Category: Yamaha

  • Yamaha MT-09 / SP / Y-AMT ABS….Evolusi Sempurna Naked Bike Tiga Silinder !!!

    Yamaha MT-09 / SP / Y-AMT ABS….Evolusi Sempurna Naked Bike Tiga Silinder !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Yamaha kembali mempertegas dominasinya di segmen sport naked kelas menengah-atas melalui lini andalan mereka, Yamaha MT-09, yang hadir bersama varian SP serta teknologi transmisi otomatis inovatif Y-AMT ABS. Mengusung konsep “The Dark Side of Japan”, keluarga MT-09 dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang agresif, lincah, dan penuh tenaga bagi para pencinta kecepatan.

    Dari sektor performa, ketiganya dibekali mesin berbasis CP3 berkapasitas 888cc, 4-tak, DOHC, 4-katup, 3 silinder segaris dengan pendingin cairan. Konfigurasi dapur pacu ini mampu memuntahkan tenaga maksimum hingga 120 PS pada 10.000 rpm serta torsi puncak 93 Nm pada 7.000 rpm. Dipadukan dengan rangka aluminium CF die-cast yang ringan, motor ini menawarkan handling yang sangat tajam dan responsif di berbagai kondisi jalan.

    Pembaruan besar pada generasi modern MT-09 terlihat dari sektor desain bodi yang semakin liar dan futuristik, dilengkapi bentuk tangki bahan bakar ergonomis serta tata letak lampu depan LED ganda yang tajam. Guna mendukung keselamatan dan performa tinggi, motor ini dilengkapi perangkat elektronik canggih berbasis IMU (Inertial Measurement Unit) 6-axis. Fitur ini mencakup kontrol traksi, kontrol slide, pencegah lift roda depan, mode berkendara Yamaha Ride Control (YRC), hingga cruise control. Seluruh informasi kendaraan dapat diakses melalui panel instrumen layar TFT 5 inci yang sudah mendukung konektivitas smartphone dan navigasi.

    Yamaha memberikan opsi varian yang sangat menarik bagi konsumen melalui tipe MT-09 SP. Varian tertinggi ini mendongkrak performa kaki-kaki dengan menyematkan suspensi depan KYB fully adjustable dan shockbreaker belakang Ohlins, kaliper rem depan Brembo Stylema, mode balap khusus TRACK YRC, serta fitur praktis berupa smart key system.

    Sementara itu, varian Y-AMT membawa revolusi baru dalam cara berkendara. Dengan menghilangkan tuas kopling manual dan pedal gigi konvensional, teknologi Yamaha Automated Manual Transmission memungkinkan pengendara memindahkan gigi melalui tombol seesaw di sisi kiri setang (MT Mode) atau menyerahkannya sepenuhnya pada sistem otomatis (AT Mode) yang cerdas dan adaptif terhadap gaya berkendara.

    Last…di pasar Jepang, lini ini dipasarkan dengan kisaran harga mulai dari 1.254.000 yen untuk versi standar, 1.364.000 yen untuk varian Y-AMT, hingga 1.441.000 yen untuk varian tertinggi MT-09 SP. Dengan berbagai pilihan warna menarik seperti Matte Light Gray, Deep Purplish Blue, Matte Dark Gray, hingga kelir ikonik Bluish White Metallic khas SP, Yamaha MT-09 terus menjadi tolok ukur utama di kelas naked bike modern….(iwb)

  • Breaking !! Yamaha YZF-R9 ABS 2027 Resmi Meluncur…ediannn keren bener warnanya !!

    Breaking !! Yamaha YZF-R9 ABS 2027 Resmi Meluncur…ediannn keren bener warnanya !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha kembali memperkuat eksistensinya di segmen motor supersport kelas menengah-atas dengan mengumumkan pembaruan lini untuk Yamaha YZF-R9 ABS model tahun 2027. Mengusung filosofi desain yang memadukan performa optimal di lintasan balak (circuit performance) serta kemudahan pengendalian untuk penggunaan harian, motor bergaya sport fairing ini makin kerennn cakkk !!

    Dari sektor performa, YZF-R9 mengandalkan basis mesin yang sangat populer dari keluarga MT-09. Dapur pacunya dibekali mesin berkapasitas 888cc, 4-tak, DOHC, 4-katup, 3-silinder segaris (CP3) berpendingin cairan. Konfigurasi mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimum hingga 120 PS (88 kW) pada putaran 10.000 rpm serta torsi puncak mencapai 93 N·m pada 7.000 rpm. Tenaga buas tersebut disalurkan melalui transmisi 6-percepatan dengan karakter tarikan bawah yang kuat dan responsif.

    Secara visual, tampilan depan motor ini langsung mencuri perhatian berkat adopsi ciri khas keluarga YZF-R series. Wajah depannya dihiasi saluran udara berbentuk huruf M yang aerodinamis, dipadukan dengan winglet bawaan pabrik untuk meredam gaya angkat serta meningkatkan stabilitas saat melaju di kecepatan tinggi.

    Urusan handling, Yamaha membekali YZF-R9 dengan rangka tipe aluminium deltabox yang dikembangkan khusus. Sektor peredaman kejut mempercayakan suspensi depan dan belakang dari KYB yang dapat disetel, sementara daya cengkeram pengereman depan diandalkan pada cakram ganda berdiameter 320 mm yang dijepit oleh kaliper radial monoblok Brembo Stylema, menjamin performa deselerasi yang sangat presisi di sirkuit maupun jalan raya.

    Fitur elektronik pada motor ini juga sangat berlimpah berkat adopsi perangkat Inertial Measurement Unit (IMU) 6-axis. Teknologi canggih ini mengontrol sistem traksi, kendali selip, pencegah pengangkatan roda depan, serta mode berkendara Yamaha Ride Control (YRC) yang turut mencakup mode khusus TRACK YRC untuk kebutuhan track day. Pengendara semakin dimanjakan dengan kelengkapan standar seperti quickshifter, cruise control, serta panel instrumen layar TFT 5 inci yang sudah mendukung konektivitas smartphone…

    Berikut adalah spesifikasi sekilas New R9 2027

    • Tipe Mesin: Pendingin cairan, 4-tak, DOHC, 4 katup, 3 silinder segaris

    • Kubikasi / Kapasitas Mesin: 888 cc

    • Diameter x Langkah (Bore x Stroke): 78,0 $\times$ 62,0 mm

    • Rasio Kompresi: 11,5:1

    • Tenaga Maksimum: 88 kW (120 PS) / 10.000 rpm

    • Torsi Maksimum: 93 Nm (9,5 kgf-m) / 7.000 rpm

    • Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 14 liter

    • Tipe Transmisi: 6-percepatan return (manual)

    • Sudut Caster: 22° 35′

    • Jarak Trail: 94 mm

    • Rem Depan & Belakang: Cakram ganda hidrolik / Cakram tunggal hidrolik

    • Ukuran Ban: Depan 120/70ZR17M/C (58W) • Belakang 180/55ZR17M/C (73W)

    Pada pembaruan model 2027 ini, Yamaha menghadirkan total tiga pilihan warna segar. Warna ikonik Deep Purplish Blue Metallic C (Biru) tetap dipertahankan sebagai ciri khas utama pabrikan Iwata. Selain itu, Yamaha memperkenalkan dua warna baru yang tidak kalah menarik, yakni Black Metallic X (Hitam) yang garang serta Matte Dark Purplish Blue Metallic 1 (Biru Tua Matte) yang berkesan misterius dan elegan.

    Last…Meskipun terdapat sedikit penyesuaian dalam proses manufaktur pabriknya, spesifikasi teknis dan performa keseluruhan dari YZF-R9 dipastikan tidak mengalami perubahan. Varian warna biru dan hitam dijadwalkan mulai meluncur ke pasaran pada akhir September 2026, sementara varian warna Matte Dark Blue akan menyusul pada akhir Januari 2027 mendatang. Kehadiran opsi warna segar ini tentu semakin mempertegas daya tarik Yamaha YZF-R9 sebagai salah satu motor supersport paling diantisipasi bagi para pecinta kecepatan yang mendambakan perpaduan teknologi moge modern dan kelincahan berkendara….(iwb)

  • Breaking !! Yamaha Fuzzy 125 Gempur Dunia….skutik Retro ala Vespa, Cakep polll !!!

    Breaking !! Yamaha Fuzzy 125 Gempur Dunia….skutik Retro ala Vespa, Cakep polll !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar skuter matik kompak kembali diramaikan oleh kehadiran model terbaru lansiran Yamaha. Melalui ajang peluncuran terbarunya, Yamaha secara resmi memperkenalkan Yamaha Fuzzy 125, sebuah skuter bergaya retro-modern yang menyasar segmen perkotaan dengan menawarkan seabrek teknologi kelas atas yang jarang ditemui pada motor sekelasnya. Kehadiran model ini langsung menarik perhatian pecinta otomotif global karena membawa standar baru dalam kenyamanan dan fungsionalitas skuter berkapasitas kecil. Yup…Yamaha Fuzzy 125 Gempur Dunia….skutik Retro ala Vespa, Cakep polll !!

    Jadi cak…Yamaha bikin gebrakan dengan merilis skutik retro mewah ala Vespa dengan label Fuzzy 125. Yang membuat IWB kaget, desainnya kok plek ketiplek dengan CFMoto 125 Aura ? ternyata cak…selidik punya selidik, Skuter ini lahir melalui kerja sama joint venture (usaha patungan) antara Yamaha dan CFMOTO di Tiongkok, di mana Fuzzy 125 berbagi basis platform dengan model CFMOTO 125 AURA yang sudah lebih dulu hadir di sana. Namun dengan sentuhan desain, emblem, serta diferensiasi fitur khas Yamaha seperti panel instrumen dan opsi trim yang sedikit berbeda di pasaran Tiongkok. Oalaahhh pantesss….

    ” Yamaha Fuzzy “
    ” CFMoto 125 Aura “

    Dari segi estetika, Yamaha Fuzzy 125 mengusung garis desain klasik yang dipadukan secara harmonis dengan sentuhan modern masa kini. Bodi kompaknya dirancang sangat ramah untuk mobilitas harian di jalanan perkotaan yang padat. Motor ini memiliki tinggi jok yang bersahabat serta bobot keseluruhan yang ringan, sehingga sangat mudah dikendalikan oleh berbagai kalangan pengendara.

    Sektor performa menjadi salah satu nilai jual utama berkat disematkannya mesin 124cc satu silinder, 4-langkah, berpendingin udara yang dikawinkan dengan teknologi Hybrid Assist. Sistem hibrida ini dirancang untuk memberikan dorongan tenaga instan ekstra selama beberapa detik ketika pengendara melakukan akselerasi awal, mendahului kendaraan lain, atau saat menanjak dengan beban penuh. Tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 8,3HP  dengan torsi optimal di putaran menengah, disalurkan melalui transmisi CVT yang halus. Fitur pendukung seperti sistem start mesin yang senyap serta teknologi Idling Stop turut melengkapi efisiensi bahan bakar motor ini…

    Tidak hanya mengandalkan performa mesin cak, Yamaha benar-benar memanjakan pengendara lewat kelengkapan fitur modern yang biasanya hanya ditemukan pada motor-motor premium. Pada bagian kokpit, tersemat panel instrumen layar sentuh TFT berukuran 6,2 inci yang sudah mendukung konektivitas smartphone lengkap dengan navigasi visual secara real-time. Jadi terlihat berkelas. Sedang urusan keamanan dan kepraktisan juga ditingkatkan lewat kunci keyless, USB charging Type C, serta fitur pemantau tekanan ban (TPMS) demi keselamatan berkendara. Wediann wis ada sensor tekanan angin…mantaapp. Bahkan Fuzzy 125 juga mendukung multiple unlocking melalui Kartu NFC, Bluetooth, smartphone app, dan kunci bawaannya. Juozzz..

    Last….Untuk sektor kaki-kaki, skuter ini dibekali roda berukuran 12 inci depan 100/80-12 dan belakang 110/70-12 untuk memberikan stabilitas ekstra. Pengereman depannya pun sudah mengadopsi sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) single channel untuk mengoptimalkan deselerasi di berbagai kondisi jalan. Termasuk ESS (emergency stop signal) saat mengeram dadakan.  Yamaha memasarkan Fuzzy 125 di Tiongkok dengan banderol kompetitif di kisaran angka 11.580 yuan atau setara dengan kisaran Rp30 jutaan. Kehadirannya tentu menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang mendambakan skuter retro penuh gaya namun kaya akan inovasi teknologi mutakhir. Sayang cak…Fuzzy 125 baru hanya dipasarkan di Cina. Jadi kita mung iso ngaplo lan ngowoh wkwkwk. Nah untuk memberikan gambaran berikut beberapa foto Yamaha Fuzzy 125 vs CFMoto 125 Aura…sulitnya membedakan keduanya, bener ora cak…(iwb)

  • Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!

    Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu. Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif. Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12. Yup…Performa Aneh Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!! Kok iso ?? simak detilnya dibawah ini…

    Jadi cak…Ada yang menarik dari performa pembalap asal Turki ini sepanjang hari Minggu. Alih-alih mencatat waktu terbaiknya saat menggunakan ban lunak baru di sesi kualifikasi, lap tercepat Toprak justru tercipta pada paruh kedua balapan utama (Grand Prix) di atas ban medium bekas. Pada lap ke-12 dari total 27 putaran, ia membukukan waktu 1 menit 31,770 detik—setengah detik lebih cepat ketimbang catatan waktu kualifikasinya sehari sebelumnya.

    Bahkan, torehan waktu tersebut sempat menyamai kecepatan para pembalap papan atas, termasuk Fermin Aldeguer, Pedro Acosta, hingga sang pemenang balapan Marc Marquez. Ia juga mengakui bahwa ritme balapnya sangat mirip dengan rekan pabrikannya, Fabio Quartararo. “Saya juga terkejut karena setelah setengah balapan, saya mulai mencatat waktu ’31 dan ini sangat mengesankan,” ungkap Toprak yang merasa bingung dengan performa aneh Yamaha. Lhaa piye cak…lap time Race malah lebih kencang dari kualiafikasi…

    Kendati demikian, kerja keras jawara WorldSBK itu di lintasan terbentur oleh tembok besar bernama posisi start. Memulai balapan dari grid paling belakang membuatnya harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki posisi. Sayangnya, karakter motor MotoGP modern membuat usaha tersebut berbuah simalakama.

    Toprak menjelaskan betapa sulitnya menyalip pembalap lain di Misano. Pola balapannya selalu berulang: tertinggal di lintasan lurus karena defisit akselerasi, lalu harus mengerem secara ekstrem di tikungan demi menutup celah. Situasi “kejar-kejaran” ini memaksa ban depannya terus-menerus berada di balik motor pembalap lain, yang membuat temperatur ban depan melonjak drastis. Akibatnya, ban mulai mengalami locking dan kehilangan cengkeraman, membuat upaya overtake menjadi hampir mustahil dilakukan dengan bersih.

    Selain insiden jatuhnya beberapa pembalap di depan serta penalti long lap yang didapat Franco Morbidelli, sebagian besar posisi yang diraih Toprak murni berasal dari kegigihannya mempertahankan ritme, meski pada akhirnya ia harus puas finis di urutan ke-12.

    Bagi Toprak, akhir pekan di Misano memberikan sinyal yang sangat jelas: basis motor Yamaha sudah menunjukkan kemajuan besar dalam hal race pace, namun kelemahan di sesi kualifikasi harus segera dibereskan. “Bagi saya, masalah terbesarnya adalah saya start dari posisi paling belakang. Jika saya start di posisi ke-10, 12, atau 13, mungkin lebih mudah bertahan di sepuluh besar karena pace saya sama dengan pembalap di posisi 7–8,” ujarnya.

    Last….Evaluasi ini langsung dibawa oleh Toprak dan tim menuju seri berikutnya di Red Bull Ring, Austria. Dengan fokus penuh untuk memperbaiki catatan waktu di sesi latihan Jumat dan Sabtu agar bisa mengamankan posisi start yang lebih baik, Toprak optimistis bisa menerjemahkan kecepatan balapnya yang masuk jajaran sepuluh besar ke dalam hasil lomba yang jauh lebih optimal. Gooo Toprakkk !! (iwb)

  • Pertempuran Modifikasi Dimulai ! CustoMAXi Yamaha 2026 Siap Guncang 5 Kota di Indonesia

    Pertempuran Modifikasi Dimulai ! CustoMAXi Yamaha 2026 Siap Guncang 5 Kota di Indonesia

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Event akbar modifikasi CustoMAXi Yamaha resmi hadir kembali. Setelah sukses merangkum berbagai cerita menarik pada tahun lalu, kini perhelatan CustoMAXi kembali bersiap menyapa dan mempersatukan seluruh pengguna setia MAXi Yamaha dalam semangat yang solid, sekaligus menjadi arena pertempuran kreativitas para modifikator MAXi Yamaha dari seluruh Indonesia. Memasuki gelarannya yang ke-5 sejak tahun 2018, CustoMAXi Yamaha akan kembali menyapa para pengguna setia mulai dari September hingga November 2026 di berbagai kota di Indonesia, seperti Semarang, Bandung, Makassar, Bali, dan Pekanbaru. Aneka aktivitas seru mulai dari Showcase Modification, Photo Contest, Live Performance Custom, dan lainnya pun bersiap hadir kembali….

    “Kemeriahaan CustoMAXi Yamaha akan segera kembali hadir pada tahun ini. Event ini sendiri menjadi sangat penting bagi kami. Sebab, selain menjadi misi utama kami untuk semakin mendekatkan diri dengan segenap konsumen setia, event ini juga menjadi wadah yang konsisten kami hadirkan demi merangkul para modifikator bertalenta dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat trend modifikasi yang menjadi salah satu lifestyle yang banyak diminati oleh para pengguna MAXi Yamaha. Atas itu, kami menilai CustoMAXi tidak hanya sekadar menjadi event, namun telah bertransformasi menjadi rumah bagi para modifikator MAXi Yamaha dan penikmat modifikasi untuk melihat dan merasakan langsung trend dan kultur modifikasi terkini,” ujar Rifki Maulana, Manager PR, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Keseruan CustoMAXi Yamaha yang pertama pada tahun ini akan segera dimulai di Semarang, Jawa Tengah tanggal 6 September 2026 di Up Town Mall Semarang! Ajang kompetisi modifikasi dalam event CustoMAXi Yamaha tahun ini pun, kembali menyajikan berbagai kelas kompetisi unggulan. antara lain:

    • Master MAXi: sebagai kelas kompetisi yang tertinggi, kelas Master MAXi menantang setiap para modifikator berpengalaman untuk menyuguhkan karya modifikasi pada motor mereka melalui perubahan total secara drastis dan radikal, sekaligus menawarkan sentuhan-sentuhan modifikasi yang inovatif dan bernilai estetika tinggi.
    • Super MAXi: di sini, para modifikator ditantang untuk menampilkan karya modifikasi mereka yang paling anti-mainstream melalui perubahan pada bagian body maupun penambahan komponen bodykit di motor mereka, namun tetap mempertahankan fungsi dan kelayakan pada setiap motor untuk tetap dapat dikendarai sesuai dengan peraturan keselamatan berkendara.
    • Street MAXi: di kelas ini, para modifikator ditantang untuk menyuguhkan model modifikasi pada MAXi Yamaha mereka dengan memadukan harmoni antara kreativitas yang berani dan fungsionalitas yang nyaman sebagai motor harian, namun tetap stand out untuk dibawa masuk ke dalam berbagai skena tongkrongan dan lifestyle para penikmat MAXi Yamaha.
    • Meet-Up MAXi: berbeda dengan kelas Master, Super, dan Street MAXi, di kelas ini Yamaha mengajak para modifikator pemula (beginner) untuk menyajikan karya modifikasi terbaik mereka dengan budget minimum, namun tetap meng-highlight keunikan sekaligus karakter dari para modifikator dari motor hasil garapan mereka.

    Last…Keseruan event CustoMAXi Yamaha 2026 sudah dimulai keseruannya di berbagai kanal media sosial. Buat para pengguna setia yang ingin ikut memeriahkan, dapat membagikan konten ulasan tentang motor maupun hasil modifikasi masing-masing dengan gaya sinematik di berbagai akun media sosial Yamaha, seperti @yamahajateng, @yamaha.jabar, @suracoyamahaofficial, @yamaha.bali, dan @yamahamesra….(YIMM edited iwb)

  • 200 Ribu Kilometer, Tanpa Pernah Belah Mesin….Yamaha Jupiter MX 135 2005 Awet Parah !!

    200 Ribu Kilometer, Tanpa Pernah Belah Mesin….Yamaha Jupiter MX 135 2005 Awet Parah !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…selama ini IWB selalu ngepos motor baru, review new produk dan jarang mengulas tentang seperti apa ketika motor sudah berusia. Nahh pada artikel ini berbeda cak. Mendapatkan email dari cak Dwi…owner Jupiter MX 135 lansiran 2005, doi menceritakan bagaimana kondisi motornya yang ternyata masih original ting-ting. 200 Ribu Kilometer, Tanpa Pernah Belah Mesin….Yamaha Jupiter MX 135 Awet Parah !!

    Sampeyan bayangin… 21 tahun itu bukan waktu yang sebentar. Dua dekade! Dari jaman motor bebek masih jadi raja jalanan, ganti rezim, hingga era matic merajalela seperti sekarang. Tapi satu unit Yamaha Jupiter MX 135 milik Kang Dwi ini, walah, tenan… kayak nggak punya niat buat rewel sama sekali. Menurut cak Dwi…Tepat pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, jarum odometer motor bebek super berpendingin cairan ini resmi menyentuh angka 200.000 kilometer! Dan yang bikin alis mata langsung terangkat tinggi-tinggi: mesinnya belum pernah sekalipun turun mesin alias overhaul. Masih perawan ting-ting, original pabrikan, garing, no ngebul, dan nggak ada rembesan oli sedikit pun! Edian tenan! Penasaran testimoni cak Dwi..? intip saja penuturannya dibawah ini….

    Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh..

    Salam waras kang Iwan..

    Perkenalkan saya Dwi kuswanto  dari Cilacap Jateng pengin berbagi pengalaman menggunakan jupiter mx selama 20 th, 200 rb km tanpa turun mesin kang..

    Pada bulan Desember tahun 2005, saya memutuskan untuk meminang satu unit Yamaha Jupiter MX 135. Pada waktu itu saya sangat antusias dengan jupiter MX, hal ini dikarenakan dari model dan teknologi mesin menurutku lompatannya luar biasa dibanding kompetitor sekelasnya. Hari ini, tepat 20 tahun, 8 bulan kemudian, tepatnya Jum’at 14 Agustus 2026 jarum odometer motor tersebut telah genap menempuh jarak 200.000 kilometer. Yang membuat pencapaian ini begitu istimewa bagi saya adalah kondisi mesinnya belum pernah sekalipun mengalami turun mesin (overhaul) alias masih original pabrikan, mesin masih garing, no ngebul, tidak ada kebocoran oli serta performa masih bagus.

    Teknologi DiASil Cylinder dan Forged Piston yang diusung mesin 135cc berpendingin cairan ini benar-benar terbukti ketahanannya. Hanya dengan perawatan rutin sederhana—ganti oli berkala, pembersihan karburator, penggantian coolant, serta peremajaan komponen fast-moving seperti ban, rantai, dan kampas rem—motor ini tetap memberikan performa yang prima, kompresi padat, serta suara mesin yang tetap halus. Untuk oli mesin Setiap 3000km ganti oli dan 6000km ganti filter oli sesuai anjuran pabrikan.

    Perlu diketahui 3 tahun terakhir saya pulang pergi kerja 90 km setiap hari dan rata rata berkendara dengan kecepatan 70-80 km/jam. Kemudian untuk servis motor mungkin saya termasuk rada gila kang, bayangkan selama 20 tahun saya baru bongkar bersihin karbu baru 4 kali..! BBM pun hanya pake pertalite, Jadi kalo belum brebet ya belum diservis hi.hi.hi..Stel klep pun baru sekali kang, itupun disetel di tahun 2009..! dan  suara mesin masih sangat halus sampai sekarang..

    Kemudian busi, baru ganti kemarin belum lama.. setelah 3 tahun yang lalu, alias sudah menempuh 60 ribuan km..dan jika dilihat dari warna elektoda busi menunjukan pembakaran yang ideal dan itu dibuktikan dengan konsumsi BBM yang masih irit 1:45an km. Untuk coolant 5 tahun awal saya pakai produk original, tapi 15 tahun terakhir saya pake produk coolant original Toyota, dan baru ganti coolant 3 kali selama 20 tahun.. Alhamdulillah belum ada penggantian komponen pada sistem pendinginan..

    Kemudian untuk fast moving seperti…Filter udara, baru ganti satu kali, modelnya masih menggunakan elemen kertas kering sehingga sangat mudah dibersihkan saat servis..ban belakang 6 bulan sekali ganti, jatuhnya kurang lebih 10000km, untuk ban depan bisa sampai 9 bulan..Untuk kelistrikan masih original seperti CDI, kiprok, dinamo starter, paling hanya lampu-lampu, aki yang sudah diganti. Untuk speedometer kadang eror, mungkin karena faktor usia.. hanya odometer masih berfungsi dengan baik dan yang bikin takjub kabel speedometer masih original bawaan pabrik. Rantai 6 bulan sekali ganti, itupun hanya ganti rantai nya saja, begitu rantai mulur maximal langsung ganti rantai baru, 3 kali ganti rantai baru ganti gir set..lumayan ngirit kang..hi.hi..

    Bagi saya, Jupiter MX 135 ini bukan lagi sekadar alat transportasi harian, melainkan saksi bisu perjalanan hidup dan bukti nyata komitmen Yamaha dalam menjaga standar kualitas produk terbaik untuk konsumennya. Terima kasih kang iwan yang sudi menerima E mail saya serta Yamaha telah menciptakan produk legendaris yang tidak hanya tangguh dan nyaman, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat selama dua dekade.  Salam produktif, sehat dan waras kang.. Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh…

    Wahhh…suwun cakkk Dwi testimoninya luar biasa. Jadi kalau bisa IWB rekap…berikut beberapa poin yang diutarakan cak Dwi…

    • Jantung Pacu Abadi: Teknologi DiASil Cylinder dan Forged Piston terbukti bukan cuma sekadar gimmick brosur marketing cak. Ketahanannya benar-benar luar biasa

    • Oli Mesin: Ganti oli mesin tiap 3.000 km dan filter oli tiap 6.000 km.

    • Servis Karburator Nyeleneh: Nah, ini yang bikin gemesin. Selama 20 tahun, Kang Dwi baru 4 kali bongkar dan bersihin karburator! Alasannya simpel: “Selama belum brebet, ya belum diservis.” Minumnya pun cuma Pertalite. Setel klep? Baru sekali di tahun 2009! Tapi sampai sekarang suaranya masih alus kaya bayi tidur hhehehe…

    • Sektor Pendingin: 5 tahun awal pakai coolant original, 15 tahun berikutnya hijrah pakai coolant original Toyota. Selama dua dekade, baru 3 kali kuras dan ganti cairan pendingin tanpa ada ubahan sepeser pun di sistem radiator.

    Perawatan Komponen Fast-Moving yang Rasional

    Buat harian PP kerja sejauh 90 km dengan kecepatan rata-rata 70-80 km/jam, keawetan komponen motor sangat bagus :

    • Busi: Baru ganti kemarin setelah 3 tahun pemakaian (tembus 60.000 km!). Warna elektrodanya menunjukkan pembakaran sempurna, bikin konsumsi BBM tetep irit tembus 1:45 km.

    • Filter Udara: Cuma ganti sekali selama 20 tahun karena model kertas keringnya gampang dibersihkan.

    • Ban & Rantai: Ban belakang ganti tiap 6 bulan (sekitar 10.000 km), depan tiap 9 bulan. Rantainya cerdas banget cara ngiritnya—tiap mulur langsung ganti rantai baru, 3 kali ganti rantai baru baru ganti gir set. Dompet aman, hati tenang!

    • Kelistrikan: Masih orisinil joss gandos, mulai dari CDI, kiprok, sampai dinamo starter. Cuma ganti bohlam lampu sama aki aja. Kabel speedometer? Ini sakti, masih bawaan pabrik meskipun rumah jarumnya udah agak ngadat karena faktor usia.

    Last….apa yang dibuktikan oleh Cak Dwi Kuswanto ini bukan sekadar cerita keawetan sebuah mesin motor cak. Ini adalah monumen hidup tentang bagaimana sebuah produk berkualitas tinggi dipadukan dengan owner yang punya “rasa sayang” tulus pada kendaraannya. Yamaha Jupiter MX 135 bukan lagi sekadar alat transportasi komuter buat cak Dwi, melainkan saksi bisu perjalanan hidup, partner kerja setia, dan bukti otentik komitmen pabrikan garpu tala dalam meracik motor legendaris yang tahan banting lintas generasi. Salute buat Cak Dwi! Semoga motornya terus sehat, panjang umur, dan lancar terus menemani rutinitas harian. Kalau sampeyan sendiri piye cak…punya testimoni tentang tunggangan sampeyan ? monggo berikan komennya… (iwb)

  • Breaking !! Yamaha Rilis New YZF Race Model 2027…edian makin Kayak lele cak !!!

    Breaking !! Yamaha Rilis New YZF Race Model 2027…edian makin Kayak lele cak !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha Motor secara resmi mengumumkan pembukaan kran pemesanan untuk YZF-R1 Race Base Model musim 2027 di pasar Jepang per 1 September 2026. Motor yang dirancang khusus untuk kebutuhan kompetisi sirkuit dan balap jalan raya ini dijual dengan sistem order-made (pesanan terbatas) seharga 2.442.000 Yen (sekitar Rp260 jutaan) dan dijadwalkan resmi meluncur pada 26 Februari 2027. Yang menarik cak karena motor sudah dibekali winglet…wahhh sangarrr cak. Tapi winglet memang sukses membuat sosoknya makin jadi kayak ikan leleee….

    Sebagai unit Race Base, superbike ini tidak memenuhi syarat legalitas jalan raya (non-street legal). Seluruh komponen kelengkapan lalu lintas dicopot langsung dari pabrik untuk mereduksi bobot dan mempermudah tim balap melakukan modifikasi bodi (racing fairing).

    Komponen standar yang dilepas:

    • Lampu utama (headlamp), lampu posisi, dan lampu belakang

    • Lampu sein (flasher), spion, dan klakson

    • Fender / spakbor belakang dan pelindung lumpur

    • Jok serta footstep pembonceng

    • Tool kit bawaan dan setrip grafis bodi

    ” Gambaran sosok nanti….”

    Sebagai kompensasi, Yamaha menyertakan paket peningkat performa balap khusus yang dikirimkan terpisah dari unit motor:

    1. Wire Harness Set: Kabel bodi khusus kelistrikan sirkuit.

    2. ECU Balap & Software F.I. Matching: Konsumen wajib memilih salah satu dari dua opsi spesifikasi ECU saat pemesanan:

      • Spesifikasi SBK: Disesuaikan untuk regulasi kelas JSB1000 atau EWC (World Endurance Championship).

      • Spesifikasi SST: Disesuaikan untuk regulasi kelas ST1000 atau Stock Superbike.

    YZF-R1 Race Base tetap mengandalkan karakter khas mesin 997 cc, 4-silinder segaris, DOHC, berpendingin cairan dengan teknologi Crossplane Crankshaft (CP4). Mesin ini menyemburkan tenaga maksimum 200 PS (147 kW) pada 13.500 rpm dan torsi puncak 113 Nm pada 11.500 rpm.

    Sektor sasis dan pengereman mendapat peningkatan fitur yang diturunkan langsung dari pengembangan YZF-R1 edisi terbaru:

    • Winglet Karbon Aero: Penggunaan aerodynamic winglet berbahan serat karbon di area front cowl yang diadopsi dari teknologi Yamaha YZR-M1 MotoGP untuk memberikan downforce tambahan pada roda depan saat akselerasi tinggi.

    • Pengereman Brembo Stylema: Sektor pengereman depan mengandalkan kaliper monoblok Brembo Stylema yang dipadukan dengan radial master cylinder Brembo guna menyajikan daya cengkeram instan serta fading resistance yang stabil.

    • Suspensi KYB Independent Damping: Peredam kejut depan KYB mengusung mekanisme pemisah fungsi redaman tekan (compression) dan balik (rebound) di sisi kiri dan kanan untuk pengendalian sasis yang presisi di sirkuit.

    Last….langkah Yamaha menghadirkan YZF-R1 Race Base 2027 menjadi bukti komitmen pabrikan garputala dalam mendukung penjenjangan balap privatir maupun tim profesional di tingkat nasional hingga internasional. Karena ini adalah versi race base cak….motor ini memang tidak akan sama seperti versi jalan raya. Apakah akan masuk Indonesia ?? kayaknya sih negatif cak…sayang sekali….(iwb)

    Tabel Spesifikasi Teknis Yamaha YZF-R1 Race Base

    Parameter Detail Spesifikasi
    Mesin 997 cc, 4-Stroke, DOHC, 4-Katup, Parallel-4 (Crossplane)
    Bore × Stroke 79,0 mm × 50,9 mm
    Rasio Kompresi 13,0 : 1
    Tenaga Maksimum 147 kW (200 PS) / 13.500 rpm
    Torsi Maksimum 113 Nm (11,5 kgf·m) / 11.500 rpm
    Dimensi (P × L × T) 2.055 mm × 690 mm × 1.165 mm
    Jarak Sumbu Roda (Wheelbase) 1.405 mm
    Tinggi Jok 761 mm
    Bobot Basah 201 kg
    Kapasitas Tangki BBM 17,0 Liter (Bensin Oktan Tinggi)
    Transmisi Manual 6-Percepatan (Constant Mesh)
    Sistem Pengereman Depan: Cakram Ganda (Brembo Stylema) | Belakang: Cakram Tunggal
    Ukuran Ban Depan: 120/70ZR17M/C | Belakang: 190/55ZR17M/C
    Harga Resmi (Jepang) 2.442.000 Yen (Termasuk Pajak)

     

  • Ini alasan Kenapa Yamaha YZF-R2 Menggunakan Sasis Steel Tube Diamond, Bukan Deltabox !!

    Ini alasan Kenapa Yamaha YZF-R2 Menggunakan Sasis Steel Tube Diamond, Bukan Deltabox !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..masih superhot seperti yang sampeyan tahu bahwa Yamaha India resmi merilis generasi tengah antara R15 dan R25. Generasi yang dipandang mumpuni karena PWR terbaik serta pemilihan mesin 1 silinder DOHC bukan lagi SOHC. Artinya ini adalah new engine. Dengan mesin baru…tentu dibutuhkan sasis baru. Nahh sektor inilah yang membuat sampeyan banyak komen….kenapa sasisnya berubah menggunakan model tubular atau bahasa teknisnya Steel Tube Diamond. Kenapa bukan deltabox seperti adiknya yang jelas malah terlihat lebih padat. Inilah yang akan IWB bahas….dan ini cak ternyata alasannya !!

    Yamaha India saat ini memang pada kondisi sulit karena gacoan mereka R15 mendapatkan tekanan besar dari para rival seperti KTM serta Hero dan Bajaj cak. Kondisi ini makin berat karena mereka harus dituntut meracik motor yang powerfull namun tetap terjangkau. Artinya engineering tidak banyak mendapatkan ruang yang luas untuk ekspansi teknis karena tekanan cost. Sebab makin besar biaya produksi maka banderol motor juga akan ikut terkerek. Dan itulah yang ternyata juga menjadi dasar bagi engineering Yamaha memilih sasis Steel Tube Diamond. Tentu saja itu baru satu komponen keputusan diluar alasan teknis lainnya….

    Yup…ini merupakan langkah strategis yang didasari oleh pertimbangan harga, efisiensi bobot, rekayasa struktur, dan fleksibilitas berkendara cak. Berbeda dari adiknya, YZF-R15, yang mengedepankan karakter balap sangat kaku lewat Deltabox, YZF-R2 dirancang dengan target bobot rangka bersih yang sangat ringan, yakni hanya sekitar 14 kg. Alhasil cak…Angka tersebut berhasil menekan bobot isi (kerb weight) motor secara keseluruhan hingga berada di kisaran 149 kg, sehingga rasio daya banding bobotnya (power-to-weight ratio) menjadi sangat kompetitif di kelas 200cc. Jika menggunakan sasis Deltabox aloi aluminium tebal untuk mengakomodasi ukuran mesin 200cc, bobot total diproyeksikan akan bertambah akibat kebutuhan struktur titik tumpu (mounting) yang lebih besar…

    Sasis R2
    Sasis R15

    Insinyur Yamaha memanfaatkan mesin 204cc DOHC silinder tunggal milik YZF-R2 sebagai elemen stres pendukung (stressed-member) yang terhubung melalui sistem four-point engine mounting, sehingga rigiditas torsional seimbang dapat tercapai tanpa memerlukan konstruksi balok ganda aluminium yang lebar. Penggunaan sasis tubular ini juga memberikan efisiensi pengemasan (packaging) kompartemen yang jauh lebih baik, membiarkan posisi airbox, tangki bahan bakar, dan komponen elektronik tertata rapi tanpa membengkakkan lebar bodi motor. Hasilnya, geometri ergonomi motor tetap ramping untuk penggunaan harian di lalu lintas padat, serta tidak terasa terlalu kaku (harsh) saat melintasi jalan raya bergelombang.

    • Sasis steel tube diamond pada Yamaha R2 dirancang khusus hingga memiliki bobot rangka bersih hanya 14 kg.

    • Dengan konfigurasi ini, total bobot isi (kerb weight) YZF-R2 dapat ditekan hingga 149 kg.

    • Jika menggunakan sasis Deltabox aloi aluminium tebal untuk mengakomodasi ukuran mesin 200cc, bobot total diproyeksikan akan bertambah akibat kebutuhan struktur titik tumpu (mounting) yang lebih besar.

    2. Penggunaan Mesin Sebagai Elemen Stres (Stressed-Member Engine Mount)

    • Rangka diamond pada R2 memanfaatkan mesin 204cc DOHC silinder tunggal sebagai komponen penguat kekakuan sasis (stressed-member).

    • Yamaha menerapkan sistem four-point engine mounting (empat titik tumpu) dengan dudukan tambahan yang terinspirasi dari geometri YZF-R6.

    • Sistem ini memberikan rigiditas torsional seimbang tanpa memerlukan konstruksi twin-spar balok ganda lebar ala Deltabox.

    3. Pengemasan Kompartemen & Kepraktisan Harian

    • Sasis tubular diamond memberikan ruang yang lebih fleksibel untuk penempatan boks filter udara (airbox), jalur kabel elektronik (TC & YRC), serta tangki bahan bakar tanpa memperlebar ukuran profil bodi.

    • Rangka ini mempertahankan profil motor agar tetap ramping (slim) dan lincah untuk penggunaan di lalu lintas padat (daily commuting), tidak sepedas atau selebar motor ber-sasis Deltabox.

    4. Penyesuaian Efisiensi Biaya di Segmen 200cc

    • Di pasar India, YZF-R2 diposisikan langsung berhadapan dengan rival seperti KTM RC 200.

    • Menghindari biaya manufaktur cetakan aluminium Deltabox yang tinggi memungkinkan Yamaha mengalihkan alokasi anggaran ke fitur elektronik kelas atas, seperti:

      • Bi-directional Quickshifter generasi ke-3.

      • Layar TFT 5 inci dengan navigasi.

      • Yamaha Ride Control (YRC) 3 mode berkendara & Traction Control.

    Last….penghematan biaya produksi dari absennya cetakan aloi aluminium Deltabox dialokasikan secara tepat oleh Yamaha untuk memperkaya fitur elektronik YZF-R2. Langkah ini membuat YZF-R2 mampu bersaing ketat dengan rival di kelasnya dengan membawa fitur premium seperti Bi-directional Quickshifter, panel TFT 5 inci dengan navigasi, hingga sistem keselamatan Yamaha Ride Control (YRC) dan Traction Control. Oleh karena itu, peralihan menuju sasis steel tube diamond pada Yamaha YZF-R2 bukanlah sebuah penurunan spesifikasi, melainkan bentuk optimasi rekayasa modern yang menyatukan performa lincah, kenyamanan harian, dan kelengkapan teknologi secara seimbang. Nahh jadi ngono cak….piyee, dari sini wis paham yooo (iwb)

    Perbandingan Sasis: YZF-R15 vs YZF-R2

    Fitur / Spesifikasi Yamaha YZF-R15 Yamaha YZF-R2
    Kapasitas Mesin 155cc (SOHC VVA) 204cc (DOHC Finger-Follower)
    Tipe Sasis Deltabox (Aluminium Spar) Steel Tube Diamond Frame
    Bobot Rangka 16–17 kg 14 kg
    Tumpuan Mesin Dual-hangers 4-Point Stressed Member
    Karakter Utama Rigiditas tinggi khas balap Ringan, rigiditas terukur, lincah

  • Breaking !! Yamaha YZF-R2 Goncang Dunia…Power Tembus 26,5PS, Speedometer full color !!

    Breaking !! Yamaha YZF-R2 Goncang Dunia…Power Tembus 26,5PS, Speedometer full color !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnya penantian sampeyan terjawab cakkk. Yamaha Motor India resmi menggebrak pasar roda dua global dengan meluncurkan Yamaha YZF-R2 sebagai jawaban atas teka-teki lini entry-level supersport yang bertugas mengisi celah performa dan harga antara R15 V4 dan R25 atau R3. Langkah ini menegaskan komitmen Yamaha dalam menghadirkan platform motor sport bernuansa balap murni namun tetap ramah untuk penggunaan harian. Bukan sekadar R15 yang ditambahi kapasitas mesinnya atau hasil bore-up semata, YZF-R2 hadir dengan penggarapan total pada platform mesin serta sasis yang dirancang sangat presisi. Seperti apa detilnya ? simak penjabaran IWB berikut ini…

    Yamaha akhirnya resmi merilis generasi terbaru mesin 200cc fairing dalam upaya mereka menghadapi pasukan KTM, Bajaj ataupun Hero cak. Dapur pacu motor ini mengusung mesin 204cc 1-silinder DOHC 4-katup berpendingin cairan yang meninggalkan sistem katup VVA SOHC milik R15 dan beralih mengadopsi Finger-Rocker Arm Valve Train yang diturunkan langsung dari superbike Yamaha YZF-R1. Penggunaan mekanisme finger follower ini efektif meminimalkan massa inersia katup pada putaran tinggi sehingga kurva tenaga terus mengisi hingga redline tanpa risiko timbulnya gejala valve float. Nahh menarik tooo…

    Screenshot

    Mesin dengan rasio kompresi 11.5:1 ini mampu memuntahkan tenaga puncak hingga 26.5 PS pada 10.000 rpm serta torsi maksimal 19.1 Nm pada 8.000 rpm. Selain itu, dinding silinder bermaterial die-cast aluminum silicon mendapat perlakuan finishing mirror-finish sehalus cermin untuk pelepasan panas yang jauh lebih optimal sekaligus mereduksi gesekan ring piston. Penyaluran tenaga motor juga semakin responsif berkat hadirnya Electronic Control Throttle atau Ride-by-Wire yang memungkinkan integrasi 3 Mode Berkendara yaitu Street, Sport, dan Rain, disempurnakan pula oleh kehadiran Assist & Slipper Clutch untuk memperhalus efek engine brake saat downshift agresif….

    1. Dapur Pacu Baru: 204cc DOHC & Teknologi Finger Rocker Arm

    Yamaha menyematkan mesin 204cc, berpendingin cairan, 4-tak, 4-katup, 1-silinder DOHC. Output tenaga diukur langsung pada poros engkol (crank axle):

    • Tenaga Puncak: 19,5 kW (26,5 PS) pada 10.000 rpm

    • Torsi Puncak: 19,1 N·m pada 8.000 rpm

    Grafik dyno pada presentasi memperlihatkan lonjakan kurva tenaga (Power) dan torsi (Torque) YZF-R2 yang signifikan di sepanjang rentang RPM jika dibandingkan dengan garis kurva milik Yamaha R15.

    Rincian Komponen Mesin:

    • Valve System: Menggunakan teknologi Finger rocker arm DOHC untuk reduksi gesekan dan stabilitas di putaran tinggi.

    • Cylinder: Silinder DiASil bertekstur mirror-finished dengan rasio kompresi tinggi 11,5:1.

    • Intake System: Mengadopsi Electronic Controlled Throttle body (ETV / Ride-by-Wire).

    • Air Cleaner Box: Dirancang khusus untuk memunculkan Exciting intake sound.

    • Muffler: Sistem pembuangan disetel untuk menghasilkan Heavy exhaust sound.

    • Clutch & Lubrication: Dilengkapi sistem Assist & Slipper (A&S) Clutch serta Semi-dry sump lubrication.

    Gebrakan terbaik Yamaha juga terlihat jelas pada sektor sasis dan bobot kendaraan. Memadukan sasis high-tensile steel diamond frame dengan swingarm berbahan aluminum die-cast, Yamaha YZF-R2 memiliki curb weight hanya 149 kg yang menjadikannya 2,8 kg lebih ringan ketimbang R15 V4 sehingga berdampak langsung pada power-to-weight ratio yang amat responsif. Bayangin cak..lebih enteng dari mesin 150cc…ediann tenan !!

    Yamaha YZF-R2 memiliki Wet Weight (bobot isi) sebesar 149 kg, sehingga menghasilkan Power-to-Weight Ratio sebesar 5,62 kg/PS. Yamaha mengklaim angka PWR ini memberikan respons akselerasi terbaik di kelasnya (Class-leading acceleration).

    Sektor Spesifikasi & Fitur Teknis
    Sasis / Frame High-tensile steel tube frame
    Lengan Ayun (Rear Arm) Pivot-mount Aluminum die-cast rear arm
    Pengereman Depan Radial-mounted 4-pot caliper dengan piringan cakram tunggal floating $\Phi 282$ mm
    Sistem Pencahayaan LED position light dengan desain fasia khas Yamaha R-Series terbaru
    Kokpit / Panel Meter Layar 5-inch full-colored TFT meter dengan fitur turn-by-turn navigation dan konektivitas Y-Connect
    Fitur Elektronik Yamaha Riding Control (YRC) untuk pengaturan karakteristik berkendara

    Karakter flick-ability yang lincah di tikungan didukung oleh wheelbase sepanjang 1.350 mm dan tinggi jok 810 mm. Sektor kaki-kaki dikawal oleh suspensi depan upside down yang dijepit kaliper rem radial-mount 4-piston serta piringan cakram floating 282 mm. Tidak hanya itu….biker juga disuguhkan layar 5-inch Color TFT Display multifungsi yang terkoneksi dengan aplikasi Yamaha Y-Connect untuk menampilkan notifikasi telepon, shift light, hingga telemetry data dasar. Sementara itu, varian tertinggi Yamaha R2M mendapatkan keunggulan tambahan berupa fitur penyetelan preload pada suspensi depan dan belakang serta tuas rem dan kopling yang dapat disesuaikan hingga 5 tingkat jangkauan….

    Last…Di pasar India, Yamaha YZF-R2 akan bersaing langsung dengan KTM RC 200 dan Hero Karizma XMR di segmen sportbike fairing 200cc. Yamaha Motor India secara resmi merilis Yamaha YZF-R2 dalam 3 varian (tipe) utama dengan 5 pilihan warna. Motor ini dipasarkan dengan skema harga ex-showroom India mulai dari Rs 2,30,500 hingga Rs 2,53,000 (sekitar Rp43 juta hingga Rp47,3 juta rupiah jika dikonversi langsung). Sebuah motor standart baru Jepang dikelas 200cc mengingat rem sudah radial 4 piston serta speedometer full color. Apakah model ini akan masuk Indonesia ?? jelas kalau harganya segitu malah akan membunuh R15 mengingat banderol R15 V4 ditanah air sudah pada kisaran 40 jutaan. Piye menurut sampeyan cak ?? cakeppp oraaa ?? (iwb)

     

     

     

     

  • Yamaha new X-MAX 300 Tech MAX Gempur Malaysia…harganya ngiluu !!

    Yamaha new X-MAX 300 Tech MAX Gempur Malaysia…harganya ngiluu !!

    Iwanbanaran.com – Caaakkk…piye kabare sampeyan? Muga-muga tetep sehat walafiat lan terus juozzz gandozz!! Nah cak, ada kabar super hot dari negeri tetangga, Malaysia. Bertempat di ajang Karnival GenBlu Yamaha, Hong Leong Yamaha Motor (HLYM) secara resmi meluncurkan varian tertinggi matic bongsor mereka, yaitu Yamaha XMAX 300 Tech MAX! Skuter gambot berkapasitas 300cc ini dipasarkan dengan harga RM 28,499 (atau kalau dikonversi ke rupiah sekitar Rp 101 jutaan). Wahh harganya bikin ngilu cakkk. Apakah perbedaan disamping mesin lebih padat dibanding versi 250cc ?? yuk kita intip cak…

    Hong Leong Yamaha Motor (HLYM) secara resmi meluncurkan varian tertinggi dari lini skuter matik bongsornya, Yamaha XMAX 300 Tech MAX, untuk pasar Malaysia. Ini bukan sekadar XMAX standar cak. Varian Tech MAX hadir dalam pilihan warna eksklusif Crystal Graphite lengkap dengan emblem badging Tech MAX khusus. Beberap fitur lan detail material kelas atas yang disuntikkan antara lain:

    • Jok Premium Tech MAX: Menggunakan bahan leather-style dengan bentuk khusus plus penopang pinggang (back support) ekstra untuk kenyamanan touring jarak jauh.

    • Kemasan Faux Suede: Lapisan menyerupai bahan suede sintetis menyelimuti area penutup kompartemen depan.

    • Aluminium Footplate: Dek pijakan kaki sudah dilapisi pelat aluminium berpenampilan elegan.

    • Grip & Detail Khusus: Handgrip eksklusif lan beberapa sentuhan detail yang tidak ada di versi reguler.

    Di balik baju mewahnya, Yamaha XMAX 300 Tech MAX mengusung mesin 1-silinder SOHC Blue Core berpendingin cairan berkapasitas 292.3 cc. Jelas beda dengan versi 250cc yang beredar di Indonesia atau Malaysia sebelumnya cak. Mesin 300cc ini sanggup menyemburkan tenaga hingga 28 PS pada 7.250 rpm dan torsi melimpah mencapai 28.9 Nm pada 5.750 rpm yang disalurkan via transmisi otomatis CVT. Ditambah tangki bensin berkapasitas 13 liter, skuter iki dipastikan makin mantap diajak touring melibas rute antarkota!

    Melirik ke area kokpit, Yamaha menyematkan panel instrumen canggih gabungan layar TFT full-colour 4.2 inci dan layar LCD digital pendukung. Melalui aplikasi Y-Connect, panel TFT ini sanggup terkoneksi ke smartphone untuk menampilkan notifikasi telepon, pesan, kontrol musik, hingga integrasi Garmin Navigation peta digital turn-by-turn secara real-time di layar Dashboard! Dabiar tenan! Untuk sektor penghela daya lan suspensi, XMAX 300 Tech MAX dibekali paket keselamatan dan kenyamanan yang komplet:

    • Traction Control System (TCS) lan Dual-Channel ABS

    • Emergency Stop Signal (ESS)

    • Smart Key System (Kunci Keyless)

    • Suspensi depan telescopic 33 mm & suspensi belakang ganda (preload adjustable)

    • Ban depan 120/70-15 & ban belakang 140/70-14

    • Bagasi bawah jok ekstra luas (muat 2 helm full-face)

    • Pengecasan perangkat via port USB-C

    Last…Hong Leong Yamaha Motor melepas Yamaha XMAX 300 Tech MAX dengan banderol RM 28,499 (belum termasuk asuransi & pendaftaran jalan). Posisi harganya berada di atas XMAX 250 standar yang dijual RM 24,888 di sana. Langkah Yamaha meluncurkan XMAX 300 Tech MAX di Malaysia jelas memanjakan para pecinta maxi-scooter yang menginginkan performa mesin 300cc bertenaga dipadu dengan tampilan lan fitur paling kasta tertinggi. Pertanyaannya… seandainya Yamaha Indonesia (YIMM) juga menghadirkan versi XMAX 300 Tech MAX dengan fitur lan jok kemasan premium seperti ini untuk pasar Indonesia, kira-kira menarik lan bakal dilarisi penyuka matic bongsor tanah air ora cak? kayaknya sih harga nggak nguber kieee…piye menurut sampeyan ?? (iwb)