Marc Marquez kurang KLIK dengan motornya di Silverstone ” Sulit” !!

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cakkk…Marc Marquez, mengakui bahwa dirinya masih berada di posisi yang cukup jauh dari persaingan podium usai melakoni sesi latihan (practice) GP Inggris di sirkuit Silverstone. Sirkuit Silverstone secara historis menjadi salah satu lintasan yang paling menantang bagi gaya balap Marquez. Meskipun musim lalu berhasil meraih podium, pembalap asal Spanyol tersebut menuntaskan sesi latihan hari Jumat dengan finis di urutan keenam, terpaut 0,733 detik dari catatan waktu tercepat. Yup…Pesimis….Marc Marquez akui sulit di Silverstone !!

Bicara kepada media seusai latihan, pembalap berusia 33 tahun itu menyebut bahwa karakter Silverstone yang didominasi tikungan cepat mengalir (flowing corners) sangat menguntungkan bagi kompetitor seperti Aprilia.

“Ini adalah hari yang memang sudah kami perkirakan. Di sini, Aprilia memiliki keunggulan pada tikungan mengalir, yang merupakan titik terkuat motor mereka—mirip seperti di Assen. Kami bekerja keras untuk menemukan setup terbaik, namun saat ini kami masih jauh dari podium, bahkan belum menembus lima besar.” serunya…

Kendati demikian, pembalap berjuluk The Ant of Cervera tersebut merasa sedikit lebih optimistis dibandingkan saat mengaspal di Assen beberapa waktu lalu. Di saat pembalap Ducati lainnya seperti Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio mampu menunjukkan kecepatan impresif, Marquez menjelaskan tantangan dalam mengadaptasi gaya balapnya di usianya saat ini.

“Di usia 33 tahun, saya bisa sedikit beradaptasi, tetapi gaya balap saya tetaplah gaya balap saya sejak 2013. Saya selalu kesulitan di sirkuit dengan karakter yang sama, dan kuat di sirkuit tertentu,” jelasnya.

Marquez menambahkan bahwa mencoba meniru atau memaksa mengikuti gaya balap adiknya, Alex Marquez, di sektor cepat justru terbukti memperburuk situasinya.

“Ketika saya mencoba meniru dan mengikutinya, hasilnya justru lebih buruk karena saya berkendara terlalu memaksakan (overriding) dan kehilangan lebih banyak waktu.” tutupnya..

Last…Meski menghadapi kendala teknis dan kondisi fisik lengan kanan yang belum sepenuhnya optimal, juara dunia delapan kali itu tetap bertekad untuk memaksimalkan potensi motornya dan menikmati sisa akhir pekan balapan di GP Inggris sebelum bertolak ke Aragon—sirkuit yang secara historis jauh lebih menguntungkan baginya…..(iwb)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *