Iwanbanaran.com – Cakkk….sebagai skutik terbaru dari Yamaha yang mengusung konsep skutik multiguna, GEAR ULTIMA kembali berhasil membuktikan segudang keunggulan yang dimilikinya melalui berbagai upgrade yang diberikan. Pada kesempatan kali ini, Yamaha Indonesia mengajak rekan-rekan media dan blogger untuk bisa mengeksplorasi lebih jauh berbagai fitur unggulan milik GEAR ULTIMA yang terus menarik perhatian masyarakat pada hari Kamis (8/5) di Pulau Dewata, Bali. Dan disaat yang sama kita juga ngetes BBM Yamaha Gear Ultima 125. Hasilnya sangat mengejutkan !!
Sebelumnya GEAR ULTIMA telah dinilai mumpuni oleh rekan media dan blogger untuk menuntaskan touring di Semarang dengan rute dari kota Semarang menuju daerah Ungaran, dan kali ini rute perjalanan yang dipilih lebih ekstrem, yaitu dari kota Denpasar menuju daerah dataran tinggi Kintamani dengan jarak kurang lebih 126 kilometer Dimana rute ini dipilih tentu saja bukan hanya karena memiliki pemandangan alam yang sangat indah selama perjalanan, tetapi karena medan perjalanannya yang cukup menantang seperti banyaknya tanjakan curam sehingga sangat cocok untuk menguji performa GEAR ULTIMA sekaligus berwisata layaknya keluarga muda aktif yang senang bermobilitas di akhir pekan.
“Setelah Semarang, Yamaha kali ini memilih pulau Bali sebagai tempat untuk rekan-rekan media bisa membuktikan ketangguhan dan performa GEAR ULTIMA karena medan perjalanannya yang terkenal menantang dengan banyak tanjakan curam serta rute perjalanan yang berkelok-kelok di wilayah pegunungan Kintamani, sehingga GEAR ULTIMA sangat cocok untuk menaklukan jalur tersebut dengan mesin Blue Core Hybrid 125 cc dan kualitas yang dapat diandalkan, dan Bali yang merupakan destinasi wisata idaman bagi para keluarga muda juga sangat cocok dengan GEAR ULTIMA yang punya segudang fitur praktis serta kualitas unggulan untuk menunjang segala kebutuhan mobilitas,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Perjalanan Media Test Ride yang dimulai dari Yamaha Flagship Shop Bali, Denpasar menuju daerah pegunungan Kintamani menjadi rute yang tepat untuk membuktikan performa dari GEAR ULTIMA yang banyak mendapatkan upgrade, terutama sektor dapur pacunya yang sudah menggunakan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc. Ditambah lagi dengan adanya perubahan di bagian rodanya yang sudah menggunakan ukurang ring 12” bertapak lebar, jadi lebih nyaman ketika diajak bermanuver
“Dengan menggunakan mesin Blue Core Hybrid bikin GEAR ULTIMA ini dapat dengan mudah melibas setiap tanjakan curam dari Denpasar ke Kintamani dan waktu di dalam kota juga terasa banget tenaganya itu selalu ada terus, dan terakhir perubahan pada ukuran ban bikin semakin percaya diri waktu lewatin jalanan berkelok,” ujar Denny Basudewa, peserta GEAR ULTIMA Media Test Ride Bali
Di sela-sela perjalanan menuju daerah Kintamani, para media dan blogger mendapatkan tantangan berupa Shopping Challenge di salah satu pasar yang sangat iconic daerah Ubud, yaitu Ubud Art Market. Untuk menguji ketangguhan dan kepraktisan skutik yang terkenal No Debat ini, para peserta diminta untuk belanja sebanyak-banyaknya dengan maksimal budget 500 ribu rupiah selama 30 menit. Walaupun membawa banyak barang belanjaan, para peserta tidak merasa kebingungan ataupun kesulitan untuk membawa barang-barang tersebut karena fitur praktis dari GEAR ULTIMA mampu menunjang seluruh kebutuhan tersebut.
“Walaupun tadi sudah belanja banyak banget dan takut ga muat, tapi ternyata GEAR ULTIMA bisa simpan semuanya dengan mudah karena punya 2 gantungan di dek kaki depan yang bisa mengunci, dan bagasinya juga luas banget, bahkan muat tad ukuran sedang, plus handle belakang multiguna yang kokoh dan cukup luas jadi bisa sebagai ruang tambahan seperti pasang tas ataupun box,” ungkap Alki, peserta GEAR ULTIMA Media Test Ride Bali.
Skutik dengan julukan Motor Hebat, Kuat, No Debat ini semakin terbukti saat menghapi padatnya jalan saat menuju daerah karena berkat rangka barunya yang membuat rurang dek kaki lebih luas. Maka dari itu, pijakan kaki para pengendara menjadi tetap nyaman karena lebih leluasa saat menghadapi padatnya jalanan atau rute stop and go. Didukung juga oleh posisi berkendaranya yang dirancang lebih gagah dan desain yang compact membuat skutik ini menjadi lebih lincah untuk selap-selip di jalanan macet…
Ditambah lagi fitur canggih yang disematkan pada motor ini, salah satunya adalah fitur Y-Connect* yang mampu mempermudah para pengendara untuk mengetahui kondisi GEAR ULTIMA melalui smartphone dan Digital Speedometer* yang memiliki tampilan menarik dan sangat fungsional. Selain itu, kualitas GEAR ULTIMA yang No Debat juga menyempurnakan rasa nyaman karena Yamaha memberikan Garansi Rangka selama 5 tahun atau 50.000 kilometer** dan Garansi Khusus berupa gratis biaya jasa servis, oli mesin, oli transmisi dan filter udara selama 3 tahun atau 36.000 kilometer**.
Yang mengejutkan adalah pengetesan BBM yang dilakukan cak. Sebab motor matic baru Yamaha ini mampu menorehkan BBM terbaik diangka 68.17 km/liter dan terburuk 50.56km/liter. Ini edian cak…hasilnya sangat mengejutkan. Padahal kubikasi mencapai 125cc…mungkin karena sudah mild hybrid cak. GEAR ULTIMA dipasarkan dengan harga Rp 20.300.000 untuk tipe Standar, sedangkan untuk tipe S dipasarkan seharga Rp 21.800.000 dan seluruh harga tersebut merupakan harga rekomendasi On The Road Bali….(YIMM PR)


Comments
12 responses to “Test BBM Yamaha Gear Ultima….Hasilnya sangat mengejutkan !!”
Mueeeeeehehehehehe…masih kalah sama tes Paijo Panjul yg ” katanya ‘ sampe 90 km/ l…nyatanya ? Buat harian hasilnya masih mrongossss dibawah 110 CC cak.
Ngibrit pahe Paijo Panjul yang kagak dilirik ‘ terpaksa ‘ dicangkokkan ke gearot agar si mesin bisa dijual , efek konsumen Hora minat blassss cak !
Misi yahamvazzz sekarang adalah…bagaimana para mesin2nya yang amburadul bisa dijual , tidak lagi ngejar target seperti dulu , karena semua lini sudah DILUMAT produk2 sultan hnd
Ngah ngah
Hybrid, 125cc …..
Yang mengejutkan adalah tetep gabisa ngalahin 110cc sebelah…
Kemon gaiss, segera produssh matik full electric saja …. Itu best way buat bersaing….
Polytron …
Sehebat apapun , sekuat apapun, seirit apapun kalau desain susah diterima rakyat terutama lampu depan ya nggak bakalan bisa ngalahin mbeeatt
Yamaha fokus memperkuat rangka tp lupa memperkuat mesinnya,.. hello yamaha.. produk anda itu sering bermasalahnya di mesin ngapain lu abis2an iklanin body sama rangka? Ayolah test durability mesinnya,keliling sikuit 24jam nonstop,buktikan kl mesin yamaha udh ga sejelek kemaren2..
Tangguh dan irit jg ya ternyata, untuk x ini unggul kmn” dari beat new sih cak tp yg esaf lho ya klo yg sebelum sebelumnya sih beat msih worth to buy tp sebagai pengguna honda puluhan tahun ane gak recommend sih beat yg skrg, pcx ato adv msih worth to buy dari segi tenaga dan kekuatan rangka meskipun ada bbrp negara yg recall antara 2 produk tadi masalah minor jg sih, ane rasa rangka esaf aga ganggu sih masalah angka penjualan ttp bagus diatas kertas tp ttp safety first soalnya tiba” ngelipet pas lg dipake kan bahaya jg, beat yg dulu ane liat d jkt kerendem aer garam banjir rob udh tahunan masih aman” aja klo esaf ane angkat tangan dah, ayo donk honda bikin rangka yg kuat macem dulu lg timbang pake besi pipa malah diganti plat lipet gaje, modalin keyless udh deh lengkap nih c ultima, bravo jd seru banyak pilihan buat konsumen, tinggal suzuki nih msih tiarap dengan idealisme prindavannya
Abis itu suara mesin berubah jadi suara mesin jahit…. Teketekketeketeketeketek huhuhu
Saya fazzio dalam kota bisa dapat 59 km/liter cak.
Honda motor IRIT?
Itu dulu. Kini semua motor sudah irit.
Honda menang di desain yg relatif bisa diterima smua kalangan dan Brand yg kuat di kpala konsumen yg punya mindset BAGAIMANAPUN KUALITASNYA HONDA TETAP UNGGUL ….. JUALANNYA.
Saya vario 160 pulang pergi kerja rute kota luar kota rata2 masih 60 km/liter. Matic besar lo tapi kok irit yaa
Hmm lumayan.. Embit yg katanya irit, kalo dah pake harian Jakarta dapetnya 40an km/l. dah gear Ultima dah irit lah, sekitaran 40an di jalanan Jakarta, kalo yg make Saya ya. Yg merasa lebih irit.. ngak nanya
Kalo motor 110cc dibilang irit, ya nggak heran lah, kapasitas kecil gitu….mikir….:D
Emang beat kuat dimuatin PCX di jok belakang dgn rider gendut?
Emang beat kuat direndem disungai?
Emang beat kaut dijatuhin dari ketinggian?
Silakan tingkatkan keimanan, berdoa yg khusyuk setiap mau naik beat, agar fitur rangka lipet tidka terjadi selama perjalanan anda…