Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnya pecco blak-blakan setelah dikalahkan Marc Marquez di kandang sendiri yakni Mugello. Sebab menurutnya ada yang aneh dengan Ducati dimana ban habis maka feeling hancur. Maksude ? simak pernyataan Pecco berikut ini….
“Seperti biasa, aku mengerahkan segenap kemampuanku. Aku bertempur habis-habisan karena aku ingin menang disini. Namun setelah 6–7 putaran, aku kesulitan dengan bagian depan. Aku harus menahan diri dan kemudian aku terjebak di belakang kedua Marquez. Aku stuck disana, hanya bisa memperhatikan mereka dan seperti biasa aku tidak dapat melakukan apa pun. Selalu sama aku terjebak di sana, tertinggal 0,7–0,8 detik, kemudian aku mencoba memperkecil jarak tetapi pada 0,2–0,3 detik.. ban depan mulai aneh. Stang terasa understeer, dan ini memaksaku harus melambatkan motor…
“Ini memalukan karena aku tahu bisa berada di sana untuk berjuang demi kemenangan. Namun musim ini, untuk beberapa alasan,aku tidak memiliki perasaan yang sama dengan motorku. Jadi aneh, tetapi memang begitulah adanya. Saat aku memiliki ban baru, aku bisa bertarung. Namun begitu begitu ban mulai terkikis, balapan mulai terasa sangat sulit. Ban habis feeling berubah…
Aku memperhatikan mereka – Marc memasuki tikungan dengan lebih cepat dan mampu menghindari gejala seperti yang aku alami. Ini Aneh karena aku tidak pernah mengalami ini sebelumnya. Dengan motor yang mirip dengan tahun lalu, faktanya musim ini aku banyak kesulitan dengan ban depan…ini benar-benar aneh…
” Jelas Kami perlu melakukan sesuatu di Assen. Namun aku pikir itu akan sulit karena Assen adalah trek lain di mana bagian depan harus kuat. Dengan masalah yang aku alami saat ini dan feelingku yang belum kembali, aku pikir Assen bisa menjadi mimpi buruk. Namun aku tetap harus positif dan aku hanya ingin menikmatinya.”…tutup Pecco ! (iwb)
Comments
5 responses to “Pecco Merasa Aneh dengan Ducati….”Ban Habis Feeling Hancur” !!”
Bukannya biasa ya klo ban sudah mulai habis maka grip akan berkurang dan semua yg dialami pecco akan terjadi, mungkin pecco harus ikut latihan bareng marquez bersaudara
Beribu alesan kalah yaa kalah. Skill taktik masih dibawah marq.. Terimalah kekalahannya
Kebanyakan Ngeluh!
Motor, Spek, Ban semuanya sama..
Marc kembali ke GP-23;
Dan dia bisa menjauh sendiri di Depan, itu baru gx ngeluh lagi..
Sebenernya Pecco itu jg di depan kookk. Hanya saja di depan pecco ada marc. Mestinya sadar saat Marc pakai GP23 . Kebayang lah kalau pakai 25. Beribu alasan cm makin menujukkan bahwa Pecco benar dari Academy. 😅😋
Sementara itu anomali dari sebelah ban udah abis malah bikin fastest lap, contohnya di Aragon kemarin, kalau Pecco terus-terusan terlalu menuntut semuanya harus serba sempurna sorry to say Pecco bukan mental champion, mental champion itu harus bisa berusaha semaksimal mungkin buat menutupi kekurangan yang ada, cepat adaptasi dan cepat ambil keputusan meskipun resikonya tinggi, ketika kalah harusnya mengakui kelebihan lawan jika yang dilawan lebih cepat, jangan terlalu membuka kekurangan dan banyak ngeluh di media, itu malah nunjukin dirinya cengeng bukan seorang fighter/champion, masalahnya motor dan lain-lainnya udah sama yang membedakan itu hanya setup dan kemampuan rider di atas motornya 😹