Iwanbanaran.com – Cakkk…Saat ini dua rider MotoGP selalu menjadi buah bibir banyak orang, siapa lagi kalau bukan Marc Marquez (Repsol Honda Team) dan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP). Yupss…kedua nama tersebut sangat berpengaruh terhadap kejuaraan paling bergengsi didunia ini pakdeee. Nahh IWB Akan mencoba membahas statistik mereka setelah melakoni Start Ke-200nya diajang MotoGP. Monggo disimak cakk…
Marc Marquez baru saja menjalani start ke-200 tepat disirkuit Aragon, Spanyol Minggu kemarin. Marquez sempurnakan start istimewanya dengan sabet kemenangan didepan publiknya sendiri. Perjalanannya dalam mencapai angka 200 bisa dikatakan penuh perjuangan cakkk.
Ia menjalani debut dikelas 125cc pada tahun 2008 silam diumurnya yang masih 15 Tahun. Dengan membesut KTM FFR 125 dan dalam 2 tahun pertamanya bisa dikatakan tidak mulus lantaran belum bisa mencetak kemenangan. Kemudian di tahun 2010 prestasinya langsung melejit, bocah asal Spanyol tersebut sukses raih gelar juara dunia pertamanya dengan total 10 Kemenangan dan 14 Podium yang ia kumpulkan dalam 3 Musim.
Atas kesuksesan tersebut, pada tahun 2011 ia naik kelas menuju Moto2 memakai Sasis Suter, tentunya pemasok tunggal Honda CBR600RR. Marc Marquez tampil cemerlang dengan meraih gelar juara dunia ditahun keduanya yaitu 2012 dengan total 16 Kemenangan dan 25 Podium.
Kemudian Nama Marc Marquez kian melejitt setelah ia naik kelas MotoGP pada tahun 2013 bersama Honda dengan mewarisi Kursi dari Casey Stoner (Repsol Honda Team) yang menyatakan pensiun dari dunia MotoGP dengan beberapa alasan tertentu. Nunggang Honda RC213V Sejak itu prestasi Marquez terus membaik dan langsung menyegel juara dunia ditahun pertamanya ketika ia bersaing ketat melawan Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing Team). Kemudian dominasinya berlanjut pada tahun 2014, 2016, 2017 dan 2018 dimana Gelar selalu berada ditangan The Baby Alien. Ia catatkan 52 Kemenangan dan 90 Podium.
Nahhh…secara data keseluruhan Maka Marc Marquez meraih 7 Gelar, 78 Kemenangan, 129 Podium, 89 Pole Position dan 69 Fastest Lap dalam 200 Grand Prix yang telah ia lalui.
Lantas bagaimana dengan Valentino Rossi?
Valentino Rossi terjun ke ajang MotoGP pada kelas 125cc pada tahun 1996 diumur 17 Tahun. Rossi menggunakan Aprilia RS 125 Selama dua musim, dimusim debutnya ia meraih 1 kemenangan dan 2 Podium. Dan Tahun keduanya meningkat dengan meraih gelar juara dunia pertama dikelas 125cc. Total dalam dua musim Rossi mengoleksi 12 Kemenangan dan 15 Podium.
Kemudian ditahun berikutnya ia naik kelas menuju 250cc dengan membesut Aprilia RS250, meski gagal meraih gelar juara dunia ditahun pertamanya, namun Rossi tampil cukup baik dengan Hasil yang ia raih selama dua musim mencakup 14 Kemenangan dan 21 Podium.
Atas capaiannya tersebut Rossi naik menuju kelas Premier pada tahun 2000, dan bisa dibilang ditahun debutnya menggunakan Honda Satelit NSR500 cukup baik dengan menjadi penantang Rider senior Yaitu Kenny Roberts Jr. Motor yang liar dan minim intervensi elektronik. Ditahun pertamanya Vale harus rela menunda meraih gelar perdananya dikelas Premier karena Roberts tampil lebih konsisten dibanding dirinya. Nggak mengejutkan karena mesin 2Tak 500cc merupakan mesin yang sulit dikontrol pada masanya….

Barulah di tahun berikutnya Rossi sukses sabet gelar juara dunianya dengan total mengumpulkan 13 Kemenangan dan 23 Podium dalam dua musim. Selanjutnya ditahun 2002 Rossi naik pangkat dengan menggeber Pabrikan Honda RC211V Sekaligus menandai Era baru dengan sebutan MotoGP. Ia sukses raih dua gelar juara dunia secara back to back (2002-2003) dengan total 20 Kemenangan dan 31 Podium selama dua musim. Sayang hubungan Rossi dan Honda memburuk hingga pada tahun 2004 Rossi tinggalkan HRC….
Tantangan Baru Rossi dimulai tahun 2004 yaitu kepindahannya menuju Yamaha. Dengan Menggeber YZR-M1 generasi big bang pertama meninggalkan screamer yang dikembangkan bersama bapak M1 Masao Furusawa dan Vale, Rossi langsung persembahkan gelar secara back to back lagi (2004-2005). Namun dua tahun berikutnya ia gagal mempertahan gelarnya yang lepas ditangan Nicky Hayden (Repsol Honda Team) dan Casey Stoner (Ducati Team). Di tahun 2008 Prestasinya secara perlahan kembali meningkat sekaligus menandai start ke-200nya tepat di sirkuit Donington Park, Inggris. Total ia meraih 32 kemenangan dan 52 Podium selama bersama Yamaha hingga Donington Park 2008.
Jadi…secara keseluruhan Valentino Rossi meraih 7 Gelar, 91 Kemenangan, 144 Podium, 51 Pole Position dan 74 Fastest Lap dalam 200 Grand Prix yang sudah dilalui.
Last…dari uraian dan data diatas bisa disimpulkan dalam 200 grand prix pertama disaat muda ternyata Vale mampu tampil lebih baik dibandingkan Marc dengan 91 kemenangan disaat Marc mengoleksi 78 kemenangan…….podium Rossi 144 dan Marc 129…..fastest lap Rossi 74 kali dan Marc 69 kali. Namun Marc unggul soal torehan pole dengan 89 Pole Position dan Rossi hanya 51. Yup….sunday rider sejak muda cak. Vale memang kondang soal gaya balap dari belakang lalu overtake rider didepannya satu persatu. Nggak heran Vale saat itu disebut sebagai The Doctor dan langsung membuat Motogp melejit akibat tontonan yang diberikan. Apapun itu baik Marquez maupun Rossi sama-sama memiliki catatan Fantastis selama berkarir diajang MotoGP, dan tidak bisa dipungkiri lagi cakk Jika kedua rider tersebut masih menjadi yang terbaik dalam grid saat ini. Nah, menurut sampeyan siapakah yang lebih baik diantara mereka berdua?? (Cc for iwb)




Comments
131 responses to “Adu data performa Marc Marquez vs Valentino Rossi di 200 GP pertama, inilah faktanya !!!!!”
Hiburan buat VALEBAN YANG TOGOG
Masih bagus masa yang berbeda,kalau satu angkatan dengan marquez potensi dapet poin ampas nya buat vr46 akan lebih besar.
Rossi..bisa pesan ban khusus waktu itu..hehe.
Yg special dari MM93 itu adalah dia meraih sebagian besar gelar juara dunia beserta rekor-rekor-nya dimulai saat masih benar-benar baru belajar pegang stang kemudi & rem MotoGP dan langsung berduel dengan legenda besar MotoGP dan juga para pembalap hebat (para allien MotoGP) yg namanya masuk dalam daftar peraih kemenangan terbanyak seri MotoGP.
Coba cek daftar peraih kemenangan seri MotoGP deh…
VR46 mulai berbagi kemenangan sejak munculnya Pedroza, Stoner & Lorenzo. Jadilah 4 pembalap itu bergantian secara berimbang memenangi balapan MotoGP, sesuatu yg tidak bias dilakukan oleh Max Biaggi, Sete Giberneau, Nicky Hayden, Loris Capirossi, ataupun Marco Melandri saat menjadi pesaing VR46.
Nama-nama tsb tidak bisa spt Stoner, Lorenzo ataupun Pedroza.
Jika tidak ada MM93, jelas gelar juara duniamotoGP atau juara seri akan bergantian diperebutkan oleh 4 pembalap allien di atas (VR46, Pedroza, Lorenzo dan Stoner).
VR46 kini memang usianya sudah tua, tetapi tahun 2013 dan 2014 masih belum tua. Apalagi Lorenzo dan Pedroza, masih muda, dan yg dihadapi seorang MM93 yg masih rookie bau bawang.
KENYATAANYA :
VR46 saat masih muda perkasa saja tetap kesulitan menghadapi Pedroza, Stoner dan Lorenzo, bahkan lebih banyak kalahnya, apalagi jika VR46 harus melawan pembalap yg berkali-kali mengalahkan Pedroza dan Lorenzo, kan…?
Catatan :
MM93 sudah mulai jengkel dan kurang respect pada VR46 semenjak kontroversi Assen-Belanda 2015. Disitulah MM93 tidak bisa menerima di kadalin seperti itu. Dia gondok berat?.tapi dia sadar saat itu dia masih bukan siapa-siapa.
Hebatt rosi lah bos tele…anda 2 tidak paham…kita saja yg umur 35 tahun pake mtor terus papasan dengan dam truk yg bunyi belnya sundrikk bikin kaget…langsung turun tenteng motor..ni vr46 di umur 41 tahun heb…pake mtor 300km/jam…kalo g pke helm. Bikin mulut doerrrrr…masih berani…gimana to hebbbbbb