[MOTOGP] Ducati tuding Suzuki copas winglet GP16, wahhhh !

Iwanbanaran.com – Cakkk…Kisruh Winglets yang dahulu pernah terjadi kini sudah terlupakan, namun siapa sangka jika sebenarnya Winglets yang katanya sudah di Banned masih tetap ada hingga sekarang? Yupss pakdee segala macam regulasi ditetapkan dengan memanipulasi Winglets yang kini berubah menjadi Aero Fairing. Namun siapa menyangka hal itu tidak menghentikan kontroversi sebab yang terbaru Ducati menuding Suzuki copas winglet GP16 !

Pada tahun 2016 lalu Ducati adalah Pelopor munculnya Winglets sebelum seluruh pabrikan mencoba menerapkan part serupa. Salah satu orang yang paling bersemangat terhadap Winglet kala itu adalah wakil presiden Honda Shuhei Nakamoto. Wajar cak karna Winglet mempunyai banyak memberikan keuntungan salah satunya adalah meningkatkan Downforce bahkan fungsi lainnya bisa diterapkan sebagai Anti Wheelie karena problem tersebut sering menghantui seluruh rider ketika Race berlangsung..

Seiring berjalannya waktu dengan dirubahnya Regulasi akhirnya Winglet resmi dilarang pada tahun berikutnya yaitu 2017, dengan alasan Safety dan juga menghasilkan efek Downforce lebih banyak terhadap roda depan. Hal tersebut jelas membuat pihak Ducati jera karna inovasi yang dilakukan dengan menghabiskan banyak dana harus diBanned. Namun Manager Ducati Gigi Dall’Igna yang juga otak dibalik segala inovasi yang telah dihadirkan, tidak menyerah dan mencoba mengkompensasi larangan winglets…

Ia mencoba menerapkan cara lain dengan mendesain bagian Aero Fairing baru yang dipasang pada bagian depan yang fungsinya tidak jauh beda dengan Winglet tentunya dengan memikirkan apakah part tersebut legal atau tidak. Ducati memperkenalkan part tersebut pertama kali pada Winter Test Sepang 2017 yang dilanjutkan dengan memodifikasi part tersebut pada Final Test Losail 2017. Namun Ducati tak kunjung memakai part tersebut hingga paruh musim awal 2017 dengan alasan Part tersebut masih dalam tahap pengembangan. Hingga paruh musim kedua, part baru kembali muncul dengan Bentuk yang lebih baik dan part tersebut dipakai Ducati hingga akhir musim 2017.

Dan lagi Inovasi Ducati menuai perhatian seluruh pabrikan, mereka juga menerapkan part serupa karena tidak ada yang mau melepaskan keunggulan Downforce yang cukup membantu kinerja Motor dan sampai saat ini Aero Fairing tetap diaplikasikan pada semua motor tiap masing masing Pabrikan. Akan hal tersebut Regulasi pembatasan pengguna Aero Fairing terus mengalami beberapa kali revisi dan menimbulkan banyak Kontroversi.

Sementara itu Gigi Dall’Igna selalu keberatan ketika segala macam inovasinya dianggap legal dan berbahaya. Musim ini pun ia membalas anggapan tersebut dengan menyerang balik Honda dimana Honda juga mengembangkan Aero Faring yang menurutnya lebih berbahaya karena memiliki Desain yang lebar dan lancip. Dan Perubahan Regulasi lainnya ialah tiap pabrikan dan juga rider hanya diperbolehkan mengupdate satu kali Aerofairing yang digunakan selama musim berjalan.

Meski pihak FIM Telah memperketat penggunaan Aerofairing dengan membatasi Dimensi dan diukur dengan alat yang bernama Jig. Tetap saja seluruh pabrikan terus menghadirkan Inovasi mereka dengan memodifikasi Aerofairing yang terkesan aneh setelah Honda mendapatkan Persetujuan atas Part yang dianggap Ducati cukup membahayakan tersebut. Baru-baru ini Suzuki juga menetapkan Aero Fairing yang lebih lancip dibanding Honda. Desainnya mirip dengan GP16 dan inilah yang membuat Ducati meradang…

” Winglet Suzuki GSX-RR…..mirip Desmo GP16?”

Hal itu semakin meyakinkan Sporting Director Ducati yang menyebutkan jika Aerofaring Suzuki yang sudah masuk Homoglasi mencerminkan Winglet yang dipakai Ducati 2016 silam. “Aerofairing yang dihomologikan Suzuki sejak Brno merupakan pengingat kuat Winglets Ducati pada 2016, yang menurut pabrikan Jepang sebagai part berbahaya,” Sindir Paolo Ciabatti via Gpone. Sindiran ini memang belum mendapatkan respon dari Suzuki…

Last…Terlepas dari segala macam Drama yang terjadi, secara tidak langsung menekan Pihak FIM Yang seakan samar – samar menetapkan Regulasi terkait Aerofairing rasa Winglets tersebut. Jika mereka tidak segera berbenah maka kontroversi akan terus berlanjut. Btw…winglet milik Suzuki memang sudah disetujui sesuai dengan homologasi awal musim. So….sindiran dari Ducati disinyalir tidak akan berdampak apapun pada desain yang sudah berjalan. Hhmm…judule panas cak. Tapi kenapa nyindirnya pas sudah masuk paruh kedua musim yakkk. .(iwb)

Comments

26 responses to “[MOTOGP] Ducati tuding Suzuki copas winglet GP16, wahhhh !”

  1. Lunar Kid avatar
    Lunar Kid

    Drama dinluar sirkuit lagi

  2. Sae avatar
    Sae

    Yahh kesalippp asemmmm

  3. DOY avatar
    DOY

    Selama ini Ducati sudah cukup kerepotan dgn performa Honda.Apakah Ducati mulai khawatir terhadap Suzuki ? Bisa jadi.

    Tapi Ducati sepertinya sampai saat ini blm khawatir dgn Yamaha & KTM..shg blm perlu psy war

  4. Kamvaz beat avatar
    Kamvaz beat

    Gak perlu kawatir sm yamahaa… paling posisi 3 ..kadang nggak podium…

  5. Tapi avatar
    Tapi

    daripada terus menjadi kontroversi mending dihapus sekalian aja

  6. Tapi avatar
    Tapi

    Kayaknya Ducati mulai khawatir dgn performa Suzuki nih…

    1. Thailancung avatar
      Thailancung

      Mau mbacot ke Honda gk berani, Suzuki jd pelampiasan
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

  7. Putune mbah rossi avatar
    Putune mbah rossi

    Malah koyo motor mabur… ?

  8. Al Gembel avatar
    Al Gembel

    Mlai mrasa g sggup nguber H & mlh dlm posisi kejaran S… Lbh baik d slesaikn d luar lintasan ?

    1. Thailancung avatar
      Thailancung

      Tanda tanda gigi udah stres cak….
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

  9. kaji paiman (bakul telo) avatar
    kaji paiman (bakul telo)

    emang dari dulu kan tim ducatrok raja ngebacot…??

  10. Balehong avatar
    Balehong

    Pabrikan paling innovatif, wajar ga suka kalo selalu dicopy penemuannya

  11. Kaum Mending avatar
    Kaum Mending

    Ducati semenjak di pegang gigi emang inovasinya selalu terdepan, terbukti sekarang jadi pabrikan No. 1,

  12. Thailancung avatar
    Thailancung

    No 1 ke gagalannya cak…..

  13. Kantil simutarmutar avatar
    Kantil simutarmutar

    Tidak lain dan tidak bukan
    Ini pasti karena penerapan pakem tuning

  14. prengel avatar
    prengel

    Ducduc pabrikan paling inovatif, yesss…tinggal cari rider yang klop dengan motornya..tarik lagi JL99 kasih gaji lebih pasti juoss merongoss..ho77x

  15. Cah Aman avatar
    Cah Aman

    Bismilah…Ducati sudah kebingungan, dana besar sudah dikeluarkan sementara hasil masih belum sesuai ekspetasi, kesulitan melawan Honda, Hadir Suzuki yang sudah kompetitif, GSX-RR hanya kurang di Power dan Ducati tau bahwa Suzuki juga jago soal Power sehingga diperkirakan musim 2020 Suzuki akan mampu menyaingi power Ducati dan Honda, disisi lain VR46 mengatakan bahwa perubahan pada Yamaha M1 2020 lebih baik, Nah disitulah bos Ducati mulai pusing, karena disaat Ducati habis habisan inovasi tp belum ada hasil ternyata 3 Pabrikan Jepang sudah berkembang pesat.
    Musim 2020 bisa saja persaingan berganti : Honda, Suzuki dan Yamaha,
    Suzuki sudah tidak bisa dianggap remeh, hanya 2 Rider mereka sudah berada di urutan depan dan 2 2 nya masuk 10 besar.
    sabar sabar yang inovasi bukan Ducati doang kok, walau diem diem semua pabrikan juga Inovasi dan terapkan strategi meski ga selalu di umbar.

  16. Aman avatar
    Aman

    Bismilah…Ducati sudah kebingungan, dana besar sudah dikeluarkan sementara hasil masih belum sesuai ekspetasi, kesulitan melawan Honda, Hadir Suzuki yang sudah kompetitif, GSX-RR hanya kurang di Power dan Ducati tau bahwa Suzuki juga jago soal Power sehingga diperkirakan musim 2020 Suzuki akan mampu menyaingi power Ducati dan Honda, disisi lain VR46 mengatakan bahwa perubahan pada Yamaha M1 2020 lebih baik, Nah disitulah bos Ducati mulai pusing, karena disaat Ducati habis habisan inovasi tp belum ada hasil ternyata 3 Pabrikan Jepang sudah berkembang pesat.
    Ducati mungkin berfikir yang Innovasi hanya mereka tanpa disadari bahwa pabrikan lain juga berinovasi.

  17. C. Aman avatar
    C. Aman

    Duc terlalu Baper, mereka berfikir yang berinovasi dan mengembangkan teknologi hanya mereka tanpa disadari bahwa pabrikan lain mungkin lebih dahsyat Inovasinya.
    Coba di fikir, GSX-RR dan M1 bisa punya Corner Speed lebih baik dari Duc, dan Duci tak sadari teknologi sasis apa yang dikembangan Suzuki dan Yamaha, masak iya Yamaha sama Suzuki asal tempel Sasis terus Speed Corner bagus, ga lah pasti itu Risetnya juga memakan waktu dan biaya besar.
    Duci jg tdk berkaca mengapa Honda mampu mengerem dari kecepatan 330 ke 90 kurang dr 2 detik…. apakah ia Honda cuma tempel rem Brembo langsung jadi…ga lah pasti Risetnya jg biayanya besar.
    Duc Baper. Dia berfikir yang riset dan berinovasi hanya mereka.

  18. Man avatar
    Man

    Duc sibuk kembangkan Winglet, sampe di sasis kasih deflektor…. ya mungkin terlalu fokus di winglet dan deflektor. sementara pabrikan lain fokus di yang lain, Sasis, Swing Arm carbon, sistem pengereman, balancing, traksi control, dll.
    Masak iya klo soal winglet, deflektor kok selalu dibahas sama Duc ini.
    Ducati kembangkan Box Salar juga pabrikan lain biasa-2 aja.
    Tolak ukurnya harusnya Legal atau Ilegal gitu aja.
    Klo kasus 4 pabrikan yg memprotes Deflektor Duc yg lampau ya jelas di pertanyakan, bukan soal teknologinya yg dipertanyakan tp soal Legal atau Ilegalnya menurut regulasi.
    setelah dinyatakan legal kan adem adem baek.

  19. semvhaz avatar
    semvhaz

    gak perlu kuatir yamaha cuma 10 persen penjualan yg penting bikin mesin jgn klotok2 plastik geter2

  20. Lek PAIMO avatar
    Lek PAIMO

    gina-gini wes Lek, trik marketing, padahal gak penting blas!

  21. Ensel avatar
    Ensel

    Komentar sampah..

  22. MotoGP avatar
    MotoGP

    Bagian copasnya dimana lek iwan?

  23. andri avatar
    andri

    setuju.
    mending winglet dilarang semuanya saja.
    winglet bikin desain motor jadi aneh

  24. malesin avatar
    malesin

    Suzuki cuma perlu bilang itu pendingin siku, bukan winglet, sama kaya winglet swing arm yg dibilang pendingin ban, lolololol