” Lampu dashboard berkedip, motor kemudian kehilangan tenaga ” seru Marquez bingung

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Cakkkk…….segerrr sudah IWB pasca bangun dari tidur setelah Sahur, sholat subuh….dan langsung ngecek apa sih masalah dari Marc sehingga doi harus membuang kesempatan luar biasa untuk menang di COTA. Banyak spekulasi bermunculan bahkan dari beberapa komentar mengatakan Marc salah pencet tombol limiter. Sebuah kondisi yang dari awal prediksi IWB tidak mungkin terjadi mengingat jam terbang Marc sudah tidak usah diragukan. Dan setelah mencari beberapa referensi bisa disimpulkan….masalahnya bukan itu. Terus apa ? simak pernyataan Marc berikut ini….

Semua sepakat Bastiani serta Alex Rins tampil fantastis. Namun semua juga setuju bahwa Marc Marquez tampil luar biasa. Balapan kembali dari diplopia…anjlok diposisi 24 kemudian finish diposisi 6, menandakan Marc berpotensi masih menjadi raja COTA jika tidak ada masalah. Marquez anjlok dengan gap 4,021 detik dari Enea Bastianini saat start dan Marc finish dengan gap hanya 6.617 dari pebalap Gresini Ducati, di urutan keenam. Ini ediann cak. Kenapa ?

Karena dengan hanya Mengurangi waktu yang hilang di lap 1 saja akan menempatkan Marquez 2,596 detik dibelakang Bastianini dan Jack Miller ketiga. Tapi kalkulasi tsb tidak menghitung banyaknya waktu yang terbuang ketika Marc harus menyalip setidaknya 16 pembalap didepannya. Ini jelas luarrrr biasaaa. Apa kata Marc soal ini dan apakah betul Marc salah pencet PIT Limiter ? Berikut kata Marc….

” Posisi Marc langsung tertinggal 4 detik dari pembalap depan saat start…”

“Di satu sisi aku kecewa karena jelas kami punya kecepatan. Aku sangat menikmati balapan, start dari belakang, dan menurutku angka 25 poin bisa kita dapatkan hari ini.?Kami memiliki masalah teknis diawal start. Honda sedang menyelidiki, tetapi mereka kurang lebih sudah tahu apa penyebabnya….

? Jadi sejak awal start aku sudah melihat beberapa sinyal lampu menyala [lampu peringatan di dasbor]. Dan ketika aku start, engine motor sempat brebet dan aku pikir akan menjadi masalah besar karena sampai tikungan pertama motor tidak ada [tenaga]...

” Aku sempat memerika apakah tidak sengaja mencet tombol PIT limiter ?? tapi tidak, aku tidak melakukan kesalahan. Dan Alarm tetap menyala ketika race berlangsung. Untungnya setelah tikungan pertama, ketika perangkat holeshot non aktif, motor mulai bekerja normal. Race yang tidak sempurna, karena ada yang nggak beres tapi setelahnya semua bekerja baik. Dan sejak itu aku bisa fokus kebalapan…” seru Marc. Pembalap HRC ini menambahkan bahwa doi mulai kelelahan sebab dari awal start doi selalu pada kondisi ” Attcking Mode”…

Aku tahu membalap pada kondisi 100% untuk semua lap tidak mungkin. Apalagi Austin adalah sirkuit yang ” demanding”.? Tetapi aku memberikan segalanya dan kemudian ketika sudah masuk 5-6 lap tersisa, tubuhku berkata ‘oke, itu saja’….aku sudah lelah. Dan setelah itu aku hanya mencoba untuk menyelesaikan balapan,” kata Marquez yang mencatatkan lap tercepat kedua, 0,032 detik di belakang rekor baru Bastianini, pada lap 13 dari 20. Dengan hasil ini Marc mengatakan bahwa doi mulai merasa pede untuk ngepush motornya….

? Oke, hasilnya memang tidak seperti yang kami harapkan, tetapi jika kami memeriksa bagaimana jalannya Start….dan posisi kami di tikungan pertama…kemudian posisi kami ketika finish….kini kami dapat mengatakan bahwa rasa pede mulai tumbuh. Karena targetku sekarang membangun kepercayaan diri dan mencoba untuk tidak mengalami kecelakaan sepanjang akhir pekan – karena dokter mengatakan kepadaku bahwa kondisi mataku terus membaik. Namun aku takut dengan kesehatanku mengingat baru 3 minggu mengalami Crash keras di Mandalika. Jadi aku hanya mencoba membalap dengan cara yang baik dan ini yang paling penting…

? Jujur tidak mudah mengembalikan rasa percaya diri ketika kamu mengalami crash mengerikan. Tetapi aku sudah bertekad datang ke sini untuk bersaing. Tentu saja aku terus mencoba mengendalikan diri untuk tidak banyak menekan dan dalam balapan aku berkata ‘oke, aku start diposisi terakhir tapi aku tidak mematok target. Aku kemudian melakukannya selangkah demi selangkah. Aku menyalip pembalap lain satu per satu. Aku berusaha sangat tenang, mencoba mengendalikan diri dan ketika di lap terakhir…disitulah aku sudah merasa lelah, aku putuskan tidak ngepush. Padahal Pecco ada di sana tetapi aku berkata ‘keenam sudah cukup’. Yang paling penting adalah menyelesaikan balapan dan aku sudah melakukannya…” tutup Marc….

Last….dari hitungan kasar berarti Marc Marquez berhasil menyalip 18 pembalap didepannya ketika race Austin. Banyak yang mengatakan tidak mudah mengingat trek Austin termasuk rakus di ban karena jarak yang mencapai 5 km lebih sekali putaran. Dan saat race semalam Marc memilih kompon depan Hard dan belakang Soft. Jelas ini raihan luar biasa. Nggak heran pujian dilontarkan Fabio dan Pecco yang mengatakan jujur jika pada kondisi Normal potensi Marc menang di Austin sangat terbuka. Jiann apes thok berarti bocah iki cak…Luar biasa, salut Marc….(iwb)


AUSTIN MOTOGP, COTA – RACE RESULTS

1 Enea Bastianini ITA Gresini Ducati (GP21) 41m 23.111s
2 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +2.058s
3 Jack Miller AUS Ducati Lenovo (GP22) +2.312s
4 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +3.975s
5 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP22) +6.045s
6 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) +6.617s
7 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +6.760s
8 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP22) +8.441s
9 Johann Zarco FRA Pramac Ducati (GP22) +12.375s
10 Maverick Vi?ales SPA Aprilia Racing (RS-GP) +12.642s
11 Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP) +12.947s
12 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +13.376s
13 Pol Espargaro SPA Repsol Honda (RC213V) +17.961s
14 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +18.770s
15 Andrea Dovizioso ITA WithU Yamaha RNF (YZR-M1) +29.319s
16 Franco Morbidelli ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +29.129s
17 Luca Marini ITA Mooney VR46 Ducati (GP22) +29.630s
18 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM (RC16) +32.002s
19 Raul Fernandez SPA KTM Tech3 (RC16)* +37.062s
20 Remy Gardner AUS KTM Tech3 (RC16)* +42.442s
21 Fabio Di Giannantonio ITA Gresini Ducati (GP21)* +42.887s
22 Darryn Binder RSA WithU Yamaha RNF (YZR-M1)* +42.171s
Alex Marquez SPA LCR Honda (RC213V) DNF
Marco Bezzecchi ITA Mooney VR46 Ducati (GP21)* DNF

Comments

26 responses to “” Lampu dashboard berkedip, motor kemudian kehilangan tenaga ” seru Marquez bingung”

  1. Bagong avatar
    Bagong

    Ruarrrrr Biasa tenan MM93 Iki Lek..

    1. Thailancung avatar
      Thailancung

      Tanpa si kakek tuek MotoGP retap seru+menegangkan cak
      Apalagi MM93 COMEBACK MotoGP jd terasa istimewa

  2. Tigor Arif avatar
    Tigor Arif

    That’s why…MotoGP … No Marc…No Party… juara dunia motoGP 2 th blkngan terasa hambar krna g ada Si Mas Marques…

    1. Thailancung avatar
      Thailancung

      Sebenarnya MM93 sdng kasih kesempatan rider laen biar merasakan jurdun cak…..

  3. Damen Bahagia avatar
    Damen Bahagia

    istimiwir
    pantes dikontrak mahal

  4. mainan kecil avatar
    mainan kecil

    sudah lama tidak mampir, apakah masih cucukcucukan ga.

  5. BarongSai avatar
    BarongSai

    Kasian bat klasemen gakada honduy di 10 besar awowkwok

    1. Loe jeeloe avatar
      Loe jeeloe

      Baru awal musim tong.. anything can happen onward.
      But i can understand that u r hater

    2. Dahon avatar
      Dahon

      Dah lahhh…
      Motor bekicot saking lemotnya.. Diasapi motor yg start paling bontot ?

  6. joni avatar
    joni

    yg P4 juga ada lho

    1. Loe jeeloe avatar
      Loe jeeloe

      Jadi ingat tagar ” kasih jalan”

      1. Dahon avatar
        Dahon

        Beda ama Marc yg di valencia moto2 aja start paling bontot tp bisa juara.
        Tuh si aki tua yg dpt posisi 4 karena mode sirine dikasih jalan ?

  7. Harun avatar
    Harun

    Alien is back yg lain bakal keringat dingin tiap race

    1. Thailancung avatar
      Thailancung

      Pasti legen kakek GIACOMO bangga nih lihat MM93 pulih spt sedia kala

  8. i gusti aji avatar
    i gusti aji

    ada yg bilang semalem kalau motor 2022 di set untuk race eropa cak. apa betul?

  9. R-1M_ganteng avatar
    R-1M_ganteng

    MM semakin dewasa setelah kejadian demi kejadian kecelakaan mendera.. harus fetap semangat Marc, tanpamu balapan tdk menarik, tanpamu juga RCV hanya akan jd penggembira.. “pinjam kata gigi” wkwkkwk

    1. Thailancung avatar
      Thailancung

      Beda dg si rider tuek cak
      Semakin tuek semakin arogan di microphone
      Tapi Alhamdulillah skrng dah pengsiun ranpa prestasi 1 dekade
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

  10. Lawangwolu avatar
    Lawangwolu

    Judulnya halus

  11. vr46 avatar
    vr46

    wayahe pensiun

    1. Kapten Jack avatar
      Kapten Jack

      Idolamu udah pensiun, caaakk..

      Kalo Mm belum saatnya pensiun

    2. Mpoot avatar
      Mpoot

      bener bro, idolamu malah wis pensiun. saiki balap mobil turing. balapan pertama langsung gak iso nemu pit. finish nang mburi.
      BAR PENSIUN SEKO MOTOGP , LANGSUNG PENSIUN MANEH SEKO BALAP MOBIL TURING

  12. Mpoot avatar
    Mpoot

    omongan quatrok benar, rosi memang lejen, TAPI MARC YANG TERBAIK

  13. Mpoot avatar
    Mpoot

    rosi opo iso koyo marc?

  14. Mas bro avatar
    Mas bro

    Hadeuh org yg dh pensiun msh ja d nyinyirin. Heran sama lo lo pade. Segitu bencinya sm vrl46.

  15. Manteb avatar
    Manteb

    Tercium aroma konspirasi Yamaha dan Ducati.. mengganggu kinerja mesin Marquez menggunakan aplikasi conak-connected..

  16. Anak PAUD avatar
    Anak PAUD

    Tercium aroma tekanan mental di MM, ia sudah mengerti, layaknya pensiunnya si 46 ia masih di perebutkan pabrikan, itulah yg mbuat Stoner pensiun dini, yakni mencari fans fanatik, karena bukan Jurdun yg selalu di kejar, tetapi popularitas, hingga semua pabrikan kepincut 46 sampai2 Nonton MotoGP dulu disebut Nonton Rossy