Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez mengakui nyesek dengan hasil India akibat crash low side di India. Sebab dari race pace dan juga kemampuan motor, RC213V ini kencang di sirkuit Budhh. Bahkan secara pede doi menegaskan seandainya dia tidak crash, podium terbuka didepan mata. “ Aku jujur sedikit frustrasi karena hari ini podium adalah peluang nyata tapi aku membuangnya…” seru Marc. Yang jadi pertanyaan…kenapa Honda kencang di India ? apakah ada setingan dan komponen baru Honda yang membuat mereka jadi kompetitif ?? Marc Marquez beberkan rahasianya !!!
Sukses sabet podium 3 pada Sprint Sabtu membuat Marquez pede mencoba untuk tetap bersama trio Ducati – Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia dan Jorge Martin. Sayang Marc justru disaat posisinya sangat bagus kehilangan ban depan dan low side. Alhasil dari posisi ke 4 doi langsung anjlok diposisi 16. Bergabung kembali ….Marquez berhasil finish di posisi ke-9. Namun dengan dengan tersingkirnya Bagnaia dan Martin menderita masalah dehidrasi di akhir balapan, Marquez saya yakin bahwa dia bakal menikmati podium pertamanya sejak Australia 2022. Itulah yang membuatnya nyesek….
“ Jujur aku sedikit frustrasi karena hari ini podium terbuka lebar. Peluangnya nyata, namun itulah race….banyak risiko yang harus kita tempuh. Ketika kalian melihat tiga pebalap [di depan] yang lebih cepat darimu seperti Bezzecchi, Martin dan Pecco tentu aku harus mengambil terlalu banyak risiko pada lap pertama. Kemudian aku agak melebar di tikungan 1 dan kehilangan bagian depan, sebenarnya aku hampir saving, tapi tidak berhasil. So…yang terpenting adalah aku menyelesaikan balapan. Kecepatanku juga bagus karena bisa naik podium jadi ini membuatku senang….” serunya….
Yang jadi pertanyaan kenapa Honda kencang di Austin ? apakah mereka membawa part baru ? ada setingan rahasia yang membuat Honda RC kini makin kencang ? blak-blakan Marc menjawab rahasianya…
“ Sebenarnya tidak….setingan dan motor yang kami gunakan mirip Misano. Namun yang membuat kami kencang adalah Lay Out sirkuit. Ya…India mirip sekali dengan Austin, banyak stop and go, tikungan menggunakan gigi satu. Kalian lihat yang dilakukan Alex (Rins) di Austin. Memang tidak persis sama di sini, tapi sangat mirip dan di tikungan [lambat] seperti ini kami tidak terlalu kesulitan. Sekarang mari kita lihat apakah di Jepang kita bisa melanjutkan hal yang sama….” seru Marc. Eaalahhh ngono to cak jebule…
“Akhir pekan yang penting di Motegi, dalam banyak aspek. Tapi ya, ini adalah sirkuit kandang Honda, jadi akan ada tekanan di sana. Bos besar akan datang. Jadi kami akan berusaha melakukan yang terbaik di trek balap…” tutup Marc. Btw..Putaran Motegi akhir pekan depan mungkin juga akan menjadi penentu Marquez bakal tetap di Honda atau gabung Ducati di 2024. So…kita tunggu saja cak….(iwb)

Comments
20 responses to “Aneh ?! Kenapa Honda kencang di India ? Marc Marquez beberkan rahasianya !!!”
Rahasianya karena n9ondah skrg memang keturunan suku prindavan,
Tapi ending nya tetap dLosoooor jua
weka weka weka e e
Untung MM93 gk naik odong-odong
Coba klo naik odong-odong pasti dah ambyarrrr….. girboks nya
MuuuuUUUuuuuehehehe……
Memang DNA asli sudah kembali. Sudah ke genggaman tangan sendiri. Siap ready libas para pecundang
Suka lihat Marc dlosor parah
Sy suka liat taro naik odong-odong
Persis bocil
MuuuuUUUuuuuehehehe……
Dari 16 ke 9…lumayan mampu menyalip beberapa pembalap, dan tentunya ini menambah kepercayaan Marc…
Pokdium y di hibahkan sebelah
🤭🤭🤭
Marc baru 65% cuink. Next season undoubtably pimpin klasemen Alwayz lah yaw…. alhasil jurdun bertubih tubih
Semua itu hanya mimpi,
Karena sekarang Markezet sudah menjadi 93mbel
Dlm semua kemungkinan pasti ada..
Yg dah pasti cuman engkong oci yg dah pensiun dan penyembahnya menyublim jadi fans pecco kadang fans Bez, kadang jadi fans marini…ngoahahahay
Ayo cak marq, bisa konsisten 5 besar sampai akhir musim.
ayo semangat marques..lanjutkan ndhlosor tiap race..
Alien no problem ndhlosor kek apapun
Auto bebeh bebeh neh budheee
Untung pake rangka bagus.
Coba pake esaf, pasti nge fold pas start.
MotoGP gak kenal eSAF plooo koplak looo
Gak perlu heran sebenarnya, kalau penggemar dan pemantau aka MotoGP antusiast khususnya paham sejarah MotoGP, pasti tidak heran dengan potensi RCV dan rider-nya. Bahkan di era gp500.
Jadi mulut yang bilang “heran” itu cuma aksi depan mikropon yang hodoph
Nguwochyooooo…….nguonnooooo
Ngocooooo……..
Kapan ya ada balapan mo mo mo motor te te tetelanjang ga gak pa pa pakai fairing???