
Iwanbanaran.com – Cakkk…. Seperti yang sampeyan ketahui seminggu lalu kita sukses ngetes motor listrik terbaru Astra Honda motor berlabel CUV e: dan ICON e:. Sebuah motor listrik yang di Racik untuk memberikan feeling berkendara terbaik untuk sampeyan semuanya. Makanya Honda sendiri menawarkan beberapa kelebihan sehingga harganya pun berbeda. Biar di trek khusus safety riding Deltamas, inilah feeling berkendara yang IWB rasakan…
Honda CUV e: memiliki konsep βPremium-Futuristicβ diklaim menawarkan pengalaman berkendara dengan kualitas yang tak diragukan. Mengusung gaya premium futuristik dengan sudut tajam di beberapa bagian, lalu dipadu velg ukuran 12 inciβ¦CUV makin spesial dengan disematkannya Honda RoadSync Duo, sistem konektivitas dengan ponsel pada tipe tertinggi yang semakin memberikan kemudahan, kenyamanan, dan ketenangan saat berkendara dengan mobilitas tinggi….
Honda CUV e: ditenagai motor listrik dengan tenaga maksimal 6 KW, yang bisa membawanya melaju hingga kecepatan 83 km/ jam dengan jarak tempuh maksimal 80,7 km. Sumber tenaganya berasal dari dua Β baterai Honda Mobile Power Pack Β e: yang dapat di-swap (ditukar) atau di-charge sendiri dengan off-board charger. AHM juga memberikan kemudahan bagi konsumen untuk melakukan swap baterai melalui fasilitas Mobile Power Pack Exchanger e: (BEX) yang tersebar di beberapa lokasi Jakarta dan sekitarnya…
Terdapat tiga mode berkendara, yakni ECON, STD, dan Sport, yang bisa dipilih untuk menyesuaikan kebutuhan dan kondisi. Kelengkapan pendukung yang tersemat adalah USB type-C charger yang terletak pada console box untuk pengisian baterai ponsel. Layar panel TFT dapat menampilkan informasi kendaraan, navigasi, pengontrol musik, hingga menerima dan melakukan panggilan. Yang jadi pertanyaan bagaimana sensasi feeling berkendara saat di atas motor listrik Honda termahal ini ?
Ketika nongkrong di atas CUV, sampeyan akan merasakan bahwa motor ini ternyata cukup tinggi dibandingkan dengan ICON e:. Selain itu jok lebih Mekar. Satu poin yang menyenangkan adalah area spidometer yang luas dan mudah dibaca. Kendati beberapa fontnya terasa kurang besar namun spedometer cukup mumpuni walaupun di bawah sinar teriknya matahari. Masih terbaca jelas cak. Posisi riding seperti biasa rileks dan menyenangkan. Tangan terasa pas tidak dipaksa untuk menjulur jauh ataupun menekuk… Terasa natural untuk tinggi badan 170 puluhan seperti IWB. Terus gimana soal sensasi riding ?
Tenaga yang disalurkan ternyata terprediksi dan tidak mengintimidasi. Power delivery smooth namun Sekalinya sampeyan colek tenaganya termasuk jambak. Inilah yang membedakan motor listrik berkualitas yang fokus pada safety. Artinya siapa pun ridernya akan terasa aman nunggang CUV. Tenaganya khas motor listrik yang instan tanpa ada getaran. Sayang top speed motor ini termasuk tidak terlalu istimewa. Hanya berada di rentang 80an km/jam… tentu saja CUV bukanlah motor listrik terbaik dibandingkan dengan motor dikelasnya soal kecepatan puncak. So…bawah smooth namun bangun dengan cepat ketika dibutuhkan dan langsung Nanjak tanpa ragu hingga top speed. Untuk stop and go jelas Honda CUV ini jagonya. Terus gimana soal handling ??

Nahhh…. Ini yang istimewa karena ketika diajak manuver motor sangat nurut. Less effort judule cak….ini selalu menjadi kelebihan motor Honda bahkan motor listrik mereka sekalipun. Ya…Honda memang beda soal handling. Ketika kita coba melakukan zig zag slalom, tidak kita temui gejala limbung. Juozzz. Padahal karakter Suspensinya rada empuk alias nyaman. Ternyata pemilihan karakter ini tidak mengurangi rasa Lincah yang kita rasakan. Sedang ICON e: yang memiliki desain lebih langsing dan kompak memang benar-benar ringan sehingga kita bisa bermanuver lebih tajam dibandingkan dengan CUV e:..
Hanya saja pada kecepatan tinggi ICON e: terasa kurang stabil dibandingkan dengan CUV : yang memiliki kestabilan sangat baik. Mungkin karena bobot serta ukuran ban yang berbeda.
Sayang pada saat IWB melakukan pengeraman keras, reaksi rem kurang menggigit. Apakah karena kampas rem baru ?? bisa jadi. Namun yang pasti itulah yang IWB rasakan. So…berikut plus minus Honda CUV e: dan ICON e: pasca test….
Kelebihan
– Tenaga cukup kuat dan terprediksi (CUV)
– Handling lincah dan nurut
– Fitur lengkap dengan hadirnya roadsync (CUV)
– Ergonomi riding nyaman dan pas
– Jok lebar
– Tahan Banjir
– Tanpa getaran ciri kendaraan listrik
– Bagasi besar (model Icon e:)
Kekurangan
- Top speed standart
- Rem kurang menggigit
- Minim bagasi (hanya untuk toolkit)
- Jok cenderung stiff
- Harga cukup tinggi
- Minus Bagasi (model CUV e:)
Mungkin itulah beberapa poin yang bisa IWB jabarkan buat sampeyan semua. Tentu saja pasti ada kelebihan dan kekurangan. Hanya saja jika Honda mampu menekan harga CUV (termurah 54 jutaan dan termahal 59 jutaan) dan ICON (28 jutaan) jauh lebih murah dari sekarang… Jelas potensi CUV dan ICON diminati para biker terbuka. Karena motornya memang betul-betul menyenangkan dan nyaman, dan tenaga pun spontan seperti tanpa mikir (kecuali yang ICON terasa less power). Β ICON e: So…CUV ?? Piye menurut sampeyan…. Tertarik nggak untuk memiliki ? Monggo berikan komennya…gazzz (iwb)



























Comments
19 responses to “Test Ride : Motor Listrik CUV e: dan ICON e: ….Honda memang beda !!”
Ondah jualan molis di jamin tidak pernah liat di jalan cuma numpuk di gudang…lebih baik beli ngaerok turbo π
Di jamin tidak pernah liat di jalan numpuk di gudang π
Numpuk di mattae lo itoe dang’ il lo tonk
Canggih dan berkelas internasioniL
Kuatkan iman ya aloh, gua cuma bisa menatap molis kualitas internasioniL
sambil ngemut untu
Motor atau mobil ev emang mahal pisan buat org kebanyakan, ICE tetap dihati
Its Hnd , yang lain bubar π
No koltok-koltok kalo ini mah
Tidak ada foto dari belakang di pastikan spakbor miring π
Kontop bingitz kesannya
Atau dikon (disuruh) ngetop
Motor nataru sekali nich beibbz coeg
MantoeLs ngeDjindhoeLs beut dahh Cakk
Ngahatjeung euiyyyy…….
Wajahnya kelihatan mlunthus alus banget
Gimane nurut elo, NGACEUNGABLE kagak???
Berapa galon yang bisa dibawa sekali jalan
Wess…. Pokoke internasioniL lahyawww
Membulat mlenuk semlohay and buhay
Top deghhh internasio’neaL bingitz
Kalau asli Jepang pasti baguslah yaa… Material metualergi maupun body work nya pastilah jempolan. No ichikiwir-ichikiwir
Yahamvazzz masih mikir gimana cara bikinnya cak π