Celakaa, Mental Enea Bastianini down…..KTM sulit dikendarai !!

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cakkk…siapa menyangka Transisi dari Ducati ke KTM tidak mudah bagi Enea Bastianini. Terseok-seok di belakang pembalap asal Rimini ini telah berjuang untuk menemukan keseimbangan yang tepat bagi RC16 miliknya namun hasilnya nihil. Dan kini ia mulai mempertanyakan gaya berkendaranya, apakah riding style-nya tidak cocok dengan karakter motor pabrikan Austria tersebut? celakanya Waktunya kini hampir habis, hanya tersisa dua hari pengujian sebelum akhir pekan di Thailand untuk menemukan arah yang benar. Yess…sepertinya mental Enea mulai down….KTM sulit dikendarai ?!

Enea mengakui sulit untuk mencari limit pada KTM RC16 karena braking yang berbeda dibandingkan dengan Ducati….

“Jujur aku berharap bisa tampil lebih baik. Kami masih perlu memahami apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa. Aku telah mencoba berbagai opsi, tetapi dari 10 opsi, hanya beberapa yang bekerja. Aku perlu menemukan sesuatu yang lain untuk bisa melaju cepat. Pada sesi time attack terakhir, aku mencoba sesuatu yang berbeda dan hasilnya lebih baik, meskipun aku mengalami masalah dengan gas saat keluar tikungan 6 dan harus menutupnya. Jadi, ada sedikit peningkatan, tetapi kami masih jauh dari target….

“Masih terlalu dini untuk mengatakan mentalku down, tetapi jika dalam enam balapan aku masih dalam situasi ini, mungkin iya. Btw…pada akhirnya ini baru tes, kami di sini untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak. Menurutku motor ini memiliki ruang untuk bekerja dengan baik, hanya saja beberapa bagian perlu disatukan dan itu membutuhkan waktu. Mereka yang telah mengendarainya lebih lama dan dengan lebih banyak pengalaman seperti Acosta dan Binder jelas lebih baik, sementara Vinales dan aku lebih kesulitan. Motor ini dikendarai dengan cara yang lebih khusus…

” Ya…Sulit untuk dijelaskan, yang pasti motor tidak memiliki cengkeraman di tepi ban, tpi motor memiliki cengkeraman saat posisi tegak. Namun, dalam balapan motor cenderung wheelie dan ini membuatmu kesulitan, jadi dengan KTM sulit untuk menikung dan memanfaatkan potensi ban dalam time attacking. Aku sudah mencoba memahami apa yang Acosta lakukan di atas motor. Dia benar-benar dapat memaksakan motor di bagian front end, sesuatu yang tidak bisa aku lakukan karena aku selalu lebih berhati-hati. Dia dapat memberi beban lebih di bagian depan, menggunakan shockbraker yang lebih lunak, itu adalah gaya yang belum pernah aku terapkan tetapi sepertinya itu terbukti paling efektif. Jadi rasanya Tidak mungkin kami akan benar-benar siap untuk balapan pertama, bahkan hanya 90%….” tutup Enea. Wahh mumet koyone cakkk….(iwb)

Comments

7 responses to “Celakaa, Mental Enea Bastianini down…..KTM sulit dikendarai !!”

  1. Mr. Klonthong avatar
    Mr. Klonthong

    Harus positif klinthing

  2. Pak TomoL avatar
    Pak TomoL

    Kudu tetap cumumut. Adaptasi id a must.
    Keep trying never surrender always

  3. Si O'Neal avatar
    Si O’Neal

    Enea gak mau tuh dulu diajakin melu Academy nggone Mbah occi. Padal udah bertaraf interna si O’Neal Academy nya lho

  4. Rudi avatar
    Rudi

    Mang stap gin das nge joss gan dhozzz….

  5. Jeki avatar
    Jeki

    Cilakaaa luwaa welas waaa…. Cakkk MoeL….

  6. Internna Si O'Neal avatar
    Internna Si O’Neal

    Kena attack di sektor mental oleh tunggangan sendiri. Hopo tumon

  7. Pras avatar
    Pras

    Jarene wong iki spesialis pakai ban bekas. Jago time attacking ketika pembalap lain kesulitan dengan ban yg sudah aus di akhir-akhir balapan. Dengan grip sedikit, tetap mampu melibas tikungan. Lha sekarang kok kesulitan dengan low grip?