Iwanbanaran.com – Cakkk….Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengaku sangat takjub sekaligus terheran-heran dengan mentalitas dan kemampuan Marc Marquez. Pria asal Italia tersebut berseloroh bahwa dirinya “terkejut karena masih bisa dibuat terkejut” oleh performa luar biasa pembalap berjuluk The Ant of Cervera itu saat merebut kemenangan emosional di MotoGP Hungaria 2026 yang digelar di Sirkuit Balaton Park. Kemenangan di GP Hungaria ini merupakan podium tertinggi pertama bagi Marquez di musim kompetisi 2026, sekaligus mengakhiri puasa kemenangan pertamanya sejak September tahun lalu. Istimewanya, hasil sempurna ini diraih di seri kedelapan musim ini, tepat di tengah perjuangan keras sang pembalap melawan cedera.
Semenjak awal musim 2026, juara dunia 8 kali tersebut harus membalap dengan kondisi fisik yang jauh dari kata ideal. Marquez mengalami masalah gangguan saraf yang berkepanjangan pada bahu kanannya akibat kecelakaan fatal di GP Indonesia pada Oktober tahun lalu—hanya berselang satu minggu setelah dirinya mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025.
Karakter Sirkuit Balaton Park yang mengalir berlawanan arah jarum jam (anticlockwise) memang sedikit meringankan beban fisik pada bahu kanan Marquez. Kendati demikian, dominasi total dan sapu bersih yang ditunjukkan Marquez sepanjang akhir pekan di Hungaria tetap membuat jajaran petinggi Ducati terperangah.
“Sangat (terkejut), ya,” jawab Tardozzi ketika ditanya mengenai performa mengejutkan pembalapnya.
“Namun apa yang ingin saya katakan adalah: saya terkejut karena saya masih bisa terkejut, karena ya, itulah Marc Marquez. Marc tahu persis di mana batas kemampuannya saat ini. Terlepas dari apa yang berhasil dia lakukan sepanjang akhir pekan ini, kondisi fisiknya belum 100 persen,” tambah Tardozzi.
Tardozzi menegaskan bahwa kru pabrikan Borgo Panigale akan terus bekerja keras di setiap seri agar sang pembalap merasa semakin nyaman di atas motor Desmosedici, mengingat proses pemulihan cedera Marquez masih terus berjalan. “Dia adalah seorang juara sejati, dan dia mampu melakukan balapan serta akhir pekan yang luar biasa seperti yang dia tunjukkan di sini.”
Kemenangan luar biasa Marquez di Hungaria ini menjadi kemenangan ketiga bagi kubu Ducati sepanjang musim 2026, di mana paruh pertama musim ini justru cenderung didominasi oleh ketangguhan motor Aprilia.
Menatap dua seri ke depan di Sirkuit Brno (Ceko) dan Assen (Belanda), Tardozzi memprediksi Aprilia masih akan memegang keunggulan trek. Namun, ia tetap optimis dengan potensi motor utama mereka.
“Kami sangat yakin bahwa kami selalu memiliki motor yang kompetitif sejak awal tahun. Namun, kita juga harus mengakui bahwa rival kami yang memimpin klasemen saat ini melakukan pekerjaan yang fantastis. Saat ini level kami setara, dan di beberapa sirkuit berikutnya mungkin mereka yang diuntungkan, sementara di sirkuit lain giliran kami yang akan unggul,” jelasnya.
Last…Berkat tambahan 25 poin penuh dari bumi Hungaria, Marc Marquez sukses memangkas jarak poin secara signifikan di papan klasemen. Datang ke Balaton Park dengan ketertinggalan 102 poin, kini pembalap nomor 93 tersebut berhasil memotong defisit menjadi 72 poin dari sang pemuncak klasemen sementara yang menunggangi Aprilia, Marco Bezzecchi. Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa sang juara bertahan menolak untuk dicoret dari perburuan gelar juara dunia 2026…(iwb)