Iwanbanaran.com – Cakkkk….akhirnya Suzuki Indonesia kembali menelan pil pahit setelah produk mereka yakni Avenis 125 harus disuntik mati karena keadaan. Mengimpor langsung dari India dengan desain yang memang butuh adaptasi, skutik ini resmi disuntik mati PT SIS perbulan ini. Ambyarrrr cakkk…..
Kabar ini jelas melengkapi rekam jejak Suzuki yang kurang mulus dan terkesan kurang konsisten soal produk mereka. Setelah dimasa lalu mereka menyuntik mati Thunder, Inazuma, GSX-S dan beberapa produk lainnya…perkemarin dipastikan PT SIS menyerah sehingga menyuntik mati skutik CBU India Avenis 125. Keputusan ini dilakukan karena penjualan yang sulit sehingga suntik mati adalah jalan yang tepat karena mereka mengaku ingin fokus pada produk lain yang lebih menjual….
“Motor ini completely built up (CBU) dari India, jadi produksinya masih berjalan. Namun, Suzuki Indonesia menghentikan impor model tersebut. Saya lupa angkanya (penjualan Avenis), akan tetapi jauh di bawah Suzuki Burgman Street ,” seru Teuku Agha Alravy, 2W Sales & Marketing Department Head SIS. Artinya import akan dihentikan sehingga penjualan Avenis 125 akan stop per bulan Juni 2025. Jadi jangan heran kalau di website resmi Suzuki produk tersebut sudah nggak ada cak…
Seperti yang sampeyan tahu pada bulan Oktober 2022, Suzuki Indonesia memperkenalkan Avenis 125. Motor yang menjadi bahan perbincangan dan buah bibir tersebut memang sangat luar biasa. Sampeyan bayangkan saja hanya di Instagram Iwanbanaran ada sekitar 1500 komen…Facebook nyaris 1000 komen dan mayoritas adalah Bulyan serta sindiran yang sangat pedas. ….
Dari berbagai komentar sampeyan….bisa IWB simpulkan design Suzuki Avenis 125 ini dianggap India banget dan kurang elok. Mulai dari mukanya yang disebut seperti Donkey….sampai bodynya juga disentil karena bak binaragawan berkaki kecil. Asli cak….wisss jiann pedes kuadrat. Mungkin menyakitkan namun menurut IWB nggak salah karena justru komentar pedas tersebut bisa menjadi masukan serta tanda bahwa para Biker tanah air mencintai Suzuki. Kalau nggak… Mana mungkin sampeyan mau meluangkan waktu untuk memberikan komentar yang panjang lebar…
Last…Avenis sendiri sempat mendapatkan diskon dari 30 juta menjadi hanya 22 jutaan baru setahun dipasarkan tanda penetrasi matic ini memang sulit. Mengusung mesin 125 cc, SOHC, berpendingin udara dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP) yang mampu memuntahkan tenaga hingga 8,6 hp pada 6.750 rpm dan torsi puncak 10 Nm di.500 rpm…ternyata tidak membuat sampeyan bergeming. Avenis di India masih diproduksi, jadi hanya Indonesia saja yang stop cak. So…good Bye Avenis 125, wis ketebak sih cak bakal sulit. Piye menurut sampeyan? kenapa sih nggak tertarik sama Avenis ? monggo berikan opininya….(iwb)



Comments
15 responses to “Ambyarrrr….Suzuki Indonesia Resmi Suntik Mati Avenis 125 !!”
Waduhhh lha belum sempat ndelok nich guwa nya. Jarang weruh di jalan or parkiran gituh
Itulah suzuki indonesia yg ga punya hak me-desain., krn ga punya saham di suzuki jepang…alamat akan mundur teratur..
Emang desain yg wajar dan lumrah kalo dipisuh2i salah sendiri maksain desain yg bukan selera Indonesia…
Desain motor India itu emang sampah semua..
RND centernya di India, ya mau ga mau developnya dari selera sana,
Roda kecil beut tuh, buat kompensasi nya blok silinder dengan ukuran piston di atas rata-rata…
Jadi bisa mak swok suwelok suwelok….
gitu budhee gitu padheee
Terang saja
Gk niat menjaga pasar lokalnya. Kebijakan yg aneh sih cak asal impor gak dipikir matang2, sedunia mengkritikpun gk lantas merubah strategi marketing mereka
Bentuknya tidak sesuai. Meski ukurannya bisa 11-12 bongsornya sama Aerox/Vario.tapi desain terutama ban masih gantung banget buat selera orang sini.
Kualitas suzuki juga menurun
Brugman street banyak pd bocor packingnya,spakbor miring dan setang miring
Perasaan fansboy-nya dulu pada jas jes jos sama motor ini kenapa bisa gak laku y?
Made in India, itulah kualiti prindavan
Ya udah fokus produksi u pasar ekspor aja
Kami para biker sangat cinta Suzuki, tapi kami benci para petingginya. Nduableg puolll
Suzuki indonesia terlalu “ndableg” ga mau ikutin selera pasar RI
Dari suzuki indomobil berubah jd suzuki indonesia ….. Itulah awal kemunduran suzi, anda paham?