Apakah Honda new PCX-160 masih Gredek dan amankah pakai Pertamax ??

Written by

in

Iwanbanaran.com – Cakkkkk…….usai sudah kita bercengkrama dan merasakan diatas mesin terbaru New PCX160. Sebuah mesin yang kita katakan improve total horaaaa nanggung. Apalagi setelah melihat langsung, wedhus njaran mewah (bukan mepet sawah lho cak) tenan……asli seperti melihat motor dengan sentuhan komponen motor kelas premium beneran. Artinya dari reflektor depan dan belakang banyak permainan finishing ala 3D style…..wisssss mumet ndase cak. Tapi tentu IWB harus tetap fokus dengan pertanyaan sampeyan, karena itulah tugas IWB…yakni memberikan pencerahan. Dua poin yang cukup banyak ditanyakan ke IWB….Apakah Honda new PCX-160 masih Gredek dan amankah pakai Pertamax ?? inilah jawaban yang bisa IWB beberkan kesampeyan….

Kita lupakan dulu poin-poin detil lainnya namun IWB akan fokus pada 2 hal terhadap Honda New PCX 160. Dua poin yang IWB rasa sangat penting karena banyak banget pertanyaan ini masuk ke newsroom iwanbanaran. Dua hal yang akhirnya IWB tanyakan langsung pada divisi teknis Astra Honda Motor yakni cak Adhe. Mulai dari core development untuk eSP+ hingga 2 pertanyaan yang sering mampir di warung iwanbanaran yakni…. Apakah Honda New PCX 160 masih gredek dan bagaimana dengan kompresi yang cukup tinggi yakni mencapai 12:1. Kompresi ini membuat kita ragu apakah masih aman menggunakan bensin pertamax?

Mengingat tidak banyak area atau daerah di tanah air yang menyediakan Pertamax Turbo. Terus bagaimana solusinya jika memang di beberapa daerah bahkan hanya menyediakan bensin pertalite yang notabene memiliki kompresi 90. Apa jawaban dari Honda?

Diwakili oleh cak Adhe sebagai Divisi Techical service Astra Honda Motor, inilah jawaban resmi PT AHM….

” Tidak usah kuatir Cak kalau ingin membeli motor ini karena PCX 160 Totally new engine. Artinya semua dirubah. Semua komponen berubah termasuk pully depan dan belakang dengan diameter yang lebih besar dengan tingkat akurasi balancing yang ditingkatkan. Kemudian yang kedua jika teman-teman bertanya tentang gredeg, kalau kita memang memaintenance sepeda motor dengan baik sebenarnya gejala ini bisa diminimize, karena gredeg itu sebenarnya pulinya kotor. Sehingga ketika kampasnya bersentuhan dengan dinding Puli, posisinya tidak bisa maksimal. Namun disisi lain pada gen baru desain memang sudah berubah. Disini kita merubah desain mangkok Puli yang tadinya ada beberapa lubang sekarang hanya menjadi dua lubang kecil….

” Di sini tujuannya adalah untuk meningkatkan ketahanan terhadap Debu. Sehingga motor akan terasa lebih ringan dan halus. Jadi ini adalah komponen dan desain baru. Yang kedua soal kompresi. Honda sudah memikirkan perihal kualitas BBM di tanah air serta kondisi di berbagai daerah. Itulah kenapa desain eSP+ plus terbaru memberikan fleksibilitas terbaik.? Contohnya dengan kehadiran oil jet yang akan membantu menyetabilkan proses? pembakaran pada ruang piston. Piston jet oil ini akan menyemprotkan oli di belakang piston sehingga suhu piston akan lebih terjaga. Disini ada korelasi dengan pertanyaan BBM…

” Kompresi 12:1 tidak menjadi masalah bahkan menggunakan bensin Ron 90 sekalipun. Jadi teman-teman walau menggunakan pertalite untuk PCX 160 tetap aman. Kuncinya adalah pendinginan yang optimum. Secara teknis knocking itu terjadi karena pembakaran awal yang diakibatkan karbon sisa karbon yang memanas. Itulah kenapa kehadiran oil jet piston menjadi kunci penting soal ini. Nanti teman-teman bisa melihat di buku panduan pedoman pemilik di mana kita menerangkan di sana bahwa PCX160 bisa menggunakan bensin Ron 90 keatas. Jadi aman….tidak masalah. Silahkan pakai Pertamax untuk PCX160 dan kalaupun adanya Pertalite juga aman..” seru cak Adhe. Wihhh baru jelass iki cakk….

Last…..PT Astra Honda Motor memastikan bahwa desain mangkok puli berubah total karena ini adalah new engine. Dan mereka meyakini desain terbaru ini akan menghilangkan gejala gredeg yang selama ini mungkin menjadi isu PCX150 gen awal. Walaupun tentu sebagai biker kita harus tetap merawat kebersihan di area pully biar halussss dan mulussss. Yang kedua fix, sampeyan bisa menggunakan bensin Ron 90 aka pertalite, Pertamax atau di atasnya walaupun kompresi cukup tinggi yakni mencapai 12:1. Jadi power padat karena kompresi makin tinggi namun pakai oktan rendah hayoooo wae. Nahh….semoga saja artikel ini mencerahkan, dan tunggu feel riding diatas mesin ini. Salam celengan ambrollll?…..(iwb)

Comments

220 responses to “Apakah Honda new PCX-160 masih Gredek dan amankah pakai Pertamax ??”

  1. Kut avatar
    Kut

    Tahun depan Fino yamalu sini pake mesin beat muehehehehehehe..

  2. Kut avatar
    Kut

    Tahun depan yamalu nemex pake mesin PCX muehhehehehehehe..

  3. Kut avatar
    Kut

    Vino yamalu Jepang pake mesin beat muehehehehehehe…..

  4. Kut avatar
    Kut

    Tahun depan Fino yamalu sini pake mesin beat muehehehehe

  5. Kut avatar
    Kut

    Tahun depan yamalu nemex pake mesin PCX muehhehehehehe

  6. Kut avatar
    Kut

    Vampir oli
    Pelek geal geol
    Boros
    Ngebul
    Harga jual seken jatoh
    Curang balapan MotoGP
    Khas yamalu dari dulu
    Muehehehehehehe

  7. Kut avatar
    Kut

    SOHC abadi muehehehehehehe……

  8. Kut avatar
    Kut

    Gak bisa buat DOHC CC di naikin muehehehehehehe…….

  9. Kut avatar
    Kut

    CC di atas Honda tapi harga jualnya di bawah Honda terus menerus muehehehehehehe….

  10. Kut avatar
    Kut

    Motor banyak
    Mobil dimana mana
    Mobil F1 ada
    Pesawat Honda jet siap berangkat
    Robot Asimo punya
    Sirkuit MotoGP Honda Motegi Jepang ada
    Lahhh yamalu punya mongtor bosok di bangga banggain hadeuhhhh walahhh muehehehehehehe yamalu….

  11. panji agung avatar
    panji agung

    Apa cuma perasaan gw aja, depan masih lebih enak dilihat yg versi lama 150

  12. Fauzi avatar
    Fauzi

    Idih pada berantem di komentar, nanti yg berantem motor mberr semua takutnya ???

  13. Fauzi avatar
    Fauzi

    Yg komen pada bandingin nmax & pcx, kya udh nyoba motornya aja lu tong…
    Baik supra batok geter aja belagu

  14. Sennerskov avatar
    Sennerskov

    Kaya tehnisi, meminimalisir Cak. Bukan menghilang gredek.
    Noted.