Category: Racing

  • Pertempuran Mugello 2026: Veda Berjuang keras, Finis P8 Hanya Terpaut 1 Detik dari Juara !!

    Pertempuran Mugello 2026: Veda Berjuang keras, Finis P8 Hanya Terpaut 1 Detik dari Juara !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Seri ketujuh Kejuaraan Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Mugello kembali menyajikan salah satu balapan paling menegangkan musim ini. Di tengah dominasi motor-motor bermesin KTM, pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), sukses mencuri perhatian lewat penampilan taktis dan penuh nyali untuk mengamankan posisi finis 10 besar. Yup Veda Ega Pratama, Finis P8 Hanya Terpaut 1 Detik dari Juara !!

    Berdasarkan data klasifikasi resmi….balapan sepanjang 17 lap ini berlangsung sangat rapat akibat efek slipstream konstan di lintasan lurus Mugello yang panjang. Veda Ega Pratama yang mengendarai motor nomor #54 berhasil finis di posisi ke-8 (P8). Pencapaian luar biasa terlihat dari margin waktu yang sangat tipis. Veda menyentuh garis finis dengan total catatan waktu yang hanya terpaut +1.081 detik dari sang pemenang balapan, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo). Jarak yang sangat ketat ini membuktikan bahwa Veda sepanjang balapan terus berada di dalam rombongan utama (leading group) dan aktif bertarung memperebutkan podium hingga tikungan terakhir. Di belakangnya, Veda sukses menahan gempuran pembalap tangguh seperti Joel Kelso (P9) dan Jesus Rios (P10).

    Sirkuit Mugello dikenal memiliki lintasan lurus utama sepanjang 1.141 km yang menjadi tantangan besar bagi motor Honda NSF250RW milik Honda Team Asia dalam menandingi akselerasi KTM. Namun, data menunjukkan bahwa Veda mampu meminimalkan kelemahan tersebut dengan cerdik. Kecepatan puncak (Top Speed) tertinggi yang berhasil ditembus oleh Veda selama akhir pekan ini tercatat mencapai 244.3 km/jam. Melalui strategi penempatan posisi yang presisi dan pemanfaatan tow (curi angin) dari pembalap di depannya, Veda berhasil menjaga top speed motornya tetap setara dengan rombongan depan Honda lainnya (seperti Adrian Fernandez dan David Almansa), serta hanya kalah tipis dari catatan absolut motor KTM yang berada di kisaran 246–247 km/jam. Walaupun pada akhirnya Veda harus mengakui top speed Pini yang tembus 252,9 km/jam disaat Veda tembus 249,4km/jam..

    Kunci keberhasilan Veda menembus posisi 8 besar adalah konsistensi ritme balapnya yang sangat solid (pacing).

    • Konsistensi Lap: Mayoritas waktu putaran Veda berada di angka stabil 1 menit 56 detik rendah hingga 1 menit 55 detik tinggi.

    • Manajemen Ban Akhir Balapan: Keunggulan fisik dan manajemen ban Veda terlihat jelas pada 4 lap terakhir. Ketika performa cengkeraman ban mulai menurun drastis, Veda justru sukses mendobrak 1’55.991 detik pada lap 13…ini gilaaa. Kemampuan meredam degradasi ban ini memungkinkannya memenangi duel sengit melawan Joel Kelso tepat saat keluar dari tikungan terakhir, Bucine, menuju garis finis.

    Dengan finis di posisi ke-8, Veda Ega Pratama berhak membawa pulang 8 poin tambahan yang sangat berharga. Tambahan poin dari sirkuit Mugello ini memperkokoh posisi Veda di papan tengah klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Meskipun puncak klasemen masih dipimpin kuat oleh Maximo Quiles (yang pada balapan ini mengalami nasib sial dan hanya finis di posisi ke-11), keberhasilan Veda mencetak poin reguler di tanah Eropa secara beruntun menunjukkan grafik perkembangan yang terus menanjak tajam sebagai pembalap rookie.

    Last…GP Italia 2026 menegaskan kematangan Veda Ega Pratama di atas lintasan. Mampu finis dengan selisih waktu hanya 1.081 detik dari podium puncak di sirkuit teknis sekelas Mugello adalah bukti nyata bahwa talenta emas Indonesia ini memiliki kecepatan dan mentalitas yang setara dengan pembalap top Eropa lainnya. Putaran berikutnya di Litar Balaton Park, Hongaria, akan menjadi pembuktian lanjutan bagi Veda untuk terus mendekati podium impian. Gooo Vedaaa !! (iwb)

    Hasil Lengkap Balapan Moto3 GP Italia 2026 (Mugello)

    • P1  | Brian Uriarte (SPA) – Red Bull KTM Ajo [KTM] | Waktu: 33’07.801

    • P2 | Alvaro Carpe (SPA) – Red Bull KTM Ajo [KTM] | Selisih: +0.418

    • P3 | Hakim Danish (MAL) – AEON Credit – MT Helmets – MSI [KTM] | Selisih: +0.456

    • P4 | Adrian Fernandez (SPA) – Leopard Racing [HONDA] | Selisih: +0.482

    • P5 | Joel Esteban (SPA) – LEVEL UP – MTA [KTM] | Selisih: +0.842

    • P6 | Eddie O’Shea (GBR) – GRYD – MLav Racing [HONDA] | Selisih: +0.970

    • P7 | David Muñoz (SPA) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP [KTM] | Selisih: +1.069

    • P8 🇮🇩 | Veda Pratama (INA) – Honda Team Asia [HONDA] | Selisih: +1.081

    • P9 | Joel Kelso (AUS) – GRYD – MLav Racing [HONDA] | Selisih: +1.085

    • P10 | Jesus Rios (SPA) – Rivacold Snipers Team [HONDA] | Selisih: +1.091

    • P11 | Maximo Quiles (SPA) – CFMOTO Valresa Aspar Team [KTM] | Selisih: +1.202

    • P12 | Matteo Bertelle (ITA) – LEVEL UP – MTA [KTM] | Selisih: +1.285

    • P13 | Marco Morelli (ARG) – CFMOTO Valresa Aspar Team [KTM] | Selisih: +1.351

    • P14 | Scott Ogden (GBR) – CIP Green Power [KTM] | Selisih: +1.569

    • P15 | Guido Pini (ITA) – Leopard Racing [HONDA] | Selisih: +2.330

    • P16 | Ryusei Yamanaka (JPN) – AEON Credit – MT Helmets – MSI [KTM] | Selisih: +5.565

    • P17 | Adrian Cruces (SPA) – CIP Green Power [KTM] | Selisih: +5.596

    • P18 | Valentin Perrone (ARG) – Red Bull KTM Tech3 [KTM] | Selisih: +5.636

    • P19 | Cormac Buchanan (NZE) – CODE Motorsports [KTM] | Selisih: +5.740

    • P20 | Nicola Carraro (ITA) – Rivacold Snipers Team [HONDA] | Selisih: +8.904

    • P21 | Ruche Moodley (RSA) – CODE Motorsports [KTM] | Selisih: +9.679

    • P22 | Zen Mitani (JPN) – Honda Team Asia [HONDA] | Selisih: +26.357

    • P23 | Leo Rammerstorfer (AUT) – SIC58 Squadra Corse [HONDA] | Selisih: +26.435

  • Veda Start dari P13 di Mugello…Jangan Kuatir, jurus Attacking akan dilakukan !!!

    Veda Start dari P13 di Mugello…Jangan Kuatir, jurus Attacking akan dilakukan !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Italia dari posisi ke-13 (baris kelima) setelah sesi kualifikasi (Q2) yang berlangsung ketat di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5/2026). Pembalap Honda Team Asia itu mencatatkan waktu 1 menit 55,548 detik, terpaut 0,686 detik dari David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang merebut pole position. Meskipun start dari posisi yang kurang ideal, analisis mendalam terhadap jalannya Q2 dan karakteristik sirkuit menunjukkan bahwa peluang Veda untuk tampil kompetitif di balapan utama tetaplah besar. Yup….Jangan Kuatir cak, Kans kedepan Terbuka !!

    Berdasarkan data kualifikasi (Q2) Moto3 Mugello 2026 dan situasi di lintasan, Veda Ega Pratama harus puas start dari posisi ke-13 dengan catatan waktu 1 menit 55,548 detik (terpaut +0,686 detik dari David Almansa di posisi pole). Faktor taktis paling krusial pada Q2 kemarin adalah gagalnya sebagian besar pembalap untuk melakukan final run (lap pemungkas). Menjelang menit-menit akhir, mayoritas pembalap melakukan strategi waiting game di pit dan keluar bersamaan untuk mencari slipstream.

    Akibatnya, rombongan besar ini…termasuk Veda cak, terlambat keluar dan tidak sempat melewati garis start/finis sebelum bendera finis (chequered flag) berkibar. Hal ini membuat catatan waktu Veda di awal sesi (percobaan pertama) tidak bisa dipertajam di menit-menit krusial saat kondisi sirkuit biasanya menyediakan grip terbaik. Mugello terkenal dengan trek lurusnya yang sangat panjang (main straight sepanjang 1,1 km). Di Moto3, mendapatkan slipstream (curi angin/towing) di trek lurus ini bisa memangkas waktu hingga 0,5 – 0,8 detik per lap. Nah disini IWB berikan beberapa catatan penting yakni…

    • Jika melihat data waktu parsial (Best Partial Time), Veda sebenarnya memiliki ritme yang konsisten sejak sesi Practice hari Jumat (di mana ia sempat menembus posisi ke-9 untuk lolos langsung ke Q2).

    • Namun di Q2, ketika pembalap seperti David Almansa berhasil mencetak waktu benchmark yang kuat sendirian di awal (1:54,862) dan Hakim Danish mendapat towing yang tepat untuk posisi ke-2, Veda terjebak di grup yang tidak ideal secara positioning di lintasan saat melakukan hot lap.

    Dalam wawancara resminya seusai kualifikasi, Veda mengakui bahwa kondisi cuaca di Mugello sangat panas dan terik. Di kelas Moto3 yang menggunakan motor berkapasitas kecil, suhu aspal yang tinggi sangat memengaruhi performa ban depan dan belakang (ban Pirelli lebih cepat greasing atau kehilangan grip optimum), serta sedikit menurunkan densitas udara yang berpengaruh pada performa maksimal mesin NSF250RW khususnya konsistensi stop and go. Dan dari data cak…secara performa murni, Veda tidak lambat. Jaraknya dari urutan ke-13 ke posisi ke-4 (Brian Uriarte – 1:55,092) hanya berkisar 0,4 detik. Di kelas Moto3 yang sangat kompetitif, kesalahan kecil di satu tikungan atau kehilangan momen slipstream di sektor terakhir langsung membuat posisi pembalap merosot 5 hingga 10 peringkat. Terus gimana peluang Veda hari ini ??

    Meskipun harus start dari grid ke-13 (barisan kelima), peluang Veda di Mugello masih sangat terbuka lebar. Karakteristik sirkuit ini justru diuntungkan oleh posisi start barisan tengah karena:

    • Balapan Rombongan (Group Racing): Mugello hampir selalu menyajikan balapan pack besar di Moto3. Pembalap di posisi belasan bisa dengan cepat merangsek ke rombongan depan memanfaatkan slipstream massal di trek lurus utama setiap lapnya.

    • Modal Positif: Veda punya kenangan manis di Mugello saat menyapu bersih kemenangan (Race 1 & Race 2) di ajang Red Bull Rookies Cup musim lalu. Ia sudah sangat paham titik pengereman terbaik (hard braking) setelah trek lurus panjang Mugello (Tikungan 1 – San Donato) untuk melakukan overtaking.

    Last…Tren performa Veda musim ini menunjukkan bahwa ia adalah comeback king. Dari posisi start buruk di Catalunya (P20), ia finis P8. Dari P17 di Jerez, ia finis P6. Jika ia bisa start dari P13, target finis di P7-P10 sangat realistis, bahkan P5 jika ada insiden di depan. Veda Ega Pratama mungkin gagal menembus 10 besar di kualifikasi cak, tetapi balapan utama adalah cerita yang berbeda. Start dari P13 di Mugello dengan trek lurus super panjang dan sejarah balapan grup yang ketat bukanlah bencana. Kunci utama adalah start yang bersih dan tetap tenang. Mugello adalah trek yang panjang, dan di Moto3, segalanya bisa terjadi di lap-lap akhir. So…mari doakan Veda lancar, gooo merah putihhh !! (iwb)

    Hasil Kualifikasi Moto3 Mugello (Q2) – Posisi 1-14

    Posisi No Pembalap Tim Catatan Waktu Gap
    1 22 David ALMANSA Liqui Moly Dynavolt Intact GP 1’54.862
    2 13 Hakim DANISH AEON Credit – MT Helmets – MSI 1’55.138 +0.276
    3 97 Marco MORELLI CFMOTO Gaviota Aspar Team 1’55.151 +0.289
    4 51 Brian URIARTE Red Bull KTM Ajo 1’55.209 +0.347
    5 28 Maximo QUILES CFMOTO Gaviota Aspar Team 1’55.298 +0.436
    6 64 David MUÑOZ Liqui Moly Dynavolt Intact GP 1’55.365 +0.503
    7 31 Adrian FERNANDEZ Leopard Racing (HONDA) 1’55.379 +0.517
    8 27 Rico SALMELA Red Bull KTM Tech3 1’55.429 +0.567
    9 66 Joel KELSO GRYD – MLav Racing (HONDA) 1’55.498 +0.636
    10 73 Valentin PERRONE Red Bull KTM Tech3 1’55.503 +0.641
    11 54 Jesus RIOS Rivacold Snipers Team (HONDA) 1’55.527 +0.665
    12 83 Alvaro CARPE Red Bull KTM Ajo 1’55.538 +0.676
    13 9 Veda PRATAMA Honda Team Asia (HONDA) 1’55.548 +0.686
    14 18 Matteo BERTELLE LEVEL UP – MTA 1’55.699 +0.837
  • Mugello FP1, Marquez masih ” Kaku”…Fabio melesat !!!

    Mugello FP1, Marquez masih ” Kaku”…Fabio melesat !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Italia di Sirkuit Mugello dimenangkan oleh pembalap tuan rumah, Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati), dengan catatan waktu 1 menit 46,242 detik. Ia unggul 0,369 detik dari Jorge Martin (Aprilia) yang finis di posisi kedua. Sesi yang berlangsung dalam kondisi trek sedikit basah setelah hujan semalam ini menjadi momen kembalinya Marc Marquez ke lintasan setelah absen di Catalunya akibat operasi ganda (bahu dan kaki). Namun, juara bertahan itu hanya mampu finis di posisi ke-14, tertinggal 1,177 detik dari pemuncak klasemen. Yup….Marquez masih ” Karatan ” cak !!

    Marc Marquez menjalani sesi pertamanya sejak operasi bahu dan kaki. Ia finis di posisi 15, tertinggal 1,177 detik. Namun, mengingat kondisinya yang baru pulih, catatan waktu ini masih dalam batas wajar. Marc sendiri mengakui bahwa badannya masih terasa kaku….makanya jadi terkesan tumpul karatan cak. Sedang Pecco Bagnaia, finis di posisi 8 tetapi sempat terjatuh di gravel tikungan 1 pada menit-menit akhir sesi. Beruntung tidak cedera. Pecco Bagnaia, yang merupakan pembalap tuan rumah dan tiga kali juara Mugello (2022, 2023, 2024), finis di posisi 8 dengan gap 0,729 detik. Ia terjatuh di tikungan 1 menjelang akhir sesi, tetapi tidak mengalami cedera serius. Btw IWB sudah siapkan komparasi lap time hari ini dan ternyata tetap jauh banget cak….

    Perbandingan dengan Rekor Lap Mugello

    Kategori Pembalap Catatan Waktu Tahun
    Best Lap Marc Marquez 1’44.169 2025
    Fastest Race Lap Pecco Bagnaia 1’45.770 2024
    FP1 2026 (tercepat) Fabio Di Giannantonio 1’46.242 2026

    Dengan Catatan waktu Di Giannantonio masih lebih lambat 2 detik dari rekor lap absolut Marquez (1’44.169) karena kondisi trek basah. Btw,,,Sesaat setelah sesi selesai, tim medis resmi menyatakan Marquez fit sepenuhnya untuk menjalani sisa akhir pekan ini.

    Sementara Maverick Vinales membawa KTM Tech3, ke posisi empat sebagai pembalap tercepat dari kubu pabrikan Austria. Sementara itu, Jack Miller, yang menunggangi Yamaha bersama tim Prima Pramac, menunjukkan progres positif dengan menempati posisi kelima. Pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), mengawali pekan balapan kandangnya dengan kurang mulus setelah hanya mampu bertengger di posisi ke-14.

    Di barisan belakang, pembalap veteran Cal Crutchlow kembali merasakan atmosfer grid MotoGP setelah absen tiga tahun. Ia hadir untuk menggantikan Johann Zarco di tim Castrol LCR Honda. Crutchlow menutup FP1 di posisi buncit (ke-22) karena masih harus beradaptasi ulang dengan ritme motor kelas utama. Btw Alex Marquez  dan Johann Zarco masih mengalami cedera sehingga absen. Kalau Alex diganti Pirro sedang Zarco digantikan Cal. Berikut hasil FP1 Mugello 2026…Gazzzz Marccccccc…(iwb)

    2026 Italian MotoGP, Mugello – Free Practice (1) Results

    Pos Rider Nat Team Time/Diff Lap Max
    1 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP26) 1’46.242s 15/17 352k
    2 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP26) +0.369s 14/15 358k
    3 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.438s 17/17 356k
    4 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.452s 15/17 356k
    5 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.502s 15/17 352k
    6 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.552s 14/16 360k
    7 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP25) +0.674s 5/11 350k
    8 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP26) +0.729s 6/13 355k
    9 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.830s 17/17 352k
    10 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +0.996s 11/15 352k
    11 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.004s 10/15 355k
    12 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +1.035s 15/17 359k
    13 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.150s 13/17 356k
    14 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP26) +1.173s 11/17 360k
    15 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP26) +1.177s 10/13 352k
    16 Michele Pirro ITA BK8 Gresini Ducati (GP25) +1.180s 13/15 347k
    17 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.206s 10/13 362k
    18 Diogo Moreira BRA Pro Honda LCR (RC213V)* +1.278s 5/16 359k
    19 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.308s 4/10 347k
    20 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.501s 8/12 354k
    21 Toprak Razgatlioglu TUR Pramac Yamaha (YZR-M1)* +1.823s 5/17 355k
    22 Cal Crutchlow GBR Castrol Honda LCR (RC213V) +3.671s 16/16 350k

    Jadwal Selanjutnya (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Sabtu, 30 Mei FP2 15.10
    Sabtu, 30 Mei Kualifikasi 17.50
    Sabtu, 30 Mei Sprint Race 20.00
    Minggu, 31 Mei Warm Up 14.40
    Minggu, 31 Mei Race 19.00
  • Kejutan !! Cal Crutchlow Kembali ke LCR Honda…Gantikan Johann Zarco !!

    Kejutan !! Cal Crutchlow Kembali ke LCR Honda…Gantikan Johann Zarco !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Kejutan datang dari paddock MotoGP menjelang seri Italia di Sirkuit Mugello. Tim LCR Honda secara resmi mengumumkan bahwa Cal Crutchlow, pembalap asal Inggris yang sudah pensiun dari balap penuh waktu sejak 2020, akan kembali turun lintasan sebagai pengganti Johann Zarco yang cedera. Keputusan ini diambil setelah Zarco mengalami kecelakaan mengerikan di tikungan 1 Grand Prix Catalunya pekan lalu, yang melibatkan Pecco Bagnaia dan beberapa pembalap lain. Pembalap asal Prancis itu harus menjalani operasi lutut dan dipastikan absen untuk waktu yang tidak ditentukan….

    Kecelakaan di Catalunya menjadi salah satu insiden paling mengerikan musim ini. Zarco terlibat dalam tabrakan multi-pembalap di tikungan pertama, yang mengakibatkan cedera serius pada lututnya.

    “Pertama-tama, saya berharap Johann Zarco cepat pulih. Sebagai pembalap, tidak pernah mudah menghadapi situasi seperti ini,” ujar Crutchlow dalam pernyataan resmi LCR.

    LCR Honda memiliki keterbatasan opsi untuk menggantikan Zarco. Aleix Espargaro (test rider Honda) masih dalam masa pemulihan pasca kecelakaan saat tes awal tahun ini. Sementara Takaaki Nakagami fokus penuh pada pengembangan motor 850cc untuk 2027.

    Pada Rabu (27/5), Crutchlow dilaporkan menjalani tes di Misano sebagai bagian dari persiapan untuk turun di Mugello. Kini, LCR telah mengonfirmasi rencana tersebut.

    “Saat saya menerima telepon untuk menggantikan Zarco, saya merasa terhormat dan tersanjung. Saya harus mencobanya,” kata Crutchlow.

    “Kami tahu ini akan menjadi akhir pekan yang intens, tetapi saya siap memberikan yang terbaik bersama tim dan memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Mari kita lihat bagaimana hasilnya!”

    Nama Cal Crutchlow bukanlah sosok asing pastinya cak. Berikut adalah rekam jejaknya…

    Tahun Peristiwa Catatan
    2011 Debut MotoGP bersama Tech3 Yamaha
    2012 Podium pertamanya di kelas premier
    2014 Pindah ke tim pabrikan Ducati Hanya satu musim
    2015 Pindah ke LCR Honda (tim satelit dengan dukungan pabrikan) Awal hubungan panjang dengan LCR
    2016 Menang di GP Ceko (Brno) Pembalap Inggris pertama yang menang sejak 1981
    2016 Menang lagi di Australia (Phillip Island) Kemenangan kedua musim itu
    2018 Menang di Argentina Kemenangan ketiga dan terakhir
    2020 Pensiun dari balap penuh waktu Setelah 6 tahun bersama LCR
    2021-2023 Test rider Yamaha Beberapa kali jadi pengganti pembalap
    2023 Penampilan terakhir dengan Yamaha di GP Jepang Finis P13 (poin)

    Crutchlow juga pernah menjadi test rider Yamaha, tetapi cedera tangan dalam beberapa tahun terakhir memaksanya mengurangi aktivitas balap.

    Lucio Cecchinello, bos tim LCR, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Crutchlow.

    “Kami semua bersama Johann Zarco dan mendoakan pemulihannya yang cepat. Dalam upaya kami untuk menggantikan Johann, kami merasa beruntung bisa mengandalkan mantan pembalap kami, Cal Crutchlow, dengan siapa kami berbagi banyak momen hebat dan selalu menjaga ikatan yang kuat.”

    “Kami berterima kasih atas ketersediaannya, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memanfaatkan waktu kebersamaan ini sementara Zarco pulih.”

    Belum diketahui apakah Crutchlow juga akan turun di seri Hungaria pekan depan atau hanya untuk Mugello saja. Dengan pengalaman Crutchlow tiga kali pemenang balapan MotoGP—tim setidaknya mendapatkan pengganti yang kompeten dan tidak perlu menarik pembalap Moto2 yang belum berpengalaman. Bagi Zarco, fokus utamanya kini adalah pemulihan. Setelah operasi dan rehabilitasi, ia diharapkan bisa kembali pada paruh kedua musim jika kondisinya memungkinkan. Pertanyaannya: Masih mampukah Crutchlow, di usia 40 tahun dan dengan cedera tangan yang pernah dialaminya, bersaing di MotoGP yang semakin ketat? Kita akan lihat aksinya di Mugello akhir pekan ini cak….(iwb)

  • ” Lupakan Titel Juara dunia …” seru Marc Marquez !!

    ” Lupakan Titel Juara dunia …” seru Marc Marquez !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez kembali ke lintasan MotoGP akhir pekan ini di Sirkuit Mugello, Italia, setelah absen di seri Catalunya. Namun, juara dunia tujuh kali itu dengan tegas menepis ekspektasi bahwa ia akan langsung mengejar ketertinggalan di klasemen. “Jika saya kembali dengan mentalitas bahwa saya bisa memenangkan kejuaraan ini, saya akan cedera lagi, Jadi mari lupakan titel juara dunia,” ujar Marquez !!

    Marquez saat ini tertinggal 85 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia). Secara matematis, ia masih memiliki peluang. Namun, secara fisik dan mental, ia memilih jalur yang lebih realistis.

    “Sekarang bukan saat yang tepat. Sekarang saya dalam mentalitas untuk membangun kembali masa depan saya, karena dengan cara saya berkendara di balapan pertama, saya tidak bisa melanjutkan. Mari kita lihat apakah di balapan mendatang saya dapat membangun kembali lengan kanan saya, dan dari titik itu saya tahu kecepatan akan datang. Tapi pertama-tama, saya harus merasa baik dengan kondisi fisik saya. Cedera Kaki itu ‘peanuts’ (remeh temeh). Kaki tidak masalah. Saya sudah siap untuk balapan di Catalunya (jika tidak ada masalah bahu). Yang menjadi batasan terbesar saya selama beberapa bulan terakhir adalah bahu. Saya bekerja sangat keras. Pada 2025, saya bisa berkendara dengan baik. Tapi kecelakaan di Indonesia itu menghantam bahu kanan lagi yang merupakan titik lemah saya, dan sekarang kami mengeluarkan beberapa material dari dalam. Saya tidak tahu, dokter tidak tahu, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi saya tahu saya akan berusaha, dan jika saya perlu berusaha, saya harus berada di atas motor. Cara termudah adalah tinggal di rumah dan kembali dalam tiga atau empat balapan. Tapi saya tidak takut untuk menghadapi situasi dengan cara yang baik, dan selalu berusaha untuk segera membaik.” tutup Marc…

    Pernyataan Marquez ini adalah pengakuan realistis bahwa gelar juara dunia 2026 mungkin sudah di luar jangkauannya. Dengan defisit 85 poin dan ia sendiri mengakui bahwa ia belum bisa berkendara 100%, target yang lebih masuk akal adalah:

    • Menyelesaikan setiap balapan tanpa cedera tambahan

    • Mengumpulkan poin secara konsisten untuk membantu Ducati di klasemen konstruktor

    • Mempersiapkan diri untuk 2027 – era regulasi 850cc di mana ia diperkirakan akan tetap bersama Ducati

    Pernyataan ini juga meredakan tekanan bagi rekan setimnya, Pecco Bagnaia, yang kini menjadi andalan utama Ducati untuk mengejar Aprilia. Namun, tanpa Marquez yang kompetitif, beban Bagnaia semakin berat. Sementara itu, Aprilia (Bezzecchi dan Martin) serta KTM (Acosta) bisa bernapas lega. Salah satu pesaing terberat mereka memilih untuk tidak memaksakan diri mengejar gelar. Piye menurut sampeyan cak….percaya sama omongan Marquez ora ? (iwb)

    Jadwal MotoGP Italia (Mugello) 2026 (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Jumat, 29 Mei FP1 15.45
    Jumat, 29 Mei Practice 20.00
    Sabtu, 30 Mei FP2 15.10
    Sabtu, 30 Mei Kualifikasi 17.50
    Sabtu, 30 Mei Sprint Race 20.00
    Minggu, 31 Mei Race 19.00

  • Alex Marquez akui Kaget Acosta melambat…” Aku Beruntung ” !!

    Alex Marquez akui Kaget Acosta melambat…” Aku Beruntung ” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, akhirnya buka suara untuk pertama kalinya mengenai kecelakaan mengerikan yang menimpa dirinya di Grand Prix Catalunya beberapa pekan lalu. Dalam video YouTube terbarunya, adik dari Marc Marquez itu mengungkapkan detail detik-detik setelah insiden serta proses pemulihan yang berat. Kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta (KTM) di tikungan 10 Sirkuit Barcelona-Catalunya membuat pembalap asal Spanyol itu menderita beberapa patah tulang. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit di Barcelona pada Minggu malam setelah balapan, menjalani operasi, dan baru diperbolehkan pulang pada Senin sore. Akibat cedera ini, Alex Marquez dipastikan absen di GP Italia (Mugello) akhir pekan ini dan kemungkinan juga seri Hungaria pekan depan. Alex Marquez akui Kaget Acosta melambat…” Aku Beruntung ” !! serunya…

    Dalam video tersebut, Alex Marquez mengaku tidak mengingat secara detail insiden yang menimpanya. Ia hanya memiliki kilasan ingatan (flashes) tentang kejadian tersebut dimana dia kaget karena Acosta tiba-tiba melambat dan setelah itu tidak teringat sama sekali kejadiannya….

    “Ketika saya tiba di rumah sakit, saya pikir sudah jam 3:30 sore, saat itulah saya mulai mengingat semuanya 100 persen. Dan saya meminta untuk melihat rekaman kecelakaan itu karena saya kurang lebih hanya memiliki kilasan ingatan, tapi tidak mengingatnya 100 persen. Saya ingin melihat seperti apa kecelakaannya. Saat itu, saya benar-benar menyadari betapa beruntungnya saya bisa terhindar dari dinding di sebelah kanan trek, bagaimana saya masuk ke trek pada saat itu, bagaimana saya jatuh… Saat itulah saya menjadi sadar akan semua keberuntungan yang saya miliki.”

    Alex Marquez mengakui bahwa pemulihan dari cedera ini tidak mudah. Ia dipulangkan pada Senin pagi dan langsung bepergian ke Madrid. Sesampainya di rumah, kondisinya memburuk.

    “Saya dipulangkan pada Senin pagi dan bepergian ke Madrid. Sampai di rumah, saya merasa tidak enak badan. Obat-obatan mengurangi rasa sakit, tetapi rasa sakitnya meningkat secara signifikan. Ini bukan cedera di mana, misalnya, tahun lalu Anda melukai jari Anda, lalu Anda jatuh, dan Anda langsung berpikir untuk pulih. Ini adalah kecelakaan di mana dampaknya begitu besar sehingga Anda harus semacam ‘mendarat kembali ke bumi’. Ini adalah proses sekitar satu minggu untuk tubuh kembali normal, dengan rasa sakit yang luar biasa. Bukan soal kapan, tapi bagaimana. Kembali dalam keadaan 100 persen siap dan mengetahui bahwa Anda tidak memiliki cedera apa pun dan Anda dapat memberikan 100 persen di lintasan.”

    Pernyataan ini menunjukkan bahwa Alex Marquez tidak akan terburu-buru. Ia ingin pulih total sebelum kembali menggeber Ducati GP24-nya.

    Last….Absennya Alex Marquez tentu menjadi pukulan berat bagi tim Gresini Ducati. Namun, keselamatan pembalap adalah prioritas utama. Sementara itu, Pedro Acosta (KTM) malah lolos tanpa cedera dalam insiden yang sama. Kecelakaan ini juga menjadi pengingat betapa berbahayanya olahraga MotoGP, di mana sepersekian detik bisa menentukan hidup dan mati. Alex Marquez bisa disebut sebagai salah satu yang paling beruntung dalam insiden horor di Catalunya tersebut. Kita semua tentu berharap Alex Marquez segera pulih dan bisa kembali ke lintasan dengan performa terbaiknya. Semangat Alex !! (iwb)

  • Marquez siap tempur di Mugello…!!!

    Marquez siap tempur di Mugello…!!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Marc Marquez dipastikan akan kembali ke lintasan MotoGP akhir pekan ini di Sirkuit Mugello, Italia, setelah absen di seri Catalunya akibat operasi ganda (kaki dan bahu). Namun, juara bertahan itu menegaskan bahwa ia akan “proceed with all due caution” (melangkah dengan sangat hati-hati). Target utamanya bukanlah kemenangan, melainkan menguji perasaan dan kondisi fisik di atas Desmosedici GP setelah menjalani dua prosedur bedah dalam waktu bersamaan…!!!

    Marquez mengalami kecelakaan keras di sprint race Le Mans yang mengakibatkan patah tulang kaki kanan. Insiden yang sama juga mendorongnya untuk memajukan operasi bahu yang semula dijadwalkan setelah Catalunya.

    Operasi bahu ini penting untuk membebaskan saraf radial yang tertekan di lengan kanannya—masalah yang membuatnya mengendarai motor “hanya dengan satu setengah lengan” sepanjang awal musim.

    “Pemulihan berjalan sesuai rencana. Saya sudah kembali berlatih normal dalam beberapa hari terakhir, dan saya akan turun ke lintasan terutama untuk menguji perasaan sebenarnya dan kondisi fisik saya di atas Desmosedici GP,” ujar Marquez.

    Ia juga menekankan bahwa dirinya akan bergerak dengan hati-hati.

    “Kedua operasi berjalan dengan baik, tetapi kami melangkah dengan penuh kehati-hatian dan akan melakukan pemeriksaan medis akhir di sirkuit.”

    Marquez mengakui bahwa Sirkuit Mugello adalah trek yang luar biasa sekaligus sangat menuntut secara fisik. Namun, dukungan dari para penggemar Ducati (Ducatisti) akan menjadi suntikan motivasi ekstra.

    “Mugello adalah trek yang luar biasa, sejujurnya juga sangat menuntut, tetapi dukungan dari semua Ducatisti akan menjadi dorongan motivasi ekstra untuk tampil baik.”

    Musim lalu, Marquez meraih double victory (kemenangan sprint race dan balapan utama) di sirkuit kebanggaan Ducati ini. Rekan setimnya, Pecco Bagnaia, sebelumnya mendominasi Mugello dengan tiga kemenangan beruntun sebelum “disapu” Marquez di 2025…

    Sementara cak…Pecco Bagnaia datang ke Mugello dengan mental lebih baik setelah meraih podium pertama musim ini di Catalunya—meskipun harus melewati insiden mengerikan di tikungan 1 (tabrakan dengan Zarco) yang berdampak pada pergelangan tangan dan lehernya.

    “Saya siap dan kami terus bekerja keras dengan seluruh tim. Saya tidak sabar untuk turun ke lintasan. Podium di Barcelona setelah balapan terasa aneh, tetapi itu sangat dibutuhkan untuk seluruh kru, terutama setelah hari Minggu yang penuh insiden.”

    Bagnaia juga memuji trek Mugello sebagai salah satu yang terindah di kalender.

    “Tidak banyak yang perlu dikatakan tentang trek ini. Ini salah satu yang terindah di kalender, salah satu di mana melaju kencang benar-benar memberi Anda sesuatu yang ekstra. Lalu ada dukungan dan kasih sayang para penggemar, energi yang luar biasa.”

    Last…Saat ini, baik Marquez maupun Bagnaia berada di posisi yang tidak biasa bagi pabrikan sekelas Ducati. Mereka memulai akhir pekan di posisi kedelapan dan kesembilan klasemen sementara jauh dari puncak yang didominasi Aprilia. Marc Marquez kembali, tetapi bukan sebagai “pembalap yang siap menang”. Ia kembali sebagai prajurit yang sedang dalam masa pemulihan, yang ingin menguji apakah tubuhnya masih mampu mengikuti kerasnya MotoGP. Bagnaia, di sisi lain, butuh konsistensi setelah akhir pekan yang penuh drama di Catalunya. Apakah Mugello akan menjadi titik balik kebangkitan Ducati? Atau akankah Aprilia dan KTM terus mendominasi? Kita akan saksikan akhir pekan ini. Yang pasti, semua mata tertuju pada Marquez apakah ia akan finish, atau akankah kita melihatnya kembali masuk ruang medis? kita pantau terus cak….(iwb)

    Jadwal MotoGP Italia (Mugello) 2026 (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Jumat, 29 Mei FP1 15.45
    Jumat, 29 Mei Practice 20.00
    Sabtu, 30 Mei FP2 15.10
    Sabtu, 30 Mei Kualifikasi 17.50
    Sabtu, 30 Mei Sprint Race 20.00
    Minggu, 31 Mei Race 19.00

  • Veda Ega Pratama di Mugello…Honda siapkan 3 Komponen baru NSF250RW ??

    Veda Ega Pratama di Mugello…Honda siapkan 3 Komponen baru NSF250RW ??

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello akan menjadi saksi putaran ketujuh Moto3 2026 akhir pekan ini. Bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, trek sepanjang 5.245 meter di kawasan Toscana ini bukanlah medan asing. Lebih dari itu, Mugello menyimpan kenangan manis yang bisa menjadi fondasi baginya untuk merebut podium kedua musim ini. Apalagi cak isunya Honda bawa Paket baru buat NSF250 Veda Ega ?? Waaa ikiiii…..

    Memasuki seri Italia, Veda datang dengan bekal berharga yakni isunya motor Honda NSF250R versi upgrade dari HRC dan dua kemenangan beruntun di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 di sirkuit yang sama. Untuk membahas itu cak IWB akan mengajak sampeyan melihat data lengkapnya dibawah ini…

    Klasemen Sementara Moto3 2026 (Pasca Catalunya)

    Peringkat Pembalap Tim (Motor) Poin
    1 Maximo QUILES CFMOTO Gaviota Aspar Team (KTM) 140
    2 Adrian FERNANDEZ Leopard Racing (HONDA) 76
    3 Alvaro CARPE Red Bull KTM Ajo (KTM) 73
    4 Marco MORELLI CFMOTO Gaviota Aspar Team (KTM) 58
    5 Veda EGA PRATAMA Honda Team Asia (HONDA) 58
    6 Valentin PERRONE Red Bull KTM Tech3 (KTM) 56

    Veda kini mengoleksi 58 poin, sama dengan Marco Morelli. Ia juga masih kokoh sebagai pemimpin klasemen Rookie of the Year dengan keunggulan 16 poin dari Brian Uriarte (42 poin).

    Rekam Jejak Sempurna di Mugello

    Tidak banyak pembalap rookie yang bisa mengklaim telah menaklukkan Mugello sebelum naik ke Moto3. Veda adalah salah satu pengecualian.

    Ajang Tahun Race 1 Race 2
    Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 P1 (Juara) P1 (Juara)
    Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024 P5 P8

    Catatan ini menunjukkan bahwa Veda sudah memahami karakter trek Mugello dengan sangat baik, mulai dari titik pengereman, garis balap ideal, hingga manajemen ban di trek yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan lambat.

    Kabar Baik: Paket Upgrade dari HRC

    Menjelang GP Italia cak, isu mengatakan bahwa Honda Racing Corporation (HRC) memberikan perhatian khusus kepada Veda. Melihat performa impresifnya sepanjang awal musim (58 poin, satu podium, dan comeback heroik dari posisi 20 ke 8 di Catalunya), HRC mengirimkan paket upgrade spesifikasi terbaru untuk motor Honda NSF250R miliknya. Ada 3 poin cak yang diduga jadi fokus utama HRC yakni…

    Komponen Upgrade Dampak yang Diharapkan
    Sasis baru Stabilitas lebih baik di tikungan cepat (seperti Arrabbiata 1 & 2)
    Optimasi software elektronik Traksi lebih halus, manajemen ban lebih efisien
    Peningkatan performa mesin (spekulasi) Mengurangi defisit top speed di trek lurus Mugello

    Nahhh untuk peningkatan mesin karena Moto3 menerapkan aturan engine freeze (pembekuan mesin). Setiap pabrikan (seperti Honda dan KTM) harus menyerahkan spesifikasi mesin mereka di awal musim, dan mesin tersebut disegel. Komponen internal mesin seperti piston, kruk as, hingga silinder tidak boleh diubah-ubah sepanjang musim. Namun paket Pabrikan diperbolehkan melakukan update pada perangkat lunak (software) perangkat elektronik. Karena Sirkuit Mugello memiliki trek lurus yang sangat panjang dan membutuhkan top speed tinggi, HRC memberikan formula mapping mesin dan pengapian baru. Tujuannya agar penyaluran tenaga motor Honda NSF250RW milik Veda bisa lebih maksimal keluar di putaran atas demi mengejar ketertinggalan kecepatan dari motor-motor KTM dan CFMoto…

    Jadi Istilah “motor spek baru” atau paket pengembangan baru yang dibawa HRC dari Jepang ke Mugello biasanya meliputi komponen di luar mesin yang tidak disegel. Ini bisa berupa sistem knalpot baru, atau setelan sasis yang dimodifikasi agar motor lebih stabil saat melakukan late braking di sirkuit cepat seperti Mugello. Kira-kira ngono cak…..

    Analisis Trek Mugello: Tiga Sektor Kunci

    Berdasarkan karakteristik sirkuit, Mugello terbagi menjadi tiga sektor dengan tantangan berbeda. Berikut analisis kekuatan dan kelemahan Veda di setiap sektor cak…

    Sektor 1 (Tikungan 1-6): Pengereman Keras dan Chicane Cepat

    Tikungan Nama Karakter Analisis Veda
    T1 San Donato Tikungan kanan cepat setelah trek lurus panjang Late braking adalah senjata utama Veda
    T2-T3 Luco-Pensato Chicane kiri-kanan Perubahan arah cepat, butuh kelincahan motor
    T4-T5 Materassi Chicane kanan-kiri Mirip dengan sektor teknis di Catalunya
    T6 Biondetti Tikungan kanan panjang mengarah ke tanjakan Stabilisasi sasis sangat penting

    Sektor 2 (Tikungan 7-11): Domain Kecepatan Tinggi

    Tikungan Nama Karakter Analisis Veda
    T7 Arrabbiata 1 Tikungan kiri cepat Veda kuat di tikungan cepat
    T8 Arrabbiata 2 Tikungan kanan lebih cepat Upgrade sasis akan sangat membantu
    T9 Scarperia Tikungan kiri mengarah ke turunan Butuh keberanian dan corner speed

    Sektor 3 (Tikungan 12-15): Menentukan Kemenangan

    Tikungan Nama Karakter Analisis Veda
    T10-T11 Sennna Chicane kiri-kanan lambat Akselerasi keluar tikungan kunci menuju T12
    T12 Serpentine Tikungan kanan panjang Butuh traksi sempurna
    T13 Belvedere Tikungan kiri tajam Titik menyalip potensial
    T14-T15 Bucine Chicane kiri-kanan terakhir Penentu akselerasi ke trek lurus utama

    Trek Lurus Utama (Start/Finish): Medan Perang Slipstream

    Dengan panjang 1.141 meter dari tikungan Bucine (T15) ke garis finis, trek lurus Mugello adalah yang terpanjang di kalender Moto3. Di sinilah perbedaan top speed menjadi faktor krusial.

    Aspek Analisis untuk Veda
    Risiko Jika tertinggal di tikungan terakhir, ia akan kehilangan banyak waktu di trek lurus
    Peluang Jika bisa keluar dari T15 dengan slipstream yang baik, ia bisa menyalip di garis finis
    Upgrade HRC Diharapkan mampu mengurangi defisit top speed terhadap KTM

    Tren Performa Veda Musim Ini

    Seri Start Finish Poin Catatan
    Thailand 5 5 11 Debut solid
    Brasil 4 3 16 Podium perdana
    Amerika (COTA) 3 DNF 0 Crash, pelajaran berharga
    Spanyol (Jerez) 24 6 10 Comeback heroik
    Prancis (Le Mans) 6 4 13 Mulai konsisten
    Catalunya 20 8 8 Comeback lagi, +12 posisi

    Veda menunjukkan pola yang jelas: ia selalu bangkit setelah kegagalan. Dari DNF di COTA, ia finis P6 dan P4. Dari kualifikasi buruk di Catalunya (P20), ia finis P8. Di Mugello, dengan start yang lebih baik, target podium sangat realistis….

    Last…Veda Ega Pratama memiliki peluang terbesar musim ini untuk merebut podium di Mugello. Kombinasi antara memori manis kemenangan ganda di Rookies Cuppaket upgrade motor dari HRC, dan tren performa yang terus menanjak menjadi modal berharga. Satu kunci utama yang terpenting tentunya kualifikasi cak. Jika Veda bisa memulai balapan dari baris depan (P1-P8), ia akan terhindar dari risiko kecelakaan di lap pertama dan memiliki kesempatan emas untuk bertarung dengan grup depan sejak awal. Dengan start yang baik dan upgrade motor yang bekerja optimal, Veda Ega Pratama sangat berpeluang besar mengulang kesuksesan podiumnya di Brasil dan sekaligus mengacaukan dominasi motor-motor KTM di barisan depan. Gooo Vedaaa !!! (iwb)

    Prediksi dan Target

    Faktor Pendukung Podium:

    1. Rekam jejak sempurna – 2 kali juara di Mugello (Rookies Cup 2025)

    2. Upgrade motor dari HRC – Sasis baru dan optimasi elektronik

    3. Tren positif – Konsisten di 5 besar dalam 3 seri terakhir

    4. Mental comeback king – Tidak mudah menyerah meski start buruk

    Faktor Penghambat:

    1. Kualifikasi masih menjadi kelemahan – Start di posisi belakang sangat berisiko di Mugello

    2. Dominasi KTM – 5 dari 6 pembalap teratas masih menggunakan KTM

    3. Trek lurus panjang – Jika top speed masih kalah, sulit menyalip

    Target Realistis:

    Target Posisi Kondisi
    Minimal Top 10 Jika kualifikasi buruk (di luar 15 besar)
    Target Top 6 Jika start di posisi 8-12
    Maksimal Podium (Top 3) Jika start di Q2 (posisi 1-8) dan upgrade motor bekerja optimal

    Jadwal Moto3 Italia (Mugello) 2026 (WIB)

    Hari, Tanggal Sesi Waktu
    Jumat, 29 Mei FP1 14:00
    Jumat, 29 Mei Practice 18:15
    Sabtu, 30 Mei FP2 13:40
    Sabtu, 30 Mei Kualifikasi 17:45
    Minggu, 31 Mei Race 16:00

  • Yamaha Pramac Sudah Gilaa…Legenda Bos F1 Ross Brawn ditarik Gabung !!!

    Yamaha Pramac Sudah Gilaa…Legenda Bos F1 Ross Brawn ditarik Gabung !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… kabar megabintang bin kejutan raksasa kembali mengguncang jagat roda dua, khususnya jelang bergulirnya GP Mugello akhir pekan ini. Kalau kemarin kita dihebohkan dengan berita kembalinya Marc Marquez, kali ini ada gebrakan yang gak kalah bikin melongo dari garasi tim Prima Pramac Yamaha. Gak tanggung-tanggung cakk, mereka baru saja resmi merekrut mantan bos besar sekaligus otak jenius dari ajang Formula 1 untuk bergabung ke jajaran direksi mereka. Yup, sambutlah sang maestro… Ross Brawn! Ediaannn, Pramac beneran gak main-main cakk!

    Buat sampeyan yang juga ngikutin balap roda empat, nama Ross Brawn pasti sudah gak asing lagi. Pria asal Inggris berusia 71 tahun ini adalah legenda hidup di F1 dengan koleksi 22 gelar juara dunia (11 gelar konstruktor dan 11 gelar pembalap). Dialah sosok kunci di balik kejayaan Michael Schumacher saat di Benetton dan Ferrari, sosok yang bikin dongeng ajaib Brawn GP juara dunia di tahun 2009, hingga meletakkan fondasi tim Mercedes F1 sebelum pensiun dari manajemen Formula One (FOM) pada 2022 lalu. Lah kok sekarang malah menyeberang ke MotoGP? Iki sing menarik, cakk!

    Di Pramac Racing Limited, Ross Brawn tidak akan bertugas ngoprek mesin M1 di dalam paddock, melainkan ditunjuk sebagai anggota non-eksekutif di jajaran Direksi sekaligus menjadi Penasihat Strategis (Strategic Advisor) pribadi untuk sang pemilik tim, Paolo Campinoti.

    Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, cakk. Sejak Pramac memutuskan hijrah menjadi tim satelit Yamaha di musim 2026 ini, performa mereka memang sedang babak belur. Mengandalkan duet Jack Miller dan juara dunia WorldSBK Toprak Razgatlioglu, tim juara dunia kategori independen ini malah terdampar di dasar klasemen. Motor Yamaha YZR-M1 versi terbaru rupanya masih kelewat jinak dan sulit bersaing, dengan catatan finis terbaik sejauh ini cuma di posisi ke-13.

    Nah, kehadiran Ross Brawn yang punya mentalitas juara dan segudang pengalaman merestrukturisasi tim balap diharapkan bisa membawa angin segar buat internal Pramac. Apalagi, MotoGP bakal menyambut regulasi mesin baru 850cc di tahun 2027 nanti. Pengalaman Brawn yang kenyang makan asam garam perubahan regulasi ekstrem di F1 jelas bakal jadi modal super berharga buat Pramac dan Yamaha.

    Paolo Campinoti sendiri terlihat sangat semringah dengan kesepakatan ini. “Saya sangat bangga menyambut Ross ke Pramac Racing. Selain karier luar biasanya di F1, Ross adalah sahabat yang sangat saya hormati sejak bertahun-tahun lalu. Saya percaya visi, pengetahuan, dan mentalitas juaranya akan memberi kontribusi tak ternilai bagi pertumbuhan Pramac,” ungkap Campinoti bangga.

    Ross Brawn pun gak kalah antusias menyambut tantangan barunya di dunia roda dua. “Dunia motorsport itu selalu tentang orang-orang di dalamnya, kerja sama tim, dan perkembangan yang tiada henti. Saya sangat senang bisa mendukung Paolo dan tim ini, serta berkontribusi lewat pengalaman yang saya miliki,” tutur pria paruh baya tersebut.

    Last… Tren menyeberangnya tokoh-tokoh besar F1 ke MotoGP tampaknya makin masif semenjak Liberty Media (pemilik F1) dalam proses merampungkan proses akuisisi Dorna. Sebelum Ross Brawn ke Pramac, mantan bos tim Haas F1, Guenther Steiner, juga sudah lebih dulu merapat ke tim Tech3 KTM awal tahun ini. Akankah sentuhan dingin dan magis seorang Ross Brawn mampu membangkitkan taji Pramac Yamaha dari keterpurukan? Kita pantau saja perkembangannya ke depan. Pramac Yamaha disuntik otak F1 cakkk… sangarrrr !! (iwb)

  • Breaking !! Marc Marquez dipastikan kembali di Mugello…ini Tantangannya !!

    Breaking !! Marc Marquez dipastikan kembali di Mugello…ini Tantangannya !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… Sebuah kabar gembira datang dari jagat MotoGP. Setelah sempat absen dan membuat para pencinta setianya gigit jari, sang juara bertahan siapa lagi kalau bukan Marc Marque…akhirnya dikonfirmasi bakal kembali turun ke lintasan balap! Yup, Marc dipastikan akan kembali beraksi pada akhir pekan ini di GP Mugello, Italia. Namun tidak akan selalu mulus sebab ada tantangan yang sudah menghadang Marc. Opo kuwiii ?

    Seperti yang kita tahu, Marc Marquez terpaksa melalui fase yang sangat sulit belakangan ini. Seperti tak putus-putus cobaan buat pembalap factory Ducati Lenovo ini. Rentetan kecelakaan ngeri dalam sesi Sprint Race di GP Le Mans pada 8 Mei lalu, Marc mengalami cedera retak tulang kaki kanan yang memerlukan operasi segera.

    Tak cukup sampai di situ, cakk… mumpung sekali jalan, Marc turut melakukan satu lagi operasi pada bahu kanannya. Operasi kedua ini dibuat untuk membuang sekrup yang longgar di dalam bahunya, yang selama ini menekan urat saraf (radial nerve) sehingga mengganggu tunggangannya sepanjang musim 2026. Akibat dari dua operasi besar-besaran tersebut, Marc terpaksa melewatkan atau absen dalam GP Catalunya dua minggu lalu, termasuk sesi tes resmi pasca-balapan. Kosong melompong kursi motor merahnya seminggu lalu, cakk!

    Namun, lewat pengumuman resmi di media sosial tim, desas-desus itu akhirnya menjadi realitas. Marc Marquez is back! Kembalinya Marc ke Mugello ini sangat krusial, bukan cuma untuk dirinya yang kini tertinggal 85 poin di belakang Marco Bezzecchi dalam perebutan takhta kejuaraan, tapi juga buat Ducati Corse. Maklum, Mugello adalah sirkuit keramat alias home race bagi pabrikan asal Bologna tersebut. Kehadiran Marc memastikan tim utama Ducati kembali dengan kekuatan penuh (dua motor merah di atas grid).

    Walau jalan untuk Marc tidaklah semudah yang dibayangkan. Sebelum diizinkan memutar selongsong gas motor Desmosedici GP26 miliknya pada hari Jumat, Marc wajib menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check) yang ketat oleh panel dokter MotoGP pada hari Kamis ini. Di sini nanti baru statusnya akan ditentukan apakah “Fit to Race” atau sebaliknya. Itu dia tantangannya cak. Jadi Kita doakan saja semoga semuanya lolos….

    Sayang di balik berita gembira Marc Marquez, kabar duka justru melanda sang adik, Alex Marquez. Alex dipastikan bakal absen di Mugello akibat cedera patah tulang belakang (vertebra) di dekat leher serta patah tulang selangka (collarbone) setelah terlibat dalam kecelakaan ngeri di Catalunya. Posisi Alex di tim Gresini Racing akan digantikan oleh pembalap penguji setia Ducati, Michele Pirro. Selain Alex, Johann Zarco dari tim LCR Honda turut dikonfirmasi absen karena masih mengantre jadwal operasi akibat kecelakaan di sirkuit yang sama.

    Last… Kembalinya Marc Marquez ke lintasan pastinya akan membuat persaingan di GP Mugello menjadi semakin membara. Setelah Francesco Bagnaia berhasil mengakhiri paceklik podium Ducati Lenovo dengan meraih tempat ketiga di Catalunya (itu pun setelah Joan Mir terkena penalti tekanan ban), kehadiran Marc diharapkan mampu mengembalikan status Ducati sebagai “raja” di kandang sendiri. Pertanyaannya, apakah fisik Marc sudah benar-benar 100% pulih untuk menjinakkan liarnya motor MotoGP di sirkuit secepat Mugello? Sama-sama kita nantikan akhir pekan ini. Marc Marquez kembali cakk, juozzz gandozzz!! (iwb)