Bro dan sis sekalian…..adanya recall yang dilakukan Yamaha terhadap kedua produknya yakni R25 dan MT25 seakan menjadi ajang mumpung buat para fansboy kompetitor menjatuhkan dan membully habis. Baik via warung, media sosial dan jalur lain. Sebuah tindakan yang sebenarnya tidak perlu karena hal itu malah akan membuat paradigma negatif terhadap yang namanya “recall”. Praktis budaya ini akan menjadi hal tabu dan?membuat siapapun tidak dewasa. Efeknya….pabrikanpun kedepan malah mendiamkan sesuatu yang memang harus dilakukan recall….!
Mindset kita terhadap recall harus dirubah mulai sekarang. Sebab jika kondisi tersebut terus terpelihara….yang rugi malah kita sendiri sebagai konsumen. Kenapa??. Karena jika next terjadi cacat atau kekurangan pada produk yang di gelontorkan dipasar….takutnya pabrikan malah kompakan diam seribu bahasa. Cuek dan memilih jalan aman enggan melakukan hal yang seharusnya perlu dilakukan. Mleduk-mleduk aja wis. Atau prothol yo ben….toh dinegeri ini perlindungan terhadap konsumen sangat minim. Nah….opo malah ora mumet sampeyan….
Masih ingat air bag Takata yang harus direcall sebab?berpotensi menimbulkan kecelakaan karena balon udara bisa mengembang sendiri?. Takata sebagai vendor?yang digunakan mayoritas produsen roda empat harus menarik sekitar 34 juta mobil didunia dan ini membutuhkan biaya yang super mahal. Dari catatan IWB…dilaporkan ada 139 kejadian lintas merk sejak tahun 2004.?Dan setidaknya 30 terluka yang membuat?penyelidikan kearah serius. Koq bisa??.?Padahal Takata bukanlah pabrikan kemarin sore mzbro….
Dari data yang dikeluarkan, ditemukan kecurigaan awal dalam hal penyimpanan material yang tidak benar. Takata mengeluarkan hasil investigasi sementara atas adanya kesalahan penanganan material sebelum dipasang yang membuat kantong udara?bisa terbuka saat mendapatkan tekanan dari dalam. Lembabnya cuaca serta kemungkinan adanya permen karet yang jatuh dimaterial dan karat juga menambah runyam air bag Takata. Akibat “mishandled’ tersebut….maka 60-80 kantong udara dari satu juga berpotensi defect. Itulah kenapa recall dilakukan demi safety…..

Bisa sampeyan bayangkan kalau recall tidak dilakukan…..pasti kita sebagai konsumen akan was-was. Jangan-jangan 60-80 tersebut nyantol dimobil kita….lak yo iso stres pakde. Oleh karena itu….jangan anti pati terhadap recall. Ini juga berlaku pada seluruh brand tidak hanya Yamaha tentunya. Baik Honda, Kawasaki, Suzuki, Viar, TVS, Megelli dan masih banyak lagi lainnya.?Percayalah…tidak ada produk yang sempurna didunia ini. Kesempurnaan hanya milik sang khalik dan itu pasti. Oleh karena itu jika sebuah pabrikan melakukan recall, mari kita sambut dengan positif sebab berarti mereka berani bertanggung jawab. Keperdulian yang harusnya kita berikan acungan jempol bukan sebaliknya bully atau caci maki….
Last…seandainya pabrikan pusat tidak mengumumkan secara terbuka, IWB juga tidak yakin YIMM berani melakukan recall. Cukup dimaklumi sebab mindset dinegeri ini sudah salah kaprah. Ketakutan hancurnya image tidak hanya dialami Yamaha, namun pabrikan lain. Oleh karena itu mereka biasanya lebih suka bergerak dibawah tanah. Di masa lalu Yamaha juga sempat mengalami masalah pada Vixion 1st gen yang mengalami kendala fuel pump jika motor dijemur dipanas matahari. Recall sendiri juga pernah dilakukan Honda pada anchor pin Vario generasi pertama. Semuanya selalu menuju perbaikan….dan itu bagus untuk kita. So….mari kita sikapi secara?bijak atas “recall” yang dilakukan oleh YIMM. Tujuannya satu, agar kedepan jika ditemukan produk cacat, produsenpun tidak ketakutan dan berani melakukan langkah yang seharusnya dilakukan. Untuk siapa?. Untuk kita semua pastinya, bukan yang lain kangbro……..(iwb)

Comments
197 responses to “Recall ??. Mari kita sikapi secara bijak…..”
Mohon pencerahanya om iwan sbenernya ada pihak atau badan kusus ga sih buat standar nyaman di negara lain baik mengamati mesin atau yg lain pada peredaranya.apa emang itu tugas pabrikan sendiri.???klo emang ada badan kusus konsumen lebih enak nih tenang dan nyaman dalam membeli produk apapun.
Ppfftt… yang nge BC tentang recall itu asli orang BoTol recall koq di BC udik banget dungu dungu koplak.
Bacot nya saja di sini gede koar2 tapi kalo sudah di depan mata face to face mingkem seribu bahasa hadew… dasar fans boy, apa lagi sales ngomong ngalor ngidul gak jelas tapi lucu nya sangat jelas terlihat bego nya bangga atas ke dunguan dan ketololan mereka.
Mesin ngorok, standar tngh letoy minta di recall euy…..!!!
mbah Darmo kena recall ga lek…??
Yamaha Japan & YIMM berani recall.
dulu merek sebelah bilangnya update.
Pernah produk motor Honda dari mocil sampai moge secara global juga direcall ?berjamaah? & dimedia luar diumumkan gamblang, kalo dimedia sini ditutupi beritanya, sekalinya recall bilang update.
Contoh mslh tangki mudah bocor sampai sekarang itu motor sudah discontinue ngga direcall recall.
Artikel yang menarik, mas Iwan. Saya sih sebagai salah satu pengendara MT25 malah bersyukur terhada recall tsb. Ketika pertama kalinya berita recall dari yamaha jepang sana, saya langsung kontak/email ke YIMM. Kurang dari 24 jam, email saya dibalas dan diberikan penjelasan mengenai recall tersebut bahkan sebelum YIMM merilis berita tentang recall tersebut.
Seperti yang dikatakan mas Iwan,di Indonesia istilah recall menjadi suatu momok bagi suatu merk (apalagi penjualan motor H/Y/K/S dan lainnya, di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia, maka sebisa mungkin berita recall ditiadakan.hha). Saya memang kecewa karena adanya recall (karena terdapat kegagalan/kesalahan komponen di motor saya, walaupun saya tidak mengalaminya *amit2), tapi karena menyangkut keamanan pengendara bahkan nyawa seseorang, kenapa tidak ?
Jadi marilah jangan saling menjatuhkan. Toh kalau YIMM sampai mengekspor motor maka seharusnya sudah persetujuan dari Yamaha Jepang sanakan? (logikanya begitu), tapi sekarang tinggal Quality Control dari YIMM itu sendiri harus “lebih” lagi menurut saya. Mungkin saja yamaha Jepang pun terdapat miss terhadap salah satu komponen. Saya bukan membela YIMM atau fby atau apalah itu, tapi mari kita melihatnya sebagai pembelajaran. trims
Kang Iwan, sebenernya recalll yg dilakukab YIMM sangat diapresiasi, dan diacungi jempol,, mereka mau bertanggungjawab dan mengakui demi keselamatan dan kepuasan konsumen
TAPI
Kenapa teejadi bully gini? Semua gara2 FBY yg dulu udah menghujat, membully abis2an pabrikan sebelah ketika mereka melakukan recall
Sekarang semua kembali pada FBY dan YIMM kena getahnya π
Senjata makan tuan hhhh
Malah ngerengek ampun jangan dibully, padahal yg membuat istilah recall jelek ya fby sendiri .
Maksud Yamaha Iwata bagus sih, bertanggung jawab mem patch kekurangan product nya, dan itu umum dan sikap professional.
Yang saya herankan, desain klem rem, bearing kopling ama pompa oli ne koq dengan mudahnya pass di quality control nya bagaimana itu?
kalo menurut saya recall adalah suatu bentuk bisnis agar konsumen mau merawat kendaraannya pada bengkel resmi, supaya bengkel dapat untung ongkos perawatan dan part. recall juga untuk ajang pamer bahwa produk tersebut laku dan banyak orang yang sudah beli, karena jumlah produk yg direcall disebutkan dan jumlahnya tidak sedikit, sekian
Ini pemikiran unlogic tapi joss..mirip fifauzi blog
sales lagi pada kejar target biar dpt THR tp caranya gak halal.
haduhhhhhh..
lebih heran nya lg ada FB yg mati2an bela satu produk tp gak dpt benefit sm skali.
tanda2 akhir zaman.
kalo produk H direcall brrti produk cacat
kalo produk Y d recall brrti tanggung jawab pabrikan.
itu sudah ketetapan nyaaa.
Jadi manusia kerjaan cuman ngebully to.. Gak ada kerjaan lain kah?
biasa wae paling yo do ra nduwe motor gede mentok nduwene metik…..ojo pusing2….
Pilih motor yg sesuai aja..
MT25 asik buat turing..hujan kabut ga masalah..karena lampunya masih bohlam..
Pake LED malah ga keliatan jalan basahnya..
Btw..Yamaha keren mau recall..
Ane udah bawa ke Showroom dan beres..
Bravo..
Perusahaan berani recall,brrti tanggung jawab..
Blog taek.
INI LAH INDONESIA BRO , BEDA SAMA NEGARA MAJU. POLA PIKIRNYA JAUH BEDA , NEGARA YANG SALAH JADI BENAR , YANG BENAR JADI SALAH , YANG JUALAN MAKAN DI RAZIA , BUKANNYA YANG MAKAN DI RAZIA , PADAHAL URUSAN NYA BUKAN SAMA HUKUM , TAPI KEPADA SANG PENCIPTA (PUASA) KLO PUASA GAK ADA COBAAN , BUKAN PUASA.
INTINYA JANGAN TERLALU FANATIK MAS BRO , KARENA PASTI GAK ADA GUNANYA. MIKIR PAKE LOGIKA (AKAL SEHAT) JANGAN DIKIT2 BAWA AGAMA
KLO MAU MAJU JANGAN FANATIK MAS BRO..
SEMOGA CEPAT SADAR YANG FANATIK..
Pernah pengalaman pas lagi servis rutin di dealer resmi, oleh mekaniknya ditanyain motornya beli dimana tahun berapa dan di cek nomer rangkanya, dikira aku ad motor curian yg biasanya disebar di dealer2, ternyata ada recall pada jenis motor tersebut yang dibikin pada tahun2 sebelumnya yg cacat produk, motornya mogok kalo kepanasan karena ad kesalahan mapping ecu.
Jadi recall di Indonesia ini masih ada, tapi dikerjakan secara diam2, dan kalo ga servis di dealer resmi ga bakalan tahu.
Itu Minerva ato Megelli Kang Iwan.?? π
Sip..ini pendapat yg joss..sbg pengendara honda sdh slayaknya kita gk perlu bully..kalo ntr mindset recall jelek dn pabrikan diem aja..kita yg kena akibatnya kan serem tu
Sikapi secara bijak ,gak BERLAKU bagi fansboy Dan sales lek..
lucu juga baca komen bocah bocah playgroup dimari.. wkwkwk.. yach… namanya juga anak anak…
yg 1 di recall , yg 1 lagi dipake sebulan udah klothok2 . yowes sabar saja nunggu sijuki pake mesin fufi , menurut penerawangan simbah gak akan di recall dan klothok2 . wkkwkw . masalahe , ….. kapan???
Pantesan sebelum recall ada segelintir orang yg coba menjajakan bearing