maksimum: 9,8N・m (1,00kgf・m) / 5000rpm
    Kapasitas tangki bahan bakar: 5,5L
    Tipe transmisi: Transmisi variabel kontinu tipe sabuk V
    Sudut caster: 26°30′
    Trail: 80mm
    Rem depan/belakang: Cakram tunggal hidrolik / Cakram tunggal hidrolik
    Ukuran ban: 100/90-10 56J / 100/90-10 56J

  • Breaking !! Yamaha X-Force ABS 2026 dirilis….ini adalah Master Skutik cak !!

    Breaking !! Yamaha X-Force ABS 2026 dirilis….ini adalah Master Skutik cak !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…. masih ingat dengan Yamaha X FORCE? Itu lho, matik dek rata berkarakter kekar bin padat yang punya julukan mentereng, “Master of Street Scooter.” Nah, kali ini Yamaha kembali merilis generasi terbaru 2026. Apa saja yang beda dibandingkan gen sebelumnya ? intip saja detilnya disini….

    Secara konsep, X FORCE ini memang dilahirkan untuk membelah kemacetan kota dengan style yang anti-mainstream. Setang dibuat lebar dan rata, otomatis menyuguhkan posisi berkendara yang sigap nan macho. Ergonominya sporty abis, gesss.

    Nah, yang menarik di model paling gres ini, Yamaha mendengarkan masukan konsumen cak. Desain spatbor belakangnya resmi dirombak total! Sekarang dibuat lebih fungsional agar makin minim memercikkan air hujan atau lumpur ke punggung saat riding di kala basah !!

    Bukan cuma itu, area joknya juga mewah. Di bagian atas ada sentuhan material mirip suede. Fungsinya jelas, selain mendongkrak estetika visual agar kelihatan premium, lapisan ini bikin bokong nggak gampang geser alias lebih grip. Opsi buat yang merasa ketinggian juga ada, Yamaha menyediakan paket aksesori jok rendah yang bisa memangkas ketinggian hingga 30 mm. Ramah buat postur rider Asia, gesss.

    Dapur Pacu: Racikan Blue Core + VVA + Kontrol Traksi!

    Ngomongin jeroan mesin, Yamaha nggak main-main cak. Di atas kertas, X FORCE mengusung mesin 155cc, silinder tunggal, 4-tak, SOHC, 4-katup dengan pendingin cairan. Ukuran bore x stroke berada di angka 58,0 x 58,7 mm dengan rasio kompresi 11,6.

    Output-nya? Tenaga maksimum tembus 11 kW (15 PS) pada 8.000 rpm dan torsi puncaknya nendang di angka 14 N·m pada 6.500 rpm. Karakter mesin begini jelas menjanjikan akselerasi yang jengat di putaran bawah namun tetap ngisi di putaran atas berkat kawalan teknologi VVA (Variable Valve Actuation).

    Biar makin perfect, starter motor sudah menggunakan SMG (Smart Motor Generator), dijamin senyap tanpa suara bletak. Dan yang paling krusial untuk keselamatan di jalanan kota yang sering licin, motor ini sudah dibekali Sistem Kontrol Traksi (TCS)! Ban selip saat becek? Nggak usah panik, gesss… komputer langsung potong tenaga!

    Last….Sasisnya menggunakan tipe underbone yang didesain ulang. Ringan tapi rigiditasnya tinggi, bikin motor diajak meliuk-liuk di kemacetan terasa nurut banget. Untuk bagian kaki-kaki, X FORCE mengandalkan roda diameter 13 inci dengan profil ban gambot, depan 120/70-13M/C 53P dan belakang 130/70-13M/C 57P. Pengereman pun sudah kawalan cakram hidrolik di kedua roda. Tangki bensinnya sanggup menampung 6,1 liter, lumayan banget untuk menemani mobilitas harian. Sayang gen ini baru datang di Jepang cak…Indonesia nggak ada indikasi jelas. Btw sampeyan emang tertarik cak kalau seandainya X-Force dibawa kesini ? piye menurut sampeyan….(iwb)

  • Era Baru Skutik Premium, MAXi Race Hadir di Kejurnas Motoprix !!!

    Era Baru Skutik Premium, MAXi Race Hadir di Kejurnas Motoprix !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Inovasi terkini Yamaha di dunia racing nasional tahun ini diimplementasikan melalui MAXi Race yang telah hadir di berbagai event. Setelah perdana menggebrak di seri 1 Yamaha Cup Race yang digelar di Sidrap, MAXi Race lanjut diadakan di Kejurnas Motoprix Region B putaran 1 di sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya, 9-10 Mei 2026.

    Kategori baru di Motoprix akhir pekan lalu itu melombakan dua kelas yaitu MAXi 155 Semi Pro dan MAXi 155 Komunitas yang masing-masing diikuti 13 starter. Skutik MAXi disediakan Yamaha yang terdiri dari AEROX, NMAX dan LEXi untuk digunakan para peserta.

    Yamaha menyediakan wadah ini untuk memberikan experience merasakan keunggulan line up MAXi di arena balapan. Terbukti menarik minat para pecinta racing yang ingin merealisasikan passion mereka di ajang resmi yang digelar di sirkuit.

    ”MAXi Race sangat atraktif bagi penggemar racing baik itu komunitas, konsumen dan juga rider pro. Tingginya antusiasme mereka sudah terlihat saat kami membuka kategori itu di Yamaha Cup Race Sidrap pada April lalu. Kemudian kami lanjutkan di Kejurnas Motoprix yang juga mendapatkan atensi besar dari pecinta MAXi Yamaha. Kualitas skutik premium Yamaha bisa dinikmati dengan leluasa di sirkuit balap dan memberikan sensasi berbeda, juga memiliki value performance dapat ambil bagian menggeber motor-motor unggulan di kejuaraan bergengsi. Momen itu memberikan kesan impresif dan vibe positif yang kuat terhadap keistimewaan MAXi Yamaha di lintasan balap,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

    Tim DC Baterry TDR AMG Alam Sari AP27 ARCI Tangerang mendominasi melalui dua pembalapnya yang mengambil kemenangan di kelas MAXi 155 Semi Pro dan MAXi 155 Komunitas. Randy Yusman juara 1 MAXi 155 Komunitas dan rider wanita Fisichella naik podium pertama MAXi 155 Semi Pro.

    Randy Yusman konsisten ikut serta di MAXi Race dan meneruskan kemenangannya setelah melakukannya juga di Yamaha Cup Race Sidrap. Kali ini dia menjajal AEROX Turbo, berbeda saat menggeber NMAX Turbo di Yamaha Cup Race Sidrap. ”Kualitas teknologi dan performa AEROX Turbo sangat memuaskan buat kompetisi MAXi Race. Tarikan motor agresif di trek lurus, handling stabil saat masuk tikungan, serta akselerasi cepat dan halus. Makin kompetitif dengan body aerodinamis dan image skutik sporty premium sangat terasa saat digeber di sirkuit,” beber Randy Yusman.

    Melalui pelaksanaan MAXi Race di berbagai kejuaraan populer diantaranya Yamaha Cup Race dan Kejurnas Motoprix, Yamaha ingin mengajak biker untuk menikmati keunggulan jajaran skutik MAXi Yamaha misalnya dari segi performa dan handling serta merasakan Racing DNA. Jadi tidak hanya enjoy MAXi Yamaha sebagai skutik harian atau partner berkendara yang fun buat touring, juga jadi pilihan tunggangan yang memacu adrenalin dalam keseruan MAXi Race….(YIMM PR)

  • Satu Dekade Yamaha Aerox Dimulai dari Bandung… Modifikasinya Jiannn Moncrot Tenan!!

    Satu Dekade Yamaha Aerox Dimulai dari Bandung… Modifikasinya Jiannn Moncrot Tenan!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk..Bandung emang nggak ada matinya kalau soal urusan gaya, Cak! Sabtu kemarin (25/4), area Pasir Koja mendadak berubah jadi “lautan” Aerox. Bukan tanpa alasan, ternyata Yamaha resmi membuka rangkaian event akbar Gathering Team Aerox (GTA) sebagai gong pembuka perayaan satu dekade alias 10 tahun kiprah Yamaha Aerox di Indonesia. Oalahhh… nggak terasa ya Cak, sudah 10 tahun kita ditemani motor sporty bin beraura racy ini!

    Dari Generasi Lawas sampai Aerox Alpha YECVT… Ngumpul Kabeh!

    IWB salut sama antusiasme para youngster masa kini. Ratusan peserta tumplek blek jadi satu. Mulai dari pengguna Aerox generasi awal sampai yang paling gres, yaitu Yamaha Aerox Alpha yang sudah dibekali teknologi canggih YECVT.

    Rifki Maulana, pentolan PR dari Yamaha Indonesia, sempet bisikin ke IWB kalau Aerox ini memang sudah jadi lifestyle item. Mau dipakai night ride, sunmori, sampai dimodifikasi gila-gilaan, Aerox emang paling juozzz buat anak muda yang ogah tampil standar….

    ” Menyambut perayaan satu dekade Yamaha AEROX, secara spesial kami kembali menggelar event Gathering Team AEROX sebagai pembuka keseruan. Sejak meluncur pada tahun 2016, dari generasi pertama hingga generasi AEROX ALPHA yang tampil MAXimal dengan teknologi YECVT, AEROX telah berhasil membuktikan dirinya sebagai lifestyle item anak-anak muda. Menjamurnya kultur modifikasi, night ride, sunmori, dan lainnya adalah segelintir manifestasi keberhasilan AEROX sebagai lifestyle item bagi para youngster masa kini. Menyambut momen spesial ini, kami pun kembali menghelat GTA sebagai wadah bagi para pengguna setia untuk menyalurkan passion mereka. Event ini pun turut diselenggarakan di beberapa kota untuk semakin memperkuat rasa bangga mereka sebagai pengguna AEROX,” ujar cak Rifki Maulana, Manager PR, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg

    Racun Modifikasi: Indo Proper Sampai Vietnam Style!

    Nah, ini yang bikin mripat IWB nggak kedip, Cak! Kolaborasi bareng Matic Undercover, event GTA Bandung ini menyuguhkan kontes modifikasi yang outstanding. Bayangkan, ada 21 kategori kelas kompetisi!

    IWB intip satu-satu, konsepnya bener-bener anti-mainstream:

    • Genre Indo Proper: Yang tampilannya bersih, rapi, tapi part-nya bikin dompet bergetar!

    • Vietnam Style: Yang lagi hits dengan aura racy khas negeri tetangga.

    • Sparepart Premium: Mulai dari body karbon asli, part CNC eksklusif, sampai suspensi yang harganya mungkin bisa buat beli motor matic entry level, Cak! Walahhh… totalitas tanpa batas!

    Night Ride yang Memecah Keheningan Bandung

    Nggak cuma pamer motor ganteng, keseruan lanjut ke hiburan musik EDM yang bikin suasana makin panas. Salah satu peserta bernama Riswan sampai bilang kalau vibes-nya dapet banget, apalagi pas lihat modifikasi yang out of the box.

    Puncaknya? Apalagi kalau bukan Night Ride, Cak! Ratusan Aerox menyusuri jalanan kota Bandung, memecah kesunyian malam dengan deru mesin yang khas. Ini baru namanya satu frekuensi!

    Last….buat sampeyan yang kemarin nggak sempet ke Bandung, jangan berkecil hati. Rangkaian perayaan satu dekade Aerox ini bakal lanjut terus dari Mei sampai Juni mendatang di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Siapkan unit sampeyan, poles yang kinclong, dan jangan lupa servis rutin biar tetep juozzz gandozzz pas diajak nongkrong! Siapa di sini yang sudah nungguin GTA mampir di kotanya? Atau ada yang Aerox-nya sudah full spek “racun”? Tumpahkan komentarnya di bawah….Salam Gazz zpolllll cakkkk….(IWB)

  • Update Harga Terbaru 2026 Musuh Bebuyutan Vario vs Aerox….Honda Menahan diri !!

    Update Harga Terbaru 2026 Musuh Bebuyutan Vario vs Aerox….Honda Menahan diri !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..kalau kita lihat pergerakan ekonomi di Mei 2026 ini, kenaikan harga bahan baku dan logistik mau tidak mau menyeret harga OTR (On The Road) motor baru. Honda dengan Vario 160-nya masih pede dengan desain yang dek rata tapi mesin bertenaga, sementara Yamaha tetap konsisten dengan Aerox 155 yang punya aura racing kental. Inilah Update Harga Musuh Bebuyutan Vario vs Aerox….Honda Menahan diri !!

    Perang Iran memang membuat semua sulit cak buat semuanya. Namun IWB lihat Honda lebih menahan diri untuk tidak menaikkan banderol mereka ketimbang Yamaha walaupun bahan baku terus mengalami kenaikan. Tapi pertanyaannya, selisihnya seberapa jauh sekarang? IWB sudah rangkumkan buat sampeyan semua.

    1. Pasukan Sayap Mengepak: Honda Vario Series

    Astra Honda Motor (AHM) nampaknya masih mencoba menahan harga agar tetap kompetitif. Tapi jangan salah cak, kenaikan BBN di tahun 2026 ini bikin harganya sedikit terkerek dibanding tahun lalu.

    Varian Model Estimasi Harga OTR Jakarta
    Honda Vario 125 CBS Rp 24.850.000
    Honda Vario 160 CBS-ISS Rp 28.950.000
    Honda Vario 160 ABS Rp 31.750.000

    Catatan IWB: Kelihatannya Honda masih mau main di angka psikologis bawah 30 juta untuk varian menengahnya cak. Tapi untuk yang ABS, ya siap-siap saja rogoh kocek lebih dalam!

    2. Kubu Garpu Tala: Yamaha Aerox 155

    Nah, bagaimana dengan rival abadi mereka? Yamaha Aerox 155 Cyber City dan varian Connected-nya tetap jadi primadona anak muda. Di bulan Mei 2026 ini, Yamaha nampaknya sedikit lebih berani dalam menetapkan harga, mengingat peminatnya yang nggak pernah sepi meski harga naik tipis-tipis cak!

    Varian Model Estimasi Harga OTR Jakarta
    Yamaha Aerox 155 Standard Rp 29.200.000
    Yamaha Aerox 155 Cyber City Rp 29.700.000
    Yamaha Aerox 155 Connected/ABS Rp 32.900.000

    Last…. kalau sampeyan punya budget di bawah 30 juta dan butuh motor yang praktis buat bawa belanjaan (dek rata), Vario 160 CBS masih jadi pilihan yang sangat rasional secara harga. Fiturnya sudah lebih dari cukup buat harian. Tapi… kalau sampeyan adalah penganut “Sporty Look” sejati, suka nikung-nikung manja, dan nggak masalah nambah sejuta-dua juta demi gengsi dan stabilitas kaki-kaki gambot, Aerox 155 tetap punya karisma yang susah dilawan di jalanan cak!  Apapun pilihannya, yang penting sesuaikan dengan kebutuhan dan isi dompet masing-masing. Jangan dipaksakan kalau memang belum mampu, mending ditabung dulu cak! Salam dari IWB, gaspolll pokoke! (iwb)

  • Yamaha Ngamuk! New Factor 150 Resmi Meluncur, Tampang Berotot Tapi Irit !!

    Yamaha Ngamuk! New Factor 150 Resmi Meluncur, Tampang Berotot Tapi Irit !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… Sugeng siang sedulur kabeh! sampeyan tahu nggak bahwa Yamaha secara resmi meluncurkan generasi terbaru dari motorsport legendaris mereka, Yamaha Factor. Model tahun 2026 ini hadir dengan sejumlah pembaruan signifikan di sektor desain, pencahayaan, dan panel instrumen, menegaskan bahwa segmen sport masih hidup dan terus berkembang di pasar Amerika Selatan. Yup…Yamaha Ngamuk! New Factor 150 Resmi Meluncur, Tampang Berotot Tapi Irit !!

    Yamaha Brasil secara resmi meluncurkan generasi terbaru dari motor bebek legendaris mereka, Yamaha Factor. Model tahun 2026 ini hadir dengan sejumlah pembaruan signifikan di sektor desain, pencahayaan, dan panel instrumen, menegaskan bahwa segmen underbone masih hidup dan terus berkembang di pasar Amerika Selatan. Kalau melihat sekilas, motor ini memang didesain untuk kerja keras, tapi tampilannya nggak kalah mbois dibanding motor streetfighter masa kini. Apa saja yang baru? Yuk, kita bedah bareng-bareng!

    Desain Baru yang Lebih Berotot

    Yamaha Factor ini aslinya menyasar segmen motor komuter, alias motor untuk harian. Desainnya simpel, nggak kakehan “sayap” yang aneh-aneh. Tapi coba perhatikan tangkinya, cak… garis-garis bodinya tegas banget dan bikin motor ini kelihatan kekar (muscle look).

    Yang paling menarik, Yamaha Brazil sekarang memperkenalkan varian Factor DX yang tampil lebih premium. Cat bodinya lebih mengkilap dengan pilihan warna baru seperti Sports White, Black Eclipse, dan Red Hot. Wah, kalau lewat di depan gang, auto jadi pusat perhatian ini cak!

    Yamaha melakukan penyegaran total pada tampilan Factor 2026. Tujuannya jelas: memberikan kesan lebih modern, sporty, dan sedikit mewah (premium) untuk motor bebek yang biasanya identik dengan fungsi semata.

    Beberapa perubahan desain yang mencolok:

    • Lampu Depan LED: Factor kini mengadopsi lampu depan LED yang benar-benar baru. Selain terang dan efisien, desainnya memberikan karakter wajah yang lebih tajam dan modern.

    • Spoiler Mesin: Yamaha menyematkan spoiler atau undercowl pada bagian bawah mesin. Komponen ini biasanya hanya ditemukan pada motor sport berkapasitas besar, jadi kehadirannya membuat Factor tampil lebih sporty dan berotot.

    • Tangki Bahan Bakar: Panel samping tangki kini dicat serasi dengan bodi utama, berbeda dari model sebelumnya yang mungkin terlihat “tambal sulam”. Ini meningkatkan kesan integrasi desain.

    • Ban Belakang Lebih Besar: Yamaha memperlebar ukuran ban belakang, memberikan kesan gagah dan stabil saat dikendarai.

    Fitur Modern dan Fungsional

    Di sektor teknologi dan kenyamanan, Yamaha tidak ketinggalan. Factor 2026 dibekali dengan:

    • Tutup Tangki model flat: Mirip dengan motor sport atau naked, tutup tangki model pesawat ini selain estetis juga lebih praktis saat mengisi bahan bakar.

    • Panel Instrumen Blackout: Layar LCD dengan desain “gelap” atau blackout ini memberikan tampilan lebih premium. Informasi kecepatan, posisi gigi, dan indikator ECO (penghemat bahan bakar) ditampilkan dengan jelas, baik siang maupun malam.

    • Lampu Full LED: Selain lampu utama, lampu belakang dan sein kemungkinan juga sudah menggunakan LED (berdasarkan semangat pembaruan).

    • Mesin Blueflex: Jantung pacu motor ini adalah mesin 150cc (perkiraan) dengan teknologi Blueflex, yang memungkinkan motor menggunakan bahan bakar bensin murni (gasoline) maupun etanol (E100) dengan penyesuaian otomatis, sehingga tetap irit dan bertenaga.

    Mesin: Teknologi BlueFlex yang “Pinter”!

    Ini yang bikin kita iri, cak. Mesin 150cc SOHC 2-katup berpendingin udara ini sudah menggunakan teknologi BlueFlex. Artinya apa? Motor ini bisa diisi bensin biasa atau etanol (alkohol), bahkan bisa dicampur-campur!

    Tenaganya gimana? Untuk bensin murni, bisa tembus 12,2 HP, sedangkan kalau pakai etanol naik sedikit jadi 12,4 HP. Torsi maksimalnya ada di angka 1,3 kgf.m. Memang bukan buat balapan, tapi untuk selap-selip di kemacetan kota, ini poweernya sudah turah-turah (lebih dari cukup) cak!

    Yang bikin geleng-geleng kepala, Yamaha mengklaim konsumsi bensin motor ini bisa tembus 55,3 km/liter. Dengan kapasitas tangki raksasa 15,4 liter, sekali isi full, motor ini bisa melaju sejauh 800 km lebih! Bayangkan cak, Jakarta-Jogja sekali isi bensin bisa langsung sampai tanpa perlu antre di SPBU. Iritnya njengattt tenan!

    Fitur & Kaki-kaki

    Meskipun motor komuter, fiturnya nggak boleh dianggap remeh. Panel instrumen sudah Full Digital “Blackout Style”. Tampilan LCD-nya bersih, ada indikator gear, dan fitur ECO sebagai panduan biar tarikan gas makin irit.

    Untuk sektor pengereman, Yamaha Factor menggunakan sistem UBS (Unified Brake System). Ini mirip-mirip sistem CBS, jadi kalau rem belakang diinjak, rem depan ikut bekerja secara otomatis biar pengereman lebih stabil. Velg-nya pun sudah cast wheel (racing) palang lima yang sporty, dibalut ban Metzeler ME Street yang terkenal awet.

    Spesifikasi Utama Yamaha Factor 150 2026:

    • Mesin: 149 cc, SOHC, 4-tak, Air Cooled

    • Teknologi: BlueFlex (Gasoline/Ethanol)

    • Tenaga: 12,2 cv (Gas) / 12,4 cv (Etanol) @ 7.500 rpm

    • Kapasitas Tangki: 15,4 liter

    • Berat Isi: 127 kg

    • Ban: Metzeler ME Street (18 inci)

    • Fitur: Panel Digital Blackout, UBS, Fungsi ECO

    Last….Yamaha Factor 2026 dibanderol dengan harga awal R$ 18.490 atau 53 jutaan (belum termasuk ongkos kirim dan asuransi). Warna yang tersedia merah, hitam dan putih. Pertanyaan klasik langsung muncul…Akankah Yamaha Factor hadir di Indonesia? Sayangnya, hingga saat ini, Yamaha Indonesia (YIMM) masih fokus pada lini skutik matic (NMAX, Aerox, Lexi) dan motor sport (R15, R25). Segmen motor bebek (underbone) di Indonesia perlahan tergusur oleh skutik. Namun, jika YIMM melihat ada celah pasar, misalnya untuk motor niaga atau motor pedesaan yang tangguh dan irit, bukan tidak mungkin mereka akan mempertimbangkan motor sekelas Factor. Atau, bisa saja Yamaha Indonesia meluncurkannya dengan nama berbeda dan spesifikasi lokal. Untuk saat ini, kita hanya bisa berharap. Yang jelas, Yamaha Brasil telah membuktikan bahwa motor bebek 150cc masih bisa tampil keren tanpa meninggalkan akar fungsionalnya. Kalau sampeyan sendiri piye cak…tertarik dengan Yamaha Factor ini ? monggo berikan komennya…gazzz !! (iwb)

  • Breaking….Yamaha Rilis New MT-10 2026, Ini baru Monster !!!

    Breaking….Yamaha Rilis New MT-10 2026, Ini baru Monster !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha MT-10, motor naked sport teratas dari lini “Master of Torque”, kembali hadir untuk model tahun 2026. Mengusung DNA pengendara jalanan yang agresif, motor ini tetap setia pada basis mekanisnya yang diwariskan dari YZF-R1, namun disesuaikan untuk memberikan sensasi berkendara maksimal di jalanan umum. Nahhh…pada gen terbaru ini ada beberapa perbedaaan, dan fix…makin Beringass cakkkkk. Emang seperti apa mesin dan fitur serta tampangnya ? simak penjabaran IWB berikut ini….

    Jantung pacu Yamaha MT-10 adalah mesin CP4 (Crossplane Crankshaft 4-cylinder) 997cc, 4-silinder segaris, DOHC, berpendingin cairan. Mesin yang sama pada dasarnya digunakan oleh superbike YZF-R1, namun dengan setelan yang dioptimalkan untuk torsi di putaran menengah dan bawah.

    Spesifikasi mesin ini cukup garang:

    • Bore x Stroke: 79,0 mm x 50,9 mm

    • Rasio Kompresi: 12,0 : 1

    • Tenaga Maksimal: 122 kW (sekitar 166 PS / 164 hp) pada 11.500 rpm

    • Torsi Maksimal: 112 Nm (sekitar 11,4 kgfm) pada 9.000 rpm

    Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan yang telah dilengkapi dengan quickshifter untuk perpindahan gigi naik-turun tanpa kopling. Tidak hanya itu cak….Yamaha membekali MT-10 dengan berbagai kontrol elektronik yang membuatnya tidak hanya bertenaga, tetapi juga mudah dikendalikan:

    • YVSL (Yamaha Variable Speed Limiter): Sistem pembatas kecepatan yang dapat disetel sesuai keinginan pengendara.

    • Cruise Control: Membantu mengurangi kelelahan saat perjalanan jauh di jalan tol.

    • Mode Berkendara: Pilihan karakteristik power delivery yang bisa disesuaikan.

    Dua Varian: Standar dan SP

    Di pasar Jepang, Yamaha MT-10 tersedia dalam dua varian utama: MT-10 ABS (Standar) dan MT-10 SP ABS (versi premium).

    Perbedaan utama ada pada sektor kaki-kaki:

    • MT-10 Standar: Menggunakan suspensi konvensional yang sudah sangat mumpuni untuk penggunaan harian dan sporty.

    • MT-10 SP: Dibekali sistem suspensi elektronik buatan Öhlins yang dilengkapi dengan spool valve. Suspensi ini dapat menyesuaikan karakter redaman secara otomatis berdasarkan kondisi jalan dan gaya berkendara. Keren ini…canggih tenan !

    Selain itu, varian SP juga mendapatkan sentuhan eksklusif seperti swingarm dengan finishing buff & clear coating yang memberikan kesan mewah, serta grafis warna khusus yang mirip dengan YZF-R1M. Terus apa perbedaan gen sebelumnya dengan versi 2026 ??

    Memang cak….untuk model tahun 2026, Yamaha tidak melakukan perubahan besar pada mesin atau fitur, tetapi melakukan penyegaran pada pilihan warna.

    Varian Standar:

    1. Matte Light Grey Metallic 4 (Abu-abu Doff): Warna baru yang langsung mencuri perhatian dengan velg berwarna Sky Blue (biru langit) yang kontras.

    2. Blueish White Metallic 2 (Putih Kebiruan): Warna yang memberikan kesan bersih dan modern.

    3. Matte Dark Grey Metallic 6 (Abu-abu Gelap Doff): Warna gelap agresif yang masih bertahan dari tahun sebelumnya.

    Varian SP:

    Varian tertinggi ini tetap mempertahankan warna eksklusifnya, yaitu Deep Purplish Blue Metallic (Biru keunguan metalik), yang memberikan nuansa premium dan misterius.

    Dimensi dan Sasis

    • Tangki BBM: 17 liter

    • Castor Angle: 24°00‘

    • Trail: 102 mm

    • Rem Depan: Cakram ganda hidrolik

    • Rem Belakang: Cakram tunggal hidrolik

    • Ban Depan: 120/70ZR17M/C (58W)

    • Ban Belakang: 190/55ZR17M/C (75W)

    Harga

    Di pasar Jepang, Yamaha MT-10 dibanderol dengan harga:

    • MT-10 ABS: 1.925.000 Yen (termasuk pajak)

    • MT-10 SP ABS: 2.189.000 Yen (termasuk pajak)

    Last….Yamaha MT-10 2026 tidak mengalami perubahan revolusioner, dan itu bukanlah hal buruk cak. Menurut IWB…Motor ini sudah sangat baik sebagai “muscle naked” yang beringas berkat mesin CP4-nya. Fokus Yamaha di tahun ini adalah pada penyegaran visual untuk menjaga daya tariknya di pasar. Pilihan warna baru Matte Light Grey dengan velg Sky Blue menjadi nilai jual utama untuk model standar, memberikan tampilan yang lebih segar dan kekinian. Sementara itu, varian SP tetap menjadi incaran bagi sampeyan yang menginginkan paket suspensi elektronik terbaik dan sentuhan eksklusif ala R1M. Bagi pecinta motor naked berperforma tinggi yang menginginkan sensasi mesin crossplane khas Yamaha, MT-10 tetap menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelasnya, baik untuk penggunaan harian, touring, maupun sekadar “joyride” di akhir pekan. Sayang gen ini belum masuk Indonesia cak…semoga dimasa depan. So..New MT10 ? ini baru Monster…piye menurut sampeyan ? (iwb)

  • Bos Pramac Sebut Toprak Razgatlioglu Apessss Gabung ke MotoGP ?! Waduhhh

    Bos Pramac Sebut Toprak Razgatlioglu Apessss Gabung ke MotoGP ?! Waduhhh

    Iwanbanaran.com – Cakkk… siapa sih yang nggak kenal Toprak Razgatlioglu? Rider Turki yang skill-nya nggilani kenceng tenan saat di WSBK. Toprak seringkali jadi buah bibir karena kepiawaiannya menaklukkan mesin 1000ccc masspro. Tapi, ada satu pertanyaan besar…Apakah tahun 2026 adalah waktu yang tepat buat dia debut di MotoGP? Yup…Bos Pramac Sebut Toprak Razgatlioglu Apessss Gabung ke MotoGP ?! Waduhhh…kok isoo ??

    Gino Borsoi, sosok penting di balik suksesnya Pramac Racing, punya opini yang cukup pedas tapi logis. Menurutnya, Toprak sepertinya memilih “waktu yang kurang tepat” untuk melakukan debutnya. Lho, kok iso gitu cak?

    Transisi Regulasi 2027: Jebakan Batman?

    Borsoi menjelaskan kalau tahun 2026 adalah tahun terakhir bagi mesin 1.000cc sebelum semua pabrikan beralih ke mesin 850cc di tahun 2027. Ini yang bikin IWB mikir juga cak…

    • Adaptasi Cuma Setahun: Kalau Toprak masuk di 2026, dia harus mati-matian belajar menjinakkan motor 1.000cc yang teknologinya sudah di puncak pengembangan (aerodinamika, ride height device, dll).

    • Ganti Total di 2027: Begitu dia baru mulai “nyambung” sama motornya, eh… regulasi berubah total di 2027. Artinya, dia harus mulai dari nol lagi bareng rider-rider lain. Borsoi menganggap ini bakal jadi beban mental dan fisik yang luar biasa buat Toprak. Jiannn… mumet tenan pasti cak!

    Bukan cuma soal teknis motor, Borsoi juga menyoroti level persaingan yang makin ngeri. Rider-rider muda sekarang sudah kayak robot, kencang sejak sesi FP1 karena mereka sudah ditempa dengan motor full intervensi elektronik !

    Buat Toprak yang sudah sangat dominan di WorldSBK, pindah ke MotoGP itu bukan cuma soal ganti ban atau rem karbon, tapi soal merubah mindset balap secara total. Borsoi bukannya meragukan skill Toprak…karena kita tahu Toprak itu luar biasa—tapi dia cuma mau bilang kalau tantangannya kali ini benar-benar luar biasa. Apesnya lagi cak…Toprak gabung ke tim Yamaha, tim yang saat ini pada kondisi yang sangat sulit…

    ” Saya yakin Yamaha bekerja keras pada motor tahun ini, dengan tetap mengingat bahwa motor musim depan tidak akan jauh berbeda dari motor saat ini, yang merupakan basis untuk proyek 2027. Jadi, sangat penting bagi kami bahwa motor saat ini mulai tampil baik, sehingga kami bisa siap untuk 2027. Apa yang menjadi fokus kami? Segalanya. Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini adalah proyek yang benar-benar baru, dan ketika kalian memulai dari lembaran kosong, kamu harus mengerjakan setiap aspek. Kami mencoba meningkatkan aerodinamika, performa mesin, sasis, dan segalanya. Kami masih jauh dari puncak, kami tahu itu, tapi itu wajar karena kami baru saja memulai. Kami harus memiliki pola pikir yang benar, bersabar, dan melangkah selangkah demi selangkah tanpa kehilangan akal sehat….

    “Seorang pembalap datang ke balapan karena dia ingin tampil baik. Toprak datang ke sini karena dia ingin membuktikan bahwa dia cepat, dan dia belum berhasil melakukannya karena beberapa alasan: pertama karena dia masih kurang pengalaman, dan kedua karena motornya tidak memungkinkannya. Jelas, setelah memenangkan tiga Kejuaraan Dunia, dia tidak akan menerima tertinggal. Dia juga sangat baik, karena orang lain mungkin sudah jauh lebih frustrasi dan mulai membanting tinju di meja. Saya mengerti bahwa itu bisa sulit bagi seorang pembalap yang menginginkan hasil.”…tukas Gino…

    Last…jujur IWB pribadi pengen banget lihat Toprak “ngacak-ngacak” barisan depan MotoGP. Aksinya yang suka stoppie ekstrem itu pasti bakal jadi hiburan tersendiri. Tapi omongan Borsoi ada benarnya juga. Datang di akhir era regulasi lama bisa jadi blunder kalau nggak punya adaptasi secepat kilat. Apalagi kalau kita ingat, di 2026 nanti persaingan bukan cuma soal mesin, tapi mentalitas. Apakah Toprak sanggup menanggung ekspektasi fans yang begitu tinggi di tengah transisi regulasi besar-besaran? Nah, kalau menurut sampeyan piye cak? Apakah Toprak apes MotoGP di 2026 ?? atau seharusnya sekalian di 2027 pas semua mulai dari nol? Monggo tumpahkan opininya di kolom komentar….(iwb)