Dapat ilmu dari Marc Marquez ? Kami copot Front Ride Height Device? ? seru Jorge Martin

Written by

in

,

Iwanbanaran.com – Caakkk… Pada latihan bebas kedua (FP2), Jorge Martin (Pramac Racing) berakhir di posisi kesepuluh dengan catatan waktu lebih lambat 0.813 detik dari pemimpin sesi, Johann Zarco (Pramac Racing). Namun Martin juga sukses sabet pole dan ini luar biasa. Martin mengawali sesi latihan bebas dengan beberapa masalah cak, namun dibalik itu semua doi mendapatkan sesuatu terkait dengan performanya?

Yup, kali ini doi banyak belajar dari Marc Marquez (Repsol Honda Team) sehingga memahami bagaimana menjadi lebih cepat di trek MotoGP. Dengan begitu, doi berharap motornya bisa lebih cepat di race day nanti. Selain kangbro, Martin mengungkapkan bahwa Marc Marquez adalah raja COTA?

?Marc adalah Raja COTA, aku mencoba mengikutinya, karena sebelumnya aku sudah lebih dulu ke lintasan dan kemudian aku melihatnya tiba. Aku telah mencoba mengikutinya untuk sementara waktu dan melihat riding stylenya. Aku sudah mempelajarinya selama minggu ini, tapi sekarang aku bisa melihat yang benar-benar bagus (tertawa). Aku telah menonton video di MotoGP.com, dan aku mencoba memahami bagaimana menjadi cepat di sini. Saat ini kami tidak berada di puncak, tetapi kami dekat pada tingkat kecepatan balapan. Itu berguna bagiku” ujar Jorge Martin via motosan.

Selama latihan bebas berlangsung, Martin menuturkan trek Austin sudah jauh lebih baik daripada musim lalu sehingga doi bisa menggeber motornya dengan cepat. Dengan kondisi tersebut, doi tidak ragu untuk menggunakan ban kompon soft (lunak) untuk mencapai lap time terbaik. Lalu, ia juga meyakini potensi yang dimiliki dirinya dan tim di MotoGP Austin… ?Aku bisa melaju lebih cepat, baik di FP3 maupun di kualifikasi. Kondisi trek jauh lebih baik dari tahun lalu. Segera setelah aku melakukan lap cepat dengan ban lunak, tidak ada keraguan bahwa aku akan jauh lebih cepat. Aku tidak khawatir tentang waktu putaran sama sekali, karena aku yakin kami memiliki potensi untuk menjadi cepat,” tambahnya.

Terkait dengan sirkuit COTA, Martin menuturkan bahwa sirkuit yang berlokasi di Amerika ini sangat menguras fisik cak. Hal ini karena banyaknya tikungan ekstrim sehingga rider lebih banyak mengalami perubahan arah. ?Bagiku itu selalu terjadi, itu sama persis. Trek ini sangat menguras fisik, kamu memiliki banyak perubahan arah. Balapannya juga akan sangat panjang namun akan sama untuk semua orang, jadi kamu harus membiasakannya,? tuturnya. Selain itu, doi mengatakan sudah tidak menggunakan lagi front ride height device??Tidak, aku tidak menggunakannya (front ride height device), kami membuangnya di Indonesia dan kami tidak akan menggunakannya lagi,? tutup Jorge Martin….(RA iwb)

Comments

9 responses to “Dapat ilmu dari Marc Marquez ? Kami copot Front Ride Height Device? ? seru Jorge Martin”

  1. Udin avatar
    Udin

    Mangap

  2. Juosss guandossss Sekali avatar
    Juosss guandossss Sekali

    Ilmu Akherat Mantapt

  3. Benjo79 avatar
    Benjo79

    Ayo gasss semuttt

  4. Mang Kobb Koblall Yoggallz avatar
    Mang Kobb Koblall Yoggallz

    Koblall bingitz nich brayyy sobz

  5. Kocrodz osrodz nyrod-enyrodz avatar
    Kocrodz osrodz nyrod-enyrodz

    Dibuang di Indonesia katanya….ayo kita cari cakkkk……Mayan buat kolektor apa dijual maning rekkkk

  6. Mantab ephbeha bersama bank weybeH avatar
    Mantab ephbeha bersama bank weybeH

    Ilmu sudah diwariskan. Semoga tidak ditinggalkan jurdun. Ilmu dibagi malah tambah bertaji.

  7. Menatap jurdun di depan mata avatar
    Menatap jurdun di depan mata

    Segenap masyarakat balap motor loverz fokuskan doa kalian teruntuk Marc Marquez, okkey…???
    Yes yes yesss !!!

    1. Lotre avatar
      Lotre

      Ogahh….
      Mending gue doain jagoan gue menang.

    2. Anto avatar
      Anto

      Mending berdoa untuk dosa dosa kita diampuni