Category: Motogp

  • Aprilia Atur Strategi lawan Marc Marquez…..Perburuan Gelar 2026 Memanas !!

    Aprilia Atur Strategi lawan Marc Marquez…..Perburuan Gelar 2026 Memanas !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…Ketegangan di dalam garasi Aprilia Racing berada di titik tertinggi musim ini. Chief Executive Officer (CEO) Aprilia Racing, Massimo Rivola, secara tegas menyatakan komitmennya untuk segera membenahi atmosfer “beracun” dan dinamika internal tim demi menyelamatkan peluang gelar juara dunia MotoGP 2026. Langkah tegas ini diambil bertepatan dengan kian melesatnya performa sang juara bertahan, Marc Marquez, yang kini makin mengancam posisi puncak klasemen…!!

    Gebrakan yang disiapkan manajemen Aprilia terjadi usai serangkaian insiden dan ketegangan di antara para pebalapnya. Meski mengawali musim 2026 secara dominan melalui manuver Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, konsistensi tim asal Noale, Italia, tersebut goyah akibat friksi internal dan serangkaian kerugian poin dalam beberapa seri terakhir.

    Puncaknya, rentetan hasil buruk Bezzecchi—mulai dari insiden dengan rekan setimnya hingga sanksi akibat pelanggaran di lintasan—membuat keunggulan poin Aprilia yang sempat menyentuh angka lebih dari seratus poin perlahan habis tergerus.

    Pihak manajemen menyadari bahwa menjaga keharmonisan paddock jauh lebih krusial menjelang paruh kedua musim ketimbang sekadar mengandalkan kecepatan motor. Rivola menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi intrik yang dapat merugikan fokus tim di garis finis.

    “Pertama-tama, kami harus mengevaluasi diri sendiri. Fokus kami adalah memberesi internal agar kembali kompetitif seperti di awal musim. Sejak balapan pertama, kami tidak pernah meremehkan Marc Marquez. Ia adalah ancaman nyata dan pabrikannya melakukan pekerjaan yang luar biasa.”.. ujar Massimo Rivola

    Di sisi lain, bangkitnya Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati menjadi momok menakutkan bagi rival-rivalnya. Sempat tertinggal hingga 102 poin pasca-operasi bahu di awal musim, pebalap asal Spanyol itu melakukan comeback impresif dengan memenangi rentetan balapan secara beruntun.

    Dengan performa Ducati yang kembali menemukan bentuk terbaiknya, perselisihan jarak poin di papan atas klasemen kini kian menipis. Rivola bahkan secara terbuka melabeli Marquez sebagai kandidat terkuat untuk merengkuh gelar juara dunia musim 2026, meski menekankan bahwa Aprilia tidak akan menyerah begitu saja.

    “Semua memprediksi Marc Marquez sebagai favorit. Namun, persaingan gelar ini dipastikan akan berlangsung sengit hingga seri pamungkas, dan kami akan bertarung sampai akhir,” tegas Rivola.

    Last….kini, fokus Aprilia tertuju pada pembenahan manajemen garasi agar dapat meredam dominasi Ducati. Paruh kedua kompetisi diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit antara kebangkitan beruntun Marquez dan upaya Aprilia dalam mempertahankan kedudukan mereka di garis depan. (iwb)

  • Breaking !! Fermin Aldeguér Pindah ke VR46 Team….Dapat Ducati spek Factory !

    Breaking !! Fermin Aldeguér Pindah ke VR46 Team….Dapat Ducati spek Factory !

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Bursa transfer pebalap MotoGP jelang era anyar regulasi 2027 benar-benar panas membara, Cak! Kabar mengejutkan datang dari pabrikan Borgo Panigale. Fermin Aldeguer, rookie berbakat asal Spanyol yang saat ini membela Gresini Racing, dipastikan bakal pindah markas ke VR46 Racing Team pada musim MotoGP 2027! Langkah manuver ini murni diprakarsai oleh Ducati Corse yang memegang kontrak langsung sang pembalap. Keputusan ini tergolong menarik dan mengejutkan karena terjadi tepat saat MotoGP bersiap menyongsong era baru mesin 850cc!

    Poin paling krusial dari kepindahan ini adalah status Aldeguer di tim milik The Doctor tersebut, Cak. Meskipun membela tim satelit VR46, Aldeguer tetap berstatus sebagai pembalap pabrikan (factory rider) yang dikontrak langsung oleh Ducati Corse. Artinya, di musim 2027 nanti Aldeguer dijamin bakal menunggangi motor berkode Desmosedici GP 850cc spesifikasi pabrikan penuh (Factory-Spec). Doi juga akan menerima pasokan komponen serta update perangkat balap secara bersamaan dengan pembalap tim utama Ducati Lenovo!

    “Menjadi bagian dari tim VR46 adalah kehormatan besar. Tapi sejujurnya, bekerja langsung di bawah naungan sosok legenda seperti Valentino Rossi bikin saya agak sedikit terintimidasi !” gurau Aldeguer saat merespons kepindahannya.

    Bagi kubu VR46 Racing Team—khususnya sang manajer tim, Alessio ‘Uccio’ Salucci—merekrut Aldeguer sebenarnya adalah impian lama yang tertunda. Sampeyan ingat kan waktu Luca Marini secara mendadak hengkang ke Repsol Honda pada akhir musim 2023 lalu? Nah, waktu itu VR46 sejatinya sudah mendekati Aldeguer, namun terhalang kontrak. Kini, berkat restu dan skema dari Ducati, VR46 akhirnya berhasil mengamankan salah satu talenta muda paling mematikan di kisi balap MotoGP untuk jangka panjang.

    Last…Kepindahan Aldeguer ke VR46 untuk musim 2027 otomatis bikin susunan pebalap Gresini Racing bergejolak. Tim besutan Nadia Padovani kini juga sudah memiliki pebalap baru untuk mengisi barisan lini serang mereka saat regulasi 850cc resmi bergulir nanti. Nah, piye miturut sampeyan, Cak? Apakah duet Aldeguer dengan racikan teknis pabrikan Ducati di bawah naungan tim VR46 bakal sanggup mengacak-acak persaingan papan atas di era 850cc nanti? monggo berikan prediksinya…(iwb)

  • Marquez Motogp Titel 2026 Terbuka Gagal…Ini Penantang Terbesar Marc !!

    Marquez Motogp Titel 2026 Terbuka Gagal…Ini Penantang Terbesar Marc !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk… persaingan MotoGP 2026 makin panas dan bikin merinding gulu! Setelah Marc Marquez sukses memborong kemenangan ganda di Sachsenring, Si Semut Cerobet kembali menjelma jadi favorit juara dunia MotoGP 2026. Padahal kalau dihitung-hitung, posisi Marc di klasemen sementara masih bertengger di peringkat ke-3, tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen. Tapi jangan salah cakk, konsistensi Marquez makin edan. Terus siapa aja rival yang siap mengancam impian Marquez meraih gelar juara dunia ke-8?  IWB akan rilis ranking 7 pembalap yang IWB anggap sebagai ancaman paling nyata buat Marc Marquez di musim 2026 ini. Penasaran piye peta persaingannya? mari kita bedah siji-siji dari paling belakang dulu cakkk!

    7. Pedro Acosta (Selisih 42 Poin dari Marquez)

    Di urutan ketujuh ada si bocah ajaib Pedro Acosta. Awalnya Acosta ini tampil begitu menjanjikan, bahkan digadang-gadang jadi calon rekan setim Marquez di Ducati pabrikan masa depan. Tapi belakangan performanya malah mengkhawatirkan cakk. Dalam tiga seri terakhir, Acosta cuma bisa mendulang 16 poin! Masalahnya komplit: dari cedera carpal tunnel syndrome yang bikin dia kudu operasi, mesin KTM yang sering rewel sampai KTM minta segel mesin dibuka, hingga performa motor RC16 yang kalah telak dibanding Ducati dan Aprilia. Peluang Acosta jegal Marquez? Tipisss bangat cakk, yahhh…butuh keajaiban!

    6. Raul Fernandez (Selisih 31 Poin dari Marquez)

    Fernandez dari tim Trackhouse Aprilia menunjukkan peningkatan yang cukup impresif dibanding musim-musim sebelumnya. Dia makin konsisten dan geber motor RS-GP dengan ciamik. Tapi masalahnya, jarak poinnya udah terlalu jauh dari persaingan atas. Selain itu, Fernandez juga belum punya pengalaman bertarung dalam tekanan perebutan gelar juara dunia MotoGP.

    5. Pecco Bagnaia (Selisih 47 Poin dari Marquez)

    Sopo seng ora kenal Pecco Bagnaia cakk? Pembalap yang sudah kenyang asam garam comeback juara dunia ini sebenarnya punya pure speed yang kencang. Banyak poin Pecco yang hilang di Jerez, Le Mans, dan Assen bukan karena kesalahannya sendiri, tapi karena nasib apes (hilang lebih dari 40 poin!). Tapi di Sachsenring kemarin, borok Pecco keliatan cakk. Dia mengeluhkan masalah rear grip (daya cengkeram ban belakang) yang anehnya nggak dirasakan pembalap Desmosedici lainnya. Dengan jarak 47 poin dari Marquez, tugas Pecco berat njeblug cakk!

    4. Fabio Di Giannantonio (Selisih 6 Poin dari Marquez)

    Diggia tampil luar biasa konsisten hampir di semua sirkuit. Posisinya di klasemen ketat bener, cuma berjarak 6 poin di belakang Marquez. Diggia jago mengolah ban bekas (used tyre), tapi kelemahannya ada di lap-lap awal dan saat race day. Dia sering apes di awal start sehingga pas balapan kudu kerja keras merayap dari belakang. Kalau mau jagain asa juara, Diggia nggak bisa cuma ngandelin finis posisi 3 atau 4 terus, kudu berani gassspol ngejar podium tertinggi!

    3. Jorge Martin (Unggul 18 Poin dari Marquez)

    Nahhh ini dia cakk, Martinator si pemuncak klasemen sementara! Soal kencang dan start agresif di lap awal, Martin emang joss gandozz. Tapi performa Martin belakangan ini malah seperti orang linglung cakk. Dia terus-terusan mengeluhkan bagian depan motor Aprilia RS-GP miliknya. Bahkan Martin sendiri jujur mengakui kalau dengan performa sekarang, dia bakal sulit mempertahankan gelar. Hmm…belum-belum udah keder cak mentalnya…

    2. Ai Ogura (Unggul 4 Poin dari Marquez)

    Iki pembalap paling mengejutkan cakk! Ai Ogura yang baru tahun kedua di MotoGP tampil super tenang dan punya daya jelajah balap (race pace) yang bikin merinding di fase kedua balapan. Posisinya sekarang unggul 4 poin dari Marquez. Namun titik lemah Ogura masih ada di lintasan basah (wet race). Sekalinya hujan turun, performa Ogura langsung drop drastis. Kalau cuaca bersahabat, Ogura bisa jadi ancaman mengerikan buat Marquez!

    1. Marco Bezzecchi (Selisih 4 Poin dari Marquez)

    Dan ancaman nomor satu paling berbahaya buat Marc Marquez menurut ranking ini jatuh pada… Marco Bezzecchi! Walaupun sempat kehilangan keunggulan poin akibat crashes dan cedera tulang selangka, Bezzecchi punya performa puncak terhebat di atas Aprilia. Dia satu-satunya pembalap Aprilia yang sanggup meladeni Marc Marquez di kondisi trek basah maupun dry. Asal kondisi fisiknya cepat pulih 100% pas seri Aragon nanti, Bezzecchi adalah musuh paling bebuyutan yang siap menghentikan dominasi Marc Marquez cakk!

    Last…Kalau IWB perhatikan, ancaman terbesar Marc Marquez sebenarnya bukan cuma datang dari para pesaingnya di atas trek, tapi dari dirinya sendiri (mental control dan konsistensi). Marquez musim 2026 ini jauh lebih cerdik, tahu kapan harus push dan kapan harus main aman mengamankan poin. Piye miturut sampeyan cakk? Apakah Marc Marquez bakal dengan mudah mengunci gelar juara dunia MotoGP yang ke-8, atau justru Bezzecchi, Ogura, dan Martin yang bakal bikin kejutan di sisa musim? Monggo berikan komentarnya di bawah…(iwb)

  • Mengejutkan…Ternyata Jorge Martin adalah Raja ” Dlosor ” !!

    Mengejutkan…Ternyata Jorge Martin adalah Raja ” Dlosor ” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Musim paruh pertama MotoGP 2026 menyajikan dinamika yang cukup unik sekaligus mengejutkan. Jorge Martin, pembalap utama tim Aprilia Racing, sukses memasuki jeda musim panas sebagai pemuncak klasemen sementara. Namun, di balik dominasinya mengumpulkan poin demi poin, pembalap berjuluk The Martinator ini juga memegang rekor yang tak biasa: pembalap dengan jumlah kecelakaan (crash) tertinggi di kisi-kisi grid alias raja Crash !!!

    Hingga seri ke-11 di Sachsenring, Jerman, Martin mencatatkan total 16 kali kecelakaan. Angka ini menempatkannya di posisi teratas daftar crash stats MotoGP 2026, mengungguli nama-nama seperti Joan Mir. Uniknya, situasi ini tidak menghentikan sang juara bertahan untuk tetap memimpin perebutan gelar dunia. Kepindahan Jorge Martin ke pabrikan Aprilia pada musim 2025/2026 sempat diawali dengan transisi yang berat dan penuh adaptasi. Namun, gaya balap agresifnya di atas RS-GP membuah hasil signifikan pada balapan Sprint maupun balapan utama.

    Di balik rekor kecelakaan yang tinggi, keberhasilan Martin memimpin klasemen dipicu oleh strategi mengumpulkan poin secara konsisten (squirrel strategy) saat ia berhasil bertahan di atas trek. Martin tercatat finis dan mencetak poin di 18 dari 22 balapan yang telah berlangsung (termasuk Sprint Race), dengan raihan delapan kali podium. Keberuntungan juga berpihak padanya. Berbeda dengan beberapa rivalnya yang harus absen karena cidera usai mengalami kecelakaan hebat, Martin sejauh ini berhasil lolos dari cedera serius.

    Mendorong Batas RS-GP demi Melawan Dominasi Ducati

    Statistik kecelakaan yang tinggi ini mencerminkan pendekatan khas Martin: mencari batas maksimal dari motor Aprilia RS-GP demi menahan gempuran Ducati yang dipimpin oleh Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.

    “Saya selalu membalap hingga batasnya. Dalam beberapa situasi, ketika Anda mencoba mengejar keunggulan di sektor-sektor tertentu, risiko kehilangan grip roda depan sangat tinggi,” ungkap Martin dalam sebuah wawancara.

    Karakteristik RS-GP yang membutuhkan corner speed tinggi memaksanya bekerja ekstra keras di area pengereman. Meski beberapa kali berujung di gravel, agresivitas ini terbukti efektif menjaga Aprilia tetap kompetitif di papan atas.

    Last…Memasuki jeda paruh musim sebelum gelaran di Silverstone, Martin memimpin klasemen dengan keunggulan tipis 14 poin atas rival terdekatnya. Persaingan di papan atas dipastikan akan makin memanas mengingat Marc Marquez terus memangkas jarak poin. Tantangan terbesar bagi Jorge Martin dan tim mekanik Aprilia di paruh kedua musim adalah menemukan kompromi setup yang dapat memberikan kestabilan pada roda depan tanpa mengurangi speed khas sang pembalap Spanyol tersebut. Jika Aprilia mampu mengurangi margin kesalahan tanpa mengorbankan kecepatan, peluang Martin untuk mengunci gelar juara dunia keduanya berturut-turut akan semakin terbuka lebar….(iwb)

  • Yamaha Pimpin Test Prototipe MotoGP 2027….!!

    Yamaha Pimpin Test Prototipe MotoGP 2027….!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Geliat peracikan teknologi menjelang perombakan besar regulasi teknis MotoGP 2027 kian memanas setelah jeda musim panas. Seluruh pabrikan peserta MotoGP kini tancap gas mengembangkan prototipe motor masa depan, dengan Yamaha mengambil langkah paling awal di lintasan balap. Regulasi 2027 dipastikan membawa perubahan mendasar pada lanskap kompetisi: penurunan kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc, pengurangan komponen aerodinamika (aero winglet), penghapusan perangkat pengatur ketinggian (ride height device), serta masuknya Pirelli sebagai pemasok ban tunggal menggantikan Michelin. Yamaha memelopori pengujian lintasan pasca-libur musim panas lewat sesi tes di Sirkuit Jerez, Spanyol. Dua test rider mereka, Augusto Fernández dan Andrea Dovizioso, ditugaskan untuk menguji coba dan mengembangkan prototipe YZR-M1 berkapasitas 850cc…!! (more…)

  • Terbongkar alasan Acosta Pilih Ducati ketimbang KTM di 2027 !!

    Terbongkar alasan Acosta Pilih Ducati ketimbang KTM di 2027 !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Keputusan Pedro Acosta untuk hengkang dari KTM dan merapat ke tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2027 menjadi salah satu manuver paling menyita perhatian di paddock. Bagi pembalap muda asal Murcia, Spanyol tersebut, kepindahan ke skuad ‘Merah Borgo Panigale’ bukan sekadar pergantian seragam, melainkan langkah krusial yang menentukan perjalanan kariernya. Memasuki paruh kedua musim ketiganya di kelas para raja, Acosta konsisten tampil sebagai pembalap terdepan di kubu pabrikan Austria tersebut. Namun, ambisi besar untuk meraih gelar juara dunia MotoGP membuatnya harus mengambil keputusan tegas !!!

    Acosta telah menjalin kemitraan erat dengan KTM bahkan sebelum debutnya di ajang Grand Prix pada 2021. Pada musim perdananya di MotoGP (2024), ia langsung tampil menggebrak dan finis tepat di belakang Brad Binder. Titik balik kedewasaan balapnya terjadi pada pertengahan musim 2025. Acosta mulai mengubah pola pikirnya: alih-alih frustrasi akibat keterbatasan motor yang berujung crash, ia memilih fokus memaksimalkan potensi RC16 yang ada di tangannya. Hasilnya, Acosta tampil dominan dan tak tersentuh oleh pembalap KTM lainnya.

    Kendati demikian, Acosta menyadari bahwa performa RC16 belum cukup tangguh untuk mengantarnya mengunci gelar juara dunia.

    “Sejak pertama kali menandatangani kontrak pabrikan [KTM], satu-satunya hal yang saya inginkan adalah motor yang bisa memenangkan kejuaraan dunia. Jelas motor itu belum tiba sampai sekarang, dan jujur saja, saya tidak punya waktu lagi untuk terbuang (no more time to lose). Saya mendapat banyak pengalaman di KTM, tetapi saya merasa ini adalah tantangan yang memang saya butuhkan dalam karier saya.”

    Langkah cepat Acosta mengamankan kontrak bersama Ducati memberi kepastian untuk masa depannya. Meski MotoGP akan mengalami perombakan regulasi besar-besaran pada musim 2027, Ducati tetap dipandang sebagai standar tertinggi (benchmark) di panggung MotoGP dalam lima musim terakhir. Peluang mengendarai Desmosedici memberikan garansi teknis terbaik bagi Acosta untuk merealisasikan impian terbesarnya: menjadi juara dunia di kelas utama.

    Last….Meski memutuskan berpisah di akhir 2026, Acosta tetap memberikan rasa hormat dan apresiasi tinggi kepada pabrikan yang telah membesarkan namanya. Ia juga optimistis terhadap prospek KTM yang telah mengamankan lini pembalap baru, yaitu Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio. “KTM mengambil juara dunia seperti Alex [Marquez] dan pembalap yang saat ini menjadi yang terkuat kedua di Ducati [Di Giannantonio]. Mereka punya kartu yang sangat bagus untuk dimainkan musim depan,” pungkas Acosta. Kepindahan Pedro Acosta ke Ducati Lenovo Team pada 2027 menandai babak baru dalam perburuan takhta MotoGP. Bagi Acosta, bertahan di KTM berarti menunda ambisi besarnya, sementara Ducati menawarkan senjata paling menjanjikan untuk mewujudkan mimpinya di puncak balap motor dunia. Apakah Acosta bisa ?? kita lihat saja nanti cak….(iwb)

  • Yamaha Gercep…Mantan Mekanik Rossi ditunjuk Bantu Jorge Martin !!

    Yamaha Gercep…Mantan Mekanik Rossi ditunjuk Bantu Jorge Martin !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… Pasar bursa transfer MotoGP makin memanas !! Enggak cuma perpindahan pembalap antar pabrikan yang bikin heboh, tapi skenario perombakan teknisi alias crew chief untuk musim depan juga makin panas. Nah, kabar datang dari juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin! Menyandangkan status pembalap anyar tim pabrikan Yamaha musim depan, doi dilaporkan bakal ditandemkan dengan sosok kru kawakan mantan tangan kanan Valentino Rossi! Siapa doi? kita bedah bareng-bareng cakkk!

    Seperti yang kita tahu bersama, kepindahan Jorge Martin ke skuad tim pabrikan Monster Energy Yamaha bersama Ai Ogura menjadi salah satu manuver paling menyita perhatian. Langkah ini diambil Martinator setelah Fabio Quartararo dipastikan hengkang menuju pabrikan sayap mengepak, Honda. Namun, kepindahan Martin ke kubu garputala dipastikan bakal menjadi perpindahan yang benar-benar murni tanpa membawa “pasukan” lamanya. Martin harus berpisah dengan Daniele Romagnoli…kepala mekanik yang sukses mengawalnya meraih mahkota juara dunia 2024 di Ducati Pramac hingga mendampinginya di Aprilia. Pasalnya cakk, Romagnoli dikabarkan memilih bertahan di Aprilia untuk memandu kedatangan Pecco Bagnaia musim depan!

    Nah, pertanyaannya… siapa yang bakal mengawal Martinator menunggangi YZR-M1?

    Laporan mendalam dari Motorsport menyebutkan bahwa Yamaha telah menyiapkan sosok krusial: David Munoz!

    IWB catat, nama David Munoz jelas bukan nama sembarangan di paddock MotoGP pakbro. Bagi sampeyan pecinta balap veteran, Munoz adalah sosok teknisi yang ditarik langsung oleh Sang Legenda Valentino Rossi dari tim VR46 Moto2 untuk menjadi crew chief-nya di skuad utama pada musim 2020 dan 2021 menggantikan Silvano Galbusera. Saat ini, Munoz masih bertugas mendampingi Alex Rins di pabrikan garputala.

    Perombakan kru besar-besaran ini memang menjadi hal yang lumrah tapi sarat tantangan. Pasalnya, hubungan batin antara rider dan crew chief kerap jadi kunci kecepatan di atas lintasan. Namun seperti yang dibuktikan Marc Marquez saat pindah ke Gresini (tanpa Santi Hernandez) dan kemudian ke Ducati pabrikan, pergantian kepala mekanik tetap bisa menghasilkan performa gila-gilaan jika komunikasinya menyatu.

    Last… Keputusan Yamaha mendaratkan David Munoz untuk membimbing Jorge Martin jelas merupakan sinyal serius. Skuad Iwata enggak mau main-main dalam menyambut era baru demi mengembalikan kejayaan YZR-M1 di papan atas. Mampukah duet Martinator dan eks tangan kanan The Doctor ini melesat kencang di atas M1? Jorge Martin x David Munoz di Yamaha?Menarik untuk kita tunggu kiprahnya cakkk! (IWB)

  • Aleix Espargaro Lelang Motogp RS-GP 2020…….waahh Lakunya Murah !!!

    Aleix Espargaro Lelang Motogp RS-GP 2020…….waahh Lakunya Murah !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…entah apa yang ada dibenak Aleix Espargaro yang rela melapas Motogp Aprilia RS-GP kepublik. Betul cak…Usut punya usut, motor prototipe RS-GP20 ini sebenarnya merupakan hadiah kenang-kenangan dari Aprilia Racing kepada Aleix Espargaro pada tahun 2022 atas jasa-jasanya membidani dan mengembangkan proyek MotoGP pabrikan asal Noale tersebut hingga kompetitif. Dan dilalah pembalap ini malang melelang dengan harga sangat murahhhh. Berapa lakunya ??

    Buat para kolektor berdompet tebal, ini dia barang ghaib yang akhirnya bener-bener lepas ke tangan publik. Motor prototipe asli MotoGP milik mantan pembalap andalan Aprilia, Aleix Espargaro, yakni Aprilia RS-GP20 (musim 2020) resmi terjual dalam acara lelang megah di Inggris (Iconic Auctioneers). Motor yang sebelumnya disimpan rapi dalam koleksi pribadi Aleix. Pihak balai lelang Iconic Auctioneers bahkan mengonfirmasi bahwa ini adalah pertama kalinya dalam sejarah mereka melelang sebuah motor spesifikasi murni MotoGP yang dikonsinyasikan langsung dari tangan sang pembalapnya sendiri, bukan lewat pihak ketiga atau perantara!

    Motor MotoGP asli langka banget bisa lepas ke tangan kolektor pribadi, apalagi dijual langsung oleh sang pembalap sendiri. Biasanya pabrikan bakalan menyimpan rapi prototipe mereka di museum atau malah menghancurkannya biar rahasia dapur/teknologinya tidak bocor. Namun ini tidak karena Aleix justru dipersilahkan untuk melelang RS-GP 2020 secara publik. Infonya…kondisi teknis motornya yang bener-bener original seperti saat terakhir mengaspal di lintasan balap cak!

    • Mesin & Sasis: Mengusung mesin V4 90 derajat berkubikasi 1.000cc dengan sasis aluminium Mesin ini adalah titik balik sejarah Aprilia beralih ke konfigurasi V90 yang menjadi fondasi kebangkitan mereka.

    • Komponen Mewah: Bodi full carbon fiber, knalpot titanium Akrapovic, suspensi Ohlins spesifikasi MotoGP, hingga sistem pengereman Brembo dengan cakram karbon depan.

    • Unit ECU/Elektronik Utuh: Nah ini yang paling ghaib cakkk! Biasanya pabrikan akan mencopot ECU sensitif sebelum melepas motor. Tapi di unit milik Aleix ini, perangkat elektronik murni pabrikan Marelli masih terpasang utuh! Motor bahkan dalam kondisi running (bisa dinyalakan), meski butuh asistensi teknis jika ingin digeber di sirkuit.

    Terus berapa lakunya ?? Hanya laku €300.000 (atau sekitar Rp5,2 Miliar jika dikonversikan)! Jelas ini angka yang cukup kecil untuk ukuran MotoGP bike. Karena estimasi Motor RCV contohnya…nilainya diperkirakan bisa sampai 15Milyar. Mungkin status motor dan yang hanya lelang sehingga valuenya juga berbeda. Btw…Pembeli yang merogoh kocek hampir Rp5,2 Miliar ini tidak cuma membawa pulang satu unit motor RS-GP20 cakkk. Dalam paket lelang tersebut, Aleix Espargaro juga menyertakan perlengkapannya secara utuh dari musim 2020, mulai dari:

    • Baju balap (leather suit) asli

    • Helm balap

    • Sepatu boots

    • Sarung tangan (gloves)

    • Beserta sertifikat dan dokumen pengiriman resmi dari pabrikan Aprilia!

    Last…bagi Aleix Espargaro yang kini bertugas sebagai test rider Honda, melepas motor bersejarah ini tentu menjadi momen emosional, namun sekaligus memberikan kesempatan rare bagi kolektor sejati untuk memiliki sepotong sejarah perjalanan Aprilia di kelas tertinggi MotoGP…..(iwb)

  • Update Cedera Marco Bezzecchi….ini yang kalian tunggu !!

    Update Cedera Marco Bezzecchi….ini yang kalian tunggu !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… Kabar hangat datang dari paddock MotoGP! Buat sampeyan para pecinta balap, khususnnya fans berat anak didik Valentino Rossi dan rider Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, ada update seru nih. Setelah kecelakaan hebat di Sachsenring Jerman sebelum libur musim panas, Marco akhirnya angkat bicara soal kondisi terbarunya! Piye prospek comeback-nya di seri Silverstone mendatang? simak ulasannya cakkk!

    Seperti yang kita tahu bersama, liburan musim panas MotoGP 2026 tinggal menghitung hari alias jam-jam terakhir sebelum bendera start dikibarkan kembali di Sirkuit Silverstone, Inggris. Nah, waktu yang makin mepet ini jelas bikin publik bertanya-tanya, “Iki Bezzecchi udah siap gaspol lagi po durung?”

    Bila sampeyan ingat, Bezzecchi mengalami insiden yang cukup mengerikan saat sesi Q2 di GP Jerman lalu. Doi mengalami highside ganas di tikungan ke-7 yang membuatnya harus absen di balapan utama Sachsenring. Imbasnya ki pakbro, doi kudu masuk meja operasi buat benerin tulang selangka (collarbone) yang patah, plus prosedur lanjutan di bagian lutut untuk membersihkan luka pasca-crash. Bener-bener apes tenan!

    Namun, di tengah-tengah kesibukan rekan-rekan akademinya seperti Pecco Bagnaia, Franco Morbidelli, Luca Marini, hingga sang guru Valentino Rossi yang turun di ajang balap malam CIV Misano baru-baru ini, Bezzecchi memang hanya hadir sebagai penonton. Tapi hadirnya Bez di sana tentu enggak lepas dari sorotan media!

    Diwawancarai oleh Motosprint, Bezzecchi membeberkan kondisi fisiknya yang kini berangsur membaik dan sesuai rencana recovery.

    “Kondisiku sudah lebih baik, proses pemulihannya berjalan sesuai rencana,” tutur Bezzecchi gembira.

    Doi juga menambahkan betapa senangnya bisa hadir di ajang CIV Misano meskipun hanya menonton dari pinggir lintasan. “Aku selalu senang bisa kembali ke sini (CIV), di mana aku selalu bertemu banyak teman dan rekan satu tim. Rasanya luar biasa,” lanjutnya.

    Kembalinya Bezzecchi ke trek di Silverstone nanti sangat dinanti oleh kubu Aprilia Racing. Pasalnya, target Bez sejak awal memang ingin segera kembali membesut RS-GP di GP Inggris. Walau demikian, pemandangan grid MotoGP di Silverstone sepertinya belum akan diisi oleh jajaran pembalap utama secara utuh. Pasalnya, rider LCR Honda Johann Zarco dipastikan masih absen akibat cedera lutut yang didapatnya di Barcelona, dan posisinya kembali digantikan oleh penguji gaek Cal Crutchlow.

    Last… Buat sampeyan fans Bezzecchi dan Aprilia, tatalah dada sampeyan dengan lega. Recovery berjalan mulus dan Bez dipastikan siap tempur untuk balapan sengit di Silverstone dalam hitungan dua minggu ke depan. Kita doakan saja semoga kondisi fisik sang murid VR46 ini benar-benar 100% fit saat kembali menggebrak lintasan! Marco Bezzecchi? Juozz gandozz siap gaspolll cakkk! (IWB)

  • GAWAT !! Aprilia Pecah..Bezzecchi vs Martin Bertengkar, tidak Tegur Sapa ???

    GAWAT !! Aprilia Pecah..Bezzecchi vs Martin Bertengkar, tidak Tegur Sapa ???

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Suasana garasi tim pabrikan Aprilia Racing dikabarkan memanas hebat hingga pecah seribu! Hubungan dua pembalap andalannya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, dikabarkan retak parah dan sampai pada tahap putus komunikasi alias tak saling sapa pasca-insiden tabrakan hebat di GP Hungaria. Garasi yang awalnya penuh suka cita karena sempat mendominasi di awal musim, kini mendadak dingin bak es batu akibat perang dingin di internal tim! Wahhh seriusan ikiii..?? kok bisaaa ???

    Jadi cak…isunya, Awal musibah bermula saat balapan di GP Hungaria. Jorge Martin kehilangan kendali atas motor RS-GP miliknya di tikungan pertama. Apesnya cakkk, kesalahan Martin tersebut tidak hanya menyapu dirinya sendiri, tetapi juga melibas rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta dua pembalap lain yakni Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) dan Fermin Aldeguer (Gresini Racing). Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi Bezzecchi. Pembalap asal Italia yang sempat menguasai puncak klasemen sementara dengan keunggulan 21 poin setelah kemenangannya di Mugello itu justru bernasib sial berturut-turut. Hasil perselisihan di lintasan dan rentetan hasil buruk melempar posisinya dari puncak klasemen, yang kini malah direbut oleh Martin sendiri.

    Pengamat Kawakan Buka Suara: “Seperti Pot Bunga Pecah!”

     Manajer rider kawakan, Carlo Pernat, membeberkan secara gamblang ketegangan luar biasa yang terjadi di dalam paddock Aprilia. Menurut Pernat, keharmonisan Aprilia saat ini sudah hancur tak tersisa.

    “Sebelumnya, tim ini seperti busa sampanye—semuanya berjalan sangat indah dan penuh perayaan. Namun sejak insiden Hungaria, semuanya berubah menjadi kacau. Mereka saling melempar tatapan sinis, para pembalap tidak lagi saling bicara, bahkan para mekanik dan engineer race mereka pun berhenti berkomunikasi. Suasananya sangat buruk,” beber Carlo Pernat kepada Speedweek. Pernat melukiskan kondisi tim pabrikan Noale tersebut dengan ungkapan tajam: “Ini seperti pot bunga yang sudah pecah.”

    Persaingan Memanas, Gelar Juara Terancam Melayang

    Dampak dari perang dingin ini terasa sangat nyata di atas lintasan. Aprilia yang sukses memborong 5 kemenangan dari 7 seri awal musim ini, mendadak lemes dan hanya mampu mencetak satu podium dalam empat seri terakhir.

    Perolehan poin kombinasi Martin dan Bezzecchi pasca-Mugello mandek di angka 65 poin. Bandingkan dengan performa konsisten Marc Marquez yang meraup hingga 119 poin dalam periode yang sama, atau Ai Ogura (Trackhouse) dengan 102 poin.

    Meskipun saat ini Jorge Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 22 poin dari Bezzecchi, Martin sendiri mengakui bahwa tanpa perbaikan teknis signifikan pada RS-GP pasca-libur semester, posisinya di puncak sangat rentan tergeser oleh rival-rivalnya.

    CEO Aprilia, Massimo Rivola, sempat mengkritik keras kecerobohan Martin di Hungaria sebagai “kesalahan yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang calon juara dunia”, meskipun belakangan ia mencoba menenangkan situasi. Namun nasi sudah menjadi bubur, hubungan Martin dan Bezzecchi yang pernah memanas sejak era persaingan Moto3 2018 kini kembali membara dan merusak keharmonisan tim secara keseluruhan….

    Last…jika benar isu yang dilontarkan Pernat, jelas ini adalah kesempatan Marc Marquez untuk menggunakan pertengkaran kedua rider ini untuk menekan Aprilia cak. Memang sulit jika kita

    Piye miturut sampeyan cakkk? Apakah pertikaian internal ini bakal menggagalkan impian Aprilia meraih gelar juara dunia MotoGP tahun ini? Mampukah Massimo Rivola mendamaikan kedua pembalapnya? Wisss monggo corat-coret pendapat sampeyan di kolom komentar ya cakkk! (iwb)