Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesek banget cak! Alex Marquez blak-blakan ngaku kesel setengah mati sama dirinya sendiri usai gagal ngamanin podium di balapan MotoGP Silverstone, Inggris 2026. Doi nyebut kesalahannya di T1 (Tikungan 1) sebagai blunder yang konyol alias “unacceptable” (nggak bisa ditoleransi), hingga bikin posisi podium 2 yang udah di depan mata ambyar seketika. Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya
Start dari P7, Alex Marquez (Gresini Racing) sebenarnya tampil perkasa dan pelan-pelan merangsek naik ke barisan depan. Memasuki pertengahan balapan, doi berhasil menempel ketat Marco Bezzecchi dan sukses melancarkan manuver Over-Take yang manis di Tikungan 15 untuk merebut posisi ke-4.
Tapi apesnya, giliran masuk Tikungan 1 di lap berikutnya, petaka datang cak! Alex ngaku terlalu optimis dan melipat rem sedikit terlambat (late braking). Efeknya? Bagian depan motor goyang dan ban belakang mendadak kehilangan grip alias kontak dengan aspal.
Gara-gara overshoot di T1 itu, posisi Alex langsung melorot ke P5. Meskipun doi bisa bangkit dan menyalip Pedro Acosta kembali ke P4, doi udah nggak punya cukup momentum maupun sisa umur ban untuk ngejar Bezzecchi lagi yang ngamanin P3.
Pasca balapan, raut muka adik Marc Marquez ini kelihatan muram banget, Cak. Doi merasa potensi motor Ducati Desmosedici GP miliknya sebenarnya sanggup buat finis runner-up di belakang sang pemenang!
” “Iya nyesel banget… ketika kamu kehilangan podium gara-gara kesalahan konyol—yang sejujurnya nggak bisa ditoleransi dari diri saya sendiri karena sedikit melewatkan titik pengereman—rasanya sungguh menyakitkan (painful), apalagi kamu tahu potensi podium itu sangat realistis.
” Saya pikir peluang kami hari ini sebenarnya bisa finis kedua. Tapi kesalahan di T1 pasca menyalip Marco itu murni karena saya terlalu optimis dan mengerem terlalu lambat. Di situ saya merasakan ban belakang mulai mengalami penurunan grip (drop) untuk pertama kalinya.” serunya
Last…Alex juga memuji taktik Bezzecchi yang dinilainya cerdik menyimpan usia ban belakang buat dua lap terakhir, sehingga Bezzecchi punya pace yang jauh lebih ngacir di akhir balapan. Akhirnya Alex Marquez harus puas membawa pulang poin P4 sembari menahan rasa penyesalan mendalam. Semoga saja seri berikutnya di Aragon atau Misano Alex bisa bangkit…..(iwb)
Leave a Reply