Torehkan Record….Marco Bezzecchi Tahan Dengkul Nyeri !!!

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi, mencatatkan rekor lap baru dan menjadi yang tercepat dalam sesi latihan (Friday Practice) MotoGP Inggris di Silverstone. Namun, di balik performa impresifnya tersebut, Bezzecchi mengungkapkan bahwa dirinya masih berjuang keras menahan rasa sakit akibat cedera rumit yang didapatnya di Sachsenring bulan lalu. Betul cak, walau Torehkan Record….Marco Bezzecchi Tahan Dengkul Nyeri !!!

Marco mengungguli Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) dengan selisih 0,3 detik dan mengasapi para rival utamanya. Kendati berhasil memuncaki catatan waktu, Bezzecchi menegaskan bahwa kondisi fisiknya masih jauh dari kata pulih total. Bezzecchi mengungkapkan bahwa cedera lutut yang dialaminya ternyata jauh lebih rumit dan menyiksa ketimbang cedera tulang selangka (collarbone) yang juga dideritanya di Jerman.

“Hari ini luar biasa dan saya tentu sangat senang bisa mencetak catatan waktu yang bagus. Namun, secara keseluruhan ritme balap saya sedikit berbeda,” ungkap Bezzecchi. “Dalam hal kecepatan balap (pace), saya masih sedikit kesulitan. Ketika harus melahap empat atau lima lap beruntun, saya sangat menderita dan di akhir sesi saya merasa sangat lelah. Cedera tulang selangka memang parah hingga membutuhkan operasi rumit. Namun, luka di lutut adalah yang paling membuat saya gila. Di Jerman luka itu sempat ditutup agar saya bisa terbang pulang, tetapi harus dibuka kembali. Saat dibuka, dokter melihat tulang lutut saya juga terkikis. Jadi saya sebenarnya kehilangan serpihan kecil dari tulang tersebut.” keluhnya…

Kondisi lutut yang membengkak dan berisi cairan membuat pembalap yang memenangi GP Inggris musim lalu itu kesulitan melakukan manuver dinamis di lintasan Silverstone yang memiliki banyak perubahan arah (change of direction).

“Hari-hari di rumah terasa seperti bencana. Saya harus sedikit memaksakan diri, terutama saat perubahan arah cepat. Saya tidak bisa menekuk kaki sepenuhnya,” tambah pembalap yang saat ini berada di peringkat ketiga klasemen kejuaraan tersebut. Meski harus menahan rasa sakit dan nyeri di atas motor, Bezzecchi mengaku puas bisa membuktikan kecepatannya di hari pertama, terlebih Aprilia mendominasi dengan menempatkan empat motor RS-GP di lima besar.

“Menjadi yang tercepat selalu membantu. Ada kepuasan tersendiri bisa mencetak rekor lap, meskipun ini baru hari Jumat. Setidaknya untuk satu hari saya memegang rekor lintasan,” pungkasnya….(iwb)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *