Author: Iwanbanaran

  • Gigi Dall’Igna Berikan komen Senjata Ducati 850cc 2027….Sulit ??

    Gigi Dall’Igna Berikan komen Senjata Ducati 850cc 2027….Sulit ??

    Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, akhirnya buka suara mengenai prototipe motor MotoGP 850cc untuk musim 2027. Setelah uji coba perdana yang dilakukan Michele Pirro di Misano, Dall’Igna memberikan kesan positif dan mengonfirmasi bahwa pengembangan akan segera dilanjutkan. Yup…Gigi Dall’Igna Beberkan Senjata Ducati 850cc 2027….Akhirnya Terbongkar !!

    Musim 2027 akan menjadi salah satu era dengan perubahan regulasi paling drastis dalam sejarah MotoGP. Mulai dari penggantian pemasok ban (Pirelli menggantikan Michelin), aturan aerodinamika yang lebih ketat, penggunaan bahan bakar 100 persen terbarukan, pelarangan ride-height device, hingga yang paling signifikan: penurunan kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc.

    Berbicara di sirkuit Jerez menjelang Grand Prix Spanyol akhir pekan ini (24-26 April), Dall’Igna mengungkapkan bahwa uji coba perdana prototipe 850cc berjalan lancar.

    “Kesan pertama saya dengan motor ini sangat baik. Semuanya bekerja dengan baik, dan motor ini siap untuk pengujian lebih lanjut,” ujar Dall’Igna

    Uji coba yang dilakukan Pirro di Misano ini bersifat tertutup, sehingga detail teknis masih sangat terbatas. Namun, pernyataan optimistis dari Dall’Igna menjadi sinyal bahwa Ducati berada di jalur yang tepat menuju era baru.

    Dall’Igna mengonfirmasi bahwa pengujian akan berlanjut “pekan depan” . Tes selanjutnya akan digelar di Sirkuit Mugello dengan Michele Pirro kembali menjadi test rider.

    Yang menarik, pada tes kali ini, Ducati akan menggunakan paket yang hampir lengkap sesuai regulasi 2027:

    • Mesin 850cc baru

    • Aerodinamika baru (lebih sederhana)

    • Tanpa ride-height device

    • Ban Pirelli (versi pengembangan terkini)

    • Bahan bakar 100% terbarukan hasil kolaborasi dengan Shell

    “Dia (Pirro) akan memiliki seluruh paket yang kami miliki saat ini. Mesin 850cc baru, aerodinamika, tanpa alat bantu atau perangkat penyesuaian ketinggian—hampir semuanya,” jelas Dall’Igna.

    Ducati bukan satu-satunya pabrikan yang sibuk mengembangkan motor 850cc:

    Pabrikan Status Pengembangan 850cc Lokasi Tes
    Ducati Sudah tes di Misano, lanjut di Mugello Misano → Mugello
    Honda Akan hadir di Mugello (dengan Takaaki Nakagami) Mugello
    Aprilia Tes perdana pekan depan di Jerez (Lorenzo Savadori) Jerez
    KTM Paling awal, sudah tes sejak Desember 2025 Jerez
    Yamaha Paling lambat, debut 850cc pekan depan di Jerez Jerez

    Aprilia, misalnya, akan melakukan tes perdana motor 850cc mereka pekan depan di Jerez setelah sesi tes resmi MotoGP pada hari Senin. Pembalap uji Lorenzo Savadori akan menjadi orang pertama yang menjajal RS-GP 850cc.

    Sementara itu, Honda juga dipastikan hadir di Mugello pekan depan bersama Takaaki Nakagami, berbagi trek dengan Ducati.

    Dall’Igna menekankan bahwa prototipe yang diuji sudah mendekati spesifikasi final untuk 2027. Tidak adanya ride-height device dan pembatasan aerodinamika menjadi perubahan fundamental yang harus diadaptasi oleh semua pabrikan.

    Namun, pengalaman Ducati dalam mengelola ban dan elektronik selama era 1.000cc bisa menjadi modal berharga. Pertanyaannya: mampukah mereka mempertahankan dominasi di era 850cc?

    Last…kesan positif Dall’Igna terhadap prototipe 850cc adalah kabar baik bagi para penggemar Ducati. Namun, jalan masih panjang. Semua pabrikan masih dalam tahap awal pengembangan, dan persaingan sesungguhnya baru akan terlihat saat semua tim sudah memiliki data yang cukup. Yang jelas, babak baru MotoGP telah dimulai dari dalam garasi cak. Kita akan menyaksikan hasilnya di lintasan mulai Maret 2027….horaaa sabarrr !! (iwb)

  • Jadwal Lengkap Motogp Jerez 2026…Trans7 Akhirnya tayangkan Moto3 ?!

    Jadwal Lengkap Motogp Jerez 2026…Trans7 Akhirnya tayangkan Moto3 ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….setelah melewati jeda panjang pascapenundaan Grand Prix Qatar, MotoGP 2026 akhirnya memasuki seri Eropa perdana. Grand Prix Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto pada 24-26 April 2026 menjadi penanda dimulainya babak baru musim ini .

    Sirkuit Jerez yang legendaris ini akan menjadi panggung pembuktian bagi para pembalap setelah tiga seri pembuka di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat .

    Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026 (WIB)

    Berikut jadwal sesi untuk kelas premier MotoGP dan balapan pendukungnya :

    Jumat, 24 April 2026

    Sesi Kelas Waktu (WIB)
    Free Practice 1 (FP1) Moto3 14:00 – 14:35
    Free Practice 1 (FP1) Moto2 14:50 – 15:30
    Free Practice 1 (FP1) MotoGP 15:45 – 16:30
    Practice Moto3 18:15 – 18:50
    Practice Moto2 19:05 – 19:45
    Practice MotoGP 20:00 – 21:00

    Sabtu, 25 April 2026

    Sesi Kelas Waktu (WIB)
    Free Practice 2 (FP2) Moto3 13:40 – 14:10
    Free Practice 2 (FP2) Moto2 14:25 – 14:55
    Free Practice 2 (FP2) MotoGP 15:10 – 15:40
    Qualifying 1 MotoGP 15:50 – 16:05
    Qualifying 2 MotoGP 16:15 – 16:30
    Kualifikasi Moto3 17:45 – 18:25
    Kualifikasi Moto2 18:40 – 19:20
    Sprint Race MotoGP 20:00 (12 lap)

    Minggu, 26 April 2026

    Sesi Kelas Waktu (WIB)
    Warm Up MotoGP 14:40 – 15:00
    Race Moto3 16:00
    Race Moto2 17:15
    Race MotoGP 19:00 (25 lap)

    Cerita Menarik yang Patut Disimak

    Aprilia Incar Dominasi

    Setelah Marco Bezzecchi memenangkan tiga balapan utama berturut-turut di awal musim, Aprilia datang ke Eropa sebagai pabrikan yang sedang panas. Namun, Jerez adalah sirkuit yang sangat teknis dan sering menjadi “pemeriksa realitas” bagi motor-motor yang dominan. Pertanyaan besarnya: mampukah Aprilia mempertahankan ritme atau Ducati yang akan bangkit? .

    KTM dan Honda Mulai Menunjukkan Taring

    Pedro Acosta (KTM) sudah merasakan kemenangan Sprint Race di Thailand. Sementara Honda mulai menunjukkan perkembangan di beberapa seri terakhir. Jerez akan menjadi indikator awal siapa yang benar-benar siap menantang duet Aprilia di paruh musim Eropa .

    Kabar dari Kelas Bawah

    Di Moto2, perhatian tertuju pada absennya Ángel Piqueras akibat kecelakaan keras di Austin. Posisinya akan digantikan sementara oleh Marcos Ramírez untuk dua seri ke depan. Di Moto3, semua mata tertuju pada Veda Ega…apakah ia bisa melanjutkan momentum ketajaman performanya ? jelas bikin kita penasaran cak…so kita tunggu saja apalagi kabarnya Trans7 akhirnya akan menayangkan race Moto3 pasca Veda menyedot perhatian kita semua…gazzzz Vedaaa !! (iwb)

    Pekan ini, aksi MotoGP bisa disaksikan melalui berbagai platform:

    • Indonesia: Trans7 (free-to-air) dan layanan streaming Vidio .

    • Spanyol: DAZN, Movistar+, dan siaran gratis di Telecinco (race) & BeMad (kualifikasi) .

    • Amerika Latin: ESPN .

    • Amerika Serikat: NBC Sports dan CNBC .

  • “Zen on Wheels”….AHM Ajak lady Bikers Berkendara Tenang dan Fokus !!

    “Zen on Wheels”….AHM Ajak lady Bikers Berkendara Tenang dan Fokus !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 28 jaringan main dealer sepeda motor Honda menggelar kampanye keselamatan berkendara bertajuk “Zen on Wheels”. Program yang berlangsung 13–24 April 2026 ini menyasar 1.796 perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas.

    Berbeda dari kampanye safety riding pada umumnya, “Zen on Wheels” mengusung pendekatan unik: menenangkan pikiran sebelum menguasai jalan. Kata “Zen” sendiri diartikan sebagai kesadaran penuh terhadap kondisi sekitar—sebuah filosofi yang diterjemahkan menjadi gaya berkendara yang tenang, fokus, dan penuh kesadaran di tengah lalu lintas yang dinamis.

    Peserta tidak hanya duduk manis mendengarkan materi. Mereka diajak praktik langsung menggunakan alat simulasi Honda Riding Trainer untuk merasakan teknik berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Tujuannya jelas: membentuk kebiasaan, bukan sekadar keterampilan teknis.

    AHM menyadari bahwa pengendara perempuan kerap menghadapi mental load—perhatian terbagi, aktivitas bersamaan, hingga kebiasaan terburu-buru. Faktor-faktor inilah yang sering memicu risiko kecelakaan. Maka, ketenangan diri menjadi perlindungan pertama sebelum helm dan jaket.

    Puncak kegiatan digelar di AHM Safety Riding Park pada 20 April 2026. Para peserta mendapat materi dari sejumlah narasumber:

    • Laras Dwi Yulia – Instruktur Safety Riding AHM

    • Iptu Wahyu Martono – Kanit Walsus Subditwal & PJR Korlantas Polri

    • Brigitta Hardi – Praktisi yoga

    Uniknya, pendekatan “Zen” diwujudkan melalui sesi yoga dan teknik pernapasan. Peserta belajar bahwa ketenangan di jalan berawal dari ketenangan dalam diri. Teknik pernapasan, menjaga fokus, dan melatih kehadiran penuh menjadi bekal yang tak kalah penting dari kemampuan teknis berkendara.

    Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di Indonesia.

    “Perempuan kini semakin aktif dalam mobilitas sehari-hari. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya memperkuat keterampilan berkendara, tetapi juga mendorong pentingnya ketenangan dan pengendalian diri, agar setiap perjalanan dapat dijalani dengan aman serta percaya diri,” ujar Andy.

    AHM saat ini didukung oleh lebih dari 120 instruktur safety riding, termasuk 14 instruktur perempuan yang tersebar di berbagai daerah. Sejak tahun 2002, lebih dari 31 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara dari Honda.

    Last….melalui semangat Kartini, program “Zen on Wheels” menjadi ruang refleksi bahwa perempuan Indonesia hari ini tidak hanya bergerak maju, tetapi juga melakukannya dengan ketenangan dan kesadaran—baik di jalan maupun dalam kehidupan. Dengan tagline #Cari_Aman, AHM percaya keselamatan berkendara dapat memberikan dampak yang menyenangkan bagi masyarakat Indonesia. Keren AHM…juozzz !! (iwb)

  • PCX – NMAX Killer ??…Kymco G7 2026 Resmi di Rilis, Mesin Hybrid Tenaga 17,8 PS!

    PCX – NMAX Killer ??…Kymco G7 2026 Resmi di Rilis, Mesin Hybrid Tenaga 17,8 PS!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….dunia skutik kembali dibuat heboh, Cak. Pabrikan asal Taiwan, Kymco, sepertinya benar-benar ingin unjuk gigi dengan inovasi teknologi terbarunya. Kalau biasanya kita hanya disuguhi skutik bensin atau listrik murni, kali ini Kymco mengambil jalan tengah yang sangat menjanjikan. Kenalkan, inilah Kymco G7 2026, versi hybrid dari Kymco KRV…PCX – NMAX Killer ??

    Pabrikan otomotif asal Taiwan, Kymco, kembali menggebrak pasar skuter matik (skutik) global dengan memperkenalkan lini terbaru mereka, Kymco G7. Model ini menarik perhatian besar karena mengusung teknologi Hybrid, yang memadukan keunggulan mesin pembakaran internal dengan efisiensi motor listrik dalam platform desain yang agresif.

    1. Mesin Hybrid yang “Nggilani” Performanya

    Inilah bintang utamanya. Kymco G7 menggabungkan mesin bensin konvensional berkapasitas 175cc dengan motor listrik. Perubahan paling signifikan ada di sektor dapur pacu. Kymco G7 mengadopsi sistem Smart Oil-Electric (Hybrid) dengan teknologi Integrated Starter Generator (ISG). Fungsinya ganda: mengurangi getaran dan keausan saat starter, serta memberikan dorongan torsi tambahan saat akselerasi awal atau menyalip.

    Dengan dukungan sistem injeksi KEIHIN generasi keenam, mesin 175,1 cc 1-silinder 4-katup berpendingin cairan ini mampu menghasilkan tenaga 17,8 PS pada 8.000 rpm. Angka ini naik dari pendahulunya (KRV) yang hanya 17 PS.

    Penggunaan sistem hybrid ini tidak hanya bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan responsivitas akselerasi pada putaran bawah (low-end torque), yang seringkali menjadi tantangan pada skutik berkapasitas mesin menengah.

    Bayangkan saja, Cak, skutik kelas 175-180cc tapi tenaganya sudah setara dengan motor sport 150cc ke atas. Torsi bawahnya jangan ditanya lagi, pasti langsung njengat begitu gas dipuntir sedikit. Cocok banget buat kondisi stop-and-go di perkotaan.

    2. Desain Tajam dan Futuristik

    Secara visual, Kymco G7 merupakan evolusi dari garis desain KRV. Bentuknya lebih lancip dan racy. Lampu depan sudah menggunakan teknologi LED dengan sorot mata yang tajam. Menariknya, meskipun auranya sport banget, motor ini tetap mempertahankan dek rata (flat deck). Jadi, selain terlihat keren, fungsionalitasnya buat membawa barang harian tetap juara, Cak!

    3. Handling Stabil dengan Teknologi PTM

    Kymco melakukan pengurangan bobot signifikan pada G7. Melalui analisis topologi dan penggunaan material baru, bobot total motor berhasil dipangkas 8 kg dibanding KRV. Hasilnya, rasio power-to-weight meningkat drastis, membuat motor lebih lincah dan responsif.

    Kymco tetap mempertahankan sistem Independent Swingarm dengan penggerak sabuk (belt) yang terpisah dari mesin, atau yang mereka sebut PTM. Efeknya, distribusi bobot jadi lebih seimbang dan minim getaran. Sensasi berkendaranya diklaim bakal mirip motor sport, lincah banget buat miring-miring di tikungan, Cak.

    4. Fitur Modern yang Melimpah

    Namanya juga motor masa depan, fiturnya nggak tanggung-tanggung:

    • Panel Instrumen TFT: Layar penuh warna yang bisa terkoneksi ke smartphone.

    • Keyless System: Sudah jadi standar wajib motor premium.

    • ABS & TCS (Traction Control): Menjaga keamanan berkendara biar nggak gampang ndlosor di jalan licin.

    5. Fitur Keselamatan Kelas Atas

    Kymco tidak main-main dalam urusan keselamatan. G7 dibekali sensor Bosch IMU (Inertial Measurement Unit) yang mendeteksi pergerakan motor secara real-time dari tiga sumbu. Berkat IMU, motor ini mampu menyematkan:

    • Cornering ABS – pengereman anti-lock tetap stabil saat menikung

    • Cornering TCS – kontrol traksi cerdas cegah ban selip

    Layar 8 Inci

    Di sektor kokpit, pengguna disambut layar LED Full Color 8 inci—ukuran yang tergolong besar untuk skutik. Panel ini mampu menampilkan informasi navigasi, kecepatan, putaran mesin, hingga status sistem hybrid.

    Harga dan Ketersediaan

    Kymco G7 dibanderol 125.800 TWD (sekitar Rp 68,3 juta) di pasar Taiwan. Konsumen yang pre-order mendapat potongan 3.000 TWD. Tersedia dalam pilihan warna: Vibrant Red, Bright Blue, dan Emerald Green.

    Spesifikasi Detail
    Mesin 175,1 cc, 1-silinder, 4-katup, berpendingin cairan + Hybrid ISG
    Tenaga 17,8 PS @ 8.000 rpm
    Suspensi belakang Monoshock horizontal (PTM)
    Fitur keselamatan Cornering ABS + Cornering TCS (berbasis IMU)
    Panel instrumen LED Full Color 8 inci
    Bobot Turun 8 kg dari KRV
    Harga (Taiwan) 125.800 TWD (~Rp 68,3 juta)

    Last….Kymco G7 adalah lompatan teknologi yang cukup berani. Kombinasi mesin hybrid, PTM, IMU, dan layar 8 inci membuatnya sulit ditandingi di kelas skutik sport 150-180cc. Sayangnya, seperti kebanyakan produk Kymco canggih lainnya, G7 kemungkinan besar tidak akan masuk ke Indonesia. Bagi riders Tanah Air, pilihan skutik premium dengan teknologi sebanding mungkin masih harus mengarah ke Honda PCX, Yamaha NMAX, atau yang terbaru. Tapi setidaknya, kita bisa tahu bahwa persaingan di kelas skutik global semakin ketat dan Kymco tidak mau ketinggalan. So..menurut sampeyan apakah G7 akan menjadi NMAX dan PCX killer jika masuk Indonesia ? monggo berikan opininya…(iwb)

     

    Screenshot

     

  • Breaking !! New TVS Ronin 225 Midnight Blue Rilis….Ada yang berubah cak !!!

    Breaking !! New TVS Ronin 225 Midnight Blue Rilis….Ada yang berubah cak !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…baru saja TVS Motor Company Indonesia resmi menyegarkan jajaran produk modern-retro andalannya, TVS Ronin 225. Peluncuran warna baru Midnight Blue ini tidak hanya sekadar ganti cat, tetapi juga menghadirkan tiga pembaruan fungsional pada varian tertinggi (Top Variant/TD). Apa gerangan ???

    Penyegaran ini menjadi strategi TVS untuk terus menjaga momentum Ronin di kelas motor sport 200-250cc yang mulai padat pemain. Dibandingkan varian TD sebelumnya yang hanya tersedia dalam pilihan Nimbus Grey, Midnight Blue hadir dengan sejumlah penyempurnaan:

    Komponen Ubahan
    Jok Desain lebih panjang dan luas untuk kenyamanan pengendara dan pembonceng
    Rear Hugger Model lebih dinamis, fungsi proteksi cipratan air dan kotoran diklaim lebih maksimal
    Plat nomor belakang Desain dudukan baru, lebih kokoh dan selaras dengan aura retro motor

    Fitur Varian Tertinggi Tetap Komplit

    Sebagai varian kasta tertinggi, Ronin Midnight Blue masih membawa paket fitur unggulan yang menjadi nilai jual utamanya:

    • Dual Channel ABS – keamanan pengereman maksimal

    • SmartXonnect – konektivitas panel instrumen dengan smartphone via Bluetooth

    • Slipper Clutch – mencegah ban belakang mengunci saat downshift agresif

    • Glide Through Technology (GTT) – motor merayap di kemacetan tanpa perlu gas

    • USB charger terintegrasi

    • Visor (windshield) sebagai standar pabrik

    Speedometer juga tetap menampilkan informasi lengkap seperti Distance to Empty, mode pengereman Rain & Urban ABS, serta Call/SMS Alert.

    Harga dan Promo

    TVS Ronin Midnight Blue dibanderol Rp 42.500.000 (OTR Jakarta). Untuk pemesanan hingga 31 Mei 2026, sampeyan mendapatkan:

    • Cashback tunai Rp 1.000.000

    • E-voucher RSV Helmet senilai Rp 800.000

    Last….warna biru gelap malam ini memberikan opsi lebih berani dan premium bagi pencinta motor retro-modern yang ingin tampil beda. Dengan tiga ubahan fungsional dan paket fitur yang tetap melimpah, Ronin Midnight Blue layak menjadi pertimbangan di kelasnya. Yang menarik untuk dicermati adalah respons pasar terhadap harga Rp 42,5 juta—apakah sampeyan akan melihatnya sebagai nilai sepadan atau justru tergerus kompetitor ?? maklum cak banderolnya memang dipandang nggak murah…piye dari sampeyan sendiri ? tertarik oraaa ? (iwb)

  • Menghitung Pajak Kendaraan Listrik…..wong sugih kok disubsidi terus !?

    Menghitung Pajak Kendaraan Listrik…..wong sugih kok disubsidi terus !?

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…..Dunia otomotif Tanah Air sedang ramai membahas Permendagri Nomor 11 Tahun 2026. Intinya, mobil dan motor listrik (KBLBB) tidak lagi otomatis bebas pajak. Pemerintah daerah kini punya wewenang penuh untuk memungut Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB) untuk kendaraan listrik, sama seperti saudaranya yang bermesin konvensional (ICE). Namun, bagi sampeyan yang sedang mengincar motor atau mobil listrik, jangan buru-buru panik. Ada sejarah panjang dan alasan logis di balik aturan ini, dan kabar baiknya, pemda diperkirakan tidak akan langsung mengenakan pajak secara penuh. Mari kita bedah dengan bahasa yang santai namun mendalam cak. Gazzzzz….

    Seperti yang sampeyan semua tahu….dulu, pemerintah melalui Perpres No. 55/2019 “memaksa” pemda untuk memberikan insentif penuh (0%) agar masyarakat mau beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Akibatnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan menguap seiring dengan melonjaknya populasi mobil dan motor listrik di jalanan.

    Bayangkan, kendaraan listrik ikut macet, ikut pakai jalan, tapi kas daerah tidak mendapat apa-apa dari mereka. Situasi inilah yang mendorong para pemangku kebijakan di daerah meminta kewenangan memungut pajak kembali.

    Mekanisme Hitung PKB: Bukan Sekadar Harga Kendaraan

    Jadi gini cak…biar paham Sebelum masuk ke aturan baru, kita pahami dulu rumus dasar PKB yang sebenarnya sudah berlangsung lama:

    PKB = NJKB x Bobot

    • NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor): Harga patokan yang ditentukan pemerintah.

    • Bobot: Angka koefisien yang mencerminkan tingkat kerusakan jalan dan polusi yang ditimbulkan.

    Nah, untuk sepeda motor R2 (roda dua), bobotnya adalah 1 (paling rendah). Jadi selama ini, hitungan PKB motor sudah cukup sederhana.

    Isi Krusial Permendagri 11/2026

    Dalam aturan baru yang diteken Mendagri Tito Karnavian ini, ada dua poin penting terkait KBLBB:

    1. Tidak Ada Pengecualian Otomatis: Kendaraan listrik tidak lagi otomatis bebas pajak. Perlakuannya kini setara dengan kendaraan konvensional…yahh asas keadilan juga cak..

    2. Insentif Hanya untuk “Mobil Tua”: Hanya KBLBB dengan tahun produksi sebelum 2026 yang masih mendapat insentif (bisa tetap 0% sesuai aturan lama). Untuk yang lahir di 2026 dan seterusnya, pemda boleh memungut pajak.

    Dengan kata lain, aturan ini adalah pintu legal bagi pemda untuk mulai menarik uang dari kendaraan listrik baru yang mengaspal di wilayahnya. Ini kuncinya cak…

    Diskusi di Belakang Layar: “Pemda Mulai Bersuara”

    Rumor yang IWB terima….dalam sebuah diskusi tertutup antara Pemerintah Pusat (Kemendagri) dengan Pemerintah Daerah serta asosiasi industri (AISI untuk motor, Gaikindo untuk mobil) pada akhir 2025….terungkap keinginan kuat dari beberapa pemda.

    “Beberapa pemerintah daerah sudah menyampaikan keinginan untuk mulai memungut pajak KBLBB pada tahun 2026 ini,” demikian isi diskusi yang terungkap.

    Prediksi: Tidak Langsung 100%, Ada Masa Transisi

    Eittt tapi jangan kuatir….meski aturan sudah mengizinkan pemungutan, para pembuat kebijakan diperkirakan akan sangat berhati-hati. Jika langsung mengenakan pajak 100% (setara kendaraan ICE), pasar otomotif berpotensi terguncang dan minat beralih ke listrik bisa turun drastis.

    Pendapat IWB : Di tahap awal, pemda kemungkinan besar hanya akan mengenakan tarif 10% hingga 30% dari nilai pajak sesungguhnya. Langkah ini adalah kompromi cerdas: pemda tetap mendapat PAD, sementara konsumen tidak kaget dan industri tetap bergerak. Bingung ?? tenang cak…IWB coba racik ilustrasi….

    Contoh Simulasi (Ilustrasi)

    Misalnya NJKB motor listrik Rp 30 juta, dengan bobot 1.

    • Pajak Penuh (2%): Rp 600.000 per tahun.

    • Jika Pemda terapkan 10% dari pajak penuh: Rp 60.000 per tahun.

    • Jika 30%: Rp 180.000 per tahun.

    Angka-angka ini masih jauh di bawah pajak motor matic 150cc yang bisa mencapai Rp 400.000 – Rp 600.000 per tahun. Nahh dari sini wis mudengkan..??

    Last…Kebijakan ini menurut IWB adalah koreksi alamiah untuk menyeimbangkan antara ekologi dan ekonomi. Kendaraan listrik tetap didorong, tetapi kontribusinya terhadap pendapatan daerah tidak lagi nol. Yang penting dana pajak daerah juga harus digunakan dengan proper…ngakunya fokus sama jalanan, tapi aspal berlubang ditambalnya 1 tahun, kan amsyong. Bagi sampeyan, tidak perlu panik. Pajak akan hadir, tapi besarnya diperkirakan masih “sangat bersahabat” sebagai masa transisi. Tentu saja semua memang akan normal dimasa depan alias nggak mungkin listrik disubsidi terus. Apalagi untuk mobil cak…yang beli mobil listrik ini rata-rata ekonomi menengah keatas alias wong sugih. Walau nggak semua. dominasinya sangat mencolok. Mereka membeli mobil listrik biasanya mobil ke 2 atau ke 3. Mosok wong sugih kok disubsidi terus !?…iyo ora cak hehehe. Kalau motor IWB setuju karena mayoritas pengguna malah para ojek online. So…Pantau terus peraturan daerah (Perda/Pergub) di wilayah sampeyan masing-masing untuk tahu pasti berapa persen pajak yang akan dikenakan di tahun 2026 ini. Semoga mencerahkan sampeyan semua. Piye cak….setuju nggak sih mobil listrik mulai dicabut subsidinya ? monggo berikan opininya….(iwb)

  • Penampakan asli Honda Stylo 2026 Red Burgundy…edian cakeppp puoll cakkk !!!

    Penampakan asli Honda Stylo 2026 Red Burgundy…edian cakeppp puoll cakkk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….seperti yang sampeyan tahu, pasar skutik premium Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran varian warna terbaru dari Honda Stylo 160. PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan warna Burgundy khusus untuk tipe tertinggi, yakni ABS Special Edition. Peluncuran ini dilakukan serentak di berbagai wilayah, termasuk dalam gelaran Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 18 April 2026. Walaupun sudah dirilis, baru hari ini IWB melihat secara langsung penampakannya dan dilalah…cakepp puolll cakkk !!! nah seperti apa panampakannya ?? ini dia foto gallery Honda Stylo 2026 Red Burgundy….

    Secara desain, Honda memang nggak mau ngerubah siluet classic-fashion yang sudah terlanjur dicintai biker tanah air. Lekukannya tetap mengalir, berkelas, tapi tetep ada aura sporty-nya. Namun, fokus kita kali ini adalah kelir Red Burgundy-nya. Warna ini bukan merah sembarangan, cak. Level kemewahannya naik drastis!

    Kelir Sultan, Finishing Berkelas!

    Warna Red Burgundy di versi 2026 ini punya karakter yang unik. Kalau kena sinar matahari, dia memancarkan rona merah tua yang dalam banget, mirip warna wine mahal. Tapi begitu masuk ke area teduh, warnanya berubah menjadi gelap mendekati cokelat kehitaman yang elegan. Padu padan ini makin ciamik karena AHM memberikan glossy yang halus banget di raba….

    Nggak cuma body, cak. AHM juga pinter mainin aksen. Area jok dan deck kaki dilabur warna cokelat tua (dark brown) yang serasi banget dengan warna body-nya. Belum lagi detail emblem 3D gold yang nempel di body samping, bener-bener memberikan kesan kalau ini adalah skutik premium. Wis, pokoke aura “Sultan” kental banget di motor ini!

    Performa Tetap Njengat!

    Urusan dapur pacu, sepertinya Honda masih PD dengan mesin 160cc 4-katup eSP+ berpendingin cairan. IWB sudah sering tes mesin ini, dan sampeyan tahu sendiri kan? Tarikan bawahnya responsif, pas buat meliuk-liuk di kemacetan kota, tapi nafas atasnya juga nggak habis-habis. Powernya tetap berada di angka 11,3 kW pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 13,8 Nm. Kanggo selap-selip? Enteng bener, cak!

    Fitur-fitur unggulan lainnya tetap nempel, seperti:

    • Lampu Full LED yang desainnya tetap ikonik.

    • Honda Smart Key System lengkap dengan Answer Back System (biar nggak bingung nyari motor di parkiran).

    • USB Charger di dalam console box (penting banget buat HP yang lowbat).

    • Ban gambot dengan ring 12 yang bikin tampilan makin padat.

    Last….New Honda Stylo 160 Red Burgundy 2026 ini sepertinya memang disiapkan AHM untuk merangkul biker yang ingin tampil beda tanpa meninggalkan sisi fungsionalitas mesin 160cc yang powerfull. Dan warna ini memang istimewa cak…asli ketika melihat langsung kita dipaksa untuk menggoyang celengan wkwkwk….magnetnya kuat cak. Honda menjual tipe ini bersama aksesoriesnya diangka 33 jutaan. Nah, piye menurut sampeyan cak? Apakah warna Red Burgundy ini bakal jadi idaman baru di garasi sampeyan? Monggo sampaikan opininya di kolom komentar. Gazzzz….(iwb)

  • Jok Special G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125 dirilis…Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Jok Special G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125 dirilis…Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Bagi para pemilik Honda Monkey 125 yang ingin memberikan sentuhan retro pada motor kesayangannya, ada kabar baik dari Jepang. Produsen suku cadang kustom ternama, G-Craft, baru saja memperkenalkan aksesori terbaru mereka yang diberi nama NR Seat. Yup…Jok Sultan dirilis….G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125, Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Jadi cak…ini adalah jok special dengan label NR Seat G-Craft. Ini Bukan sekadar jok biasa, komponen ini dirancang khusus untuk membawa kembali memori kejayaan motor mungil Honda di era 70-an. Desain NR Seat ini mengambil inspirasi langsung dari bentuk dan estetika jok Honda Monkey Z50J tahun 1974, atau yang lebih dikenal di kalangan kolektor dengan sebutan “4L Monkey”. Ciri khas klasik sangat terasa berkat penyematan detail paku (rivet) di bagian samping jok yang memberikan kesan industrial sekaligus antik.

    Lebih Tebal dan Lebih Nyaman

    Selain menang di sektor penampilan, G-Craft juga memperhatikan aspek fungsionalitas dan kenyamanan. Berikut adalah keunggulan teknis dari NR Seat:

    • Peningkatan Ketebalan: Jok ini dibuat 2 cm lebih tebal dibandingkan dengan jok standar bawaan pabrik.

    • Busa Berkualitas Tinggi: Menggunakan material busa yang memiliki tingkat redaman tinggi, sehingga diklaim mampu mengurangi rasa lelah secara signifikan saat digunakan untuk perjalanan jauh atau touring santai.

    • Detail Eksklusif: Di bagian belakang, terdapat logo “Gcraft” yang dibuat dengan teknik emboss, memberikan identitas kustom yang kuat namun tetap elegan.

    Cocok untuk Berbagai Modifikasi

    NR Seat ini dirancang agar kompatibel dengan seluruh tahun produksi Honda Monkey 125. Bagi sampeyan yang mengejar tampilan sempurna, jok ini sangat serasi jika dipadukan dengan grab bar (begel belakang) buatan G-Craft yang sudah beredar di pasaran.

    Menariknya, meskipun jok ini bergaya tahun 74, ia tetap terlihat menyatu dengan model Monkey 125 terbaru yang memiliki skema warna mirip generasi pertama (Z50M). Hal ini menjadikan NR Seat sebagai key item bagi siapa saja yang ingin melakukan modifikasi dengan tema vintage modern.

    Spesifikasi Singkat & Harga

    • Produk: G-Craft NR Seat

    • Kompatibilitas: Honda Monkey 125 (Semua Model)

    • Harga: 36.300 Yen (Sekitar Rp3,8 Juta)

    Last…dengan kehadiran aksesori ini, G-Craft sekali lagi membuktikan bahwa pesona motor klasik tidak pernah mati, justru semakin hidup melalui teknologi dan material modern. Sayang jok edisi special Monkey 125 ini baru lahir di Jepang. Kalau di Indonesia kayaknya kalah dengan MBtech kali cak ya…piye menurut sampeyan ? ganteng oraaa ??….(iwb)

  • Breaking !! YIMM Rilis Aplikasi canggih YAMAHA MOTOR ON (Y-ON)!

    Breaking !! YIMM Rilis Aplikasi canggih YAMAHA MOTOR ON (Y-ON)!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan gaya hidup yang semakin dinamis, Yamaha kembali melakukan gebrakan inovasi. Kali ini, pabrikan asal Iwata tersebut tidak hanya meluncurkan produk-produk anyar, tetapi juga melakukan penetrasi di ranah digital dengan meluncurkan aplikasi baru bernama YAMAHA MOTOR ON (Y-ON) yang resmi tersedia pada April 2026. (more…)

  • HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong !

    HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong !

    Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya masa keemasan kendaraan EV soal subsidi pemerintah pelan-pelan mulai dicabut. Asas keadilan mulai ditegakkan (haiyaahhh). Hal ini berdasarkan update-an terbaru soal regulasi kendaraan listrik (KBLBB) di tanah air. Kalau selama ini kita dimanjain dengan “pajak nol rupiah” alias gratis tis buat PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB, sekarang skemanya berubah total Kangbro !!!

    Jadi cak…dari update paling fresh kemarin, Berdasarkan Permendagri No. 11 Tahun 2026 yang diteken Pak Tito Karnavian, mobil listrik sekarang nggak lagi jadi objek yang dikecualikan dari pajak. Artinya apa? Secara “default” atau aturan dasar, mobil listrik itu SEKARANG KENA PAJAK. Titik!

    Terus, kenapa aturannya berubah? Nah, di dalam pasal 14 aturan tersebut, perhitungan pajak sekarang bener-bener ngelihat dua faktor utama: NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) dan Bobot Koefisien. Yang bikin IWB garuk-garuk kepala, bobot koefisien ini dihitung berdasarkan tingkat kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan.

    Dan tahu nggak sampeyan? Di lampiran aturan itu, ternyata nggak ada bedanya antara mobil listrik sama mobil bensin konvensional (ICE). Sebagai contoh, BYD M6 punya koefisien 1,050—sama persis kayak koefisien Daihatsu Xenia! Jadi secara “kertas”, pemerintah nganggep beban jalan yang ditimbulkan mobil listrik sama aja kayak mobil bensin. Waduhhh…

    Apakah bakal langsung mahal pajaknya? Eits, tunggu dulu… jangan langsung lemes bin galau. Meskipun secara aturan pusat sudah nggak otomatis nol rupiah, tapi pemerintah pusat masih ngasih “celah” buat pemerintah daerah (Pemda) untuk ngasih insentif.

    Jadi intinya begini:

    1. Nggak Seragam Lagi: Dulu mungkin nasional rata-rata dibebasin. Sekarang, tiap daerah bebas nentuin sendiri mau dikasih diskon berapa persen atau malah tetep digratisin.

    2. Tergantung Daerah: Kalau Pemda DKI Jakarta mau tetep gratisin (0%), ya monggo. Tapi kalau Pemda lain mutusin buat narik pajak 10% atau 20% dari dasar pengenaan, ya mereka punya payung hukumnya sekarang.

    IWB pribadi ngelihat ini sebagai langkah transisi pemerintah. Mungkin karena populasi EV sudah makin banyak, pemerintah mulai mikirin maintenance jalanan yang juga butuh dana dari pajak kendaraan. Tapi ya itu, buat sampeyan yang baru mau meminang mobil listrik, wajib banget cek aturan di daerah masing-masing nantinya. Jangan sampe kaget pas STNK turun, angkanya nggak nol lagi, mringis tenan nanti!

    Last…aturan ini memang bikin bingung karena kebijakan angka diserahkan ke pemerintah daerah…amsyong sih cak. Soalnya kalau sudah dikasih payung hukum dari pemerintah pusat, kebiasaan daerah pasti di “push” karena aji mumpung untuk menambah pendapatan daerah. Namun disisi yang lain, ketimpangan antara pajak EV dan ICE memang kebangetan tenan. Lhaa piyeee…sebagai contoh, mosok pajak pertahun BYD Sealion 7 yang harganya 600 jutaan hanya dikenakan 500 ribu rupiah alias masih lebih murah dari motor PCX IWB yang kena 600 ribuan. Kan ora adil tenan…wong sugih malah disubsidi, iyooo ora wkwkwk (pembeli mobil listrik rata-rata punya kemampuan ekonomi diatas rata-rata). Kalau motor listrik full subsidi baru IWB setuju. Menurut sampeyan sendiri piye cak….setuju nggak dengan revisi aturan subsidi ini ? monggo berikan opininya…. (IWB)