Iwanbanaran.com – Cakkkk…nasib Pecco tidak bagus saat race Sprint Le Mans. Pecco mengakui sudut kemiringan terlalu ekstrim dan masuk tikungan lebih lambat membuatnya crash. Sebuah hasil yang membuatnya kecewa karena menurutnya GP25 masih bermasalah. Hanya Marc yang kencang dan menurutnya ini karena bakat alaminya.” Aku rasa Marquez mengendarai traktor-pun bisa kencang..!! ” serunya….
Pecco Bagnaia menelan pil pahit karena saat Sprint hari Sabtu Le Mans, Pecco crash pada tikungan 3 yang membuatnya tersingkir dari race. Pecco sangat kecewa karena targetnya di Le Mans sangat tinggi. Yang menarik cak secara blak-blakan Pecco mengakui Marc-lah yang buat perbedaan sebab secara umum GP25 tidak sebagus GP24….
“Di Pagi hari semuanya baik-baik saja, bahkan aku senang dan percaya diri, seperti di awal Sprint. Dikualifikasi mungkin aku sedikit kacau, bahkan tidak bisa memacu 100% dengan ban lunak. Terutama aku kurang percaya diri dengan ban depan. Bahkan aku tahu aku kurang bagus dibanding pembalap lain dalam situasi seperti ini, tetapi aku start di urutan keenam, di trek yang tetap memiliki peluang bagus untuk menyalip..
“ Awalnya aku merasa baik-baik saja. Aku seharusnya bisa menyalip Alex Marquez di Tikungan 7, tetapi di Tikungan 3, bagian depan langsung ngunci tanpa peringatan. Padahal aku tidak melakukan hal yang gila, tetapi aku terjatuh. Aku seharusnya bisa balapan dengan baik, meskipun aku kurang percaya diri di bagian depan. Namun aku rasa aku bisa masuk podium dua mengingat kecepatan balapan yang aku miliki. Sayang aku crash…
“ Aku masuk lebih lambat, dengan sudut kemiringan 5 derajat lebih tegak tapi aku crash. Ini mengherankan….seperti yang aku katakan, aku kurang percaya diri di bagian depan.. untuk memacu motor sesuai keinginanku. Bagiku, tikungan 3 selalu menjadi titik lemah . Makanya aku tidak mau mengambil risiko. Tapi Faktanya adalah begitu aku mencoba memacu kedepan, aku merasa ban ngunci dan ini adalah limitku. Aku tidak menduga akan jatuh seperti itu. Mungkin malam ini kita akan menemukan solusinya…
“ Aku lihat Marc sangat percaya diri dengan motor barunya (GP25). Mungkin karena Ia langsung naik GP25 setelah sebelumnya menggunakan GP23, motor yang punya keterbatasan. Namun, ia belum pernah mencoba GP24 dan hasilnya, itu adalah peningkatan buatnya. Sementara buatku berbeda. Aku kurang percaya diri seperti tahun lalu (GP24). Aku rasa Marquez mengendarai traktor-pun bisa kencang. Tapi itu tidak berlaku bagiku. Aku butuh kepercayaan diri seperti yang aku miliki musim lalu….
” Sebagai contoh….kalian bisa lihat penunggang GP25 lainnya yakni Fabio Di Giannantonio. Aku tidak tahu apa yang terjadi pada Di Giannantonio, mengingat ia menggunakan motor yang sama, tetapi Alex Marquez dan Fermin Aldeguer tentu punya kepercayaan diri dengan GP24 yang tidak aku miliki sekarang. Apapun itu aku telah berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan belok ke kiri. Aku telah melipatgandakan kekuatan yang aku gunakan pada rem belakang, yang tidak aku lakukan tahun lalu. Faktanya tetap….aku tidak selevel dengan Marc. Sebelum sprint aku juga telah mencoba tanki baru namun pada pada akhirnya aku lebih suka tanki sebelumnya…” tutup Pecco. Wihh mumet tenan cakkk kayaknyaaa…(iwb)
Comments
14 responses to “Pecco : ” Marquez mengendarai traktor-pun bisa kencang..!! “”
Beda level cak
Mengendarai ngondan rc213v tidak kencang
Tapi jadi penunggang Rc213V terkencang cak, 6x juara dunia naik RCV contohnya
Tapi diantara pengendara RCV213v yang lagi bosok tetep MM yang paling kencang..
Almamater hnd ( Marc ) memang luar biasa cak . Nanti Marc akan kembali bersama hnd untuk menambah sejarah juara dan kemudian jadi petinggi hrc yang luar biasa.
Hnd ? So pasti Sultan cak
Mueeeeeehehehehehe
Hnd luar biasa memang
saya bukan fans pecco tp saya kasihan melihat hasil balapan pecco di banding mm93
semoga di race” kedepan pecco bs menemukan felingny terhadap motorny, tetap semangat pecco….
Skill pecco sdh mentok. Apapun dan bagaimanapun settingan motor pecco, hasil balapannya selalu dibawah marc, bahkan dibawah Alex marquez
Bagaimanapun juga, marc lebih unggul
Dari sini kita udah tau, bahwa lama2 DUCATI akan senasib sgn HONDA stelah kehadiran Marquez, nantinya Ducati hanya nyaman buat Marquez & Adiknya
Yg katanya pengembang motor malah gak tau cara mengendarai motor yg sudah d kembangkan,ini gak nyambung,logikanya d mana, salah satu fans motogp yg terlalu fanatik komenya pakek ego,nafsu dan bahkan karena sakit hati, mengakui kelebiah orang lain itu akan lebih mebahagiakan hati dr pada mentupinya, itu akan nysak gak akan bisa menikmati tontonan yg sebenarnya asyik dan menghibur…salam sehat semuanya mas bro semua ada masanya d semua itu akan berakhir….
Semoga kedepanya lebih baik lagi buat peco dan tak sial lagi ….
Jangankan naik traktor…
Naik KEONG pun MM-93 bisa KETJANG cak peco…. Muehehehe 😀
Kepercayaan diri itu tumbuh ketika lawanmu lebih lemah dan kamu yakin bisa mengalahkannya. Tapi lain cerita jika kamu berbagi garasi dengan Juara Dunia 6x MotoGP, apakah kamu cukup percaya diri dengan Juara Dunia 2x mu bersaing, Pecco ?
Mungkin tahun-tahun sebelumnya Pecco bisa menyontek settingan Martin dan rider Ducati lainnya untuk referensi, tapi kali ini bahkan settingan Marc tidak bisa dia tiru karena perbedaan riding style nya. Ini bisa membuat frustasi apalagi jika GP25 itu adalah hasil pengembangan Pecco, dia juga lebih lama berada di Ducati dan mencicipi beberapa tahun mesin Desmo.