Sprint Race Mulai rusuh, pembalap Motogp bakal boikot gara-gara bonus ?!

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya rencana Dorna untuk menambah race di hari Sabtu dengan label Sprint Race tidak akan berjalan mulus. Pasalnya kini banyak dari pembalap termasuk manajer mereka bersuara lantang menolak Sprint Race gara-gara bonus. Para pembalap menuntut tim atau Dorna harus membayar ekstra. Konfirmasi tersebut diutarakan Carlo Pernat yang mengancam akan memboikot race jika tidak ada respon positif. Waaahhh….mulai rusuh iki cakkk !!

Pernat mengutarakan kekesalannya karena sebagai manajer Bastianini dan para pembalap lain Pernat merasa suara mereka seperti diabaikan perihal bonus untuk para pembalap. Karena bonus ini tidak muncul untuk sprint Race dan inilah yang kini sedang mereka perjuangkan….

“Setelah tiga balapan, para pembalap akan panik. Karena untuk saat ini dipastikan tidak ada bonus balapan dalam kontrak dan jika mereka tidak memberikan bonus tersebut kepada kami, aku rasa kami tidak akan sudi (membalap sprint race). Kami sudah sepakat dengan Albert Valera [Aleix Espargaro dan manajer Jorge Martin]….lalu Giovanni Balestra [manajer Maverick Vinales]. Mereka dapat setengah poin saat menang, kami juga ingin setengah bonus (dibandingkan race normal). Dengan sponsor yang sudah kami sertakan dalam kontrak juga bonus untuk balapan Sprint…” serunya. Pernat menambahkan, bahwa mereka sudah berjuang untuk itu namun semuanya seperti cuci tangan…

“Ini pertarungan antara Dorna, tim dan pembalap. Aku sudah meminta bonus kepada Ducati perihal sprint race jika menang dan mereka menyarankan aku meminta ke ‘Dorna”. Namun setelah ke Dorna mereka menjawab dan menyuruh kami minta ke tim, katanya itu urusan mereka. Ini jelas mengesalkan. Para pembalap akan melakukan dua balapan pertama karena wajib. Dan jika mereka tidak memberikan bonus maka kekacauan akan terjadi. Ini adalah pemaksaan yang tidak adil…” tukasnya…

Last…dimusim ini memang akan ada tambahan sesi yang disebut sebagai balapan MotoGP Sprint. Race sprint adalah setengah dari jarak biasanya, dengan setengah poin yang diberikan. Balapan sprint tidak akan dihitung sebagai ‘kemenangan balapan’ dalam buku sejarah MotoGP. Nggak heran para pembalap merasa ini adalah pemaksaan dan harus ada nilai bonus yang diberikan jika mereka menang. Saat ini para tim manajer MOtogp masih berupaya agar bonus diberikan oleh pabrikan atau Dorna namun masih belum ada titik terang cak. So…apakah jika gagal sprint race benar-benar akan rusuh ? kita lihat saja perkembangannya nanti….(iwb)

Comments

9 responses to “Sprint Race Mulai rusuh, pembalap Motogp bakal boikot gara-gara bonus ?!”

  1. Kondang quh avatar
    Kondang quh

    Aduh gunane neh beibich quh honda quh 🇮🇩♥️💪💥🙏

  2. Bèi bich avatar
    Bèi bich

    Ngedascolt bingitz dahh ohh beibich quh honda quh

  3. Cakada yang tidak bisa avatar
    Cakada yang tidak bisa

    Ngephbeyeh emang suka rusu cak lek
    Muehehehehehe

  4. Olala BeBeH avatar
    Olala BeBeH

    Woalahh beibeh, wo wo woalahh beibeh

    1. Nglothok Stengsionerz avatar
      Nglothok Stengsionerz

      Balap sprint nglohothok-nglohothok bingitz

  5. Front Riderz avatar
    Front Riderz

    Apa kaaagh……terindikasi keterlibatan pron perusuh ngindoh nengsa ?

  6. Junio avatar
    Junio

    Motogp turun pamor race nya diobral,
    Motornya jg pd kya barongsai
    Pmbalapnya culun2
    Keruanya jg uzur

  7. ''penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari" avatar
    ”penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari”

    Ga usah ngikut wsbk lah… Turun pamor donk sebagai motor prototipe…

  8. Gembelisme avatar
    Gembelisme

    Ngapain sprint race, kurang kerjaan