Category: Honda

  • HOT GOSSIP….Betulkah Pengembangan Honda CBR250RR “Membeku”?

    HOT GOSSIP….Betulkah Pengembangan Honda CBR250RR “Membeku”?

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Sejak pertama kali menggebrak pasar pada akhir 2016 (dan masuk tahap pengembangan beberapa tahun sebelumnya), Honda CBR250RR tetap menjadi tolok ukur performa di kelas motor sport 250cc dua silinder. Yang unik….sementara kompetitor seperti Kawasaki merilis Ninja ZX-25R yang empat silinder, Honda hanya memberikan update kecil berupa kenaikan tenaga tipis atau perubahan suspensi depan. Makanya cak…banyakkk banget dari sampeyan yang bertanya….Mengapa Pengembangan CBR250RR Seolah “Membeku”?

    Banyak dari sampeyan yang bertanya ke IWB, apakah ada indikasi Honda mengembangkan ulang CBR250RR mengingat umurnya sudah mendekati 10 tahun. Sampeyan pasti ingat gen ini dirilis pada 2016….dan sampai 2026 CBR250RR tetap pada tempatnya. Banyak dari sampeyan bertanya…kenapa Honda seolah tanpa ada pergerakan mesin seperempat liter mereka ? ini tidak biasa cak dilakukan AHM karena bisanya pengembangan dilakukan per 3 tahun. Makanya pada artikel ini IWB akan memberikan beberapa analisa pangkal penyebab RND gen ini seolah membeku. Dan ini penjabaran IWB….

    1. Tercapainya Puncak Evolusi Dua Silinder

    Secara teknis, mesin CBR250RR (khususnya varian SP Quick Shifter) sudah berada di ambang batas maksimal efisiensi mesin 250cc dua silinder produksi massal. Tenaga yang mencapai 42 PS adalah angka yang luar biasa.

    • Hukum “Diminishing Returns”: Untuk menaikkan tenaga lebih jauh lagi (misal ke 45-48 PS), Honda harus menggunakan material yang jauh lebih mahal atau mengorbankan durabilitas mesin. Pada titik ini, biaya pengembangan tidak lagi sebanding dengan tambahan performa yang didapat plus harga jual nantinya.

    2. Pergeseran Tren Pasar Global ke “Moped” dan Skutik

    Ini adalah core dari semua cak. Pasar motor sport fairing di kelas menengah mengalami penyusutan secara global. Jadi nggak hanya di Indonesia…motorsport fairing mengalami penurunan signifikan soal market share…

    • Dominasi Skutik Besar: Di Indonesia sendiri, minat konsumen bergeser ke arah kepraktisan skutik besar 150-250cc. Sport sekarang isunya hanya mengisi 2% market share…jauhhh cak

    • Segmentasi Hobi: Motor sport 250cc kini murni menjadi pasar hobi yang sangat tersegmentasi. Dengan volume penjualan yang tidak semasif dulu, pabrikan cenderung lebih berhati-hati dalam menggelontorkan dana riset (R&D) yang mencapai triliunan rupiah untuk model yang pasarnya mengecil.

    3. Dilema “Empat Silinder” vs Regulasi Emisi

    Banyak penggemar berharap Honda merilis CBR250RR-R empat silinder untuk menjegal ZX-25R. Namun, ada tembok besar yakni harga jual yang akan melejit tinggi. Belum lagi Euro 5+ dan regulasi emisi masa depan.

    • Mesin dengan jumlah silinder banyak dan RPM tinggi menghasilkan emisi yang sulit dikendalikan.

    • Honda, sebagai perusahaan global, sedang melakukan transisi besar-besaran menuju elektrifikasi dan netralitas karbon. Mengembangkan mesin pembakaran internal (ICE) baru yang sangat spesifik untuk pasar terbatas dianggap tidak sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan.

    4. CBR250RR Masih Terlalu Kompetitif di Balap

    Di ajang balap seperti ARRC (Asia Road Racing Championship) kelas AP250, CBR250RR masih sangat dominan. Bahkan dengan regulasi pemotongan RPM (RPM limit) dari panitia, motor ini tetap sulit dikalahkan. Jika motor lama saja masih menang terus di lintasan balap, Honda secara logis tidak merasa “terdesak” untuk menciptakan mesin baru dari nol.

    5. Strategi “Milking the Product”

    Dalam manajemen produk, CBR250RR saat ini berada dalam fase Cash Cow. Investasi pengembangan awal sudah tertutupi oleh penjualan selama bertahun-tahun. Kini, Honda tinggal memanen keuntungan dengan melakukan penyegaran kosmetik (warna/grafis) atau fitur minor untuk menjaga relevansi tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk pengembangan sasis atau mesin baru.

    Nah…jadi itu cak beberapa alasan yang IWB dapat kumpulkan kenapa Honda seolah tidak tertarik mengembangkan ulang atau meracik all new facelift CBR250RR.  Jadi jangan heran ketika IWB terawang pergerakan motor berkode K64 ini seolah membeku…

    Last….CBR250RR adalah korban dari kesempurnaannya sendiri. Honda berhasil membuat motor yang “terlalu bagus” di tahun 2016, sehingga standar yang mereka ciptakan sendiri sulit ditembus tanpa menaikkan harga jual secara drastis ke angka yang mungkin tidak lagi rasional bagi konsumen kelas 250cc. Kemungkinan besar, kita tidak akan melihat generasi baru yang revolusioner sampai ada perubahan market sport fairing. Termasuk regulasi balap yang signifikan atau jika kompetitor utama (Yamaha R25) melakukan lompatan teknologi yang memaksa Honda untuk bergerak. Namun dengan kondisi pasar sport yang lesu, rasanya Kawasaki dan Yamaha pun akan enggan menggelontorkan dana triliunan untuk mengembangkan ulang senjata 250cc mereka…..dan ini jelas berdampak pada strategi Honda dipasar 25occ fairing yang kini terkesan mandeg tidak ada lanjutan pengembangan…..(iwb)

  • Geger !! Honda NS150ES 2026 Rilis…ketika”Jiwa” PCX Dipaksa Punya Dek Rata Vario!

    Geger !! Honda NS150ES 2026 Rilis…ketika”Jiwa” PCX Dipaksa Punya Dek Rata Vario!

    Iwanbanaran.com – Asli cak….dunia otomotif memang nggak pernah kehabisan berita. Lhaa piyee…Baru saja IWB memelototi sosok motor baru dari Wuyang Honda (partner Honda di China) bernama Honda NS150ES. Dan impresi pertama IWB pas melihat motor ini adalah: “Lho, ini PCX kok kakinya selonjoran dek rata?”

    Iya beneran cak! Bayangkan sampeyan punya Honda PCX 160 yang elegan dan bongsor itu, tapi tiba-tiba area tengahnya dipangkas, punuk tangki bensinnya dibuang, dan diganti dengan dek rata yang luas persis Honda Vario. Inilah konsep yang diusung oleh NS150ES.

    Desain: Mewah Tapi Praktis!

    Kalau kita intip area depan, aura mewahnya emang dapet banget. Lampu depan atau headlight-nya itu lho cak… besar, sangar, dan sudah full LED dengan desain yang sangat identik dengan keluarga maxi-skutik Honda. Garis-garis bodi sampingnya juga mengalir manis, memberikan kesan high-end scooter.

    Tapi kejutan utamanya ada di bawah dek. Berbeda dengan PCX yang tangki bensinnya di depan, NS150ES ini balik ke “khittah” skutik fungsional. Dek rata yang luas ini tentu menjadi jawaban buat Kangbro yang sering bawa barang belanjaan atau galon, tapi tetap pengen tampil parlente layaknya naik motor premium.

    Mesin: Tenaga 150cc eSP+

    Dapur pacunya nggak kaleng-kaleng cak. Mengusung mesin 150cc eSP+, motor ini diklaim mampu memuntahkan tenaga sekitar 14,5 HP dengan torsi 14,2 Nm. Memang secara kapasitas sedikit di bawah PCX 160 versi Indonesia, tapi untuk penggunaan harian di perkotaan, IWB yakin karakter mesin Honda yang halus dan responsif bakal tetap terasa di sini.

    Fitur Melimpah, Khas Honda Modern

    Fiturnya? lumayan komplit cak!

    • Panel Instrumen TFT: Layarnya sudah full warna dan bisa konek ke smartphone. Navigasi? Bisa langsung nongol di speedometer!

    • Smart Key System: Jelas sudah nggak pakai kunci kontak fisik lagi.

    • Pengereman: Sudah dibekali cakram depan-belakang plus fitur ABS (Anti-lock Braking System) dan HSTC (Honda Selectable Torque Control) biar nggak gampang sliding pas jalanan basah.

    • Socket USB: Buat ngecas HP sambil riding tetap aman terkendali.

    Last….Munculnya Honda NS150ES ini seolah menjadi jawaban bagi konsumen yang selama ini “galau” antara memilih kemewahan PCX atau fungsionalitas Vario. Di China, motor ini diposisikan sebagai skutik premium serba guna. Pertanyaannya… apakah PT AHM (Astra Honda Motor) bakal memboyong konsep dek rata 150cc ini ke tanah air? Mengingat pasar Indonesia sangat suka dengan dek rata (seperti suksesnya Vario), bukan tidak mungkin sosok NS150ES ini bisa menjadi inspirasi buat “Vario 160 Generasi Baru” atau malah model mandiri lainnya. Kalau menurut sampeyan gimana cak? Cocok nggak NS150ES ini mengaspal di jalanan Indonesia? Atau tetep setia sama PCX berpunuk? Monggo berikan opininya di kolom komentar… gass ! (iwb)

  • Penampakan asli Honda Stylo 2026 Red Burgundy…edian cakeppp puoll cakkk !!!

    Penampakan asli Honda Stylo 2026 Red Burgundy…edian cakeppp puoll cakkk !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….seperti yang sampeyan tahu, pasar skutik premium Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran varian warna terbaru dari Honda Stylo 160. PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan warna Burgundy khusus untuk tipe tertinggi, yakni ABS Special Edition. Peluncuran ini dilakukan serentak di berbagai wilayah, termasuk dalam gelaran Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 18 April 2026. Walaupun sudah dirilis, baru hari ini IWB melihat secara langsung penampakannya dan dilalah…cakepp puolll cakkk !!! nah seperti apa panampakannya ?? ini dia foto gallery Honda Stylo 2026 Red Burgundy….

    Secara desain, Honda memang nggak mau ngerubah siluet classic-fashion yang sudah terlanjur dicintai biker tanah air. Lekukannya tetap mengalir, berkelas, tapi tetep ada aura sporty-nya. Namun, fokus kita kali ini adalah kelir Red Burgundy-nya. Warna ini bukan merah sembarangan, cak. Level kemewahannya naik drastis!

    Kelir Sultan, Finishing Berkelas!

    Warna Red Burgundy di versi 2026 ini punya karakter yang unik. Kalau kena sinar matahari, dia memancarkan rona merah tua yang dalam banget, mirip warna wine mahal. Tapi begitu masuk ke area teduh, warnanya berubah menjadi gelap mendekati cokelat kehitaman yang elegan. Padu padan ini makin ciamik karena AHM memberikan glossy yang halus banget di raba….

    Nggak cuma body, cak. AHM juga pinter mainin aksen. Area jok dan deck kaki dilabur warna cokelat tua (dark brown) yang serasi banget dengan warna body-nya. Belum lagi detail emblem 3D gold yang nempel di body samping, bener-bener memberikan kesan kalau ini adalah skutik premium. Wis, pokoke aura “Sultan” kental banget di motor ini!

    Performa Tetap Njengat!

    Urusan dapur pacu, sepertinya Honda masih PD dengan mesin 160cc 4-katup eSP+ berpendingin cairan. IWB sudah sering tes mesin ini, dan sampeyan tahu sendiri kan? Tarikan bawahnya responsif, pas buat meliuk-liuk di kemacetan kota, tapi nafas atasnya juga nggak habis-habis. Powernya tetap berada di angka 11,3 kW pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 13,8 Nm. Kanggo selap-selip? Enteng bener, cak!

    Fitur-fitur unggulan lainnya tetap nempel, seperti:

    • Lampu Full LED yang desainnya tetap ikonik.

    • Honda Smart Key System lengkap dengan Answer Back System (biar nggak bingung nyari motor di parkiran).

    • USB Charger di dalam console box (penting banget buat HP yang lowbat).

    • Ban gambot dengan ring 12 yang bikin tampilan makin padat.

    Last….New Honda Stylo 160 Red Burgundy 2026 ini sepertinya memang disiapkan AHM untuk merangkul biker yang ingin tampil beda tanpa meninggalkan sisi fungsionalitas mesin 160cc yang powerfull. Dan warna ini memang istimewa cak…asli ketika melihat langsung kita dipaksa untuk menggoyang celengan wkwkwk….magnetnya kuat cak. Honda menjual tipe ini bersama aksesoriesnya diangka 33 jutaan. Nah, piye menurut sampeyan cak? Apakah warna Red Burgundy ini bakal jadi idaman baru di garasi sampeyan? Monggo sampaikan opininya di kolom komentar. Gazzzz….(iwb)

  • Jok Special G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125 dirilis…Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Jok Special G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125 dirilis…Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Bagi para pemilik Honda Monkey 125 yang ingin memberikan sentuhan retro pada motor kesayangannya, ada kabar baik dari Jepang. Produsen suku cadang kustom ternama, G-Craft, baru saja memperkenalkan aksesori terbaru mereka yang diberi nama NR Seat. Yup…Jok Sultan dirilis….G-Craft “NR Seat” untuk Honda Monkey 125, Tampil Klasik ala Tahun 74!

    Jadi cak…ini adalah jok special dengan label NR Seat G-Craft. Ini Bukan sekadar jok biasa, komponen ini dirancang khusus untuk membawa kembali memori kejayaan motor mungil Honda di era 70-an. Desain NR Seat ini mengambil inspirasi langsung dari bentuk dan estetika jok Honda Monkey Z50J tahun 1974, atau yang lebih dikenal di kalangan kolektor dengan sebutan “4L Monkey”. Ciri khas klasik sangat terasa berkat penyematan detail paku (rivet) di bagian samping jok yang memberikan kesan industrial sekaligus antik.

    Lebih Tebal dan Lebih Nyaman

    Selain menang di sektor penampilan, G-Craft juga memperhatikan aspek fungsionalitas dan kenyamanan. Berikut adalah keunggulan teknis dari NR Seat:

    • Peningkatan Ketebalan: Jok ini dibuat 2 cm lebih tebal dibandingkan dengan jok standar bawaan pabrik.

    • Busa Berkualitas Tinggi: Menggunakan material busa yang memiliki tingkat redaman tinggi, sehingga diklaim mampu mengurangi rasa lelah secara signifikan saat digunakan untuk perjalanan jauh atau touring santai.

    • Detail Eksklusif: Di bagian belakang, terdapat logo “Gcraft” yang dibuat dengan teknik emboss, memberikan identitas kustom yang kuat namun tetap elegan.

    Cocok untuk Berbagai Modifikasi

    NR Seat ini dirancang agar kompatibel dengan seluruh tahun produksi Honda Monkey 125. Bagi sampeyan yang mengejar tampilan sempurna, jok ini sangat serasi jika dipadukan dengan grab bar (begel belakang) buatan G-Craft yang sudah beredar di pasaran.

    Menariknya, meskipun jok ini bergaya tahun 74, ia tetap terlihat menyatu dengan model Monkey 125 terbaru yang memiliki skema warna mirip generasi pertama (Z50M). Hal ini menjadikan NR Seat sebagai key item bagi siapa saja yang ingin melakukan modifikasi dengan tema vintage modern.

    Spesifikasi Singkat & Harga

    • Produk: G-Craft NR Seat

    • Kompatibilitas: Honda Monkey 125 (Semua Model)

    • Harga: 36.300 Yen (Sekitar Rp3,8 Juta)

    Last…dengan kehadiran aksesori ini, G-Craft sekali lagi membuktikan bahwa pesona motor klasik tidak pernah mati, justru semakin hidup melalui teknologi dan material modern. Sayang jok edisi special Monkey 125 ini baru lahir di Jepang. Kalau di Indonesia kayaknya kalah dengan MBtech kali cak ya…piye menurut sampeyan ? ganteng oraaa ??….(iwb)

  • Honda CBR150R 2026 Edisi “Stealth Black” Meluncur…Wediannn sangarrr tenan !!!

    Honda CBR150R 2026 Edisi “Stealth Black” Meluncur…Wediannn sangarrr tenan !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….memasuki bulan ke empat 2026 ini, Honda melakukan gebrakan dengan meluncurkan new CBR150R model 2026. Sebuah generasi yang angker alias angar tenan karena semua serba hitam. Namun yang menarik….gen terbaru ini diberi selingan warna orange, hasilnya ?? sangarrr tenan !!!

    Berbeda dengan Indonesia yang terkesan anteng…yang terbaru Boon Siew Honda Malaysia baru saja merilis Honda CBR150R Model Year 2026 dengan tampilan anyar yang lebih garang. Namanya “Stealth Black” alias Siluman Hitam…

    Betul cak…Edisi terbaru ini mengusung dominasi matte black di hampir seluruh permukaan bodi. Namun yang menarik, aksen warna oranye ditempatkan di beberapa titik strategis: undercowl, front cowl, bagian belakang, serta garis di tengah tangki. Kombinasi ini berhasil menciptakan kesan agresif sekaligus misterius sesuai dengan namanya. Lek boso Jowone sangarrrr tenannnnn !!

    Ini jelas berbeda dari edisi sebelumnya, seperti CBR150R CyberRoar dengan tema macan dan warna pink mencolok, atau versi lawas dengan skema warna ala Oskadon (biru-kuning) yang super sporty. Terus piye soal spek dan banderol ??

    Di Malaysia, motor ini dibanderol RM 13.399 atau sekitar Rp 58 jutaan (off the road). Angka ini terpaut cukup jauh dibanding harga versi Indonesia yang saat ini masih di kisaran Rp 43-45 jutaan untuk varian ABS. Sedang untuk spek mesin sami mawon cak…

    Dari sektor mesin dan fitur, tidak ada perubahan. CBR150R 2026 tetap mengandalkan jantung pacu 150cc DOHC, 4 katup, berpendingin cairan dengan output:

    • Tenaga maksimal: 16,1 hp @ 9.000 rpm

    • Torsi puncak: 13,7 Nm @ 7.000 rpm

    Fitur Assist & Slipper Clutch masih tersemat, seperti halnya versi yang dijual di Indonesia.

    Beda Varian, Beda Detil

    Setidaknya ada dua perbedaan mencolok antara versi Malaysia dan Indonesia:

    Komponen Versi Malaysia Versi Indonesia
    Lampu sein depan Terpisah, di samping bodi bawah spion Menyatu dengan DRL berbentuk alis di atas headlamp
    Plat nomor depan Stiker di spakbor depan Bracket fisik

    Last….Pertanyaan besarnya akankah AHM membawa varian “Siluman Hitam” ini ke Tanah Air? Sejauh ini belum ada tanda-tanda. CBR150R di Indonesia masih anteng dan santai cak. Namun untuk refreshment sih harusnya ada pergerakan. Jika AHM serius ingin mempertahankan pangsa pasar di kelas sport 150cc, menghadirkan edisi terbatas dengan tampilan segar sesederhana ubahan warna bisa jadi langkah kecil yang cukup berarti. Sayangnya, hingga artikel ini diturunkan, belum ada angin segar dari arah Sunter. Semoga saja setelah rilis artikel CBR150R versi Stealth ini AHM akan menyusul. Piye cak….juozz ora menurut sampeyan versi ini ? monggo berikan opininya…(iwb)

  • Gegerrrr..Daftar Paten Honda Airblade 160 Resmi masuk Indonesia !!

    Gegerrrr..Daftar Paten Honda Airblade 160 Resmi masuk Indonesia !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sebuah temuan menarik berpotensi mengubah peta persaingan skutik Tanah Air. Baru-baru ini, data Berita Resmi Desain Industri dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI terendus memperlihatkan pendaftaran desain terbaru dari prinsipal Honda Jepang (Honda Motor Co., Ltd). Jika diamati secara saksama, siluet dan garis desain tersebut identik dengan Honda Air Blade 2026 yang beberapa waktu lalu sempat rilis di Vietnam. Pertanyaannya: apakah ini sekadar formalitas perlindungan desain, atau kode keras bahwa Honda akan memproduksi Air Blade 160 di Indonesia? waaahhhh….ikiiii…

    Secara visual, desain yang didaftarkan ini membawa aura sporty urban yang sangat kental. Berbeda dengan Vario yang mengandalkan dek datar, Air Blade 2026 tetap setia dengan konsep backbone/spine frame. Artinya, tangki bensin diletakkan di bagian tengah (mirip PCX atau ADV), yang secara otomatis mengubah ergonomi berkendara menjadi lebih ke arah skutik sport. Berdasarkan dokumen Berita Resmi Desain Industri, berikut adalah penjabaran detail mengenai paten desain tersebut:

    1. Data Administrasi Paten

    • Nomor Permohonan DI: A00202601442.

    • Tanggal Penerimaan: 10 Maret 2026.

    • Tanggal Pengumuman: 13 April 2026.

    • Pemohon: HONDA MOTOR CO., LTD. yang beralamat di Minato-ku, Tokyo, Jepang.

    • Data Prioritas: Menunjukkan bahwa desain ini sebelumnya telah didaftarkan di Jepang pada 11 September 2025 dengan nomor 2025-018275. Ini menandakan bahwa model ini adalah model global terbaru dari Honda.

    2. Detail Desain Industri

    • Judul Desain: MOTOR SKUTER.

    • Pendesain: Worawit Chawalitnimitkul dan Tanat Lothim (keduanya menunjukkan keterlibatan tim desain dari Thailand, yang merupakan basis pengembangan utama untuk motor-motor skutik Honda di Asia Tenggara).

    • Klaim: Bentuk dan konfigurasi dari motor skuter tersebut.

    3. Analisis Visual (Identifikasi Kendaraan)

    Berdasarkan gambar perspektif dan tampak atas, desain ini secara jelas merujuk pada Honda Air Blade generasi terbaru (kemungkinan besar versi 160cc). Berikut adalah ciri-ciri teknis yang terlihat:

    • Dek Tidak Rata (Center Tunnel): Terdapat gundukan di bagian tengah (tampak perspektif dan atas), yang mengonfirmasi bahwa ini adalah skutik tipe sport dengan tangki bensin di depan, bukan dek rata seperti Honda Vario.

    • Lampu Depan (Fascia): Memiliki desain lampu ganda yang tajam dan agresif, ciri khas keluarga Air Blade yang sporty.

    • Proporsi Bodi: Bagian belakang terlihat padat dengan knalpot yang mendongak ke atas, memberikan kesan racy.

    • Kaki-kaki: Terlihat menggunakan velg palang yang kokoh, dengan ban belakang yang tampak cukup lebar untuk memberikan stabilitas.

    4. Indikasi untuk Pasar Indonesia

    Pendaftaran desain ini di DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) dengan konsultan hukum di Jakarta Pusat merupakan indikasi kuat bahwa:

    1. Proteksi Hukum: Honda ingin mengamankan hak kekayaan intelektual desain mereka agar tidak ditiru oleh pihak lain di Indonesia.

    2. Rencana Peluncuran: Meskipun pendaftaran paten tidak selalu berarti 100% akan dijual, namun biasanya ini merupakan langkah awal sebelum produsen (dalam hal ini PT AHM) melakukan pengujian unit (spyshot) atau meluncurkan produk secara resmi di tanah air.

    3. Persaingan Pasar: Jika benar akan diluncurkan, motor ini kemungkinan besar diposisikan untuk menantang Yamaha Aerox 155, mengingat keduanya memiliki konfigurasi dek yang serupa.

    Sasis Backbone dan Ergonomi “Maxi”

    Air Blade diposisikan sebagai rival head-to-head bagi Yamaha NVX atau Aerox 155. Perbedaan paling fundamental dengan Vario 160 terletak pada penggunaan rangka model backbone dengan material besi tubular. Artinya, tidak ada lagi dek rata (flat deck). Tangki bensin diletakkan di tengah, mirip skutik kategori maxi. Selain itu, sektor buritan sudah dibekali dual shockbreaker – sebuah keunggulan yang jelas dibanding Vario yang masih single shock.

    Catatan: Untuk sistem pengereman belakang, motor ini terpantau masih menggunakan model tromol, belum cakram seperti standar kompetitor di kelas tertinggi. Buat Indonesia, harus cakram dong?

    Anomali Bobot: Lebih Ringan dari Vario?

    Ada hal menarik saat bicara soal angka di atas kertas. Walaupun Air Blade menggunakan rangka besi tubular konvensional, bobotnya justru tergolong sangat ringan, yakni hanya 113 kg. Angka ini sekitar 4 kg lebih ringan dibandingkan Vario 160 yang sudah menggunakan teknologi eSAF.

    1. Kapasitas Tangki – Hanya 4,4 liter (Vario 160: 5,5 liter)

    2. Sektor Kaki-kaki – Ban 14 inci dengan profil lebih ramping (90/80-80 depan, 100/80-12 belakang)

    Performa Mesin: Torsi yang Menghentak

    Meski secara platform mengusung mesin yang sama (156cc, 1-silinder, 4-katup eSP+ berpendingin cairan), terdapat perbedaan output yang cukup signifikan:

    Parameter Air Blade 2026 Vario 160
    Daya Maksimum 11,2 kW @ 8.000 rpm ~11,8 kW
    Torsi Maksimum 14,8 Nm @ 6.000 rpm 13,8 Nm

    Air Blade memiliki karakter yang lebih punchy di putaran bawah hingga menengah, sangat cocok untuk gaya berkendara stop-and-go di perkotaan. Torsi yang lebih besar di rpm lebih rendah membuat akselerasi awal lebih responsif.

    Fitur dan Fungsionalitas

    Untuk urusan fitur pendukung harian, Air Blade sudah cukup lengkap:

    • Smart Key System (Keyless)

    • Bagasi 23 liter – cukup luas untuk satu helm full-face

    • USB Charger – di bawah jok, dilengkapi lampu LED bagasi

    • Panel Meter – full digital LCD (mirip Vario 160), belum ada konektivitas smartphone (Honda RoadSync)

    Di Vietnam, varian tertinggi sudah dilengkapi sistem pengereman ABS serta skema warna lebih eksklusif untuk memperkuat kesan sporty.

    Kuwi cak sekilas tentang penjabaran secara dalam sosok yang kita sebut sebagai new AirBlade. Honda Air Blade 2026 adalah motor yang secara desain dan spesifikasi sangat menjanjikan. Dengan suspensi ganda, torsi besar di rpm rendah, dan bobot ringan, ia punya modal kuat untuk menantang dominasi Yamaha Aerox di segmen skutik sport. Namun, semuanya masih bersyarat pada satu pertanyaan: Akankah AHM benar-benar memproduksinya di Indonesia?

    Last….daftar paten tidak menjadi jaminan produk tersebut akan diproduksi atau dipasarkan disini. Namun bisa saja hanya tindakan Honda untuk mengamankan desainnya dari jiplakan merk lain. Walaupun tetap ada potensi tsb IMHO sangat kecil. Analisa ini mengacu pada terawangan IWB yang tidak menemukan pergerakan project yang mengarah pada Air Blade 160. Tapi boleh cak sampeyan tampung dan kita pantau bareng-bareng. New Air Blade masuk Indonesia ?? emang sampeyan tertarik cak ?? monggo berikan komennya…(iwb)

  • Bedah Honda CB400 Super Four E-Clutch 2026….tampang Kalem, knalpot Seremmm !!!

    Bedah Honda CB400 Super Four E-Clutch 2026….tampang Kalem, knalpot Seremmm !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….di ajang Tokyo Motorcycle Show 2026, Honda kembali mengguncang dunia otomotif dengan memamerkan CB400 Super Four E-Clutch Concept. Bukan sekadar penyegaran tampilan, motor konsep ini membawa revolusi terbesar di sektor mesin sejak legenda 4 silinder 400cc itu lahir. Jika pendahulunya dikenal sebagai “puncak analog”, maka generasi terbaru ini hadir sebagai “pelopor era elektronik”. Penasaran ?? Berikut adalah bedah tuntas mesin New CB400 Super Four yang diklaim Honda sebagai “Inline-four generasi baru untuk era kontrol elektronik” cak….

    Publik sudah akrab dengan mesin NC42 yang identik dengan HYPER VTEC karakter khas yang memberikan sensasi “ledakan” tenaga di putaran menengah. Namun, untuk model konsep terbaru ini, Honda memilih jalan berbeda. Mesin baru ini tetap berkapasitas 400cc 4 silinder segaris cak, tetapi dirancang dari lembaran putih (clean sheet design) tanpa kaitan teknis dengan NC42. Fokus utamanya bukan lagi pada mekanikal murni, melainkan integrasi teknologi elektronik mutakhir.

    Poin perubahan terbesar:

    1. Sistem Intake Downdraft + Throttle by Wire (TBW) : Menggantikan sistem side-draft konvensional. Saluran intake diluruskan untuk meningkatkan efisiensi pengisian udara di putaran atas dan respons gas instan.

    2. VTEC Ditiadakan : Sebagai gantinya, karakter mesin diatur sepenuhnya oleh kontrol elektronik melalui TBW.

    3. E-Clutch sebagai Basis Desain: Transmisi 6-speed manual ini dikembangkan khusus agar bisa melaju dan berhenti tanpa menarik tuas kopling (E-Clutch), namun tetap mempertahankan sensasi manual yang “tajam”.

    Sangarnya cak…Honda tidak hanya mengubah sistem intake, tetapi juga merancang ulang total wujud fisik mesin. Platform mesin CB400 Super Four terbaru ini sebenarnya adalah saudara kandung dari CBR400R FOUR, yang menandakan efisiensi tinggi dan kompak.

    Komponen NC42 (Old) New CB400SF Concept (2026)
    Layout Poros Konvensional 3-Shaft Triangular Layout (Crank, Main, Counter)
    Cam Chain Posisi tengah Posisi samping (Side Cam Chain)
    Panjang Mesin Relatif panjang Lebih pendek (berkat side cam chain)
    Sistem Intake Side-draft Downdraft

    Dengan memindahkan cam chain ke samping, Honda berhasil memangkas panjang mesin secara signifikan. Hasilnya, mesin menjadi lebih ringkas, memungkinkan desain sasis yang lebih fleksibel dan distribusi bobot yang lebih baik.

    E-Clutch: Teknologi Kunci “Manual Tanpa Repot”

    E-Clutch adalah bintang utama di sini. Berbeda dengan DCT (Dual Clutch Transmission) yang menghilangkan tuas kopling sepenuhnya, E-Clutch mempertahankan tuas kopling fisik, namun memberikan kebebasan kepada sampeyan untuk tidak menggunakannya saat start-stop macet.

    • Start & Stop Tanpa Kopling: Riders bisa langsung masuk gigi 1 dan menambah gas tanpa menarik tuas kopling. Motor tidak akan mati.

    • Manual Mode Kapan Saja: Jika ingin sensasi full kontrol, sampeyan bisa menarik tuas kopling seperti motor biasa.

    • Aktuator Mini: Honda berhasil mengecilkan unit aktuator E-Clutch sehingga tidak mengganggu desain bodi.

    Honda menyebut ini sebagai “Electronic Control MT” jembatan antara generasi tua yang rindu sensasi manual dan generasi baru yang ingin kenyamanan matik.

    Knalpot 4-1: Homage ke CB400 FOUR Legendaris

    Dari sisi visual, salah satu elemen yang paling mencuri perhatian adalah knalpot 4-1 (four-into-one) . Susunan header yang rapi dan meliuk indah ini sengaja didesain menyerupai CB400 FOUR klasik dari tahun 1970-an. Ciri khass iki cak…Honda paham betul akan hal ini….

    • Desain Mekanis yang “Dipamerkan” : Honda tidak menyembunyikan pipa knalpot di balik fairing, justru menjadikannya sebagai ornamen estetika.

    • Sistem Ekslusif : Berbeda dengan NC42 yang cenderung tersembunyi, layout 4-1 pada model ini menjadi ciri khas visual di sisi kanan motor.

    • Sound Engineering: Suara disetel sedemikian rupa agar memiliki “nada berkarakter” saat putaran naik, dipadukan dengan kontrol TBW pada intake.

    Last….jelas cak, Honda tidak main-main dengan proyek CB400 Super Four kali ini. Mesin baru yang dikembangkan bersama platform CBR400R FOUR menandakan bahwa pabrikan asal Jepang ini serius membawa motor 400cc 4 silinder naked ke era berikutnya. Dengan perpaduan desain retro klasik (knalpot 4-1) dan teknologi masa depan (E-Clutch, TBW, Downdraft) , CB400 Super Four E-Clutch Concept adalah bukti bahwa motor legendaris pun bisa beradaptasi dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan jati diri. Honda CB400 Super Four E-Clutch 2026 ??….tampang Kalem, tapi Seremmm !!! piye menurut sampeyan cak ?…(iwb)

  • Honda Rilis New CBR250RR Terbaru 2026….Jadi 4 silinder ??

    Honda Rilis New CBR250RR Terbaru 2026….Jadi 4 silinder ??

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….kejutan akhirnya datang dari Honda yang seakan ingin kembali mempertegas dominasinya di segmen lightweight supersport dengan merilis penyegaran untuk CBR250RR model 2026. Masih mempertahankan DNA “Total Control”, motor ini hadir dengan peningkatan performa mesin yang lebih efisien namun tetap bertenaga, serta pilihan warna yang lebih agresif. So…apakah jadi 4 silinder ?? simak detilnya dibawah ini…

    Kemarin adalah masa bersejarah buat Honda Jepang karena akhirnya mereka resmi merilis gen terbaru CBR250RR 2026. Sektor mesin tetap menjadi daya tarik utama. Untuk model 2026, Honda menyempurnakan bagian internal mesin guna memenuhi regulasi emisi yang lebih ketat tanpa mengorbankan output tenaga. Yup…sentuhan pada emisi gas buang namun power dan spek mesin identik yakni…

    • Tipe Mesin: 249,7 cc, Parallel Twin Cylinder, 8-Valve, Liquid Cooled.

    • Tenaga Maksimum: Mencapai 42 PS pada 13.500 rpm (untuk varian SP).

    • Torsi Maksimum: 25 Nm pada 10.750 rpm.

    • Penyempurnaan: Penggunaan ring piston, silinder head, dan camshaft baru yang membuat respon tarikan menengah lebih padat.

    Artinya cak…mesinnya masih paralel twin ? apakah tidak ada indikasi ke 4 silinder ?? nggak cak….tentu saja ini tetap CBR250RR mesin 2 silinder….

    Fitur-Fitur Unggulan

    CBR250RR tetap menjadi motor dengan fitur paling lengkap di kelasnya, mengadopsi teknologi dari motor besar (moge):

    1. Throttle-by-Wire (TBW): Sistem gas elektrik tanpa kabel yang sangat presisi.

    2. 3-Step Riding Mode: Tersedia pilihan mode Comfort, Sport, dan Sport+ untuk menyesuaikan karakter tenaga.

    3. Quick Shifter (Varian SP QS): Memungkinkan perpindahan gigi naik/turun tanpa menarik tuas kopling, sangat berguna saat track day.

    4. Suspensi Showa SFF-BP: Upside-down depan dengan teknologi Big Piston yang memberikan stabilitas maksimal saat pengereman keras.

    5. Assist & Slipper Clutch: Mencegah ban belakang selip saat melakukan downshift ekstrem.

    Daftar Harga Honda CBR250RR 2026

    Di Jepang, motor ini dipasarkan dengan harga yang sedikit lebih tinggi karena perbedaan pajak dan skema distribusi:

    • Matte Bullet Silver: 902.000 Yen (Sekitar Rp95,2 Juta)

    • Grand Prix Red / White: 940.500 Yen (Sekitar Rp99,3 Juta)

    Spesifikasi Teknis Singkat

    • Kapasitas Tangki: 14,5 Liter

    • Tinggi Jok: 790 mm (Cukup ramah untuk postur pengendara Asia)

    • Berat Isi: 168 kg (Varian SP QS)

    • Sistem Pengereman: Dual Channel ABS (Varian SP)

    • Ban: Depan 110/70-17, Belakang 140/70-17 (Tubeless)

    Last….dengan kenaikan tenaga yang tetap stabil di angka 42 PS dan fitur elektronik yang semakin matang, Honda CBR250RR 2026 tetap menjadi pilihan utama bagi sampeyan yang mencari motor harian dengan cita rasa balap. Warna terbaru ini memang masih dipasar Jepang dan kita belum tahu…apakah warna-warna fresh ini akan masuk ke Indonesia. Kita tunggu saja gebrakan AHM cak….(iwb)

  • Breaking !! Honda New Stylo 2026 Gebrak Indonesia…coklatnya bikin leleh cakkk !!

    Breaking !! Honda New Stylo 2026 Gebrak Indonesia…coklatnya bikin leleh cakkk !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memberikan penyegaran pada skutik premium fashionable andalannya, New Honda Stylo 160. Skutik yang mengusung gaya modern klasik ini kini hadir dengan pilihan warna terbaru yang semakin memperkuat karakter retro dan elegan bagi para penggunanya. Yup…Honda New Stylo 2026 Gebrak Indonesia…Merahnya bikin leleh cakkk !! (more…)

  • Breaking !! Honda perkenalkan Motor Listrik Kencang WN7….Serem mukanya !!

    Breaking !! Honda perkenalkan Motor Listrik Kencang WN7….Serem mukanya !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda sebenarnya sudah memperkenalkan motor listrik WN7 ini sejak September 2-25. Namun baru kali ini Honda WN7 ini dipastikan mendapatkan iF Design Award. Ya…Honda kembali membuktikan dominasinya tidak hanya dalam performa, tetapi juga dalam keunggulan desain. Nahh seperti apa sosok Honda WN7 dan kenapa diganjar penghargaan bergengsi ? simak detilnya dibawah ini… (more…)