Author: Iwanbanaran

  • Breaking !! Skutik Yamaha RS Neo 2026 brojol….wahh Buntut R DNA ??

    Breaking !! Skutik Yamaha RS Neo 2026 brojol….wahh Buntut R DNA ??

    Iwanbanaran.com – Menggeliat cakkk! Lagi-lagi sebuah kejutan datang dari negeri seberang, Taiwan. Kalau kita ngomongin skutik pasar Taiwan, emang nggak ada habisnya soal desain yang berani out of the box dan cenderung radikal. Nah, yang terbaru, Yamaha Taiwan baru saja meluncurkan versi penyegaran dari skutik andalan anak muda di sana. Apalagi kalau bukan Yamaha RS Neo versi 2026! Asli cak, melihat tongkrongannya, aura sporty-nya dapat banget tapi hanya diarea belakang hehhe…

    Bila sampeyan intip desainnya secara detail, stoplamp Yamaha RS Neo 2026 ini sekilas menganut bahasa desain R DNA. Khususnya desain stoplamp LED-nya. Sementara di bagian wajah depan, bentuknya meruncing aerodinamis mirip anak panah. Uniknya, di ujung moncong depan ada detail semacam paruh bebek minimalis ala motor adventure, yang justru memperkuat kesan tak biasa pada skutik perkotaan ini. Penempatan headlamp-nya berada di area setang, sedangkan area dada depan diisi oleh lampu DRL dan lampu sein yang sipit dan tajam. Konsepnya mereka sebut “air force aesthetics, streamlined running”. Judule… pancen unik cakkk! Sayangnya cuma ban wae ki kecil sak emprit…jadi rada kebanting…

    Masuk ke area dapur pacu, Yamaha RS Neo 2026 dibekali mesin 1-silinder berkapasitas 125cc Blue Core, SOHC 2-katup dengan pendingin udara. Mesin ini sanggup memuntahkan tenaga sekitar 7,4 hp dan torsi maksimal di angka 9 Nm. Di atas kertas pancen bukan buat adu kencang di sirkuit, tapi karakter mesin Blue Core ini terkenal sangat responsif di putaran bawah sampai menengah, cocok banget buat stop-and-go membelah kemacetan kota.

    Yang paling gila apa coba? Efisiensi bensinnya itu lho cak! Yamaha mengklaim konsumsi bahan bakar RS Neo 2026 ini bisa menembus 57,9 km/liter. Iritnya keterlaluan buat ukuran motor matik 125cc jaman sekarang! Ditambah lagi, motor ini punya bobot super enteng, cuma 93 kg dengan tinggi jok yang sangat ramah lingkungan alias ramah bokong, hanya 735 mm. Dijamin lincah buat selap-selip, dipake cewek atau rider pemula pun nggak bakalan intimidatif.

    Gimana dengan fiturnya? Jangan remehkan skutik mungil ini. Yamaha melengkapinya dengan panel instrumen digital LCD yang futuristik, soket pengisi daya USB Type-A buat ngecas HP, sistem pengereman Unified Brake System (UBS), hingga fitur Smart Motor Generator (SMG) yang bikin starter mesin halus tanpa suara blethak. Oh ya, tangki bensinnya ada di dek depan mirip Yamaha FreeGo, jadi sampeyan nggak perlu repot buka jok kalau mau isi bensin. Praktis pol!

    Untuk versi 2026 ini, Yamaha Taiwan menghadirkan pilihan warna baru bernuansa street lifestyle yang anak muda banget, mulai dari Shibuya Blue (perpaduan biru muda dan aksen kuning stabilo), Midnight Black (hitam abu-abu dengan aksen hijau), dan Mineral White (putih bersih dengan sentuhan warna ungu tipis).

    Last… Yamaha RS Neo bukanlah matic baru banget karena sebenarnya sudah cukup lama mengaspal. Artinya ini hanya versi penyegaran cak. Dan soal harga, di Taiwan skutik ini dibanderol sekitar 80.000 Dolar Taiwan Baru, atau jika dikonversi ke Rupiah tembus di angka Rp 44,8 jutaan! Weladalah, jengat tenan harganya kalau dibandingin pasar Indonesia, cak. Tapi ya maklum, skema pajak dan daya beli di Taiwan memang jauh berbeda. Pertanyaannya, kalau model ini dibawa ke Indonesia oleh YIMM dengan harga lokal 20 jutaan, kira-kira bakal moncer ora cak? Monggo berikan komentarnya… (iwb)

  • Bongkar Perubahan new Vario 160 Terbaru 2026…Woow, bodi lebih runcing ??

    Bongkar Perubahan new Vario 160 Terbaru 2026…Woow, bodi lebih runcing ??

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….bukan Iwanbanaran kalau nggak menjabarkan dulu sosok New Vario 160 terbaru 2027. Walaupun kita duga akan rilis besok lusa, ijinkan IWB ngeshare hasil terawangan yang sudah IWB ” Hold” selama sebulan lebih biar sampeyan nggak pening hehehe. Dan tahu nggak cak….gen baru ini memang menjadi gen improvemen dibandingkan sebelumnya. Inilah Bongkar Perubahan new Vario 160 Terbaru 2026…Woow, bodi lebih runcing ?? (more…)

  • Moto3 Brno : Veda Ega Finish ke 5 Start ke 20…Record pecah, Asli jantungan cakkkk !!

    Moto3 Brno : Veda Ega Finish ke 5 Start ke 20…Record pecah, Asli jantungan cakkkk !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja menyuguhkan salah satu aksi comeback paling spektakuler di ajang Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Berkompetisi di Grand Prix Republik Ceko, Veda menunjukkan mentalitas petarung sejati dengan membelah rombongan pembalap, dari posisi start ke-20 hingga berhasil menyentuh garis finis di urutan ke-5. Ini adalah manuver spartan sejati yang membuat IWB jantungan cakkkkk !!!

    Balapan kelas Moto3 di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko (Minggu, 21 Juni 2026) benar-benar menyajikan tontonan yang menegangkan cak. Pertarungan ketat di grup depan menghasilkan drama hingga garis finis, dengan lima pembalap teratas hanya terpaut kurang dari 1 detik! Perjuangan Veda dari Barisan Belakang Memulai balapan dari grid ke-20 tentu bukan skenario ideal bagi pembalap manapun. Namun, sejak lampu merah padam, Veda langsung tampil agresif sekaligus taktis. Berdasarkan data ritme balap (fast lap sequence), Veda mampu menjaga konsistensi kecepatan yang luar biasa di setiap putaran. Ia menyalip belasan pembalap di depannya dengan pengereman tajam dan racing line yang sangat rapi. Alih-alih merusak ban karena memacu motor terlalu keras di awal, Veda justru menunjukkan manajemen ban dan mesin yang sangat matang…

    Meski harus puas finis di posisi ke-5 dengan selisih tipis +0,900 detik dari sang juara, Veda berhasil menorehkan tinta emas di Brno cak. Rider asal Gunung Kidul ini resmi memecahkan rekor lap tercepat balapan (New Lap Record) Brno pada Lap ke-4 dengan catatan waktu fantastis 2 menit 04,524 detik! Lap time ini bahkan mengalahkan all time record Pini (KTM 2025) yang menorehkan waktu 2 menit 05.019 Detik !! Ini waktu pole lho cak. Sedang dibandingkan dengan best race lap sangat jauh hampir satu detik dibandingkan record Rueda (KTM 2025) yang menorehkan 2 menit 05.454 detik. Ediannn !!! Kecepatan Veda rata-ratanya menyentuh 156,2 Km/jam, membuktikan bahwa ia punya pace yang sangat kompetitif untuk bersaing di level dunia. Catatan fast lap-nya pada pertengahan hingga akhir balapan membuktikan bahwa ia memiliki pace yang selevel—bahkan di beberapa sektor lebih cepat—dibandingkan para pembalap di rombongan terdepan (leading group)…..

    Suhu lintasan yang mencapai 43°C membuat jalannya balapan 16 lap ini menjadi ujian berat bagi fisik dan ban para pembalap. Banyak rider bertumbangan dan gagal finis akibat kehilangan daya cengkeram. Di antaranya adalah Joel Esteban dan Casey O’Gorman yang mengalami kecelakaan cukup parah hingga harus dilarikan ke Medical Centre. Drama juga terjadi di lap terakhir ketika Eddie O’Shea dan Rico Salmela terlibat insiden kecelakaan beruntun saat mencoba berebut posisi, beruntung kedua pembalap dinyatakan baik-baik saja (Rider OK). Race Brno ini dimenangkan Rider asal Malaysia, Hakim Danish (AEON Credit – MT Helmets – MSI), sukses keluar sebagai pemenang setelah Quliles melakukan kesalahan nabrak Uriarte sehingga Hakim mampu menerobos dari P3. Hakim finis pertama dengan total waktu 33 menit 34,264 detik, disusul ketat oleh Brian Uriarte di posisi kedua (+0,466s) dan Maximo Quiles di podium ketiga (+0,629s).

    Last..Dengan hasil GP Czechia ini, Maximo Quiles makin kokoh berada di puncak Klasemen Sementara Pembalap dengan raihan 186 poin. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Alvaro Carpe dengan 121 poin. Berkat tambahan 11 poin krusial dari Brno, Veda Pratama kini bertengger di peringkat ke-6 dunia dengan total 82 poin, menempel ketat Marco Morelli di posisi 5 besar. Sementara sang pemenang balapan, Hakim Danish, naik ke posisi ke-7 dengan mengemas 73 poin. Luarr biasaaa…Gooo Vedaa !! (iwb)

    Hasil Akhir Balapan Moto3 Ceko (Top 10)

    Pos No Pembalap Tim Motor Gap ke P1
    1 13 Hakim DANISH AEON Credit – MT Helmets – MSI KTM
    2 51 Brian URIARTE Red Bull KTM Ajo KTM +0.466
    3 28 Maximo QUILES CFMOTO Gaviota Aspar Team KTM +0.629
    4 22 David ALMANSA Liqui Moly Dynavolt Intact GP KTM +0.741
    5 9 Veda PRATAMA Honda Team Asia HONDA +0.900
    6 83 Alvaro CARPE Red Bull KTM Ajo KTM +0.906
    7 97 Marco MORELLI CFMOTO Gaviota Aspar Team KTM +10.724
    8 66 Joel KELSO GRYD Racing HONDA +10.925
    9 19 Scott OGDEN CIP Green Power KTM +11.080
    10 73 Valentin PERRONE Red Bull KTM Tech3 KTM +11.394

  • Breaking !! Veda Ega kena Penalti…start anjlok ke 20 di Ceko, wahhh !!!

    Breaking !! Veda Ega kena Penalti…start anjlok ke 20 di Ceko, wahhh !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Kabar mengejutkan datang dari Sirkuit Brno menjelang balapan utama Moto3 Ceko 2026. Dua pembalap muda berbakat asal Asia Tenggara, Veda Ega Pratama (Indonesia) dijatuhi hukuman penalti berat oleh FIM MotoGP Steward Panel. Veda dipastikan harus turun sebanyak 12 posisi dari hasil kualifikasi aslinya. Sanksi ini tentu menjadi pukulan telak, terutama bagi performa apik yang sempat Veda tunjukkan pada sesi kualifikasi hari Sabtu (20/6/2026)…!!

    Penyebab Penalti: Melaju Terlalu Lambat

    Berdasarkan investigasi dari FIM MotoGP Steward Panel, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) kedapatan berkendara terlalu lambat (riding slowly) di beberapa sektor lintasan saat sesi kualifikasi berlangsung. Tindakan ini dianggap melanggar Pasal 1.21.2 regulasi Kejuaraan Dunia FIM Grand Prix mengenai “Protokol Berkendara Lambat”. Dalam aturan Tipe M3-SR8 (Sektor Lambat Berlebihan), catatan waktu sektor seorang pembalap tidak boleh menyentuh atau melebihi 135% dari waktu terbaik pribadi mereka di sektor tersebut. Veda dianggap melanggar aturan ini karena dianggap bisa membahayakan pembalap lain yang sedang melakukan time attack. Tidak hanya Veda cak Hakim Danish juga kena. Pembalap lain Rammerstorfer lebih parah karena kena Penalty LLP. Sedang Eddie O’Shea, Almansa, Kelso, & Perrone Hukumannya masih sebatas Warning dengan tanpa perubahan di Posisi grid…

     

    Isi Penalti

    Moto3™ | MONSTER ENERGY GRAND PRIX OF CZECHIA 2026

    PEMBERITAHUAN SANKSI

    • Kepada: Veda PRATAMA

    • No: 9

    • Kelas: Moto3™

    • Tim: Honda Team Asia

    • Tanggal: 20 Juni 2026

    • Waktu: 20:20 UTC +2 jam


    Berdasarkan Pasal 3.8 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, kami mengonfirmasi keputusan kami melalui sebuah sidang dengar pendapat.

    Alasan Pada tanggal 20 Juni 2026 selama sesi Kualifikasi 2 MONSTER ENERGY GRAND PRIX OF CZECHIA, Anda terpantau berkendara sangat lambat di lebih dari satu bagian lintasan dan/atau memiliki sektor lambat yang melebihi 135% dari sektor tercepat pribadi Anda.

    Hal ini bertentangan dengan instruksi khusus yang diberikan kepada kompetitor dan tim Moto3™. Oleh karena itu, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 1.21.2 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.

    Sanksi Karena alasan-alasan di atas, Panel Juri (Stewards) FIM MotoGP™ telah menjatuhkan penalti turun 12 Posisi Grid untuk Balapan Moto3™ MONSTER ENERGY GRAND PRIX OF CZECHIA. (sesuai dengan pasal 3.2.1 dan 3.3.2.3)

    Penjelasan Penalti Mengikuti Protokol Berkendara Lambat Moto3™ dan Protokol Penalti yang diberikan kepada tim, tindakan ini dianggap sebagai insiden Tipe M3-SR8: Sektor Lambat Berlebihan. Kriterianya adalah catatan waktu setiap sektor tidak boleh mencapai 135% atau lebih dari waktu terbaik pribadi pembalap di sektor tersebut.

    Sebagai pelanggaran kedua musim ini, penalti yang sesuai dalam kasus ini adalah penalti turun 12 Posisi Grid.

    Hak Banding Menurut pasal 3.7.2, 3.7.2.2, dan 3.7.2.4 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, Anda memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap keputusan Panel Juri FIM MotoGP™ ini kepada Juri Banding FIM. Pernyataan banding harus dibuat dalam waktu 60 menit sejak tanggal dan waktu pemberitahuan ini, serta disertai dengan uang jaminan sebesar €1320. Banding dapat diajukan melalui IRTA yang juga dapat memfasilitasi jaminan pembayaran uang jaminan tersebut.

    Panel Juri (Stewards) FIM MotoGP™

    • Simon CRAFAR

    • Andres SOMOLINOS

    • Tamara MATKO

    Perubahan Posisi Start di Grid

    Hukuman turun 12 grid ini langsung merombak peta persaingan start untuk balapan hari Minggu (21/6/2026):

    • Hakim Danish: Sebelumnya berhasil mengamankan posisi start ke-2 yang sangat strategis di baris depan (front row). Akibat penalti ini, pembalap asal Malaysia tersebut terlempar jauh ke posisi ke-14.

    • Veda Ega Pratama: Pembalap kebanggaan Indonesia ini sejatinya tampil impresif di akhir kualifikasi dengan mengamankan posisi ke-8. Dengan adanya penalti 12 posisi, Veda terpaksa harus memulai balapan dari grid ke-20.

    Respons Veda Pratama: Tetap Optimis Menyerang dari Belakang

    Menanggapi keputusan pahit ini, Veda Ega Pratama bersikap sportif dan mengakui kesalahannya sebagai bagian dari proses pembelajaran di kelas dunia.

    “Catatan waktu lap dan posisi kedelapan sebenarnya adalah hal positif, tetapi saya melakukan kesalahan dengan berkendara terlalu lambat dan saya menerima penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang perlu saya pelajari karena hal ini membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok,” ujar pembalap asal Gunungkidul tersebut.

    Kendati harus memulai balapan dari barisan belakang, Veda menegaskan tidak akan menyerah begitu saja mengingat ia memiliki ritme motor (race pace) yang cukup kompetitif di Brno.

    “Start dari posisi yang lebih belakang berarti balapan akan lebih menantang, namun saya tahu saya memiliki kecepatan yang bagus. Saya akan tetap fokus, melakukan start yang baik, dan berjuang semaksimal mungkin untuk merebut kembali posisi,” pungkas Veda.

    Last…Balapan Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno dipastikan akan berjalan semakin sengit. Bisakah Veda Pratama melakukan aksi comeback gemilang dan menembus zona poin? Kita nantikan aksi mereka di lintasan! Goooo merah putihhh !! (iwb)

  • Breaking !! Suzuki Rilis new V-Strom 250 Model 2026….Gagah Tenan !!

    Breaking !! Suzuki Rilis new V-Strom 250 Model 2026….Gagah Tenan !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar motor adventure-tourer kelas 250cc terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu segmen paling diminati oleh para pencinta perjalanan jarak jauh. Di segmen ini, sampeyan pasti tahu Suzuki memiliki jagoan utama yang posisinya sulit digoyahkan, yaitu Suzuki V-Strom 250. Merilis generasi terbaru…Suzuki V-Strom 250 model tahun 2026 dipastikan tetap mempertahankan desain sebelumnya. Bagaimana detail spesifikasi dan apa saja keunggulan yang ditawarkan oleh motor petualang legendaris ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini cak….

    Secara umum pada gen terbaru memang tidak ada perubahan sama sekali cak. Satu hal yang membuat Suzuki V-Strom 250 begitu dicintai adalah tongkrongannya yang terkesan padat dan berat layaknya motor berkapasitas mesin besar (big bike). Meskipun tampilannya sangat maskulin dan kokoh, Suzuki berhasil merancang motor ini agar tetap bersahabat bagi berbagai postur tubuh pengendara. Dengan tinggi jok yang hanya 800 mm, V-Strom 250 menawarkan seat height yang tergolong rendah untuk ukuran motor adventure. Karakteristik ini memberikan pijakan kaki yang sangat baik ke tanah, memberikan rasa percaya diri dan keamanan ekstra, terutama bagi pengendara pemula atau saat harus berhenti di medan yang tidak rata. Terus piye soal mesin ??

    Sami mawon cak…tetap mempertahankan konfigurasi lawas. Dapur pacu Suzuki V-Strom 250 dibekali mesin 248cc, 4-tak, SOHC, 2-silinder paralel berpendingin cairan. Mesin ini dirancang bukan untuk mengejar top speed instan yang agresif, melainkan untuk menghasilkan kurva tenaga yang linier dan torsi melimpah di putaran bawah hingga menengah (low-to-mid range). Ledakan Tenaga Maksimum 18 kW (24 PS) pada 8.000 rpm serta Torsi Maksimum adalah 22 Nm pada 6.500 rpm. Karakter mesin seperti ini membuat pengiriman tenaga terasa sangat halus, fleksibel, dan mudah dikendalikan di jalur perkotaan yang padat maupun tanjakan curam. Selain itu, mesin ini juga terkenal memiliki efisiensi konsumsi bahan bakar yang sangat impresif, menjadikannya pilihan yang sangat ekonomis untuk perjalanan jauh…

    Untuk model 2026 ini, spesifikasi mekanisnya tetap mempertahankan pembaruan dari versi 2024, termasuk kehadiran fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat pengoperasian tuas kopling terasa sangat ringan sekaligus mencegah terjadinya back-torque (gejala ban mengunci) saat menurunkan gigi secara agresif. Sebagai motor yang lahir untuk berpetualang, Suzuki tidak tanggung-tanggung dalam menyematkan aksesori bawaan pabrik yang siap pakai (ready-to-go). Di kelasnya, utilitas V-Strom 250 diakui sebagai salah satu yang terbaik berkat kelengkapan standar berikut:

    1. Windscreen Tinggi & Knuckle Covers: Memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara dari terpaan angin depan (windblast) dan kerikil jalanan.

    2. Tangki BBM Raksasa 17 Liter: Kapasitas tangki yang sangat besar ini menjamin jarak tempuh yang luar biasa jauh dalam sekali pengisian penuh, meminimalkan kekhawatiran kehabisan bensin di jalur terpencil.

    3. Behel Belakang Aluminium Cor (Rear Carrier): Dudukan box belakang bawaan yang sangat kokoh dengan kapasitas muat besar, siap menampung top box atau tas perlengkapan kemah Anda.

    Dipasar Jepang, Suzuki V-Strom 250 model 2026 ditawarkan dalam 4 kombinasi warna dual-tone yang sangat menarik, di mana warna kuning khas Suzuki masih menjadi favorit utama dan hadir juga cak…:

    • Solid Dazzling Cool Yellow / Pearl Nebular Black (Kuning-Hitam)

    • Diamond Red Metallic / Pearl Nebular Black (Merah-Hitam)

    • High Tech Silver Metallic / Pearl Nebular Black (Silver-Hitam)

    • Matte Flash Black Metallic / Pearl Nebular Black (Hitam Matte-Hitam)

    Last…Suzuki V-Strom 250 model 2026 tidak ada perubahan berarti kecuali hanya permainan warna atau refreshment color. Dengan mempertahankan resep mesin 2-silinder yang andal, kenyamanan ergonomi yang bersahabat, serta utilitas berkendara jarak jauh yang lengkap, motor ini tetap menjadi salah satu tolok ukur tertinggi di kelas adventure 250cc. Untuk urusan harga, Suzuki V-Strom 250 dibanderol dengan harga 668.800 Yen (sudah termasuk pajak di Jepang). Jika kita konversi kerupiah berkisar 73,9 jutaan. Sayang disini kita hanya ngaplo bin doweh cak karena PT SIS lebih suka membawa V-Strom garapan Maruti India yang satu silinder. Bubarrr wis bubarrr….(iwb)

    Spesifikasi V-Strom 250 2026

    Tipe mesin: Berpendingin air, 4-tak SOHC 2-katup, silinder kembar paralel.
    Kapasitas mesin total: 248cc.
    Diameter x langkah: 53,5 x 55,2mm.
    Rasio kompresi: 11,5.
    Daya maksimum: 18kW (24PS) / 8000rpm.
    Torsi maksimum: 22N・m (2,2kgf・m) / 6500rpm.
    Kapasitas tangki bahan bakar: 17L.
    Tipe transmisi: 6-speed return.
    Sudut caster: 25°10′.
    Trail: 100mm.
    Rem depan/belakang: Cakram tunggal hidrolik / Cakram tunggal hidrolik.
    Ukuran ban: 110/80-17M/C 57H / 140/70-17M/C 66H

  • Menakar Potensi Veda Ega di Brno: Berjuang Sendirian di Tengah Kepungan “Armada” KTM !!

    Menakar Potensi Veda Ega di Brno: Berjuang Sendirian di Tengah Kepungan “Armada” KTM !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Putaran kesembilan Moto3 musim 2026 di Sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko, menghadirkan tantangan yang luar biasa berat bagi pebalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama. Bersama Honda Team Asia, pebalap asal Gunungkidul ini tidak hanya harus menaklukkan sirkuit baru yang asing baginya, tetapi juga harus menghadapi kenyataan pahit mengenai peta persaingan performa motor di lintasan Brno. Melihat hasil lembar klasemen resmi dari sesi Practice (PR) hari Jumat (19/6), terlihat jelas bahwa motor berbasis KTM (termasuk Husqvarna dan CFMoto) mendominasi mutlak barisan depan. Di tengah situasi sulit ini, potensi besar Veda Ega justru terlihat dari caranya memangkas jarak dan menjadi salah satu tumpuan terbaik pabrikan berlambang sayap mengepak tersebut !!

    Sirkuit Brno yang memiliki trek lebar, tikungan mengalir (flowing), serta perubahan elevasi yang konstan tampaknya menjadi momok tersendiri bagi paket motor Honda NSF250RW tahun ini. Dominasi mutlak ditunjukkan oleh motor-motor rival. Di sesi Practice, posisi 1 hingga 12 dikuasai tanpa celah oleh barisan motor KTM. Hakim Danish yang memimpin sesi bahkan sukses memecahkan rekor lap Brno menggunakan motor KTM milik tim MT Helmets-MSi. Di manakah posisi Honda? Motor Honda tercepat barulah muncul di posisi ke 8 Lewat Rios…lalu ke 12 lewat Joel Kelso (Gryd-MLav Racing), disusul Guido Pini (Leopard Racing) di posisi 13. Tepat di belakang mereka, Veda Ega Pratama menempati posisi ke-14 dengan catatan waktu 2 menit 05,911 detik, hanya terpaut tipis 0,012 detik dari Pini. Artinya, dalam kondisi motor yang tampak sulit mengimbangi top speed dan kelincahan KTM di tikungan panjang Brno, Veda mampu berdiri sebagai pebalap Honda tercepat ke 4 di lintasan. Ia bahkan mengungguli pebalap senior Honda berpengalaman seperti Adrian Fernandez (Leopard Racing) yang terpuruk di posisi ke-21.

    Posisi ke-15 yang diraih Veda sebenarnya tidak mencerminkan potensi aslinya sepanjang sesi sore itu. Pebalap berjuluk The Rocket Boy ini sempat menunjukkan performa luar biasa cerdas. Memanfaatkan strategi towing di belakang pebalap top Valentin Perrone, Veda sempat merangsek naik ke posisi ke-8 dan berada di zona aman untuk langsung lolos ke Kualifikasi 2 (Q2). Sayangnya, drama terjadi di menit-menit krusial akhir sesi. Catatan waktu terbaik yang dicetaknya dibatalkan oleh Steward karena melanggar batas lintasan (track limit). Ditambah dengan peningkatan catatan waktu para rival di detik terakhir, posisi Veda akhirnya melorot ke peringkat 14. Akibat margin tipis tersebut..hanya berjarak 0,012 detik dari batas kelolosan 14 besar yang Veda akan langsung masuk ke Q2…..good !!!

    Potensi Besar untuk Bangkit di Balapan

    Meski di atas kertas hasil hari Jumat terlihat berat, potensi balap Veda Ega di Brno tidak boleh dipandang sebelah mata. Ada beberapa indikator kuat mengapa Veda berpeluang besar melakukan comeback impresif:

    1. Adaptasi Cepat di Trek Baru: Brno adalah sirkuit yang belum pernah ia jajaki sebelumnya. Dari FP1 di mana ia terpuruk di posisi ke-22 dengan waktu 2 menit 07,544 detik, Veda berhasil memangkas catatan waktunya hingga lebih dari 1,6 detik di sesi sore (2 menit 05,911 detik). Kemampuan adaptasi kilat ini adalah modal utama pebalap kelas dunia.

    2. Karakter Spartan dalam Grup Rapat: Moto3 terkenal dengan balapan kelompok besar memanfaatkan slipstream. Keunggulan motor KTM di sesi latihan mandiri bisa diredam saat balapan hari Minggu jika Veda mampu masuk ke rombongan depan sejak awal. Mentalitas bertarung Veda yang agresif sudah terbukti di seri-seri sebelumnya.

    3. Motivasi Penebusan Dosa: Setelah hasil mengecewakan di Hungaria akibat penalti, Veda membawa motivasi berlipat ganda untuk membuktikan bahwa dirinya layak bersaing di barisan depan.

    Langkah pertama Veda adalah sabet posisi terbaik pada Q2 hari Sabtu ini. Jika ia mampu meraih hasil bagus di Q2 alias mendapatkan posisi start yang layak di empat baris terdepan, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan kembali mengejutkan publik dengan menjadi penjinak motor Honda terbaik di aspal Brno. Mari kita terus berikan dukungan penuh untuk talenta muda Indonesia di kancah dunia! Gooo merah putihhh !! (iwb)

  • Gawat…Marc Marquez Merasa kelelahan di Brno !!!

    Gawat…Marc Marquez Merasa kelelahan di Brno !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Hari pertama MotoGP Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno menjadi panggung yang penuh dinamika bagi Marc Marquez. Pebalap andalan Ducati ini sempat mengejutkan publik dengan memuncaki sesi Free Practice 1 (FP1) pada Jumat pagi (19/6). Namun, kecepatan fantastis tersebut harus dibayar mahal dengan terkurasnya kondisi fisik yang berujung pada dua kali insiden crash. Meski mengakhiri hari di posisi ke-5 secara keseluruhan dan mengamankan tiket langsung ke Kualifikasi 2 (Q2), Marquez mengakui ada penyesalan di balik performa impresifnya di awal hari. Laahh kok isoo ???

    Memulai sesi pagi dengan sangat kuat, Marquez langsung menemukan ritme terbaik di atas Ducati Desmosedici miliknya. Ia bahkan menyebut momen tersebut sebagai “best feeling of the season” atau sensasi berkendara terbaik yang ia rasakan sepanjang musim 2026 ini. Namun, alih-alih menghemat tenaga, juara dunia delapan kali itu justru tampil all-out sejak menit pertama. Dampaknya baru terasa pada sesi siang (Practice), di mana energinya terkuras habis.

    “Secara jujur, saya sedikit menyesal tampil terlalu menekan di FP1. Sensasinya memang yang terbaik sepanjang musim ini, tapi saya menghabiskan terlalu banyak energi di pagi hari. Jika bisa memutar waktu, saya lebih memilih finis ke-10 di sesi pagi asalkan fisik saya lebih segar di sore hari,” ungkap Marquez dengan nada berkelakar.

    Kelelahan fisik yang dialami Marquez tidak lepas dari karakter Sirkuit Brno yang terkenal menuntut fisik prima. Berbeda dengan sirkuit Balaton di Hungaria yang baru saja dilewati, Brno didominasi oleh tikungan kanan yang panjang dan heavy braking. Kondisi ini memberikan tekanan yang jauh lebih berat pada lengan kanan Marquez yang memiliki riwayat cedera panjang. Akibat kelelahan otot tersebut, ritme balapnya di sesi sore menjadi tidak konsisten karena ia kesulitan mempertahankan riding style yang presisi.

    Menariknya, meski lengan kanan yang kelelahan akibat dominasi tikungan kanan, kedua insiden tumbangnya Marquez justru terjadi di tikungan kiri, yaitu Turn 7 pada sesi pagi dan Turn 11 pada sesi siang. Marquez menjelaskan bahwa kedua kecelakaan tersebut memiliki penyebab yang sangat kontras:

    1. Crash Turn 7 (Pagi): Terjadi karena tubuhnya terlambat merespons setelah melakukan perubahan arah (change of direction) yang sangat agresif dari Turn 6 (kanan). Tubuhnya yang mulai lelah tidak mampu mengimbangi agresivitas motor saat menikung ke kiri.

    2. Crash Turn 11 (Siang): Terjadi justru karena Marquez terlalu santai (relaxed). Demi menghemat tenaga untuk menghadapi rangkaian tikungan kanan berikutnya, ia sedikit menurunkan kewaspadaan di tikungan kiri tersebut hingga akhirnya kehilangan daya cengkeram ban depan.

    Melihat situasi fisiknya yang menurun, Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, sempat turun tangan di dalam garasi. Tardozzi mencoba berdiskusi dan menahan Marquez agar tidak memaksakan diri melakukan time attack tambahan demi menjaga kebugaran untuk hari Sabtu dan Minggu. Namun, Marquez mengakui bahwa insting kompetitifnya selalu menang mengalahkan logika.

    “Davide mencoba menenangkan saya, dan secara logika dia benar. Tapi Anda tahu, begitu kaca helm (visor) sudah ditutup dan saya melihat catatan waktu saya sangat dekat dengan pebalap top di Brno, insting balap itu langsung mengambil alih,” jelasnya.

    Meskipun harus melewati hari Jumat yang melelahkan dan penuh drama, hasil posisi ke-5 sudah cukup bagi Marquez untuk langsung mengamankan slot di Q2 tanpa harus melewati Q1 yang sarat risiko. Menghadapi sesi Sprint dan balapan utama, Marquez memasang target yang realistis namun tetap kompetitif:

    • Kualifikasi: Mengamankan posisi di dua baris terdepan (first two rows / posisi 1-6).

    • Balapan (Sprint & Main Race): Konsisten bertarung dan finis di posisi 5 besar.

    Mampukah The Baby Alien mengelola kondisi fisiknya dan mengonversi “sensasi terbaik” menjadi podium di Brno? Menarik untuk kita tunggu jalannya sesi kualifikasi dan Sprint Race hari ini. Kita tunggu saja saja cak….(iwb)

  • Yamaha Larang Fabio Quartararo Ngetes M1 versi 850cc…mulai didepak !!

    Yamaha Larang Fabio Quartararo Ngetes M1 versi 850cc…mulai didepak !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha memutuskan Fabio dilarang ngetes M1 Terbaru 850cc. Pelarangan ini memperkuat isu akan pindahnya Fabio dari pabrikan garputala. Dengan pelarangan maka Yamaha sepertinya ingin memutus akses atau data senjata baru mereka bocor ke Honda ?? Yup…Fabio mulai didepak cak….

    Yamaha akhirnya tidak memasukkan nama Fabio dalam test M1 850cc. Walaupun terkesan didepan…Pembalap utama tim pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo, memberikan respons yang tenang dan dewasa setelah namanya tidak dimasukkan dalam daftar pembalap yang akan menguji motor prototipe terbaru 850cc (spesifikasi untuk musim 2027) di Sirkuit Brno pada hari Senin setelah Grand Prix Czechia. Meskipun menegaskan bahwa dirinya selalu siap untuk menunggangi motor masa depan tersebut jika diminta, juara dunia MotoGP 2021 ini menyatakan bahwa ia memahami sepenuhnya keputusan strategis yang diambil oleh pihak Yamaha. Ketika ditanya mengenai rencananya pada hari Senin saat tes tersebut berlangsung, Quartararo menjawab sambil tersenyum:

    “Saya akan berada di rumah bersama keluarga saya dan menikmati barbekyu (BBQ)! Tentu saja saya paham mengapa Yamaha tidak meminta saya menguji motor itu di sini. Bagi saya, ini adalah hal yang wajar. [Tetapi] jika mereka meminta saya, tentu saja saya akan mengujinya.”

    Yamaha sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa slot pengujian untuk motor 850cc tersebut akan diserahkan kepada juara WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, dan pembalap penguji (test rider) resmi mereka, Augusto Fernandez. Keputusan untuk tidak menurunkan pembalap utama seperti Quartararo disebabkan karena fokus pengujian ini juga melibatkan debut pengenalan ban Pirelli. Toprak Razgatlioglu dinilai sebagai kandidat paling ideal untuk tugas ini mengingat ia memiliki pengalaman yang sangat luas menggunakan karet ban Pirelli selama delapan musim di kejuaraan WorldSBK. Quartararo tidak menutup kemungkinan untuk terlibat dalam pengujian motor 850cc berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Austria pada bulan September mendatang. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa khawatir jika harus menunggu hingga tes resmi pasca-musim di Valencia pada bulan Desember untuk merasakan langsung motor dan ban baru tersebut. Bagi Quartararo, prioritas utamanya saat ini adalah memberikan fokus sepenuhnya pada sisa kompetisi musim 2026 bersama tim Yamaha demi mendongkrak performa motor YZR-M1 1000cc yang digunakannya sekarang.

    Last…langkah yang diambil oleh Yamaha ini berbeda dengan beberapa pabrikan lain. Sebagai contoh, Honda (HRC) dilaporkan tetap memilih untuk menurunkan pembalap pabrikan mereka saat ini, Joan Mir dan Luca Marini, untuk menguji motor 850cc di Brno, meskipun kedua pembalap tersebut dikabarkan bakal meninggalkan tim di akhir musim. Sementara itu, juara dunia Pecco Bagnaia juga melewatkan tes ini karena faktor perpindahan tim untuk musim 2027 dan sempat mengusulkan agar pembalap yang tidak menguji motor 850cc diizinkan mencoba ban Pirelli pada motor 1000cc mereka saat ini namun ide tersebut tidak dapat direalisasikan…..(iwb)

  • Breaking…Undangan Honda Masuk, Launching New Vario 160 Terbaru 2027 ???

    Breaking…Undangan Honda Masuk, Launching New Vario 160 Terbaru 2027 ???

    Iwanbanaran.com – Cakkkkk….akhirnya aroma tersebut semakin menguat. Setelah sebelumnya IWB jabarkan kesampeyan berdasarkan ajian lampah lumpuh serat jiwa selama lebih dari setahun lamanya, masa kedatangannya kini semakin terasa. Generasi terbaru K2SM yang sudah masuk radar IWB dengan status ” masuk mass production”. Dan dilalah saat radar IWB menemukan status tsb….Undangan Honda Masuk, so…inikah Launching New Vario 160 Terbaru 2027 ??? (more…)

  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi !!

    CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026. Mengandalkan ketangguhan dan kecepatan lini CBR series, AHRT sukses mengamankan tiga podium dan mengibarkan bendera Merah Putih dua hari berturut-turut di panggung balap Asia pada kelas Asia Production (AP) 250 dan Supersport (SS) 600.

     Irfan Ardiansyah tampil gemilang pada balapan akhir pekan ini. Turun sebagai pebalap pengganti Muhammad Badly Ayatullah yang masih dalam masa pemulihan cedera, Irfan berhasil mengunci podium kedua di dua race sekaligus bersama motor balap unggulan CBR250RR melalui kemenangan di race 1 dan race 2 ARRC Motegi, Jepang.

     Asia Production (AP) 250 

    Pada race 1 yang digelar Sabtu (13/6), Irfan memulai balapan dari posisi keempat dan langsung menempel ketat kelompok depan. Ia membangun pertahanan lini balap yang sangat taktis sepanjang 10 lap sebelum melakukan akselerasi penuh di sektor terakhir pada lap penutup, menyentuh garis finis di posisi kedua dengan selisih 0,161 detik dari pemenang.

    Semangat itu berlanjut pada race 2 yang digelar Minggu (14/6). Irfan kembali bersaing ketat di grup terdepan. Rapatnya jarak antar pebalap membuat aksi saling salip hampir terjadi di tiap sektor. Sempat terlempar di posisi tujuh pada akhir lap, namun Irfan mampu melakukan manuver terukur di beberapa tikungan akhir sehingga ia dapat mengamankan posisi kedua. Back to back podium untuk Irfan di Motegi. Hasil gemilang ini mengantarkan Irfan mengemas 40 poin di putaran Motegi dan kini menempati posisi keenam klasemen sementara AP250 dengan total 51 poin.

     “Sejak awal balapan, saya berusaha untuk mempertahankan posisi di barisan terdepan dan merencanakan serangan di dua lap terakhir. Strategi tersebut berjalan lancar, dan saya berhasil kembali naik podium di race 2. Terima kasih semua yang telah mendukung,” ujar Irfan.

     Masih di kelas AP250, rekan setim Irfan, Rheza Danica Ahrens, menunjukkan mentalitas juara meski menghadapi tantangan berat. Pada race 1, memulai dari posisi ke-13, Rheza secara perlahan memangkas jarak dengan pebalap depannya untuk masuk ke rombongan terdepan sebelum finis di posisi kelima. Pada race 2, Rheza kembali tampil kompetitif bersaing dengan pebalap grup depan, namun ia harus puas finis di posisi sembilan. Pada putaran Motegi ini Rheza berhasil mengemas 18 poin krusial dan kini menempati posisi ketiga klasemen sementara AP250 dengan total 82 poin.

     Supersport (SS) 600

    Di kelas Supersport 600, Herjun Atna Firdaus menyuguhkan salah satu aksi comeback paling dramatis akhir pekan ini. Sempat tercecer ke posisi kedelapan usai start yang kurang sempurna dari baris depan, Herjun langsung menstabilkan ritme dan melancarkan serangan balik yang agresif bersama CBR600RR. Melalui duel sengit yang melibatkan kontak bodi dan dua kali saling salip di lap-lap akhir, Herjun berhasil mengunci posisi ketiga pada race 1 yang merupakan podium keduanya di musim ini.

     Pada race 2, Herjun kembali tampil dengan determinasi tinggi sejak start dan beberapa kali berhasil menembus jajaran top 3. Namun persaingan yang sangat rapat di lap-lap akhir membuat Herjun harus puas mengakhiri race di posisi keempat. Hasil positif dua race di Motegi mendongkrak Herjun ke posisi keempat klasemen sementara SS600 dengan total 67 poin.

     “Hari ini, saya sangat menikmati jalannya balapan. Saya sangat menikmati duel sengit wheel-to-wheel dengan pebalap lain dan saya sangat senang dengan hasil keseluruhan di akhir pekan ini setelah berhasil finis di posisi ketiga dan keempat. Selanjutnya dukung saya bersaing di Mandalika,” ujar Herjun.

     Asia Superbike (ASB) 1000

    Sementara di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M Adenanta Putra menunjukkan ketahanan fisik yang luar biasa. Pada race 1, Adenanta berhasil finis di posisi kedelapan bersama CBR1000RR-R. Baru pulih dari operasi arm pump Adenanta memulai balapan dari posisi kesembilan, ia tampil tenang dan mampu mengelola kondisi fisiknya dengan baik selama 15 lap.

    Pada race 2, Adenanta kembali menunjukkan proses yang positif dengan kembali finis di posisi kedelapan. Hasil konsisten dua race berturut-turut ini menjadi modal berharga bagi pebalap asal Magetan, Jawa Timur tersebut untuk terus berkembang di kelas tertinggi ARRC. Saat ini Adenanta berhasil mengumpulkan 50 poin dan berada di posisi ke 6 klasemen sementara ASB1000.

     General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya, mengapresiasi totalitas seluruh pebalap AHRT sepanjang akhir pekan balap di Motegi.

     “Kami sangat bangga dengan semangat juang para pebalap AHRT di Motegi. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk tampil semakin kuat di putaran-putaran berikutnya dan terus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Andy.

     Hasil positif Motegi turut memperkuat posisi AHRT di klasemen sementara ARRC 2026. Putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar di sirkuit Mandalika pada Agustus mendatang. Bersama CBR series pebalap AHRT siap melesat kencang untuk terus melanjutkan tren positif musim ini….(AHM PR)